cover
Contact Name
Misbah
Contact Email
misbah_pfis@ulm.ac.id
Phone
+628975586104
Journal Mail Official
jurnal.ilung@ulm.ac.id
Editorial Address
Jl. Brigjend H. Hasan Basry, Kayu Tangi Banjarmasin , Banjarmasin, Provinsi Kalimantan Selatan, 70123
Location
Kota banjarmasin,
Kalimantan selatan
INDONESIA
Articles 271 Documents
Pemberdayaan Masyarakat Daerah Rawan Banjir Berbasis Ekonomi Kreatif di Desa Lok Baintan Aswin Nur Saputra; Parida Angriani; Deasy Arisanty; Sidharta Adyatma; Nevy Farista Aristin
Jurnal Pengabdian ILUNG (Inovasi Lahan Basah Unggul) Vol 1, No 3 (2022)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (741.78 KB) | DOI: 10.20527/ilung.v1i3.4219

Abstract

Nilai ekonomi dari suatu produk atau jasa di era kreatif tidak lagi ditentukan oleh bahan baku atau sistem produksi seperti pada era industri, tetapi lebih kepada pemanfaatan kreatifitas dan penciptaan inovasi melalui perkembangan teknologi yang semakin maju. Kegiatan yang dilakukan melalui pelatihan ekonomi kreatif pengolahan lilin aroma terapi serta pelatihan branding produk dan strategi pemasaran bertujuan untuk meningkatkan dan menemukan sumber perekonomian baru bagi masyarakat Desa Lokbaintan yang mayoritas berprofesi sebagai petani dan pedagang. Pelatihan ini dilakukan dengan metode pendekatan kegiatan dan partisipasi mitra (kelompok sasaran). Metode pendekatan kegiatan dilakukan dengan cara sosialisasi melalui penyampaian materi pembuatan lilin aroma terapi dan branding serta strategi pemasaran produk. Metode partisipasi dilakukan dengan cara praktik langsung mengolah lilin aroma terapi oleh kelompok sasaran. Kegiatan pelatihan ini secara keseluruhan dapat dikatakan baik dilihat dari ketercapaian target peserta dari kelompok sasaran, ketercapaian tujuan pelatihan, antusiasme peserta pelatihan, dan kemampuan peserta dalam pengolahan lilin aroma terapi.
Pelatihan Pengolahan Produk Jahe Sebagai Upaya Pemberdayaan Masyarakat Di Masa Pandemi Covid-19 Andini Octaviana Puteri; Fakhriyah Fakhriyah; Siti Wasilah; Nika Sterina Skripsiana; Meitria Syahadatina Noor
Jurnal Pengabdian ILUNG (Inovasi Lahan Basah Unggul) Vol 1, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1259.081 KB) | DOI: 10.20527/ilung.v1i1.3471

Abstract

Pada masa pandemi ini memberikan dampak yang cukup besar baik dari segi ekonomi maupun kesehatan. Di tengah kepanikan masyarakat di masa pandemi Covid-19 ini, usaha pembuatan tumbuhan obat-obatan menjadi jamu merupakan alternatif  solusi. Sebagai upaya preventif, masyarakat banyak mengonsumsi jamu dan minuman kesehatan sehingga bisnis empon-empon atau ramuan rempah menjadi pilihan yang menguntungkan. Tujuan dari kegiatan ini adalah melatih ibu-ibu rumah tangga untuk dapat membuat minuman herbal dari jahe dan memasarkannya secara online.    Metode pelaksanaan pengabdian adalah pihak penyelenggara merekrut ibu rumah tangga sebanyak 16 orang yang bersedia terlibat dalam program ini, diberikan pelatihan secara online memproduksi olahan jahe dan mampu melakukan pemasaran secara online. Penyelenggara melakukan evaluasi pengetahuan dan skill peserta dalam hal pengolahan jahe dan bagaimana melakukan pemasaran online. Hasil evaluasi menunjukkan ada peningkatan pengetahuan tentang pengolahan jahe dan pemasaran online sesudah dilakukan pelatihan secara online Observasi keterampilan peserta baik karena semua dapat mengolah produk jahe. 
Restorasi Habitat Bekantan melalui Penanaman Mangrove Rambai (Sonneratia Caseolaris) di Pulau Curiak Anni Nurliani; Badruzsaufari Badruzsaufari; Rusmiati Rusmiati; Rani Sasmita
Jurnal Pengabdian ILUNG (Inovasi Lahan Basah Unggul) Vol 1, No 3 (2022)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (886.09 KB) | DOI: 10.20527/ilung.v1i3.4082

Abstract

The proboscis monkey's habitat is a mangrove area dominated by rambai (Sonneratia caseolaris) as their main food source. In order to suppress the rate of decline in the proboscis monkey population due to habitat loss, it is necessary to restore proboscis monkey habitat by planting rambai mangroves in their natural habitat areas, such as Curiak Island, to increase the carrying capacity of feed. So far, the rambai tree planting activity on Curiak Island is still being carried out on a self-taught basis by partners. So, there are still obstacles such as the low survival rate of seedlings, slow growth rates, challenges in transferring seedlings to planting sites, and pests and plant diseases that interfere with the growth of rambai mangroves. In this program, it has been conducted the introduction of Composter as a tool for processing organic waste into fertilizer to assist the seedling process, so that the survival of the seeds increases. Partners are also given training and counseling on the Rambai Mangrove Restoration technique with assistance starting from seed selection, transportation of seeds to planting sites, planting, and maintenance. A total of 2 composter barrels and 100 rambai mangrove seedlings have been planted with partners on Curiak Island. After this program, partners are judged to have been able to absorb the science and technology transferred by the team with an in the success of planting rambai mangroves at the planting location, Curiak Island. In future, partners are expected to independently carry out a sustainable rambai planting program so that efforts to restore proboscis monkey habitat and conserve river ecosystems can be realized.
Penyusunan Masterplan Desa Berbasis Mandiri-Wisata pada Desa Batulicin Irigasi, Kalimantan Selatan Ira Mentayani; Bani Noor Muchamad; Muhammad Ibnu Saud; Naimatul Aufa
Jurnal Pengabdian ILUNG (Inovasi Lahan Basah Unggul) Vol 1, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1987.566 KB) | DOI: 10.20527/ilung.v1i2.4059

Abstract

The village master plan is a document that can be a guide in determining the direction and development of a village. With all the potentials that exist, Batulicin Irigasi Village does not yet have a master plan that can be a guide and development scheme in managing village potentials and minimizing existing obstacles. Preparation of the Batulicin Irigasi Village master plan is a form of community service from the Faculty of Engineering ULM. This Village master plan aims to help residents in understanding the potential values of the village and directing its development in realizing the aspirations and expectations of the residents. The concept raised in the Batulicin Irigasi Village master plan is independent tourism village. The independent village concept is based on food independence, economic independence, energy independence, water independence, and disaster preparedness. The concept of a tourist village through the Batulicin Irigasi Village development strategy can be implemented in the form of plantation and livestock arrangement, street furniture signage, yard guidelines, UMKM product marketing, village water reserves, mixed-use building, criteria for supporting buildings, village branding, regional landscapes, and tourist packages. It is hoped that the final result of the Batulicin Irigasi Village master plan can bring great benefits to the development of the local area and the surrounding community. 
Peningkatan Kemampuan Anak Mendeteksi Makanan Sehat Melalui Pesan Bergambar dalam Kemasan Makanan Lenie Marlinae; Husaini Husaini; Nia Kania; Nurhikmah Nurhikmah; Laily Khairiyati; Raudatul Jinan
Jurnal Pengabdian ILUNG (Inovasi Lahan Basah Unggul) Vol 1, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (545.215 KB) | DOI: 10.20527/ilung.v1i2.3898

Abstract

Upaya perbaikan gizi untuk mengembangkan bakat yang berkualitas pada dasarnya harus dimulai sedini mungkin, salah satunya pada anak usia sekolah. Siswa sekolah dasar merupakan sasaran strategis untuk meningkatkan gizi lokal. Makanan kaya nutrisi dapat diperoleh dari makanan dan snack. Apabila membeli makanan yang sudah sesuai dengan syarat kesehatan, maka rutinitas makan di sekolah bisa sangat bermanfaat dan bisa melengkapi atau melengkapi kebutuhan nutrisi anak. Edukasi kemasan makanan, termasuk pesan visual, perlu dapat membentuk sikap yang benar agar anak memilih serta makan jajanan yang aman dan sehat. Metodologi yang digunakan meliputi fase pengenalan ABG (advokasi, pengembangan masyarakat, dan gerakan masyarakat), penelitian lapangan, dan evaluasi menggunakan metodologi pre-test dan post-test. Menurut hasil pre-test, 26 orang (86,7%) menilai pemahamannya positif, dan setelah diberikan pelatihan dan materi, 30 orang (100%) positif menurut hasil post-test. Tingkat pengetahuan. Oleh karena itu, pemahaman masyarakat tentang penggunaan masker bersih dan sehat semakin hari semakin meningkat. Pengetahuan tingkat lanjut sangat membantu dalam mencegah anak dari makan makanan yang tidak sehat. Kata kunci: deteksi makanan, gizi anak, makanan sehat
Pelatihan Dasar-Dasar Permodelan Kualitas Udara Menggunakan Software Aermod (Untuk Praktisi Lingkungan) Indah Nirtha; Rony Riduan; Riza Miftahul Khair; Gusti Ihda Mazaya
Jurnal Pengabdian ILUNG (Inovasi Lahan Basah Unggul) Vol 1, No 3 (2022)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (899.571 KB) | DOI: 10.20527/ilung.v1i3.4284

Abstract

Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini adalah salah satu penerapan keilmuan dari praktisi lingkungan. Masalah yang dihadapi adalah masih minimnya pengaplikasian permodelan kualitas udara menggunakan software AERMOD. Tujuan kegiatan ini adalah untuk mengenalkan perangkat lunak AERMOD kepada Praktisi Lingkungan dan memprediksi pola sebaran emisi Di udara dengan menggunakan perangkat lunak AERMOD. Metode Pelaksanaan pengabdian ini berupa pelatihan yang dilakukan dengan menggunakan metode ceramah, diskusi, tanya jawab dan simulasi serta pemberian simulasi menggunakan software AERMOD dengan menggunakan metode demonstrasi. Hasil yang dicapai pada kegiatan pengabdian ini adalah guna membekali ilmu berupa soft skill permodelan lingkungan yang dapat menunjang kemampuan Praktisi Lingkungan sehingga bisa bersaing di dunia kerja.
Teknologi Pengolahan Air Gambut Untuk Santri Ponpes Al Mursyidul Amin Gambut Agung Cahyo Legowo; Dessy Maulidya Maharani; Noor Khamidah; Sulaiman Hamzani
Jurnal Pengabdian ILUNG (Inovasi Lahan Basah Unggul) Vol 1, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1783.835 KB) | DOI: 10.20527/ilung.v1i1.3581

Abstract

Air sebagai salah satu kebutuhan utama untuk menunjang kehidupan manusia memiliki resiko berupa adanya penyakit bawaan air (water borne disease). Seperti permasalahan di pondok pesantren Al Mursyidul Amin. Para santri mengalami keluhan penyakit kulit diantaranya kutu air, luka lecet hingga bernanah. Pemenuhan kebutuhan air bersih harus sesuai persyaratan kualitas air bersih yang distandarkan. Air gambut secara umum tidak memenuhi persyaratan. Air gambut adalah air permukaan yang banyak terdapat di daerah rawa maupun dataran rendah. Pengolahan air gambut menjadi air bersih yang umum dilakukan dengan metode flokulasi, koagulasi dan sedimentasi. Pondok pesantren Al Mursyidul Amin menggunakan air gambut untuk keperluan santri. Kondisi Air gambut yang diperoleh dari sumur dengan karakteristik air gambut yang berwarna kuning kecoklatan, keruh dan terdapat endapan dengan nilai TDS 2675, sedangkan pH air gambut diwilayah pondok pesantren ini tergolong netral 6,8 dan wilayah yang mendekati pantai sehingga tersusupi air payau yang terasa asin akibat intrusi air laut.  Solusi yang ditawarkan pada kegiatan adalah 1) Pemasangan Instalasi Pengolahan Air Gambut, 2) Workshop tentang TPAG  3) Workshop tentang program hidup bersih sehat. Metode yang digunakan adalah ceramah, diskusi, praktik, kerja mandiri, kerjasama & pendampingan. Keberhasilan metode yang diterapkan diukur dengan menggunakan pendekatan proses & produk, melalui metode observasi & wawancara sebelum & setelah kegiatan. Hasil dari kegiatan pengabdian ini adalah telah terlaksananya kegiatan pengabdian dengan lancar seperti pembuatan dan pemasangan instalasi teknik pengolah air gambut, sosialisasi PHBS, pelatihan pembuatan sabun cair cuci tangan, penyuluhan teknik penjernih air dan pembuatan westapel otomatis.
Sosialisasi Budidaya Sayuran Secara Hidroponik di Pekarangan Sebagai Sumber Gizi Keluarga Purwati - Purwati; Yetti Elidar
Jurnal Pengabdian ILUNG (Inovasi Lahan Basah Unggul) Vol 1, No 3 (2022)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (466.102 KB) | DOI: 10.20527/ilung.v1i3.4108

Abstract

Tujuan dari program pengabdian masyarakat ini adalah 1) meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan, kesadaran serta memotivasi masyarakat dalam pemanfaatan lahan pekarangan sebagai sumber pangan/ketahanan pangan dan gizi keluarga; 2) menerapkan teknik budidaya hidroponik sederhana pada lahan pekarangan dan pemeliharaannya yang dapat diimplementasikan secara mudah oleh masyarakat. Kegiatan pengabdian ini sebagai upaya menambah pengetahuan masyarakat tentang pentingnya pemanfaatan lahan pekarangan melalui penerapan budidaya tanaman sayuran secara hidroponik sebagai sumber gizi keluarga. Metode kegiatan yang dilakukan adalah ceramah dan diskusi serta demonstrasi praktek di lapangan. Hasil kegiatan penyuluhan yang telah dilakukan sebagai berikut: 1) kegiatan pengabdian ini dapat meningkatkan wawasan pengetahuan masyarakat tentang pentingnya pemanfaatan lahan pekarangan melalui penerapan budidaya tanaman sayuran secara hidroponik sebagai sumber gizi keluarga 2) kelompok masyarakat yang terdiri dari ibu-ibu rumah tangga di Kelurahan Lempake telah menerapkan pemanfaatan lahan pekarangan untuk budidaya sayuran secara hidroponik, sehingga kegiatan pengabdian difokuskan pada peningkatan keterampilan ibu-ibu dalam menyiapkan budidaya sayuran secara hidroponik.
Penerapan “Lakmentasi” Limbah Ampas Kelapa Fermentasi di Peternakan Itik Desa Palam Kota Banjarbaru Danang Biyatmoko; Tintin Rostini
Jurnal Pengabdian ILUNG (Inovasi Lahan Basah Unggul) Vol 1, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (806.263 KB) | DOI: 10.20527/ilung.v1i1.3521

Abstract

Penerapan “Lakmentasi” asal limbah ampas kelapa fermentasi dengan kualitas yang baik sebagai substitusi protein ransum itik menjadi alternatif yang cerdas dalam meningkatkan produktifitas telur itik. Pada peternakan rakyat yang mengolah dan membuat sendiri ransum itik petelurnya dengan ragam bahan pakan hal ini menjadi penting, untuk menghemat biaya pakan dan juga meningkatkan marjin usaha peternakan.  Mitra kegiatan pengabdian adalah peternakan itik petelur Maju Bersama desa Palam kec. Cempakan Banjarbaru, selama 2 bulan.  Metode kegiatan dilakukan dengan tahapan kegiatan berupa sosialisasi dan FGD, demo pembuatan lakmentasi dengan bahan baku limbah kelapa, uji sampling lab hasil fermentasi lakmentasi, aplikasi penerapan melalui feeding trial  pada itik mitra, serta monev dan keberlanjutan kegiatan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa respon anggota peternak kelompok Maju bersama 87.6% kategori tinggi.  Pembuatan lakmentasi dapat didesiminasikan ke peternak dan mereka dapat mebuat dengan pemahaman dan keterampilan yang baik, Kualitas lakmentasi yang dihasilkan cukup berkualitas dengan hasil uji laboratorium mengandung kadar protein kasar (PK) sebesar 12.06% dari sebelumnya hanya 6.13%, dan serat turun menjadi 21.16% dari sebelumnya 32.17%. Feeding trial 30% lakmentasi pada itik petelur mitra menunjukkan tingkat produksi (henday) yang baik sebesar 73% dan marjin usaha mencapai Rp 429,417,-/bln/30 ekor.  Hal ini menunjukkan penerapan dan pemanfaatan lakmentasi asal ampas kelapa sangat layak digunakan, dan inovatif serta mampu memberi solusi masalah ransum itik yang mahal, sehingga peternak mampu sustain usaha peternakannya, dan mendapatkan marjin yang menguntungkan.  
Pelatihan E-Learning Menggunakan ClassDojo di Lingkungan Lahan Basah Rusmansyah Rusmansyah; Abdul Hamid; Misbah Misbah; Lili Rahmawati; Rima Sugianti; Ahmad Baihaqi; Eka Parida; Mahda Mahda; Galuh Fitri Ari Kirana
Jurnal Pengabdian ILUNG (Inovasi Lahan Basah Unggul) Vol 1, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1597.808 KB) | DOI: 10.20527/ilung.v1i2.4107

Abstract

Banyaknya guru yang belum memahami penggunaan e-learning beserta aplikasinya, maka dilakukanlah pelatihan e-learning menggunakan ClassDojo di lingkungan lahan basah. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman guru dalam menggunakan e-learning melalui aplikasi ClassDojo. Selain itu kegiatan ini juga bertujuan untuk mengetahui respon peserta terhadap pelatihan yang dilaksanakan. Pelatihan ini diikuti guru kelompok Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Kimia di Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) sebanyak 23 orang. Kegiatan pelatihan dilaksanakan melalui metode ceramah, diskusi dan praktik langsung dalam penggunaan e-learning melalui ClassDojo. Berdasarkan hasil evaluasi diperoleh bahwa peserta memberikan respon yang baik terhadap penyelenggarann pelatihan dan adanya peningkatan pemahaman guru dalam penggunaan e-learning melalui ClassDojo. Hasil pengabdian ini dapat digunakan sebagai bekal guru untuk meningkatkan kualitas pembelajaran

Page 6 of 28 | Total Record : 271