cover
Contact Name
Misbah
Contact Email
misbah_pfis@ulm.ac.id
Phone
+628975586104
Journal Mail Official
jurnal.ilung@ulm.ac.id
Editorial Address
Jl. Brigjend H. Hasan Basry, Kayu Tangi Banjarmasin , Banjarmasin, Provinsi Kalimantan Selatan, 70123
Location
Kota banjarmasin,
Kalimantan selatan
INDONESIA
Articles 271 Documents
Pemberdayaan Ekonomi Kejar Paket C Kelurahan Sungai Besar Melalui Pelatihan Pembuatan Decoupage Barang Bekas Herningtyas Nautika Lingga; Valentina Meta Srikartika; Prima Happy Ratnapuri
Jurnal Pengabdian ILUNG (Inovasi Lahan Basah Unggul) Vol 2, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/ilung.v2i1.5086

Abstract

Program paket C adalah program pendidikan menengah nonformal sederajat SMA/MA dengan tujuan membekali peserta didik dengan pengetahuan, keterampilan, serta sikap yang dapat digunakan untuk mengembangkan diri, bekerja untuk mencari nafkah dan meneruskan pendidikan, sehingga peserta didik siap menghadapi persaingan kerja di masa depan. Kegiatan pengbadian kepada masyarakat (P2M) ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan siswa kejar paket C dalam pembuatan decoupage. Metode pelaksanaan P2M terdiri dari tahap persiapan, pelaksanaan dan evaluasi. Target sasaran P2M adalah siswa kejar paket C yang berjumlah 20 orang. Hasil dari kegiatan adalah siswa kejar paket C memiliki keterampilan baru yaitu dapat membuat decoupage untuk meningkatkan nilai jual suatu produk atau barang bekas dan diharapkan keterampilan yang telah dimiliki dapat dijadikan sebagai salah satu mata pencaharian untuk peningkatan ekonomi siswa kejar paket C. Kata kunci: Barang bekas, Decoupage, Paket C
Penerapan Smart Drying and Mixing Technology untuk Peningkatan Mutu dan Nilai Jual Kosmetika Tradisional Banjar Di Martapura khoerul Anwar; Agung Nugroho; Totok Wianto
Jurnal Pengabdian ILUNG (Inovasi Lahan Basah Unggul) Vol 2, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/ilung.v2i1.4364

Abstract

Kosmetika herbal berbahan lokal saat ini semakin mendapatkan pasar dan tempat yang luas di pasar lokal. Salah satu yang faktor yang menyebabkan perubahan tren tersebut terkaitt kekhawatiran kemananan penggunaan bahan kimia dalam kosmetika jika digunakan secara terus menerus dalam jangka panjang. Beberapa jenis kosmetika tradisional Banjar adalah bedak basah, lulur cingkaruk, betimung dan ramuan jamu dari bahan alami. Pasar Martapura dikenal sebagai pusat ramuan khas Banjar, baik obat tradisional maupun kosmetika tradisional dan selalu ramai dengan penjualan komoditas tersebut. Permasalahan yang ada adalah pada pembuatan sediaan kosmetika tradisional tersebut yang masih manual dan masih memerlukan pembenahan untuk pengajuan notifikasi kosmetika pada BPOM. Dengan potensi yang dimiliki sebagai produk unggulan dari kota Martapura, tentunya hal ini perlu mendapat pembenahan. Diseminasi teknologi penggunaan smart drying and mixing technology diharapkan dapat meningkatkan mutu dan nilai jual kosmetika tradisional Banjar yang diproduksi oleh mitra UKM Lulur Sari Pengantin. Kegiatan ini diharapkan akan menjadi solusi yang baik terhadap permasalahan yang ada di mitra. Diseminasi teknologi yang akan dilakukan di antaranya adalah introduksi dan penggunaan teknologi mesin pengering cerdas, pengaduk, pengayak, pembenahan proses produksi agar lebih higienis, dan dilakukan inovasi kemasan serta cara pemasaran. Pembuatan kosmetika tradisional akan mengacu ke CPKB (Cara pembuatan kosmetika yang baik) yang dipersyaratkan BOPM untuk nantinya bisa mendapatkan notifikasi kosmetika. Transfer teknologi yang dilakukan kepada mitra berjalan dengan baik, sehingga terjadi peningkatan mutu dan produksi kosmetika tradisional serta peningkatan model sistem pemasaran berbasis on line.
Fuzzy Logic (Bagian 1): Senandung Lukisan Cadas Dari Situs Bukit Bangkai Untuk Pendidikan Wisata Masyarakat Tanto Budi Susilo; Oni Oni Soesanto
Jurnal Pengabdian ILUNG (Inovasi Lahan Basah Unggul) Vol 2, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/ilung.v2i1.5327

Abstract

Ini tulisan pertama terdiri atas tiga bagian, terkait pengabdian masyarakat di kawasan situs Bukit Bangkai tahun 2017 dan 2022. Tujuan tulisan ini pula sekedar memberikan suatu deskripsi dan orientasi logika yang tersamar (fuzzy logics) makna artifak berupa lukisan cadas “Burung Enggang dan Perahu” situs Bukit Bangkai, dan menghubungkan dengan burung Enggang yang sebenarnya. Data pengabdian masyarakat yang utama diperoleh berupa lukisan cadas “burung enggang” pada situs Bukit Bangkai kawasan wisata pendidikan, desa Dukuhrejo, Kecamatan Mantewe, Batulicin. Untuk menjadikan wisata pendidikan masyarakat secara umum, maka lukisan itu perlu ditafsirkan atau diberi makna secara akademis. Untuk mengetahui respon masyarakat terhadap pendidikan ekowisata, digunakan metode quisioner terhadap 70 responden. Hasilnya berturut-turut 67 %, 29% dan 3% menyatakan sangat penting, penting dan cukup penting. Para responden merupakan kalangan pelajar milineal. Khusus tangapan responden terhadap karya seni senandung “lukisan cadas” dan “antara kasturi, enggang dan elang”https://youtube.com/shorts/JzvYN4_8LtU?feature=shareatauwww.youtube.com/watch?v=YvDOS83GPkQdanhttps://www.youtube.com/watch?v=Qdkg8MdEhmY, menyatakan isi syair berturut-turut 49 % (aktivitas nenek moyang prasejarah), 39% (lingkungan tempat tinggal nenek moyang dalam gua), sisanya 12% (tradisi religiusitas nenek moyang). Sedangkan tanggapan responden terhadap kajian simbol lukisan cadas berupa “burung enggang dan perahu” menyatakan berturut-turut 55% (sangat penting), 36% (penting) dan 9% (cukup penting). Para responden mengenal lukisan cadas berupa burung enggang dan perahu umumnya melalui media sosial dan jarang melalui kunjungan ke situs. Untuk simbol burung enggang dan perahu, para responden mengenal melalui logo pendidikan atau rumah adat. Oleh karena itu, senandung lukisan cadas situs Bukit Bangkai untuk wisata pendidikan masyarakat merupaka kegiatan yang urgen.Kata Kunci: simbol, senandung lukisan cadas, akademis
Aplikasi E-Commerce Berbasis Produk Lahan Gambut Bagi Kelompok Tani Hutan Masyarakat Peduli Gambut Sukamaju, Banjarbaru Badaruddin Ibad hamdie; Setia Budi Peran; Rahmiyati Rahmiyati
Jurnal Pengabdian ILUNG (Inovasi Lahan Basah Unggul) Vol 2, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/ilung.v2i1.4840

Abstract

Masyarakattyanggterdampakkcovidd19 salah satunya adalah para petani hutan gambut di Indonesia, hal ini disebabkan rendahnya daya beli masyarakat, dan lemahnya akses masyarakat dalam pemasaran dan jaringan kerja, sehingga diperlukan solusi untuk meningkatkan pendapatan petani. Solusi yang ditawarkan tim pengusul Program Kemitraan Masyarakat adalah : 1) Transfer ipteks melalui ceramah, diskusi, pembimbingan, demonstrasi dan pelatihan mengenai teknologi photografi produk lahan gambut, pembuatan web design dan e commerce produk lahan gambut, dan pembuatan MoU/SPKs Kemitraan Usaha, dan 2) memberikan pelatihan tentang manajemen/pemasaran produk berbasis digital guna mendukung less contact economy. Metode dan Tahapan dalam Penerapan Teknologi Kepada UKM/UKMK dilakukan melalui: 1) Penyuluhan dan diskusi, Informasi dan materi yang disampaikan pada kegiatan penyuluhan, dengan hasil bahwa 1) pelatihan photografi produk berbasis lahan gambut, pembuatan MoU/SPks kemitraan usaha dalam rangka pemasaran, 2) Pelatihan Pembuatan Web dan 3) Pendampingan kepada mitra. Peningkatan hasil Pemasaran Hasil Bukan Kayu di Kelompok Tani Peduli Gambut Sukamaju melalui Aplikasi E-Commerce merupakan salah satu cara alternatif untuk meningkatkan harga jual dan pemasaran yang lebih menguntungkan petani. Pelaksanaan kegiatan ini dari persiapan, penyuluhan dan pelatihan berjalan lancar dan berhasil dengan baik. terutama jika dilihat dari parameter keseriusan petani untuk menjalankan aflikasi ini. Kata kunci: produk, Gambut, e-commerce, pemasara
Inovasi Amplang Tenggiri Dengan Kandungan Antioksidan Alami Daun Kelor Di Desa Tabanio Ira Puspita Dewi; Nursalam Nursalam
Jurnal Pengabdian ILUNG (Inovasi Lahan Basah Unggul) Vol 2, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/ilung.v2i1.5107

Abstract

Abstrak Amplang merupakan sejenis kerupuk yang selama ini dikenal sebagai cemilan khas dari Kalimantan dari bahan dasar olahan ikan tenggiri. Kelor adalah sumber vitamin dan mineral yang baik untuk tubuh.  Kelor juga kaya akan antioksidan yang berfungsi untuk melindungi tubuh dari radikal bebas. Tujuan dari kegiatan ini adalah mentransfer pengetahuan dan keterampilan teknis mengenai pengolahan hasil perikanan yaitu amplang ikan tenggiri yang gizinya tinggi dengan penambahan daun kelor sebagai kandungan antioksidan alami sebagai inovasi produk. Metode pelaksanaan kegiatan adalah metode observasi, penyuluhan dan diskusi, pelatihan dan demonstrasi, evaluasi dan pendampingan terhadap kelompok mitra poklahsar. Hasil kegiatan ini adalah bertambahnya pengetahuan mitra tentang kandungan dan khasiat daun kelor, meningkatnya keterampilan teknis dalam pengolahan hasil perikanan, terciptanya produk inovasi amplang ikan tenggiri yang mengandung daun kelor sebagai antioksidan alam, serta tingginya minat dan antusiasme mitra untuk menerapkan dan memasarkan produk ini sebagai variasi rasa amplang yang sudah ada sebelumnya. Kata kunci: amplang, ikan tenggiri, daun kelor, inovasi produk, desa tabanio
Upaya Penyehatan Lingkungan di Jabal Diamond Horse Riding Banjarbaru Lenie Marlinae; Nita Pujianti; Ayu Riana Sari.Azwari; Muhammad Saidi Hidayat; Yasmine Puspita Sari
Jurnal Pengabdian ILUNG (Inovasi Lahan Basah Unggul) Vol 2, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/ilung.v2i1.4407

Abstract

Abstract Community service is one of the Tridharma of Higher Education as an effort to implement academic knowledge to the community. This year, one of the PSKM FK ULM community service teams in collaboration with the Banjarbaru Food, Agriculture and Fisheries Security Service (DKP3), and Cempaka Agricultural Extension UPT participated in implementing the Tridharma of Higher Education through the 2021 Community Partnership Program. The provision of education carrying the theme of environmental health as an effort to environmental conditions are clean, healthy, comfortable and safe and avoid being disturbed by various diseases has been carried out at Jabal Diamond Horse Riding Banjarbaru in early September 2021. The material presented was about the importance of environmental health, processing organic fertilizers, animal health, and promotion of family medicinal plants with natural fertilizers. All of these materials are made relevant to the output targets to move workers at the farm to process and sell organic fertilizer from horse manure on a regular basis at the farm and to cultivate verticulture of vegetable crops and family medicinal plants using fertilizer from horse manure that has been previously produced. The implementation of the program is published through local print media, Kalimantan Post along with processing the publication in service journals and reference books for optimizing the use of livestock waste into environmentally friendly fertilizer.Keywords: environmental health, horse, organic fertilizer, family medicinal plants (TOGA) AbstrakPengabdian masyarakat merupakan salah satu Tridharma Perguruan Tinggi sebagai upaya implementasi keilmuan akademisi kepada masyarakat. Tahun ini salah satu tim pengabdian masyarakat PSKM FK ULM bekerja sama dengan Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKP3) Banjarbaru serta UPT Penyuluh Pertanian Cempaka turut melaksanakan Tridharma Perguruan Tinggi melalui Program Kemitraan Masyarakat 2021. Pemberian edukasi dengan tema penyehatan lingkungan sebagai salah satu upaya agar kondisi lingkungan bersih, sehat, nyaman dan aman serta terhindar dari gangguan berbagai macam penyakit telah dilaksanakan di sebuah peternakan kuda bernama Jabal Diamond Horse Riding Banjarbaru pada awal September 2021. Materi yang disampaikan mengenai pentingnya kesehatan lingkungan, pengolahan pupuk organik, kesehatan hewan, dan penggalakan tanaman obat keluarga dengan pupuk alami. Seluruh materi dibuat relevan dengan target luaran sehingga diharapkan dapat menggerakkan para pekerja di peternakan untuk mengolah dan menjual pupuk organik dari kotoran kuda di tempat peternakan tersebut secara berkala serta membudidayakan vertikultur tanaman sayur dan tanaman obat keluarga menggunakan pupuk kotoran kuda yang telah diproduksi sebelumnya. Pelaksanaan program dipublikasikan melalui media cetak lokal, Kalimantan Post seiring dengan proses publikasi di jurnal pengabdian dan buku referensi optimalisasi pemanfaatan limbah hewan ternak menjadi pupuk ramah lingkungan.Kata kunci:  kesehatan lingkungan, kuda, pupuk organik, tanaman obat keluarga (TOGA)
Model Pertanian Terpadu dalam Mendukung Pertanian Berkelanjutan di Desa Ampukung Kabupaten Tabalong Riza Adrianoor Saputra; Untung Santoso; Syati Irawati; Ayu Lestari
Jurnal Pengabdian ILUNG (Inovasi Lahan Basah Unggul) Vol 2, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Swampland in Ampukung Village has great potential for the development of an integrated farming model. The area which is dominated by rice cultivation and different land typologies based on the depth of the air allows it to be planted with other agricultural systems. The purpose of this community service activity is to find out the potential of the Ampukung Village area in an effort to implement an integrated farming system in Ampukung Village. The method used to identify the problems and potentials that exist in Ampukung Village is in the form of filling out questionnaires and interviews with 30 farmers. Interviews were conducted with local farmers to understand the techniques and methods that have been carried out so far in farming activities, the weaknesses and problems that exist, as well as forms of local wisdom that live and develop in the community in responding to natural conditions, especially swampland. The results obtained are the potential for implementing an integrated farming system in the form of high interest in doing integrated farming of rice, ducks, and fish in an integrated manner so that three integrated farming models that can be developed are: (1) integrated rice-duck; (2) integrated rice-fish; and (3) integrated duck-fish.
Strategi Pengembangan Usaha Kreatif melalui Desain Produk Kerajinan pada UKM Mads Sasirangan Kabupaten Banjar Edlin Yanuar Nugraheni; Ari Hidayat; Yunida Fitriani
Jurnal Pengabdian ILUNG (Inovasi Lahan Basah Unggul) Vol 2, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/ilung.v2i1.5022

Abstract

Mads Sasirangan merupakan salah satu pengrajin kain Sasirangan yang berada di Sungai Bakung Kabupaten Banjar Kalimantan Selatan, yang bertujuan untuk mengembangkan usaha kreatifnya melalui pembuatan Desain Produk yang lebih menarik dan diminati oleh masyarakat luas. terjadi usaha kreatifnya tidak berkembang karena kurang menarik dalam desain pengemasannya produk. Strategi pengembangan usaha kreatif melalui desain produk pemasarannya pada Mads Sasirangan agar dihasilkan desain-desain produk kreatif yang lebih divariasi dari yang telah. Bberbagai bentuk desain produk Kain Sasirangan yang menjadi berbagai variatif dan menarik untuk dapat bersaing di pasaran.Kata kunci: Mads Sasirangan, Strategi Pengembangan, Desain, Produk
Pendampingan Pembuatan Laporan Keuangan pada BUMDesa Mandi Kapau Timur Sustinah Limarjani; Rawintan Endas Binti; Enny Hardi; Nur Astri Sari; Muhammad Yasin; Dwianto Mukhtar Latiif; Wahyudin Nur; Muhammad Nordiansyah; Rahma Yuliani
Jurnal Pengabdian ILUNG (Inovasi Lahan Basah Unggul) Vol 2, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/ilung.v2i1.5112

Abstract

Dalam pengelolaan keuangan BUMDes Mandi Kapau Timur masih terdapat kendala dalam pengolahan laporan keuangan karena keterbatasan sumber daya manusia dan sistem informasi yang belum memadai. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini ditujukan untuk melakukan pendampingan pembuatan laporan keuangan pada BUMDes Mandi Kapau Timur. Metode yang digunakan adalah pendampingan yang diberikan kepada pengelola BUMDes Mandi Kapau Timur untuk mengoperasikan aplikasi untuk membuat laporan keuangan. Melalui kegiatan pendampingan yang dilakukan, pengelola BUMDes Mandi Kapau Timur berhasil mengoperasikan aplikasi dan membuat laporan keuangan secara mandiri.
Pengendali Hama Tanaman Bawang Merah menggunakan Lampu RGB LED dengan Sumber Tegangan Panel Surya Suyatno Suyatno
Jurnal Pengabdian ILUNG (Inovasi Lahan Basah Unggul) Vol 2, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/ilung.v2i1.4430

Abstract

Kepekaan dari hama tanaman terhadap cahaya menjadikan hama akan mendatangi sumber cahaya sebagai panduan dalam beraktifitas pada malam hari. Namun demikian, hama tanaman memiliki ketertarikan terhadap spektrum warna tertentu. Perancangan dan pembuatan alat Teknologi tepat guna sebagai pengendali hama pada tanaman bawang merah berbasis spektrum warna cahaya menjadi salah satu alternatif untuk menekan biaya produksi. Penggunaan cahaya lampu LED dan sel surya sebagai sumber tenaga memungkinkan untuk dapat diaplikasikan pada lahan yang jauh dari jaringan listrik PLN.  Selain itu, penggunaan warna lampu LED yang memiliki daya rendah dirasa lebih aman dan murah dibandingkan penggunaan lampu dengan sumber PLN. Pelaksanaan pengabdian ini dilakukan di desa Bungur, Kecamatan Sukomoro, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur. Penggunaan panel surya denga daya 50 wp dan baterai 12v/50 Ah mampu menyalakan lampu sebanyak 15 buah lampu dengan daya masing-masing lampu adalah 2,4 watt. Selain itu, pada alat yang didesain dilengkapi kontroler yang berfungsi untuk mengatur pengisian baterai serta pengguaan lampu LED. Dengan spesifikasi panel surya dan baterai tersebut, lampu dapat menyala selama 10 jam. Dalam pengaplikasiannya, lampu dipasang pada bagian pinggir lahan dengan tujuan agar hama mendekat dan tidak ke area tanaman. Pada bagian bawah lampu duletakkan perangkap berupa cawan berisi cairan sabun. dan nantinya akan terperangkap oleh cairan yang derada dibagian bawah lampu. Berdasarkan hasil pengujian dilapangan (lahan bawang merah) diperoleh bahwa penggunaan warna ungu (violet) menunjukkan hama yang terperangkap lebih banyak dibandingkan warna lainnya (merah, kuning dan putih), Dengan demikian posisi lampu dengan warna ungu adalah pada bagian pinggir lahan sementara pada baian tengah dipasang lampu dengan spektrum warna merah. Kata kunci: bawang merah, hama, lampu penjebak, LED, Panel surya

Page 8 of 28 | Total Record : 271