Articles
93 Documents
Pelatihan dan Implementasi Pembuatan Media Buku POPUP di Sekolah Dasar Negeri Jombor 03 Sukoharjo
Mulyati, Sri;
Sari, Nurratri Kurnia;
pujiyana, pujiyana
Educate: Journal of Community Service in Education Vol 1 No 2 (2021): December
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32585/educate.v1i2.1830
Penggunaan media pembelajaran menjadi salah satu alternatif untuk memecah rasa bosan saat pembelajaran. Banyak sekali macam media pembelajaran yang bisa digunakan oleh guru dalam proses pembelajaran. Ada yang berupa media IT dan ada juga yang berupa media visual 2D maupun 3D. Pada tahap pertama yaitu sosialisasi peneliti memberikan satu contoh media popup book. Diharapkan setelah sosialisai tersebut para guru mampu mengaplikasikan media POP-UP pada pembelajaran lainnya, seperti pada semua jenjang kelas. Langkah pelaksanaan pengabdian sebagai berikut; 1)Melakukan Koordinasi Ke Sekolah, 2)Melakukan Sosialisasi Daring/Luring, 3)Mengimplementasikan Penggunaan Media “POPUP”, 4)Pembimbingan Pembuatan Media POPUP untuk Mata Pelajaran Lainnya, Berdasarkan hasil pengabdian menunjukkan bahwa 1)Respon peserta, media pembelajaran pop-up menjadi media yang media yang fleksibel dan mudah dibuat, sehingga penggunaannya lebih praktis dan dapat memotivasi siswa dalam memberi gambaran secara kongkrit; 2)Para peserta merasa kegiatan pengabdian ini sangat bermanfaat bagi mereka, karena sebagai pendidik mereka merasa perlu untuk mengembangkan media pembelajaran berbasis pop-up book sebagai media penyampai pesan pembelajaran. Media ini dapat membantu pendidik dalam memadukan pembelajaran melalui pengambaran gambar 3D sehingga siswa dapat melihat objek secara lebih jelas. 3)Respon peserta atas kegiatan pengabdian yang dilaksanakan menyatakan bahwa, dari kualitas pemateri adalah sangat baik.
Pemanfaatan Limbah Botol Kaleng Menjadi Hiasan Dinding Kaligrafi Islam untuk Meningkatkan Kreativitas Masyarakat Di Desa Pulodarat Jepara
Widiyono, Aan;
Choirin Attalina, Syailin Nichla
Educate: Journal of Community Service in Education Vol 1 No 2 (2021): December
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32585/educate.v1i2.1916
Limbah kaleng bekas semakin meningkat karena adanya kemajuan teknologi, permasalahan limbah di Indonesia menyebabkan pencemaran lingkungan di sekitar masyarakat. Data Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia mencatat bahwa produksi limbah di Indonesia mencapai 67,8 juta ton pada tahun 2020. Angka ini meningkat 1% dari tahun 2019 yang "hanya" mencapai 66-67 ton limbah. Sebanyak 9 juta ton dari keseluruhan limbah tersebut adalah limbah kaleng. Hasil observasi yang dilakukan terhadap masyarakat yang berdomisili di Desa Pulodarat Jepara, menunjukkan bahwa limbah kaleng yang dihasilkan rata-rata mencapai 1 (satu) kilogram per KK per hari. Upaya untuk meminimalisir dampak pencemaran lingkungan akibat limbah kaleng salah satunya adalah dengan cara mendaur ulang limbah tersebut menjadi produk kerajinan tangan yang mempunyai nilai jual dan memiliki nilai fungsi. Pada masa pandemi seperti saat ini, nilai jual dapat membantu perekonomian. Dalam pemanfaatan limbah kaleng dibutuhkan kreativitas untuk mengolah limbah kaleng menjadi hasil karya berupa hiasan dinding kaligrafi islam yang nantinya selain mengurangi limbah rumah tangga juga mampu meningkatkan profit (keuntungan). Nilai jual hasil karya berupa hiasan dinding kaligrafi tersebut tergantung hasil kreasi masing-masing masyarakat, semakin unik dan kreatif suatu hasil karya maka semakin tinggi nilai jualnya. Metode yang digunakan dalam penelitian mengenai pemanfaatan limbah botol kaleng adalah survey, wawancara, dan angket. Hasil dari pemanfaatan limbah botol kaleng menjadi kerajinan tangan berupa hiasan dinding kaligrafi islam untuk meningkatkan kreativitas serta keterampilan masyarakat di wilayah Di Desa Pulodarat Jepara.
Pelatihan penyusunan bahan ajar digital bagi guru-guru IPS SMP di Kabupaten Batang
Sriyanto, Sriyanto;
Banowati, Eva;
Kurniawan, Edi
Educate: Journal of Community Service in Education Vol 1 No 2 (2021): December
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32585/educate.v1i2.1968
Masa pandemi Covid-19 memberikan dampak yang luar biasa pada semua sendi kehidupan, termasuk dalam bidang pendidikan. Guru dan siswa harus beradaptasi dengan tatanan baru pendidikan yaitu pembelajaran yang sebelumnya dilaksanakan secara luring/tatap muka berubah menjadi online. Bahan ajar yang sebelumnya berupa manual/cetak dituntut untuk diubah menjadi digital. Tujuan dari kegiatan pengabdian ini adalah untuk meningkatkan kualitas pembelajaran dan kompetensi guru melalui pengunaan bahan ajar digital pada sekolah mitra. Sasaran program kegiatan pengabdian ini adalah guru SMP IPS di Kabupaten Batang berjumlah 50 orang yang tergabung dalam MGMP IPS SMP Batang. Metode yang digunakan berupa metode ceramah, tanya jawab, dan simulasi. Sebanyak 47,1% peserta mengatakan bahwa media/bahan ajar yang mereka gunakan mengunduh dari internet, sementara jenis bahan ajar/media yang paling sering digunakan adalah powerpoint (66,7%). Ini menunjukkan bahwa para guru masih mengandalkan bahan ajar/media yang umum. Setelah guru yang tergabung dalam MGMP IPS Batang mengikuti dan melaksanakan pelatihan, menunjukkan progress yang sangat signifikan. Dari yang semula 66,7% mengandalkan powerpoint mengalami penurunan penggunaan powerpoint dan lebih banyak menggunakan bahan ajar digital seperti buku ajar pdf dan animasi, dimana yang sekarang banyak digunakan adalah video/animasi (56,8%) dan diktat (16,2%). Para guru menghendaki diadakan kegiatan sejenis terutama lebih focus ke dalam pembuatan video pembelajaran.
Peningkatan Pengetahuan Kader Kesehatan Tentang Vaksinasi Covid_19 di Desa Sumberagung Kecamatan Pracimantoro
Nurtanti, Susana -
Educate: Journal of Community Service in Education Vol 1 No 2 (2021): December
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32585/educate.v1i2.2033
ABSTRAK Data hasil survey di Desa Sumberagung Kecamatan Pracimantoro yang dilaksanakan pada bulan Juni 2021 tentang gambaran tingkat pengetahuan vaksin Covid_19 pada kader kesehatan menunjukkan hasil 47 (94%) mempunyai tingkat pengetahuan rendah, 3 (6%) mempunyai tingkat pengetahuan tinggi. Tingkat pengetahuan kader kesehatan tentang vaksin Covid_19 sangat rendah, sehingga diperlukan tindakan peningkatan pengetahuan pada kader kesehatan dan tokoh masyarakat. Kegiatan yang dilakukan oleh Puskesmas Pracimantoro I dan Desa bekerjasama dengan institusi pendidikan kesehatan adalah melakukan kegiatan pendidikan kesehatan tentang vaksin Covid_19.Metode yang digunakan dalam pengabdian ini berupa transformasi ilmu tentang peningkatan pengetahuan Vaksin Covid_19. Hasil dari kegiatan pendidikan kesehatan tentang vaksin Covid_19 menunjukkan 45 (90%) kader kesehatan mempunyai tingkat pengetahuan tinggi, 5(10%) kader kesehatan mempunyai tingkat pengetahuan rendah. Saran untuk kegiatan selanjutnya adalah memberikan materi pendidikan kesehatan tentang 5 M untuk mencegah dan memutus rantai penyebaran covid_19 pada masyarakat luas.Kata Kunci : pengetahuan, kader kesehatan, vaksin Covid_19 ABSTRACT Data from a survey in Sumberagung Village, Pracimantoro District which was carried out in June 2021 regarding the description of the level of knowledge of the Covid_19 vaccine in health cadres showed that 47 (94%) had a low level of knowledge, 3 (6%) had a high level of knowledge. The level of knowledge of health cadres about the Covid_19 vaccine is very low, so action is needed to increase knowledge of health cadres and community leaders. Activities carried out by Pracimantoro I and Village Health Centers in collaboration with health education institutions are conducting health education activities about the Covid_19 vaccine.The method used in this service is the transformation of knowledge about increasing knowledge of the Covid_19 Vaccine. The results of health education activities regarding the Covid_19 vaccine show 45 (90%) health cadres have a high level of knowledge, 5 (10%) health cadres have a low level of knowledge. Suggestions for the next activity are to provide health education materials about 5 M to prevent and break the chain of spread of covid_19 in the wider community.Keywords: knowledge, health cadres, Covid_19 vaccine
Edukasi Peningkatan Imunitas Tubuh pada Masyarakat Kelurahan Lorok Pakjo di Masa Pandemi Covid-19
Saragih, Pestaria;
Sebayang, Nico Syahputra;
Aldafikin, Muhammad
Educate: Journal of Community Service in Education Vol 1 No 2 (2021): December
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32585/educate.v1i2.2046
Olah raga senam merupakan kegiatan yang sangat bermanfaat dan disukai banyak orang tidak terkecuali para ibu. Gerakan gerakan senam yang bervariasi bisa menambah kesehatan dan membuat hati gembira sehingga imunitas tubuh meningkat. Untuk menambah imunitas tubuh, maka perlu diadakan edukasi senam kesegaran jasmani agar terhindar dari resiko terinfeksi Virus Covid 19. Kesadaran ibu-ibu Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Cempaka untuk berolah raga khususnya senam sangat tinggi. Setiap Hari Minggu 80-90% dari keseluruhan anggota PKK ambil bagian untuk ikut senam bersama. Dengan mengikuti kegiatan olahraga senam ini, ibu-ibu PKK ini semakin sehat dan semakin akrab satu sama lain. Kegembiraan dan perasaan bahagia yang diperoleh lewat olah raga senam ini di bawa ke dalam keluarga. Aura positif setelah senam terpancar di wajah mereka yang ikut senam dan dapat dirasakan oleh setiap orang yang mereka temui. Kegiatan Senam kesegaran jasmani di kelurahan lorok pakjo harus tetap dilaksanakan agar imunitas warga tetap optimal
Peningkatan Pengetahuan Pencegahan Hipertensi pada masyarakat Joho Lor Giriwono Wonogiri
Marni, Marni;
Wahyuningsih, Wahyuningsih
Educate: Journal of Community Service in Education Vol 2 No 1 (2022): June
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32585/educate.v2i1.2261
Hipertensi merupakan masalah Kesehatan yang harus segera diatasi khususnya dinegara berkembang seperti Indonesia, karena tingginya kasus mortalitas dan morbiditas, untuk itu harus segera diatasi. Salah satu upaya untuk pencegahan adalah dengan cara mengontrol kadar gula darah dan meningkatkan pemahaman tentang pencegahan hipertensi melalui Pendidikan Kesehatan / penyuluhan tentang mengurangi perilaku beresiko hipertensi Penyuluhan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat terhadap penyakit hipertensi pencegahan dan penatalaksanaannya Berdasarkan masalah tersebut maka tim pengabdi tertarik untuk melakukan pengabdian dengan memberikan Pendidikan Kesehatan tentang pencegahan / penanganan hipertensi agar tekanan darahnya terkontrol dan pengetahuan tentang hipertensi meningkat. Metode pelaksanaan : Tim Pengabdi mengumpulkan informasi Kesehatan yang ada di Perum Citra Jaya. Selanjutnya tim pengabdi menurus perijinan untuk pelaksanaan pengabdia masyarakat. Pelaksanaan penyuluhan Kesehatan terdiri dari 3 fase, yaitu fase orientasi, fase kerja dan fase terminasi. Pada fase orientasi tim melakukan perkenalan, membagikan kuesioner, selanjutnya pelaksanaan penyuluhan (fase kerja), dan terakhir adalah fase terminasi / evaluasi pelaksanaan penyuluhan dg mengevaluasi pengetehahuan masyarakat. Hasil : Pengetahuan masyarakat meningkat setelah diberikan penyuluhan. Kesimpulan : Setelah penyuluhan maka pengetahuan masyarakat meningkat.
Optimalisasi Kegiatan Laboratorium dan Kegunaan KIT Praktikum IPA Fisika bagi Guru-guru IPA Terpadu di SMPN. 8 Kota Kupang
Panis, Isabel Coryunitha;
Pasaribu, Rosenti -
Educate: Journal of Community Service in Education Vol 2 No 1 (2022): June
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32585/educate.v2i1.2364
Kesadaran akan peran seorang pendidik, khususnya dosen, perlu mengembangkan diri melalui kegiatan tridharma perguruan tinggi, salah satunya adalah pengabdian kepada masyarakat. Melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini, dirancang suatu kegiatan yakni pengoptimalan laboratorium melalui pelatihan penggunaan kit praktikum di SMPN. 8 Kota Kupang. Pelatihan ini diharapkan mampu meningkatkan kemampuan guru SMP untuk melakukan demonstrasi dan percobaan fisika di sekolah. Selain itu, guru di SMPN. 8 Kota Kupang diharapkan semakin kreatif dalam menyampaikan materi melalui kit praktikum yang telah tersedia di sekolah. Rancangan kegiatan optimalisasi laboratorium melalui pelatihan penggunaan kit praktikum dilakukan di SMPN. 8 Kota Kupang didasari dari hasil observasi serta diskusi dengan guru IPA Terpadu dan kepala sekolah. Pada saat diskusi, para guru IPA Terpadu mengungkapkan bahwa perlu dilakukan pelatihan untuk menggunakan kit praktikum fisika yang tersedia di sekolah, karena guru- guru IPA terpadu tidak semua berasal dari dasar pendidikan fisika, namun ada juga dari biologi. Oleh karena itu, Program Studi Fisika akan melakukan suatu kegiatan pelatihan penggunaan kit praktikum fisika di sekolan SMPN. 8 Kota Kupang, yang diharapkan dapat membantu pengembangan sekolah tersebut
Pelatihan Pemasaran Produk UMKM Desa Prayungan Pada Pasar Digital (E-commerce)
retnowati, may shinta;
Rahmania, Aisy;
Noor, M. Ilham Nazaruddin
Educate: Journal of Community Service in Education Vol 2 No 1 (2022): June
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32585/educate.v2i1.2458
Praktik penggunaan teknologi atau jaringan internanet melalui industri perdagangan secara online atau biasa yang disebut e-commerce ini memiliki jaringan pasar dan sasaran penjual dan pembeli yang sangat luas dan dapat dengan mudah diakses oleh semua orang dari berbagai kalangan dan setiap saat. Hal ini menyebabkan transaksi perdagangan barang dan jasa melalui internet semakin meningkat jumlahnya sering dengan meningkatnya pengguna internet. E-commerce memberikan peluang terhadap pelaku usaha baru untuk memasuki pasar tanpa adanya hambatan karena media internet dapat diakses dengan mudah oleh semua orang, sehingga dapat terjadi penurunan hambaran pasar (entry barrier). Semakin banyaknya pelaku usaha yang melakukan kegiatan usaha, maka semakin kompetitif suatu pasar. Pada Tahapan yang digunakan pada pelaksanaan pengabdian ini dengan beberapa Persiapan yang dilakukan diantaranya; Melaksanakan FGD (Forum Group Discussions). pelatihan system pemasaran dengan e-commerce “Shopee”, melakukan pendampingan kepada pelaku UMKM dalam pemahaman dan penggunaan aplikasi pemasaran di e-commerce shopee, mulai dari registrasi, pembuatan “Toko online” pada akun, cara posting barang, dan informasi layanan yang ada dishopee untuk penjual dan memonitoring perkembangan dari pelaksanaan penjualan e-commerce. Pelaku UMKM tas anyaman yang sebelumnya hanya mengadalkan system penjualan manual, yakni menunggu konsumen untuk datang langsung ke rumah penjual ataupun menunggu saat ada momen bazar saat ini mereka dapat melakukan penjualan dengan cara digital pada e-commerce.
PENANAMAN CIVIC DISPOSITION DALAM MEMBENTUK GENERASI CERDAS BERKARAKTER
Murtiningsih, Ika;
Harsan, Toni;
Fatimah, Siti;
Zahva Y.R, Anggun Cinta;
Wijaya, Anastasya Putri
Educate: Journal of Community Service in Education Vol 2 No 1 (2022): June
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32585/educate.v2i1.2521
AbstrakPenyuluhan penanaman civic disposition bertujuan untuk menanamkan civic disposition kepada pemuda-pemudi agar dapat menjadi warga negara yang cerdas, terampil, dan berkarakter yang setia kepada bangsa dan negara Indonesia dengan merefleksikan dirinya dalam kebiasaan berikir kritis dan bertindak sesuai dengan amanat Pancasila dan UUD 1945. Kegiatan pengabdian dilakukan di Dukuh Prayan, Planggu, Trucuk, Klaten. Adapun target kegiatan pengabdian yaitu: 1. Meningkatkan pengetahuan tentang civic disposition; 2. Terbentuknya kesadaran tentang pentingnya peran aktif pemuda-pemudi sebagai generasi yang berkarakter; 3. Dapat mengidentifikasi masalah karakter yang dilakukan oleh pemuda-pemudi agar solusi yang ditawarkan sesuai dengan karakter masalah yang dihadapi. Metode yang digunakan dalam Pengabdian Kepada masyarakat adalah metode ceramah dan diskusi. Penyuluhan dilakukan selama 2 jam dan diikuti oleh pemuda-pemudi sebanyak 20 orang. Bentuk evaluasi yang digunakan adalah pre test dan post test. Hasil dan pembahasan menunjukkan bahwa hasil pre test pengetahuan dan sikap atau watak pemuda-pemudi mengenai civic disposition sangat minim yaitu 30%. Sedangkan hasil setelah dilakukan post test, maka pengetahuan dan keterampilan serta sikap perilaku sadar dan peduli pemuda meningkat menjadi 90%. Keberhasilan ini dapat diukur dengan banyaknya pemuda yang berperan aktif dalam penyuluhan dan kegiatan-kegiatan karang taruna, serta juga bisa dilihat dari kepuasan pemuda setelah mengikuti kegiatan. Kata Kunci: Penanaman, Civic Disposition, Karakter
Pemberdayaan Masyarakat dan Pelayanan Akupunktur pada Kasus Nyeri Muskuloskeletal di Kelompok Lansia Tegal Mulyo RT 03 RW 04 Kelurahan Mojosongo Kecamatan Jebres Kota Surakarta
Wardoyo, Suwaji Handaru;
Badri, Sholichan
Educate: Journal of Community Service in Education Vol 2 No 1 (2022): June
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32585/educate.v2i1.2604
Penyakit merupakan salah satu sinyal bagi tubuh dalam keadaan tidak normal. Salah satu penyakit yang banyak dialami oleh orang lanjut usia adalah nyeri, khususnyanya muskoloskeletal. Nyeri jenis ini banyak menyerang orang lanjut usia (lansia) dan salah satu akternatif pengobatannya adalah melalui akupunktur. Tim Abdimas dari jurusan Akupunktur Poltekkes Kemenkes Surakarta menemukan masalah pada lansia di Tegal Mulyo RT 3 RW4 Kelurahan Mojosongo Kecamatan Jebres Kota Surakarta yaitu banyaknya lansia yang mengalami gangguan muskuloskeletal dan berencana membantu dalam pengurangan tingkat kesakitan yang dialami masyarakat mitra tersebut. Titik akupunktur yang digunakan pada terapi di kegiatan Abdimas ini di antaranya Zusanli (ST.36), Hegu (LI 4), Neiguan (PC 6), dan Sanyinjiao (SP 6). Hasil Abdimas dapat dikatakan berhasil karena masyarakat mitra merasakan penurunan tingkat kesakitan muskuloskeletal setelah program Abdimas selesai.