cover
Contact Name
Singgih Subiyantoro
Contact Email
singgihsubiyantoro1989@gmail.com
Phone
+6282138823545
Journal Mail Official
ratnaeskundari87@yahoo.co.id
Editorial Address
Jl. Letjen. Sujono Humardani No.1 Sukoharjo
Location
Kab. sukoharjo,
Jawa tengah
INDONESIA
Educate: Journal of Community Service in Education
ISSN : -     EISSN : 28285727     DOI : -
Educate: Journal of Community Service in Education menerbitkan artikel hasil pengabdian kepada masyarakat di bidang pendidikan
Articles 79 Documents
Pendampingan Pembelajaran Berbasis Cafe Sastra bagi Siswa Terdampak Bencana Siklon Tropis Seroja di RT 32 Kelurahan Kolhua, Kecamatan Maulafa Kota Kupang Karolus Budiman Jama
Educate: Journal of Community Service in Education Vol 2, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/educate.v2i1.2609

Abstract

Pandemi covid-19 dan bencana badai siklon tropis “seroja” yang dialami oleh masyarakat NTT, berdampak pula pada pembelajaran. Harapan akan perubahan personal dari peserta didik menjadi terhambat. Hal ini dialami oleh masyarakat etnik Helong dan pengungsi eks Timor Timur yang bermukim di kelurahan Kolhua (RT 32), Kecamatan Maulafa, Kota Kupang. Sasaran utama dalam kegiatan PKM ini adalah siswa/i terdampak badai siklon tropis “Seroja” di RT 32 Kelurahan Kolhua, Kecamatan Maulafa, Kota Kupang. Kegiatan PKM ini merupakan sebuah bentuk nyata kepedulian program studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia terhadap dampak bencana yang dialami oleh masyarakat serta realisasi dari program Merdeka Belajar-Kampus Merdeka yang dirancang oleh program studi dalam rumpun mata kuliah Café Satra.
Pelatihan dan Implementasi Pembuatan Media Buku POPUP di Sekolah Dasar Negeri Jombor 03 Sukoharjo Sri Mulyati; Nurratri Kurnia Sari; pujiyana pujiyana
Educate: Journal of Community Service in Education Vol 1, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/educate.v1i2.1830

Abstract

Penggunaan media pembelajaran menjadi salah satu alternatif untuk memecah rasa bosan saat pembelajaran. Banyak sekali macam media pembelajaran yang bisa digunakan oleh guru dalam proses pembelajaran. Ada yang berupa media IT dan ada juga yang berupa media visual 2D maupun 3D. Pada tahap pertama yaitu sosialisasi peneliti memberikan satu contoh media popup book. Diharapkan setelah sosialisai tersebut para guru mampu mengaplikasikan media POP-UP pada pembelajaran lainnya, seperti pada semua jenjang kelas. Langkah pelaksanaan pengabdian sebagai berikut; 1)Melakukan Koordinasi Ke Sekolah, 2)Melakukan Sosialisasi Daring/Luring, 3)Mengimplementasikan Penggunaan Media “POPUP”, 4)Pembimbingan Pembuatan Media POPUP untuk Mata Pelajaran Lainnya, Berdasarkan hasil pengabdian menunjukkan bahwa 1)Respon peserta, media pembelajaran pop-up menjadi media yang media yang fleksibel dan mudah dibuat, sehingga penggunaannya lebih praktis dan dapat memotivasi siswa dalam memberi gambaran secara kongkrit; 2)Para peserta merasa kegiatan pengabdian ini sangat bermanfaat bagi mereka, karena sebagai pendidik mereka merasa perlu untuk mengembangkan media pembelajaran berbasis pop-up book sebagai media penyampai pesan pembelajaran. Media ini dapat membantu pendidik dalam memadukan pembelajaran melalui pengambaran gambar 3D sehingga siswa dapat melihat objek secara lebih jelas. 3)Respon peserta atas kegiatan pengabdian yang dilaksanakan menyatakan bahwa, dari kualitas pemateri adalah sangat baik.
Optimalisasi Kegiatan Laboratorium dan Kegunaan KIT Praktikum IPA Fisika bagi Guru-guru IPA Terpadu di SMPN. 8 Kota Kupang Isabel Coryunitha Panis; Rosenti - Pasaribu
Educate: Journal of Community Service in Education Vol 2, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/educate.v2i1.2364

Abstract

Kesadaran akan peran seorang pendidik, khususnya dosen, perlu mengembangkan diri melalui kegiatan tridharma perguruan tinggi, salah satunya adalah pengabdian kepada masyarakat. Melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini, dirancang suatu kegiatan yakni pengoptimalan laboratorium melalui pelatihan penggunaan kit praktikum di SMPN. 8 Kota Kupang. Pelatihan ini diharapkan mampu meningkatkan kemampuan guru SMP untuk melakukan demonstrasi dan percobaan fisika di sekolah. Selain itu, guru di SMPN. 8 Kota Kupang diharapkan semakin kreatif dalam menyampaikan materi melalui kit praktikum yang telah tersedia di sekolah. Rancangan kegiatan optimalisasi laboratorium melalui pelatihan penggunaan kit praktikum dilakukan di SMPN. 8 Kota Kupang didasari dari hasil observasi serta diskusi dengan guru IPA Terpadu dan kepala sekolah. Pada saat diskusi, para guru IPA Terpadu mengungkapkan bahwa perlu dilakukan pelatihan untuk menggunakan kit praktikum fisika yang tersedia di sekolah, karena guru- guru IPA terpadu tidak semua berasal dari dasar pendidikan fisika, namun ada juga dari biologi. Oleh karena itu, Program Studi Fisika akan melakukan suatu kegiatan pelatihan penggunaan kit praktikum fisika di sekolan SMPN. 8 Kota Kupang, yang diharapkan dapat membantu pengembangan sekolah tersebut
Pelatihan membuat baqi lamaran pada kelompok PKK Desa Palur, Kecamatan Mojolaban, Kabupaten Sukoharjo Sawitri Sawitri
Educate: Journal of Community Service in Education Vol 1, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/edumore.v1i1.1802

Abstract

Budaya sebagai hasil cipta , rasa dan karsa yang terwujud adanya kesepakatan dari masyarakat. Hasil budaya ada dari tari busana adat, batik, gamelan rumah adat, senjata, wayang orang, wayang kulit, kethoprak dll. Keberadaan budaya yang makin lama makin hilang yaitu budaya nembuat baqi lamaran yang digunakan untuk upacara pernikahan. Budaya yang sekarang tergantikan dengan budaya asok tukon dengan sistem ditukar dengan uang.Permasalahan yang dihadapimasyarakat desa palur yang kebanyakan ibu pkk rt 2 rw 13 banyak yang tidak tahu dan dapat membuat hantaran baqi lamaran. Pengabdian dilakukan di desa palur kecamatan mojolaban, Kabupaten Sukoharjo.Metode yang digunakan dengan pree test setelah itu materi awal tentang pengetahuan budaya dan baqi lamaran, tahap berikutnya materi lanjutan tentang macam dan bentuk baqi lamaran, alat – alat yang digunakan untuk membuat baqi lamaran. Tahap selanjutnya praktek membuat baqi lamaran dari bentuk naga, kapal, bunga, boneka dll. Post test dilakukan untuk mengetahui hasil setelah pelatihan, ada pendampingan setelah kegiatan untuk menabah keterampilan supaya maksimal. Hasil dan pembahasan masyarakat palur yang terdiri dari ibu pkk awal pelatihan hanya 15 % yang paham dan mengerti baqi lamaran setelah pelatihan dan pendampingan 85 % tingkat keberhasilan yang masyarakat terutama ibu – ibu pkk rt 2 rw 13 desa palur.
Pelatihan penyusunan bahan ajar digital bagi guru-guru IPS SMP di Kabupaten Batang Sriyanto Sriyanto; Eva Banowati; Edi Kurniawan
Educate: Journal of Community Service in Education Vol 1, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/educate.v1i2.1968

Abstract

Masa pandemi Covid-19 memberikan dampak yang luar biasa pada semua sendi kehidupan, termasuk dalam bidang pendidikan. Guru dan siswa harus beradaptasi dengan tatanan baru pendidikan yaitu pembelajaran yang sebelumnya dilaksanakan secara luring/tatap muka berubah menjadi online. Bahan ajar yang sebelumnya berupa manual/cetak dituntut untuk diubah menjadi digital. Tujuan   dari   kegiatan   pengabdian   ini   adalah   untuk   meningkatkan   kualitas pembelajaran dan kompetensi guru melalui pengunaan bahan ajar digital pada sekolah mitra. Sasaran program kegiatan pengabdian ini adalah guru SMP IPS di Kabupaten Batang berjumlah 50 orang yang tergabung dalam MGMP IPS SMP Batang. Metode yang digunakan berupa metode ceramah, tanya jawab, dan simulasi. Sebanyak 47,1% peserta mengatakan bahwa media/bahan ajar yang mereka gunakan mengunduh dari internet, sementara jenis bahan ajar/media yang paling sering digunakan adalah powerpoint (66,7%). Ini menunjukkan bahwa para guru masih mengandalkan bahan ajar/media yang umum. Setelah guru yang tergabung dalam MGMP IPS Batang mengikuti dan melaksanakan pelatihan, menunjukkan progress yang sangat signifikan. Dari yang semula 66,7% mengandalkan powerpoint mengalami penurunan penggunaan powerpoint dan lebih banyak menggunakan bahan ajar digital seperti buku ajar pdf dan animasi, dimana yang sekarang banyak digunakan adalah video/animasi (56,8%) dan diktat (16,2%).  Para guru menghendaki diadakan kegiatan sejenis terutama lebih focus ke dalam pembuatan video pembelajaran.
Pelatihan Pemasaran Produk UMKM Desa Prayungan Pada Pasar Digital (E-commerce) may shinta retnowati; Aisy Rahmania; M. Ilham Nazaruddin Noor
Educate: Journal of Community Service in Education Vol 2, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/educate.v2i1.2458

Abstract

Praktik penggunaan teknologi atau jaringan internanet melalui industri perdagangan secara online atau biasa yang disebut e-commerce ini  memiliki jaringan pasar dan sasaran penjual dan pembeli yang sangat luas dan dapat dengan mudah diakses oleh semua orang dari berbagai kalangan  dan setiap saat. Hal ini menyebabkan transaksi perdagangan barang dan jasa melalui internet semakin meningkat jumlahnya sering dengan meningkatnya pengguna internet. E-commerce memberikan peluang terhadap pelaku usaha baru untuk memasuki pasar tanpa adanya hambatan karena media internet dapat diakses dengan mudah oleh semua orang, sehingga dapat terjadi penurunan hambaran pasar (entry barrier). Semakin banyaknya pelaku usaha yang melakukan kegiatan usaha, maka semakin kompetitif suatu pasar. Pada Tahapan yang digunakan pada pelaksanaan pengabdian ini dengan beberapa Persiapan yang dilakukan diantaranya; Melaksanakan  FGD (Forum Group Discussions). pelatihan system pemasaran dengan e-commerce “Shopee”,  melakukan pendampingan kepada pelaku UMKM dalam pemahaman dan penggunaan aplikasi pemasaran di e-commerce shopee, mulai dari registrasi, pembuatan “Toko online” pada akun, cara posting barang, dan informasi layanan yang ada dishopee untuk penjual dan  memonitoring perkembangan dari pelaksanaan penjualan e-commerce. Pelaku UMKM tas anyaman yang sebelumnya hanya mengadalkan system penjualan manual, yakni menunggu konsumen untuk datang langsung ke rumah penjual ataupun menunggu saat ada momen bazar saat ini mereka dapat melakukan penjualan dengan cara digital pada e-commerce.
Pembekalan calon petugas penyuluh kesehatan dalam rangka meningkatkan kualitas serta kinerja petugas penyuluh di Wonogiri Nita Yunianti Ratnasari; Marni Marni
Educate: Journal of Community Service in Education Vol 1, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/edumore.v1i1.1808

Abstract

Latar Belakang: Upaya meningkatkan derajat kesehatan masyarakat ditentukan oleh banyak faktor. Salah satu faktor yang sangat berpengaruh terhadap keberhasilan pencapaian tujuan tersebut adalah Sumber Daya Manusia (SDM) yaitu keberadaan petugas penyuluh kesehatan yang berkualitas dan cakap. Tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk meningkatkan kualitas dan kecakapan petugas penyuluh kesehatan selama menjalankan peran dan fungsinya sebagai petugas kesehatan, sehingga diharapkan dapat mencapai tujuan yang diharapkan, yaitu terwujudnya upaya kesehatan promotif dan preventif, peningkatan derajat kesehatan masyarakat serta pencegahan terhadap kondisi sakit. Metode: Kegiatan ini dilaksanakan melalui ceramah dan diskusi dengan peserta sejumlah 23 orang, sehubungan dengan masih berlangsungnya masa pandemi maka seluruh proses berlangsung secara daring. Ada 3 tahap di dalamnya yaitu penyampaian materi, diskusi tanya jawab serta monitoring dan evaluasi. Hasil: Seluruh peserta menyatakan puas dengan kegiatan ini, dimana 87% menyatakan terkait peran petugas penyuluh kesehatan adalah memberikan edukasi, memberikan motivasi, membantu menyampaikan informasi penting terkait kesehatan, menyebarkan pesan mengenai pendidikan kesehatan, memberikan solusi menyelesaikan masalah. Sebelum memberikan penyuluhan, petugas perlu melakukan analisis kebutuhan kesehatan di masyarakat, masalah kesehatan apa yang saat itu sedang dihadapi masyarakat. Kesimpulan: Peran petugas penyuluh dalam memberikan edukasi di masyarakat tidak lepas dari tingkat pemahaman petugas akan materi penyuluhan, kecakapan petugas berinteraksi dengan masyarakat serta kesesuaian antara topik penyuluhan dengan kebutuhan masyarakat..
Pelatihan Deteksi Dini Penyakit Hipertensi Wanita Pasca Menopause pada Kader Posyandu Lansia Marni Marni; Totok Wahyudi; Savitri Dessy Norma Siska; Ash-Shidik Abu Bakar
Educate: Journal of Community Service in Education Vol 2, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/educate.v2i2.2933

Abstract

Program kemitraan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman kader terkait penyakit hipertensi khususnya dalam upaya pencegahan dan pengendalian penyakit hipertensi pada  wanita pasca menopause. Dengan mengaktifkan kader kesehatan di dusun Borowatu, Ngasinan, Bulu terkait pencegahan dan pengendalian penyakit hipertensi diharapkan  kader kesehatan dapat memahami  pencegahan penyakit hipertensi dapat meningkat sehingga mampu berperan dalam mencegah dan menurunkan prevalensi penyakit hipertensi pada  wanita pasca menopause. Survei awal dilakukan oleh ketua tim pengabdian. Kemudian dilanjutkan dengan memberikan undangan kepada peserta pengabdian dan dilakukan pretest serta mengisi kuesioner. Setelah itu masuk tahap inti yaitu memberikan pelatihan dengan metode ceramah, tanya jawab dan demontrasi, dilanjutkan dengan praktik oleh kader posyandu. Pada akhir pelatihan, dilakukan postest kuisioner pada kader posyandu. Kemudian dilanjutkan dengan evaluasi.  Kader melakukan praktik dengan didampingi oleh tim pengabdi, untuk mengetahui sejauh mana kemampuan kader dalam melakukan pemeriksaan. Setelah semua warga melakukan pemeriksaan tekanan darah, fase terakhir adalah fase terminasi, yaitu dengan pengembangan kemampuan kader posyandu tentang pelaksanaan pemeriksaan tekanan darah. Pelatihan pada kader posyandu telah berjalan dengan baik, para peserta kader kesehatan dan warga masyarakat yang terdiri dari ibu-ibu  wanita pasca menopause  sangat antusias mengikuti kegiatan sampai selesai. Tujuan juga telah tercapai yaitu para kader mampu melakukan deteksi dini penyakit hipertensi. 
Edukasi Penanganan Pertama Fisioterapi pada Cedera Olahraga di Komunitas Bola Voli Tri Asih Wulandari; Kamilia Malihah Nur Salsabila; Putri Sakinah KS; Nur Alfida; Ayu Sulistiani Dianingtyas; Totok Budi Santoso
Educate: Journal of Community Service in Education Vol 2, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/educate.v2i2.2872

Abstract

Cedera olahraga merupakan cedera secara langsung maupun tidak langsung yang menimbulkan gangguan sistem muskuloskeletal yang terjadi akibat aktivitas olahraga. Salah satu permasalahan di komunitas bola voli Wirosari Sambong kabupaten Batang adalah Kurangnya pengetahuan tentang cara pencegahan akan terjadi cedera maupun penanganan cedera mengakibatkan sering pemain atau anggota mengalami cedera kemudian diurut. Pemahaman ini masih keliru dalam masyarakat dan para pemain komunitas bola voli Wirosari jika terjadi keseleo, terkilir, atau memar penanganannya yang dilakukan dengan memberikan balsem, krim panas, parem, dan diurut pijat. Oleh karena itu tim pengabdian memberikan penyuluhan terkait permasalahan tersebut. Metode yang digunakan yaitu dengan one group pre-post test yang dilaksanakan tanggal 6 Desember 2021. Hasil dari survei menunjukkan adanya peningkatan pemahaman setelah pemberian edukasi diharapkan komunitas dapat melakukan manajemen penanganan pertama cedera sesuai dengan prosedur yang telah diberikan.
Pemberdayaan Masyarakat dan Pelayanan Akupunktur pada Kasus Hipertensi bagi Lansia Suwaji Handaru Wardoyo; Sumanto Sumanto; Sholichan Badri
Educate: Journal of Community Service in Education Vol 2, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/educate.v2i2.3314

Abstract

Permasalahan kesehatan pada kelompok lansia yang sering terjadi diantaranya penyakit hipertensi. Prevalensi penyakit ini dari tahun ke tahun sering mengalami peningkatan. Salah satu cara untuk menangani penyakit ini dengan terapi akupunktur. Tim Pengabdian Masyarakat (Abdimas) Jurusan Akupunktur Poltekkes Kemenkes Surakarta menemukan masalah kesehatan pada kelompok lansia di Posyandi Lansia Yasadharma Lansia RW 18 Perumnas Rinjani Kelurahan Mojosongo Kecamatan Kota Surakarta berupa banyaknya keluhan yang mengarah ke kasus hipertensi. Kegiatan Abdimas ke mitra tersebut adalah pemberian modul hipertensi dan penyuluhan kesehatan tentang hipertensi serta pemberian terapi akupunktur. Terapi akupunktur diberikan sebanyak tiga kali kegiatan (kunjungan). Pemilihan titik akupunktur, yaitu GB20 Fengchi, DU20 Baihui, LR3 Taichong, EX-HN3 Taiyang, dan LI4 Hequ. Penyuluhan kesehatan dan pemberian modul hipertensi dilakukan sekali kegiatan. Hasil Abdimas ini dikatakan berhasil karena masyarakat mitra merasakan adanya penurunan keluhan penyakit hipertensi yang berkurang sekali, dan merasa puas dengan penyuluhan kesehatan tentang hipertensi dan modul hipertensi.Katakunci: Akupunktur, hipertensi. penyuluhan kesehatan