cover
Contact Name
Fauji Nurdin
Contact Email
kangdensus88@gmail.com
Phone
+6285348484588
Journal Mail Official
dinamikakesehatan@gmail.com
Editorial Address
LPPM UNiversitas Sari Mulia Gedung D Lantai 1 JL. Pramuka No. 02 Banjarmasin Kelurahan Sungai Lulut Kecamatan Banjarmasin Timur Kota Banjarmasin Kalimantan Selatan Indonesia
Location
Kota banjarmasin,
Kalimantan selatan
INDONESIA
Dinamika Kesehatan: Jurnal Kebidanan dan Keperawatan
Published by Universitas Sari Mulia
ISSN : 20863454     EISSN : 25494058     DOI : https://doi.org/10.33859/dksm
Core Subject : Health, Education,
The Dinamika Kesehatan Jurnal Kebidanan dan keperawatan is a peer-reviewed, open-access journal, disseminating the highest quality research in the field relevant to midwifery and nursing in the form of meta-analyses, research results, literature studies, clinical practice, and case reports/case, reports. The focus and coverage of the Dinamika Kesehatan Jurnal Kebidanan dan Keperawatanl includes: Maternal Health - Midwifery / Midwifery - Pregnancy / Pregnancy - Antenatal care - Labor - Postpartum / Post Partum - Child Health / Child Health (Neonates, Babies, Children under five years old and Pre-school Children) - Family planning - Reproductive Health / Reproduction Health - Adolescent Reproductive Health / Adolescent Health - Between and Pre-Conception Period - Pre Menopause Health / Pre Menopause - Elderly Health - Women of childbearing age - Midwifery community - Family planning - Reproduction health - Emergency Nursing - Maternity Nursing - Mental health Nursing - Nursing Soul - Medical surgery Nursing - Community Nursing
Articles 661 Documents
Identifikasi Kebutuhan Mahasiswa Dalam Layanan Bimbingan Akademik Di STIKES Sari Mulia Rian Tasalim; Erna Rochmawati; Shanti Wardaningsih; Novita Kurnia Sari
DINAMIKA KESEHATAN: JURNAL KEBIDANAN DAN KEPERAWATAN Vol 9, No 2 (2018): Dinamika Kesehatan Jurnal Kebidanan dan Keperawatan
Publisher : Universitas Sari Mulia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (279.887 KB)

Abstract

 Latar Belakang: Layanan bimbingan akademik adalah proses membantu mahasiswa mencapai perkembangan optimal selama menjalani masa pendidikan dan dosen pembimbing akademik (DPA) adalah orang yang bertanggung jawab akan hal tersebut. Pemberian pelayanan yang optimal dengan menerapkan prinsip caring dapat mengantar mahasiswa mencapai kesuksesan yang optimal.Tujuan Penelitian: Mengidentifikasi kebutuhan mahasiswa dalam proses pelaksanaan bimbingan akademikMetode Penelitian: Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Subjek dalam penelitian ini adalah mahasiswa program studi ilmu keperawatan STIKes Sari Mulia dengan jumlah partisipan sebanyak 14 orang yang terdiri dari berbagai semester. Teknik pengambilan sampel menggunakan kouta sampel. Teknik pengambilan data menggunakan kelompok diskusi terarah dengan menggunakan 2 kelompok grup diskusi.Hasil Penelitian: Kebutuhan mahasiswa dalam proses bimbingan akademik yaitu mengetahui identitas diri dosen pembimbing akademiknya, dosen pembimbing akademik dapat mengingat namanya, dosen pembimbing akademik  mampu berkomunikasi efektif, dosen pembimbing akademik memiliki sikap empati, dosen pembimbing akademik memberikan dukungan, membantu membuat intervensi/menentukan implementasi, dan dosen pembimbing akademik menyediakan lingkungan aman dan nyaman untuk melakukan bimbingan.Kesimpulan: Kebutuhan mahasiswa dalam pelayanan bimbingan akademik dihasilkan satu tema yaitu bimbingan akademik yang suportif.Keyword : Bimbingan Akademik, Kebutuhan mahasiswa, CaringBackground: Academic guidance services are the process of helping students achieve optimal development during their education and an academic supervisor (DPA) is the person responsible for this. Providing optimal service by applying the caring principle can lead students to achieve optimal success.Research Objectives: Identify student needs in the process of implementing academic guidanceResearch Methods: This study uses descriptive qualitative methods. The subjects in this study were STIKes Sari Mulia nursing science students with 14 participants consisting of various semesters. The sampling technique uses sample samples. The data collection technique uses focus group discussions using 2 groups of discussion groups.Research Results: Student needs in the academic guidance process, namely knowing the identity of the academic supervisor, academic supervisor can remember his name, academic supervisors able to communicate effectively, academic supervisors have empathetic attitudes, academic supervisors provide support, help make interventions / determine implementation and academic supervisors provide a safe and comfortable environment for guidance.Conclusion: Student needs in academic guidance services produced a theme, namely supportive academic guidance.Keyword: Academic Guidance,Caring, Student Needs,
KARAKTERISTIK BERAT BADAN DAN USIA GESTASI BAYI SAAT LAHIR DARI IBU HAMIL DENGAN PREEKLAMSIA DI RSUD DR. H. MOCH. ANSARI SALEH BANJARMASIN lisda handayani; HERDIANTI SUFRIYANA
DINAMIKA KESEHATAN: JURNAL KEBIDANAN DAN KEPERAWATAN Vol 6, No 1 (2015): DINAMIKA KESEHATAN JURNAL KEBIDANAN DAN KEPERAWATAN
Publisher : Universitas Sari Mulia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (49.196 KB)

Abstract

Latar Belakang : Preeklamsia adalah penyakit yang ditandai adanya hipertensi, proteinuria, danedema timbul selama usia gestasi 20 minggu sampai 48 jam post partum. Kasus Kematian Ibutinggi di Banjarmasin yaitu preeklamsia tahun 2013 didapatkan 95 kasus preeklamsia (7,6%) dan 18kasus eklamsia (1,4%) dari 1236 persalinan.Tujuan : Mengetahui berat badan dan usia gestasi bayi saat lahir yang memberikan informasitentang dampak preeklamsia pada bayi dan rencana penatalaksanaannyaMetode : Penelitian ini menggunakan metode deskriptif. Ibu hamil dengan preeklamsia denganjumlah 316 orang yang dirawat di ruang nifas. Teknik pengambilan sampel dengan teknik purposivesampling.Hasil : Hasil penelitian yang terbanyak adalah preeklamsia berat sebanyak 126 orang dengan rerataberat badan bayi berkisar antara 2500 sampai 3500 gram. Sedangkan rerata usia gestasinya 37minggu dan simpangan baku ±3 minggu.Kesimpulan : Ibu yang mengalami preeklampsia/eklampsia berpengaruh pada kejadian kelahiranpreterm selama kehamilan memiliki risiko lebih besar untuk melahirkan bayi dengan berat badanlahir rendah (BBLR) dibandingkan ibu yang tidak menderita preeklampsia/eklampsia.Kata Kunci : Berat Badan Bayi Lahir, Usia Gestasi, Preeklamsia.
METODE PERAWATAN TALI PUSAT TERBUKA PADA BAYI DI RUANG BAYI RSUD. ULIN BANJARMASIN Fitri Yuliana; Mahpolah Mahpolah; Debby Rosyana
DINAMIKA KESEHATAN: JURNAL KEBIDANAN DAN KEPERAWATAN Vol 8, No 1 (2017): DINAMIKA KESEHATAN JURNAL KEBIDANAN DAN KEPERAWATAN
Publisher : Universitas Sari Mulia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (239.857 KB)

Abstract

Latar Belakang: Perawatan tali pusat secara benar dapat mencegah terjadinya infeksi pada tali pusat bayi baru lahir. Perawatan tali pusat secara terbuka di Rumah Sakit Ulin Banjarmasin telah dilakukan sejak ±10 tahun terakhir dan tidak pernah dilaporkan adanya kejadian infeksi tali pusat pada bayi.Tujuan : Mengidentifikasi metode perawatan tali pusat terbuka di RSUD. Ulin BanjarmasinMetode : Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan populasi seluruh bayi sakit selama satu bulan terkahir dan diambil secara Accidental Sampling sebanyak 35 bayi serta data dianalisis secara univariat.Hasil : Metode perawatan tali pusat secara terbuka memiliki rata-rata pelepasan tali pusat 7 hari (60%) dan 5 – 7 hari (40%).Simpulan : Rata-rata pelepasan tali pusat pada bayi dengan perawatan tali pusat secara terbuka di RSUD. Ulin 60% lebih lambat ( 7hari).Kata Kunci : Perawatan tali pusat terbuka, Pelepasan tali pusat, Bayi Baru Lahir
HUBUNGAN SIKAP DAN KEMAMPUAN IBU NIFAS TENTANG CARA MEMANDIKAN BAYI DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS S.PARMAN BANJARMASIN Sarkiah Sarkiah; Fadhiyah Noor Anisa; Rizqy Amelia
DINAMIKA KESEHATAN: JURNAL KEBIDANAN DAN KEPERAWATAN Vol 10, No 1 (2019): Dinamika Kesehatan Jurnal Kebidanan dan Keperawatan
Publisher : Universitas Sari Mulia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (189.513 KB) | DOI: 10.33859/dksm.v10i1.412

Abstract

 ABSTRAKLatar Belakang: Sekarang ini masih cukup tinggi angka kematian bayi salah satu penyebabnya adalah hipotermi. Salah satu penyebab hipotermi adalah ketidakpahaman dan ketidakmampuan ibu tentang cara memandikan bayinya dengan benar oleh karena itu bisa terjadi permasalah terhadap bayinya.Tujuan: Mengetahui hubungan sikap dan kemampuan ibu nifas tentang cara memandikan bayi di wilayah kerja Puskesmas S.Parman Banjarmasin.Metode: Penelitian menggunakan metode  survei analitik dengan rancangan  cross-sectional. Populasi ibu nifas di wilayah kerja Puskesmas S.Parman Banjarmasin berjumlah 199 orang. Sampel sebanyak 45 responden dengan teknik pengambilan Acidental sampling. Data dianalisis menggunakan uji chi square dengan tingkat kepercayaan 95%.Hasil: Responden di Puskesmas S.Parman Banjarmasin memiliki sikap positif yaitu 25 responden (55,6%), dan memandikan bayi dengan cara yang tidak baik yaitu 24 responden (53,3%). Hasil analisis menunjukkan ada hubungan antara sikap ibu (p-value = 0,021) dan kemampuan ibu nifas (p-value = 0,0001) tentang cara memandikan bayi.Simpulan: Ada hubungan sikap dan kemampuan ibu nifas tentang cara  memandikan bayi di Wilayah Kerja Puskesmas S.Parman Banjarmasin. Kata Kunci: Cara memandikan bayi, sikap, kemampuan, nifas. CORRELATION BETWEEN ATTITUDES AND POSTPARTUM MOTHERS’ ABILITIES ON  HOW TO DO BABY-BATHING IN THE WORKING AREA OF PUSKESMAS S.PARMAN   BANJARMASINABSTRAKBackground: Now there is still a high rate of infant mortality, one of the causes is hypothermia. It is the lack of understanding and the inability of the mother to do baby-bathing properly her baby.Purpose: Knowing the correlation between attitudes and postpartum mothers’ abilities of about how to do baby-bathing in the working area of Puskesmas S.Parman Banjarmasin.Method: The study used an analytical survey method with a cross-sectional design. The population was 199 people. The sample of 45 respondents with Accidental sampling technique. Data were analyzed using the chi-square test with a confidence level of 95%.Result: The respondents whose positive attitudes were 25 people (55.6%), and did well baby-bathing were 24 people (53.3%). The results of the analysis showed that there was a correlation between maternal attitudes (p-value = 0.021) and the ability of postpartum mothers (p-value = 0.0001) on how to bathe the baby.Conclusion: There is a correlation between attitudes and postpartum mothers abilities on how to do baby-bathing in the working area of Puskesmas S.Parman Banjarmasin. Keyword: How to do baby-bating, Attitude, ability, Postpartum.
HUBUNGAN PENGETAHUAN DENGAN SIKAP MASYARAKAT TENTANG PELAKSANAAN 3M (MENGURAS, MENGUBUR DAN MENUTUP) DALAM MENGATASI KEJADIAN DBD DAN ZIKA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS JEKAN RAYA TAHUN 2016 Maria Adelheid Ensia; Henry Wiyono; Meida Sinta Araini
DINAMIKA KESEHATAN: JURNAL KEBIDANAN DAN KEPERAWATAN Vol 7, No 1 (2016): DINAMIKA KESEHATAN JURNAL KEBIDANAN DAN KEPERAWATAN
Publisher : Universitas Sari Mulia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (198.629 KB)

Abstract

Latar Belakang: Demam Berdarah Dengue (DBD) merupakan penyakit yang disebabkan oleh infeksi virus dengue.Menurut data yang diperoleh setiap tahunnya kejadian DBD dan Zika mengalami peningkatan dan masih banyak masyarakat atau keluarga yang menderita penyakit DBD. Hal Tersebut terjadi karena kurangnya pengetahuan serta sikap masyarakat dalam pelaksanaan 3M tersebut.Tujuan: Tujuan Penelitian ini menganalisis hubungan antara pengetahuan dan sikap masyarakat tentang pelaksanaan 3M (Menguras, Mengubur dan Menutup) dalam mengatasi Demam Berdarah Dengue dan Zika di wilayah kerja UPTD Puskesmas Jekan Palangka Raya.Metode: Metode penelitian ini menggunakan desain Cross sectional, dengan sampel sebanyak 44 responden yang dipilih menggunakan Total sampling.Pengumpulan data menggunakan kuesioner, kemudian data di analisa menggunakan uji statik non parametric Spearman Rank (Rho).Hasil: Hasil penelitian dari Hasil tabel uji spearman’s rho didapatkan hasil H1 diterima (p=0,001 α 0,05), yaitu menunjukan adanya Hubungan antara Pengetahuan dengan sikap masyarakat tentang pelaksanaan 3M, hal ini menunjukan bahwa masyarakat dengan pengetahuan cenderung memiliki sikap yang baik terhadap pelaksanaan 3M dalam mengatasiDemam Berdarah dan Zika.Simpulan: Berdasarkan penelitian tersebut peneliti menyarankan kepada pihak keluarga keluarga lebih menanamkan kesadaran diri, sikap dan perilaku yang baik terhadap pemeliharaan lingkungan sehingga mencegah terjadinya kasus Demam Berdarah Dengue dan Zika.Kata Kunci : Pengetahuan, Sikap, Pelaksanaan 3M, Demam Berdarah dan Zika
Gambaran Karakteristik Mahasiswa Praktik Klinik Kebidanan I Ika Friscila
DINAMIKA KESEHATAN: JURNAL KEBIDANAN DAN KEPERAWATAN Vol 11, No 1 (2020): Dinamika Kesehatan Jurnal Kebidanan dan Keperawatan
Publisher : Universitas Sari Mulia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (108.537 KB) | DOI: 10.33859/dksm.v11i1.702

Abstract

Latar belakang: Pembelajaran klinik berupa praktik klinik kebidanan merupakan praktik lanjutan setelah mahasiswa berhasil lulus pada praktik di laboratorium. Proses belajar mahasiswa dipengaruhi faktor dari internal dan eksternal dirinya.Tujuan: Mengidentifikasi karakteristik mahasiswa praktik klinik kebidanan IMetode: Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif yang dianalisa secara deskriptif. Sampel penelitian adalah mahasiswa praktik klinik kebidanan I sejumlah 25 responden. Pengumpulan data menggunakan kuesioner.Hasil: Didapatkan bahwa karakteristik mahasiswa adalah rata-rata nilai Indeks Prestasi kumulatif (IPK) mahasiswa semester II adalah 3,29, pendidikan ayah terakhir yang terbanyak adalah pada tingkat SMA (40%) sedangkan ibu pendidikannya yang terbanyak adalah setingkat SD (40%). Selain itu juga ada data mengenai pekerjaan ayah dan ibu, pekerjaan ayah yang terbesar adalah pedagang (36%), sedangkan pada ibu hasil yang terbanyak adalah tidak bekerja atau hanya ibu rumah tangga (IRT) (64%).Kesimpulan: Karakteristik mahasiswa praktik klinik kebidanan I yaitu IPK rata-rata dinilai 3,29, pendidikan ayah sebagian besar SMA (40%), pendidikan ibu sebagian besar SD (40%), pekerjaan ayah yang terbesar adalah pedagang (36%) dan ibu hasil yang terbanyak tidak bekerja atau hanya ibu rumah tangga (IRT) (64%). Kata Kunci: Karakteristik Mahasiswa, Praktik Klinik Kebidanan Background: Clinical learning in the form of clinical practice in the field of midwifery is an advanced practice after students have successfully passed laboratory practice. The student learning process is influenced by internal and external factors.Objective: Knowing the characteristics of midwifery clinical practice students IMethods: This research is quantitative research which is analyzed descriptively. The research sample was 25 midwifery, clinical practice students. Data collection using a questionnaire.Results: It was found that the characteristics of the students were the average grade point average of the second-semester students' cumulative grade point average was 3.29, the last father's education was high school (40%), while the highest level of education at the mother’s level was at the level of basic (40%). . Besides, there is also data on the work of fathers and mothers, where the largest father's occupation is traders (36%), while the majority of mothers are not working or are only housewives (64%).Conclusion: The characteristics of the students in the midwifery practice of polyclinic I are that the average is assessed at 3.29, most of the fathers' education is a high school (40%), most of the mother's education in elementary school (40%), the father's biggest job is as a trader (36 %) and the result is that most of the mother does not work or only housewives (IRT) (64%). Keywords: Midwifery Clinical Practice, Student Characteristics 
Pengaruh Terapi Zikir Terhadap Tingkat Kecemasan Pasien Pre Operasi Sectio Caesarea Di RSUD Dr. H. Moch. Ansari Saleh Banjarmasin Syufian Noor
DINAMIKA KESEHATAN: JURNAL KEBIDANAN DAN KEPERAWATAN Vol 10, No 2 (2019): Dinamika Kesehatan Jurnal Kebidanan dan Keperawatan
Publisher : Universitas Sari Mulia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (191.993 KB) | DOI: 10.33859/dksm.v10i2.507

Abstract

Latar belakang: Sectio Caesarea yaitu salah satu tindakan operasi untuk mengeluarkan bayi dengan melakukan insisi atau pemotongan pada kulit, otot perut, serta rahim ibu. Tindakan operasi sectio caesarea dengan berbagai komplikasi dapat menimbulkan kecemasan pada pasien. Intervensi keperawatan dalam upaya menurunkan tingkat kecemasan secara non-farmakologi yaitu melalui terapi zikir.Tujuan: untuk mengetahui pengaruh terapi zikir terhadap tingkat kecemasan pasien pre operasi sectio caesarea Di RSUD Dr. H. Moch. Ansari Saleh Banjarmasin 2018.Metode: penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif menggunakan rancangan quasi eksperimen dengan pendekatan one grup pra-post test design tanpa kelompok kontrol. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 35 pasien pre operasi sectio caesarea di Ruang Nifas dengan teknik pengambilan sampel adalah purposive sampling menggunakan uji paired sample t-tes. Hasil: hasil analisis uji paired sample t-tes didapatkan p value = 0,000 ≤ 0,05 sehingga dapat ditarik kesimpulan ada pengaruh yang signifikan antara terapi zikir terhadap tingkat kecemasan pasien pre operasi sectio caesarea di RSUD Dr. H. Moch. Ansari Saleh Banjarmasin 2018.Simpulan: bagi pasien yang akan menjalani persalinan melalui operasi sectio caesarea terapi zikir dengan kalimat tasbih, tahmid dan takbir masing - masing 33x dibaca  berulang selama 10 menit dapat menurunkan tingkat kecemasan. Kata kunci: Terapi zikir, tingkat kecemasan, pasien pre operasi sectio caesarea Background:    sectio Caesarea    is one of the surgical actions to remove the baby by doing incision or cutting on the skin, abdominal muscles, and mother's womb. The action of Sectio Caesarea   operations with various complications can cause anxiety in patients. Nursing intervention in the effort to lower the level of non-pharmacological anxiety through zikr therapy.Purpose:  To determine the effect of remembrance therapy on the anxiety level of patients pre-operative  sectio Caesarea    at Dr. H. Moch Hospital. Ansari Saleh Banjarmasin 2018.Method: PEnelitian is quantitative research using the design of the quasi experiment  with  one group pre-post test design     approach without control group. The sample in this study amounted to 35 patients pre-operative  sectio Caesarea      in the Nifas room with sampling techniques  being purposive sampling  Using Test  paired sample T-Tests.Results: Hacyl test Analysis  paired sample T-tes    obtained  p value  = 0.000 ≤ 0.05 so that it can be concluded there is a significant influence between the therapy of remembrance of the anxiety level of patients pre-operative  sectio Caesarea      di Rsud Dr. h. Moch. Ansari Saleh Banjarmasin 2018.Conclusion: patients who will undergo childbirth through the operation of Sectio Caesarea    zikr therapy with sentence Tasbih, Tahmid and Takbeer respectively 33x read repeatedly for 10 minutes can lower the level of anxiety. Keywords: dhikr therapy, anxiety level, patient pre operativeectio Caesarea 
HUBUNGAN KEBIASAAN MEROKOK ANGGOTA KELUARGA DAN PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF DENGAN KEJADIAN ISPA PADA BALITA DI PUSKESMAS PEKAUMAN BANJARMASIN Mohammad Basit; Sinyo Rifani; Sukarlan Sukarlan
DINAMIKA KESEHATAN: JURNAL KEBIDANAN DAN KEPERAWATAN Vol 7, No 2 (2016): DINAMIKA KESEHATAN JURNAL KEBIDANAN DAN KEPERAWATAN
Publisher : Universitas Sari Mulia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (264.185 KB)

Abstract

Latar Belakang: Infeksi Saluran Pernafasan Akut (ISPA) adalah suatu penyakit yang terbanyak diderita oleh anak-anak, sampai saat ini ISPA masih menjadi masalah kesehatan dunia. World Health Organization (WHO) 2011 memperkirakan kejadian ISPA di negara berkembang lebih tinggi 30-70 kali dari negara maju dan 25-30% dari kematian anak disebabkan oleh ISPA.Tujuan: Menganalisis hubungan kebiasaan merokok anggota keluarga dan pemberian ASI eksklusif dengan kejadian ISPA pada Balita di puskesmas pekauman Banjarmasin.Metode: Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan Cross Sectional Study. Teknik sampling menggunakan quota sampling dengan jumlah sampel 325 balita. Pengumpulan data menggunakan kuesioner dan rekam medik responden. Penelitian ini menggunakan analisis statistic uji chi square dengan signifikan p0,05. Hasil: Hasil penelitian didapatkan bahwa 162 balita (79%) dengan ISPA memiliki keluarga yang merokok dan 22 balita (18,3%) tidak memiliki keluarga yang merokok. Untuk pemberian ASI eksklusif didapatkan bahwa 119 balita (95,2%) dengan ISPA tidak diberi ASI eksklusif dan 65 balita (32,5%) diberi ASI eksklusif. Adanya hubungan kebiasaan merokok anggota keluarga dengan kejadian ISPA (p = 0,000) dengan nilai odds ratio 16,782 hal ini berarti balita yang memiliki keluarga merokok mempunyai resiko terjadinya ISPA 16,782 kali dibanding dengan balita yang tidak memiliki keluarga merokok dan adanya hubungan pemberian ASI eksklusif dengan kejadian ISPA (p=0,000) dengan nilai odds ratio 41,192 hal ini berarti ASI eksklusif dapat mencegahterjadinya ISPA pada balita 41,192 kali daripada balita yang tidak ASI Eksklusif. Simpulan: Ada hubungan antara kebiasaan merokok anggota keluarga dan pemberian ASI eksklusif dengan kejadian ISPA pada balita di Puskesmas Pekauman Banjarmasin.Kata kunci: kebiasaan merokok, ASI eksklusif, ISPA
VIRGIN COCONUT OIL SOAP PENCEGAH INFEKSI CANDIDIASIS VAGINALIS Zulliati Zulliati; Nurul Hidayah; Dyan Fitri Nugraha
DINAMIKA KESEHATAN: JURNAL KEBIDANAN DAN KEPERAWATAN Vol 12, No 1 (2021): Dinamika Kesehatan: Jurnal Kebidanan dan Keperawatan
Publisher : Universitas Sari Mulia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (6652.089 KB) | DOI: 10.33859/dksm.v12i1.668

Abstract

 Latar Belakang: Infeksi kandidiasis pada kesehatan harus menjadi perhatian karena sangat merugikan perempuan seperti timbulnya rasa gatal yang menimbulkan lecet dan hubungan seksual yang tidak nyaman. Upaya preventif dengan pemberian bahan alamiah dapat dijadikan sebagi pengobatan dan pencegahan awal dari penyakit infeksi saluran reproduksi yang disebabkan oleh jamur Candida albicans, sehingga secara langsung dapat meningkatkan derajat kesehatan wanita.Tujuan: Menilai efektifitas virgin coconut oil soap dalam menghambat aktifitas jamur candida albican penyebab candidiasis vaginalis.Metode: Penelitian ini menggunakan metode Uji Ekperimental yang dilakukan di laboratorium.Hasil: Pengujian uji hambat VCO yang dilakukan menggunakan metode difusi cakram, hasil yang diadapatkan pada konsentrasi 95% VCO dapat menghambat pertumbuhan Jamur Candida Albicans sebesar 25,5%. Namun, pada pengujian selanjutnya setelah VCO dibuat menjadi sabun tidak ditemukan daya hambat aktifitas pada pengujian dengan jamur candida albicant penyebab kandidiasis vaginalis.Simpulan: Pengujian sabun VCO pada  sediaan jamur candida albican yang dibiakkan tidak menunjukkan aktivitas daya hambat pada perkembangannya. Sehingga diperlukan pengujian lebih lanjut untuk melihat konsentrasi pada sediaan yang lebih besar.  Background: Candidiasis infection in health should be a concern because it is very detrimental to women such as itching which causes blisters and uncomfortable sexual intercourse. Prevention efforts by presenting natural ingredients can be used as a treatment and prevention of tract infection caused by the fungus Candida albicans, so that it can directly improve the health status of women.Objective: To assess the effectiveness of virgin coconut oil soap in inhibiting the activity of the candida fungus that causes candidiasis vaginalis.Methods: This study uses an experimental test method that is carried out in the laboratory.Results: The VCO inhibition test was carried out using the disc diffusion method, the results obtained at a concentration of 95% VCO could inhibit the growth of Candida Albicans fungi by 25.5%. However, in the next test after VCO was made into soap, no slow activity was found in testing the fungus that causes candidiasis vaginalis.Conclusion: Testing of VCO soap on cultured albikan candida fungi did not show inhibitory activity on development. So that further testing is needed to see the concentration in a larger dosage.
Analisis Kekambuhan Skizofrenia Berdasarkan Perawatan Berbasis Keluarga Subhannur Rahman; Warih Andan Puspitosari; Rina Al-Kahfi
DINAMIKA KESEHATAN: JURNAL KEBIDANAN DAN KEPERAWATAN Vol 9, No 1 (2018): Dinamika Kesehatan Jurnal Kebidanan dan Keperawatan
Publisher : Universitas Sari Mulia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (417.084 KB)

Abstract

Latar Belakang : Kekambuhan skizofrenia merupakan tantangan besar bagi penyedia layanan kesehatan mental. Tidak sedikit para penderita harus menjalani proses perawatan ulang. Kekambuhan penderita skizofrenia tentu membawa dampak besar bagi beberapa kalangan, seperti penderita sendiri, keluarga sebagai care giver, sektor pelayanan kesehatan mental dan ekonomi. Perawatan berbasis keluarga yang kurang maksimal merupakan salah satu penyebab kambuhnya anggota keluarga dengan skizofrenia. Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk merivew evidance tentang faktor penyebab kekambuhan skizofrenia dilihat dari sudut pandang perawatan berbasis keluarga. Metode : Penelitian ini menggunakan pendekatan studi literatur dengan menggunakan bebarapa sumber yang dipilih berdasarkan kriteria yang sudah di tetapkan peneliti.Hasil: Dari 20 literatur yang ditemukan ada beberapa faktor penyebab kambuhnya penderita skizofrenia diantaranya Stigma dari lingkungan sosial, adanya perasaan stres dan emosi didalam memberikan perawatan, adanya beban dan masalah ekonomi keluarga, serta adanya ketidakpatuhan didalam menjalani pengobatan.Kesimpulan: Faktor stres, emosi dan stigma masih manjadi penyebab tertinggi kambuhnya penderita skizofrenia, sehingga perlu adanya kontribusi dan kerjasama antara keluarga dan masyarakat dalam mendukung perawatan, pelayanan dan evaluasi hasil pengobatan selama berada dilingkungan sosial.Keyword : kekambuhan, Skizofrenia, Perawatan Berbasis Keluarga. Background: Schizophrenia recurrence is a major challenge for mental health service providers. Not a few patients must undergo a process of re-treatment. The recurrence of schizophrenia is certainly a big impact for some people, such as patients themselves, families as caregiver, mental health and economic services sector. Family-less care is less than the maximum is one cause of recurrence of family members with schizophrenia.Objective: This study aims to derive evidence of factors causing schizophrenia recurrence seen from the point of view of family-based care.Methods: This study uses a literature study approach by using several sources selected based on the criteria that have been set, researchers. Results: From 20 kinds of literature found there are several factors causing the recurrence of schizophrenia among others Stigma from the social environment, the feeling of stress and emotion in providing care, the burden, and the family economic problems, and the noncompliance in undergoing treatment.Conclusions: Stress, emotion, and stigma factors are still the highest cause of the recurrence of schizophrenia so that the need for contribution and cooperation between family and society in support of care, service, and evaluation of treatment result during social environment.Keyword: Relapse, Schizophrenia, Family Based Care. 

Filter by Year

2013 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 16, No 1 (2025): Dinamika Kesehatan: Jurnal Kebidanan dan Keperawatan Vol 15, No 2 (2024): (Article In Progress )Dinamika Kesehatan: Jurnal Kebidanan dan Keperawatan Vol 15, No 1 (2024): Dinamika Kesehatan: Jurnal Kebidanan dan Keperawatan Vol 14, No 2 (2023): Dinamika Kesehatan: Jurnal Kebidanan dan Keperawatan Vol 14, No 1 (2023): Dinamika Kesehatan: Jurnal Kebidanan dan Keperawatan Vol 13, No 2 (2022): Dinamika Kesehatan: Jurnal Kebidanan dan Keperawatan Vol 13, No 1 (2022): Dinamika Kesehatan: jurnal Kebidanan dan Keperawatan Vol 12, No 2 (2021): Dinamika Kesehatan Jurnal Kebidanan dan Keperawatan Vol 12, No 1 (2021): Dinamika Kesehatan: Jurnal Kebidanan dan Keperawatan Vol 11, No 2 (2020): Dinamika Kesehatan Jurnal Kebidanan dan Keperawatan Vol 11, No 1 (2020): Dinamika Kesehatan Jurnal Kebidanan dan Keperawatan Vol 10, No 1 (2019): Dinamika Kesehatan Jurnal Kebidanan dan Keperawatan Vol 10, No 2 (2019): Dinamika Kesehatan Jurnal Kebidanan dan Keperawatan Vol 9, No 2 (2018): Dinamika Kesehatan Jurnal Kebidanan dan Keperawatan Vol 9, No 1 (2018): Dinamika Kesehatan Jurnal Kebidanan dan Keperawatan Vol 8, No 2 (2017): Dinamika Kesehatan Jurnal Kebidanan dan Keperawatan Vol 8, No 1 (2017): DINAMIKA KESEHATAN JURNAL KEBIDANAN DAN KEPERAWATAN Vol 7, No 2 (2016): DINAMIKA KESEHATAN JURNAL KEBIDANAN DAN KEPERAWATAN Vol 7, No 1 (2016): DINAMIKA KESEHATAN JURNAL KEBIDANAN DAN KEPERAWATAN Vol 6, No 2 (2015): DINAMIKA KESEHATAN JURNAL KEBIDANAN DAN KEPERAWATAN Vol 6, No 1 (2015): DINAMIKA KESEHATAN JURNAL KEBIDANAN DAN KEPERAWATAN Vol 5, No 2 (2014): DINAMIKA KESEHATAN JURNAL KEBIDANAN DAN KEPERAWATAN Vol 5, No 1 (2014): DINAMIKA KESEHATAN JURNAL KEBIDANAN DAN KEPERAWATAN Vol 4, No 2 (2013): DINAMIKA KESEHATAN JURNAL KEBIDANAN DAN KEPERAWATAN Vol 4, No 1 (2013): DINAMIKA KESEHATAN JURNAL KEBIDANAN DAN KEPERAWATAN More Issue