cover
Contact Name
Fauji Nurdin
Contact Email
kangdensus88@gmail.com
Phone
+6285348484588
Journal Mail Official
dinamikakesehatan@gmail.com
Editorial Address
LPPM UNiversitas Sari Mulia Gedung D Lantai 1 JL. Pramuka No. 02 Banjarmasin Kelurahan Sungai Lulut Kecamatan Banjarmasin Timur Kota Banjarmasin Kalimantan Selatan Indonesia
Location
Kota banjarmasin,
Kalimantan selatan
INDONESIA
Dinamika Kesehatan: Jurnal Kebidanan dan Keperawatan
Published by Universitas Sari Mulia
ISSN : 20863454     EISSN : 25494058     DOI : https://doi.org/10.33859/dksm
Core Subject : Health, Education,
The Dinamika Kesehatan Jurnal Kebidanan dan keperawatan is a peer-reviewed, open-access journal, disseminating the highest quality research in the field relevant to midwifery and nursing in the form of meta-analyses, research results, literature studies, clinical practice, and case reports/case, reports. The focus and coverage of the Dinamika Kesehatan Jurnal Kebidanan dan Keperawatanl includes: Maternal Health - Midwifery / Midwifery - Pregnancy / Pregnancy - Antenatal care - Labor - Postpartum / Post Partum - Child Health / Child Health (Neonates, Babies, Children under five years old and Pre-school Children) - Family planning - Reproductive Health / Reproduction Health - Adolescent Reproductive Health / Adolescent Health - Between and Pre-Conception Period - Pre Menopause Health / Pre Menopause - Elderly Health - Women of childbearing age - Midwifery community - Family planning - Reproduction health - Emergency Nursing - Maternity Nursing - Mental health Nursing - Nursing Soul - Medical surgery Nursing - Community Nursing
Articles 661 Documents
Breathing Exercise Terhadap Tingkat Kecemasan Pasien Pre Operasi Di RSUD dr. Doris Sylvanus, Palangka Raya Henry Wiyono; Prayogae P. Putra
DINAMIKA KESEHATAN: JURNAL KEBIDANAN DAN KEPERAWATAN Vol 12, No 1 (2021): Dinamika Kesehatan: Jurnal Kebidanan dan Keperawatan
Publisher : Universitas Sari Mulia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (131.749 KB) | DOI: 10.33859/dksm.v12i1.715

Abstract

Latar Belakang : Pasien yang akan mengalami operasi umumnya disertai gangguan kecemasan. Akibat dari gangguan kecemasan yang dialami oleh pasien pre operasi  ada kemungkinan operasi tidak dapat dilaksanakan karena akan muncul gejala peningkatan tekanan darah. Jika hal ini tetap dilaksanakan dapat mengakibatkan kesulitan menghentikan perdarahan. Breathing exercise adalah salah satu terapi non-farmakologi dalam mengatasi kecemasan yang dapat merangsang saraf vagus guna mengurangi hormon kortisol yang merupakan hormon penyebab kecemasan.Tujuan: mengetahui pengaruh breathing exercise terhadap tingkat kecemasan pada pasien pre operasi di RSUD dr. Doris Sylvanus Palangka Raya.Metode: Penelitian ini menggunakan desain pra eksperiment,  dengan pendekatan one  group  pre  test-post test  design, teknik sampling yang digunakan adalah  consecutive sampling, dengan sampel 27 responden dan diuji dengan teknik statistik wilcoxon.Hasil: hasil analisis dengan mengunakan uji statistik wilcoxon didapatkan p-value ,000 dari 0,05 yang artinya Ha diterima yaitu ada pengaruh breathing exercise terhadap penurunan tingkat kecemasan.Simpulan :  Diharapkan hasil penelitian ini dapat diterapkan oleh tenaga kesehatan untuk dapat melakukan breathing exercise sebagai terapi kecemasan. Kata Kunci: Breathing exercise, Kecemasan, Pasien Preoperasi  Background:  Patients who will undergo surgical procedures are generally accompanied by anxiety disorders. As a result of the anxiety disorders experienced by preoperative patients, it is possible that the operation cannot be carried out because symptoms of increased blood pressure will appear. if these measures are continued it can result in difficulty stopping the bleeding. Breathing exercise is a non-pharmacological therapy for treating anxiety that can stimulate the vagus nerve to reduce the hormone cortisol, which is the hormone that causes anxiety.Objective: This study aims to determine the effect of breathing exercises on the anxiety level of preoperative patients in  Doris Sylvanus General Hospital, Palangka Raya.Methods: This study used a pre-experimental design, with a one-group pre-test-post-test design approach, the sampling technique used was consecutive sampling, with a sample of 27 respondents and tested with Wilcoxon statistical techniques.Result: The results of the analysis using the Wilcoxon statistical test obtained a p-value, 000 from 0.05, which means that Ha is accepted, that is, there is an effect of breathing exercise on reducing anxiety levels.Conclusion: It is hoped that the results of this study can be applied by health workers to be able to perform breathing exercises as an anxiety therapy.  
Hubungan Dukungan Keluarga Dengan Tingkat Kecemasan Pada Anak Penderita Kanker Yang Menjalani Kemoterapi Di Ruang Hemato-Onkologi Anak Rsud Ulin Banjarmasin Rina Al Kahfi; Dede Mahdiyah; Evy Susilawati
DINAMIKA KESEHATAN: JURNAL KEBIDANAN DAN KEPERAWATAN Vol 9, No 1 (2018): Dinamika Kesehatan Jurnal Kebidanan dan Keperawatan
Publisher : Universitas Sari Mulia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (207.586 KB)

Abstract

 Latar Belakang:Kasus kanker pada anak usia dibawah 1 tahun berjumlah 0,3 kasus per 1000 penduduk, usia 1-4 tahun sejumlah 0,1 kasus per 1000 penduduk, usia 5-14 tahun berjumlah 0,1 kasus per 1000 penduduk, dan 15-18 tahun berjumlah 0,3 kasus per 1000 penduduk (Departemen Kesehatan, 2015).Anak akan merasa sedih karena tidak berinteraksi seperti anak normal lainnya dan berprilaku temperamen dan tidak kooperatif karena kurang memahami penyakit yang diderita.Dukungan keluarga merupakan salah satu faktor yang dapat membantu anak dalam menghadapi kecemasan agar mudah bekerja sama dengan tindakan yang diberikan. Tujuan:Untuk mengetahui hubungan dukungan keluarga dengan tingkat kecemasan pada anak penderita kanker yang menjalani kemoterapi di Ruang Hemato-Onkologi Anak RSUD Ulin Banjarmasin. Metode:Desain penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah menggunakan metode deskriptif korelatif dengan rancangan survei cross sectional jumlah sampel sebanyak 54 responden dengan menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuesioner dukungan keluarga dan kecemasan pada anak penderita kanker yang telah valid dan reliabel, kemudian dianalisis menggunakan uji spearman rank yaitu dengan nilai signifikan p0.05. Hasil:Dukungan keluarga terhadap pada anak penderita kanker yang menjalani kemoterapi RSUD Ulin banjarmasin sebesar (55.55 %) dengan kategori cukup. Tingkat kecemasan pada anak penderita kanker yang menjalani kemoterapi di RSUD Ulin Banjarmasin sebesar(57.41%)dengan kategori sedang. Simpulan: Ada hubungan signifikan antara dukungan keluarga dengan tingkat kecemasan pada anak penderita kanker yang menjalani kemoterapi di RSUD Ulin Banjarmasin. Kata Kunci: Dukungan keluarga,Kanker,kemoterapi,Tingkat kecemasan. ________________________________________________________________Background: Cases of cancer in children under 1 years were 0.3 cases per 1000 population, age 1-4 years of 0.1 cases per 1000 population, age 5-14 years were 0.1 cases per 1000 population, and 15-18 years Amounted to 0.3 cases per 1000 population (Depkes, 2015). They feel miserable because they didn’t have a normal interaction like the other kids, being temperamental, and do not cooperative, because they didn’t have knowledge about their illness. Family supports is one of a great solution to help children facing their own fear, so they can cooperate well with measures treatment. Objective: Knowing the correlation between family support and anxiety level of children who had chemotherapy in Children Hemato-Onkologi room RSUD Ulin Banjarmasin. Methods: The research design used in this research is using the correlative descriptive method with cross-sectional survey design the number of samples is 54 respondents by using purposive sampling technique. Data collection used in this research is family support and anxiety questionnaires on children with cancer that has been valid and reliable, then analyzed using Spearman rank test that is with significant value p 0.05. Result: family support against children with cancer who had chemotherapy in RSUD Ulin Banjarmasin amount 55.55% with enough category. vote anxiety level on children with cancer who had chemotherapy RSUD Ulin Banjarmasin amount 57.41 % with the medium category. Conclusion: there is a correlation significant between family support and anxiety level in children with cancer who had chemotherapy in RSUD Ulin Banjarmasin. Keywords: family support, children anxiety, cancer. 
Dukungan Sosial Berhubungan Dengan Self Care Management Pada Lansia Hipertensi Di Puskesmas Sedayu II Mahfud Mahfud; Bari Barasila; Sofyan Indrayani
DINAMIKA KESEHATAN: JURNAL KEBIDANAN DAN KEPERAWATAN Vol 10, No 2 (2019): Dinamika Kesehatan Jurnal Kebidanan dan Keperawatan
Publisher : Universitas Sari Mulia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (362.178 KB) | DOI: 10.33859/dksm.v10i2.463

Abstract

Latar Belakang: Dukungan sosial dapat meningkatkan pengetahuan dan menstabilkan emosional pada pasien hipertensi.Untuk menjaga dan mengatasi hipertensi pada lansia perlu dilakukan dukungan sosial dengan self care managemen hipertensi.Tujuan Penelitian: Tujuan penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan dukungan sosial dengan self care manegement pada lansia hipertensi di Puskesmas Sedayu II Bantul Yogyakarta. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan rancangan penelitian cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah lansia di Puskesmas  Sedayu II Kabupaten Bantul  yang berjumlah 45 orang.Metode: Instrumen penelitian menggunakan kuesioner dukungan sosial dan kuisioner self care management. Pengolahan data menggunakan uji statistik fisher’s Exact Test.Hasil Penelitian: Didapatkan bahwa dukungan sosial masuk dalam kategori baik yaitu.29 responden (70,7%), sedangkan self care management masuk dalam kategori baik yaitu 28 (69,3%). Hasil penelitian diperoleh nilai dukungan sosial dengan self care management hipertensi dengan p=0,000 dengan nilai keeratan hubungan  koefisien korelasi = 0,514 kategori sedang.Kesimpulan: Ada hubungan antara dukungan sosial dengan self care management pada lansia hipertensi di Puskesmas Sedayu II Bantul Yogyakarta dengan nilai signifikan 0,000 (p00.5).Kata Kunci: Dukungan sosial, self care management, lansia hipertensiBackground: Social support can increase knowledge and emotional stability in hypertensive patients. To maintain and overcome hypertension in the elderly, social support with self care management of hypertension needs to be done.Research Objectives: The purpose of this study aims to determine the relationship of social support with self care management in hypertensive elderly at Puskesmas Sedayu II Bantul Yogyakarta. This research is a quantitative study with cross sectional study design. The population in this study is the elderly in Puskesmas Sedayu II, Bantul Regency with a total of 45 people.Method: The research instrument used a social support questionnaire and a self care management questionnaire. Data processing using statistical fisher's Exact Test.Results: It was found that social support was included in the good category, 29 respondents (70.7%), while self care management was included in the good category, 28 (69.3%). The results obtained by the value of social support with hypertension self care management with p = 0,000 with the value of the correlation coefficient correlation = 0.514 medium category.Conclusion: There is a relationship between social support and self care management in hypertensive elderly in Puskesmas Sedayu II Bantul Yogyakarta with a significant value of 0,000 (p 00.5).Keywords: Social support, self care management, elderly hypertension 
HUBUNGAN INDEKS MASSA TUBUH PADA AWAL KEHAMILAN DENGAN BERAT BADAN LAHIR DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS SUNGAI JINGAH Anggrita Sari; Syahriani Nor; Desy Farmedika
DINAMIKA KESEHATAN: JURNAL KEBIDANAN DAN KEPERAWATAN Vol 4, No 2 (2013): DINAMIKA KESEHATAN JURNAL KEBIDANAN DAN KEPERAWATAN
Publisher : Universitas Sari Mulia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (346.616 KB)

Abstract

Latar Belakang Masalah penelitian ini yaitu BBLR termasuk faktor utama peningkatan motalitas, morbiditas dan disabilitas. Khususnya di wilayah kerja Puskesmas Sungai Jingah memiliki angka tertinggi BBLR di wilayah Kota Banjarmasin.Obyek dalam penelitian seluruh responden pada kelompok kasus dan kelompok kontrol sebanyak 24 BBLR dan 48 tidak BBLR, sehingga semua sampel 72.Tujuan penelitian mengetahui hubungan antara indeks massa tubuh pada awal kehamilan dengan berat badan lahir di wilayah Puskesmas Sungai Jingah Tahun 2013.Metode penelitian menggunakan analitik jenis penelitian yang digunakan dengan Retrospective Study penelitian ini melihat kebelakang, pengumpulan data dari efek atau akibat yang telah terjadi kemudian ditelusuri penyebabnya.Hasil penelitian ini menggunakan uji statistik Chi-Square menunjukkan hasil ρ = 0,000, dengan tingkat kemaknaan 5% sehingga ρ α 0,05,ada hubungan antara indeks massa tubuh dengan berat badan lahir di wilayah kerja Puskesmas Sungai Jingah. Saran dari penelitian yaitu meningkatkan pemeriksaan kehamilan selama kurun kehamilan, dan KIE penyuluhan tentang kebutuhan gizi ibu hamil.Kata kunci : Indeks Massa Tubuh, Berat Badan Bayi.
The Correlation of the Family Support with An Anxiety Level of Coronary Heart Disease on Patients Siti Santy Sianipar; Suryagustina Suryagustina; Evie Eko Indriyani
DINAMIKA KESEHATAN: JURNAL KEBIDANAN DAN KEPERAWATAN Vol 12, No 1 (2021): Dinamika Kesehatan: Jurnal Kebidanan dan Keperawatan
Publisher : Universitas Sari Mulia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (407.983 KB) | DOI: 10.33859/dksm.v12i2.683

Abstract

Latar Belakang: Penyakit Jantung Koroner merupakan penyakit penyebab kematian tertinggi dan juga merupakan penyakit yang tergolong susah disembuhkan serta sering menimbulkan kematian mendadak. Kurangnya dukungan keluarga dapat meningkatkan kecemasan pada pasiensehingga dapat mempengaruhi proses penyembuhan. Untuk itu dukungan dari keluarga pada pasien PJK merupakan faktor penting dalam mengurangi tingkat kecemasan.Tujuan : Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan dukungan keluarga dengan tingkat kecemasan pada pasien Penyakit Jantung KoronerMetode: adalah korelasional dengan uji statistik Spearman Rank. Pengambilan sampel menggunakan Purposive Sampling sebanyak 30 responden.Hasil:Tingkat kecemasan nilai p value 0,000 ≤ nilai  = 0,05, maka Ha1 diterima dimana ada hubungan antara dukungan keluarga dengan tingkat kecemasan.Simpulan: Ada hubungan antara dukungan keluarga dengan tingkat kecemasan. Saran yang diajukan yaitu memberikan pendidikan kesehatan kepada keluarga pasien PJK tentang pentingnya dukungan keluarga dalam mengurangi tingkat kecemasan dalam proses pengobatan.Kata Kunci: Penyakit Jantung Koroner (PJK), Tingkat Kecemasan, Dukungan Keluarga Background: Coronary Heart Disease was the high cause of death and is also a commonly curable and often sudden death. Lack of family support can increase patient anxiety and thus affect the healing process. For that, support from the family in patients with Coronary Heart Disease is an important factor in reducing anxiety levels.Purpose: This study was meant to know a correlation of the family support with an anxiety level of Coronary Heart Disease on patientsMethods: Of this study was correlational with the statistic test of Spearman Rank. Taking this sample used purposive sampling as much total of 30 respondentsResult: Of this study was an anxiety level, the p-value of 0.000 ≤ the value of   = 0.05, so that Ha 1 was accepted where there was a correlation of the family support with an anxiety level.Conclusion: There was a correlation between family support and anxiety level. The suggestion raised was to give health education to the patient’s family of Coronary Heart Disease about the importance of family support in reducing an anxiety level in the treatment process. Keyword: Coronary Heart Disease, An Anxiety Level, The Family Support
Pengaruh Musik Instrument Dan Sleep Hygiene Terhadap Gangguan Tidur Pasien Gagal Ginjal Kronik Yang Menjalani Hemodialisa Di RS PKU Muhammadiyah Yogyakarta Pipit Nur Fitria; Iman Permana; Falasifah Ani Yuniarti
DINAMIKA KESEHATAN: JURNAL KEBIDANAN DAN KEPERAWATAN Vol 9, No 2 (2018): Dinamika Kesehatan Jurnal Kebidanan dan Keperawatan
Publisher : Universitas Sari Mulia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (326.89 KB)

Abstract

Latar Belakang: Hemodialisa merupakan terapi penganti ginjal yang dilakukan pada pasien gagal ginjal kronik seumur hidup bertujuan untuk mengeluarkan sisa hasil metabolisme sehingga pasien yang melakukan terapi hemodialisa mengalami permasalahan. Salah satunya masalah gangguan tidur. Untuk mengatasi gangguan tidur yaitu dengan mendengarkan musik istrumen serta melakukan pratek sleep hygieneTujuan : mengetahui pengaruh musik instrumen dan sleep hygiene pada pasien gagal ginjal kronik yang menjalani hemodialisa terhadap gangguan tidur di RS PKU Muhammadiyah Yogyakarta.Metode : Penelitian menggunakan desain Quasy Experiment. dengan kelompok kontrol dan kelompok eksperimental. Diawali dengan pre-post test melalui teknik simple random sampling sebanyak 60 responden. Penelitian dialkukan bulan Agustus 2018 di Ruang Hemodialisa RS PKU Muhammadiyah Yogyakarta.Hasil : Analisis menggunakan Independent sample t test dengan  p value 0,037 (p 0.05). menunjukan  ada hubungan signifikan kualitas tidur lebih baik dari pada kelompok intervensi dibandingakn kelompok kontrol.Kesimpulan : ada pengaruh musik instrumen dan sleep hygiene pada pasien gagal ginjal kronik yang menjalani hemodialisa terhadap gangguan tidur di RS PKU Muhammadiyah YogyakartaKata Kunci : Gagal Ginjal Kronik, Hemodialis, Kualitas Tidur, Musik Instrument, Sleep HygieneABSTRACK Background: Hemodialysis is a renal replacement therapy performed in patients with chronic renal failure for life aimed at removing metabolic waste so that patients undergoing hemodialysis therapy experience problems. One of them is the problem of sleep disorders. To overcome sleep disorders, namely by listening to music instruments and doing sleep hygiene practiceObjective: to determine the effect of instrument music and sleep hygiene on patients with chronic renal failure undergoing hemodialysis against sleep disturbances at PKU Muhammadiyah Hospital in Yogyakarta.Method: The study used the Quasy Experiment design. with the control group and experimental group. Starting with pre-post test through simple random sampling technique as many as 60 respondents. The study was conducted in August 2018 in the Hemodialisa Room of PKU Muhammadiyah Hospital in Yogyakarta.Results: Analysis using Independent sample t test with p value 0.037 (p 0.05). showed that there was a significant correlation between sleep quality and intervention group compared to the control group.Conclusion: there is an influence of instrument music and sleep hygiene on patients with chronic renal failure undergoing hemodialysis to sleep disturbances at PKU Muhammadiyah Yogyakarta HospitalKeywords: Chronic Kidney Failure, Hemodialysis, Instrument Music, Sleep Hygiene, Sleep Quality
PENGARUH KEHAMILAN USIA REMAJA DENGAN KEJADIAN PERSALINAN PREMATUR DAN BBLR DI RSUD Dr. H. MOCH ANSARI SALEH BANJARMASIN TAHUN 2014 Ahmad Hidayat; Bagus Rahmat Santoso; Mega Eria Pratama
DINAMIKA KESEHATAN: JURNAL KEBIDANAN DAN KEPERAWATAN Vol 6, No 2 (2015): DINAMIKA KESEHATAN JURNAL KEBIDANAN DAN KEPERAWATAN
Publisher : Universitas Sari Mulia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1001.724 KB)

Abstract

Latar Belakang: Angka kejadian hamil di usia remaja, meningkat dengan signifikan pada tahun 2002 9,3%, tahun 2007 menjadi 11,6% dampak negatif dari kehamilan usia remaja pada kesehatan reproduksi dapat menyebabkan persalinan premature dan BBLR.Tujuan: menganalisis pengaruh kehamilan usia remaja dengan kejadian persalinan prematur dan BBLR di RSUD Dr. H. Moch Ansari Saleh Banjarmasin.Metode: Penelitian ini merupakan penelitian Survey analitik dengan pendekatan retrospectiv. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu usia remaja yang melahirkan bayi prematur dan BBLR di ruang VK bersalin RSUD Dr. H. Moch Ansari Saleh Banjarmasin dari bulan Januari-Desember tahun 2014 dengan jumlah 81 orang. Teknik sampling menggunakan total sampling. Pengumpulan data menggunakan data sekunder yaitu buku register.Hasil: Analisis bivariat menggunakan kolmogorov smirnov menunjukkan tidak ada pengaruh kehamilan usia remaja dengan kejadian persalinan prematur p = 1,00 dan α = 0,05, dan tidak ada pengaruh kehamilan usia remaja dengan kejadian BBLR p = 1,00 dan α = 0,05.Kesimpulan: Kehamilan usia remaja tidak berpengaruh dengan kejadian persalinan prematur dan BBLR.Kata Kunci: Kehamilan usia remaja, Prematur, BBLR
Korelasi Jenjang Pendidikan Dan Kualifikasi Terhadap Pemahaman Waktu Tanggap Perawat Pada Penanganan Pasien Cedera Kepala DI IGD RSUD ULIN Banjarmasin M. Sobirin Mohtar
DINAMIKA KESEHATAN: JURNAL KEBIDANAN DAN KEPERAWATAN Vol 11, No 1 (2020): Dinamika Kesehatan Jurnal Kebidanan dan Keperawatan
Publisher : Universitas Sari Mulia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (227.938 KB) | DOI: 10.33859/dksm.v11i1.547

Abstract

Latar Belakang: Cedera kepala merupakan masalah kesehatan yang menyebabkan tingginya angka kecatatan dan kematian dalam pertahunnya. Hal ini sangat penting dilakukan penanganan gawat darurat yang efektif dan efisien. Penanganan tersebut berkaitan dengan pemahaman waktu tanggap perawat, dimana dipengaruhi oleh beberapa faktor salah satunya jenjang pendidikan dan kualifikasi, karena keberhasilan waktu tanggap tergantung pada pemahaman perawat dan kualitas pemberian pertolongan (kualifikasi).Tujuan: Mengetahui korelasi jenjang pendidikan dan kualifikasi terhadap pemahaman waktu tanggap perawat pada penanganan cedera kepala di IGD RSUD Ulin.Metode: Penelitian ini menggunakan rancangan kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Populasi dan sampel adalah seluruh perawat pelaksana di IGD RSUD Ulin sebanyak 38 orang dengan teknik total sampling. Instrumen penelitian ini menggunakan kuesioner dengan analisis uji koefisien kontingensi.Hasil: Jenjang pendidikan terhadap pemahaman waktu tanggap perawat yaitu nilai ρ = (0.411) ≥ α (0.05) yang artinya tidak ada korelasi antara keduanya. Sedangkan korelasi kualifikasi terhadap pemahaman waktu tanggap perawat yaitu nilai ρ = (0.16) ≤α (0.05) yang artinya ada korelasi antara keduanya.Simpulan: Jenjang pendidikan tidak berkorelasi terhadap pemahaman waktu tanggap perawat sedangkan kualifikasi berkorelasi terhadap pemahaman waktu tanggap perawat. Kata Kunci: Cedera kepala,Jenjang Pendidikan, Kualifikasi, Pemahaman waktu tanggap perawat,. Background: Head injury is a health problem that causes high annual disability and death rates. It is very important to do effective and efficient emergency treatment. Handling is related to understanding response time nurses, which are influenced by several factors one of them level education and qualification because the success of the response time depends on the nurse's understanding and the quality of the assistance (qualification).Aim: Knowing correlation level education and qualification to understand response time nurses in the management of head injuries in the Emergency Unit of the Ulin District General Hospital.Method: This research uses a quantitative design with a cross-sectional approach. The population and sample were all nurses in the Emergency Room of the Ulin District General Hospital as many as 38 people with a total sampling technique. This research instrument used a questionnaire with the contingency coefficient test analysis.Results: Tiereducation to understanding response time nurses namely the value of ρ = (0.411) ≥ α (0.05) which means there is none correlation between the two. While correlation qualification to understanding response time nurses namely the value of ρ = (0.16) ≤α (0.05) which means there is a correlation between the two.Conclusions: Tiereducation does not correlate to understanding response time nurse while qualification correlated to understanding response time nurse.Keywords: Tier Education, Qualification, Understanding response time nurse, Head injury.
HUBUNGAN FAKTOR PREDISPOSISI IBU TERHADAP KANKER SERVIK DI RSUD SUMEDANG TAHUN 2016 Tuti Meihartati Meihartat
DINAMIKA KESEHATAN: JURNAL KEBIDANAN DAN KEPERAWATAN Vol 8, No 1 (2017): DINAMIKA KESEHATAN JURNAL KEBIDANAN DAN KEPERAWATAN
Publisher : Universitas Sari Mulia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (405.294 KB)

Abstract

Masalah kesehatan reproduksi yang dihadapi oleh wanita pada saat ini adalah meningkatnya infeksi pada organ reproduksi, yang pada akhirnya menyebabkan kanker, salah satunya kanker serviks yang menyebabkan kematian no 2 pada wanita. Tujuan umum dari penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran faktor predisposisi ibu dengan kanker servik di RSUD Sumedang Tahun 2016. Rancangan penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian deskriftif yaitu jenis penelitian yang dilakukan terhadap variabel yang diteliti tanpa membuat perbandingan atau menghubungkan variabel yang lain. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu yang mengalami kanker servik di RSUD Sumedang Tahun 2016 yang berjumlah 152 dan jumlah sampel 86 orang. Hasil akhir dari penelitian ini adalah faktor predisposisi ibu dengan kanker servik berdasarkan umur pertama melakukan hubungan seksual didapatkan lebih dari setengahnya responden melakukan hubungan seksual 20 tahun, faktor predisposisi ibu dengan kanker servik berdasarkan riwayat pernikahan didapatkan lebih dari setengahnya responden menikah 2 kali, faktor predisposisi ibu dengan kanker servik berdasarkan paritas didapatkan lebih dari setengahnya responden memiliki anak 3, faktor predisposisi ibu dengan kanker servik berdasarkan alat kontrasepsi didapatkan kurang dari setengahnya menggunakan alat kontrasepsi mekanik dan kontrasepsi hormonal dan sebagian kecil menggunakan kontrasepsi alamiah, faktor predisposisi ibu dengan kanker servik berdasarkan merokok didapatkan lebih dari setengahnya responden merokok dan sebagian kecil responden tidak merokok. Diharapkan petugas kesehatan dapat mengidentifikasi kejadian kanker servik berdasarkan faktor predisposisi ibu sehingga kanker servik dapat dicegah dengan kanker servik dapat dicegah dengan memberikan asuhan sesuai dengan faktor predisposisinya.Kata kunci : Faktor Predisposisi, Kanker servik194
Self-care and Related Factors in Hypertensive Patients: a Literature Review Moh Rozani
DINAMIKA KESEHATAN: JURNAL KEBIDANAN DAN KEPERAWATAN Vol 10, No 1 (2019): Dinamika Kesehatan Jurnal Kebidanan dan Keperawatan
Publisher : Universitas Sari Mulia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (176.926 KB) | DOI: 10.33859/dksm.v10i1.419

Abstract

Abstract  Background: The practice of self-care for hypertensive patients from previous studies, obtained only using some of the variables related to self-care. Comprehensive self-care practices have not been found from previous studies so that the limitations in accessing and studying the practice of self-care carried out by hypertensive patients have not been fully comprehensive.Objective: Conduct a literature review to find out the variables of self-care practices and related factors that influence them.Methods: Literature search was carried out through CINAHL, DOAJ, and Pubmed databases and obtained 853 research articles and the completing examination of menus in research articles with a total of 538 articles. After that, the criteria and critical review phase were separated using the Joanna Briggs Institute (JBI) format with a total 9 articles carried out in a literature review.Results: Self-care practices have variables that include low-salt diets, reduced caffeine consumption, limiting use tobacco, stress management, physical activity, weight management and increasing compliance with treatment regimens. Factors that influence the practice of self-care include gender, age, martial status, hypertension duration, knowledge, social support, and economic status.Conclusion: Self-care practice can be influenced by a variety of factors so it is suggested that further researchers be able to implement innovation intervention strategies needed to control related factors.  Keywords: Hypertension, Related Factors, Self-care

Filter by Year

2013 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 16, No 1 (2025): Dinamika Kesehatan: Jurnal Kebidanan dan Keperawatan Vol 15, No 2 (2024): (Article In Progress )Dinamika Kesehatan: Jurnal Kebidanan dan Keperawatan Vol 15, No 1 (2024): Dinamika Kesehatan: Jurnal Kebidanan dan Keperawatan Vol 14, No 2 (2023): Dinamika Kesehatan: Jurnal Kebidanan dan Keperawatan Vol 14, No 1 (2023): Dinamika Kesehatan: Jurnal Kebidanan dan Keperawatan Vol 13, No 2 (2022): Dinamika Kesehatan: Jurnal Kebidanan dan Keperawatan Vol 13, No 1 (2022): Dinamika Kesehatan: jurnal Kebidanan dan Keperawatan Vol 12, No 2 (2021): Dinamika Kesehatan Jurnal Kebidanan dan Keperawatan Vol 12, No 1 (2021): Dinamika Kesehatan: Jurnal Kebidanan dan Keperawatan Vol 11, No 2 (2020): Dinamika Kesehatan Jurnal Kebidanan dan Keperawatan Vol 11, No 1 (2020): Dinamika Kesehatan Jurnal Kebidanan dan Keperawatan Vol 10, No 1 (2019): Dinamika Kesehatan Jurnal Kebidanan dan Keperawatan Vol 10, No 2 (2019): Dinamika Kesehatan Jurnal Kebidanan dan Keperawatan Vol 9, No 2 (2018): Dinamika Kesehatan Jurnal Kebidanan dan Keperawatan Vol 9, No 1 (2018): Dinamika Kesehatan Jurnal Kebidanan dan Keperawatan Vol 8, No 2 (2017): Dinamika Kesehatan Jurnal Kebidanan dan Keperawatan Vol 8, No 1 (2017): DINAMIKA KESEHATAN JURNAL KEBIDANAN DAN KEPERAWATAN Vol 7, No 2 (2016): DINAMIKA KESEHATAN JURNAL KEBIDANAN DAN KEPERAWATAN Vol 7, No 1 (2016): DINAMIKA KESEHATAN JURNAL KEBIDANAN DAN KEPERAWATAN Vol 6, No 2 (2015): DINAMIKA KESEHATAN JURNAL KEBIDANAN DAN KEPERAWATAN Vol 6, No 1 (2015): DINAMIKA KESEHATAN JURNAL KEBIDANAN DAN KEPERAWATAN Vol 5, No 2 (2014): DINAMIKA KESEHATAN JURNAL KEBIDANAN DAN KEPERAWATAN Vol 5, No 1 (2014): DINAMIKA KESEHATAN JURNAL KEBIDANAN DAN KEPERAWATAN Vol 4, No 2 (2013): DINAMIKA KESEHATAN JURNAL KEBIDANAN DAN KEPERAWATAN Vol 4, No 1 (2013): DINAMIKA KESEHATAN JURNAL KEBIDANAN DAN KEPERAWATAN More Issue