cover
Contact Name
Fauji Nurdin
Contact Email
kangdensus88@gmail.com
Phone
+6285348484588
Journal Mail Official
dinamikakesehatan@gmail.com
Editorial Address
LPPM UNiversitas Sari Mulia Gedung D Lantai 1 JL. Pramuka No. 02 Banjarmasin Kelurahan Sungai Lulut Kecamatan Banjarmasin Timur Kota Banjarmasin Kalimantan Selatan Indonesia
Location
Kota banjarmasin,
Kalimantan selatan
INDONESIA
Dinamika Kesehatan: Jurnal Kebidanan dan Keperawatan
Published by Universitas Sari Mulia
ISSN : 20863454     EISSN : 25494058     DOI : https://doi.org/10.33859/dksm
Core Subject : Health, Education,
The Dinamika Kesehatan Jurnal Kebidanan dan keperawatan is a peer-reviewed, open-access journal, disseminating the highest quality research in the field relevant to midwifery and nursing in the form of meta-analyses, research results, literature studies, clinical practice, and case reports/case, reports. The focus and coverage of the Dinamika Kesehatan Jurnal Kebidanan dan Keperawatanl includes: Maternal Health - Midwifery / Midwifery - Pregnancy / Pregnancy - Antenatal care - Labor - Postpartum / Post Partum - Child Health / Child Health (Neonates, Babies, Children under five years old and Pre-school Children) - Family planning - Reproductive Health / Reproduction Health - Adolescent Reproductive Health / Adolescent Health - Between and Pre-Conception Period - Pre Menopause Health / Pre Menopause - Elderly Health - Women of childbearing age - Midwifery community - Family planning - Reproduction health - Emergency Nursing - Maternity Nursing - Mental health Nursing - Nursing Soul - Medical surgery Nursing - Community Nursing
Articles 661 Documents
Analisis Pengaruh Faktor Nutrisi Dengan Kejadian Stunting Pada Balita Umur 12-36 Bulan Di Posyandu Desa Wagir Kidul Wilayah Kerja Puskesmas Pulung Metti Verawati; Latifah Hanum; Lina Ema Purwanti
DINAMIKA KESEHATAN: JURNAL KEBIDANAN DAN KEPERAWATAN Vol 12, No 1 (2021): Dinamika Kesehatan: Jurnal Kebidanan dan Keperawatan
Publisher : Universitas Sari Mulia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (145.868 KB) | DOI: 10.33859/dksm.v12i1.716

Abstract

Latarbelakang: Stunting ialah sebuah kondisi dimana tinggi badan seseorang ternyata lebih pendek dibanding tinggi badan orang lain pada umumnya atau seusianya. Stunting dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor, salah satunya adalah asupan nutrisi.Tujuan: Penelitian ini bertujuan menganalisi pengaruh factor nutrisi dengan kejadian stunting pada balita. Sampel dari penelitain ini adalah ibu yang mempunyai balita stunting usia 12-36 bulan di Desa Wagir Kidul Kecamatan Pulung Kabupaten Ponorogo sejumlah 32 ibu.Metode: Uji statistik dilakukan dengan menggunakan analisis regresi linier logistic.Hasil:  dengan uji statistic regresi linier logistic didapatkan bahwa P value (0.000) α (0,05) yang bermakna ada pengaruh faktor nutrisi dengan kejadian stunting. Diketahui pula odds ratio 6,177 yang bermakna bahwa nutrisi yang buruk akan beresiko 6,177 lebih besar menyebabkan stunting.Simpulan: berdasarkan hasil penelitian Asupan nutrisi pada balita mempengaruhi terjadinya kejadian stunting balita. Asupan nutrisi yang buruk maka beresiko mengalami kejadian stunting dengan status sangat pendek 6,177 kali lebih besar dibandingkan dengan balita dengan asupan nutrisi yang baik.Kata Kunci : Status nutrisi, Stunting, Balita  Background: Stunting is a condition where a person's height is shorter than the height of other people in general or his age. Stunting can be influenced by various factors, one of which is nutritional intake.Objective: This study aims to analyze the effect of nutritional factors on the incidence of stunting in children under five. The sample of this research is mothers who have stunting toddlers aged 12-36 months in Wagir Kidul Village, Pulung District, Ponorogo Regency, a total of 32 mothers. Methods: Statistical tests were performed using logistic linear regression analysis.Results: with logistic linear regression statistical test, it was found that the P-value (0.000) (0.05) means that there is an influence of nutritional factors on the incidence of stunting. It is also known that the odds ratio is 6.177, which means that poor nutrition will have a 6.177 greater risk of causing stunting.Conclusion: Based on the research results, nutritional intake in toddlers affects the incidence of stunting in toddlers. Poor nutritional intake is at risk of experiencing stunting with very short status 6.177 times greater than toddlers with good nutritional intake. Keywords: Nutritional status, Stunting, Toddler 
Hubungan Persepsi Anak Terhadap Peran Ibu dengan Tingkat Kecemasan Saat Menstruasi Pertama (Menarche) Pada remaja putri di kota Banjarmasin M. Fajriannor.TM
DINAMIKA KESEHATAN: JURNAL KEBIDANAN DAN KEPERAWATAN Vol 9, No 1 (2018): Dinamika Kesehatan Jurnal Kebidanan dan Keperawatan
Publisher : Universitas Sari Mulia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (233.82 KB)

Abstract

Pendahuluan : Peristiwa penting yang akan terjadi pada anak usia sekolah yang memasuki masa pubertas adalah menarche (periode menstruasi pertama). Bagi remaja, peristiwa menstruasi bisa menjadi suatu masalah apalagi jika itu merupakan menstruasi pertama mereka. Tidak jarang bagi para remaja yang belum siap menghadapi menstruasi pertama menjadi cemas dan ketakutan. Peran ibu tersebut dapat mempengaruhi kurang atau salahnya pengetahuan remaja mengenai menstruasi. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan persepsi anak terhadap peran ibu dengan tingkat kecemasan saat menstruasi pertama (menarche) pada remaja putri di Kota Banjarmasin. Metode: Design penelitian ini adalah observasional analitik dengan pendekatan cross sectional. Metode pengambilan sampel diambil secara cluster random sampling dengan teknik mengundi yaitu sebanyak 148 responden dari 5 wilayah kecamatan di Kota Banjarmasin. Teknik pengambilan data dilakukan dengan membagikan kuesioner. Analisa data menggunakan Uji Chi Square. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar ibu berperan aktif (86,5%) dan remaja putri tidak cemas (60,1%) dalam menghadapi menstruasi pertama. Hasil analisa data menggunakan uji chi-square diperoleh p-value 0,007, maka p-value 0,05. Simpulan: Ada hubungan persepsi anak terhadap peran ibu dengan tingkat kecemasan saat menstruasi pertama (menarche) pada remaja putri di Kota Banjarmasin. Kata kunci: Kecemasan, Menarche, Menstruasi, Peran Ibu, Persepsi Anak. ________________________________________________________________Introduction: The important occurrence that will happen to the girl who will hit puberty is menarche (first stage of menstruation). For teems, especially when it’s first menstruation they ever had. Not often for a young women who are not ready yet become anxious and stressed. Mother’s role affects her daughter knowledge about menstruation. Objective: This research intend to discover either there’s relationship of children’s perception toward mother’s role with anxiety at the first menstruation in teenage girl at Banjarmasin City. Method: Research design is observasional analysis with cross-sectional. Sampling methods taken with cluster random sampling with lottery technique are 148 respondents from 5 subdistricts in Banjarmasin. The data collection technique is done by distributing questionnaires. Data analysis using Chi Square Test. Results: The results showed that most mother’s role had an active (86,5%) and teenage girl were a little anxious (60,1%) at the first menstruation. The result of data analysis using chi-square test found p-value 0,007, then p-value0,05. Conclusion: There is a relationship of children’s perception toward mother’s role with anxiety at the first menstruation in teenage girl at Banjarmasin City. Keywords: Anxiety, Children’s Perception, Menarche, Menstruation, Mother’s role
Faktor Yang Berhubungan Dengan Stunting Pada Balita Di Wilayah Kerja Puskesmas Air Bangis Kabupaten Pasaman Barat Yuliza Anggraini; Haninda Nusantri Rusdy
DINAMIKA KESEHATAN: JURNAL KEBIDANAN DAN KEPERAWATAN Vol 10, No 2 (2019): Dinamika Kesehatan Jurnal Kebidanan dan Keperawatan
Publisher : Universitas Sari Mulia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (163.342 KB) | DOI: 10.33859/dksm.v10i2.472

Abstract

Latar Belakang : Data Riskesdas menunjukkan prevalensi stunting di Indonesia meningkat dari 35,6% pada tahun 2010 menjadi 37,2% pada 2013. Provinsi Sumatera Barat menempati urutan ke 17 dari 34 provinsi stunting di Indonesia dengan prevalensi anak balita (usia 24-59 bulan) stunting 36,2% lebih tinggi daripada prevalensi nasional 35,3%. Pasaman Barat adalah kabupaten kedua di Provinsi Sumatera Barat dengan prevalensi stunting adalah 51,54% dan jumlah anak stunting adalah 23.435. Nagari Air Bangis Kabupaten Pasaman Barat adalah salah satu Nagari di 100 Kabupaten / Kota di Sumatra Barat yang mendapat prioritas tahap pertama dalam menangani stunting di Indonesia pada tahun 2018.Tujuan : dari penelitian ini adalah untuk mengetahuai factor penyebab terjadinya stunting pada balita di silayah kerja Puskesmas Air Bangis Kabupaten Pasaman Barat.Metode : Jenis penelitian adalah cross-sectional dengan pendekatan kuantitatif. Sampel 200 dipilih secara purposive sampling. Hasil : Hasil penelitian menunjukkan rata-rata balita yang stunting di wilayah kerja Puskesmas Air Bangis memiliki jenis kelamin laki-laki (57,5%), sebagian besar ibu balita yang stunting memiliki pendidikan sekolah menengah pertama (48,5%) dan bekerja sebagai IRT (95,5%), dan jumlah anak 3-5 orang (67%). Uji chi-square didapatkan pola asuh ibu berhubungan dengan stunting pada balita di wilayah kerja puskesmas Air Bangis dengan nilai p 0,05, sedangkan sanitasi lingkungan dan  pemanfaatan layanan kesehatan tidak ada hubungan dengan kejadian stunting pada balita di wilayah kerja Puskesmas Air Bangis dengan nilai p 0,05. Kata kunci : Sanitasi; Pola asuh; pemanfaatan posyandu; Stunting; Balita  Background: Riskesdas data shows the prevalence of stunting in Indonesia increased from 35.6% in 2010 to 37.2% in 2013. West Sumatra Province ranks 17th out of 34 provinces of stunting in Indonesia with the prevalence of children under five (ages 24-59 months ) stunting 36.2% higher than the national prevalence of 35.3%. Pasaman Barat is the second regency in West Sumatra Province with the prevalence of stunting is 51.54% and the number of stunting children is 23,435. Nagari Air Bangis, West Pasaman Regency is one of the Nagari in 100 Regencies / Cities in West Sumatra which received the first stage priority in dealing with stunting in Indonesia in 2018.Objective: from this research is to find out the factors that cause stunting in children under five in the work area of Air Bangis Health Center, West Pasaman Regency.Method: This type of research is cross-sectional with a quantitative approach. Sample 200 was selected by purposive sampling.Results: The results showed that the average stunting toddler in the working area of the Air Bangis Community Health Center was male (57.5%), most of the stunting mothers who had a junior high school education (48.5%) and worked as IRT (95.5%), and the number of children 3-5 people (67%). Chi-square test found that maternal parenting was associated with stunting in infants in the work area of Air Bangis puskesmas with a value of p 0.05, while environmental sanitation and utilization of posyandu had no relationship with the incidence of stunting in infants in the work area of Air Bangis Puskesmas with a value of p 0.05. Keywords: Sanitation; Parenting; Utilization of posyandu; Stunting; Toddler
PENGARUH EFIKASI DIRI DAN DUKUNGAN KELUARGA TERHADAP PENCEGAHAN KAKI DIABETIK PADA PASIEN RAWAT JALAN DIABETES MELLITUS TIPE 2 DI RSUD Dr. H. MOCH. ANSARI SALEH BANJARMASIN Rina Alkahfi; Adriana Palimbo; Marlina Marlina
DINAMIKA KESEHATAN: JURNAL KEBIDANAN DAN KEPERAWATAN Vol 7, No 2 (2016): DINAMIKA KESEHATAN JURNAL KEBIDANAN DAN KEPERAWATAN
Publisher : Universitas Sari Mulia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (483.919 KB)

Abstract

Latar Belakang : Ulkus kaki diabetik merupakan komplikasi menahun yang paling ditakuti oleh penderita diabetes mellitus. Faktor yang dapat mempengaruhi pencegahan ulkus kaki diabetik diantaranya efikasi diri sebagai keyakinan individu akan kemampuannya untuk melakukan pencegahan dan dukungan keluarga sebagai kelompok pendukung Tujuan : Mengetahui pengaruh efikasi diri dan dukungan keluarga terhadap pencegahan kaki diabetik pada pasien rawat jalan diabetes mellitus tipe 2 di RSUD Dr. H. Moch. Ansari Saleh Banjarmasin Metode : Penelitian menggunakan survei analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi dan sampel adalah pasien rawat jalan diabetes mellitus tipe 2 di RSUD Dr. H. Moch. Ansari Saleh Banjarmasin bulan Maret – April 2016 berjumlah 85 orang, diambil dengan teknik pengambilan purposive sampling. Data dianalisis menggunakan uji Chi-Square dengan tingkat kepercayaan 95%.Hasil : Pasien diabetes mellitus tipe sebagian besar memiliki efikasi diri tinggi yaitu 61 orang (71,8%), mendapatkan dukungan keluarga yaitu 68 orang (80%), mencegah kaki diabetik dengan baik yaitu 61 orang (71,8%). Ada hubungan efikasi diri dan dukungan keluarga terhadap pencegahan kaki diabetik (p = 0,000 α 0,05). Efikasi diri lebih dominan berpengaruh dibandingkan dukungan keluarga terhadap pencegahan kaki diabetik.Simpulan : Efikasi diri lebih dominan berpengaruh dibandingkan dukungan keluarga terhadap pencegahan kaki diabetik. Perlunya menambah informasi tentang pencegahan kaki diabetik dengan cara membagikan leaflet.Kata kunci : Efikasi Diri, Dukungan Keluarga, Pencegahan Kaki Diabetik332
ALAT PERLINDUNGAN DIRI BIDAN SELAMA PRAKTIK MANDIRI DITENGAH PANDEMI COVID-19 Lisda Handayani; Susanti Suhartati
DINAMIKA KESEHATAN: JURNAL KEBIDANAN DAN KEPERAWATAN Vol 12, No 2 (2021): Dinamika Kesehatan Jurnal Kebidanan dan Keperawatan
Publisher : Universitas Sari Mulia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33859/dksm.v12i2.753

Abstract

ABSTRAK Latar Belakang: : COVID-19 telah menjadi tantangan bagi layanan kesehatan sistem kesehatan  dan petugas kesehatan adalah yang paling berisiko tinggi terpapar.  Setiap hari, para ibu bisa datang berkonsultasi soal kandungan atau alat KB ke rumah bidan pagi, siang, malam. Kepatuhan bidan dalam menggunakan APD selamamelakukan praktik kebidanan menjadi perisai utama agar bidan dapat terhindar dari penularan COVID-19. Tujuan peneliotian ini adalah mengetahui APD yang diguanakan bidan selama  memberiksan asuhan kebidanan.Metode: Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan mendeskripsikan hasil penelitian dengan populasi Bidan yang melaksanakan praktik mandiri selama pandemic COVID-19 dengan sampel sebanyak 48 orang dengan menggunakan kuesioner.Hasil:  Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa hanya ada 10 bidan (20,1%)  yang menggunakan APD secara lengkap saat melakukan asuhan saat rawat jalan seperti pemeriksaan kehamilan, nifas maupun pelayanan kontraspsi. Sedangkasn pada suhan persalinan hanya 2 bidan (4,2%) yang menggunakan APD secara lengkap. Penggunaan APD yang tidak lengkap baik pada asuhan rawat jalan maupun asuhan persalinan adalah pada penggunaan penutup kepala, faceshield dan goggles.Conclusion: APD yang digunakan bidan selama pemberian asuhan masih banyak yang belum sesuai dengan panduan yang dikeluarkan oleh kementrian kesehatan selama Pandemi COVID-19 ini sehingga perlu disosialisaikan kembali penggunaan  APD yang tepat baik saat pemberian asuhan kehamilan, nifas, keluarga berencana maupun asuhan persalinan. Keyword: APD, Bidan, COVID-19 ABSTRACT Background: COVID-19 has became a challenge for health care systems and healthcare workers  are the most high risk of exposure. Every day patients came to consult about pregnancy or family planner in the moorning, afternoon or evening . Personal Protective Equipment  during practice midwifery care is the main  shield so that midwives can avoid the transmission of COVID-19. Methods:  This study is a descriptive  quatutative study. The population  are midwives who carries out independendent practice during the COVID-19 pandemic, a sample  of 48 midwives used quationare.Results: Based on the results of the study, it was found that there were only 10 midwives (20.1%) who used complete PPE when carrying out outpatient care such as antenatal care, postpartum and contraception services. Meanwhile, in delivery care, only 2 midwives (4.2%) used complete PPE. Incomplete use of PPE in both outpatient and delivery care is the use of head coverings, face shields and goggles. Conclusion: There are still many PPE used by midwives during the provision of care that are not in accordance with the guidelines issued by the ministry of health during the COVID-19 pandemic, so it is necessary to re-socialize the use of appropriate PPE both during pregnancy, postpartum, family planning and delivery care. Keyword: PPE, Midwife, COVID-19
Pengaruh Pendidikan Kesehatan Terhadap Pengetahuan Dan Peran Orang Tua Tentang Penatalaksanaan Demam Anak Menggunakan Terapi Komplementer Daun Kembang Sepatu (Hibiscus Rosa-Sinensis) Di UPTD Puskesmas Kayon Palangka Raya Meilitha Carolina; Agustina Nugrahini
DINAMIKA KESEHATAN: JURNAL KEBIDANAN DAN KEPERAWATAN Vol 9, No 2 (2018): Dinamika Kesehatan Jurnal Kebidanan dan Keperawatan
Publisher : Universitas Sari Mulia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (170.612 KB)

Abstract

Pendahualuan: Pendidikan kesehatan merupakan serangkaian upaya ditujukan untuk mempengaruhi orang atau mereka agar berperilaku sesuai dengan nilai kesehatan. Pengetahuan merupakan sebagai suatu pembentukan yang terus menerus oleh seseorang yang setiap saat mengalami organisasi karena adanya pemahaman-pemahaman baru. Demam merupakan peninggian suhu tubuh dari variasi suhu normal. Banyak orang tua yang belum mengetahui manfaat dari daun kembang sepatu. Daun Kembang Sepatu merupakan salah satu alternatif terapi komplementer, daun yang berlendir mengandung bahan bioaktif yang dapat menurunkan suhu tubuh akibat demam (antipiretik).Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pendidikan kesehatan terhadap pengetahuan dan sikap orang tua tentang penatalaksanaan demam anak menggunakan terapi komplementer daun kembang sepatu di UPTD Puskesmas Kayon Palangka Raya.Metode: Metode penelitian yang digunakan adalah pra eksperiment dengan rancangan One group pre post test design. Teknik sampling yang digunakan yaitu Nonprobability dengan menggunakan  Purposive sampling, dengan sampel 30 responden. Pengumpulan data menggunakan kuesioner, kemudian data dianalisa menggunakan uji wilcoxon.Hasil: Hasil analisa pengaruh pendidikan kesehatan terhadap pengetahuan dan sikap orang tua tentang penatalaksanaan demam anak menggunakan terapi komplementer daun kembang sepatu di UPTD Puskesmas Kayon Palangka Raya, tingkat pengetahuan pre test dan post test didapatkan signifikansi diperoleh sig. (2-tailed) 0.000 yang berarti lebih kecil dari 0.05,Simpulan: disimpulkan bahwa p value α (0.000 0.05) maka H0 ditolak dan H1 diterima, artinya adanya pengaruh pendidikan kesehatan terhadap tingkat pengetahuan dan sikap.Diharapakan adanya peran serta petugas kesehatan dalam memberikan informasi kesehatan tentang terapi komplementer daun kembang sepatu, selain dari penggunaan obat generik yang diberikan pada orang tua yang memiliki anak demam.Kata Kunci:   Pendidikan Kesehatan, Tingkat Pengetahuan, Peran, Daun Kembang Sepatu ABSTRACT Background: Health education is a series of measures intended to influence people or them to behave in accordance with the values of health. Knowledge is a continuous formation by a person, any time who experience organizations for their new understanding. Fever is an elevation of body’s  temperature from a normal temperature. Many parents do not know the benefits of hibiscus leaves. The leaves of Hibiscus is one alternative complementary therapies. Slimy leaves have bioactive ingredient that can reduce body’s temperature due to fever (antipyretics). Objective: This study aims to determine The Influence of Health Education on Parents Knowledge Level of Treatment Children  Fever Treatment Used (Hibiscus Rosa-sinensis) Complementary Therapies in Puskesmas Kayon Palangka Raya. Method: The researcher used pre experiment and One group pre post test design. Nonprobability is used as technique sampling and also purposive sampling, with 30 respondent sample. The researcher collecti data used questionnaires, then it’s was analyzed by Wilcoxon test.Result: The results analysis showed that The Influence of Health Education on Parents Knowledge Level of Treatment Children  Fever Treatment Used (Hibiscus Rosa-sinensis) Complementary Therapies in Puskesmas Kayon Palangka Raya, the knowledge level of pre-test and post-test gained significance sig. (2-tailed) 0000 which is smaller than 0.05, Conclusion: so it can be concluded that the p value α (0.000 0.05), then H0 and H1 waso accepted, it’s meant the influence of health education on the level of knowledge. It is hoped that the participation of health workers in providing health information about complementary therapies hibiscus leaves, apart from the use of generic drugs are given to parents who have children with fever.Keywords: Health Education, Knowledge, Hibiscus Rosa-sinensis
HUBUNGAN ACCESS BLOCK DENGAN PERBURUKAN KONDISI PASIEN DI INSTALASI GAWAT DARURAT RSUD ULIN BANJARMASIN Julianto Julianto; Izma Daud; Sari Milyati
DINAMIKA KESEHATAN: JURNAL KEBIDANAN DAN KEPERAWATAN Vol 11, No 1 (2020): Dinamika Kesehatan Jurnal Kebidanan dan Keperawatan
Publisher : Universitas Sari Mulia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (283.207 KB) | DOI: 10.33859/dksm.v11i1.528

Abstract

Abstrak  Latar Belakang :Access block adalah situasi dimana pasien yang mengalami lama rawat di IGD 6 karena kurangnya akses ke ruang rawat inap dan kepadatan jumlah pasien yang tidak terkendali, dampaknya ditemukan bahwa semakin lama access block  semakin tinggi pula perburukan pasien dalam 24 jam.Tujuan : ini bertujuan untuk mengetahui hubungan access block dengan perburukan kondisi pasien di Instalasi Gawat Darurat RSUD Ulin Banjarmasin.Metode :Penelitian menggunakan desain analitik dengan pendekatan cross sectional. Jumlah sampel yang diambil berjumlah 40 orang dengan teknik pengambilan accidental sampling. Analisis data melalui uji spearman rank.Hasil : Hasil uji dipapatkan nilai p hitung 0,000 (0,05) ada hubungan antara access block dengan perburukan kondisi pasien di instalasi gawat darurat RSUD Ulin Banjarmasi.Simpulan: Berdasarka hasil penelitian Ada hubungan antara access block dengan perburukan kondisi pasien di Instalasi Gawat Darurat RSUD Ulin Banjarmasin dengan nilai P= 0,000 nilai α = 0,05 dengan nilai koefisien korelasi 0,588 Kata kunci: Access Block, Perburukan Pasien. Abstract Background :Access block is a situation where patients who experience length of stay in the ED 6 due to lack of access to the inpatient room and uncontrolled density of patients, it is found that the longer the access block the higher the deterioration of patients in 24 hours.Purpose: This study aims to determine the relationship of access block with deteriorating condition of patients in Emergency Installation Ulin Hospital Banjarmasin.Method : The research method uses an analytical design with a cross sectional approach. The number of samples taken is 40 people using the accidental sampling technique. Data analysis through spearman rank test.Result: The test results obtained p value calculated 0,000 (0.05) there is a relationship between the access block and deterioration of the patient's condition at the Ulin Banjarmasin Hospital emergency department.Conclusion: Based on the results of the study, there is a relationship between the access block and the worsening of the patient's condition at the Emergency Department of RSUD Ulin Banjarmasin with a value of P = 0.000 value α = 0.05 with a correlation coefficient value of 0.588. Keywords: Access Block, Patient worsening 
Psikopatologi Dan Kepribadian Mahasiswi Akademi Kebidanan Sari Mulia Sebelum Masa Pendidikan Berdasarkan MMPI-2 Herdiantri Sufriyana
DINAMIKA KESEHATAN: JURNAL KEBIDANAN DAN KEPERAWATAN Vol 5, No 1 (2014): DINAMIKA KESEHATAN JURNAL KEBIDANAN DAN KEPERAWATAN
Publisher : Universitas Sari Mulia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (181.009 KB)

Abstract

Latar Belakang Untuk membangun ranah sikap peserta didik kebidanan, dalam pencapaian kompetensi mereka sebagai bidan, perlu diketahui psikopatologi dan kepribadian sebelum masa pendidikan yang mempengaruhi sikap personal mereka.Tujuan Mengetahui gambaran psikopatologi dan kepribadian mahasiswi Akademi Kebidanan Sari Mulia sebelum masa pendidikan berdasarkan MMPI-2.Metode Penelitian deskriptif dengan pendekatan kuantitatif secara potong lintang, yaitu sebelum masa pendidikan. Sejumlah 203 subjek menjalani tes MMPI-2 dan diambil sampel 140 orang dengan teknik proportional cluster random sampling dalam 4 kelas. Lembar jawaban subjek diproses oleh perangkat lunak komputer.Hasil Nilai median semua skala klinis dalam batas normal, kecuali MF (T=67). Nilai maksimum D (T=87), Hy (T=77), MF (T=84), Pa (T=103), Pt (T=73), Sc (T=88), Ma (T=88) dan Si (T=71) di luar batas normal. Nilai median AGGR (T=59) dan PSYC (T=70) di atas 50. Nilai PSYC di atas 60 dan diasosiasikan terutama dengan Pa (T=103). DISC (T=41), NEGE (T=48) dan INTR (T=46) di bawah 50 dan di atas 40.Kesimpulan Gambaran psikopatologi yang dominan adalah maskulinitas dan paranoia sedangkan gambaran kepribadian yang dominan adalah agresif, cenderung paranoid, menyukai rutinitas, mematuhi prosedur, sulit mengambil keputusan di luar prosedur, sulit dikritik, memiliki kemampuan refleksi diri yang rendah, mudah bersosial dan penuh energi dalam melakukan berbagai hal. Kata kunci: psikopatologi, kepribadian, MMPI-2, sikap personal.
Pengaruh Zat Besi (Tablet Fe) Terhadap Berat Badan Lahir Pada Ibu Bersalin Normal Zulliati Zulliati; Nita Hestiyana
DINAMIKA KESEHATAN: JURNAL KEBIDANAN DAN KEPERAWATAN Vol 10, No 1 (2019): Dinamika Kesehatan Jurnal Kebidanan dan Keperawatan
Publisher : Universitas Sari Mulia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (157.074 KB) | DOI: 10.33859/dksm.v10i1.401

Abstract

 Latar Belakang: Anemia dalam kehamilan mempengaruhi lebih dari 500 juta wanita dalam masa kehamilan, yang nantinya dapat dikaitkan dengan gangguan pada ibu dan bayi. Suplementasi zat besi selama masa kehamilan diberikan secara terus menerus adalah alternatif yang menarik. Anemia sering terjadi akibat defisiensi zat besi dikarenakan pada ibu hamil terjadi peningkatan kebutuhan zat besi dua kali lipat akibat peningkatan volume darah tanpa ekspansi volume plasma, untuk memenuhi kebutuhan ibu (mencegah kehilangan darah pada saat melahirkan) dan pertumbuhan janin.Tujuan: Artikel ilmiah ini mencoba menelaah berdasarka studi literature hasil penelitian mengenai penggunaan tablet zat besi terhadap peningkatan berat badan lahir bayi.  Metode: Studi ini merupakan tinjauan literatur yang dilakukan dari tiga jurnal penelitian yang dilakukan di Viet Nam dan Spayol dan systematic review dari beberapa Randomized Controlled Trial yang dilakukan di cluster dan communityHasil: Beberapa penelitian menyebutkan terdapat korelasi yang erat antara anemia pada saat kehamilan dengan kematian janin, abortus, cacat bawaan, berat bayi lahir rendah, cadangan zat besi yang berkurang pada anak atau anak lahir dalam keadaan anemia gizi.Kesimpulan: Pemberian zat besi selama kehamilan selama ini diyakini  dapat mengatasi anemia dalam kehamilan untuk menghindari persalinan prematur dan perdarahan pada saat persalinan,Kata kunci :Berat badan lahir, zat besi ABSTRACT Background: Anemia in pregnancy affects more than 500 million women during pregnancy, which can later be associated with disorders of the mother and baby. Iron supplementation during pregnancy is given continuously is an attractive alternative. Anemia often occurs due to iron deficiency because in pregnant women there is a doubling of iron demand due to increased blood volume without plasma volume expansion, to meet the needs of the mother (preventing blood loss during childbirth) and fetal growth.Purpose: This scientific article tries to examine the literature based on the results of research on the use of iron tablets to increase infant birth weight.Methods: This study is a literature review conducted from three research journals conducted in Viet Nam and Spain and a systematic review of several Randomized Control Trials conducted in clusters and communities.Results: Several studies suggest that there is a close correlation between anemia during pregnancy and fetal death. , abortion, congenital defects, low birth weight, reduced iron reserves in children or children born in a state of nutritional anemia.Conclusion: The administration of iron during pregnancy is believed to be able to overcome anemia in pregnancy to avoid premature labor and bleeding during labor, Keywords: Birth weight, iron
KARAKTERISTIK PENGETAHUAN DAN SIKAP IBU HAMIL TENTANG PERAWATAN PAYUDARA DI BPM HJ. “A” BANJARMASIN Ika Mardiatul Ulfa; Adriana Palimbo; Hamsiah Hamsiah
DINAMIKA KESEHATAN: JURNAL KEBIDANAN DAN KEPERAWATAN Vol 7, No 1 (2016): DINAMIKA KESEHATAN JURNAL KEBIDANAN DAN KEPERAWATAN
Publisher : Universitas Sari Mulia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (45.206 KB)

Abstract

ABSTRAKLatar Belakang: Perawatan payudara selama hamil adalah salah satu bagian penting yang harus diperhatikan sebagai persiapan untuk menyusui nantinya. Berdasarkan hasil dari studi pendahuluan yang telah dilakukan terhadap 10 ibu hamil yang didapatkan ada 3 orang ibu hamil yang hanya mengetahui cara perawatan payudara dan 7 (tujuh) orang lainnya tidak mengetahui tentang cara perawatan payudara sama sekali. Sedangkan dari segi sikap, 3 orang ibu hamil dari 10 orang ibu hamiltersebut hanya melakukan penarikan puting susu sebelum mandi dan 7 orang ibu hamil lainnya kurang memperhatikan tentang kebersihan diri terutama tentang perawatan payudara.Tujuan: untuk mengetahui Gambaran Pengetahuan dan Sikap Ibu Hamil tentang Perawatan Payudara di BPM Hj. “A” di Banjarmasin.Metode: Penelitian ini menggunakan metode Deskriptif dimana populasi berjumlah 42 orang, serta pengambilan sampel dilakukan dengan “Accidental Sampling” yaitu sebanyak 30 orang.Hasil: didapatkan hasil bahwa karakteristik responden dilihat dari umur responden terbanyak adalah antara 20-35 tahun sebanyak 25 orang (83,4%), pendidikan terakhir responden yang paling banyak yaitu SMA berjumlah 19 orang (63,4%), dan responden yang paling banyak adalah ibu primipara yaitu berjumlah 16 orang (53,3%). Sedangkan tingkat pengetahuan responden terbanyak yaitu cukup sebanyak 17 orang (56,67%) dan sikap responden terbanyak adalah sikap positif yaitu sebanyak 18 orang (60%).Simpulan: Dengan hasil pengetahuanibu hamil yang cukup tentang perawatan payudara maka diharapkan bagi tenaga kesehatan khususnya bidan agar lebih banyak mempelajari ilmu kebidanan khususnya ilmu tentang perawatan payudara agar dapat memberikan informasi yang lebih banyak lagi kepada masyarakat terutama ibu hamil saat melakukan pelayanan kesehatan.Saran: Diharapkan bagi Institusi khususnya AKBID Sari Mulia Banjarmasin agar dapat memberikan informasi atau pengetahuan yang lebih banyak dan up date kepada mahasiswa mengenai perawatan payudara sehingga nantinya dapat diaplikasikan oleh mahasiswa ketika berpraktik di lapangan.Kata Kunci: Pengetahuan, Sikap, Perawatan Payudara pada Ibu Hamil.

Filter by Year

2013 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 16, No 1 (2025): Dinamika Kesehatan: Jurnal Kebidanan dan Keperawatan Vol 15, No 2 (2024): (Article In Progress )Dinamika Kesehatan: Jurnal Kebidanan dan Keperawatan Vol 15, No 1 (2024): Dinamika Kesehatan: Jurnal Kebidanan dan Keperawatan Vol 14, No 2 (2023): Dinamika Kesehatan: Jurnal Kebidanan dan Keperawatan Vol 14, No 1 (2023): Dinamika Kesehatan: Jurnal Kebidanan dan Keperawatan Vol 13, No 2 (2022): Dinamika Kesehatan: Jurnal Kebidanan dan Keperawatan Vol 13, No 1 (2022): Dinamika Kesehatan: jurnal Kebidanan dan Keperawatan Vol 12, No 2 (2021): Dinamika Kesehatan Jurnal Kebidanan dan Keperawatan Vol 12, No 1 (2021): Dinamika Kesehatan: Jurnal Kebidanan dan Keperawatan Vol 11, No 2 (2020): Dinamika Kesehatan Jurnal Kebidanan dan Keperawatan Vol 11, No 1 (2020): Dinamika Kesehatan Jurnal Kebidanan dan Keperawatan Vol 10, No 1 (2019): Dinamika Kesehatan Jurnal Kebidanan dan Keperawatan Vol 10, No 2 (2019): Dinamika Kesehatan Jurnal Kebidanan dan Keperawatan Vol 9, No 2 (2018): Dinamika Kesehatan Jurnal Kebidanan dan Keperawatan Vol 9, No 1 (2018): Dinamika Kesehatan Jurnal Kebidanan dan Keperawatan Vol 8, No 2 (2017): Dinamika Kesehatan Jurnal Kebidanan dan Keperawatan Vol 8, No 1 (2017): DINAMIKA KESEHATAN JURNAL KEBIDANAN DAN KEPERAWATAN Vol 7, No 2 (2016): DINAMIKA KESEHATAN JURNAL KEBIDANAN DAN KEPERAWATAN Vol 7, No 1 (2016): DINAMIKA KESEHATAN JURNAL KEBIDANAN DAN KEPERAWATAN Vol 6, No 2 (2015): DINAMIKA KESEHATAN JURNAL KEBIDANAN DAN KEPERAWATAN Vol 6, No 1 (2015): DINAMIKA KESEHATAN JURNAL KEBIDANAN DAN KEPERAWATAN Vol 5, No 2 (2014): DINAMIKA KESEHATAN JURNAL KEBIDANAN DAN KEPERAWATAN Vol 5, No 1 (2014): DINAMIKA KESEHATAN JURNAL KEBIDANAN DAN KEPERAWATAN Vol 4, No 2 (2013): DINAMIKA KESEHATAN JURNAL KEBIDANAN DAN KEPERAWATAN Vol 4, No 1 (2013): DINAMIKA KESEHATAN JURNAL KEBIDANAN DAN KEPERAWATAN More Issue