cover
Contact Name
-
Contact Email
bastrajurnal01@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
bastrajurnal01@gmail.com
Editorial Address
https://dmi-journals.org/deiktis/about/editorialTeam
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra
ISSN : -     EISSN : 28077504     DOI : https://doi.org/10.53769/deiktis
DEIKTIS: Journal of Language and Literature Education is an academic journal published in April, August and December by the Indonesian Muslim Lecturer Association. This journal presents scientific articles on Learning, Education, Literature, Linguistics, Culture
Articles 18 Documents
Search results for , issue "Vol. 4 No. 2 (2024)" : 18 Documents clear
Navigating Deixis in Political Discourse: An Examination of Zelensky and Putin’s Speeches Siti Nur Aenul Hasanah; Devian Try Gustary; Bayu Andika Prasatyo
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 4 No. 2 (2024)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v4i2.629

Abstract

The purpose of this research and analysis is to understand the types of deixis and the meaning of deixis contained in Zelensky and Putin's speeches. In analyzing and conducting research on the types and meanings of deixis in speech texts, the writer uses a pragmatic approach. The author applies Yule's (1996) theory of deixis. In completing this analysis, the author uses a qualitative description as an analytical method. The research data is in the form of sentences containing deixis elements in the text of Zelensky and Putin's speeches as data sources and grouped into types of deixis. The results of this study indicate that the types of deixis include people deixis, place deixis, and time deixis used in Zelensky and Putin's speech texts. The use of person deixis has meaning to the participant or actor. The use of place deixis means place or location. The use of time deixis has meaning at the time of the incident. About the research Here is a comparison between the speeches of Zelensky and Putin. In Zelensky's speech, the dominating deixis is place deixis. This is because in his speech Zelensky always uses the word “this” which means place, namely the country of Ukraine. And in Putin's speech the dominating Deixis is people's deixis. This is because in Putin's speeches he always repeats the word "We" which means Russian citizen
Wacana Rayuan Gombal Komik Meme Dian (Komedi): Saat Penyair Nge-Gombal (Kajian Pragmatik) Lulu' Ur Rohmah; Hilda Hilaliyah; Bambang Sumadyo
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 4 No. 2 (2024)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v4i2.634

Abstract

Penelitian ini membahas terkait penggunaan bahasa dalam Komik Meme Dian (KOMEDI): Saat Penyair Nge-Gombal yang ditulis oleh seorang dosen perguruan tinggi swasta di kota Padang, yaitu Putri Dian Afrinda. Tujuan penelitian ini adalah untuk menelaah wacana rayuan gombal yang terdapat pada komik meme Dian tersebut dengan kajian pragmatik. Dalam pragmatik, wacana rayuan gombal ini termasuk wacana humor yang nonbonafide. Nonbonafide merupakan wacana yang tidak serius. Berikutnya, pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan deskriptif kualitatif dan data penelitian ini diperoleh dari komik cetak. Data dianalisis dengan metode padan referensial, teknik analisis komponensial, dan metode padan pragmatis. Hasil analisis pada Komik Meme Dian (Komedi): Saat Penyair Nge-Gombal (kajian Pragmatik) dihasilkan 47 temuan rayuan gombal. Temuan tersebut terbagi menjadi 6 bagian, yaitu wacana rayuan gombal dengan bentuk lawakan plesetan 17 data, melapropis 3 data, silap lidah 2 data, jargon 3 data, estetis 7 data, dan konotatif 15 data. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa komik meme Dian terbukti menggunakan wacana rayuan gombal. Wacana rayuan gombal tersebut paling banyak berupa bentuk plesetan, sedangkan yang sedikit adalah silap lidah. Hal ini dikarenakan membuat rayuan gombal dalam bentuk plesetan lebih mudah karena cukup dengan cara mengetahui sifat dari benda di sekitar dengan begitu mudah diplesetkan untuk merayu dibandingkan dengan silap lidah yang mempermainkan kata dengan cara disilapkan.
Address Terms In English And Konjonese: A Sociolinguistic Study Ahmad Rizal Abdullah; Fitriansal Fitriansal
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 4 No. 2 (2024)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v4i2.638

Abstract

This research aimed to 1) identify the the address terms existing in English and Konjonese, and 2) to analyze the aspects affecting the use of the address terms in English and Konjonese. this research used a descriptive and qualitative approach. Qualitative as research procedure produces descriptive data involving oral and written data from people and behavior that can be observed. The data is taken by Recording the conversation which is done by people from Konjo community. The recording is taken by using smart phone’s recorder in various circumstances such as in family gathering, office and neighborhood situations. the result of the research is that there is a different between the use of the address terms in English and Konjonese. In English, the speakers sometimes used the first name of the addressee to show the closeness while in Konjo dialect, there are particular title used to address someone particularly those who are older. In addition, there several aspects affecting the use of the address terms involving situation, age different and social distance as well as social status.
Bahasa Pelesetan sebagai Olok-olokan dalam Roasting Kiki Saputri di YouTube Channel Nanik Setyawati; Eva Ardiana Indrariani; Icuk Prayogi
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 4 No. 2 (2024)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v4i2.639

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan sasaran bahasa pelesetan sebagai olok-olokan dalam roasting Kiki Saputri di YouTube Channel. Penelitian berjenis kualitatif ini bersumber data dari roasting Kiki Saputri di YouTube Channel. Data berupa bahasa pelesetan dalam roasting tersebut. Data divalidasi dengan triangulasi sumber. Sampel penelitian ditentukan secara purposive sampling. Dalam penelitian ini dimanfaatkan metode agih dan metode padan untuk analisis data. Hasil penelitian menunjukkan bahasa pelesetan sebagai olok-olokan ditujukan kepada: crazy rich, artis, gubernur, politikus, menteri, dan anggota DPR. Pelesetan sebagai olok-olokan kepada crazy rich paling dominan ditemukan karena terdapat kedekatan emosional antara Kiki Saputri dengan para crazy rich. Hasil penelitian ini diharapkan dapat dimanfaatkan sebagai dasar bagi peneliti lain saat meneliti hal serupa; memberi wawasan kepada khalayak luas akan adanya wujud kreativitas bahasa berupa bahasa pelesetan, dan memotivasi pengguna pelesetan agar dapat menggunakan bahasa pelesetan dengan lebih baik.
Abreviasi pada Kolom Nasional Berita Online Tribun News Elisa Anandari
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 4 No. 2 (2024)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v4i2.641

Abstract

Proses abreviasi dalam morfologi masih tampak tumpang tindih pengartiannya dalammasyarakat luas, padahal penggunaan internet yang masif memberikan ruang padamasyarakat untuk mendapat informasi serta belajar bahasa. Penelitian ini bertujuanuntuk menganalisis abreviasi yang digunakan pada Tribun news yang berperan sebagaimedia informasi kepada masyarakat. Penggunaan metode dalam penelitian ini adalahdeskriptif kualitatif. Sumber data diakses pada kolom nasional Tribun news. Abreviasidalam Tribun news dalam bentuk (1) Singkatan sering kali digunakan untukmenyebutkan lembaga pemerintah atau informasi mengenai politik untuk meringkasberita, (2) Akronim digunakan pada kutipan langsung dalam penulisan berita sebagaikata yang wajar dalam pelafalan seseorang secara fonotaktik, dan (3) Lambangdigunakan pada berita yang berkaitan dengan unsur dalam sains. Tujuan penelitian iniuntuk mengetahui abreviasi dalam kajian morfologi, memberikan informasi lebih lanjutdan pemahaman kepada masyarakat perbedaan antara singkatan, akronim, danlambang dalam kajian morfologi.
Analisis Pelanggaran Prinsip Kesantunan Berbahasa dalam Kumpulan Cerpen Di Sudut Jalan Braga Karya 29 Penulis Remaja Yona Rantika Tanjung Tanjung
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 4 No. 2 (2024)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v4i2.646

Abstract

Penelitian ini berjudul “Analisis Pelanggaran Prinsip Kesantunan Berbahasa dalam Kumpulan Cerpen Di Sudut Jalan Braga Karya dari 29 Penulis Remaja”. Metode penelitian yang digunakan oleh penulis adalah metode kualitatif, data dijelaskan secara deskriptif dengan pendekatan pragmatik. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelanggaran prinsip kesantunan berbahasa dari kumpulan cerpen Di Sudut Jalan Braga yang merupakan karya dari 29 penulis remaja. Penelitian ini menunjukkan pelanggaran prinsip kesantunan berbahasa apa saja yang digunakan oleh 29 penulis remaja di dalam kumpulan cerpen Di Sudut Jalan Braga. Dalam penelitian ini penulis menemukan pelanggaran-pelanggaran prinsip kesantunan berbahasa dari kumpulan cerpen Di Sudut Jalan Braga berupa pelanggaran maksim kebijaksanaan, maksim kedermawanan, maksim penghargaan, maksim kesederhanaan, maksim permufakatan, dan maksim kesimpatisan.
The Correlation between Reading Speed and Reading Comprehension of the Second Semester Students of IIK Pelamonia Makassar Fibri Indira Lisanty AD; Hermini Hermini
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 4 No. 2 (2024)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v4i2.678

Abstract

This research aims at finding out the correlation between reading speed and reading comprehension of the second semester students of IIK Pelamonia Makassar. This research deals with the correlation between reading speed and reading comprehension. There are two steps of activity, reading speed means use time efficiently and reading comprehension means understand the passage. The population of this research was the second semester of Pharmacy major at IIK Pelamonia Makassar which consisted of four classes. The researcher took only one class as the sample, Class A which is consisted of 30 students. The investigation shows that the coefficient correlation of the two variable (rxy) is worse than the critical value or (r), r < critical value of (r) with (N) = 30 on 99 % level of significance is 0.361. It mean that there is no significant correlation between reading speed and reading comprehension of the second of Pharmacy major at IIK Pelamonia Makassar .
Assertive Behavior Of Bullying Victims At UPTD SMP Negeri 5 Barru Nurasisa Nurasisa; Taufik Taufik
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 4 No. 2 (2024)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v4i2.691

Abstract

This study focuses on the assertive behavior of students who are victims of bullying, the supporting or inhibiting factors, and the role of guidance and counseling teachers in enhancing students' assertiveness at SMP Negeri 5 Barru. The objectives of this study are to understand the assertive behavior of students who are victims of bullying, to identify the supporting or inhibiting factors of their assertive behavior, and to determine the factors that support or inhibit students' assertive behavior. In UPTD SMP Negeri 5 Barru, this research involves three students, one guidance and counseling teacher, and two research informants. This study adopts a qualitative approach, and data collection methods such as observation, interviews, and documentation are employed. Data analysis involves data reduction, data presentation, and drawing conclusions. Based on the results of the research conducted at the Technical Implementation Unit (UPTD) of SMP Negeri 5 Barru, data were obtained regarding students experiencing issues related to bullying behavior, who were provided with individual and group counseling services. The researcher discussed what bullying is, the impact of bullying on an individual's well-being, and ways to address bullying. The researcher observed changes in student behavior after the implementation of Counseling Guidance Services to Address Bullying Behavior. This indicates that the implementation of Counseling Guidance Services to Address Bullying Behavior among students was successfully carried out through individual and group counseling sessions for three meetings.
Pengembangan Cerita Bergambar Berbasis Pendidikan Karakter untuk Pembelajaran Bahasa Indonesia di Madrasah Ibtidayyah Suhartina Suhartina; Syarifah Halifah; Alfina Fikra Frazila
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 4 No. 2 (2024)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v4i2.696

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk 1) mendeskripsikan proses pengembangan buku cerita bergambar berbasis pendidikan karakter di Madrasah Ibtidaiyah di Kota Parepare, dan 2) mendeskripsikan kelayakan buku cerita bergambar berbasis pendidikan karakter di Madrasah Ibtidaiyah. Penelitian ini menggunakan metode penelitian pengembangan dengan model ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation). Subjek penelitian adalah siswa kelas IV MI Ujung Lare untuk uji terbatas dan siswa kelas VI MI DDI Almustakim untuk uji skala luas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses pengembangan buku cerita bergambar berbasis pendidikan karakter meliputi: 1) analisis, 2) perancangan produk awal, 3) pengembangan produk, 4) implementasi, dan 5) evaluasi. Kelayakan buku cerita bergambar berbasis pendidikan karakter di Madrasah Ibtidaiyah menunjukkan validasi media dan materi sebesar 96%, validasi karakter sebesar 88%, validasi bahasa Indonesia sebesar 98,4%, validasi bahasa Bugis sebesar 100%, dan validasi bahasa Arab sebesar 60%; validasi bahasa Arab dilaksanakan dua kali dan mencapai 100% pada validasi kedua. Hasil uji coba skala terbatas menunjukkan rata-rata persentase sebesar 92,4%, dengan tanggapan guru terkait kelayakan menunjukkan rata-rata persentase sebesar 96%. Hasil uji coba skala luas menunjukkan rata-rata persentase sebesar 94,57%, dengan pengukuran pemahaman siswa terkait karakter dan ketertarikan membaca mencapai rata-rata 99,1%, serta tanggapan guru pada uji coba skala luas menunjukkan rata-rata persentase sebesar 96%. Meskipun buku cerita telah dikembangkan dan dinilai cukup layak, penelitian selanjutnya dapat mempertimbangkan perluasan koleksi buku cerita bergambar berbasis karakter. Variasi dalam cerita dan karakter dapat membantu memenuhi berbagai kebutuhan pendidikan karakter yang beragam.
Aspek Speaking Dell Hymes dalam Berita “Sihol Situngkir Bukan Rektor Kami Lagi” Elisabet Maibang; Dairi Sapta Rindu Simanjuntak; Melisa Purba; Yesa Maranata Br Bangun; Melda Sulistiani Sinaga; Krisdayanti Zalukhu
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 4 No. 2 (2024)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v4i2.701

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis aspek SPEAKING Dell Hymes yang terkandung didalam sebuah berita online yang berjudul “Sihol Situngkir Bukan Rektor Kami Lagi”. Dimana beritatersebut sudah banyak dikemas di berbagai artikel di media elektronik yang terkenal sehingga banyakpublik yang percaya. Di samping itu banyak cara untuk mengkaji konteks komunikasi dari teks beritatersebut, salah satunya dengan menggunakan analisis wacana yaitu: peristiwa, kondisi, latar, dan situasidi dalam berita. Konteks tersebut dikenal dengan akronim speaking Dell Hymes (Eli Herlina dan ImasJuidah, 2022). Dengan menggunakan metode kualitatif dimana datanya berupa sebuah teks berita dengansumber data dari media elektronik Liputan6.com. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalahmembaca dan menganalisis. Adapun teknik analisis data menggunakan content analysis dengan teoriaspek SPEAKING Dell Hymes yakni: Setting berupa latar dan suasana terjadinya peristiwa, Participantsberupa peserta yang berperan dalam sebuah ujaran, Ends berupa maksud dan tujuan, Act Sequencesberupa bentuk dan isi ujaran, Key berupa cara atau nada pembicaraan, Instrumentalities berupa alat ataualur bahasa yang digunakan, Norm berupa norma interaksi dalam ujaran, dan yang terakhir adalah Genreberupa jenis ujaran. Setelah dilakukannya penelitian menggunakan aspek SPEAKING terhadap berita “Sihol Situngkir Bukan Rektor Kami Lagi” kesimpulannya Sudah Terdapat kedelapan komponen aspekSPEAKING Dell Hymes di dalamnya.

Page 1 of 2 | Total Record : 18