cover
Contact Name
-
Contact Email
bastrajurnal01@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
bastrajurnal01@gmail.com
Editorial Address
https://dmi-journals.org/deiktis/about/editorialTeam
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra
ISSN : -     EISSN : 28077504     DOI : https://doi.org/10.53769/deiktis
DEIKTIS: Journal of Language and Literature Education is an academic journal published in April, August and December by the Indonesian Muslim Lecturer Association. This journal presents scientific articles on Learning, Education, Literature, Linguistics, Culture
Articles 209 Documents
Search results for , issue "Vol. 5 No. 4 (2025)" : 209 Documents clear
Campur Kode pada Akun Youtube Najwa Shihab dalam Podcast Catatan Najwa Bersama Agnes Monica Siti Khasanah; Sri Yanuarsih; I Wayan Letreng
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 5 No. 4 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v5i4.2177

Abstract

Campur kode merupakan penggunaan dua bahasa bahkan lebih alam satu tuturan. Penelitian ini menganalisis campur kode dalam podcast Catatan Najwa Shihab bersama Agnes Monica dalam kanal YouTube Najwa Shihab. Campur kode dalam percakapan sehari-hari sering terjadi, terutama podcast Najwa Shihab bersama Agnes Monica. Seorang penutur memakai dialek bahasa Indonesia dan bahasa Inggris dalam berkomunikasi. Tujuan penelitian berfokus menemukan bentuk campur kode dan leksikon campur kode podcast tersebut. Metode menggunakan deskriptif kualitatif. Pengumpulan data teknik simak dan catat. Teknik analisis data menggunakan analisis konten tematik. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa campur kode banyak digunakan dalam bentuk kata, frasa, dan klausa, termasuk kosakata dan frasa seperti literally, male, female, strong minded women, women entrepreneur, excellent bold, they have potential, feminist, empowering women, equality women, action, speak up, my character, progressive, you look beautiful, society, take a risk, dan multitasking. Leksikon campur kode yang ditemukan mencakup kosakata bahasa Inggris yang disisipkan dalam kalimat bahasa Indonesia. Faktor utama yang melatarbelakangi penggunaan campur kode meliputi keringkasan, ketiadaan padanan yang sesuai dalam bahasa Indonesia, serta kebutuhan untuk memberikan penekanan makna. Dengan demikian, penggunaan campur kode tidak hanya berfungsi sebagai strategi komunikasi, sekaligus mencerminkan gaya bahasa modern yang relevan dengan wacana global.
Common Grammatical Errors in Students’ Writing: A Qualitative Error-Analysis Study Nur Hikmah; Sam Hermansyah; Jumiati Jumiati; Zulkifli N; Sri Rahayu; Nuraeni Syarif; Syamsuriani Syamsuriani
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 5 No. 4 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v5i4.2178

Abstract

This qualitative study investigates the common grammatical errors produced by English as a Foreign Language (EFL) students in written tasks, and explores possible underlying causes as reported by the students. Using an error-analysis framework, 60 undergraduate learners’ short essays were analyzed for grammatical errors; follow-up semi-structured interviews were conducted with 12 volunteers to probe students’ awareness and perceived causes. Findings indicate that article/determiner misuse, verb tense and aspect errors, subject-verb agreement, preposition misuse, and word order/sentence structure problems are among the most frequent error types. Interview data suggest that first-language transfer, inadequate exposure to grammatical input, faulty internalization of rules, and limited proofreading strategies contribute to recurring mistakes. Pedagogical implications include focused grammar instruction within writing contexts, increased corrective feedback that highlights patterns rather than isolated errors, and explicit metalinguistic awareness activities. The study contributes up-to-date qualitative evidence on error patterns and student perspectives to inform EFL writing pedagogy.
Integrasi Algoritma Kecerdasan Buatan dalam Optimalisasi Efektivitas Komunikasi Visual Andry Priyadharmadi Purnama; Supratiwi Amir; Faisal Syamsuddin; Fitriansal Fitriansal
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 5 No. 4 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v5i4.2182

Abstract

Kemajuan teknologi digital mendorong evolusi komunikasi visual interaktif yang kini memanfaatkan kecerdasan buatan (AI) untuk meningkatkan efektivitas penyampaian pesan. Algoritma AI, seperti machine learning dan deep learning, mampu mempersonalisasi konten visual secara real-time, menyesuaikan desain dengan preferensi audiens, dan menganalisis respons pengguna. Namun, tantangan seperti bias data, keterbatasan konteks budaya, dan isu etika perlu diatasi agar implementasi AI memberikan hasil optimal. Penelitian ini bertujuan menganalisis potensi dan tantangan integrasi algoritma AI dalam komunikasi visual interaktif, mengidentifikasi strategi yang efektif, serta merumuskan rekomendasi penerapan AI yang adaptif, inklusif, dan etis dalam konteks desain visual modern. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan literature review, mengkaji publikasi ilmiah lima tahun terakhir terkait AI dan komunikasi visual. Data dianalisis melalui tahap identifikasi, klasifikasi, dan sintesis temuan untuk membangun kerangka konseptual. Kajian menunjukkan AI dapat meningkatkan engagement dan pemahaman audiens melalui visualisasi adaptif, namun masih menghadapi hambatan teknis dan etis yang memerlukan solusi desain kolaboratif manusia-mesin. Integrasi AI berpotensi besar mengoptimalkan komunikasi visual interaktif jika dikembangkan dengan pendekatan kreatif, etis, dan berbasis data, sehingga relevan di berbagai bidang.
Variasi Bahasa Paramedis dalam Pelayanan Kesehatan di Puskesmas Kabupaten Pangkep Runimeirati Runimeirati
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 5 No. 4 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v5i4.2185

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk; (1) mendeskripsikan bentuk variasi bahasa paramedis dalam pelayanan kesehatan di Puskesmas Kabupaten Pangkep; (2) mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi variasi bahasa paramedis dalam pelayanan kesehatan di Puskesmas Kabupaten Pangkep. Jenis penelitian ini merupakan penelitian kualitatif. Data dalam penelitian ini adalah data verbal berupa penggalan wacana interaksi paramedis dalam memberikan pelayanan kesehatan yang mengandung bentuk bentuk variasi bahasa. Sumber data penelitian ini adalah paramedis yang bertugas di Puskesmas Taraweang yang letaknya di Kecamatan Labakkang dan Puskesmas Ma’rangyang letaknya berada di Kecamatan Ma’rang. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah Teknik observasi, teknik rekam, teknik catat, dan teknik wawancara. Analisis data yang dilakukan pada penelitian ini meliputi tahap reduksi data,penyajian data, dan penyimpulan dan verifikasi hasil penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa; (1) Variasi bahasa yang digunakan paramedis dalam memberikan pelayanan kesehatan adalah penggunaan partikel dalam dialek Bugis Makassar, alih kode bahasa Indonesia ke bahasa Bugis dan Campur kode bahasa Indonesia dan bahasa Bugis; (2) faktor-faktor yang memengaruhi variasi bahasa paramedis terdiri atas dua faktor, yaitu faktor internal dan faktor eksternal. Faktor internal meliputi (1) faktor kemampuan berbahasa penutur; (2) kepentingan penutur. Faktor eksternal meliputi (1) faktor status sosial; (2) faktor waktu dan situasi berbahasa; (3) faktor partisipan dalam interaksi.
Pelanggaran Maksim Kesepakatan atas Eksistensi Polisi pada Kolom Komentar Unggahan Akun Instagram @bangsamahardika Afthoniya Nurin Nadhifa; Sri Yanuarsih; I Wayan Letreng
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 5 No. 4 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v5i4.2210

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk ketidaksantunan berbahasa pada kolom komentar unggahan akun instagram Bangsamahardika, khususnya pelanggaran maksim kesepakatan berdasarkan teori kesantunan Leech. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi digital terhadap komentar pada lima unggahan instagram Bangsamahardika dalam periode 1-10 Desember 2024. Data yang terkumpul dicatat dan dianalisis menggunakan teori pragmatik untuk memahami konteks dan makna komentar tidak santun yang muncul. Hasil penelitian menunjukkan tiga temuan utama pelanggaran maksim kesepakatan, yaitu terkait identitas, fungsi, dan tindakan polisi. Pertama, identitas polisi yang berseragam cokelat sering menjadi objek kritik dan satire, seperti penyebutan “partai cokelat”, yang mencerminkan keraguan masyarakat terhadap netralitas institusi. Kedua, fungsi polisi sebagai pelindung, pengayom, dan penegak hukum dipertanyakan melalui komentar yang mengindikasikan penyalahgunaan wewenang dan pelanggaran etika. Ketiga, tindakan polisi yang dianggap represif atau menggunakan kekerasan berlebihan menimbulkan komentar negatif yang merusak citra institusi kepolisian. Pelanggaran ini mencerminkan kesenjangan antara peran ideal polisi dan eksprektasi masyarakat, yang diperburuk oleh kurangnya komunikasi efektif, budaya kerja yang belum mendukung integritas, serta ketidakpercayaan publik terhadap institusi kepolisian. Penelitian ini menyoroti pentingnya pemahaman tentang maksim kesepakatan dalam menjaga komunikasi yang sopan di media sosial. Sebagai rekomendasi, institusi kepolisian perlu meningkatkan pendidikan etika dan profesionalisme, sementara masyarakat dapat memberikan kritik yang lebih konstruktif. Media sosial juga dapat dimanfaatkan untuk membangun transparansi dan citra positif melalui keterlibatan aktif polisi dengan masyarakat. Dengan langkah-langkah ini, diharapkan kepercayaan publik terhadap polisi dapat dipulihkan dan kualitas diskusi di media sosial meningkat.
Project-Based Learning for Critical Thinking in Young English Learners Class (A Study at Eighth Grade Students of SMPN 11 Bengkulu Tengah) Vera Puspita Sari; Fera Zasrianita; Andriadi Andriadi
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 5 No. 4 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v5i4.2212

Abstract

This study investigates the effect of Project-Based Learning (PjBL) on the development of critical thinking skills among eighth-grade students in English as a Foreign Language (EFL) classes at SMPN 11 Bengkulu Tengah. Employing a quantitative research design, the study collected data from 21 students in class VIII A using a structured questionnaire consisting of 30 items on a four-point Likert scale. Descriptive statistical analysis was applied to examine students’ perceptions across five indicators: understanding of PjBL, project engagement, motivation, collaboration and communication, and critical thinking skills. The findings reveal that the majority of students responded positively to the implementation of PjBL, demonstrating notable improvement in critical thinking indicators such as identifying problems (90%), using evidence-based reasoning (90%), reflecting before answering (95%), evaluating work results (90%), and recognizing the importance of critical thinking (100%). In addition to cognitive gains, PjBL enhanced students’ collaboration, communication, and confidence, with 90% reporting active participation in discussions and increased motivation. These results suggest that PjBL fosters an interactive, contextual, and learner-centered environment that supports the development of 21st-century skills, particularly critical thinking. The study concludes that PjBL can be an effective instructional strategy for junior high school EFL contexts, although further research employing pre-/post-tests and qualitative methods is recommended to complement these findings.
Bahasa Gaul Konten Youtube Jessica Jane Firdausi Nunzula; Sri Yanuarsih; I Wayan Letreng
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 5 No. 4 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v5i4.2224

Abstract

Penelitian ini menyoroti penggunaan bahasa gaul dalam konten YouTube Jessica Jane yang diunggah pada periode September hingga Desember 2024. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan bentuk-bentuk bahasa gaul yang muncul serta faktor-faktor yang memengaruhi pemilihannya. Metode yang digunakan ialah simak dan catat, yaitu dengan mengamati setiap video dan mencatat secara cermat berbagai bentuk bahasa gaul yang ditemukan guna memperoleh data yang akurat dan mendalam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Jessica Jane memanfaatkan tiga bentuk utama bahasa gaul, yaitu abreviasi, slang, dan serapan bahasa asing. Bentuk abreviasi seperti BTW, KO, dan vid digunakan untuk menyampaikan pesan secara singkat, padat, dan efisien, sehingga dapat mempermudah pemahaman audiens terhadap isi komunikasi yang disampaikan. Selain itu, serapan dari bahasa Inggris, Jepang, dan Melayu seperti style, jom, update, dan itadakimasu memberikan kesan modern, kreatif, menarik, serta memperlihatkan pengaruh budaya global pada gaya komunikasi. Adapun penggunaan slang seperti gue, lu, gila, muantep, menghadirkan nuansa akrab, santai, ekspresif, dan menghibur bagi penonton yang sebagian besar berasal dari kalangan muda. Variasi pemakaian bahasa ini mencerminkan pola komunikasi generasi muda yang dipengaruhi oleh faktor usia, lingkungan, kebiasaan digital, tren media sosial, dan interaksi lintas budaya. Temuan penelitian menegaskan bahwa media sosial, khususnya YouTube, menjadi ruang percampuran bahasa lokal dan global yang terus berkembang mengikuti arus budaya populer, gaya hidup anak muda masa kini, serta dinamika kreativitas berbahasa di era digital.
Implementasi Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) Bahasa Indonesia Kelas XI pada Kurikulum 2013 di SMAN 18 Bone Trisna Dayanti; Andi Srimularahmah; Idris Idris
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 5 No. 4 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v5i4.2231

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk bagaimanakah implementasi rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP) Bahasa Indonesia kelas XI pada Kurikulum 2013 di SMAN 18 Bone. RPP merupakan persiapan untuk mengajar atau aktivitas pembelajaran dengan menerapka prinsip-perinsip, pembelajaran melalui langkah-langkah pembelajaran, perencanaan, pelaksanaan, penilaian dalam mencapai tujuan dan keefektifan pembelajaran. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif dengan teknik memberikan nilai pada instrumen penelitian yang berupa pertanyaan yang terdapat pada rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP) guru Bahasa Indonesia di sekolah tersebut. Data yang diperoleh mencakup RPP, nilai /skor setiap pertanyaan yang diberikan selama guru melakukan proses pembelajaran di kelas. Analisis data dilakukan dengan cara menjumlahkan seluruh skor pada instrumen penelitian terdapa setiap kelas dengan cara menjumlahkan semua skor pada aspek yang dinilai untuk mendapatkan hasil penelitian.
Analisis Campur Kode dalam Novel “Timun Jelita” Karya Raditya Dika Kajian (Sosiolinguistik) Irma Dewi; Irna Fitriana; A. Nurhabibi Marwil
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 5 No. 4 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v5i4.2232

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui bentuk Campur kode dalam novel “Timun Jelita” Karya Raditya Dika kajian (Sosiolinguistik) Data yang terkumpul berjumlah 315. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui analisis teks dalam novel “Timun Jelita”. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat campur kode campuran (hybrid code mixing), yang melibatkan penyisipan unsur bahasa asing (terutama bahasa Inggris) ke dalam struktur bahasa Indonesia, baik dalam bentuk leksikal, morfologis, idiomatik, maupun proper noun. Faktor utama penyebab campur kode meliputi pengaruh globalisasi dan teknologi, konteks sosial-budaya urban, identitas dan gaya tutur, serta efisiensi dan ekspresivitas komunikasi. Temuan ini merefleksikan dinamika kebahasaan masyarakat urban Indonesia yang bilingual dan menunjukkan adanya pergeseran nilai serta norma kebahasaan akibat interaksi intensif dengan budaya global.
Analisis Semiotik Ritual Mappenre Bunga pada Makam Raja Bone ke XVI di Desa Nagauleng Kecamatan Cenrana Kabupaten Bone Andi Nur Fadillah; Andi Srimularahmah; Irna Fitriana
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 5 No. 4 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v5i4.2233

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis makna semiotik dalam ritual Mappenre Bunga yang dilakukan oleh masyarakat di Desa Nagauleng di makam Raja Bone ke XVI, dengan menggunakan pendekatan semiotika Charles Sanders Peirce. Ritual ini merupakan warisan budaya masyarakat yang sarat akan nilai spiritual, sosial dan simbolik. Penelitian ini akan menggali makna mendalam yang terkandung dalam ritual Mappenre Bunga melalui kategori tanda: ikon, indeks dan simbol. Hasil penelitian ini mengungkapkan bahwa ritual Mappenre Bunga merupakan media komunikasi antara manusia dan leluhur, serta perwujudan dari identitas budaya masyarakat. Penelitian ini diharapkan dapat memperkaya wawasan studi semiotika serta meningkatkan kesadaran alan pentingnya nilai-nilai budaya lokal.

Page 7 of 21 | Total Record : 209