cover
Contact Name
-
Contact Email
bastrajurnal01@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
bastrajurnal01@gmail.com
Editorial Address
https://dmi-journals.org/deiktis/about/editorialTeam
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra
ISSN : -     EISSN : 28077504     DOI : https://doi.org/10.53769/deiktis
DEIKTIS: Journal of Language and Literature Education is an academic journal published in April, August and December by the Indonesian Muslim Lecturer Association. This journal presents scientific articles on Learning, Education, Literature, Linguistics, Culture
Articles 769 Documents
Peningkatan Pemahaman Siswa terhadap Teks Hikayat dengan Penerapan Pendekatan Teaching at the Right Level (TaRL) Indah Purwati; Turahmat Turahmat; Oktarina Puspita Wardani
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v5i2.1412

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan sebagai upaya untuk meningkatkan pemahaman siswa terhadap teks hikayat agar kualitas pembelajaran dapat meningkat. Kualitas pembelajaran yang efektif memiliki pengaruh besar terhadap peningkatan mutu pendidikan. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk menggambarkan pemahaman siswa terhadap teks hikayat dengan menerapkan pendekatan Teaching at the Right Level (TaRL). Penelitian ini dilakukan denggan menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) melalui tahapan : perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Penelitian ini melibatkan siswa kelas X-2 di SMA Islam Sultan Agung 3 Semarang, dengan total partisipan sebanyak 30 orang. Instrumen penelitian data adalah tes hasil LKPD pemahaman siswa. Metode yang digunakan untuk mengumpulkan data meliputi tes, pengamatan, dan dokumentasi. Proses analisis data menggunakan pendekatan deskiptif kualitatif. Berdasarkan penelitian, diketahui bahwa pemahaman siswa mengenai teks hikayat meningkat setelah pembelajaran menggunakan pendekatan Teaching at the Right Level (TaRL). Penelitian dilaksanakan dengan 2 siklus dengan berbantuan Quizizz. Pada siklus 1, terdapat 1 kali sesi pertemuan dan 1 kali sesi penilaian, sementara pada siklus 2 dilaksanakan 2 kali sesi pertemuan dan 1 kali sesi penilaian. Setiap siklus data akan diolah dan dilakukan analisis kuantitatif untuk menentukan presentase. Pemahaman siswa dalam pra siklus hingga siklus 2 memperlihatkan adanya peningkatan signifikan dalam ketuntasan belajar siswa, dengan persentase ketuntasan yang naik dari 37% pada pra siklus, 47% pada siklus 1, dan 67% pada siklus 2. Peningkatan ketuntasan belajar siswa tercermin dari kenaikan nilai rata-rata kelas, yang kini berada di angka 77,13. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa metode pembelajaran Teaching at the Right Level (TaRL) efektif dalam meningkatkan pemahaman siswa mengenai teks hikayat secara berkelanjutan.
Evaluasi Modul Ajar Bahasa Jerman “Kennenlernen” Yumna Arfa; Priskila Yosefina Natalia Sinaga
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v5i2.1420

Abstract

Penelitian ini menganalisis modul ajar Bahasa Jerman Kennenlernen Fase F Kelas XI di SMAN 4 Maros dengan menelaah struktur pembelajaran, metode pengajaran, penggunaan sumber autentik, serta variasi latihan dalam modul ajar. Analisis dilakukan untuk mengidentifikasi kelebihan, tantangan, dan strategi optimalisasi dalam penyusunan serta penerapan modul tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan metode analisis dokumen. Kajian sistematis terhadap isi modul dilakukan untuk melihat bagaimana materi disusun serta sejauh mana modul ini memenuhi prinsip pembelajaran bahasa asing. Analisis ini dilakukan melalui beberapa tahapan, yaitu identifikasi komponen utama modul, kajian kesesuaian materi dengan prinsip konstruktivisme, evaluasi hambatan dalam penerapan modul, serta penyusunan strategi optimalisasi. Hasil analisis menunjukkan bahwa modul memiliki struktur yang sistematis dan menggunakan metode interaktif berbasis komunikasi. Namun, tantangan dalam penerapannya meliputi keterbatasan variasi latihan serta minimnya penjelasan eksplisit mengenai tata bahasa. Oleh karena itu, strategi optimalisasi yang diusulkan mencakup pengayaan materi tata bahasa serta pengembangan latihan berbasis konteks agar siswa dapat lebih memahami dan menerapkan materi perkenalan dengan lebih baik.
Analisa Bahan Ajar Bahasa Jerman “Ührzeit” Maria Thessalonika Sitorus; Sarah Novelina Pakpahan
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v5i2.1421

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis RPP bahasa Jerman bertema Uhrzeit di SMA KARTIKA XIX-2 BANDUNG kelas X semester dua guna menilai kesesuaiannya dengan tujuan pembelajaran, kompetensi dasar, serta efektivitasnya dalam meningkatkan pemahaman siswa terhadap konsep waktu dalam bahasa Jerman. Menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan analisis isi (content analysis), penelitian ini menerapkan model analisis data Miles dan Huberman yang meliputi tiga tahapan utama: reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Data diperoleh melalui analisis dokumen terhadap struktur dan isi RPP. Hasil penelitian ini diharapkan dapat mengidentifikasi kelebihan dan kekurangan RPP dalam aspek kelengkapan materi, keterpaduan dengan kompetensi dasar, serta keberagaman latihan yang mendukung pemahaman siswa terhadap konsep Uhrzeit. Rekomendasi pengembangan RPP akan diberikan guna meningkatkan efektivitas pembelajaran bahasa Jerman di tingkat SMA sesuai dengan standar kurikulum yang berlaku.
The Analysis Power of the Main Character of Film Killers of the Flower Moon Fani Tampang Bimbin; Bahar Bahar; Fitriana Fitriana
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v5i2.1423

Abstract

This study analyses the concept of power as portrayed by the main characters of Killers of the Flower Moon, focusing on how different types of power affect the dynamics of the story. Using French and Raven’s (1959) theory of power as an analytical framework, this study examines coercive power, referential power, and expert power as used by William Hale to manipulate and control the Osage people. This study uses qualitative descriptive methods, analyzing dialogue and scenes from the film script to identify patterns of power dynamics. The findings reveal that coercive power is used through intimidation, threats, and physical violence to enforce control, while referential power allows Hale to maintain his deceptive influence over the Osage people. In addition, expert power is abused by doctors and legal authorities to justify and cover up crimes against the Osage people. This analysis highlights the destructive effects of power when exploited for personal gain and shows how language and manipulation play a significant role in maintaining authority. Based on the results of the study, there are 30 total powers in the film, coercive power (10), referential power (10), and expert power (10). Ultimately, this study contributes to the understanding of power relations in media and literature, by emphasizing the relationship between social control, language, and oppression in historical narratives.
Analisis Kesalahan Ejaan Bahasa Indonesia pada Artikel Ilmiah Mahasiswa PPKn Universitas Negeri Medan Stambuk 2023 Ari Yohanes Setiawan Manik; Dinda Amalia; Friska Rehulina Br Ginting; Herlinda Herlinda; Rachel Meilisa Pakpahan; Rhyfka Arlina; Jakaria Jakaria
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v5i2.1424

Abstract

Penelitian ini membahas masalah kesalahan ejaan dalam penulisan artikel ilmiah oleh mahasiswa PPKn Universitas Negeri Medan angkatan 2023, yang dapat mengurangi kualitas dan keterbacaan artikel. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis bentuk-bentuk kesalahan ejaan dan faktor-faktor yang melatarbelakanginya. Metode yang digunakan adalah analisis terhadap artikel ilmiah dengan mengidentifikasi kesalahan ejaan yang ditemukan. Hasil penelitian menunjukkan adanya kesalahan dalam penggunaan huruf miring, tanda baca dan spasi, huruf kapital, dan kata baku, yang disebabkan oleh kurangnya ketelitian dan pemahaman penulis. Kesimpulan dari penelitian ini adalah pentingnya peningkatan pemahaman mengenai kaidah ejaan untuk meningkatkan kualitas penulisan bahasa Indonesia dalam publikasi ilmiah.
Analisis Kesalahan Kebahasaan Penulisan Huruf Dalam Media Massa Online (CNN Indonesia Edisi Tahun 2025) Desinta Desinta; Cindy Nurhasanah; Agnes Elsonya Damanik; Rupma Riana Saragih; Despri Mariyani Siahaan; Hulman Panjaitan; Jakaria Jakaria
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v5i2.1426

Abstract

Penelitian ini menganalisis kesalahan penulisan huruf pada media massa online CNN Indonesia, khususnya pada penggunaan Huruf Kapital, Huruf Miring, dan Huruf Tebal. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Metode kualitatif dengan studi pustaka (library research) yaitu metode dengan pengumpulan data dengan cara memahami dan mempelajari teori-teori dari berbagai literatur yang berhubungan dengan penelitian tersebut untuk mengidentifikasi kesalahan yang berkaitan dengan kesalahan penulisan huruf. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masih terdapat beberapa kesalahan penulisan huruf pada media massa online tersebut, kesalahan ini dapat mengurangi kredibilitas laporan media massa dan mengganggu pemahaman pembaca. Penelitian ini merekomendasikan perbaikan dan pengawasan yang lebih ketat terhadap penulisan huruf pada media massa online untuk meningkatkan kualitas dan keakuratan informasi.
Pengaruh Pendekatan Culturally Responsive Teaching (CRT) Terhadap Hasisl Asesmen Peserta Disik Kelas X Dalam Pembelajaran Puisi Berbasis Nilai Budaya Fernando Arif Saputra; Turahmat Turahmat; Evi Chamalah
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v5i2.1454

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pendekatan Culturally Responsive Teaching (CRT) terhadap hasil asesmen peserta didik kelas X dalam pembelajaran puisi berbasis nilai budaya di SMA Negeri 06 Semarang. Latar belakang dari penelitian ini adalah rendahnya minat dan hasil belajar peserta didik di kelas X-D pada mata pelajaran Bahasa Indonesia, khususnya materi puisi. Pendekatan CRT ini dipilih karena menekankan pada integrasi latar belakang budaya peserta didik dalam proses pembelajaran, sehingga diharapkan mampu meningkatkan motivasi, partisipasi, dan capaian belajar. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan dua siklus tindakan yang dilaksanakan dalam tiga tahap: pra siklus, siklus I, dan siklus II. Teknik pengumpulan data yang digunakan meliputi observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil dari penelitian menunjukkan adanya peningkatan motivasi belajar dari 16,6% pada pra siklus menjadi 77,77% pada siklus II, serta partisipasi aktif dari 11,11% menjadi 83,33%. Capaian belajar meningkat dari 47,77% menjadi 80,77%, dan ketuntasan belajar dari 13,88% menjadi 86,11%. Temuan ini menunjukkan bahwa pendekatan CRT efektif dalam meningkatkan hasil asesmen peserta didik dalam pembelajaran puisi berbasis nilai budaya. Kata Kunci: Culturally Responsive Teaching, hasil asesmen, pembelajaran puisi, nilai budaya, PTK. ABSTRACT This study aims to determine the effect of the Culturally Responsive Teaching (CRT) approach on the assessment outcomes of Grade X students in poetry learning based on cultural values at SMA Negeri 06 Semarang. The background of this research is the low interest and learning outcomes of students in class X-D in the Indonesian language subject, particularly in the poetry material. The CRT approach was chosen because it emphasizes the integration of students' cultural backgrounds in the learning process, which is expected to enhance motivation, participation, and learning achievement. This research uses Classroom Action Research (CAR) methodology with two cycles of action carried out in three phases: pre-cycle, cycle I, and cycle II. Data collection techniques include observation, interviews, and documentation. The results of the study show an increase in learning motivation from 16.6% in the pre-cycle to 77.77% in cycle II, and active participation from 11.11% to 83.33%. Learning achievement increased from 47.77% to 80.77%, and learning mastery from 13.88% to 86.11%. These findings indicate that the CRT approach is effective in improving students' assessment outcomes in poetry learning based on cultural values. Keywords: Culturally Responsive Teaching, assessment outcomes, poetry learning, cultural values, Classroom Action Research.
Fungsi Sindiran Mengkritik dalam Bahasa Roasting Kiky Saputri di Kanal YouTube Lapor Pak Selma Ainur Rohimah; Nanik Setyawati
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v5i3.1456

Abstract

Abstract
Implikasi Pemborosan kata Gen Z dan Gen Alpha di Media Sosial Instragram dan TikTok Mengikiskan Nilai Bahasa Indonesia Benediktus Josua Gea; Alvin Putra Hariando Manik; Frita Rohani Manik; Rachel Rosalina Sirait; Susi Krisdayanti Marbun; Thessa D Triputri Manurung; Jakaria Jakaria
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v5i2.1459

Abstract

Pemborosan kata yang digunakan oleh Gen Z dan Gen Alpha di media sosial Instagram dan TikTok telah menjadi fenomena yang memprihatinkan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implikasi pemborosan kata tersebut terhadap nilai bahasa Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Faktor gaya bahasa ini terjadi dikarenakan kurangnya pemahaman tentang aturan berbicara standar, ketidaktelitian dan pengaruh bahasa gaul yang sudah jadi kebiasaan.. Oleh karena itu, perlu dilakukan upaya untuk meningkatkan kesadaran dan pemahaman tentang pentingnya menggunakan bahasa yang baik dan benar di media sosial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemborosan kata dapat mengikis nilai bahasa Indonesia, seperti ketepatan grammar, kesopanan, dan kejelasan makna. Oleh karena itu, perlu dilakukan upaya untuk mengembangkan kesadaran akan pentingnya menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar, serta mengembangkan strategi untuk mengurangi penggunaan pemborosan kata di media sosial.
Peran Asesmen Diagnostik Nonkognitif dalam Menentukan Gaya Belajar Peserta Didik di Pembelajaran Bahasa Indonesia Sefti Oktaviyanti; Leli Nisfi Setiana; Oktarina Puspita Wardani
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v5i3.1464

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran asesmen diagnostik nonkognitif dalam menentukan gaya belajar peserta didik pada pembelajaran Bahasa Indonesia. Gaya belajar merupakan faktor penting dalam efektivitas pembelajaran, karena setiap peserta didik memiliki preferensi yang berbeda dalam menerima dan mengolah informasi. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan angket di SMA Negeri 2 Semarang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa asesmen diagnostik nonkognitif dapat mengidentifikasi gaya belajar peserta didik, yaitu visual (40%), auditori (33%), dan kinestetik (27%). Guru yang memahami hasil asesmen tersebut mulai menerapkan strategi pembelajaran yang lebih bervariasi dan adaptif, seperti penggunaan media visual, diskusi kelompok, serta simulasi atau permainan peran. Temuan ini menunjukkan bahwa asesmen nonkognitif berdampak positif terhadap peningkatan motivasi, partisipasi, dan prestasi akademik peserta didik. Selain itu, guru juga dapat mengenali hambatan emosional dan sosial yang memengaruhi proses belajar. Dalam konteks Kurikulum Merdeka, asesmen ini menjadi dasar penting dalam pembelajaran berdiferensiasi. Kendati terdapat tantangan dalam implementasinya, seperti keterbatasan waktu dan kompetensi guru, asesmen diagnostik nonkognitif terbukti mendukung terciptanya lingkungan belajar yang lebih inklusif dan berpusat pada peserta didik. Oleh karena itu, asesmen ini perlu diintegrasikan secara berkelanjutan dalam praktik pembelajaran sebagai upaya mewujudkan pendidikan yang humanis dan responsif terhadap kebutuhan individual.