cover
Contact Name
-
Contact Email
bastrajurnal01@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
bastrajurnal01@gmail.com
Editorial Address
https://dmi-journals.org/deiktis/about/editorialTeam
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra
ISSN : -     EISSN : 28077504     DOI : https://doi.org/10.53769/deiktis
DEIKTIS: Journal of Language and Literature Education is an academic journal published in April, August and December by the Indonesian Muslim Lecturer Association. This journal presents scientific articles on Learning, Education, Literature, Linguistics, Culture
Articles 769 Documents
Implementasi Canva pada Pembelajaran Menulis Komik Strip (Teks Anekdot) Kelas X ULP 2 di SMK Negeri 2 Semarang Noviana Siska Umi Sikhatun
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v5i2.1259

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui implementasi yang dilakukan oleh peserta didik melalui media pembelajaran Canva pada pembelajaran Bahasa Indonesia menulis Komik Strip. Jenis penelitian yang dilakukan yaitu penelitian kualitatif dengan metode penelitian kualitatif deskriptif. Sumber data penelitian ini yaitu peserta didik kelas X ULP 2. Subjek penelitian ini yaitu implementasi Canva pada pembelajaran menulis Komik Strip. Teknik pengumpulan data penelitian ini yaitu observasi. Metode analisis data penelitian yang dilakukan peneliti yaitu deskriptif analisis. Hal tersebut merupakan metode analisis data yang bertujuan untuk menganalisis data dengan cara mendeskripsikan atau menggambarkan data. Hasil penelitian ini peserta didik yang berjumlah 36 dari kelas X ULP 2 dapat mengimplementasikan Canva dalam membuat proyek Komik Strip dengan karakter yang berbeda-beda sesuai dengan kreativitas, inovasi, ide, temanya masing-masing. Simpulan penelitian ini adalah aplikasi Canva dapat dimanfaatkan dalam kegiatan belajar Bahasa Indonesia. Peserta didik dapat mengimolementasikan Canva pada materi Teks Anekdot proyek menulis Komik Strip.
Kekerasan Verbal Terhadap Tokoh Perempuan Dalam Novel Mantra Lilith Karya Hendri Yulius (Kajian Feminisme) Rusci Lestari Syam; Juanda Juanda; Suarni Syam Saguni
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v5i3.1315

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis bentuk kekerasan verbal yang dialami oleh tokoh perempuan dalam novel Mantra Lilith karya Hendri Yulius serta bentuk-bentuk perlawanan yang dilakukan oleh tokoh tersebut melalui perspektif feminisme. Penelitian ini bersifat kualitatif deskriptif. Sumber data dalam penelitian adalah novel Mantra Lilith karya Hendri Yulius yang diterbitkan Elex Media Komputindo pada tahun 2017 dengan tebal 260 halaman. Data penelitian ini berupa kata, frasa, kalimat, dan paragraf yang menunjukkan kekerasan verbal serta perlawanan tokoh perempuan dalam novel Mantra Lilith karya Hendri Yulius. Pendekatan yang digunakan dalam analisis data adalah teori feminisme. Hasil menunjukkan bahwa kekerasan verbal yang diterima tokoh perempuan dalam novel Mantra Lilith meliputi ancaman, merendahkan, dan bentakan. Bentuk kekerasan verbal ini berfungsi untuk mengontrol dan mengekang tokoh perempuan, serta memperkuat struktur patriarkal yang menempatkan perempuan pada posisi subordinat. Dari perspektif feminisme, kekerasan verbal dilihat sebagai alat mempertahankan dominasi dan membatasi kebebasan serta hak-hak perempuan. Kedua, perlawanan tokoh perempuan untuk menentang kekerasan verbal dalam novel Mantra Lilith tercermin dalam sikap kritis, penolakan terhadap norma-norma patriarkal, serta upaya untuk mengklaim kembali identitas dan hak-hak mereka. Tokoh perempuan dalam novel ini menolak untuk dijadikan sekadar pemuas dan pelayan, dan secara aktif berusaha melawan kekerasan verbal yang mereka hadapi. Bentuk-bentuk perlawanan ini memperlihatkan keberanian dan keteguhan tokoh perempuan dalam menghadapi penindasan dan kekerasan verbal. Penelitian ini berkontribusi memberikan pemahaman kritis dampak kekerasan verbal terhadap perempuan dalam karya sastra, sehingga dapat digunakan sebagai bahan ajar untuk meningkatkan kesadaran gender dan mendukung pendidikan karakter berbasis kesetaraan.
Makna Teks Lagu Daerah Buol Ciptaan Salmijah Lupojo melalui Pendekatan Hermeneutika Pratama Bayu Santosa; Hasnur Ruslan
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v5i2.1340

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan makna yang terkandung dalam teks lagu daerah Buol melalui pendekatan hermeneutika. Metode penelitian ini menggunakan penelitian deskriptif kualitatif. Dalam pengumpulan data, peneliti melakukan pengamatan terhadap teks lagu. Sebagai teknik tambahan, peneliti juga mewawancarai pencipta lagu untuk mengumpulkan data. Selanjutnya untuk menganalisis data melalui proses identifikasi, klasifikasi, analisis, dan deskripsi. Berdasarkan hasil penelitian dan analisis dapat disimpulkan bahwa makna teks lagu daerah Buol (Bvuolyo Lripu Koponuku, Morindo, Bvuolyo Koponuto) karya Salmijah Lupojo mempunyai dua bentuk makna yaitu: (1) makna bait dalam lagu, (2) makna lagu secara keseluruhan.
Penerapan Pendekatan Integratif untuk Meningkatkan Kemampuan Membaca Pemahaman Siswa pada Kelas IV SDN 45 Pappaka Reskiati Reskiati; Aliem Bahri; Anzar Anzar
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v5i2.1350

Abstract

Keterampilan membaca pemahaman siswa di kelas IV SDN 45 Pappaka umumnya belum optimal, dengan banyak siswa yang kesulitan menyampaikan pendapat atau gagasan dari sebuah wacana. Gejala yang terlihat adalah ketidakmampuan siswa untuk tenang atau gugup ketika diminta menjelaskan isi wacana, serta kesulitan dalam memilih kata yang tepat. Keterampilan membaca pemahaman dipengaruhi oleh faktor internal seperti kemampuan fisik dan nonfisik siswa, serta faktor eksternal seperti peran guru, materi, media pengajaran, dan kondisi tempat belajar. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan membaca pemahaman siswa melalui penerapan pendekatan integratif di kelas IV SDN 45 Pappaka, serta untuk mengevaluasi efektivitas penerapannya. Penelitian ini menggunakan desain Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan subjek 24 siswa. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan, di mana nilai rata-rata kelas pada siklus I mencapai 67,80% (ketuntasan klasikal 60%-69%), dan meningkat menjadi 82,91% pada siklus II (ketuntasan klasikal 70%-84%). Penelitian ini dinyatakan berhasil pada siklus II karena telah mencapai Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) sebesar 75, dengan persentase ketuntasan klasikal yang sangat baik.
Semiotika Pesan Moral dalam Film Budi Pekerti karya Wregas Bhanuteja Cindy Tri Anggiri; Desyarini Puspita Dewi
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v5i2.1356

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengkaji semiotika Roland Barthes pada film Budi Pekerti karya Wregas Bhanuteja. Kajian semiotika Roland Barthes dalam penelitian ini hanya terfokus untuk menemukan makna yang terkandung dalam film Budi Pekerti, yaitu dengan melakukan analisis pada simbol berupa gambar, dialog, juga gerak tubuh yang ditampilkan dalam film. Film Budi Pekerti karya Wregas Bhanuteja merupakan salah satu karya sastra yang menggunakan simbol sebagai media penyampaian pesan atau informasi. Teori analisis Roland Barthes dipilih untuk penelitian ini karena suatu tujuan; teori tersebut telah digunakan secara luas dalam penelitian semiotik dan secara konsisten menunjukkan keandalannya, pemilihan teori ini juga selaras dengan objek penelitian yang mengandung simbol sehingga dapat diamati menggunakan semiotika Roland Barthes. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif, dimana data dan pembahasannya dilaporkan dalam bentuk deskripsi atau uraian, dengan teknik baca dan catat sebagai teknik yang digunakan dalam pengumpulan data. Melalui hasil dan pembahasan yang telah dilakukan, dalam film Budi Pekerti karya Wregas Bhanuteja memuat 10 data yang mengandung pesan moral, dari 10 data tersebut dapat disimpulkan bahwa ada 6 pesan moral yag terkandung, yaitu : (1) Kejujuran, (2) Keberanian, (3) Bertanggungjawab, (4) Kritis, (5) Pengendalian Emosi, dan (6) Menghargai Hidup. Kata kunci : Film, Budi Pekerti, Semiotika
Analisis Wacana Kritis Roger Fowler dan Theo Van Leeuwen Pemberitaan Bullying pada Media Kompas dan CNN Indonesia Haris Hamdani; Agustin Rebecca Lakawa; Muhammad Zulfadhli
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v5i2.1398

Abstract

Dalam era digital dan globalisasi saat ini, media massa memainkan peran yang sangat penting dalam membentuk opini publik dan persepsi masyarakat terhadap berbagai isu sosial, termasuk bullying. Pemberitaan mengenai bullying sering kali mempengaruhi bagaimana masyarakat memahami, merespons, dan berinteraksi dengan fenomena tersebut. Analisis wacana kritis dapat digunakan dalam menganalis teks berita daring tentang bullying. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana kedua media tersebut memberitakan kasus bullying dengan menggunakan kerangka Analisis Wacana Kritis yang dikembangkan oleh Roger Fowler dan Theo van Leeuwen. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan analisis wacana kritis model Roger Fowler dan Theo Van Leeuwen untuk menganalisis teks berita tentang bullying dari aspek kosakata, tata bahasa, ekslusi, dan inklusi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 63 data yang diperoleh dari teks berita tentang bullying dari koran digital Kompas dan CNN Indonesia dengan model analisis wacana kritis Roger Fowler dan Theo Van Leeuwen yang merujuk pada aspek kosakata dalam analisis wacana kritis model Roger Fowler mencakup kosakata klasifikasi, membatasi pandangan, pertarungan wacana, dan marginalisasi. Sedangkan pada aspek tata bahasa mencakup pasivasi dan nominalisasi. Kemudian beberapa apsek yang dianalisis menurut Theo Van Leeuwen diantaranya adalah pasivasi dan nominalisasi untuk eksklusi, dan untuk aspek inklusi diantaranya adalah Objektivasi-Abstraksi, Nominasi-Kategorisasi, Determinasi-Indeterminasi, Asosiasi-Disosiasi, dan Nominasi-Identifikasi. Pemilihan kosakata dan struktur tata bahasa sangat penting bagi para penulis dalam menyampaikan sebuah berita. Terdapat keterkaitan antara teori analisis wacana kritis Roger Fowler dan Theo Van Leeuwen seperti pasivasi dan nominalisasi serta klasifikasi berkaitan dengan identifikasi dan kategorisasi.
Implementasi Pembelajaran Sosial Emosional (PSE) Berbasis CASEL dalam Meningkatkan Partisipasi Sosial Siswa pada Pembelajaran Cerita Pendek Kelas XI SMA Fika Aulia Khasanah; Turahmat Turahmat; Leli Nisfi Setiana
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v5i2.1399

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas Pembelajaran Sosial Emosional (PSE) berbasis CASEL dalam meningkatkan partisipasi sosial siswa dalam pembelajaran cerpen di kelas XI SMA Islam Sultan Agung 3 Semarang. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) model Kemmis dan McTaggart yang dilaksanakan dalam tiga siklus, dengan pendekatan experiential learning yang terdiri dari Concrete Experience, Reflective Observation, Abstract Conceptualization, dan Active Experimentation. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan PSE meningkatkan kepercayaan diri, keterampilan komunikasi, dan keterlibatan siswa dalam diskusi, dengan partisipasi aktif meningkat dari 35% pada Siklus 1 menjadi 85% pada Siklus 3. Kendala yang dihadapi mencakup ketimpangan kontribusi dalam kelompok serta resistensi awal terhadap metode baru, yang diatasi melalui pembagian peran yang lebih terstruktur dalam kelompok dan pemantauan interaksi siswa. Temuan ini menegaskan bahwa integrasi PSE dalam pembelajaran sastra dapat mengoptimalkan interaksi sosial, pemahaman teks, dan keterampilan kolaboratif siswa.
Efektivitas Asesmen Diferensiasi untuk Meningkatkan Hasil Belajar Menyimak Hikayat di Kelas X-1 SMA Islam Sultan Agung 3 Semarang Indah Febriyanti; Turahmat Turahmat; Evi Chamalah
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v5i2.1400

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas asesmen diferensiasi dalam meningkatkan hasil belajar menyimak hikayat siswa. Penelitian ini merupakan jenis penelitian tindakan kelas (PTK) dengan menggunakan dua siklus. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas X-1 di SMA Islam Sultan Agung 3 Semarang. Teknik pengumpulan data yang digunakan melalui tes asesmen, observasi, dan wawancara. Data yang dikumpulkan selanjutnya dianalisis menggunakan analisis deskriptif berdasarkan data kuantitatif hasil tes dan data kualitatif hasil observasi dan wawancara. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa asesmen diferensiasi efektif meningkatkan keterlibatan dan hasil belajar menyimak hikayat siswa. Rata-rata hasil asesmen yang dicapai siswa pada siklus I yaitu sebesar 82,80. Sementara itu, pada siklus II rata-rata hasil asesmen yang dicapai siswa yaitu sebesar 86,35. Hal tersebut menunjukkan adanya peningkatan hasil asesmen siswa dari siklus I ke siklus II setelah diterapkan asesmen diferensiasi di dalam kelas.
Peningkatan Keaktifan dan Hasil Belajar Peserta Didik pada Pembelajaran Bahasa Indonesia Kelas XI dengan Pendekatan Teaching at the Right Level (TaRL) Ika Wulan Arvelia; Turahmat Turahmat; Oktarina Puspita Wardani
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v5i2.1402

Abstract

Keaktifan dan hasil belajar merupakan faktor dari keberhasilan pembelajaran. Penelitian ini bertujuan meningkatkan keaktifan dan hasil belajar peserta didik kelas XI-3 SMA Islam Sultan Agung 3 Semarang melalui penerapan pendekatan TaRL. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan data yang dikumpulkan melalui teknik wawancara, tes, dan observasi untuk dianalisis secara deskriptif kuantitatif. Penelitian menghasilkan terwujudnya peningkatan ketuntasan belajar dari sebesar 71,4% pada siklus I menjadi sebesar 92,8% pada siklus II. Adapun keaktifan belajar juga menunjukkan peningkatan, yakni dari siklus I sebesar 32,2% meningkat pada siklus II menjadi sebesar 89,3%. Implementasi dari pendekatan TaRL pada pembelajaran terbukti dapat mengakomodasi peserta didik dengan kemampuan yang berbeda-beda pada suatu kelas yang ditunjukkan melalui peningkatan keaktifan dan hasil belajar.
Strategi Scaffolding pada Zone of Proximal Development (ZPD) dalam Pembelajaran Teks Cerpen Berlatar Sejarah Kelas XI SMA Islam Sultan Agung 3 Semarang Condro Ayu Mukti Kuncoro; Turahmat Turahmat
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v5i2.1403

Abstract

Penelitian ini mengeksplorasi efektivitas penerapan strategi scaffolding dalam Zone of Proximal Development (ZPD) untuk meningkatkan pemahaman peserta didik terhadap cerpen berlatar sejarah di kelas XI SMA Islam Sultan Agung 3 Semarang. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif, penelitian ini melibatkan observasi, wawancara, dan analisis dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan scaffolding dalam tiga tahap yaitu pemberian dukungan awal, interaksi konseptual, dan pengembangan kemandirian berhasil meningkatkan pemahaman peserta didik terhadap cerpen berlatar sejarah. Selain itu, strategi ini juga mengembangkan keterampilan berpikir kritis dan literasi peserta didik melalui analisis teks, diskusi kelompok, dan penyajian ulang cerpen dalam berbagai format. Temuan ini berkontribusi signifikan terhadap pengembangan metode pembelajaran sastra yang lebih efektif, khususnya dalam menghadapi tantangan pemahaman peserta didik terhadap teks yang kaya akan nilai sejarah dan budaya.