cover
Contact Name
-
Contact Email
bastrajurnal01@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
bastrajurnal01@gmail.com
Editorial Address
https://dmi-journals.org/deiktis/about/editorialTeam
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra
ISSN : -     EISSN : 28077504     DOI : https://doi.org/10.53769/deiktis
DEIKTIS: Journal of Language and Literature Education is an academic journal published in April, August and December by the Indonesian Muslim Lecturer Association. This journal presents scientific articles on Learning, Education, Literature, Linguistics, Culture
Articles 769 Documents
Representasi Unsur Kebudayaan Tionghoa dalam Film Animasi Turning Red (2022) Wafa Nabila Syariva
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v5i2.1503

Abstract

The representation of nation’s cultural elements can be portrayed through film. The film that portrays cultural elements is Turning Red, directed by Domee Shi and produced by Walt Disney and Pixar Animation. Based on that, this study aims to describe the elements of Chinese culture as reflected in the film Turning Red (2022). The theory used in this research is using Koentjaraningrat’s theory which divides into seven parts; 1) religious or belief system, 2) social system, 3) knowledge system, 4) language, 5) arts, 6) livelihood system, 7) life equipment and supplies. The types and methods of this research is using qualitative descriptive methods as the basis for the research. This research Charles Sanders Peirce’s theory of semiotics known as triadic triangles which divides signs based on symbols, objects, and interpretants. The data for this research collected from the film Turning Red and compiled in the form of cutout from scenes in the film.
Analisis Kesalahan Berbahasa dalam Iklan Komersil di Media Sosial: Kajian Linguistik Struktural Eka Yulianti Bur; Soedarsono M; Akhiruddin Akhiruddin
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v5i2.1505

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kesalahan berbahasa pada iklan komersial di media sosial dengan menggunakan pendekatan linguistik struktural yang meliputi unsur fonologi, morfologi, sintaksis, dan semantik. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan mengelompokkan iklan komersial menjadi tiga kategori, yaitu iklan yang memasarkan produk minuman, iklan yang memasarkan produk kecantikan, dan iklan yang memasarkan produk makanan. Data dalam penelitian ini meliputi kata, frasa, klausa, atau kalimat yang mengandung kesalahan berbahasa berdasarkan pendekatan linguistik struktural. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesalahan berbahasa ditemukan pada unsur morfologi, yaitu penggunaan kata tidak baku (kata yang tidak sesuai dengan KBBI V), unsur sintaksis yang tidak memenuhi kaidah penulisan kalimat yang baik dan benar, dan unsur semantik, yaitu penggunaan kata ambigu dalam iklan tersebut. Iklan sebagai bahasa yang muncul di ruang publik seharusnya mengikuti kaidah berbahasa Indonesia yang baik dan benar berdasarkan ketentuan Undang-Undang Dasar 1945.
Lexicon of Cultural Values in The Salama Loko Tradition: An Anthropolinguistic Study Sri Wahyu Lestari; Abdul Muhid; Agus Syahid; Hilda Hastuti; Syamsurrijal Syamsurrijal
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v5i2.1509

Abstract

Salama Loko is traditional ceremony of the Bima and Dompu people (Mbojo tribe) when the pregnancy reaches seven months. This ceremony has its own process that contains symbolic meaning. This study aim to find out and analysis the lexicons and cultural values during Salama Loko processing ceremony in Risa Village, Woha Sub-district, Bima Regency. The method used in this study is qualitative descriptive analysis. The data collection used in this study through observation, interviews, and documentation. The result show that the lexicons used in Salama Loko ceremony are mantra, tembe kanefe, bunch of bananas, white rise, coconut & coconut oil, dolu (egg) and bongi monca (yellow rice), candle, wura piti (throwing coins), mangonco (salad). The moral values of Salama Loko tradition are to express the happiness and joy to Almighty God and depict self-purification to pray to Almighty God.
Indikasi Kejahatan Berbahasa pada Kolom Komentar Unggahan Akun Instagram Official Lambe Turah Entrnt (Pendekatan Linguistik Forensik) Wilda Aulia; Amal Akbar; Ilmiawan Ilmiawan
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v5i2.1515

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kejahatan berbahasa yang ditemukan dalam komentar di akun Instagram resmi Lambe Turah Entrnt dengan menggunakan pendekatan linguistik forensik. Metode yang dipakai berupa analisis deskriptif kualitatif, meliputi tahapan pengumpulan data dari komentar pengguna, pencatatan data, dan analisis deskriptif untuk mengidentifikasi pola-pola kejahatan berbahasa. Hasil dari studi ini menunjukkan bahwa terdapat tujuh jenis kejahatan berbahasa yang berhasil dikenali dalam komentar selama periode 21 Desember 2024 hingga 18 Februari 2025, yaitu: 1) pencemaran nama baik (dengan lima variasi bentuk), 2) ujaran kebencian (dengan lima variasi bentuk), 3) penghasutan (dengan lima variasi bentuk), 4) pembohongan (dengan dua variasi bentuk), 5) ancaman (dengan satu variasi bentuk), 6) kekerasan (dengan lima variasi bentuk), dan 7) pelecehan online (dengan empat variasi bentuk). Penelitian ini menegaskan pentingnya penerapan hukum serta kebijakan moderasi yang lebih ketat di platform media sosial guna melindungi individu dari pengaruh merugikan dari kejahatan berbahasa. Disarankan agar media sosial lebih proaktif dalam menciptakan lingkungan digital yang aman dan sehat, sehingga dapat meminimalisir risiko terkait pencemaran nama baik, ujaran kebencian, dan bentuk kejahatan berbahasa lainnya. Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa kejahatan berbahasa di media sosial, terutama di akun Lambe Turah Entrnt, memiliki dampak yang cukup besar baik bagi individu maupun masyarakat secara umum. Keberagaman bentuk kejahatan berbahasa ini menunjukkan perlunya perhatian yang lebih besar terhadap isu ini. Dengan meningkatkan kesadaran mengenai dampak negatif dari kejahatan berbahasa dan menerapkan kebijakan ketat, langkah-langkah tersebut dapat membantu melindungi pengguna media sosial sekaligus memperkuat interaksi yang lebih positif di platform digital.
Jejak Tradisi dalam Memori Kolektif Masyarakat Turatea dalam Buku Kumpulan Cerpen Gadis Pakarena Karya Khrisna Pabichara Nur Hasbi
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v5i2.1516

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jejak tradisi dalam memori kolektif masyarakat Turatea dalam buku kumpulan cerpen Gadis Pakarena karya Khrisna Pabichara. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif yang bertujuan untuk mengkaji, mengkarakterisasi, dan menemukan informasi tentang memori tradisi masyarakat Turatea. Proses pengumpulan data dilakukan dengan membaca dan kemudian menggunakan strategi pencatatan. Adapun Langkah-langkah dalam penelitian, yaitu reduksi data, penyajian data, dan perumusan kesimpulan, Sumber data pada penelitian ini, yaitu buku kumpulan cerpen yang berjudul Gadis Pakarena karya Krisna Pabichara yang erjumlah 180 halaman. Hasil analisis menunjukkan bahwa jejak tradisi dalam memori kolektif masyarakat Turatea digambarkan melalui (1) tari tradisional yaitu Tari Pakarena, (2) senjata tradisional, yaitu Badik dan Kulau Bassi, (3) atraksi tradisional, yaitu Maggiri dan Abbatte, (4) gelar tradisional, yaitu Karaeng dan I Kabbala’, (5) tradisi pernikahan, yaitu Uang Panai.
Language Style Analysis in the Short Film ‘The Mourning Bird’ Fista Elma Ratu Indayani; Abdul Muhid; Agus Syahid; Titik Ceriyani Miswaty; Ni Ketut Putri Nila Sudewi
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v5i2.1517

Abstract

This study explores the use of language style in the short film The Mourning Bird by applying Martin Joos’ theory of five language registers: frozen, formal, consultative, casual, and intimate. Using a qualitative descriptive approach, the analysis focuses on identifying and classifying the types of language styles present in the film, and determining which style is most dominant. The dialogues are examined based on their level of formality and the context in which they occur, with attention to how each style contributes to character development and emotional expression. The findings reveal that casual and intimate styles are most frequently used, reflecting the film’s focus on family relationships, grief, and interpersonal tension. This study confirms that language style plays a critical role in short-form storytelling and supports the application of stylistic theory in film and media studies. The insights from this research may benefit linguists, educators, and filmmakers interested in narrative strategy and character portrayal through language..
Analisis Penggunaan Bahasa Persuasif dalam Poster Iklan Scarlett Whitening untuk Menarik Minat Konsumen Ade Yustina; Sahban Nur; Karina Karina; Made Puspitawati
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v5i2.1518

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penggunaan bahasa persuasif dalam iklan Scarlett Whitening sebagai alat komunikasi pemasaran yang efektif dalam memengaruhi minat beli konsumen. Melalui pendekatan deskriptif kualitatif, data dikumpulkan dari berbagai konten iklan digital Scarlett di media sosial seperti Instagram, Pinterest, dan Google. Data dikumpulkan menggunakan metode dokumentasi dengan menelusuri, mengidentifikasi, serta menganalisis poster iklan yang mengandung unsur bahasa persuasif. Setiap teks dalam iklan dianalisis berdasarkan strategi persuasif yang digunakan, seperti pemilihan diksi, gaya bahasa, serta ajakan yang menonjolkan manfaat produk. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan bahasa persuasif, ajakan, dan frasa yang menonjolkan manfaat produk secara langsung mampu membentuk persepsi positif dan membangkitkan dorongan emosional konsumen. Selain itu, dukungan visual turut memperkuat efek persuasi dalam iklan. Penggunaan bahasa persuasif ini terbukti efektif dalam meningkatkan daya tarik iklan, menciptakan hubungan emosional dengan konsumen, serta mendorong keputusan pembelian
Eksklusi dalam Pemberitaan Kang Dedi Mulyadi dan Aura Cinta: Analisis Wacana Kritis Theo Van Leeuwen Ayu Lestari Syamsur; Suriadi Suriadi
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v5i2.1521

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis aktor yang dimarjinalkan melalui strategi eksklusi dalam pemberitaan. Kajian dilakukan dengan pisau bedah analisis wacana kritis Theo Van Leeuwen, yang menyoroti strategi eksklusi: pasivasi, nominalisasi, dan penggantian anak kalimat. Data penelitian diambil dari tiga artikel berita, yaitu semarang.inews.id, mamikos.com, dan depok.tribunnews.com yang membahas Kang Dedi Mulyadi dan Aura Cinta. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan pasivasi, nominalisasi, dan penggantian anak kalimat secara sistematis mengaburkan peran aktor sosial dan mengalihkan fokus pembaca pada objek atau isu yang diberitakan. Narasi yang terbentuk cenderung menempatkan Aura Cinta sebagai figur kontroversial. Temuan ini menunjukkan bahwa penggunaan strategi eksklusi dalam teks berita dapat mengaburkan transparansi serta akuntabilitas dalam penyajian informasi.
Rekonstruksi Sosial dan Resepsi Masyarakat terhadap Film Bumi Manusia (2019) Karya Pramoedya Ananta Toer Ilma Rahim; Bungatang Bungatang; Ainun Ramadhani; Ita Rosvita
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v5i2.1524

Abstract

Film Bumi Manusia (2019), yang diadaptasi dari novel karya Pramoedya Ananta Toer, mencerminkan dinamika sejarah dan sosial kolonial Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis representasi nilai-nilai sosial dalam film menggunakan pendekatan sosiologi sastra, serta untuk menelaah resepsi publik terhadap film tersebut sebagai adaptasi dari warisan sastra Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif, dengan analisis konten terhadap film dan naskahnya, serta analisis resepsi dari ulasan kritikus dan komentar di media sosial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa film ini menggambarkan ketimpangan rasial, perjuangan kelas sosial, dan masalah gender, terutama melalui karakter Minke dan Nyai Ontosoroh. Selain itu, resepsi publik menunjukkan apresiasi terhadap narasi sejarah dan visualisasi tokoh, namun juga terdapat kritik terhadap alur dan kedalaman adaptasi. Penelitian ini mengungkapkan beragam cara film ini beresonansi dengan berbagai segmen audiens dan menunjukkan tantangan dalam mengadaptasi karya sastra yang kompleks ke dalam film.
Analisis Pendidikan Karakter Pada Cerita Rakyat Nene Mallomo Ilma Rahim; Ita Rosvita; Bungatang Bungatang; Sri Wahyuni Suyuti
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v5i3.1527

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis nilai-nilai pendidikan karakter yang terkandung dalam cerita rakyat Nene Mallomo, yang merupakan salah satu warisan budaya Bugis-Makassar. Melalui metode deskriptif kualitatif, penelitian ini menggali berbagai nilai karakter yang termuat dalam cerita tersebut, seperti kejujuran, kerja keras, tanggung jawab, kecerdasan, kepemimpinan bijaksana, gotong royong, dan keadilan tanpa pandang bulu. Data dikumpulkan dari naskah cerita rakyat dan pengamatan tradisi lisan masyarakat setempat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Nene Mallomo bukan hanya sekadar kisah legenda, tetapi juga sarat dengan pesan moral yang relevan untuk diterapkan dalam pendidikan karakter masa kini. Cerita ini memberikan kontribusi penting dalam upaya melestarikan budaya sekaligus membangun karakter bangsa yang beretika dan beradab