cover
Contact Name
-
Contact Email
bastrajurnal01@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
bastrajurnal01@gmail.com
Editorial Address
https://dmi-journals.org/deiktis/about/editorialTeam
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra
ISSN : -     EISSN : 28077504     DOI : https://doi.org/10.53769/deiktis
DEIKTIS: Journal of Language and Literature Education is an academic journal published in April, August and December by the Indonesian Muslim Lecturer Association. This journal presents scientific articles on Learning, Education, Literature, Linguistics, Culture
Articles 769 Documents
Pemanfaatan Media Canva dalam Pembuatan Pamflet Pertunjukkan Drama untuk Meningkatkan Kreatifitas Belajar Peserta Didik Afifa Ristianingsih; Leli Nisfi Setiana; Oktariana Puspita Wardani
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v5i2.1473

Abstract

Tujuan penelitian ini yaitu menganalisis pemanfaatan aplikasi Canva dalam pembuatan pamflet pertunjukan drama sebagai upaya meningkatkan kreativitas belajar peserta didik kelas XI SMA Negeri 2 Semarang. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh tuntutan keterampilan abad ke 21 yang berfokus pada keterampilan berpikir kreatif. Metode yang digunakan pada penelitian ini yaitu deskriptif kualitatif dengan subjek penelitian peserta didik kelas XI 8 SMA Negeri 2 Semarang. Data yang diperoleh berupa dokumen hasil karya peserta didik yang menunjukan peningkatan keterampilan belajar, berpikir kreatif, motivasi belajar, partisipasi aktif peserta didik dalam diskusi kelompok, serta refleksi dari pampflet yang dibuat. Penelitian ini juga mengintegrasikan pengetahuan struktur dan unsur drama ke dalam bentuk visual yang komunikatif. Penelitian juga menemukan tantangan berupa keterbatasan akses internet dan kesenjangan kemampuan teknologi siswa, pendampingan guru dan penyediaan fasilitas yang memadai terbukti efektif mengatasi hambatan tersebut. Aplikasi Canva mampu menjadi media pembelajaran inovatif yang dapat meningkatkan kreativitas dan kompetensi abad ke-21 peserta didik.
Strategi Pengembangan Soft Skill: Integrasi Pendekatan Culturally Responsive Teaching dan Metode Project Based Learning dalam Pembelajaran Drama Lifthihah Anis Marufah; Leli Nisfi Setiana; Evi Chamalah
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v5i3.1476

Abstract

Pembelajaran drama di kelas XI SMA Negeri 10 Semarang menunjukkan potensi besar sebagai ruang pengembangan karakter dan soft skill peserta didik melalui aktivitas kolaboratif yang berakar pada kearifan lokal. Keterlibatan aktif peserta didik dalam menyusun teks drama, menyiapkan pementasan, dan bekerja dalam tim mencerminkan pembelajaran yang inklusif dan kontekstual. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji strategi pengembangan soft skill melalui penerapan pendekatan Culturally Responsive Teaching (CRT) yang dipadukan dengan model Project Based Learning (PJBL) dalam pembelajaran drama. Jenis data yang digunakan adalah data kualitatif yang diperoleh melalui observasi kegiatan pembelajaran, wawancara dengan guru dan peserta didik, serta dokumentasi proses pementasan drama. Instrumen penelitian mencakup lembar observasi, pedoman wawancara, dan dokumentasi visual. Data dianalisis menggunakan teknik analisis tematik dengan pendekatan deskriptif kualitatif untuk mengidentifikasi pola-pola pengembangan keterampilan kolaborasi, komunikasi, kepemimpinan, dan kesadaran budaya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi CRT dan PJBL mampu menciptakan lingkungan belajar yang partisipatif dan inklusif, meningkatkan kepercayaan diri, empati, serta kemampuan peserta didik dalam bekerja sama dan menyelesaikan konflik secara konstruktif. Pembelajaran ini tidak hanya memperkuat aspek kognitif, tetapi juga membentuk peserta didik yang adaptif, reflektif, dan siap menghadapi tantangan abad ke-21.
Analisis Naskah Drama "Matahari Di Jalan Kecil" Karya Arifin C. Noor Menggunakan Pendekatan Struktural Semiotik Siti Azizah; Erlina Nur Fajriyanti; Latifa Rahmatun Nisa; Muhamad Rizki Nur Amin; Muhamad Ihsan Hayatul Barokah; Alya Rahmawati Setiawan; Adita Widara Putra
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v5i2.1479

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis naskah drama ”Matahari Di Jalan Kecil” karya Arifin C. Noor dengan menggunakan pendekatan struktural seimotik. Drama ini menggambarkan realitas sosial masyarakat kelas bawah yang hidup di lingkungan pabrik dengan fokus pada peristiwa sederhana namun sarat makna yaitu seorang pemuda miskin yang makan di warung tanpa mampu membayar. Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan kualitatif deskriptif, menelaah unsur-unsur intrinsik seperti tema, tokoh, alur, latar, sudut pandang, gaya bahasa, dan amanat melalui pendekatan struktural. Selanjutnya, kajian semiotik digunakan untuk menganalisis makna tanda-tanda (ikon, indeks, dan simbol) yang terdapat dalam teks. Hasil penelitian menunjukkan bahwa drama ini sarat dengan simbol-simbol kehidupan sosial, kritik terhadap ketidakpercayaan dan ketidakjujuran, serta pentingnya empati di tengah tekanan ekonomi.
Types of Implicature in Piers Morgan vs Bassem Youssef on Palestine Treatment Baiq Nurul Asikin; Abdul Muhid; Wiya Suktiningsih; Titik Ceriyani Miswaty; Agus Syahid
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v5i2.1480

Abstract

This study examines the use of implicature in an interview between Piers Morgan and Bassem Youssef discussing the Israel-Hamas conflict. It is based on the theory of implicature by H.P. Grice, which explains how speakers convey meanings beyond what is explicitly stated. The analysis focuses on conventional and non-conventional implicatures in their dialogue, demonstrating how Grice’s theory can be applied to understanding indirect communication in political discourse. By analyzing the use of irony, sarcasm, and other conversational strategies, this study offers insight into how these language techniques influence audience interpretation of sensitive issues. The method used in this research is qualitative. The data is taken from a YouTube interview titled “Israel-Hamas War: Piers Morgan vs Bassem Youssef Regarding the Treatment of Palestine.” The findings emphasize the importance of pragmatics in understanding how public figures communicate complex topics and shape public opinion.
Analisis Bahasa Figuratif dalam Dialog Romantis Film Dilan 1990: Kajian Stilistika Suhfi Albab; Dery Purnama Saefudin; Thea Umbarasari; Restoeningroem Restoeningroem
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v5i2.1484

Abstract

Bahasa figuratif memainkan peran penting dalam membentuk komunikasi, terutama dalam interaksi romantis, di mana ia menambah kedalaman dan ekspresivitas dalam percakapan.. Penelitian ini menganalisis penggunaan bahasa figuratif dalam ujaran gombal Dilan dalam film Dilan 1990 untuk mengungkapkan perasaan dan membangun ketegangan romantis antara Dilan dan Milea. Fokus utama penelitian ini adalah jenis-jenis bahasa figuratif yang digunakan, seperti metafora, hiperbola, ironi, dan litotes, serta fungsi pragmatik yang terkandung di dalamnya. Melalui analisis pragmatik, penelitian ini menjelaskan bagaimana bahasa figuratif memperkaya komunikasi dalam film, menggambarkan karakter Dilan yang kompleks, dan menciptakan dinamika emosional yang mendalam dalam hubungan kedua tokoh. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bahasa figuratif dalam gombalan Dilan tidak hanya berfungsi untuk mengungkapkan cinta secara kreatif, tetapi juga memperkuat hubungan emosional dan sosial antara karakter-karakter tersebut. Penelitian ini memberikan kontribusi pada pemahaman penggunaan bahasa figuratif dalam komunikasi remaja, khususnya dalam konteks hubungan romantis. Penelitian selanjutnya diharapkan dapat mengkaji penggunaan bahasa figuratif dalam film Indonesia lainnya serta membandingkan penggunaannya antar genre film yang berbeda.
Analisis Kesalahan Tanda Baca Pada Teks Buku Cerita Siswa Kelas II Sekolah Dasar Akbar Sakuro; Yustia Suntari; Chrisnaji Banindra Yudha
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v5i2.1485

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap serta menganalisis berbagai bentuk kesalahan dalam penggunaan tanda baca pada buku cerita berbahasa Indonesia yang digunakan oleh siswa kelas II Sekolah Dasar. Buku cerita memiliki peran krusial dalam menunjang proses pembelajaran literasi dasar, terutama dalam membentuk keterampilan siswa dalam memahami struktur kalimat dan menerapkan kaidah penulisan yang tepat, termasuk penggunaan tanda baca. Sayangnya, masih banyak ditemukan buku cerita anak yang beredar di lingkungan pendidikan dasar mengandung ketidaksesuaian terhadap Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia (PUEBI). Ketidaktepatan ini tidak hanya berdampak pada kualitas teks, tetapi juga berpotensi menimbulkan kesalahan pemahaman serta mempengaruhi kebiasaan menulis siswa secara jangka panjang. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif, dengan teknik pengumpulan data melalui dokumentasi dan analisis isi terhadap buku-buku cerita yang digunakan secara resmi dalam pembelajaran di kelas II SD. Tiga buku dipilih sebagai objek kajian, yakni Dongeng untuk Santi, Cerpen Bergambar: Liburan Ara di Desa, dan Buku Cerita Bergambar: Karakter Mandiri dan Tanggung Jawab. Proses analisis dilakukan dengan menelaah kesalahan pada penggunaan tanda titik, koma, tanda kutip, tanda seru, dan tanda tanya yang terdapat dalam teks cerita. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesalahan penggunaan tanda baca tersebut masih cukup dominan dan berulang di dalam ketiga buku yang diteliti. Temuan ini menjadi indikator bahwa perhatian terhadap aspek kebahasaan, khususnya penggunaan tanda baca, masih perlu ditingkatkan oleh para penulis, editor, dan penerbit buku anak. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam upaya perbaikan mutu bahan ajar anak usia dini, serta menjadi bahan refleksi bagi guru dalam memilih dan menggunakan sumber bacaan yang tepat dalam kegiatan pembelajaran bahasa.
Kekerasan di Bawah Rezim Taliban dalam Novel The Breadwinner Karya Deborah Ellis Kartika Amalia
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v5i2.1498

Abstract

Penelitian ini membahas bentuk-bentuk kekerasan yang digambarkan dalam novel The Breadwinner karya Deborah Ellis dengan menggunakan teori kekerasan Johan Galtung, yang meliputi kekerasan langsung, struktural, dan kultural. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi bagaimana ketiga bentuk kekerasan tersebut muncul dalam konteks kekerasan yang terjadi di bawah kekuasaan Taliban. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif deskriptif dengan pendekatan objektif, dimana data dikumpulkan melalui teknik baca catat dan dianalisis menggunakan model analisis data Miles, Huberman, dan Saldana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam novel The Breadwinner terdapat 12 data yang menunjukan kekerasan langsung yang digambarkan melalui tindakan secara langsung yang dilakukan oleh Taliban seperti pemukulan, penyiksaan, dan pembunuhan; 21 data yang menunjukan kekerasan struktural yang terlihat melalui sistem yang menindas yang dibuat oleh Taliban; dan 4 data yang menunjukan kekerasan kultural yang berupa patriarki dan agama yang disalahpahami yang mendukung terjadinya kekerasan langsung dan kekerasan struktural.
Konflik Batin Pada Tokoh Utama dalam Cerita Pendek The Fisherman and His Soul karya Oscar Wilde Assyifani Nindya
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v5i3.1499

Abstract

Konflik merupakan elemen penting dalam kehidupan manusia, baik dalam realitas maupun dalam karya sastra. Penelitian ini membahas konflik batin yang dialami oleh tokoh utama dalam cerita pendek The Fisherman and His Soul karya Oscar Wilde. Dengan menggunakan metode kualitatif deskriptif dan pendekatan objektif, penelitian ini menganalisis bagaimana elemen-elemen intrinsik seperti plot, tema, dan karakter mendukung penggambaran konflik batin tersebut. Hasil analisis menunjukkan bahwa konflik batin sang nelayan berpusat pada keputusannya untuk melepaskan jiwanya demi cinta, sebuah keputusan yang menunjukkan ketegangan antara keinginan pribadi dan nilai-nilai moral. Keputusan ini mencerminkan kompleksitas dilema manusia dalam menghadapi pilihan hidup yang sulit. Kisah ini juga menyoroti tema universal tentang pengorbanan, cinta, dan nilai spiritual, sekaligus memberikan gambaran bagaimana konflik batin dapat membawa seseorang pada persimpangan jalan yang penuh konsekuensi mendalam. Penelitian ini mengungkapkan bahwa melalui cerita ini, Oscar Wilde berhasil menggambarkan pergulatan manusia dalam memilih antara hasrat dan moralitas, menjadikannya refleksi yang relevan bagi pembaca untuk memahami konflik dalam kehidupan mereka sendiri.
Persepsi Siswa Terhadap Pemahaman Pembelajaran Menulis Teks Naratif Asih Riyanti; Fendi Fendi; Selvi Selvi; Jeni Jeni; Nadia Kalisa
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v5i3.1500

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memahami bagaimana siswi kelas VIII SMP Muhammadiyah 2 Kota Tarakan memahami teks naratif pada gaya belajar yang mereka sukai untuk mendukung pemahaman terhadap teks naratif. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif digunakan dengan pengumpulan data seperti observasi, kuisioner dan wawancara. SMP Muhammadiyah 2 Kota Tarakan memiliki 17 siswa dan satu guru Bahasa Indonesia sebagai subjek penelitian, dengan 5 siswi adalah sampel utama untuk wawancara mendalam. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa sebagian besar siswi tahu dalam memahami teks naratif. Namun mereka kesulitan dalam menemukan struktur naratif tertentu, seperti alur dan tema. Faktor penyebab kesulitan pemahaman lebih banyak disebabkan rendahnya minat terhadap teks naratif ini dibandingkan metode pengajaran guru. Penelitian ini menyarankan bahwa gaya belajar yang berbeda, seperti belajar sambil bermain dan kegiatan pembelajaran di luar kelar, dapat digunakan untuk meningkatkan pemahaman siswa terhadap teks naratif.
A Reprensentasi Kekuasaan Yang Tercermin pada Cerpen “Protes” karya Putu Wijaya dan Cerpen “Ruang Isolasi untuk Si Gila” karya Han Gagas Shefira Medina Hidayat; David Setiadi; Fauziah Suparman
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v5i2.1502

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis struktur teks, bentuk hegemoni kekuasaan, dan oposisi biner dalam cerpen Protes karya Putu Wijaya. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan sumber data berupa teks tertulis dari cerpen tersebut. Fokus analisis mencakup tiga aspek utama, yaitu struktur cerpen, manifestasi hegemoni kekuasaan, dan bentuk oposisi biner yang terkandung di dalamnya. Penelitian ini menggunakan pendekatan poskolonial untuk memahami relasi kekuasaan yang tersirat dalam teks, terutama dalam konteks dominansi suatu kelompok terhadap kelompok lain yang lebih lemah. Dalam cerpen Protes, tergambarkan secara jelas adanya ketimpangan kekuasaan antara kaum yang berkuasa dan kaum yang tertindas, yang menjadi refleksi dari dinamika sosial pascakolonial.