cover
Contact Name
Listyaningsih
Contact Email
listyaningsih@unesa.ac.id
Phone
+628123071250
Journal Mail Official
oksianajatiningsih@unesa.ac.id
Editorial Address
Kampus Unesa Ketintang Jl. Ketintang, Gedung I1. 01.04 Surabaya
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Kajian Moral dan Kewarganegaraan
  • jurnal-pendidikan-kewarganegaraa
  • Website
ISSN : 2337473X     EISSN : 29854334     DOI : -
Jurnal ini memuat hasil-hasil penelitian di bidang kewarganegaraan, pendidikan, ideologi, politik, sosial, humaniora, nilai, dan moral.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 923 Documents
PENGUATAN KARAKTER ANAK JALANAN: MENUMBUHKAN KEPEDULIAN SOSIAL MELALUI DAPUR UMUM DI SANGGAR PUTRA BIMA BOJONEGORO Didin Fatmawati Sukma; Oksiana Jatiningsih
Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol 10 No 3 (2022): Kajian Moral dan Kewarganegaraan
Publisher : Universitas Negeri Surabaya (Unesa)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (305.081 KB) | DOI: 10.26740/kmkn.v10n3.p773-788

Abstract

Anak jalanan tidak selalu menjadi anak yang liar dan egois. Dengan belajar mereka bisa tumbuh menjadi pribadi yang berkarakter. Melalui Dapur umum, mereka diberi kesempatan untuk belajar bagaimana menjadi individu yang bermanfaat untuk orang lain. Dapur umum sengaja dirancang oleh sanggar untuk menumbuhkan kepedulian sosial terhadap sesama. Fenomena ini menarik untuk dikaji di tengah kesulitan hidup yang dihadapi, mereka diajak untuk memiliki sikap peduli kepada orang lain. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan upaya Sanggar Putra Bima dalam menumbuhkan karakter kepedulian sosial pada anak jalanan serta mengetahui gambaran karakter kepedulian sosial anak jalanan setelah mengikuti dapur umum. Teori yang digunakan penelitian ini adalah operant conditioning B.F. Skinner, menjelaskan bahwa terdapat Stimulus dan Respons dalam praktik pembentukan perilaku manusia. Penelitian dilaksanakan di terminal bus Rajekwesi Kabupaten Bojonegoro, menggunakan pendekatan penelitian kualitatif dengan desain deskriptif. Informan penelitian ini ada tujuh orang dipilih secara purposive sampling. Fokus penelitian ini adalah upaya Sanggar Putra Bima dalam menguatkan karakter anak jalanan serta gambaran karakter kepedulian sosial anak jalanan setelah mengikuti dapur umum. Data dikumpulkan melalui wawancara dan dokumentasi. Untuk keabsahan data, digunakan triangulasi sumber dan teknik. Hasil penguatan karakter anak jalanan peduli sosial dilakukan dengan pengondisian perilaku negatif menjadi positif, membiasakan melakukan kegiatan sosial dan menolong sesama seperti dapur umum yang kegiatannya membagikan makanan, minuman, dan masker gratis. Penguatan persaudaraan dan persatuan melaui kegiatan sosial, melakukan kegiatan positif untuk menghilangkan citra negatif dan membangun citra positif diri. Kata Kunci: anak jalanan, penguatan karakter, peduli sosial.
PENGEMBANGAN E-BOOK INTERAKTIF MATERI MEWASPADAI ANCAMAN TERHADAP KEDUDUKAN NKRI BAGI SISWA KELAS XI IPS 2 SMA MUHAMMADIYAH 2 SURABAYA Rinne Dwi Safitri; Harmanto Harmanto
Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol 10 No 3 (2022): Kajian Moral dan Kewarganegaraan
Publisher : Universitas Negeri Surabaya (Unesa)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (445.53 KB) | DOI: 10.26740/kmkn.v10n3.p668-682

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah menghasilkan media pembelajaran berupa e-book interaktif materi Mewaspadai Ancaman terhadap Kedudukan NKRI bagi siswa kelas XI IPS 2 SMA Muhammadiyah 2 Surabaya yang layak secara teoritis dan empiris. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan menggunakan model 4D yang dikemukakan oleh Thiagarajan yakni define, design, develop, dan disseminate namun dibatasi hanya sampai tahap develop. Kelayakan teoritis diperoleh dari hasil validasi yang dilakukan oleh dosen ahli media, dosen ahli materi, dan guru PPKn SMA. Kelayakan teoritis ditinjau dari kelayakan penyajian, kelayakan materi/isi, kelayakan kebahasaan, dan kelayakan media. Kelayakan empiris diperoleh dari respons siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan metode telaah dan validasi melalui angket validitas serta angket respons siswa. Uji coba terbatas dilakukan kepada 20 siswa kelas XI IPS 2 secara online. Data hasil penelitian dianalisis menggunakan analisis deskriptif kuantitatif. E-book interaktif dikatakan layak apabila memenuhi kriteria persentase skor rata-rata mencapai nilai ≥ 61% berdasarkan hasil validasi ahli dan respons siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelayakan teoritis berdasarkan validitas mencapai 96,05% dengan kategori sangat layak, sedangkan kelayakan empiris berdasarkan respons siswa mencapai 94,40% dengan kategori sangat baik. Dengan demikian, e-book interaktif materi Mewaspadai Ancaman terhadap Kedudukan NKRI bagi siswa kelas XI IPS 2 SMA Muhammadiyah 2 Surabaya yang telah dikembangkan layak secara teoritis dan empiris untuk digunakan sebagai media pembelajaran. Kata Kunci: e-book, e-book interaktif, ATHG.
UPAYA PENERAPAN NILAI-NILAI PANCASILA KEPADA PARA ANGGOTA PRAMUKA SAKA BHAYANGKARA MENGANTI GRESIK Agung Sudrajad Abdillah; Agus Satmoko Adi
Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol 10 No 3 (2022): Kajian Moral dan Kewarganegaraan
Publisher : Universitas Negeri Surabaya (Unesa)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (288.875 KB) | DOI: 10.26740/kmkn.v10n3.p683-697

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui nilai-nilai Pancasila dan penanamannya oleh pengurus/pembina kepada anggota Pramuka Saka Bhayangkara Menganti Gresik.Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini ialah metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwasannya pengurus Pramuka Saka Bhayangkara Menganti Gresik melakukan upaya penerapan nilai-nilai Pancasila kepada para anggota pramuka dengan kegiatan-kegiatan berikut : 1) Perkemahan sabtu minggu dengan nilai Pancasila yang ditanamkan antara lain jiwa berani, percaya diri, mengembangkan diri karena kesuksesan, sikap berhati-hati, berlatih berjuang keras, percaya kemampuan diri, saling menghormati antar anggota dalam kelompok, berani menerima tantangan, dan berlatih mengatasi tantangan;2) kegiatan Dasa Darma Pramuka dengan nilai yang ditanamkan meliputi taqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, cinta alam dan kasih sayang sesama manusia, patriot yang sopan dan ksatria, patuh dan suka bermusyawarah, rela menolong dan tabah, rajin, trampil dan gembira, hemat, cermat, dan bersahaja, disiplin, berani dan setia, bertanggung jawab dan dapat dipercaya dan suci; 3) kegiatan semapur terdapat aktivitas menggunakan sandi kode morse dengannilai yang ditanamkan pada kegiatan semapur meliputi sikap teliti, kekompakan tim, ketepatan pemecahan masalah, musyawarah tim, kecepatan mengambil keputusan, Kemampuan menjaga rahasia, rasa aman dan menghormati hak dan kewajiban; Dan 4)Kegiatan jelajah alam yaitu kegiatan halang merintang dengan nilai yang ditanamkan pada kegiatan tersebut adalah jiwa berani, percaya diri, mengembangkan diri karena kesuksesan, sikap berhati-hati, berlatih berjuang keras, percaya kemampuan diri, saling menghormati antar anggota dalam kelompok, berani menerima tantangan dan berlatih mengatasi tantangan.
PELAKSANAAN CHILD RIGHTS PROGRAMMING SEBAGAI UPAYA MEWUJUDKAN PERLINDUNGAN TERHADAP HAK ANAK DAMPINGAN DI YAYASAN ALIT SURABAYA Nasihatul Mahmudah; Rr. Nanik Setyowati
Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol 10 No 4 (2022): Kajian Moral dan Kewarganegaraan
Publisher : Universitas Negeri Surabaya (Unesa)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (304.933 KB) | DOI: 10.26740/kmkn.v10n4.p789-808

Abstract

Abstrak Perlindungan anak dapat dijadikan tolak ukur peradaban suatu bangsa. Demi kebaikan masa depan dan peradaban bangsa, perlu dilakukan usaha perlindungan anak sesuai dengan kemampuan masing-masing. Oleh sebab itu, perlindungan anak harus diusahakan dalam berbagai bidang kehidupan baik bernegara maupun bermasyarakat. Yayasan ALIT Surabaya dalam upaya mewujudkan perlindungan anak adalah melalui salah satu programnya bernama Child Rights Programming. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan dari Child Rights Programming sebagai upaya mewujudkan perlindungan terhadap hak anak dampingan di Yayasan ALIT Surabaya. Penelitian ini menggunakan teori implementasi kebijakan Merilee S. Grindle. Metode dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan Child Rights Programming Yayasan ALIT Surabaya berlangsung dengan baik melalui beberapa proses atau tahapan, (1) Tahap pengorganisasian modul kegiatan (2) Tahap sosialisasi kegiatan dilakukan dengan reach out kepada target grup (3) Tahap pelaksanaan kegiatan dilakukan dengan kegiatan edukasi dan pelatihan kepada target grup (4) Tahap monitoring dan evaluasi kegiatan dilakukan dengan intervensi kepada target grup dan evaluasi setelah kegiatan berlangsung. Yayasan ALIT Surabaya dapat merealisasikan Child Rights Programming melalui kegiatan edukasi dan pelatihan yang bertujuan untuk membantu anak dampingan memeroleh hak mereka diantaranya hak untuk mendapatkan perlindungan melalui pelatihan Perlina (Perlindungan Anak), hak untuk berpartisipasi melalui kegiatan Kelas Merdeka Belajar, hak untuk tumbuh dan berkembang melalui kegiatan pengembangan life skills serta minat bakat, dan hak untuk mendapatkan kelangsungan hidup melalui kegiatan forum orang tua anak dampingan. Kata Kunci: Program Hak Anak, Perlindungan Anak, Anak Dampingan Yayasan Alit Abstract Child protection can be the benchmark for a nation’s civilization. For the good of the future and nation civilization, it is necessary to protect children according to their respective abilities. Therefore, child protection must work in various fields of life, both in the state and society. Surabaya ALIT Foundation’s effort to realize child protection is through a program called Child Rights Programming. This study aims to determine the implementation of the Child Rights Programming effort to obtain the protection rights of assisted children at the Surabaya ALIT Foundation. This research uses Merilee S. Grindle’s theory of policy implementation. The method in this study is a qualitative method with a descriptive approach. The results showed that the implementation of the Child Rights Programming of the Surabaya ALIT Foundation went well through several processes and stages, (1) The activity module organizing stage (2) The activity socialization phase was carried out by reaching out to the target group (3) The activity implementation phase was carried out with educational and training to the target group (4) The monitoring and evaluation phase of activities is carried out with intervention to the target group and evaluation after activity takes place. Surabaya ALIT foundation can realize Child Rights Programming through educational and training activities aimed at helping children obtain their rights include the right to protection through training of Perlina (Child Protection), the right to participate through Independent Learning Class activities, the right to grow and develop through life skills development activities and talent interests, and the right to survival through assisted children parents forum activities. Keywords: Child Rights Program, Child Protection, Alit Foundation’s assisted children
PRAKTIK PENDIDIKAN KARAKTER BAGI ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS DI SD MUHAMMADIYAH KOTA MADIUN Rosyida Hanifa Zara'; Oksiana Jatiningsih
Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol 10 No 3 (2022): Kajian Moral dan Kewarganegaraan
Publisher : Universitas Negeri Surabaya (Unesa)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (455.982 KB) | DOI: 10.26740/kmkn.v10n3.p713-727

Abstract

This qualitative study aims to describe: practices, problems, and character handling solutions for children with special needs at SD Muhammadiyah Kota Madiun. Data were collected through a google form questionnaire, with a total of seven subjects including the principal, vice principal, coordinator of children with special needs, two psychologists, and two classroom teachers. In addition, there were 12 teachers as additional subjects. The results showed that in Muhammadiyah Elementary School, Madiun City, there were 15 children who had special disabilities that required special assistance to the spesial needs children. The problems faced in the character education process for children with special needs are: (1) the difficulty of controlling children; (2) Lack of parental attention to their children. This can be overcome through good cooperation between teachers, psychologists, and shadow teachers. Within that framework, the efforts made are (1) the application of teacher creativity in the implementation of learning and interaction with children. Activities carried out in instructional and non-instructional activities within innovative, creative, and joyful learning such as conditioning in learning through posters. (2) Implementation of the Individual Learning Program (PPI). Keywords: Character education, ABK, Muhammadiyah Elementary School Madiun City.
Upaya Pemerintah kota Surabaya dalam Meningkatkan Partisipasi Masyarakat melalui Media Center Surabaya sebagai Wujud Good Governance Ririn Hidayati; I Made Suwanda
Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol 10 No 4 (2022): Kajian Moral dan Kewarganegaraan
Publisher : Universitas Negeri Surabaya (Unesa)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (458.52 KB) | DOI: 10.26740/kmkn.v10n4.p824-841

Abstract

Media Center Surabaya merupakan salah satu gagasan yang dilakukan oleh pemerintah kota Surabaya dalam menampung aspirasi masyarakat dalam rangka pembangunan kota Surabaya secara satu melalui Dinas Komunikasi dan Informatika Surabaya. Dalam pelaksanaannya sejak tahun 2012, Media Center terus mengalami perbaikan-perbaikan mulai dari kualitas sumber daya manusia hingga kualitas software-nya, sehingga dengan begitu partisipasi masyarakat dapat meningkat. Partisipasi masyarakat merupakan salah satu prinsip dalam mewujudkan Tata kelola pemerintah yang baik (Good Governance). Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan upaya pemerintah serta kendala-kendala yang dihadapi pemerintah Kota Surabaya dalam meningkatkan partisipasi Masyarakat melalui Media Center sebagai Wujud Good Governance. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Subjek dalam penelitian ini ada 3 yakni kepala Seksi Pengelolaan Informasi Publik, Kepala Seksi Kemitraan Publik dan Staf Media Center Surabaya sebagai informan pendukung. Teknik yang digunakan, yakni teknik Wawancara, Observasi, Dokumentasi, sedangkan keabsahan data yang digunakan adalah triangulasi sumber dengan teknik proportional sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemerintah Kota Surabaya telah berupaya untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dengan melaksanakan Sosialisasi, Pelaksanaan Pertura (Pertunjukan Rakyat), Pengembangan Kelompok Informasi Masyarakat (KIM), Peningkatan kualitas pegawai Media Center Surabaya dalam memberikan Pelayanan, Pengembangan Inovasi Pelayanan Pengaduan Media Center Surabaya, dan memberikan kejelasan prosedur dan Kemudahan Penggunaan layanan. Kata Kunci: Good Governance, Media Center, Partisipasi Masyarakat.
PERAN PEMUDA KAMPUNG LALI GADGET DALAM MENGENALKAN PERMAINAN TRADISIONAL SEBAGAI WUJUD SIKAP CINTA TANAH AIR PADA ANAK USIA DINI DI DESA PAGAR NGUMBUK KECAMATAN WONOAYU KABUPATEN SIDOARJO Siti Fajri Novi Astuti; Listyaningsih Listyaningsih
Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol 10 No 3 (2022): Kajian Moral dan Kewarganegaraan
Publisher : Universitas Negeri Surabaya (Unesa)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (367.248 KB) | DOI: 10.26740/kmkn.v10n3.p728-742

Abstract

Abstract This study aims to describe the role of village youth in introducing gadgets to traditional games as a form of love for the homeland in early childhood in Pagar Ngumbuk Village, Wonoayu District, Sidoarjo Regency. In this study using qualitative research methods with descriptive research types with the main informants of the study, namely the founder of the Lali Gadget Village and the core administrators of the Lali Gadget Village such as the secretary, treasurer, operational division, and equipment division. Data collection techniques used in this study are observation, interviews, and documentation, as well as data analysis used in this study, namely data collection, data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The results of this study are the role of the youth of the village of Lali gadgets in introducing traditional games as a form of love for the homeland in early childhood, namely by introducing various types of traditional games and explaining the benefits of these traditional games, holding several routine activities and some of these activities focusing on traditional games, then provide assistance to children when playing and when making games, so that these things can foster an attitude of love for the homeland in early childhood through traditional games. In addition, to realize an attitude of love for the homeland in early childhood, it can be done through ways, namely by fostering an attitude of mutual cooperation, then Lali Gadget Village also makes various facilities and infrastructure as a means of supporting various activities carried out in Kampung Lali Gadget. Keywords: Role, Traditional games, Love for motherland
PENGUATAN BARGAINING POWER KADER PEREMPUAN DI DEWAN PENGURUS WILAYAH PARTAI KEADILAN SEJAHTERA (PKS) JAWA TIMUR DALAM PENGAMBILAN KEPUTUSAN ATAU KEBIJAKAN PARTAI Naila Adibah; Oksiana Jatiningsih
Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol 10 No 3 (2022): Kajian Moral dan Kewarganegaraan
Publisher : Universitas Negeri Surabaya (Unesa)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (345.984 KB) | DOI: 10.26740/kmkn.v10n3.p743-757

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kader perempuan di DPW (Dewan Pengurus Wilayah) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Jawa Timur dalam membangun bargaining powerdalam pengambilan keputusan atau kebijakan partai. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan desain ekploratif. Subjek dalam penelitian adalah kader perempuan DPWPKS Jawa Timur berjumlah lima orang yang dipilih secara purposive karena mempunyai power dalam partai tersebut. Data yang diperoleh berupa hasil wawancara yang dilakukan secara online dengan kelima informan yang memenuhi kriteria yang ditentukan. Teknik analisis yang digunakan yaitu, analisis kualitatif yang dilakukan secara interaktif secara terus menerus sampai data jenuh melalui: reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Teori yang digunakan adalah teori Bargaining Power dari Schelling yang mengungkapkan bahwa orang yang kuat, cekatan, dan terampil cenderung memiliki bargaining power yang tinggi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Bargaining Power kader perempuan di dewan pengurus wilayah PKS Jawa Timur dalam pengambilan keputusan atau kebijakan partai dilakukan dengan menjadi bagian dari struktur fungsional tertinggi partai pada Badan Pengurus Harian (BPH). Kader perempuan memiliki kekuatan dalam pengambilan keputusan atau kebijakan partai sesuai dengan kapasitas individualnya sebagai hal penting dalam penentuan bargaining positionnya. Pada internal partai, memiliki jabatan atau posisi tertinggi partai sebagai BPH, penting bagi perempuan agar dapat turut menjadi pengendali roda kegiatan organisasi. Di lingkup eksternal, kekuatan menentukan keputusan dilakukan melalui keanggotaan perempuan menjadi anggota DPRD Provinsi Jawa Timur dan masuk di DPTW PKS Jatim Dewan Pimpinan Tinggi Wilayah. Bargaining Power perempuan di DPW PKS dilakukan melalui struktur formal organisasi baik internal maupun eksternal, yang memberinya kesempatan untuk melakukan threat dan promise yang mempengaruhi kebijakan partai. Kata Kunci: PKS, bargaining power, kader perempuan
PENERAPAN POLA ASUH ORANG TUA DALAM MENGEMBANGKAN KEMANDIRIAN ANAK DESA KLAMPIS BARAT KECAMATAN KLAMPIS KABUPATEN BANGKALAN Fatihatul Falahah; I Made Suwanda
Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol 10 No 3 (2022): Kajian Moral dan Kewarganegaraan
Publisher : Universitas Negeri Surabaya (Unesa)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (281.561 KB) | DOI: 10.26740/kmkn.v10n3.p758-772

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan pola asuh orang tua dalam mengembangkan kemandirian anak Desa Klampis Barat Kecamatan Klampis Kabupaten Bangkalan. Jenis penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif. Sumber data dalam penelitian ini adalah informan yaitu ayah dan ibu, dan subjek penelitian adalah anak-anak dari Desa Klampis Barat, Kabupaten Klampis, Kabupaten Bangkalan. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara, observasi dan dokumentasi. Analisis data penelitian menggunakan pengumpulan data, penyajian data, reduksi data, dan verifikasi data. Pemeriksaan keabsahan data dalam penelitian ini menggunakan triangulasi sumber. Hasil penelitian tentang penerapan pola asuh orang tua dalam mengembangkan kemandirian anak Desa Klampis Barat Kecamatan Klampis Kabupaten Bangkalan, ada dua pola asuh yang diterapkan, yaitu: (1) Pola asuh demokratis adalah ayah dan ibu (orang tua) memberikan kesempatan berdiskusi, berdialog, jujur, perhatian, menghormati hak anak, serta ayah dan ibu (orang tua) memberikan kebebasan, namun tetap mendominasi anak. (2) Pola asuh otoriter adalah sikap ayah dan ibu (orang tua) yang kaku dengan membatasi rasa ingin tahu anak, menerapkan berbagai aturan dengan mewajibkan anak untuk mengikuti semua aturan yang dibuat oleh ayah dan ibu (orang tua). Pada saat yang sama, kemandirian anak di Desa Klampis Barat, Kecamatan Klampis, Kabupaten Bangkalan juga telah berkembang dengan baik. Kata kunci: Pola asuh orang tua, Kemandirian anak
UPAYA SEKOLAH DALAM MENEGAKKAN ATURAN ONE MOTORCYCLE ONE HELMET SEBAGAI ASPEK KESADARAN BERLALU LINTAS PADA SISWA MAN 2 GRESIK Dwiana Rizky Amalia; Maya Mustika Kartika Sari
Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol 10 No 4 (2022): Kajian Moral dan Kewarganegaraan
Publisher : Universitas Negeri Surabaya (Unesa)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (249.569 KB) | DOI: 10.26740/kmkn.v10n4.p809-823

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan upaya sekolah dalam menegakkan aturan one motorcycle one helmet sebagai aspek kesadaran berlalu lintas pada siswa MAN 2 Gresik. Fokus dalam penelitian ini yaitu upaya sekolah dalam menegakkan aturan one motorcycle one helmet pada siswa MAN 2 Gresik, serta faktor penghambat yang mempengaruhi penegakan aturan tersebut dan tanggapan siswa MAN 2 Gresik terhadap penegakan aturan one motorcycle one helmet. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori operant conditioning dari B.F. Skinner yang menyatakan bahwa perubahan perilaku siswa dapat diperoleh dari hasil respon individu terhadap stimulus yang diberikan oleh lingkungan sekitarnya. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Informan penelitian ini adalah kepala sekolah, koordinator tim ketertiban sekolah, serta 4 siswa dari angkatan yang berbeda. Lokasi penelitian ini adalah terletak di Jl. Raya Metatu No.7 Jogodalu, Kecamatan Benjeng, Kabupaten Gresik. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi dan wawancara. Teknik analisis data yang digunakan menggunakan model interaktif dari Miles dan Hubberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa upaya yang dilakukan agar aturan one motorcycle one helmet berjalan dengan baik di MAN 2 Gresik yakni melalui sosialisasi dan pemberian sanksi bagi pelanggar aturan sebagai bentuk stimulus pembiasaan bagi siswa. Stimulus tersebut memberikan dampak yang cukup baik bagi siwa, meskipun dalam pelaksanaanya terdapat hambatan-hambatan. Namun, penegakan aturan one motorcycle one helmet dapat dikatakan bisa meningkatkan kesadaran berlalu lintas siswa di MAN 2 Gresik. Kata Kunci: upaya sekolah, one motorcycle one helmet, kesadaran berlalu lintas. Abstract This research aims to describe the school's efforts in enforcing the one motorcycle one helmet rule as an aspect of traffic awareness in MAN 2 Gresik students. The focus of this study is the school's efforts in enforcing the one motorcycle one helmet rule on MAN 2 Gresik students, as well as the inhibitory factors that affect the enforcement of the rule and the response of MAN 2 Gresik students to the enforcement of the one motorcycle one helmet rule. The theory used in this study is B.F. Skinner's operant conditioning theory which states that changes in student behavior can be derived from the results of individual responses to stimuli provided by the surrounding environment. This research uses qualitative research methods with descriptive types of research. The informant of the study was the principal, the coordinator of the school order team, as well as 4 students from different generations. The location of this research is located at Jl. Raya Metatu No.7 Jogodalu, Benjeng Subdistrict, Gresik Regency. Data collection techniques use observation and interviews. Data analysis techniques are used using interactive models of Miles and Hubberman. The results showed that efforts made so that the one motorcycle one helmet rule worked well in MAN 2 Gresik, namely through socialization and sanctions for rule breakers as a form of habituation stimulus for students. The stimulus has a fairly good impact on shiva, although in its implementation there are obstacles. However, the enforcement of the one motorcycle one helmet rule can be said to increase student traffic awareness at MAN 2 Gresik. Keywords: school efforts, one motorcycle one helmet, traffic awareness.

Filter by Year

2013 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 13 No. 4 (2025): Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol. 13 No. 3 (2025): Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol. 13 No. 2 (2025): Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol. 13 No. 1 (2025): Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol. 12 No. 4 (2024): Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol. 12 No. 3 (2024): Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol. 12 No. 2 (2024): Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol. 12 No. 1 (2024): Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol. 11 No. 4 (2023): Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol. 11 No. 3 (2023): Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol 11 No 2 (2023): Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol 11 No 1 (2023): Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol 10 No 4 (2022): Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol 10 No 3 (2022): Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol 10 No 2 (2022): Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol 10 No 1 (2022): Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol 9 No 3 (2021): Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol 9 No 2 (2021): Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol 9 No 1 (2021): Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol 8 No 3 (2020): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 1) Vol 8 No 2 (2020): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 3) Vol 8 No 2 (2020): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 2) Vol 8 No 2 (2020): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 1) Vol 8 No 1 (2020): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 1) Vol 7 No 3 (2019): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 1) Vol 7 No 2 (2019): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 6) Vol 7 No 2 (2019): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 5) Vol 7 No 2 (2019): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 4) Vol 7 No 2 (2019): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 3) Vol 7 No 2 (2019): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 2) Vol 7 No 2 (2019): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 1) Vol 7 No 1 (2019): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 2) Vol 7 No 1 (2019): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 1) Vol 6 No 01 (2018): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 1) Vol 6 No 3 (2018): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 3) Vol 6 No 3 (2018): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 2) Vol 6 No 3 (2018): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 1) Vol 6 No 2 (2018): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 4) Vol 6 No 2 (2018): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 3) Vol 6 No 2 (2018): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 2) Vol 6 No 2 (2018): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 1) Vol 5 No 03 (2017): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 3) Vol 5 No 03 (2017): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 2) Vol 5 No 03 (2017): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 1) Vol 5 No 02 (2017): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 4) Vol 5 No 02 (2017): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 3) Vol 5 No 02 (2017): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 2) Vol 5 No 02 (2017): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 1) Vol 5 No 01 (2017): Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol 4 No 3 (2016): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 4) Vol 4 No 3 (2016): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 3) Vol 4 No 3 (2016): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 2) Vol 4 No 3 (2016): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 1) Vol 4 No 2 (2016): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 4) Vol 4 No 2 (2016): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 3) Vol 4 No 2 (2016): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 2) Vol 4 No 2 (2016): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 1) Vol 4 No 1 (2016): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 2) Vol 4 No 1 (2016): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 1) Vol 3 No 3 (2015): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 2) Vol 3 No 3 (2015): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 1) Vol 3 No 2 (2015): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 4) Vol 3 No 2 (2015): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 3) Vol 3 No 2 (2015): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 1) Vol 3 No 1 (2015): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 2) Vol 2 No 3 (2014): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 3) Vol 2 No 2 (2014): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 2) Vol 2 No 1 (2014): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 1) Vol 1 No 1 (2013): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 2) Vol 1 No 1 (2013): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 1) Vol 1 No 3 (2013): Kajian Moral dan Kewarganegaraan More Issue