cover
Contact Name
Listyaningsih
Contact Email
listyaningsih@unesa.ac.id
Phone
+628123071250
Journal Mail Official
oksianajatiningsih@unesa.ac.id
Editorial Address
Kampus Unesa Ketintang Jl. Ketintang, Gedung I1. 01.04 Surabaya
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Kajian Moral dan Kewarganegaraan
  • jurnal-pendidikan-kewarganegaraa
  • Website
ISSN : 2337473X     EISSN : 29854334     DOI : -
Jurnal ini memuat hasil-hasil penelitian di bidang kewarganegaraan, pendidikan, ideologi, politik, sosial, humaniora, nilai, dan moral.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 923 Documents
STRATEGI GURU PPKn DALAM MENINGKATKAN KARAKTER CINTA TANAH AIR UNTUK MENGANTISIPASI GERAKAN RADIKALISME DI SMP ISLAM AL A’LA LOCERET NGANJUK Rahma Dona Pramita; Listyaningsih Listyaningsih
Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol 10 No 3 (2022): Kajian Moral dan Kewarganegaraan
Publisher : Universitas Negeri Surabaya (Unesa)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (342.904 KB) | DOI: 10.26740/kmkn.v10n3.p508-522

Abstract

Tujuan dari penelitian ini mendeskripsikan tentang strategi yang dilakukan oleh guru PPKn SMP Islam Al A’la dalam meningkatkan karakter sikap cinta tanah air. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif, pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Sumber data diperoleh dari guru PPKn di SMP Islam Al A’la dan kepala sekolah. Lokasi penelitian di SMP Islam Al A’la Loceret Kabupaten Nganjuk. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa strategi-strategi yang dilakukan oleh guru PPKn di SMP Islam Al A’la dalam meningkatkan karakter cinta tanah air untuk mengantisipasi gerakan radikalisme di SMP Islam Al A’la, diantaranya: (1) melalui kegiatan di dalam kelas yang dilakukan sebagai pembiasaan pada siswa, yaitu berdoa sebelum dan sesudah pembelajaran, menyanyikan lagu Indonesia raya sebelum pelajaran dimulai kemudian menyanyikan lagu nasionalisme diakhir jam pembelajaran, dan memasukkan nilai-nilai karakter cinta tanah air pada saat pembelajaran berlangsung; (2) kegiatan di luar kelas dengan cara melakukan kegiatan upacara bendera pada hari senin, memperingati hari-hari nasional dengan mengadakan kegiatan seperti menonton film bersama kemudian memberikan tugas untuk peserta didik, membiasakan bersalaman ketika selesai melakukan kegiatan apapun, mengerjakan majalah dinding dengan tema Pancasila, dan mengintegrasikan pembelajaran Pancasila untuk menumbuhkan cinta tanah air melalui pembelajaran keagamaan. Kata Kunci: strategi, guru PPKn, cinta tanah air.
MOTIVASI GERAKAN ANTI KORUPSI OLEH ALIANSI MASYARAKAT DESA CUNGKUP KECAMATAN PUCUK KABUPATEN LAMONGAN Syifa ul Husnah; Maya Mustika Kartika Sari
Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol 10 No 3 (2022): Kajian Moral dan Kewarganegaraan
Publisher : Universitas Negeri Surabaya (Unesa)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (507.961 KB) | DOI: 10.26740/kmkn.v10n3.p570-585

Abstract

Abstrak Upaya untuk mencegah terjadinya kasus korupsi peran aktif dari masyarakat sangat penting, hal ini sesuai dengan yang dilakukan oleh masyarkat Desa Cungkup yang membuat sebuah gerakan masyarakat yang dinamakan aliansi masyarakat desa yang memiliki tugas untuk melakukan pengawasan kepada pemerintah desa dalam melaksanakan pembangunan desa yang merupakan bentuk dari mecegah adanya kasus korupsi atau anti korupi. Yang menjadi tujuan dalam penelitian ini adalah untuk menganalisis motivasi yang mendasari gerakan anti korupsi yang dilakukan aliansi masyrakat Desa Cungkup Kecamatan Pucuk Kabupaten Lamongan. Dengan metode penelitian kualitatif yang menggunakan pendekatan fenomenologi dari Alfred Schuts dengan teori motif yang dikemukakannya. Dari wawancara dan pengamatan yang dilakukan diperoroleh hasil yang menjelaskan bahawa motivasi dari aliansi masyarakat desa yang didasarkan pada motivasi karena atau because motive yaitu rasa ketidak percaya masyarakat kepada pemerintah desa yang mendorong masyarakat untuk melakukan pengawasan dan yang menjadi motivasi tujuan aliansi masyarakat desa atau in order to motive yaitu mencari dukungan dan kepercayaan dari masyarkat dan bentuk eksistensi diri dari setiap anggota dan eksistensi dari aliansi masyrakat desa. Jadi motivasi dari aliansi masyarakat desa adalah untuk mendorong pemerintah desa agar lebih transparan dan mampu mewujudkan tata pemerintahan yang baik.Kata Kunci: Motivasi, Gerakan, Masyarakat. AbstractAttempts to prevent cases of corruption, the active role of the society is very important. This is in accordance with what has done by people of Cungkup village that created a society movement called the village community alliance, which has task of supervising the village government in carrying out village development. It is a form of preventing the corruption, or anti-corruption movement. The aim of this research is to analyze the motivation underlying the anti-corruption movement carried out by the community alliance of Cungkup village, district of Pucuk, regency of Lamongan. Through a qualitative research method that uses a phenomenological approach from Alfred Schuts with the theory of motives that he put forward, and from interviews and observations, it is obtained a result that explained the motivation for the village community alliance Village community alliance which is based on motivation because or because of the motive, namely the community's distrust of the village government which encourages the public to carry out surveillance and that is the motivation for the purpose of the village community alliance or in order to motive, namely seeking support and trust from the community and the form of self existence of each member and the existence of the village community alliance. So the motivation of the village community alliance is to encourage the village government to be more transparent and able to realize good governance. Keywords: Motivation, Movement, Society.
PEMBENTUKAN KARAKTER TANGGUNG JAWAB SISWA KELAS XI IPS MELALUI PEMBELAJARAN PPKn SECARA DARING DI SMA NEGERI 4 PROBOLINGGO Sinta Meithia Nugraha
Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol 10 No 3 (2022): Kajian Moral dan Kewarganegaraan
Publisher : Universitas Negeri Surabaya (Unesa)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (449.254 KB) | DOI: 10.26740/kmkn.v10n3.p523-539

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis proses pembentukan karakter tanggung jawab siswa melalui strategi pengetahuan moral sebagai informasi akademik siswa, strategi perasaan moral melalui kepekaan antarsesama, dan strateg tindakan moral siswa belajar dari kesalahan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Informan dalam penelitian ini yaitu dua guru dan dua siswa di SMAN 4 Probolinggo dengan menggunakan teknik pengumpulan data berupa teknik purposive. Teknik analisis data dalam penelitian ini mengacu pada model Miles dan Huberman dengan langkah-langkah pengumpulan data, reduksi data, dan penarikan kesimpulan. Penelitian ini dilandasi oleh teori karakter Thomas Lickona yang menyatakan bahwa terdapat tiga komponen pembentukan karakter pada siswa yang saling berkaitan yaitu moral knowing, moral feeling, dan moral action. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembentukan karakter tanggung jawab di SMAN 4 Probolinggo dapat dibentuk melalui; pengetahuan moral dengan penjelasan materi pembelajaran sebagai informasi akademik siswa dengan cara membangun lingkungan belajar yang kondusif dan pemahaman materi tugas siswa; Perasaan moral dengan kepekaan antarsesama dalam proses belajar mengajar dengan cara keaktifan siswa saat daring dan membangun rasa saling menghargai dengan menggunakan bahasa yang baik sehingga menimbulkan diskusi saat pembelajaran; sementara tindakan moral dengan membantu siswa belajar dari kesalahan dengan cara pemberian hukuman dan evaluasi diri saat daring. Kata kunci : Karakter tanggung jawab, Pembelajaran, daring.
PERAN TOKOH MASYARAKAT DALAM PEMBANGUNAN DESA DI DESA JOGOROTO KECAMATAN JOGOROTO KABUPATEN JOMBANG Muhammad Fiqri Hidayatulloh; Muhammad Turhan Yani
Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol 10 No 3 (2022): Kajian Moral dan Kewarganegaraan
Publisher : Universitas Negeri Surabaya (Unesa)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (330.485 KB) | DOI: 10.26740/kmkn.v10n3.p540-554

Abstract

Abstrak Desa Jogoroto merupakan salah satu desa di kecamatan Jogoroto yang terletak dibagian selatan kabupaen Jombang dengan luas 4,29 Km² dengan jarak tempuh ke kecamatan 2 Km, sedangkan ke kabupaten 12 Km, 7 dusun 60 Rt dan 14 Rw dengan jumlah penduduk sekitar 9,908 jiwa. Pemerintah desa Jogoroto telah mengalami perubahan dalam pelaksanaan rencana kerja selama lima tahun terakhir, diantaranya pembangunan yang sudah berjalan sesuai yang diharapkan seperti: (1) saluran air tersier, (2) paving jalan, (3) pembangunan tempat sampah terpadu reuse, reduce, dan recyle (TPS3R), (4) pendataan edijis, (5) jambanisasi, (6) bedah rumah. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran tokoh masyarakat dalam pembangunan desa di desa Jogoroto Kecamatan Jogoroto Kabupaten Jombang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis pendekatan deskriptif dengan jenis penelitian lapangan. Fokus penelitian ini pada peran tokoh masyarakat dalam pembangunan desa, subjeknya adalah kepala desa, ketua badan permusyawaratan desa, dan ketua badan usaha milik desa. Lokasi penelitian ini di balai desa Jogoroto desa Jogoroto kecamatan Jogoroto kabupaten Jombang. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara mendalam dan dokumentasi. Data yang terkumpul dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman melalui empat tahapan dimulai dari pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan verifikasi data dengan mensandingkan dengan teori Biddle dan Thomas. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa terdapat dua peran yang dilakukan tokoh masyarakat dalam pembangunan desa. Pertama, peran yang dilakukan tokoh masyarakat dalam tahap rencana pembangunan desa sebagai rencana pembangunan jangka menengah desa, rencana kerja pemerintah desa dan melaksanakan musyawarah desa. Kedua, peran tokoh masyarakat dalam pelaksanaan pembangunan desa dalam rangka menyusun anggaran pendapatan desa dan merealisasikan program kerja dalam berbagai bidang. Beberapa hal yang dapat dipakai sebagai pijakan bagi penelitian lain yaitu peran tokoh masyarakat dalam pembangunan desa dilakukan dengan menjaring aspirasi masyarakat. Sedangkan untuk pemerintah dapat digunakan sebagai informasi data awal, perhatian, masukan, tambahan informasi maupun bahan pertimbangan dalam menentukan kebijakan yang berkaitan dengan pembangunan desa. Kata Kunci: Peran Tokoh Masyarakat, Pembangunan Desa, Biddle dan Thomas Abstract Jogoroto Village is one of the villages in Jogoroto District which is located in the southern part of Jombang Regency with an area of 4,29 Km² with a distance of 2 Km, 7 Hamlets 60 Rt and 14 Rw with a population of about 9,908 people. The Jogoroto village government has experienced changes in carrying out its work program for the las 5 years, including several developments such as: (1) tertiary waterways, (2) road paving, (3) construction of integrated reuse, reduce, and recyle (TPS3R) wastw bins, (4) edijis data collection, (5) latrine, (6) house renovation. This study aims to describe the role of community leaders in development in Jogoroto Village, Jogoroto District, Jombang Regency. This research uses a qualitative approach with a descriptive type of approach to the type of field research. The focus of this research is on the role community leaders in village development, the subjects are village heads, head of the village consultative body, head of village-owned enterprises. The location of this research is at the Jogoroto village hall, Jogoroto village, Jogoroto district, Jombang district. Data collection techniques using observation, in depth interviews and documentation. The data collected was analyzed using to model from Miles and Huberman through four stages starting from data collection data reduction, data presentation and data verification by juxtaposing it with Biddle and Thomas’s role theory. The results of the study indicate that there are two roles played by community leaders in village development. Firt, the role by community leaders in village development plan stage as medium tern village development plan, village government work plans and carrying out deliberation village. Second, the role of community leaders in implementation village development in the context of preparing village income budgets and realizing work programs in various fields. Several things that can be used as a basis for other research, namely the role of community aspirations. As for the government, it can be used as initial data information, attention, input, additional information and consideration in the determining policies related to village development. Keywords: The Role of Community Leaders, Village Development, Biddle and Thomas
Peran LSM ECOTON Dalam Upaya Memperjuangkan Hak Atas Lingkungan Hidup Masyarakat Daerah Aliran Sungai Brantas Dian Ardiansah; Agus Satmoko Adi
Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol 10 No 3 (2022): Kajian Moral dan Kewarganegaraan
Publisher : Universitas Negeri Surabaya (Unesa)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (258.681 KB) | DOI: 10.26740/kmkn.v10n3.p633-649

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mendeskripsikan peran LSM ECOTON dalam upaya memperjuangkan hak atas lingkungan hidup masyarakat daerah aliran sungai Brantas, (2) menjelaskan tantangan yang dialami LSM ECOTON, (3) menggambarkan permasalahan masyarakat daerah aliran sungai Brantas. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif dengan desain studi kasus. Fokus penelitian ini adalah peran LSM ECOTON dalam upaya memperjuangkan hak atas lingkungan hidup masyarakat daerah aliran sungai Brantas, subjeknya adalah pengurus LSM ECOTON dan masyarakat daerah aliran sungai Brantas. Lokasi penelitian ini di Dusun Krajan, Kecamatan Wringinanom, Gresik. Teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan studi literatur. Data dianalisis dengan menggunakan konsep Miles dan Huberman melalui tahapan yang dimulai dari pengumpulan data, reduksi data, dan penarikan kesimpulan dengan mensandingkan pada aspek teori peran Biddle dan Thomas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) peran LSM ECOTON dalam upaya memperjuangkan hak atas lingkungan hidup masyarakat daerah aliran sungai Brantas meliputi program penelitian partisipatif seperti melalui kegiatan biotilik, edukasi kepada masyarakat seperti adanya kegiatan dengan konsep zero waste cities yang menciptakan lingkungan hidup bebas sampah, dan advokasi lingkungan kepada pemerintah dengan melalui aksi protes dan gugatan serta pendampingan, (2) tantangan yang dihadapi adalah kurangnya kesadaran individu tentang lingkungan hidup dan perbedaan pendapat serta kepentingan dengan pemerintah, (3) permasalahan masyarakat daerah aliran sungai Brantas adalah pembuangan sampah plastik, sampah popok, dan pencemaran industri sehingga menyebabkan terjadinya kerusakan lingkungan hidup. Kata Kunci: Peran, LSM ECOTON, dan Hak Atas Lingkungan Hidup Abstract This research aims to: (1) describe the role of the ECOTON non-govermental organization in an effort to fight for the Brantas river basin people enviromental rights, (2) explain the challenges faced by the ECOTON non-govermental organization, (3) describe the problems of the Brantas river basin people. The approach used is a qualitative case study design. The focus of this research is the role of ECOTON non-govermental organization in an effort to fight for the Brantas river basin people enviromental rights, the subjects are the administrators of the ECOTON non-govermental organization and the Brantas river basin people. The location of this research is Krajan hamlet, Wringinanom district, Gresik city. The data were analyzed using the concept of Miles and Huberman through steps starting from data collection, data reduction, and drawing conclusions by juxtaposing the aspects of Biddle and Thomas's role theory. The results of the study indicate that: (1) the role of the ECOTON non-govermental organization in an effort to fight for the Brantas river basin people enviromental rights includes participatory research programs such as through biotilic activities, education to the public such as activities with the concept of zero waste cities that create a waste-free environment, and environmental advocacy to the government through protests and lawsuits as well as assistance, (2) the challenges faced are the lack of individual awareness about the environment and differences of opinion and interests with the government, (3) the problems of the people of the Brantas river basin are the disposal of plastic waste, garbage diapers, and industrial pollution causing environmental damage. Keywords: Role, ECOTON non-govermental organization, and Enviromental Rights
IMPLEMENTASI PROGRAM SEKOLAH BERBASIS RAMAH ANAK DI SMP NEGERI 2 TUBAN Selvi Putri Cornivia; I Made Suwanda
Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol 10 No 3 (2022): Kajian Moral dan Kewarganegaraan
Publisher : Universitas Negeri Surabaya (Unesa)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (243.209 KB) | DOI: 10.26740/kmkn.v10n3.p617-632

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tentang implementasi program sekolah berbasis ramah anak di SMP Negeri 2 Tuban. Teori yang digunakan ialah teori kebijakan model Elmore, teori ini menerangkan bahwa implementasi kebijakan pada prinsipnya didasarkan pada tahapan-tahapan : a) Mengidentifikasi jaringan aktor yang terlibat, b) tipe kebijkan publik yang mendorong masyarakat mengerjakan sendiri implementasi kebijakannya, atau masih melibatkan pemerintahan di level bawah, c) kebijakan dibuat sesuai dengan harapan (Kadji, 2015:61). Sementara itu, pendekatan yang digunakan dalam proses penelitian ialah pendekatan berbasis deskriptif kualitatif. Adapun pengumpulan data dengan cara observasi dan wawancara. Informan pada penelitian ini yaitu Wakil kepala sekolah bidang humas,Wakil kepala sekolah bidang kesiswaan dan Guru bimbingan konseling. Fokus penelitian yang diangkat adalah tentang perencanaan dan pelaksanaan program sekolah berbasis ramah anak di SMP Negeri 2 Tuban. Hasil penelitian menyatakan bahwa program sekolah berbasis ramah anak sudah diimplementasikan di SMP Negeri 2 Tuban. Implementasi program tersebut dalam tahap perencanaan meliputi Melakukan rapat dengan tim meliputi tim urusan dengan bapak ibu guru, Membentuk tim pelaksana Sekolah ramah anak untuk memudahkan koordinasi. Pada tahap pelaksanaan meliputi Melakukan kerja sama dengan pihak terkait misalnya dinas pendidikan, dinas sosial, dinas kesehatan, fasilitator yang faham akan sekolah ramah anak dan kerja sama antar sekolah, Pendidik dan tenaga kependidikan sudah terlatih hak anak dengan baik, Sekolah memiliki kebijakan anti kekerasan, Perbaikan sarana dan prasarana, Membentuk satgas sekolah ramah anak yang beranggotakan siswa di SMP Negeri 2 Tuban, Memfasilitasi perserta didik untuk mengembangkan bakat minat, Menerapkan displin positif, Menerapkan konsep BARIISAN (Bersih, Aman, Ramah, Indah, Inklusif, Sehat, Asri, Nyaman). Kata Kunci: Implementasi, SMP Negeri 2 Tuban, Sekolah Ramah Anak.
IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN DARING BERBASIS E-LEARNING MADRASAH PADA MATA PELAJARAN PPKn DALAM PERSPEKTIF GURU DI MADRASAH ALIYAH NEGERI SIDOARJO Mochammad Iqbal Hidayatullah; Harmanto Harmanto
Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol 10 No 3 (2022): Kajian Moral dan Kewarganegaraan
Publisher : Universitas Negeri Surabaya (Unesa)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (409.274 KB) | DOI: 10.26740/kmkn.v10n3.p586-601

Abstract

Tujuan penelitian ini menganalisis implementasi pembelajaran daring berbasis E-Learning Madrasah pada mata pelajaran PPKn dalam perspektif guru di MAN Sidoarjo. Penelitian ini menggunakan teori model pembelajaran daring Terry Anderson. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis deskriptif. Informan penelitian ini adalah empat orang yaitu dua informan dari tim IT madrasah dan dua informan guru mata pelajaran PPKn. Lokasi penelitian ini bertempat di MAN Sidoarjo di Jalan Stadion Nomor 2, Kecamatan Buduran, Sidoarjo. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara tidak terstruktur dan observasi. Teknik analisis data menggunakan teknik analisis dari Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan implementasi pembelajaran daring berbasis E-Learning Madrasah kurang optimal digunakan oleh guru mata pelajaran PPKn di MAN Sidoarjo yang dipengaruhi inkonsistensi penggunaan secara berkelanjutan selama pembelajaran daring. Faktor pengalaman penggunaan yang masih kurang user friendly bagi guru mata pelajaran PPKn, baik secara fitur maupun sistem yang ada pada aplikasi E-Learning Madrasah, dan kurang didukung dengan pemanfaatan secara optimal aplikasi dalam proses pembelajaran siswa. Kemampuan guru mata pelajaran PPKn dalam mengimplementasikan aplikasi E-Learning Madrasah yang masih rendah dalam mengoperasikan sehingga cenderung memilih aplikasi yang lebih praktis dan mudah digunakan seperti WhatsApp atau Zoom Meeting, meskipun secara sarana dan prasarana sudah mendukung yang dimiliki oleh madrasah cukup baik dalam pembelajaran daring.
KESIAPAN ORANG TUA MELEPAS ANAKNYA KEMBALI KE SEKOLAH DITINJAU DARI KEPATUHAN PROTOKOL KESEHATAN (STUDI PADA ORANG TUA SISWA SMP DUSUN JATIREJO DESA PAYAMAN KECAMATAN PLEMAHAN KABUPATEN KEDIRI) Silvi Putri Permadani; Oksiana Jatiningsih
Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol 10 No 3 (2022): Kajian Moral dan Kewarganegaraan
Publisher : Universitas Negeri Surabaya (Unesa)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (208.905 KB) | DOI: 10.26740/kmkn.v10n3.p602-616

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kesiapan mental orang tua di Dusun Jatirejo desa Payaman dalam melepas anak kembali ke sekolah ditinjau dari kepatuhan protokol kesehatan. Di samping itu, terdapat tindakan orang tua dalam menyiapkan anaknya kembali ke sekolah ditinjau dari protokol kesehatan setelah masa pandemi. Teori yang digunakan merupakan teori penilaian kognitif (Cognitive Appraisal Theory) dari Lazarus & Folkman. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif eksploratif. Informan penelitian adalah tiga informan yang dipilih secara purposive, yaitu orang tua siswa jenjang SMP di Dusun Jatirejo Desa Payaman. Data diperoleh menggunakan wawancara mendalam. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis data menurut Miles dan Huberman yang diantaranya, reduksi data, penyajian data dan kesimpulan atau verifikasi. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa orang tua di Dusun Jatirejo Desa Payaman memiliki kesiapan melepas anaknya kembali ke sekolah. Terdapat tindakan yang dilakukan untuk menyiapkan selama PTM yaitu, (1) Memenuhi kebutuhan diri pada anak selama Pertemuan Tatap Muka (PTM), (2) Menyiapkan kesiapan perilaku anak kembali ke sekolah dengan kondisi yang berbeda, (3) Memahami Pembaruan Protokol Kesehatan 5M oleh Pemerintah, (4) Strategi orang tua agar anak menerapkan protokol kesehatan 5M. Tindakan yang dilakukan orang tua tersebut menunjukkan pentingnya dalam menerapkan protokol kesehatan, dalam kehidupan sehari-hari namun juga mempersiapkan anak yang akan melakukan PTM. Dapat dikatakan orang tua di Dusun Jatirejo Desa Payaman sangat mematuhi protokol kesehatan.
IMPLEMENTASI PROGRAM FAMILY CURRICULUM DALAM MEMBENTUK KARAKTER TANGGUNG JAWAB PADA PESERTA DIDIK DI SEKOLAH MENENGAH PERTAMA ISLAM TERPADU AT TAQWA SURABAYA Istiqomah Nur Azizah; Listyaningsih Listyaningsih
Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol 10 No 3 (2022): Kajian Moral dan Kewarganegaraan
Publisher : Universitas Negeri Surabaya (Unesa)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (231.431 KB) | DOI: 10.26740/kmkn.v10n3.p650-667

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui implementasi program Family Curriculum dalam membentuk karakter tanggung jawab pada peserta didik di Sekolah Menengah Pertama Islam Terpadu At Taqwa Surabaya. Fokus dalam penelitian ini adalah pelaksanaan pada kebiasaan yang diajarkan di sekolah apakah juga diterapkan di rumah atau belum hingga membentuk karakter tanggung jawab. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah model kesesuaian implementasi program dari David C. Korten. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis pendekatan deskriptif. Informan penelitian ini adalah Kepala Sekolah, Wakil Kabid Kurikulum dan Sapras, Wakil Kabid Kesiswaan dan Humas, perwakilan wali kelas 7, 8, dan 9, serta perwakilan wali murid dari kelas 8 dan 9. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah wawancara semi terstruktur, observasi partisipan, dan dokumentasi. Data wawancara dianalisis menggunakan cara reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa implementasi program Family Curriculum dalam membentuk karakter tanggung jawab pada peserta didik di Sekolah Menengah Pertama Islam Terpadu At Taqwa Surabaya telah berhasil membentuk karakter tanggung jawab pada peserta didik terbukti dari kebiasaan yang diajarkan di sekolah sudah diterapkan di rumah dengan baik yaitu sholat wajib 5 waktu dan ibadah sunnah lainnya melalui alarm sholat, pencapaian target kegiatan melalui buku penghubung (sebelum pandemi), pengkondisian belajar melalui home visit, dan memiliki kepercayaan diri dalam berkomunikasi saat mempresentasikan proposal hidup melalui student show. Kata Kunci: implementasi, program Family Curriculum, karakter, tanggung jawab.
PERNIKAHAN DINI AKIBAT PEMALSUAN UMUR STUDI KASUS DI DESA PANGELEN KEC. SAMPANG KAB. SAMPANG Moh. Akbar Firdaus; Rr. Nanik Setyowati
Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol 10 No 3 (2022): Kajian Moral dan Kewarganegaraan
Publisher : Universitas Negeri Surabaya (Unesa)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (298.253 KB) | DOI: 10.26740/kmkn.v10n3.p698-712

Abstract

Abstrak Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan pernikahan dini yang dilakukan oleh masyarakat Desa Pangelen dengan informan korban pernikahan dini, orang tua, dan Kepala desa Pangelen. Penelitian ini memakai teori Pilihan Rasional James S Coleman. Penelitian ini menggunakan penelitian yang sifatnya kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Informan penelitian ini sejumlah sepuluh orang dipilih dengan menggunakan teknik snowball sampling. Data dikumpulkan dengan cara wawancara mendalam semi terstruktur. Lokasi penelitian berada di desa Pangelen Kecamatan Sampang Kabupaten Sampang. Informan dalam penelitian ini adalah korban pernikahan dini, orang tua mereka dan Kepala desa yang ada di Desa Pangelen. Teknik analisis data dimulai reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Teknik keabsahan penelitian ini adalah trianggulasi sumber. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa yang mendasari anak dan orang tua dalam melakukan pernikahan dini terjadi di desa Pangelen Kecamatan Sampang Kabupaten Sampang karena adanya faktor ekonomi, faktor agama, faktor dispensasi menikah dan faktor dukungan dari aparatur desa untuk meningkatkan status sosial terutama tambahan ekonomi. Terjadinya pernikahan dini akibat pemalsuan umur alasan seseorang untuk mendapatkan keuntungan dalam masyarakat didukung oleh orang tua dan aparatur desa dalam pemikiran seseorang dipengaruhi oleh keyakinan akan masukan pendapat orang lain sedangkan di lingkungan masyarakat desa Pangelen anak harus mematuhi semua ketentuan berdasarkan peraturan ketentuan yang sudah ada di masyarakat desa Pangelen termasuk pernikahan dini menjadi sebuah tradisi di desa Pangelen karena sudut pandang dan kepercayaan masyarakat desa Pangelen. Kata Kunci: pernikahan dini, penyebab pernikahan dini, pemalsuan umur Abstract The goal of this study is to describe the premature marriage of the people of the village pangelen with the informers of the victims of the premature marriage, the parents and chief of the village pangelen. The study USES rational choice theory of James s Coleman. The study USES qualitative research in the approach of case studies. The informer of this study was chosen by a number of ten men using the snowball sampling technique. Data collected through a deep, semi-structured interview. The research location is in the village pangelen district district sampang village. The informant in this study was the victim of an early marriage, their parents and the village chief in the village of pangelen. Data analysis techniques begin data reduction, data presentation, and deduction drawing. The validity technique of this research is the seumber triulation. This study shows that children and parents' underlying early marriage takes place in village pangelen district district district, due to economic factors, religious factors, marital liberalization factors and support factors from rural households to boost social status especially economic enhancement. For an early marriage to be a result of age forgery one's reasons for gaining an advantage in society are supported by parents and village regulation in one's thinking influenced by confidence in the opinions of others while in the village community of pangelen children should adhere to all Keywords: early-age marriage, factor cousing marriage, age counterfeit.

Filter by Year

2013 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 13 No. 4 (2025): Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol. 13 No. 3 (2025): Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol. 13 No. 2 (2025): Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol. 13 No. 1 (2025): Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol. 12 No. 4 (2024): Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol. 12 No. 3 (2024): Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol. 12 No. 2 (2024): Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol. 12 No. 1 (2024): Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol. 11 No. 4 (2023): Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol. 11 No. 3 (2023): Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol 11 No 2 (2023): Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol 11 No 1 (2023): Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol 10 No 4 (2022): Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol 10 No 3 (2022): Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol 10 No 2 (2022): Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol 10 No 1 (2022): Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol 9 No 3 (2021): Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol 9 No 2 (2021): Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol 9 No 1 (2021): Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol 8 No 3 (2020): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 1) Vol 8 No 2 (2020): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 3) Vol 8 No 2 (2020): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 2) Vol 8 No 2 (2020): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 1) Vol 8 No 1 (2020): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 1) Vol 7 No 3 (2019): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 1) Vol 7 No 2 (2019): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 6) Vol 7 No 2 (2019): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 5) Vol 7 No 2 (2019): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 4) Vol 7 No 2 (2019): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 3) Vol 7 No 2 (2019): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 2) Vol 7 No 2 (2019): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 1) Vol 7 No 1 (2019): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 2) Vol 7 No 1 (2019): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 1) Vol 6 No 01 (2018): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 1) Vol 6 No 3 (2018): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 3) Vol 6 No 3 (2018): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 2) Vol 6 No 3 (2018): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 1) Vol 6 No 2 (2018): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 4) Vol 6 No 2 (2018): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 3) Vol 6 No 2 (2018): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 2) Vol 6 No 2 (2018): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 1) Vol 5 No 03 (2017): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 3) Vol 5 No 03 (2017): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 2) Vol 5 No 03 (2017): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 1) Vol 5 No 02 (2017): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 4) Vol 5 No 02 (2017): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 3) Vol 5 No 02 (2017): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 2) Vol 5 No 02 (2017): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 1) Vol 5 No 01 (2017): Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol 4 No 3 (2016): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 4) Vol 4 No 3 (2016): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 3) Vol 4 No 3 (2016): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 2) Vol 4 No 3 (2016): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 1) Vol 4 No 2 (2016): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 4) Vol 4 No 2 (2016): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 3) Vol 4 No 2 (2016): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 2) Vol 4 No 2 (2016): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 1) Vol 4 No 1 (2016): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 2) Vol 4 No 1 (2016): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 1) Vol 3 No 3 (2015): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 2) Vol 3 No 3 (2015): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 1) Vol 3 No 2 (2015): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 4) Vol 3 No 2 (2015): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 3) Vol 3 No 2 (2015): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 1) Vol 3 No 1 (2015): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 2) Vol 2 No 3 (2014): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 3) Vol 2 No 2 (2014): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 2) Vol 2 No 1 (2014): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 1) Vol 1 No 1 (2013): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 2) Vol 1 No 1 (2013): Kajian Moral dan Kewarganegaraan (Jilid 1) Vol 1 No 3 (2013): Kajian Moral dan Kewarganegaraan More Issue