Articles
549 Documents
Pengaruh Latihan Basic Crossfit Terhadap Peningkatan VO2MAX
Reza Mahyuddin
Jurnal Dunia Pendidikan Vol 5 No 6 (2025): Jurnal Dunia Pendidikan
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.55081/jurdip.v5i6.4163
Berdasarkan hasil observasi pembelajaran hasil tes kardiovaskuler mahasiswa FIKK UNM memiliki hasil tes masih dibawah standar kemampuan kardiovaskuler sehingga dalam mencapai hasil belajar dan prestasi olahraga masih sangat sulit untuk dicapai dengan maksimal. Untuk itu dalam meningkatkan hasil kemampuan mahasiswa dalam mendapatkan kemampuan kardiovaskuler dengan baik maka dibutuhkan komponen-komponen fisik yang dapat menunjang meningkatnya kapasistas VO2Max, sehingga peneliti tertarik melakukan penelitian tentang Pengaruh Latihan Basic Crossfit Terhadap VO2Max Metode yang dipergunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen lapangan. Metode eksperimen lapangan ini termasuk suatu metode eksperimen semu karena dalam pelaksanaan eksperimen nanti ada beberapa persyaratan eksperimen sungguhan yang tidak bisa dipenuhi, Berdasarkan hasil penelitian diatas Latihan Basic Crossfit Terhadap VO2Max pada Mahasiswa FIKK UNM terjadi peningkatan yang cukup signifikan dengan nilai selisih 2.100. dapat disimpulkan ada pengaruh Latihan Basic Crossfit Terhadap VO2Max Pada Mahasiswa FIKK Universitas Negeri Makassar.
Analisis Tingkat Keterampilan Teknik Dasar Servis Permainan Sepak Takraw pada Siswa Kelas VIII SMP Ittihad Makassar
Ramli
Jurnal Dunia Pendidikan Vol 5 No 6 (2025): Jurnal Dunia Pendidikan
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.55081/jurdip.v5i6.4164
Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif, yang bertujuan untuk menggambarkan tingkat keterampilan teknik dasar servis sepak takraw pada siswa kelas VIII SMP Ittihad Makassar. Teknik pengumpulan data berupa tes keterampilan dan pengukuran kinerja servis. Adapun sampel yang digunakan sebanyak 30 siswa melalui teknik purposive sampling. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif. Hasil menunjukkan bahwa 47% siswa berada dalam kategori “Baik”, 23% dalam “Sangat Baik”, dan 30% dalam “Cukup”, dengan nilai rata-rata skor 75,7 dan standar deviasi 8,65. Temuan ini menunjukkan bahwa keterampilan servis telah dikuasai sebagian besar siswa dengan baik, namun masih terdapat ruang untuk pengembangan.
Hubungan Frekuensi Latihan Gulat dengan Tingkat Kebugaran Jasmani Remaja
Juhanis;
Muhammad Qasash Hasyim
Jurnal Dunia Pendidikan Vol 5 No 6 (2025): Jurnal Dunia Pendidikan
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.55081/jurdip.v5i6.4165
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh frekuensi latihan gulat terhadap kebugaran jasmani remaja. Eksperimen dilakukan selama delapan minggu dengan frekuensi latihan tiga kali seminggu. Data kebugaran jasmani diukur melalui beberapa komponen, yaitu daya tahan kardiorespirasi, kekuatan otot bagian atas dan bawah, serta fleksibilitas. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan pada seluruh komponen kebugaran jasmani. Peningkatan terbesar terjadi pada daya tahan kardiorespirasi yang meningkat sebesar 22%, diikuti dengan peningkatan kekuatan otot bagian atas dan bawah, masing-masing sebesar 15% dan 14%. Meskipun fleksibilitas juga menunjukkan peningkatan, namun relatif lebih kecil (10%). Secara keseluruhan, rata-rata kebugaran jasmani meningkat sebesar 15% setelah periode latihan. Hasil penelitian ini mengindikasikan bahwa frekuensi latihan yang tepat, yaitu tiga kali seminggu, dapat meningkatkan kebugaran jasmani remaja secara signifikan, terutama dalam aspek daya tahan dan kekuatan otot. Penelitian ini juga memberikan wawasan penting bagi pelatih dan pendidik dalam merancang program latihan yang lebih efektif dan seimbang.
Literature Review: Hubungan Konsentrasi terhadap Akurasi Operan pada Pemain Futsal di Lingkungan Sekolah Menengah
Muhammad Qasash Hasyim;
Sudirman
Jurnal Dunia Pendidikan Vol 5 No 6 (2025): Jurnal Dunia Pendidikan
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.55081/jurdip.v5i6.4166
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara konsentrasi dan akurasi operan pada pemain futsal di tingkat sekolah menengah, dengan fokus pada faktor psikologis yang memengaruhi kinerja teknis pemain. Berdasarkan studi literatur yang dilakukan terhadap berbagai penelitian relevan, ditemukan bahwa konsentrasi memiliki pengaruh signifikan terhadap peningkatan akurasi operan. Pemain yang dapat mempertahankan konsentrasi yang baik selama pertandingan lebih cenderung memberikan operan yang lebih tepat, meskipun dalam situasi yang penuh tekanan. Selain itu, faktor psikologis lainnya, seperti stres dan kecemasan, dapat mengganggu konsentrasi pemain, yang akhirnya mengurangi akurasi operan. Penelitian ini mengonfirmasi bahwa pengelolaan stres dan pelatihan konsentrasi yang baik sangat penting untuk meningkatkan kualitas permainan futsal. Temuan ini memberikan implikasi penting untuk pengembangan pelatihan futsal di tingkat sekolah menengah, dengan fokus pada aspek mental yang mendukung keterampilan teknis pemain. Keterbatasan utama dari penelitian ini adalah ketergantungan pada studi literatur, sehingga diperlukan penelitian lebih lanjut yang melibatkan eksperimen langsung untuk menguatkan temuan ini.
Pengaruh Koordinasi Motorik terhadap Teknik Lompat Jauh pada Siswa SMP
Suriah Hanafi
Jurnal Dunia Pendidikan Vol 5 No 6 (2025): Jurnal Dunia Pendidikan
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.55081/jurdip.v5i6.4167
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh koordinasi motorik terhadap kemampuan teknik lompat jauh pada siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP). Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen semu (quasi-experimental design) yang melibatkan siswa kelas VIII sebagai subjek. Instrumen yang digunakan terdiri atas tes koordinasi motorik (running coordination dan eye-hand coordination) serta penilaian teknik lompat jauh berdasarkan indikator awalan, tolakan, fase melayang, dan pendaratan. Data dianalisis menggunakan uji korelasi Pearson dan regresi linier sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan positif dan signifikan antara koordinasi motorik dan teknik lompat jauh dengan nilai r = 0,712 (p < 0,01), serta kontribusi pengaruh sebesar 50,7% (R² = 0,507). Peningkatan nilai pretest dan posttest pada kedua variabel mengindikasikan bahwa pelatihan koordinasi secara terstruktur berperan penting dalam penguasaan teknik lompat jauh. Penelitian ini merekomendasikan integrasi latihan koordinatif dalam pembelajaran pendidikan jasmani sebagai pendekatan strategis untuk meningkatkan performa atletik siswa di tingkat sekolah.
Pengaruh Latihan High-Intensity Interval Training (HIIT) terhadap Kapasitas VO₂Max Atlet Futsal Universitas Negeri Makassar
M.Adam Mappaompo
Jurnal Dunia Pendidikan Vol 5 No 6 (2025): Jurnal Dunia Pendidikan
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.55081/jurdip.v5i6.4168
Kapasitas VO₂Max merupakan salah satu indikator penting dalam menilai kebugaran aerobik atlet, terutama dalam olahraga beregu seperti futsal yang menuntut performa intens dan berulang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh latihan High-Intensity Interval Training (HIIT) terhadap peningkatan VO₂Max pada atlet futsal Universitas Negeri Makassar.Metode yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan desain Pre-test – Post-test Control Group Design. Populasi penelitian adalah seluruh atlet futsal aktif, dengan sampel sebanyak 20 orang yang dipilih secara purposive sampling dan dibagi menjadi dua kelompok: eksperimen dan kontrol. Data dikumpulkan menggunakan tes VO₂Max (Cooper Test) dan dianalisis melalui uji normalitas, homogenitas, uji-t berpasangan, serta uji-t independen dengan tingkat signifikansi 0,05. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan VO₂Max pada kelompok eksperimen (p < 0,05), sementara kelompok kontrol tidak mengalami perubahan berarti. Uji-t independen juga menunjukkan perbedaan signifikan antara kedua kelompok pasca-intervensi. Temuan ini menunjukkan bahwa HIIT merupakan metode efektif untuk meningkatkan kapasitas VO₂Max dalam waktu yang relatif singkat.Penelitian ini memberikan kontribusi penting bagi pengembangan program latihan fisik berbasis ilmiah, terutama di lingkungan pembinaan atlet perguruan tinggi. Rekomendasi untuk penelitian selanjutnya mencakup eksplorasi variasi intensitas HIIT dan aplikasinya pada cabang olahraga lain.
Upaya Meningkatkn Hasil Belajar Lari Sprint Melalui Penerapan Pendekatan Bermain Pada Siswa Kelas XI Sekolah Madrasah Aliyah Proyek Univa Medan
Halim Fahrizal;
Alwi Fahruzy Nasution;
Abdul Latif Rusdi
Jurnal Dunia Pendidikan Vol 5 No 6 (2025): Jurnal Dunia Pendidikan
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.55081/jurdip.v5i6.4196
Lokasi penelitian ini adalah di Madrasah Aliyah Proyek Univa Medan. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Juli 2024 s.d Agutus 2024. Subjek penerima tindakan dalam penelitian ini adalah seluruh siswa siswi kelas XI Madrasah Aliyah Proyek Univa Medan T.A. 2017/2018 yang berjumlah 37 Siswa. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas. Hasil post-test I diatas dapat dilihat bahwa hasil belajar siswa dalam pembelajaran lari sprint dalam pembelajaran atletik ternyata dari 37 siswa terdapat 23 siswa (62,16%) yang telah mencapai tingkat ketuntasan belajar, sedangkan 14 siswa (37,84%) belum mencapai tingkat ketuntasan belajar dalam pembelajaran lari sprint. Dengan nilai rata-rata yang diperoleh pada siklus I ini mencapai 75,23. Dari data hasil belajar siklus II yang didapat terlihat kemampuan siswa dalam melakukan test hasil belajar lari sprint dalam pembelajaran atletik secara klasikal sudah meningkat. Dari 37 siswa terdapat 34 siswa (91,89%) yang telah mencapai ketuntasan belajar. Sedangkan 3 siswa (8,11%) belum mencapai ketuntasan belajar dengan nilai rata-rata hasil belajar siswa 79,73. Dalam siklus II ini proses belajar mengajar berjalan dengan baik jika dibandingkan dengan siklus I. Dengan demikian dapatlah dikatakan melalui penerapan pendekatan bermain yang di terapkan oleh guru berakhir pada siklus II dengan hasil belajar lari sprint dalam pembelajaran atletik yang tadinya rendah menjadi meningkat. Kesimpulannya yaitu “Terjadi Peningkatan Hasil Belajar Lari Sprint Melalui Penerapan Pendekatan Bermain Pada Siswa Kelas XI Madrasah Aliyah Proyek Univa Medan T.A. 2024/2025”.
Meningkatkan Hasil Belajar Lari Sprint 100 Meter Melalui Permainan Dengan Alat Bantu Pembelajaran Pada Siswa Putra Kelas VII SMP Harapan Bangsa
Aqil Taufiqurahman;
Imanuddin Siregar;
Abddul Latif Rusdi
Jurnal Dunia Pendidikan Vol 5 No 6 (2025): Jurnal Dunia Pendidikan
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.55081/jurdip.v5i6.4197
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan hasil belajar lari sprint 100 meter melalui pendekatan permianan dengan alat bantu pembelajaran pada siswa putra kelas VII SMP Harapan Bangsa. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas menggunakan dua siklus. Hasil penelitian pada siklus I menunjukkan Siswa yang aktif selama pemberian materi lari jarak 100 meter sebesar 55,5% sedangkan yang 44,5% tampak tidak memperhatikan penjelasan yang diberikan. Siswa yang sudah mampu melakukan pembelajaran teknik dasar lari jarak 100 meter dengan baik sebesar 66,67% sedangkan 33,33% dari siswa tampak kurang memahami teknik dasar lari jarak 100 meter. Siswa yang dapat melakukan tes keterampilan teknik dasar lari jarak 100 meter dengan cepat dan benar 72,23% sedangkan yang lain 27,77% dianggap belum sempurna. Hasil penelitian pada siklus II menunjukkan Siswa yang aktif selama pemberian materi sebesar 86,1% sedangkan13,9% masih ada sedikit yang tidak memperhatikan penjelasan dari guru. Siswa yang dapat menyelesaikan tes teknik dasar lari jarak 100 meter melalui modifikasi alat bantu dengan cepat dan mendapat nilai baik adalah 94,4% dan siswa lain berjumlah 5,6% belum sempurna hasilnya. Analisis dan Refleksi pada penelitian menunjukkan. Secara umum semua kelemahan yang ada dalam proses pembelajaran lari jarak 100 meter melalui modifikasi alat bantu pada Siklus II sudah dapat diatasi dengan baik. Peneliti sudah berhasil membangkitkan semangat siswa untuk mengikuti seluruh proses kegiatan belajar mengajar.
Upaya Meningkatkan Hasil Belajar Roll Ke Depan Melalui Penerapan Gaya Mengajar Penemuan Terbimbing
Metrianus Gulo;
Alwi Fahruzy Nasution
Jurnal Dunia Pendidikan Vol 5 No 6 (2025): Jurnal Dunia Pendidikan
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.55081/jurdip.v5i6.4198
Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan hasil belajar roll kedepan. Subjek penerima tindakan dalam penelitian ini adalah seluruh siswa siswi kelas VII SMP Swasta Madani Marindal 1Yang berjumlah 29 orang siswa. Yang terdiri dari putri 19 siswa dan putra 10 siswa. Pada setiap penelitian dalam ilmu pengetahuan umumnya bertujuan untuk menemukan dan mengembangkan serta menguji kebenaran dari suatu ilmu pengetahuan. Metode penelitian adalah cara yang dilakukan guru untuk mencapai maksud dan tujuan tertentu. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (Classroom Action Research). Pada siklus I dari 29 orang siswa, terdapat 15 siswa (51,72%) yang sudah tuntas dalam belajar dan sisanya 14 siswa (48,28%) yang belum tuntas. Nilai rata-rata yang diperoleh adalah 72,70. Pada siklus II dari 29 orang siswa, terdapat 26 siswa (89,65%) yang sudah tuntas dalam belajar dan sisanya 3 siswa (10,35%) yang belum tuntas dalam belajar. Nilai rata-rata yang diperoleh adalah 79,31. Berdasarkan hasil belajar ini maka dapat disimpulkan bahwa terjadi Peningkatan Hasil Belajar Roll Ke Depan Senam Lantai Melalui Penerapan Gaya Mengajar Penemuan Terbimbing Pada Siswa Kelas VII SMP Swasta Madani Marindal 1Tahun Ajaran 2024/2025.
Pendekatan Kepelatihan Adaptif Untuk Tuna Grahita: Strategi Dan Implementasi Dalam Meningkatkan Kinerja Atlet
Aidil Fauzan Matondang;
Kristiando Simarmata;
Ahmad Arif Sinambela;
Eka Kristian Sihotang;
Yan Indra Siregar;
Ahmad Syabaruddin
Jurnal Dunia Pendidikan Vol 6 No 5 (2026): Jurnal Dunia Pendidikan
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.55081/jurdip.v6i5.4848
Tuna Grahita merupakan kelompok atlet dengan kebutuhan khusus yang memerlukan metode kepelatihan yang adaptif untuk memaksimalkan potensi mereka. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan mengevaluasi model kepelatihan adaptif yang disesuaikan dengan kebutuhan individu tuna Grahita. Metode yang digunakan melibatkan penyesuaian teknik pelatihan, komunikasi, dan motivasi sesuai kemampuan dan karakteristik setiap atlet. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan pada aspek fisik, psikologis, dan sosial atlet, yang mendukung pentingnya pendekatan kepelatihan adaptif. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan mengevaluasi pendekatan kepelatihan adaptif bagi individu tuna grahita guna meningkatkan kemampuan kognitif, sosial, dan keterampilan hidup sehari-hari. Pendekatan kepelatihan adaptif menyesuaikan metode dan materi pelatihan sesuai dengan tingkat kemampuan dan kebutuhan individu. Metode penelitian menggunakan desain eksperimen dengan subjek tuna grahita di sebuah lembaga pendidikan khusus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendekatan kepelatihan adaptif secara signifikan meningkatkan perkembangan kemampuan peserta dibandingkan dengan metode pelatihan konvensional. Implikasi dari penelitian ini menekankan pentingnya personalisasi dalam proses kepelatihan untuk meningkatkan efektivitas pembelajaran dan kemandirian individu tuna grahita.