cover
Contact Name
Alan Alfiansyah Putra Karo Karo
Contact Email
duniapendidikan9@gmail.com
Phone
+6285206640908
Journal Mail Official
duniapendidikan9@gmail.com
Editorial Address
http://jurnal.stokbinaguna.ac.id/index.php/JURDIP/about/editorialTeam
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Jurnal Dunia Pendidikan
ISSN : -     EISSN : 27468674     DOI : https://doi.org/10.55081/jurdip.v1i1.605
Core Subject : Education,
Jurnal Dunia Pendidikan adalah jurnal penelitian peer review akses terbuka yang diterbitkan oleh LPPM Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna. Jurnal Dunia Pendidikan menyediakan platform yang menyambut dan mengakui makalah penelitian empiris asli tentang pendidikan yang ditulis oleh peneliti, akademisi, profesional, dan praktisi dari seluruh dunia.
Articles 480 Documents
Peran Sport Massage dalam Pencegahan dan Pemulihan Cedera Otot Sidabutar, Adit; Jonaldus Sinaga
Jurnal Dunia Pendidikan Vol 6 No 5 (2026): Jurnal Dunia Pendidikan
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55081/jurdip.v6i5.5411

Abstract

Sport massage merupakan salah satu teknik terapi yang banyak digunakan dalam dunia olahraga untuk mencegah dan menangani cedera, namun pemahaman masyarakat mengenai penerapannya masih terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran sport massage dalam pencegahan cedera dan pemulihan kondisi fisik atlet berdasarkan studi kasus dari artikel Media Indonesia. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus, menggunakan instrumen analisis dokumen melalui lembar telaah isi, serta teknik analisis data berupa content analysis yang meliputi reduksi data, kategorisasi, dan penarikan kesimpulan berdasarkan tema-tema utama. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sport massage memberikan manfaat signifikan dalam menurunkan risiko cedera, mengurangi ketegangan otot, meningkatkan sirkulasi darah, dan mempercepat pemulihan cedera ringan. Teknik-teknik pijat seperti effleurage, petrissage, dan friction terbukti mendukung peningkatan kesiapan fisik atlet sebelum melakukan aktivitas intensif. Temuan ini didukung oleh berbagai teori fisiologi olahraga dan penelitian terdahulu yang menegaskan bahwa sport massage merupakan intervensi yang efektif dan perlu diintegrasikan dalam program latihan atlet. Kesimpulannya, sport massage memiliki peran penting dalam menjaga kondisi fisik dan performa atlet, sehingga penerapannya perlu dilakukan secara profesional dan terstruktur dalam lingkungan olahraga maupun pendidikan jasmani.
Efektivitas Penggunaan Model Game based learning Berbantuan Zep quiz dalam Pembelajaran Statistika Jurusan Pemasaran Kelas XI di SMK Negeri 3 Pontianak Anggreini, Risky; Hamdani; Mirza, Ade
Jurnal Dunia Pendidikan Vol 6 No 5 (2026): Jurnal Dunia Pendidikan
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55081/jurdip.v6i5.5445

Abstract

Rendahnya motivasi, aktivitas, dan respons siswa dalam matematika, ditambah dengan hasil belajar formatif yang belum maksimal, mengindikasikan kebutuhan akan model pembelajaran yang lebih menarik dan interaktif. Studi ini dilakukan untuk menggambarkan efektivitas penerapan model game based learning yang didukung aplikasi zep quiz dalam pengajaran statistika pada 35 siswa kelas XI Pemasaran. Penelitian deskriptif dengan pendekatan kuantitatif ini menggunakan angket motivasi, lembar observasi aktivitas, tes hasil belajar, dan angket respons sebagai instrumen pengumpulan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran dengan model game based learning berbantuan zep quiz terbukti efektif. Capaian motivasi belajar siswa berada di kategori tinggi (75%), aktivitas siswa tergolong sangat aktif (92%), ketuntasan hasil belajar klasikal mencapai kategori baik sekali (86%), dan respons siswa terhadap pembelajaran berada di kategori positif (81%). Dengan demikian, model game based learning yang memanfaatkan zep quiz efektif dalam mendorong peningkatan motivasi, aktivitas, hasil belajar, dan respons positif siswa dalam materi statistika.
Pengaruh Latihan Variasi Berpasangan Terhadap Keterampilan Dasar Sepak Sila Peserta Ektrakurikuler di Sekolah Menengah Atas Negeri 7 Pontianak Rionaldi; Mimi Haetami; Doni Pranata
Jurnal Dunia Pendidikan Vol 6 No 5 (2026): Jurnal Dunia Pendidikan
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55081/jurdip.v6i5.5452

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh latihan variasi berpasangan terhadap keterampilan dasar sepak sila peserta ekstrakurikuler sepak takraw di SMA Negeri 7 Pontianak. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen dengan desain One Group Pretest-Posttest Design. Sampel penelitian berjumlah 15 siswa yang diambil dengan teknik total sampling. Data dikumpulkan melalui tes keterampilan sepak sila sebelum dan sesudah diberikan perlakuan berupa latihan variasi berpasangan sebanyak 12 kali pertemuan dengan frekuensi latihan tiga kali dalam seminggu. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan keterampilan dasar sepak sila setelah diberikan latihan variasi berpasangan. Hasil uji t (Paired Sample t-Test) melalui SPSS menunjukkan nilai Sig. (2-tailed) sebesar 0,000 < 0,05 dengan t hitung sebesar 14,64 lebih besar dari t tabel 2,145, yang berarti terdapat pengaruh yang signifikan antara latihan variasi berpasangan terhadap keterampilan dasar sepak sila peserta ekstrakurikuler sepak takraw. Peningkatan rata-rata keterampilan dasar sepak sila mencapai 70% setelah perlakuan diberikan. Dengan demikian, latihan variasi berpasangan terbukti efektif untuk meningkatkan kemampuan teknik dasar sepak sila serta dapat diterapkan sebagai metode latihan pada kegiatan ekstrakurikuler sepak takraw di sekolah
Pengaruh Pembelajaran Sport Olahraga Berbasis Iptek (Smartphone) Pada Mahasiswa Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi Manik, Meylin Olivia Putri; Aridho Mursalin; Ipo Makarios
Jurnal Dunia Pendidikan Vol 6 No 5 (2026): Jurnal Dunia Pendidikan
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55081/jurdip.v6i5.5464

Abstract

Pembelajaran konvensional kurang begitu diminati mahasiswa mengingat perkembangan teknologi yang semakin pesat serta dianggap lebih variatif dan interaktif. Pembelajaran IPTEK dirasa mampu meningkatkan pembelajaran dan kemampuan mahasiswa. Oleh sebab itu, pembelajaran berbasis IPTEK harus ditingkatkan mengingat manusia tidak terlepas dari perkembangan teknologi dan hidup berdampingan dengan teknologi dan memanfaatkannya dengan sebaik mungkin. Berdasarkan analisis data yang diperoleh bahwa rata-rata nilai Posttest keterampilan sport massage kelompok uji coba adalah 92,27 yang artinya keterampilan sport masase mahasiswa setelah mendapatkan perlakuan adalah sangat baik. Perbandingan Nilai Pretest dan Posttest Keterampilan Sport massage Kelompok Uji Coba Untuk memperoleh data tingkat kontribusi perlakuan terhadap hasil belajar mahasiswa, maka peneliti melakukan analisis gain score dengan mencari kategori selisih nilai Pretest dan Posttest mahasiswa kelompok uji coba. Berikut data analisis gain score keterampilan sport massage mahasiswa kelompok uji coba adalah 0,82 yang artinya adalah perbandingan antara nilai Pre-Test dan Post-Test mengalami perbedaan dalam kategori tinggi. Perlakuan pembelajaran sport massage berbasis IPTEK (Smartphone) pada kelompok uji coba memiliki kontribusi yang tinggi pada keterampilan mahasiswa.
Pendekatan Terstruktur Guna Meningkatkan Keterampilan Sport Massage Pada Mahasiswa Pendidikan Jasmani Dino Baskara; Elias Ben Yuda AR
Jurnal Dunia Pendidikan Vol 6 No 5 (2026): Jurnal Dunia Pendidikan
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55081/jurdip.v6i5.5468

Abstract

Penelitian ini bertujuan meningkatkan keterampilan sport massage melalui pendekatan terstruktur mahasiswa pendidikan jasmani. Pendekatan terstruktur cara memecahkan masalah yang kompleks menjadi bagian-bagian yang diatur lebih kecil, lebih mudah dalam segi pengaturan, saling berkaitan. Pendekatan terstruktur ini sering dikaitkan dengan proses dan aliran data dengan memecahkan masalah dari atas ke bawah (top-down). Karakteristik utama pada pendekatan terstruktur ini adalah berorientasi pada proses, pendekatan dari atas ke bawah, sistematis dan logis, menggunakan alat pemodelan. Jadi, dalam konteks sport massage, pendekatan terstruktur membantu mahasiswa memahami secara teoritis melalui paparan materi, melalui teknik-teknik sport massage, dan yang terakhir melalui praktik langsung dengan pemodelan dan media pembelajaran yang dapat menunjang keterampilan dan kecakapan mahasiswa. Peningkatan persentase ketuntasan belajar 87,5% mendapat nilai kategori baik pada pendekatan terstruktur menunjukkan bahwa dapat diadaptasi secara efektif untuk menghasilkan calon tenaga pendidik dan pelatih olahraga yang kompeten di bidang sport massage.
Pengaruh Pembelajaran Demonstrasi Sport Massage 9pada Tingkat Pemahaman Pemulihan Cidera Olahraga Ginting, Ridhodyuli Cahaganta Obahna; Habib Rifaldi Chaniago
Jurnal Dunia Pendidikan Vol 6 No 5 (2026): Jurnal Dunia Pendidikan
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55081/jurdip.v6i5.5469

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya pengaruh dari pembelajaran demonstrasi mata kuliah sport massage pada bagian tingkat pemahaman reposisi Cidera Olahraga sebagai bahan kajian mahasiswa Pendidikan kesehatan jasmani, kesehatan, dan Rekreasi. Penelitian yang digunakan adalah penelitian tidakan kelas (PTK). Metode yang digunakan dalam peneitian adalah Penelitian kuantitatif. Penelitian kuantitatif menekankan fenomena – fenomena objektif dan dikaji secara kuantitatif yang bertujuan yaitu untuk meneliti pada suatu objek secara alamian sebagain intrumen yang dilakukan. Maksimalisasi desain penelitian ini dilakukan dengan menggunakan angka – angka, pengolahan statistik, struktur dan percobaan terkontrol. Hasil penelitian posttest yang dilakukan bahwa pengetahuan responden mengenai mata kuliah sport massage pada pemulihan cedera olahraga sesudah menggunakan metode demonstrasi dengan kategori baik hanya sebagian saja yakni 90%, kategori baik, sebanyak 10% cukup. Hal ini menunjukkan bahwa hampir seluruh mahasiswa mampu menguasai teknik dan keterampilan pemulihan cedera olahraga dan sebagian kecil mahasiswa belum mengetahui teknik dan keterampilan pemulihan cedera olahraga.
Efektivitas Metode Pelatihan Sport Massage Terhadap Keberhasilan Belajar Mahasiswa Pendidikan Jasmani Siburian, Petrik Hesenkiel; Feliks Siregar; Hamonangan
Jurnal Dunia Pendidikan Vol 6 No 5 (2026): Jurnal Dunia Pendidikan
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55081/jurdip.v6i5.5473

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas metode pelatihan terhadap keberhasilan beajar mahasiswa. Mata kuliah sport massage merupakan salah satu komponen penting dalam kurikulum Pendidikan Jasmani karena berhubungan langsung dengan pemeliharaan kondisi fisik, peningkatan performa, serta penanganan cedera ringan pada atlet. Penguasaan keterampilan sport massage menuntut pemahaman teoritis mengenai anatomi dan fisiologi tubuh, sekaligus kemampuan praktis dalam menerapkan berbagai teknik pijat olahraga secara tepat dan aman. Oleh sebab itu, mahasiswa membutuhkan metode pelatihan yang efektif, sistematis, dan disesuaikan dengan karakteristik praktik lapangan. Penelitian ini digolongkan metode eksperimen (pre experiments design) tipe one group pre-test dan post-test design dengan perlakuan diberikan hanya kepada satu kelompok eksperimen tanpa menggunakan kelompok kontrol. Hasil pelatihan sport massage mahasiswa pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi, universitas Negeri Medan menunjukkan bahwa sebelum mendapatkan perlakuan keberhasilan belajar mahasiswa dalam menguasai mata kuliah sport massage maupun praktik mendapatkan hasil 40,7% kateori baik dari 29 Mahasiswa, 59,3% mahasiswa belum masuk kategori baik. Setelah mendapat perlakuan metode pelatihan sport massage mahasiswa menjadi antusias dalam belajar, kehadiran praktik sport massage sangat nyata dan mahasiswa seloah terjun langsung dalam pemijatan membuat penguasaan spot massage menjadi meningkat, hal ini ditunjuukan dengan data posttest pada pembelajaran sport massage bahwa hasil belajar 90,4% mahasiswa dalam kategor baik, 3,6% dalam kategori cukup. Hal ini tentunya berdampak positif bagi mahasiswa dan hasil penelitian bahwa pembelajaran sport massage melalui metode pelatihan efektif digunakan dan terbukti meningkatkan hasil belajar mahasiswa. Dengan ini menyimpukan bahwa pembelajaran sport massage menggunakan metode pelatihan efektif digunakan dan layak menjadi acuan belajar guna menunjang keberhasilan belajar dan keterampilan mahaiswa.
Peningkatan Literasi Tumbuh Kembang dan Pengolahan Pangan Lokal untuk Mendukung Gizi Balita sebagai Upaya Pencegahan Stunting di Desa Tambakan Damayanti, Imas; Kumalasari, Isti; Mahmudatussa’adah, Ai; Ekawijayanti, Kurnia; Farel, Fulki Muhammad; Akbar, Nathan Akhtar; Tsabita, Cheyris; Nauli, Widia Puteri; Damayanti, Safira Tri; Sianipar, Chrisdian Rosmawati; Putri, Dwi Khalisa; Rasheeha, Tyaswahyu Neema
Jurnal Dunia Pendidikan Vol 6 No 5 (2026): Jurnal Dunia Pendidikan
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55081/jurdip.v6i5.5484

Abstract

Stunting masih menjadi permasalahan kesehatan yang memengaruhi kualitas tumbuh kembang anak, termasuk di Desa Tambakan Kabupaten Subang, di mana rendahnya pemahaman ibu mengenai milestone perkembangan, teknik stimulasi, serta kebutuhan gizi balita menjadi faktor risiko utama. Selain itu, pemanfaatan pangan lokal bergizi seperti ubi jalar dan ikan belum optimal, baik sebagai sumber nutrisi untuk mencegah stunting maupun sebagai potensi ekonomi keluarga. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan literasi ibu-ibu PKK mengenai tumbuh kembang dan gizi balita serta membekali mereka dengan keterampilan mengolah pangan lokal bernilai gizi tinggi. Metode kegiatan meliputi penyuluhan tentang tumbuh kembang anak, edukasi gizi balita, dan pelatihan praktis pembuatan tepung ubi jalar dengan inovasi perendaman roseola, pembuatan minuman sehat dari limbah rendaman, serta abon ikan. Evaluasi pre-test dan post-test menunjukkan peningkatan signifikan pengetahuan peserta, dari rata-rata skor 15,2 menjadi 17,1 (t = 4,55; p < 0,001). Kegiatan ini menyimpulkan bahwa peningkatan literasi dan penguatan keterampilan pengolahan pangan lokal efektif mendukung pencegahan stunting serta membuka peluang ekonomi bagi masyarakat Desa Tambakan.
Analisis Hubungan antara Tingkat Kesukaran Instrumen Evaluasi dengan Disiplin Belajar Matematika Siswa SMP Negeri 8 Pontianak Dhesteia, Dhea; Mohamad Rif’at; Yulis Jamiah
Jurnal Dunia Pendidikan Vol 6 No 5 (2026): Jurnal Dunia Pendidikan
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55081/jurdip.v6i5.5487

Abstract

Penelitian ini berupaya mengkaji korelasi antara kompleksitas alat penilaian dengan disiplin belajar matematika siswa kelas delapan SMP Negeri 8 Pontianak. Penelitian ini menggunakan metodologi deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Peserta terdiri dari 33 mahasiswa kelas VIII E yang dipilih dengan metode purposive sample. Alat yang digunakan terdiri dari pertanyaan penilaian yang berkaitan dengan isi sistem persamaan linier dua variabel, kuesioner disiplin pembelajaran, dan catatan pelengkap dalam bentuk catatan siswa dan instruktur. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner dan dokumentasi, sedangkan analisis data menggunakan penilaian validitas dan reliabilitas, bersama dengan uji statistik non-parametrik, termasuk korelasi Kruskal-Wallis dan Spearman. Temuan menunjukkan bahwa penilaian terdiri dari satu pertanyaan sederhana dan satu pertanyaan moderat, dengan disiplin akademik siswa sebagian besar berada dalam kisaran baik hingga sangat baik. Tidak ada hubungan substansial atau hubungan minimal antara disiplin belajar dan hasil belajar (r = 0,146), bersama dengan perbedaan yang signifikan dalam hasil belajar siswa yang terlibat dengan pertanyaan mudah vs sedang (p < 0,05). Penelitian ini menyimpulkan bahwa kompleksitas alat evaluasi mempengaruhi hasil pembelajaran namun tidak berhubungan dengan kedisiplinan siswa dalam pembelajaran.
Pengaruh Pengajaran Teknik Sport Massage Dalam Mengatasi Kebugaran Jasmani Pemain Pada Pertandingan Bola Basket Mahasiswa Pendidikan Jasmani Kesehatan Dan Rekreasi Monika Putri Purba; Richo Nadeak; Bram Gunanta Fransiskus Sembiring
Jurnal Dunia Pendidikan Vol 6 No 5 (2026): Jurnal Dunia Pendidikan
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55081/jurdip.v6i5.5476

Abstract

Sport massage merupakan teknik pijat khusus yang bertujuan untuk meningkatkan kondisi fisik atlet dengan cara mengurangi ketegangan otot, meningkatkan sirkulasi darah, serta membantu proses pemulihan setelah latihan maupun pertandingan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pentingnya pemahaman teknik sport massage bagi atlet serta bagaimana penguasaan teknik tersebut dapat memberikan manfaat pengetahuan lanjutan bagi mahasiswa Pendidikan Jasmani. Dari hasil penelitian memaparkan bahwa teknik sport massage ada kebugaran atlet basket pada postest sesudah perlakuan pemijatan olahraga sebelum pertandingan nilai yang memuaskan, terlihat bahwa 90% daya tahan tubuh atlet maupun olahragawan kategori sangat baik. Kekuatan otot yang baik pada saat pertandingan mendapatkan peningkatan yang signifikan yakni 96,7% dalam kategori baik. hal ini menunjukkan bahwa banyak pemain dengan kekuatan otot yang dirangsang dengan baik, ketegangan otot sempurna, dan nyeri berkurang pada saat pertandingan. Hal ini tentu saja menjadi performa yang bagus pada saat pertandingan. Dan kelenturan otot hanya mendapatkan 100%, hal ini tentunya memberikan perubahan sempurna bahwa pemain pada saat bertanding sudah siap secara fisik maupun psikis sebab apabila kebugaran para pemain meningkat maka secara kesiapan juga terdukung sebab percaya diri meningkat dan performa pertandingan juga meningkat. Kesimpulannya adalah pengajaran teknik sport massage dapat diaplikanskan dalam kehidupan nyata oleh mahasiswa.