cover
Contact Name
Alan Alfiansyah Putra Karo Karo
Contact Email
duniapendidikan9@gmail.com
Phone
+6285206640908
Journal Mail Official
duniapendidikan9@gmail.com
Editorial Address
http://jurnal.stokbinaguna.ac.id/index.php/JURDIP/about/editorialTeam
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Jurnal Dunia Pendidikan
ISSN : -     EISSN : 27468674     DOI : https://doi.org/10.55081/jurdip.v1i1.605
Core Subject : Education,
Jurnal Dunia Pendidikan adalah jurnal penelitian peer review akses terbuka yang diterbitkan oleh LPPM Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna. Jurnal Dunia Pendidikan menyediakan platform yang menyambut dan mengakui makalah penelitian empiris asli tentang pendidikan yang ditulis oleh peneliti, akademisi, profesional, dan praktisi dari seluruh dunia.
Articles 549 Documents
Fenomena Anak Indigo: Antara Kepercayaan , Kajian Psikologi, Dan Dampak Sosial Dewi Evalina Siregar; Imel Sihombing; Maulana AL Kahfi; Yan Indra Siregar; Badin sipahutar
Jurnal Dunia Pendidikan Vol 6 No 5 (2026): Jurnal Dunia Pendidikan
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55081/jurdip.v6i5.4850

Abstract

Fenomena anak indigo merupakan topik yang menarik banyak perhatian publik sejak akhir abad ke-20.anak indigo di yakini memiliki kepekaan emosional, intuisi, sampai kemampuan spiritual yang lebih tinggi dari anak pada umumnya. Konsep ini pertama kali di kenalkan oleh Nancy Ann Tappe pada tahun 1970-an melalui teori aura, yang kemudian dipopulerkan oleh Carroll dan Tober (1999) melalui karya The Indigo Children. Meskipun masyarakat sering mengaitkan indigo adalah kemampuan istimewa, kajian ilmiah menunjukkan bahwa karakteristik indigo dapat dijelaskan melalui psikologi modern, antara lain sensitivitas tinggi (highly sensitive person), anak berbakat (gifted children), serta pengaruh sugesti sosial. Artikel ini bertujuan untuk memberikan tinjauan mendalam mengenai asal-usul istilah indigo, karakteristik yang dilekatkan pada anak indigo, pandangan ilmiah berdasarkan kajian psikologi, dan dampak sosial yang ditimbulkan. Hasil pembahasan menunjukkan bahwa fenomena indigo bukanlah ednitas supranatural yang terbukti secara empiris, melainkan konstruksi sosial yang terbentuk dari interaksi budaya, psikologi, sosial dan kepercayaan masyarakat. Dengan demikian, pendekatan yang kritis dan objektif perlu digunakan agar fenomena indigo tidak menimbulkan stigma maupun ekspektasi berlebihan terhadap anak.
Tuna Daksa Bukan Hambatan Dari Keterbatasan Menjadi Kekuatan Ruth Ari Pasaribu; Endiko Sadewa Ginting; Hary Eycal Ginting; Immanuel Hutagalung; Yan Indra Siregar
Jurnal Dunia Pendidikan Vol 6 No 5 (2026): Jurnal Dunia Pendidikan
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tuna daksa merupakan salah satu bentuk hambatan fisik yang ditandai dengan kelainan, kerusakan, atau gangguan pada sistem gerak tubuh. Kondisi ini berdampak pada keterbatasan mobilitas, namun bukan berarti menjadi penghalang mutlak bagi perkembangan individu. Artikel ini membahas bagaimana keterbatasan fisik dapat diubah menjadi kekuatan melalui faktor internal (motivasi, penerimaan diri, ketangguhan) dan faktor eksternal (dukungan keluarga, pendidikan inklusif, serta kebijakan pemerintah). Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi pada anak tuna daksa di lingkungan pendidikan inklusif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dukungan sosial yang memadai mampu meningkatkan prestasi akademik, sosial, dan keterampilan penyandang tuna daksa. Dengan demikian, keterbatasan fisik bukanlah penghalang, melainkan pemicu lahirnya kekuatan baru
Belajar Dari Anak Tuna Grahita Menggali Potensi Dibalik Keterbatasan Dillon Amurisi Dawolo; Eprain Sormin; Arkhan Fahlevi; Dion Michael Nainggolan; Yan Indra Siregar; Badin Sipahutar
Jurnal Dunia Pendidikan Vol 6 No 5 (2026): Jurnal Dunia Pendidikan
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55081/jurdip.v6i5.4854

Abstract

Tuna grahita merupakan kondisi hambatan intelektual yang ditandai dengan keterbatasan dalam berpikir, belajar, dan beradaptasi dengan lingkungan sosial. Anak dengan tuna grahita menghadapi tantangan berupa kesulitan akademik, stigma sosial, dan keterbatasan kemandirian, tetapi mereka juga memiliki potensi dalam keterampilan praktis, seni, dan kemampuan sosial sederhana. Penelitian ini bertujuan menggali potensi anak tuna grahita melalui pendekatan kualitatif deskriptif di Sekolah Luar Biasa (SLB) dan rumah. Hasil menunjukkan bahwa meski menghadapi hambatan, anak tuna grahita masih bisa mengembangkan potensi melalui dukungan keluarga, sekolah, masyarakat, dan kebijakan pemerintah. Artikel ini menekankan pentingnya pergeseran paradigma masyarakat dari melihat keterbatasan menjadi memberdayakan anak tuna grahita
Pendekatan Kepelatihan Adaptif pada Atlet Tunanetra Alfaroh Devid Maharaja; Ali Usman Fahreza; Hashemi Rafsamjani; Hasyim Abddullah
Jurnal Dunia Pendidikan Vol 6 No 5 (2026): Jurnal Dunia Pendidikan
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55081/jurdip.v6i5.4857

Abstract

Kepelatihan adaptif merupakan strategi penting dalam membina atlet penyandang disabilitas agar mereka mampu berpartisipasi secara setara dalam dunia olahraga. Artikel ini membahas kepelatihan adaptif pada atlet tunanetra melalui studi pustaka, dengan fokus pada konsep kepelatihan adaptif, karakteristik atlet, strategi pelatihan, faktor pendukung, dan tantangan implementasi. Selain itu, artikel ini juga memberikan contoh-contoh konkret penerapan di lapangan, seperti penggunaan guide runner dalam lomba lari, tapper pada renang, serta permainan olahraga khusus seperti goalball. Hasil kajian menunjukkan bahwa keberhasilan pelatihan ditentukan oleh modifikasi lingkungan, komunikasi yang efektif, dukungan psikologis, serta keterlibatan keluarga dan komunitas. Namun, keterbatasan fasilitas, kurangnya pelatih adaptif, dan stigma sosial masih menjadi tantangan serius. Artikel ini menegaskan perlunya kebijakan inklusif dan kolaborasi multipihak agar atlet tunanetra dapat berkembang secara optimal
Pengenalan Karakteristik Anak Berkebutuhan Khusus Tunalaras (Emosional dan Perilaku) dalam Konteks Pendidikan Inklusif Gabriel Pasaribu; Agustina Nababan; Joice Tabita Ginting; Yoseph Hardy Napitupulu; Yan Indra Siregar; Ahmad Syabaruddin
Jurnal Dunia Pendidikan Vol 6 No 5 (2026): Jurnal Dunia Pendidikan
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55081/jurdip.v6i5.4858

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengenal karakteristik anak berkebutuhan khusus tunalaras (gangguan emosional dan perilaku) dalam konteks pendidikan inklusif. Metode yang digunakan adalah studi kepustakaan dengan menganalisis berbagai literatur terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa anak tunalaras menghadapi hambatan utama dalam regulasi emosi, kontrol perilaku, serta interaksi sosial yang memengaruhi proses belajar. Mereka sering menunjukkan perilaku impulsif, agresif, pasif, atau mudah marah, sehingga membutuhkan strategi pembelajaran adaptif. Pendekatan individual, penggunaan media visual, penguatan positif, serta pembelajaran berbasis aktivitas terbukti lebih efektif membantu anak berpartisipasi dalam kelas inklusif. Selain itu, dukungan lingkungan sekolah yang kondusif dan penerimaan sosial sangat penting bagi perkembangan mereka. Pengenalan karakteristik anak tunarasa sejak dini membantu guru merancang strategi pembelajaran yang inklusif dan responsif. Dengan demikian, pendidikan inklusif tidak hanya menjamin akses setara, tetapi juga mendukung perkembangan akademik dan sosial-emosional anak tunalaras
Pengaruh Media Audiovisual Terhadap Hasil Belajar Ipas Siswa Kelas IV SDN 101823 Bekala Pancur Batu Medan T.A 2024/2025 Navatika Vivayosa Br Surbakti; Yusra Nasution; Albert Pauli Sirait; Try Wahyu Purnomo; Natalia Silalahi; Rahmilawati Ritonga
Jurnal Dunia Pendidikan Vol 6 No 5 (2026): Jurnal Dunia Pendidikan
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55081/jurdip.v6i5.4859

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan media audiovisual terhadap hasil belajar Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) siswa kelas IV SDN 101823 Bekala Pancur Batu Tahun Ajaran 2024/2025. Metode yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain quasi experimental tipe non-equivalent control group design. Sampel penelitian terdiri dari dua kelas, yaitu kelas IV A sebagai kelas kontrol (30 siswa) dan kelas IV B sebagai kelas eksperimen (30 siswa). Teknik pengumpulan data meliputi observasi, tes, dan dokumentasi. Instrumen tes dianalisis menggunakan uji validitas dan reliabilitas, sedangkan analisis data menggunakan uji normalitas, homogenitas, dan uji hipotesis. Hasil menunjukkan bahwa rata-rata nilai pretest kelas kontrol adalah 35,83 dan posttest 55, sementara kelas eksperimen memiliki rata-rata pretest 36,16 dan posttest 84,33. Uji hipotesis menunjukkan nilai signifikansi (Sig. 1-tailed) sebesar 0,001 < 0,05, yang berarti H₀ ditolak dan Hₐ diterima. Dengan demikian, terdapat pengaruh yang signifikan dan positif dari penggunaan media audiovisual terhadap hasil belajar IPAS siswa. Penggunaan media audiovisual terbukti lebih efektif dibandingkan pembelajaran konvensional dalam meningkatkan pemahaman siswa terhadap materi IPAS.
Perkembangan Kemampuan Berbahasa Pada Anak Autisme Imam Rahman Kaloko; Daud Silalahi; Jonatan Purba; Fandi Ahmad Rambe; Yan Indra Siregar; Ahmad Syabaruddin
Jurnal Dunia Pendidikan Vol 6 No 5 (2026): Jurnal Dunia Pendidikan
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55081/jurdip.v6i5.4876

Abstract

Penelitian ini berfokus untuk meneliti perkembangan berbahasa pada anak autisme. Proses yang dialami serta gejala-gejala yang timbul dalam berbahasa yang dapat menyebabkan gangguan. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode kualitatif deskriptif. Dengan melakukan wawancara kepada pemilik sekaligus terapis bagi anak penderita autisme. Hasil dari penelitian kemudian diamati, dianalisis dan diakhiri dengan kesimpulan. Ada beberapa faktor yang dapat dilakukan untuk meminimalisir gejala-gejala serta meningkatkan kemampuan berbahasa. Hal ini tentu harus dilakukannya kerjasama yang baik antara orang tua dan terapis.
Anak Kebutuhan Khusus (ABK) Khusus Tunanetra Riski Alfisyahri Hasibuan; Edward Siburian; Daramendra Ebetd Tarigan; Khairil Anwar Simatupang; Yan Indra Siregar; Ahmad Syabaruddin
Jurnal Dunia Pendidikan Vol 6 No 5 (2026): Jurnal Dunia Pendidikan
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55081/jurdip.v6i5.4877

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi pendidikan dan layanan khusus bagi anak tunanetra di SLB. Anak tunanetra adalah bagian dari anak berkebutuhan khusus (ABK) yang mengalami kehilangan fungsi visual. Mereka menjalani aktivitas sehari-hari dan berkomunikasi dengan lingkungan menggunakan indera non-visual seperti pendengaran, sentuhan, penciuman, dan perasa. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif, dengan data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Subyek penelitian ini adalah guru-guru di SLB . Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan dan layanan khusus di SLB berjalan dengan baik dan efektif dalam membantu siswa tunanetra mengembangkan kemampuan mereka. Sekolah menerapkan kurikulum yang disesuaikan dengan kebutuhan individual siswa, menggunakan metode dan media pembelajaran seperti Braille, serta menyediakan berbagai alat bantu dan program ekstrakurikuler untuk mendukung perkembangan bakat dan keterampilan siswa. Guru memainkan peran penting dalam mengatasi kesulitan belajar siswa melalui pendekatan yang sabar dan telaten, sementara peran orang tua dalam mendukung pendidikan anak tunanetra di rumah juga sangat penting.
Analisis Hambatan Dan Solusi Dalam Pendidikan Anak Tuna Rungu Di Sekolah Reguler Oleh Mahasiswa Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Medan Rico Samuel; Aditia Ekel Suranta Sitepu; Samuel Raja Purba; Marcel Haryadi Tambunan; Yan Indra Siregar; Ahmad Syabaruddin
Jurnal Dunia Pendidikan Vol 6 No 5 (2026): Jurnal Dunia Pendidikan
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55081/jurdip.v6i5.4885

Abstract

Anak tuna rungu yang belajar di sekolah reguler sering mengalami berbagai hambatan, baik dalam komunikasi, interaksi sosial, maupun pemahaman materi pembelajaran. Permasalahan utama terletak pada keterbatasan guru dalam menggunakan bahasa isyarat, kurangnya fasilitas pendukung, serta adanya stigma dari teman sebaya. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi hambatan yang dialami anak tuna rungu di sekolah reguler serta menemukan solusi yang dapat diterapkan untuk meningkatkan efektivitas pembelajaran. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dan kuantitatif, dengan instrumen berupa observasi, wawancara, dan angket kepada guru, siswa, serta orang tua. Hasil analisis menunjukkan bahwa komunikasi adalah faktor penghambat terbesar, sementara solusi efektif meliputi pelatihan guru, penggunaan media visual, dan dukungan teknologi. Kesimpulannya, pendidikan inklusif memerlukan kolaborasi semua pihak agar anak tuna rungu dapat berkembang optimal di sekolah reguler.
Pengaruh Olahraga Dan Model Latihan Fisik Terhadap Kebugaran Jasmani Remaja: Literature Review Imam Rahman Kaloko; Daud Silalahi; Jonatan Purba; Hendra Kurnia Pulungan
Jurnal Dunia Pendidikan Vol 6 No 5 (2026): Jurnal Dunia Pendidikan
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55081/jurdip.v6i5.4892

Abstract

Kebugaran jasmani merupakan kemampuan seseorang untuk mencapai tujuan olahraga tertentu dengan optimal. Hasil olahraga ataupun latihan fisik seseorang pasti akan berbeda tergantung pada waktu dan kebiasaan melatih fisik tubuhnya. Semakin sering dan rutin berolahraga maka produktivitas dan kebugaran seseorang akan semakin tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh olahraga dan model latihan fisik terhadap kebugaran jasmani remaja. Jenis penelitian ini yaitu penelitian literature review atau penelitian kepustakaan. Data yang diperoleh dalam penelitian ini adalah penelitian yang dilakukan oleh peneliti terdahulu yang didapatkan dari situs Google Scholar dan Science Direct. Hasil dari literature review ini didapatkan bahwa olahraga dan model latihan fisik dapat mendorong pertumbuhan, perkembangan fisik, meningkatkan kemampuan motorik, dan mengurangi risiko obesitas. Selain itu manfaat olahraga dan model latihan fisik yang dilakukan secara reguler dan terprogram dapat mampu meningkatkan kebugaran jasmani khususnya remaja. Jadi olahraga dan model latihan fisik memberi pengaruh yang baik pada kebugaran jasmani dan kesehatan remaja.