cover
Contact Name
-
Contact Email
jurnalagrisains@gmail.com
Phone
+6283827966282
Journal Mail Official
jurnalagrisains@gmail.com
Editorial Address
Kampus Bumi Tadulako, Tondo, Palu 94111, Indonesia
Location
Kota palu,
Sulawesi tengah
INDONESIA
Jurnal Ilmiah AgriSains
Published by Universitas Tadulako
ISSN : 14123657     EISSN : 27165078     DOI : -
Core Subject : Agriculture,
Bidang Peternakan: Ilmu Peternakan, Sosial Ekonomi Peternakan, Nutrisi dan Makanan Ternak, Teknologi Hasil Ternak, Pembangunan Peternakan, Produksi Ternak, Budidaya Ternak, Produksi dan Teknologi Pakan Ternak, Bioteknologi Peternakan, Sain Veteriner. Bidang Perikanan: Budidaya Perikanan, Pemanfaatan Sumberdaya Perikanan, Pengolahan Hasil Perikanan, Nutrisi dan Makanan Ikan, Bioteknologi Perikanan, Teknologi Penangkapan Ikan, Sumberdaya Perairan, Sosial Ekonomi Perikanan, Budidaya Perairan
Articles 133 Documents
Analysis of The Physical Quality of Red Offal and White Offal Free-Range Chickens In Lamongan Regency: Analisa Kualitas Fisik Red Offal dan White Offal Ayam Kampung Di Kabupaten Lamongan Mafatikhun Ni'amah; Edy Susanto; Anik Fadlilah
Jurnal Ilmiah AgriSains Vol. 26 No. 3 (2025): Jurnal Ilmiah AgriSains
Publisher : Fakultas Peternakan dan Perikanan, Universitas Tadulako, Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/jiagrisains.v26i3.2025.175-183

Abstract

Ayam Kampung memiliki ciri khas yang berbeda dibandingkan dengan ayam ras komersial,Ciri Khas ayam kampung yaitu dagingnya lebih padat serta rasanya lebih gurih. Selain dagingnya gurih ternak juga menghasilkan produk sampingan, baik yang dapat dikonsumsi maupun tidak dapat dikonsumsi. Tujuan penelitian adalah mengidentifikasi karateristik kualitas fisik red offal dan white ofal Ayam Kampung di Kabupaten Lamongan. Materi penelitian adalah Red offal Ayam kampung terdiri dari Hati, jantung, dan ampela dan White offal berupa Usus dari 13 ekor ayam kampung. Metode penelitian adalah survey dan eksploratif laboratorik. Variabel penelitian adalah pH, Uji Daya Ikat Air (DIA), uji susut masak dan persentase jeroan. Analisa data menggunakan deskriptif kuantitatif dengan pengukuran pemusatan data secara rata-rata dan Uji T. Hasil penelitian menunjukan nilai pH hati yaitu 5,92±0,75, jantung 5,92±0,72, ampela 6,15±0,37, usus 6,00±0,00. Nilai WHC hati 42,83±21,92%, jantung 30,26±16,06%, ampela 34,49±16,05%, usus 46,58±13,77%, susut masak hati yaitu 34,11±9,47%, jantung 50,18±5,89%, ampela 40,72±13,30%, usus 59,61±8,63%, dan persentase jeroan hati diketahui 2,16±0,28%, jantung 0,47 ±0,09%, ampela, 2,95±0,75%, usus 2,70±0,45%. Kesimpulan penelitian menunjukan kualitas Fisik pH dan WHC Red offal dan White offal Ayam Kampung tidak ada perbedaan yang signifikan. Cooking Loss dan Persentase jeroan red offal dan White offal Ayam Kampung terdapat perbedaan yang signifikan.
Utilization of Ketapang Leaves (Terminalia catappa) and Sweet Potato Leaves (Ipomoea batatas) to Optimize the pH of Water in the Maintenance Media for Vaname Shrimp (Litopenaeus vannamei): Pemanfaatan Daun Ketapang (Terminalia catappa) dan Daun Ubi Jalar (Ipomoea batatas) untuk Optimalisasi pH Air Media Pemeliharaan Udang Vaname (Litopenaeus vannamei) Darsiani Darsiani; Fajria Hasnur; Rahmi Nur; Dewi Yunianti; Suri Purnama Febri; Yanti Mutalib
Jurnal Ilmiah AgriSains Vol. 26 No. 3 (2025): Jurnal Ilmiah AgriSains
Publisher : Fakultas Peternakan dan Perikanan, Universitas Tadulako, Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/jiagrisains.v26i3.2025.208-218

Abstract

Udang vaname (Litopenaeus vannamei) membutuhkan kisaran parameter kualitas air yang optimal untuk menunjang kehidupannya, termasuk pH. Penelitian dilakukan untuk mengetahui pemanfaatan penambahan daun ketapang (Terminalia catappa) dan daun ubi jalar (Ipomoea batatas) terhadap kestabilan nilai pH air untuk menunjang pertumbuhan dan kelangsungan hidup udang vaname (Litopenaeus vannamei). Uji coba dilaksanakan di BBIP Poniang selama 40 hari. Hewan uji yang digunakan yaitu larva udang vaname pada stadia PL 20. Menggunakan metode eksperimental dengan Rancangan Acak Lengkap yakni 4 perlakuan dan 3 ulangan. Perlakuan A (tanpa penambahan), perlakuan B (DK 7), perlakuan C (DUJ 4) dan perlakuan D (Kom_DK 7 + DUJ 4). Frekuensi pemberian pakan sebanyak 4 kali sehari yakni pagi (07:00), siang (13:00), sore (17:00) dan malam (21:00) WITA. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa perlakuan DUJ 4 (penambahan daun ubi jalar 4g L-1) berpengaruh nyata (p<0.05) terhadap pertumbuhan bobot mutlak sebesar 3,39g, dan kelangsungan hidup 44%, namun tidak signifikan meningkatkan tingkat kestabilan pH air, dan pertumbuhan panjang mutlak.
Functional Potential of Greek Yoghurt as a Fermented Dairy Product: A Literature Review: Potensi Fungsional Greek Yogurt sebagai Produk Susu Fermentasi: Kajian Literatur Naofal Dhia Arkan Arkan; Triana Setyawardani
Jurnal Ilmiah AgriSains Vol. 26 No. 3 (2025): Jurnal Ilmiah AgriSains
Publisher : Fakultas Peternakan dan Perikanan, Universitas Tadulako, Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/jiagrisains.v26i3.2025.153-162

Abstract

Greek yogurt memperoleh popularitas luas karena kandungan gizinya yang unggul dan potensi fungsionalnya, menjadikannya produk olahan susu yang penting dalam konteks pangan fungsional. Kajian literatur ini bertujuan untuk menelaah secara komprehensif potensi fungsional Greek yogurt sebagai produk susu fermentasi. Metode penulisan dilakukan dengan pendekatan kajian literatur sistematis menggunakan basis data Scopus dan Google Scholar pada periode publikasi 2015–2025. Artikel dipilih berdasarkan kriteria inklusi meliputi publikasi peer-reviewed, ditulis dalam Bahasa Indonesia atau Inggris, serta membahas aspek nutrisi, probiotik, dan senyawa bioaktif pada Greek yogurt. Strategi pencarian menggunakan kombinasi kata kunci (“Greek yogurt”, “probiotik”, “susu fermentasi”, “pangan fungsional”) dengan operator Boolean. Seleksi artikel mengikuti tahapan identifikasi, penyaringan, kelayakan, dan inklusi sesuai pedoman PRISMA. Hasil kajian menunjukkan bahwa melalui proses fermentasi dan penyaringan, Greek yogurt memiliki konsentrasi tinggi protein susu seperti kasein dan whey, serta probiotik yang berperan penting dalam menjaga kesehatan usus dan berpotensi membantu pengelolaan berat badan. Selain itu, sejumlah penelitian melaporkan adanya senyawa bioaktif yang berkontribusi pada sifat antioksidan. Disimpulkan bahwa Greek yogurt memiliki potensi besar sebagai pangan fungsional yang mendukung kesehatan, sekaligus memberikan nilai tambah pada produk olahan susu dan berpeluang menjadi bagian penting dari pola makan seimbang
Antioxidant Activities of The Brown Seaweed Sargassum: Narrative Review: Aktivitas Antioksidan Rumput Laut Cokelat Sargassum: Naratif Review Bendi Sabela; Afrida Nurwulan; Tri Karimah Ramadhini; Priatno Khanna
Jurnal Ilmiah AgriSains Vol. 26 No. 3 (2025): Jurnal Ilmiah AgriSains
Publisher : Fakultas Peternakan dan Perikanan, Universitas Tadulako, Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/jiagrisains.v26i3.2025.163-174

Abstract

Rumput laut cokelat Sargassum merupakan rumput laut yang telah banyak dimanfaatkan untuk produk pangan maupun non pangan. Sargassum memiliki kandungan senyawa bioaktif yang tinggi dan beragam. Sargassum memiliki berbagai macam bioaktivitas terutama antioksidan. Review artikel ini bertujuan untuk menyusun and merangkum data terbaru mengenai senyawa bioaktif dan antioksidan rumput laut Sargassum. Review artikel menggunakan artikel penelitian yang bersumber dari referensi ilmiah ScienceDirect terbitan tahun 2020–2025. Kandungan senyawa bioaktif dari berbagai spesies rumput laut Sargassum, yakni senyawa fenolik (flavonoid, fenol), alkaloid, steroid, terpenoid, saponin, glikosida kardiak, mycosporine-like amino acids, dan pigmen (fukosantin, flobatanin, klorofil-a, klorofil-d, α-karoten, β-karoten, xantofil, fikobiliprotein, dan karotenoid). Senyawa bioaktif utama rumput laut Sargassum, yakni senyawa fenolik (0,09791–521,84 mg GAE/g). Sargassum menunjukkan adanya aktivitas antioksidan pada berbagai metode pengujian (DPPH, FRAP, dan ABTS). Persentase inhibisi aktivitas antioksidan Sargassum berdasarkan metode DPPH berkisar 0,18–89,84% dan ABTS berkisar 64,018–93,94%. Aktivitas antioksidan Sargassum dipengaruhi oleh kandungan senyawa bioaktif, metode ekstraksi, konsentrasi ekstrak, spesies, dan lokasi sampel. Kandungan senyawa fenolik dan aktivitas antioksidan Sargassum berpotensi untuk digunakan dalam pangan fungsional, kemasan, kosmetik, dan farmasi.
Analysis of The Financial Feasibility of a Bufallo Farming Businesses in Langko Village Lindu District Sigi Regency: Analisis Kelayakan Finansial Usaha Peternakan Kerbau di Desa Langko Kecamatan Lindu Kabupaten Sigi Nilda Sofyana; Miftahul Maulita; Arifuddin Lamusa; Abdul Muis; Ujang Kurniawan; Dirhamzah; Sayekti Handayani; Fitri Awaliyah; Taufik Taufik; Nur Ainum
Jurnal Ilmiah AgriSains Vol. 26 No. 3 (2025): Jurnal Ilmiah AgriSains
Publisher : Fakultas Peternakan dan Perikanan, Universitas Tadulako, Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/jiagrisains.v26i3.2025.196-207

Abstract

Kecamatan Lindu memiliki potensi besar dalam pengembangan usaha peternakan kerbau, ditunjang oleh kondisi alam yang mendukung serta harga jual kerbau yang cukup tinggi, yaitu antara Rp20.000.000 hingga Rp40.000.000 per ekor. Potensi ini menjadikan peternakan kerbau sebagai salah satu sumber pendapatan yang menjanjikan bagi masyarakat setempat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelayakan finansial usaha peternakan kerbau di Desa Langko, Kecamatan Lindu. Metode penelitian yang digunakan adalah survei dengan pendekatan deskriptif kuantitatif. Sampel ditentukan secara purposive dengan jumlah responden sebanyak 33 peternak kerbau. Analisis data dilakukan melalui perhitungan kelayakan finansial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan menggunakan discount rate sebesar 6% sesuai suku bunga KUR BRI, usaha peternakan kerbau menghasilkan NPV sebesar Rp2.480.888.628, rasio B/C 3,3, dan Payback Period selama 1 tahun 11 bulan. Selanjutnya, analisis sensitivitas memperlihatkan bahwa pada peningkatan biaya pakan hingga 20% maupun penurunan harga jual hingga 20%, usaha peternakan kerbau di Desa Langko tetap layak dijalankan. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa usaha peternakan kerbau di Desa Langko Kecamatan Lindu layak secara finansial serta memiliki prospek yang baik untuk dikembangkan lebih lanjut.
Comparison of Natural and Synthetic Antioxidant Supplementation in CEP Extender for Bali Cattle Frozen Semen: Perbandingan Pengaruh Penambahan Antioksidan Alami dan Sintetis dalam Pengencer CEP Semen Beku Sapi Bali Sherly Intan Eka Putri; Nur Ducha; Erlix Rakhmad Purnama; Wiwied Sawitri
Jurnal Ilmiah AgriSains Vol. 26 No. 3 (2025): Jurnal Ilmiah AgriSains
Publisher : Fakultas Peternakan dan Perikanan, Universitas Tadulako, Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/jiagrisains.v26i3.2025.184-195

Abstract

Spermatozoa sapi Bali rentan terhadap kerusakan akibat stres oksidatif selama kriopreservasi, yang dapat menurunkan kualitas semen beku. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi pengaruh penambahan antioksidan alami (ekstrak teh hijau) dan sintetis (glutathione) pada pengencer Cauda Epididymal Plasma (CEP) terhadap kualitas semen beku sapi Bali. Rancangan percobaan yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan tiga perlakuan dan enam ulangan, pengencer CEP dasar (kontrol), CEP + 0.75 mM glutathione, dan CEP + 0.15% ekstrak teh hijau. Evaluasi kualitas spermatozoa dilakukan saat before freezing dan post thawing, meliputi motilitas menggunakan Computer-Assisted Semen Analysis (CASA), viabilitas menggunakan pewarna eosin-nigrosin dan integritas membran dan uji Hypo-Osmotic Swelling Test (HOST). Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan antioksidan secara signifikan meningkatkan kualitas spermatozoa dibanding dengan kontrol (p<0,05). CEP yang ditambahkan 0,15% ekstrak teh hijau memberikan hasil terbaik dalam mempertahankan post-thawing motilitas (49,2 ± 2%), viabilitas (67,4 ± 2,6%), dan integritas membran (62,1 ± 1,9%). Kesimpulannya, ekstrak teh hijau dan glutathione secara signifikan lebih efektif dibandingkan kontrol, dengan ekstrak teh hijau cenderung memberikan nilai tertinggi pada motilitas, viabilitas, dan integritas membran post-thawing.
The Effect of Stocking Density on the Growth and Survival of Jurung Fish Seed (Tor soro) in Flowing Water Systems in Tapanuli Selatan: Pengaruh Padat Tebar Terhadap Pertumbuhan dan Sintasan Benih Ikan Jurung (Tor soro) Pada Sistem Air Mengalir di Tapanuli Selatan Purba, Risky Arisdefen; Febri, Suri Purnama; Putriningtias, Andika; Darsiani, Darsiani
Jurnal Ilmiah AgriSains Vol. 27 No. 1 (2026): Jurnal Ilmiah AgriSains
Publisher : Fakultas Peternakan dan Perikanan, Universitas Tadulako, Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/jiagrisains.v27i1.2026.57-67

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memastikan populasi ideal untuk perkembangan dan keberadaan ikan jurung yang dibesarkan di keramba selama 40 hari dengan diberi pakan buatan dengan pemberian sekenyang-kenyangya menghabiskan pakan sebanyak 4 kg, ikan yang digunakan 200 ekor. Metodologi yang digunakan yaitu eksperimen, yang memiliki 4 perlakuan, dan diulangi 3 kali. P1 (5 ikan/0,5m3), P2 (10 ikan/0,5m3), P3 (15 ikan/0,5m3), dan P4 (20 ikan/0,5m3). Hasil dari perlakuan tersebut berpengaruh nyata terhadap pertumbuhan panjang mutlak, pertumbuhan bobot mutlak, laju pertumbuhan panjang spesifik, dan laju pertumbuhan bobot spesifik. Sedangkan pada sintasan tidak ada perbedaan yang signifikan. Pertumbuhan panjang mutlak tertinggi pada P1 sebesar 0,57cm, sedangkan pertumbuhan panjang mutlak terendah pada P4 sebesar 0,37cm.  Pertumbuhan bobot mutlak tertinggi pada P1 sebesar 0,99g, sedangkan pertumbuhan bobot mutlak terendah pada P4 sebesar 0,85g, laju pertumbuhan panjang spesifik tertinggi pada P1 sebesar 0.014%, sedangkan laju pertumbuhan panjang spesifik terendah pada P4 sebesar 0,009%, dan laju pertumbuhan bobot spesifik tertinggi pada P1 sebesar 0,025%, sedangkan laju pertumbuhan bobot spesifik terendah pada P4 sebesar 0,021%. Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa semakin sedikit padat tebar ikan dalam satu wadah, semakin cepat pertumbuhan; begitu sebaliknya, semakin padat ikan dalam suatu wadah semakin lambat pertumbuhan.
A Study on Carcass Production and Its Components from Various Slaughter Weights of Bali Cattle in Slaughter House: Studi Produksi Karkas dan Komponennnya dari Berbagai Bobot Potong Sapi Bali yang Dipotong di Rumah Potong Hewan (RPH) Firhamsah, Ikhwan; Zaid Al Gifari; Ashari, M; Andriati, Rina
Jurnal Ilmiah AgriSains Vol. 27 No. 1 (2026): Jurnal Ilmiah AgriSains
Publisher : Fakultas Peternakan dan Perikanan, Universitas Tadulako, Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/jiagrisains.v27i1.2026.1-10

Abstract

Peningkatan kualitas hidup masyarakat Indonesia yang tercermin melalui Indeks Pembangunan Manusia (IPM) sangat bergantung pada ketersediaan pangan bergizi, khususnya protein hewani. Sektor peternakan memiliki peran strategis dalam mendukung ketahanan pangan melalui penyediaan daging sapi sebagai sumber protein utama. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh bobot potong terhadap produksi dan komposisi karkas sapi Bali jantan. Penelitian dilakukan secara observasional di Rumah Potong Hewan (RPH) Majeluk, Kota Mataram, menggunakan 15 ekor sapi Bali jantan yang dikelompokkan ke dalam tiga kategori bobot potong: 225-250 kg, 250-275 kg, dan 275-300 kg. Data bobot karkas dan komponen penyusunnya dianalisis menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan uji sidik ragam (ANOVA) dan dilanjutkan dengan Uji Jarak Berganda Duncan (DMRT) pada taraf 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan bobot potong berpengaruh sangat nyata (P<0,01) terhadap persentase karkas, tulang, dan lemak, namun tidak berpengaruh nyata terhadap persentase daging. Persentase karkas meningkat dari 46,36% menjadi 50,78%, sedangkan persentase tulang menurun dari 15,90% menjadi 13,56%, dan lemak meningkat dari 1,25% menjadi 2,15%. Disimpulkan bahwa semakin tinggi bobot potong sapi Bali jantan menghasilkan karkas dengan proporsi daging dan lemak yang lebih besar, serta persentase tulang yang lebih rendah.
The Use Of Rumen Fluid Inoculum Increases The Protein And Fat Content Of Fermented Rice Bran: Penggunaan Inokulum Cairan Rumen Meningkatkan Kandungan Protein dan Lemak Dedak Padi Hasil Fermentasi Mujur, Ignasius; Oematan, Gustaf; Mullik, Mathen
Jurnal Ilmiah AgriSains Vol. 27 No. 1 (2026): Jurnal Ilmiah AgriSains
Publisher : Fakultas Peternakan dan Perikanan, Universitas Tadulako, Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/jiagrisains.v27i1.2026.11-18

Abstract

Dedak padi merupakan bahan sampingan dari proses penggilingan gabah menjadi beras yang berpotensi sebagai bahan baku pakan karena kandungan nutrisi dan energinya yang cukup baik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh level inokulum cairan rumen terhadap komposisi kimia dedak padi fermentasi. Metode yang digunakan adalah eksperimen dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) terdiri atas 5 perlakuan dan 5 ulangan, yaitu: tanpa cairan rumen (NOIN/kontrol), serta penambahan inokulum cairan rumen 7 ml/kg (IN7), 14 ml/kg (IN14), 21 ml/kg (IN21), dan 28 ml/kg (IN28) dedak padi, yang difermentasi selama 4 hari. Parameter yang diamati meliputi kandungan bahan kering (BK), bahan organik (BO), protein kasar (PK), dan lemak kasar (LK). Data dianalisis menggunakan Analysis of Variance. Hasil penelitian menunjukkan bahwa level inokulum tidak berpengaruh nyata (P>0,05) terhadap BK, tetapi berpengaruh nyata (P<0,05) terhadap BO dan PK serta sangat nyata (P<0,01) terhadap LK. Kandungan BO meningkat dari 82,14% (NOIN) menjadi 83,43% (IN28), PK dari 9,37% menjadi 12,54%, dan LK dari 2,35% menjadi 6,57% (IN21). Disimpulkan bahwa level inokulum terbaik adalah 28 ml/kg dedak padi.
The Effect of Adding Moringa Leaf Extract to TCG Medium on the Post-Thawing Sperm Quality of Donggala Bull Rusiyantono, Yohan; Mumu, Mohamad Ilyas; Tanari, Mobius; Indriani; Moh Asril Adjis
Jurnal Ilmiah AgriSains Vol. 27 No. 1 (2026): Jurnal Ilmiah AgriSains
Publisher : Fakultas Peternakan dan Perikanan, Universitas Tadulako, Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/jiagrisains.v27i1.2026.30-35

Abstract

This study aimed to evaluate the effect of Moringa (Moringa oleifera) leaf extract (MLE) diluted in Tris-Citric Acid-Glucose (TCG) extender on post-thawing quality of Donggala cattle sperm in. Semen samples were collected from Donggala bulls using an artificial vagina. The semen sample were then pooled and diluted with TCG supplemented with MLE. Three different concentrations of MLE (0 mg/mL, 0.5 mg/mL, 1.0 mg/mL, and 1.5 mg/mL) were tested to evaluate the post thawing motility and viability of Donggala cattle sperm. A standard cryopreservation procedure was used to freeze the semen and storagedin liquid nitrogen container. Sperm motility were valuated under light microscopy while sperm viability was assesed using eosin-nigrosin staining procedures.  The results showed that post-thaw sperm motility and viability were significantly maintained compare to control group following the addition of MLE at 1.0 mg/mL (p < 0.05). The conclusion that moringa leaf extract at a concentration of 1.0 mg/mL in TCG medium provides optimal cryoprotection, improving the post-thaw quality of Donggala bull sperm. This natural additive may serve as a promising supplement in semen extenders to enhance artificial insemination outcomes and genetic conservation efforts.