cover
Contact Name
-
Contact Email
jurnalagrisains@gmail.com
Phone
+6283827966282
Journal Mail Official
jurnalagrisains@gmail.com
Editorial Address
Kampus Bumi Tadulako, Tondo, Palu 94111, Indonesia
Location
Kota palu,
Sulawesi tengah
INDONESIA
Jurnal Ilmiah AgriSains
Published by Universitas Tadulako
ISSN : 14123657     EISSN : 27165078     DOI : -
Core Subject : Agriculture,
Bidang Peternakan: Ilmu Peternakan, Sosial Ekonomi Peternakan, Nutrisi dan Makanan Ternak, Teknologi Hasil Ternak, Pembangunan Peternakan, Produksi Ternak, Budidaya Ternak, Produksi dan Teknologi Pakan Ternak, Bioteknologi Peternakan, Sain Veteriner. Bidang Perikanan: Budidaya Perikanan, Pemanfaatan Sumberdaya Perikanan, Pengolahan Hasil Perikanan, Nutrisi dan Makanan Ikan, Bioteknologi Perikanan, Teknologi Penangkapan Ikan, Sumberdaya Perairan, Sosial Ekonomi Perikanan, Budidaya Perairan
Articles 126 Documents
Response of Superoxide Dismutase (SOD), Calcium and Proximate of Vannamei Shrimp (Litopenaeus Vannamei) After Nursery Using Various Colors in Cultivation Tanks: Respon Superoxide Dismutase (SOD), Kalsium dan Proksimat Lengkap Udang Vaname (Litopenaeus vannamei) Pasca Pendederan Menggunakan Berbagai Warna Tangki Budidaya Lahati, Sonny; Rasul
Jurnal Ilmiah AgriSains Vol. 25 No. 3 (2024): Jurnal Ilmiah AgriSains
Publisher : Fakultas Peternakan dan Perikanan, Universitas Tadulako, Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/jiagrisains.v25i3.2024.155-163

Abstract

Segmen pendederan udang vannamei dapat dipengaruhi oleh warna tangki hal ini dapat memberikan preferensi yang baik dalam proses awal budidaya udang vanamei. Warna tangki menjadi faktor visual feeding larva udang mengkonsumsi pakan dapat maksimal. Tujuan penelitian ini untuk mengkaji performa Calsium (Ca), mengetahui komposisi tubuh atas hasil respon aktivitas Superoxide dismutase (SOD) pasca pendederan udang vannamei. Hasil penelitian menunjukan bahwa warna tangki mempengaruhi preferensi udang vannamei yaitu aktivitas SOD yang berfariasi pada masing-masing perlakuan. Komposisi udang pasca pendederan cendrung sama yaitu memiliki kadar air yang cukup tinggi, serta kandungan lainnya memiliki nilai yang relatif sama. Namun kandungan Ca pada tubuh udang memiliki nialai yang berbeda. Pada perlakuan D kandungan Ca lebih tinggi di bandingkan dengan perlakuan C,B dan A. SOD tangki berwarna hijau cendrung lebih rendah dari pada warna tangki lainnya. Rendahnya aktivitas SOD tersebut diduga dapat menjadi indikasi preverensi yang baik untuk pendederan udang vannamei.
Productivity of Moa Buffalo Breeders in the Community Livestock System on Moa Island, Southwest Maluku Regency: Produktivitas Ternak Induk Kerbau Moa pada Sistem Peternakan Rakyat di Pulau Moa Kabupaten Maluku Barat Daya Siwa, Isak P.; Harmoko, Harmoko
Jurnal Ilmiah AgriSains Vol. 25 No. 3 (2024): Jurnal Ilmiah AgriSains
Publisher : Fakultas Peternakan dan Perikanan, Universitas Tadulako, Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/jiagrisains.v25i3.2024.164-170

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui produktivitas ternak induk kerbau Moa pada Sistem Peternakan Rakyat di Pulau Moa Kabupaten Maluku Barat Daya. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Mei-Juni 2023 di Pulau Moa. Penelitian ini dilakukan di 3 Desa, Desa Werwaru, Desa Tounwawan dan Desa Klis dan pada masing-masing desa digunakan sebanyak 10 responden petani peternak kerbau Moa. Analisis data menggunakan statistik sederhana berupa nilai persentase, rata-rata dan standar deviasi, sesuai kebutuhan variabel yang diamati. dan dilakukankan kajian secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa produktivitas ternak Induk kerbau di Pulau Moa memiliki rata-rata umur kawin pertama 3,4±0,5 tahun; angka kebuntingan 75,05%; Angka Kelahiran 89,11 %; umur penyapihan 6,06±0,7 bulan; kematian pra sapih 12,41 % dan kawin pasca partus 7,0±0,7 bulan.
Different Application Methods of Probiotic on the Growth of Whiteleg Prawn (Penaeus vannamei Boone, 1931): Metode Aplikasi Probiotik yang Berbeda terhadap Pertumbuhan Udang Kaki Putih (Penaeus vannamei Boone, 1931) Wandi, Wandi; Tis'in, Musayyadah; Rusaini, Rusaini
Jurnal Ilmiah AgriSains Vol. 25 No. 3 (2024): Jurnal Ilmiah AgriSains
Publisher : Fakultas Peternakan dan Perikanan, Universitas Tadulako, Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/jiagrisains.v25i3.2024.171-183

Abstract

Intensifikasi budidaya udang disamping meningkatkan produksi, juga mengakibatkan penurunaan kualitas air akibat akumulasi limbah organik, sehingga mempengaruhi pertumbuhan dan kelangsungan hidup udang. Salah satu solusi yang dapat ditempuh adalah penerapan probiotik sebagai agen biokontrol. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh aplikasi probiotik yang berbeda terhadap pertumbuhan udang kaki putih. Penelitian ini bersifat eksperimental menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan dan 5 ulangan, yaitu A (tanpa penambahan probiotik, kontrol); B (penambahan probiotik dosis 10 mL/kg pakan); C (penambahan probiotik dosis 0,5 mL/L air media pemeliharaan); dan D (penambahan probiotik dengan dosis 10 mL/kg pakan dan 0,5 ml/L air media pemeliharaan). Data pertumbuhan mutlak, laju pertumbuhan harian (SGR) dan rasio konversi pakan (FCR) dianalisis ragam (ANOVA) dan uji BNJ digunakan untuk mengetahui perbedaan antar perlakuan. Data kelangsungan hidup dan kualitas air dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pertumbuhan mutlak dan SGR tertinggi diperoleh pada perlakuan penambahan probiotik melalui media pemeliharaan, masing-masing sebesar 2,91 g dan 3,06%/hari. FCR terbaik dan kelangsungan hidup tertinggi diperoleh pada perlakuan penambahan probiotik melalui pakan dan air, masing-masing 1,84 dan 26%. Aplikasi probiotik melalui air meningkatkan pertumbuhan mutlak dan laju pertumbuhan harian, sedang aplikasi probiotik melalui pakan, baik secara tunggal maupun kombinasi menghasilkan nilai FCR lebih rendah dan kelangsungan hidup lebih tinggi.
Conception and Calf Rates from PGF2α Estrus Synchronization in Ogan Komering Ulu Timur, Province of South Sumatra: Angka Kebuntingan dan Panen Pedet Hasil Sinkronisasi Estrus PGF2a di Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur Sumatera Selatan Armelia, Vony; Wijaya, Gagah Hendra; Nurrofingah, Ulfa; Saleh, Dadang Mulyadi
Jurnal Ilmiah AgriSains Vol. 25 No. 3 (2024): Jurnal Ilmiah AgriSains
Publisher : Fakultas Peternakan dan Perikanan, Universitas Tadulako, Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/jiagrisains.v25i3.2024.184-191

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sinkronisasi estrus terhadap produktivitas panen pedet di 20 kecamatan pada Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur Sumatera Selatan pada tahun 2024. Data yang diolah berasal dari hasil sensus yang dilakukan oleh Dinas Perikanan dan Peternakan Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur. Program sinkronisasi estrus diharapkan mampu meningkatkan efisiensi reproduksi dan meningkatkan jumlah pedet yang dihasilkan dalam periode tahun 2024. Penelitian  menganalisis tingkat kebuntingan dan kelahiran pedet yang dilahirkan setelah penerapan program dan tingkat keberhasilan sinkronisasi estrus berdasarkan beberapa indikator, seperti  jumlah yang disinkronkan, jumlah induk bunting, dan angka kelahiran pedet. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada jumlah ternak bunting, dan jumlah pedet yang dihasilkan setelah penerapan sinkronisasi estrus, serta hubungan positif antara sinkronisasi estrus dengan tingkat produktivitas ternak sapi potong di wilayah tersebut. Penerapan sinkronisasi estrus menunjukkan hasil yang sangat positif dengan angka kebuntingan mencapai 72,16% dan tingkat kelahiran pedet hingga 85,00% dari total ternak bunting.
Analysis of Microplastic of Mackerel (Rastrelliger sp.) Ingestion from the Palu Bay: Kajian Mikroplastik pada Saluran Pencernaan Ikan Kembung (Rastrelliger sp.) di Teluk Palu Hermawan, Roni; Hasanah, Nur; Putra, Aswad Eka; Rukka, Andi Heryanti; Tis'in, Musayyadah; Salim, Salim
Jurnal Ilmiah AgriSains Vol. 25 No. 3 (2024): Jurnal Ilmiah AgriSains
Publisher : Fakultas Peternakan dan Perikanan, Universitas Tadulako, Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/jiagrisains.v25i3.2024.192-202

Abstract

Keberadaan mikroplastik semakin meningkat seiring meningkatnya ketergantungan aktifitas manusia terhadap plastik. Limbah plastik yang terbuang dan luruh menjadi mikroplastik di laut meningkatkan konsentrasi mikroplastik di laut. Kandungan mikroplastik dalam ikan perlu diketahui mengingat tingginya konsumsi ikan laut lokal di Kota Palu. Tujuan dari penelitian ini adalah menghitung konsentrasi mikroplastik pada sistem pencernaan ikan kembung (Rastrelliger sp.) di Teluk Palu dan  mengkaji jenis kandungan plastik yang terdapat pada pencernaan ikan kembung Teluk Palu. Sampling ikan yang diambil adalah ikan hasil tangkapan nelayan lokal Teluk Palu, sampel yang diambil adalah ikan yang segar. Pengukuran mikroplastik dilakukan dengan metode destruksi bahan organik pada saluran pencernaan ikan menggunakan larutan KOH  10% dan H2O2 50%, perendaman antara 24 hingga 60 jam tergantung ukuran saluran pencernaan. Setelah bahan organik larut, sampel akan diamati menggunakan mikroskop untuk mengamati kandungan mikroplastik pada sampel, untuk memastikan bahwa objek yang dianalisa adalah mikroplastik dilakukan metode Hot Needle Test. Berdasarkan hasil analisa sampel mikroplastik di Teluk Palu dari 95 sampel ikan kembung  ditemukan 4 sampel ikan yang terpapar mikroplastik dengan konsentrasi rata-rata 1,66±0,35 partikel/g berat ikan yang terpapar mikroplastik.
Differences in Concentration Levels of Jengkol Peel Boiled Water (Archidendron pauciflorum) in Drinking Water on Broiler Digestive Organs: Perbedaan Level Konsentrasi Air Rebusan Kulit Jengkol (Archidendron pauciflorum) pada Air Minum Terhadap Organ Pencernaan Broiler Syafitri, Aidina; Utama Adlan, Zulhapi; Sadjadi; Agustina, Syintia Dwi
Jurnal Ilmiah AgriSains Vol. 26 No. 1 (2025): Jurnal Ilmiah AgriSains
Publisher : Fakultas Peternakan dan Perikanan, Universitas Tadulako, Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/jiagrisains.v26i1.2025.11-21

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh perbedaan level konsentrasi air rebusan kulit jengkol (Archidendron pauciflorum) (ARKJ) pada air minum terhadap organ pencernaan broiler. Lokasi penelitian di Kelurahan Marga Mulya, Kecamatan Lubuklinggau Selatan II, Kota Lubuklinggau Sumatera Selatan. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode eksperimen Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 6 perlakuan dan 4 ulangan terhadap DOC broiler yang berjumlah 96 ekor. Perlakuan penelitian terdiri dari P0= Kontrol (air minum tanpa ARKJl), P1= 2% (2ml ARKJ dalam 100ml air minum), P2= 4% (4ml ARKJ dalam 100ml air minum), P3= 6% (6ml ARKJ dalam 100ml air minum), P4= 8% (8ml ARKJ dalam 100ml air minum), P5= 10% (10ml ARKJ dalam 100ml air minum). Parameter yang diamati pada penelitian ini adalah: bobot gizzard, bobot hati (g/ekor), volume empedu (ml/ekor), berat ventrikulus (g/ekor), berat usus halus (g/ekor), dan konsumsi air minum (ml/ekor/hari). Hasil analisis menunjukkan bahwa perbedaan level konsentrasi ARKJ dalam air minum memberikan pengaruh sangat nyata (P<0,01) terhadap volume empedu, sedangkan pada parameter bobot potong, konsumsi air minum, berat hati, berat ventrikulus, dan berat usus halus dipertahankan sama dengan kontrol. Kesimpulan dari penelitian ini perlakuan terbaik level konsentrasi ARKJ dalam air minum yaitu perlakuan P2 dengan bobot potong 1197,0 g/ekor, konsumsi air minum 379,8 ml/ekor/hari, berat hati 4,8 g/ekor, volume empedu 0,72 ml/ekor, berat ventrikulus 21,9 g/ekor, dan berat usus halus 25,3 g/ekor
Evaluation of the Artificial Insemination of Bali Cows in North Mori District, North Morowali Regency: Evaluasi Keberhasilan Inseminasi Buatan Sapi Bali di Kecamatan Mori Utara Kabupaten Morowali Utara Tanari, Mobius; Rusiyantono, Yohan; Duma, Yulius; Mangun, Mardiah; Landopu, Nansi Noviani
Jurnal Ilmiah AgriSains Vol. 26 No. 1 (2025): Jurnal Ilmiah AgriSains
Publisher : Fakultas Peternakan dan Perikanan, Universitas Tadulako, Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/jiagrisains.v26i1.2025.42-49

Abstract

Evaluasi keberhasilan inseminasi buatan pada sapi Bali (Bos sondaicus) merupakan penilaian dalam pelaksanaan inseminasi buatan yang merupakan salah satu teknologi yang tepat guna dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan produktivitas Sapi Bali dan mampu meningkatkan mutu genetik dari ternak sapi Bali. Penelitian ini di laksanakan di Kecamatan Mori Utara kabupaten Morowali Utara tahun 2022. Metode penelitian menggunakan metode survey berdasarkan data sekunder dan data primer melalui wawancara. Data sekunder diperoleh dari Bidang Peternakan Dinas Pertanian dan Pangan Daerah Kabupaten Morowali Utara, dan wawancara dilakukan melalui kuisioner yang sudah dibuat. Materi yang digunakan dalam penelitian ini yaitu sapi Bali sebanyak 130 ekor. Penentuan lokasi penelitian secara sengaja (purposive) dengan pertimbangan ternak  yang sudah pernah dilakukan IB dan yang terdapat di daerah tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai service per conception(S/C) rata-rata 1,38 ± 0,13, Conception Rate 66,89 ± 9,77%, angka Kelahiran Rate 66,89 ± 9,77% dan  angka kematian anak 6,20% Hasil penelitian menunjukan bahwa pelaksanaan inseminasi buatan di Kecamatan Mori Utara Kabupaten Morowali Utara masuk dalam kategori baik.empedu 0,72 ml/ekor, berat ventrikulus 21,9 g/ekor, dan berat usus halus 25,3 g/ekor.
Pineapple Peel and Cassava Leaf Silage Added Various Variations of Molasses Based on in vitro Digestibility Assessment: Silase Kulit Buah Nanas dan Daun Singkong yang Ditambahkan Berbagai Variasi Molase Berdasarkan Penilaian Kecernaan in vitro Juliantoni, Jepri; Rodiallah, Muhamad; Harahap, Anwar Efendi; Ernawan, Wahyu
Jurnal Ilmiah AgriSains Vol. 26 No. 1 (2025): Jurnal Ilmiah AgriSains
Publisher : Fakultas Peternakan dan Perikanan, Universitas Tadulako, Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/jiagrisains.v26i1.2025.22-29

Abstract

Pemanfaatan limbah pertanian seperti kulit buah nanas dan daun singkong dapat menjadi alternatif pengganti rumput lapang karena kandungan nutrisinya yang potensial. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur pH rumen serta kecernaan bahan kering (KcBK) dan bahan organik (KcBO) silase kulit nanas dan daun singkong secara in vitro. Bahan yang digunakan meliputi kulit nanas, daun singkong, dan molases dengan rancangan acak lengkap (RAL) faktorial 5×2 dan dua ulangan. Faktor X terdiri atas proporsi bahan silase: X1 = 100% kulit nanas, X2 = 75% kulit nanas + 25% daun singkong, X3 = 50% kulit nanas + 50% daun singkong, X4 = 25% kulit nanas + 75% daun singkong, dan X5 = 100% daun singkong. Faktor Y berupa level molases: Y0 = 5% dan Y1 = 10%. Hasil penelitian menunjukkan adanya interaksi nyata (P<0,01) antara komposisi bahan silase dan level molases terhadap peningkatan nilai KcBK (41,87–75,25%), KcBO (39,39–74,33%), serta kestabilan pH rumen. Silase dengan komposisi 100% kulit nanas dan penambahan 10% molases memberikan hasil terbaik dalam meningkatkan nilai kecernaan dan mempertahankan pH rumen. Penelitian lanjutan secara in vivo diperlukan untuk mengetahui pengaruhnya terhadap performa ternak ruminansia.
Trend Analysis and the Impact of Meat-Based Protein Consumption on the Buffalo Population in Banten Province: Analisis Tren dan Pengaruh Konsumsi Protein Asal Daging Terhadap Jumlah Populasi Ternak Kerbau di Provinsi Banten Armelia, Vony; Budiyanti, Ratu Reni; Magfira
Jurnal Ilmiah AgriSains Vol. 26 No. 1 (2025): Jurnal Ilmiah AgriSains
Publisher : Fakultas Peternakan dan Perikanan, Universitas Tadulako, Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/jiagrisains.v26i1.2025.1-10

Abstract

Kerbau adalah salah satu ternak yang dapat dijadikan sumber protein bagi masyarkat. Badan Pusat Statistik melaporkan bahwa tren populasi ternak kerbau semakin menurun sejak 10 tahun terakhir Artikel ini bertujuan untuk menggambarkan tren dan pengaruh konsumsi protein asal daging terhadap jumlah populasi ternak kerbau di Provinsi Banten dari tahun 2013 sampai dengan tahun 2022. Data menunjukkan bahwa populasi kerbau di Provinsi Banten mengalami penurunan signifikan dari 98.710 ekor pada tahun 2013 menjadi 53.495 ekor pada tahun 2022. Penurunan umumnya diakibatkan oleh beberapa faktor, termasuk ketersediaan pakan yang terbatas, penyebaran penyakit, dan kurangnya dukungan kebijakan yang efektif. Analisis dilakukan dengan menggunakan metode regresi linier sederhana untuk menyatakan hubungan antara konsumsi protein asal daging dengan populasi Kerbau, serta dilakukan analisis eksponensial untuk memprediksi tren populasi 10 tahun yang akan datang. Hasil analisis menunjukan konsumsi protein asal daging berpengaruh negatif pada variable populasi Kerbau. Secara simultan, konsumsi protein asal daging memiliki pengaruh pada populasi Kerbau di provinsi Banten yaitu 34,045% sedangkan -3,593% sisanya dipengaruhi oleh variabel diluar studi ini. Tren populasi Kerbau 10 tahun mendatang di provinsi Banten mengalami penurunan populasi sebanyak 45,80%.
The Influence of Socio-Economic Factors on Farmers’ Perceptions in Broiler Chicken Waste Management Based on Circular Economy: Pengaruh Faktor Sosial Ekonomi Terhadap Persepsi Peternak dalam Pengolahan Limbah Ayam Ras Pedaging Berbasis Circular Economy Febriyanti, Dwi; zuhriyah, Amanatuz; Widodo, Slamet
Jurnal Ilmiah AgriSains Vol. 26 No. 1 (2025): Jurnal Ilmiah AgriSains
Publisher : Fakultas Peternakan dan Perikanan, Universitas Tadulako, Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/jiagrisains.v26i1.2025.50-60

Abstract

Peternakan sebagai salah satu sub-sektor yang berkontribusi signifikan terhadap perekonomian Indonesia, dimana salah satunya peternakan unggas yang dihadapkan pada permasalahan limbah peternakan. Circular economy merupakan salah satu konsep dalam mengatasi limbah peternakan yang berkelanjutan. Penerapan circular economy oleh peternak diduga dipengaruhi oleh persepsi peternak dalam menerapkan praktik pengolahan limbah berkelanjutan. Penelitian bertujuan mengetahui pengaruh faktor sosial ekonomi terhadap persepsi peternak. Penelitian dilakukan di Kabupaten Bangkalan pada bulan September-Desember 2024 dengan sampel sebanyak 30 orang peternak, melalui pendekatan deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian didapatkan persepsi peternak termasuk ke dalam kategori baik. Hasil penelitian analisis regresi linier berganda didapatkan bahwa faktor jumlah ternak berpengaruh positif terhadap persepsi peternak, sedangkan faktor usia, pendidikan, pendapatan, dan lama usaha ternak tidak berpengaruh terhadap persepsi peternak.

Page 11 of 13 | Total Record : 126