cover
Contact Name
Tohir Zuhdi
Contact Email
tohirz@uinsaizu.ac.id
Phone
+6281327056975
Journal Mail Official
jurnalkependidikan@uinsaizu.ac.id
Editorial Address
UIN Prof. K.H. Saifuddin Zuhri Purwokerto Jl. Jend. A. Yani No. 40A Purwokerto 53126 Jawa Tengah - Indonesia
Location
Kab. banyumas,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Kependidikan
ISSN : 2355018X     EISSN : 25984845     DOI : https://doi.org/10.24090/jk
Core Subject : Education,
Jurnal Kependidikan is a peer-reviewed journal that mediates the dissemination of researchers in education, especially from management, research, a study of thinking, and educational evaluation. The journal is published by Ikatan Keluarga Alumni Institut Agama Islam Negeri Purwokerto. We accept submissions from all over the world. All submitted articles shall never been published elsewhere, original and not under consideration for other publication.
Articles 11 Documents
Search results for , issue "Vol. 10 No. 2 (2022)" : 11 Documents clear
Peluang dan Tantangan Pembelajaran di Masa Pandemi Melalui Pemanfaatan Aplikasi Google Meet di Desa Sibrama Kecamatan Kemranjen Fian, Khafifatul; Utami, Hastin Tri
Jurnal Kependidikan Vol. 10 No. 2 (2022)
Publisher : Universitas Islam Negeri Prof. K.H. Saifuddin Zuhri Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24090/jk.v10i2.5304

Abstract

Education is a process of activities to transfer knowledge from educators to students. Until now, education is carried out online, so there is a need for application programs to support learning programs, one of which is the Google Meet application. The google meet application is one of the learning support application programs that can be done audio-visually. This study aims to provide information related to learning opportunities and challenges during the pandemic through the google meet application. This research is a field research with qualitative research methods and based on a phenomenological approach. The phenomenological approach is an approach that is based on the experience of human life. The research subjects are high school students, especially in Sibrama Village. The data were obtained through interviews conducted through google forms which contained questions related to the phenomena that the authors studied. Apart from this, the author also obtains data from documents or previous research related to what the author is researching. The author analyzes, describes, and summarizes some of the data obtained. The data analysis method used is qualitative data analysis with descriptive-analytical techniques. The results of the study show that special students in Sibrama Village still rarely use the google meet application by educators for learning, while the application that is often used is the WhatsApp Group application.
Pembelajaran dengan Media Berbasis Teknologi Informasi dan Komunikasi di Sekolah Dasar Widayanti, Ermi; Maria Ulpah; R. Benny A. Pribadi
Jurnal Kependidikan Vol. 10 No. 2 (2022)
Publisher : Universitas Islam Negeri Prof. K.H. Saifuddin Zuhri Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24090/jk.v10i2.7705

Abstract

Abstract This study aims to describe and analyze learning using Information Technology-based media at SDN Jambusari 02 and SDN Jambusari 03, Jeruklegi District, Cilacap Regency. This type of research is qualitative research. Collecting data using interviews, observations and documents. Data analysis using Miles and Huberman models. Then the data validity technique uses source triangulation techniques. Based on the results of the study, it can be seen that learning with ICT-based learning media at SDN Jambusari 02 and SDN Jambusari 03 is carried out through three stages, namely the planning, implementation, and evaluation stages. At the planning stage, the preparation of lesson plans is carried out that accommodates the use of ICT-based learning media to support the learning methods used and to deliver the material to be given to achieve learning objectives. Then at the implementation stage the teachers use ICT-based learning media in the initial activities, core activities and closing activities. Meanwhile, at the evaluation stage, teachers use ICT tools to assess students' learning abilities by utilizing learning outcomes videos and digital portfolios by utilizing social networks such as What's Up. Keywords evaluation, learning media, planning, implementation, ict Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mendiskripsikan dan menganalisis pembelajaran dengan media berbasis Teknologi Informasi di SDN Jambusari 02 dan SDN Jambusari 03, Kecamatan Jeruklegi, Kabupaten Cilacap. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi dan dokumen. Analisa data menggunakan model Miles dan Huberman. Kemudian teknik keabsahan data menggunakan teknik triangulasi sumber. Berdasarkan hasil penelitian dapat diketahui bahwa pembelajaran dengan media pembelajaran berbasis TIK di SDN Jambusari 02 dan SDN Jambusari 03 dilakukan melalui tiga tahapan, yaitu tahap perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Pada tahap perencanaan dilakukan penyusunan RPP yang mengakomodir penggunaan media pembelajaran berbasis TIK untuk mendukung metode pembelajaran yang digunakan dan untuk menyampaikan materi yang akan diberikan untuk mencapai tujuan pembelajaran. Kemudian pada tahap pelaksanaan para guru menggunakan media pembelajaran berbasis TIK pada kegiatan awal, kegiatan inti dan kegiatan penutup. Sedangkan pada tahap evaluasi guru memanfaatkan peralatan TIK untuk menilai kemampuan belajar siswa dengan memanfaatkan video hasil pembelajaran dan portofolio digital dengan memanfaatkan jejaring sosial seperti What’s Up. Kata Kunci evaluasi, media pembelajaran, perencanaan, pelaksanaan, tik
Pengembangan Karakter Siswa dalam Pembelajaran Online di SD Negeri 2 Rawalo Kecamatan Rawalo Kabupaten Banyumas Yuni Ramadaniati; Maria Ulpah; Mohammad Imam Farisi
Jurnal Kependidikan Vol. 10 No. 2 (2022)
Publisher : Universitas Islam Negeri Prof. K.H. Saifuddin Zuhri Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24090/jk.v10i2.7736

Abstract

This study is a qualitative research aimed at: (1) describing and analyzing student character development plans in online learning at SD Negeri 2 Rawalo, Rawalo District, Banyumas Regency; (2) Describe and analyze the implementation of student character development in online learning at SD Negeri 2 Rawalo, Rawalo District, Banyumas Regency; (3) Describe and analyze the assessment of student character development in online learning at SD Negeri 2 Rawalo, Rawalo District, Banyumas Regency. Data were collected by interview, observation and documentation techniques. The results of the study show that: First, the activities of student character development plans through online learning. In this planning activity, the teacher determines the learning theme that has the spirit of character values ​​and then prepares lesson plans as a guide for developing student character through various methods and media. Second, the activity of carrying out student character development through online learning. In this activity the teacher carries out online learning activities to shape the character of students with the google meet method and methods such as habituation, example, discussion, storytelling, assignment or recitation, and simulation. Third, assessment activities. In this activity the teacher assesses the character assignments given by him to the child. In this activity, parents record the completion of character tasks by the child and then the results are sent to the teacher via What's Up. Then the teacher assesses the character development of students through the video. Keywords character, online, learning, development, students. Abstrak Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif yang ditujukan untuk: (1) Mendeskripsikan dan menganalisis rencana pengembangan karakter siswa dalam pembelajaran online di SD Negeri 2 Rawalo Kecamatan Rawalo Kabupaten Banyumas; (2) Mendeskripsikan dan menganalisis pelaksanaan pengembangan karakter siswa dalam pembelajaran online di SD Negeri 2 Rawalo Kecamatan Rawalo Kabupaten Banyumas; (3) Mendeskripsikan dan menganalisis penilaian pengembangan karakter siswa dalam pembelajaran online di SD Negeri 2 Rawalo Kecamatan Rawalo Kabupaten Banyumas. Data dikumpulkan dengan teknik wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: Pertama, kegiatan rencana pengembangan karakter siswa melalui pembelajaran online. Pada kegiatan perencanaan ini guru menentukan tema pembelajaran yang memiliki spirit nilai karakter kemudian menyusun RPP sebagai pedoman untuk mengembangkan karakter siswa melalui berbagai metode dan media. Kedua, kegiatan melaksanakan pengembangan karakter siswa melalui pembelajaran online. Pada kegiatan ini guru melaksanakan kegiatan pembelajaran online untuk membentuk karakter siswa dengan medoa google meet dan metode-metode seperti pembiasaan, keteladanan, diskusi, bercerita, pemberian tugas atau resitasi, dan simulasi. Ketiga, kegiatan penilaian. Pada kegiatan ini guru menilai tugas-tugas karakter yang diberikan olehnya untuk anak. Pada kegiatan ini orangtua merekam penyelesaian tugas-tugas karakter oleh anak kemudian hasilnya dikirim ke guru via What’s Up. Kemudian guru menilai perkembangan karakter siswa melalui video tersebut. Kata Kunci karakter, online, pembelajaran, pengembangan, siswa.
Gaya Kepemimpinan Pemimpin dalam Rangka Meningkatkan Kinerja Guru di MTs ‘Ushriyyah Purbalingga Musriah, Musriah; Sunhaji, Sunhaji
Jurnal Kependidikan Vol. 10 No. 2 (2022)
Publisher : Universitas Islam Negeri Prof. K.H. Saifuddin Zuhri Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24090/jk.v10i2.7491

Abstract

Kepemimpinan pendidikan sangat dibutuhkan saat ini, diantaranya peran penting kepala masyarakat seperti kemampuan manajerial yang mencukupi dari kepala madrasah dan didukung oleh kinerja tenaga profesional. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana sebenarnya gaya kepemimpinan kepala madrasah di MTs 'Ushriyyah Purbalingga, peneliti merumuskan masalah sebagai berikut: (1) Bagaimanakah gaya kepemimpinan kepala madrasah di MTs 'Ushriyyah Purbalingga? (2) Bagaimana kinerja guru di MTs Ushriyyah Purbalingga? (3) Bagaimana pengaruh gaya kepemimpinan kepala madrasah di MTs 'Ushriyyah Purbalingga? Metode yang digunakan dengan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Teknik pengumpulan data dengan wawancara, observasi dan dokumentasi. Sedangkan teknik analisis data adalah teknik analisis model interaktif (aliran) yang meliputi reduksi data, display data, dan penarikan kesimpulan, pengambilan keputusan/verifikasi dan keabsahan data penelitian sebagai berikut: Pertama, gaya kepemimpinan kepala MTs 'Ushriyyah Purbalingga pada gaya kepemimpinan konversi, sosok pemimpin yang berada di tengah - tengah anggota kelompoknya , menganggap bawahannya sebagai rekan seperjuangan, mengharapkan pendapat, saran, dan kritik yang membangun. Kedua, hasil kerja para guru di MTs 'Ushriyyah Purbalingga cukup baik. Hal ini terlihat dari guru yang semakin disiplin dalam memasuki kelas, peningkatan pengetahuan dan keterampilan guru dalam menyusun perangkat pembelajaran, terbukti melakukan evaluasi, ketepatan guru dalam menyampaikan materi serta semakin bervariasinya metode dan media pembelajaran yang digunakan guru. Ketiga, dampak gaya kepemimpinan kepala madrasah yang komunikasi dikatakan berhasil atau berdampak positif bagi guru. Apalagi dalam proses belajar mengajar di kelas, guru terus mengalami perkembangan ke arah peningkatan kinerja guru yang lebih baik dan memuaskan .
Pendidikan Agama Islam berbasis Ecotheology Islam untuk Mewujudkan Kesadaran Lingkungan Laksono, Gangsar Edi
Jurnal Kependidikan Vol. 10 No. 2 (2022)
Publisher : Universitas Islam Negeri Prof. K.H. Saifuddin Zuhri Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24090/jk.v10i2.8043

Abstract

PAI learning has a strategic role to internalize the value of environmental awareness because it must be given at all levels of education. This study aims to formulate goals and steps in realizing environmental awareness through ecotheology-based PAI learning originating from the Al-Quran and hadith. This research used a descriptive qualitative method with a type of library research. The data or materials used in this study come from books, journals, research results, documents, magazines and other library sources. The data collection technique used was documentary source documentation from various literary sources and then analyzed using content analysis. The purpose of ecotheology-based PAI learning is not only in the cognitive domain but in the aspect of increasing awareness, attitudes, skills and participation so that it leads to ecologically responsible morals and morals. In realizing this goal, the formulated strategy must implement aspects of learning materials, learning strategies, models and support for educational institutions/schools or madrasahs.
Inovasi Media Pembelajaran Cerita Bergambar Berorientasi pada Literasi Dasar untuk Meningkatkan Prestasi Belajar Siswa Khomsiyatun, Umi; Samiaji, Mukhamad Hamid
Jurnal Kependidikan Vol. 10 No. 2 (2022)
Publisher : Universitas Islam Negeri Prof. K.H. Saifuddin Zuhri Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24090/jk.v10i2.8187

Abstract

This study aims to develop illustrated story learning media to develop early literacy in the learning of storytelling of second grade students. This research is a type of development research (R & D). In this study, six stages were used: (1) research and data collection, (2) planning, (3) development of product drafts (4) initial field trials, (5) revising the results of trials (6) field trials. The results obtained from this study are the needs of learning media according to students and teachers covering four aspects (a) understanding and need for teaching materials, (b) the need for teaching materials, (c) the need for physical teaching materials, and (d) needs towards the presentation and language of teaching materials. Data and analysis of the results of the expert validation assessment and Indonesian language teachers on the learning of pictorial stories. From expert I on average 84.8, the criteria is very good. From expert II on average 85.1, the criteria is very good. From the average user validator of 87.18, the criteria are very good. In general, the assessment of the feasibility of the learning media is very good. The results of product trials in the field obtained the average results of the experimental group's posttest score increased by 12 (from an average of 63.12 to 75.12. Keywords: Development, Learning Media, Picture Stories.
Problematika Penerapan Kurikulum Merdeka Belajar di SDN 2 Kuntili Kecamatan Sumpiuh Kabupaten Banyumas Jawa Tengah Chamidin; Muhdi, Ali
Jurnal Kependidikan Vol. 10 No. 2 (2022)
Publisher : Universitas Islam Negeri Prof. K.H. Saifuddin Zuhri Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24090/jk.v10i2.8200

Abstract

Mendiskripsikan berbagai macam problematika penerapan kurikulum merdeka di Sekolah Dasar Negeri 2 Kuntili Kecamatan Sumpiuh Kabupaten Banyumas adalah tujuan penelitian ini. Pendekatan yang peneliti terapkan adalah pendekatan kualitatif dan metode analisis deskriptif. Dalam melakukan penelitian menghasilkan berbagai macam problematika atau kendala-kendala dalam menerapkan kurikulum merdeka. Pada kurikulum yang baru ini para guru diminta untuk lebih inovatif dalam membuat rancangan bahan ajar pembelajaran, arah pembelajaran dan runtutan langkah pembelajaran. Dalam pelaksanaan kurikulum merdeka juga ada projek penguatan profil pelajar Pancasila atau yang biasa kita kenal dengan istilah P5. Pembelajaran dilakukan tidak hanya dikelas tetapi juga di alam terbuka guna meningkatkan kreatifitas peserta didik.
Kekerasan dalam Dunia Pendidikan (Studi Peran dalam Mencegah Bullying di SDN 2 Kalikesur Kecamatan Kedungbanteng Kabupaten Banyumas) Munjidah; Hanif, Muh.
Jurnal Kependidikan Vol. 10 No. 2 (2022)
Publisher : Universitas Islam Negeri Prof. K.H. Saifuddin Zuhri Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24090/jk.v10i2.8201

Abstract

Penelitian dilatarbelakangi oleh maraknya kasus bullying yang ada di Indonesia. Kekerasan dalam pendidikan merupakan fenomena yang banyak diperbincangkan di semua kalangan. Antara tahun 2016 hingga 2020, Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) mendapat pengaduan 80 pelajar korban dari bullying pada sekolah. Peran yang dimiliki guru sangat penting untuk proses pembelajaran, diantaranya: sebagai sumber belajar dan sebagai fasilitator. Sedangkan pendidikan adalah kunci sebuah bangsa, tanpa pendidikan kita tidak bisa membayangkan akan seperti apa negara ini. Peneliti menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan studi kasus. studi menggunakan observasi beserta wawancara. Menganalisis data melalui reduksi data, penyajian data beserta kesimpulan dari data tersebut. Hasil penelitian ini menunjukkan (1). Bullying fisik meliputi memeluk bahu teman, memukul teman, dan menginjak kaki teman. Saat ini bullying bersifat verbal, seperti menyebut nama, menggunakan nama, meminjam nama secara paksa, atau memanggil nama orang tua dengan suara keras. (3) Strategi seorang guru dalam menghadapi perilaku bullying adalah mengintervensi antar siswa yang terlibat dalam peristiwa bullying, mengambil air cucian, meminta kedua belah pihak untuk menjelaskan, dan membuat pelaku memahami kesalahannya permintaan maaf.
Kekerasan dalam Pendidikan di Sekolah: Bentuk, Sebab, Dampak, dan Solusi Fadhilah, Awaliya Nur; Munjin
Jurnal Kependidikan Vol. 10 No. 2 (2022)
Publisher : Universitas Islam Negeri Prof. K.H. Saifuddin Zuhri Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24090/jk.v10i2.8209

Abstract

Kekerasan tidak boleh terjadi dalam bidang apapun terutama dalam bidang pendidikan. Makna dari kekerasan dalam pendidikan adalah sebuah hukuman yang terasa bagi siswa sehingga siswa merasakan sakit, baik sakit secara fisik, ataupun sakit secara psikologis. Padahal inti dari pemberian hukuman yang mendidik adalah supaya timbul kesadaran siswa terhadap perilakunya yang salah dan berkomitmen tidak mengulangi kesalahan tersebut. Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengatahui bentuk kekerasan dalam pendidikan, penyebab kekerasan dalam pendidikan terjadi, dampak terjadinya kekerasan dalam pendidikan, dan solusi yang tepat untuk tindakan kekerasan dalam pendidikan di sekolah. Jenis penelitian yang di gunakan yaitu kajian pustaka. Dan dilakukan dengan membaca, menelaah serta menganalisis berbagai literatur yang ada, berupa jurnal dan hasil penelitian. Hasil penelitian yang dilakukan adalah kekerasan dalam pendidikan masih terjadi hingga saat ini dan dapat berlangsung tanpa melihat lokasi kejadian, waktu kejadian dan pelaku kekerasan.
Implikasi Kesetaraan Gender dalam Pendidikan Islam Studi Analisis Paradigma Fatimah Mernissi Mubarok, Muhammad Fadhlulloh; Misbah, M.
Jurnal Kependidikan Vol. 10 No. 2 (2022)
Publisher : Universitas Islam Negeri Prof. K.H. Saifuddin Zuhri Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24090/jk.v10i2.8224

Abstract

Title in Indo Gender equality is the view that all people must receive equal treatment and no discrimination which refers to the rights, responsibilities and equal opportunities of women and men. The purpose of this research is to describe and analyze the implications of gender equality in Islamic education in the Analysis Study of Fatimah Mernissi. The type of research used is library research using a descriptive qualitative approach. The results of this study are that education is the key to establishing gender justice in society, skills and knowledge are also tools for studying and conveying new ideas. Education is a strategic tool in making changes, especially Islamic education. Fatima Mernissi views that education is an initial stage in Islamic education. Where parents act as the first teacher at home. Learning materials as well as knowledge of religion, culture and social customs. In this case Fatima explained that between women and men, both of them are educators and students, they all have the same learning opportunities because they have the same responsibilities. This already happened at the time of the Apostle, he did not divide his people just because of religious and worldly issues, such as social and individual matters. Fatima views that the problem of differences between men and women will continue to exist but within reasonable limits and without eliminating aspects of freedom of human rights that are inherent in her, as well as individual and social human rights responsibilities.

Page 1 of 2 | Total Record : 11