cover
Contact Name
Lalu Masyhudi
Contact Email
laloemipa@gmail.com
Phone
+6287864008292
Journal Mail Official
murtiana@idu.ac.id
Editorial Address
Universitas Pertahanan RI
Location
Kab. lombok barat,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Jurnal Cakrawala Ilmiah
Published by bajang Institute
Digitalisasi eknomi menembus batas wilayah negara dan kedaulatan ekonomi yang dapat saja menjadi peluang atau ancaman. Digitalisasi tidak bisa dihindari, tetap permsalahan utamanya adalah bagaimana negara ini harus dapat merumuskan kebijakan agar masyarakat kita jangan hanya menjadi sapi perahan pihak yang-pihak lain. Dalam penelitian studi literatur ini penulis akan menganalisis bagaimana upaya terbaik setelah menemukan implemantasinya saat ini.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 43 Documents
Search results for , issue "Vol. 3 No. 12: Agustus 2024" : 43 Documents clear
REVIEW JURNAL PENGELOLAAN LIMBAH PADAT, CAIR, DAN GAS DALAM INDUSTRI FARMASI REVIEW OF JOURNAL OF SOLID, LIQUID, AND GAS WASTE MANAGEMENT IN PHARMACEUTICAL INDUSTRY Yuspa, Nor Latifah; Yulianita Pratiwi Indah Lestari
Jurnal Cakrawala Ilmiah Vol. 3 No. 12: Agustus 2024
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pharmaceutical industry waste management is a critical aspect in maintaining environmental and public health. Waste from the pharmaceutical industry includes potentially hazardous solid, liquid, and gaseous wastes. Various management methods have been developed, such as inertization, safe stockpiling, incineration, encapsulation, and deep burial for solid waste; chemical disinfection, sewer disposal, and treatment in wastewater treatment plants for liquid waste; and waste gas treatment technologies for gaseous waste. In Indonesia, PT Indofarma Tbk in Bekasi has implemented various stages of waste management, including reduction, reuse, containerization and collection, internal transportation, internal treatment, temporary storage, external transportation, and outplant treatment. This study used a qualitative methodology with a literature review from the Scopus and SINTA databases, and the results were presented in a descriptive narrative. In conclusion, effective pharmaceutical waste management is essential to minimize negative impacts on the environment and public health.
EFEKTIFITAS TERAPI GASTRITIS DENGAN MENGGUNAKAN AKUPUNKTUR TELINGA Yanti, Yanti; Suryawan Ang
Jurnal Cakrawala Ilmiah Vol. 3 No. 12: Agustus 2024
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Di Indonesia gastritis merupakan salah satu penyakit yang prevalensinya cukup tinggi. Gastritis sering terjadi di kehidupan sehari-hari, ditandai dengan gejala seperti nyeri ulu hati, mual, muntah, lemas, perut kembung, sesak, keringat dingin, pusing, dan sendawa. Tanpa pengobatan yang tepat, kondisi ini dapat mengganggu fungsi normal lambung dan meningkatkan risiko kanker lambung. Penelitian ini menggunakan metode pengambilan sampel berdasarkan estimasi proporsi dengan partisipasi sebanyak 10 orang. Peneliti memberikan terapi akupunktur telinga pada subjek menggunakan titik-titik lambung, limpa, shenmen, hati, pizhixia, dan usus 12 jari selama 20 hari dengan 4 sesi terapi. Subyek diobservasi dan diwawancarai menggunakan metode pemeriksaan TCM. Data hasil sebelum dan sesudah terapi dicatat pada kartu rekam medis dan formulir ceklis. Efek terapi dievaluasi menggunakan uji Wixolcon untuk membandingkan perubahan nilai sebelum dan sesudah terapi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa akupunktur telinga efektif dalam mengurangi keluhan gastritis kronis dengan sindrom limpa lambung defisiensi dingin, termasuk nyeri perut, perut kembung, asam lambung, sesak, sendawa, kelelahan, dan ekstremitas dingin.
PENGOBATAN DIABETES MELLITUS TIPE 2 DENGAN TEH DAUN INSULIN (SMALLANTHUS SONCHIFOLIUS) Yanto, Yanto; Onny Priskila
Jurnal Cakrawala Ilmiah Vol. 3 No. 12: Agustus 2024
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Diabetes Melitus (DM) merupakan salah satu penyakit metabolik yang ditandai oleh hiperglikemia akibat kelainan dalam sekresi insulin, kerja insulin, atau keduanya. Kelompok etiologis DM terbagi menjadi empat tipe, yakni DM Tipe 1, DM Tipe 2, DM Tipe lain, dan DM gestasional. Prevalensi DM, terutama Tipe 2, terus meningkat dari tahun ke tahun, menjadi tantangan bagi tenaga kesehatan dalam menemukan solusi untuk menurunkan angka penderita dan biaya pengobatan. Banyak penelitian menyoroti potensi daun insulin (Smallanthus sonchifolius) dalam menurunkan kadar gula darah. Namun, kebanyakan penelitian menggunakan ekstrak, yang mungkin tidak dikuasai oleh masyarakat umum. Oleh karena itu, penelitian ini ingin menguji keefektifan daun insulin yang dikeringkan sebagai teh, diharapan dapat memberikan alternatif pengobatan yang lebih mudah diakses bagi penderita DM Tipe 2. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui efektitas Daun insulin dalam penurunan Gula darah puasa pada penderita diabetes mellitus tipe menemukan pengobatan komplementer untuk penderita diabetes melitus dan menemukan altenatif pengolahan herbal untuk penderita diabetes mellitus Penelitian ini akan menggunakan pendekatan observasional untuk mengetahui efektivitas teh daun insulin pada penderita DM tipe 2. Sampel akan terdiri dari penderita DM Tipe 2 yang akan diberikan teh daun insulin secara teratur selama periode tertentu. Pengumpulan data akan mencakup pengukuran awal dan lanjutan kadar gula darah, serta pemantauan efek samping dan perubahan dalam gejala DM. Analisis statistik akan digunakan untuk mengevaluasi perubahan kadar gula darah sebelum dan sesudah intervensi teh daun insulin. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelompok perlakuan mengalami penurunan rerata kadar gula darah dari 157,80 mg/dL menjadi 140,60 mg/dL setelah 14 hari, meskipun hasil uji T-test tidak menunjukkan signifikansi statistik. Sebaliknya, kelompok kontrol mengalami kenaikan rerata kadar gula darah dari 200,20 mg/dL menjadi 214,60 mg/dL. Meskipun hasil statistik tidak signifikan, secara klinis, pasien yang mengonsumsi teh daun insulin melaporkan perbaikan gejala klasik diabetes seperti frekuensi buang air kecil dan rasa haus yang berkurang serta peningkatan energi dan penurunan keluhan neuropati. Penurunan kadar gula darah pada kelompok perlakuan diduga disebabkan oleh efek hipoglikemik daun insulin.
PENANGANAN STUDI KASUS BELL’S PALSY DENGAN MENGGUNAKAN AKUPUNKTUR Vicky Lilianti; Onny Priskila
Jurnal Cakrawala Ilmiah Vol. 3 No. 12: Agustus 2024
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bell’s Palsy adalah suatu keadaan di mana terjadi kondisi pada salah satu sisi bagian wajah mengalami kelumpuhan. Kondisi ini terjadi karena adanya gangguan pada N. VII sebagai saraf motorik yang berfungsi untuk mengatur ekspresi wajah. Gangguan ini mengakibatkan kondisi satu sisi wajah terlihat miring ke satu sisi, kelopak mata yang tidak menutup rapat, alis dan sudut mulut yang terlihat menurun. Pada sebagian penderita Bell’s Palsy, kelumpuhan wajah yang dialami dapat sembuh total dengan sendirinya, tetapi masih ada kemungkinan gejala sisa yang masih akan terasa, di antaranya kontraktur (otot atau sendi yang tidak dapat meregang atau berkurangnya kelenturan jaringan lunak di bawah kulit), atau spasme spontan. Dari berbagai penelitian yang dilakukan, masih belum dapat menarik kesimpulan yang jelas mengenai apa penyebab dari Bell’s Palsy. Belum adanya penyebab yang jelas mengakibatkan belum adanya kesamaan dalam penanganan Bell’s Palsy. Akupunktur merupakan pengobatan alternatif yang banyak dipilih oleh penderita Bell’s Palsy. Akupunktur adalah sebuah teknik pengobatan dengan menggunakan jarum halus yang dimasukkan ke jalur titik-titik tertentu. Penelitian ini menggunakan metode studi kasus dan bertujuan untuk menganalisa dan mendalami efek penggunaan terapi akupunktur dalam menangani kasus Bell’s Palsy kepada klien yang datang berobat dan menjalani terapi akupunktur. Tujuan khusus dari penelitian adalah untuk mengetahui lebih lanjut mengenai titik-titik akupunktur yang digunakan dalam menangani Bell’s Palsy. Metode penelitian yang digunakan merupakan metode kuantitatif dengan pendekatan studi kasus. Proses penelitian telah dilakukan sekitar bulan April – Mei 2024 dengan 8 kali sesi terapi. Data yang dikumpulkan berupa hasil wawancara kepada klien dan perkembangan terapi yang sudah dilakukan. Terapi yang dilakukan berupa akupunktur yang dilakukan pada titik Hegu (LI 4), Dicang (ST 4), Jiache (ST 6), Yangbai (GB 14), Xiaguan (ST 7), Cuanzhu (BL 2), Sizhukong (SJ 23), Tongziliao (GB 1), Yuyao (EX-HN 4), Yingxiang (LI 20), Yifeng (SJ 17), Qianzheng (EX-HN 16), Fengchi (GB 20), dan Lieque (LU 7). Disertai dengan penggunaan moksa pada titik Hegu (LI 4), Dicang (ST 4), Jiache (ST 6), dan Sizhukong (SJ 23). Setelah 8 kali menjalani terapi akupunktur, klien merasakan wajahnya lebih rileks, kelopak mata kanan dapat menutup dan tidak mengeluarkan air mata, sudut mulut sebelah kanan naik saat tersenyum. Penambahan moksa pada titik akupunktur bermanfaat untuk membantu menghangatkan dan mengusir patogen angin dingin. Kesimpulan dari penelitian ini adalah pemilihan titik akupunktur yang tepat dengan kombinasi moksa dapat mengusir patogen dingin dan melancarkan Qi meridian, sehingga memberikan hasil yang baik dalam penanganan kasus Bell’s Palsy..
GAMBARAN PENGETAHUAN TERHADAP KEPATUHAN PEMAKAIAN ALAT PELINDUNG DIRI PADA PEKERJA DI PT. BINA SARANA SUKSES (BSS) Agus, Agus; Lisa Anita Sari; Noprival, Noprival
Jurnal Cakrawala Ilmiah Vol. 3 No. 12: Agustus 2024
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Until now, the use of personal protective equipment has been a significant problem in the field of Occupational Health and Safety. Workers who do not use personal protective equipment will be at risk of occupational accidents. Workers do not use personal protective equipment due to a lack of understanding of the benefits and importance of personal protective equipment in protecting themselves from the risk of injury or exposure to hazardous materials in the work environment. This study aims to see how the description of workers' knowledge of compliance with the use of personal protective equipment. This research method is using a quantitative method with an analytic descriptive design. The statistical test used is the univariate test. The results showed that most of the 88 respondents, 63 (71.6%) respondents who had good knowledge about personal protective equipment and 52 (59.1%) respondents who were not compliant in the use of personal protective equipment. It is hoped that the results of this study can be preliminary data and add references to research in the work environment, especially research related to occupational health and safety.
HUBUNGAN GAYA KELEKATAN DENGAN CODEPENDENCY PADA INDIVIDU DEWASA AWAL YANG MENJALIN RELASI BERPACARAN Diamona Indriastuti Ardian; Krismi Diah Ambarwati
Jurnal Cakrawala Ilmiah Vol. 3 No. 12: Agustus 2024
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan gaya kelekatan dengan codependency pada individu di masa dewasa awal yang menjalin relasi berpacaran. Studi korelasional ini memakai pendekatan kuantitatif. Partisipan berjumlah 239 orang (18-25 tahun) dan tengah menjalin relasi berpacaran. Partisipan perempuan sebanyak 163 orang dan laki-laki 76 orang. Gaya kelekatan diukur menggunakan Attachment Scale Questionnaire. Codependency diukur menggunakan Composite Codependency Scale. Uji spearman’s rho diterapkan pada analisis gaya kelekatan secure, dismissive avoidant, dan fearful avoidant terhadap codependency. Sementara gaya kelekatan preoccupied dengan codependency menggunakan uji pearson correlation. Hasil penelitian ini antara lain: 1) Terdapat hubungan negatif yang signifikan antara gaya kelekatan secure dengan codependency, dengan r = -0,457 dan nilai sig.(1-tailed) 0,349. 2) Terdapat hubungan positif yang signifikan antara gaya kelekatan preoccupied dengan codependency, dengan r = 0,342 dan sig.(1-tailed) 0,003. 3) Tidak terdapat hubungan antara gaya kelekatan dismissive avoidant dengan codependency, dengan r = -0,200 dan sig.(1-tailed) 0,158. 4) Tidak terdapat hubungan antara gaya kelekatan fearful avoidant dengan codependency, dengan r = -0,059 dan sig.(1-tailed) 0,349. Dapat disimpulkan bahwa semakin tinggi skor gaya kelekatan secure, semakin rendah tingkat codependency. Semakin tinggi skor gaya kelekatan preoccupied, semakin tinggi pula tingkat codependency. Selain itu, tidak terdapat hubungan yang signifikan antara gaya kelekatan dismissive avoidant maupun fearful avoidant dengan tingkat codependency.
HUBUNGAN KREATIVITAS GURU DENGAN KEAKTIFAN BELAJAR SISWA KELAS TINGGI PADA MATA PELAJARAN BAHASA INDONESIA DI SDN 102 MARIO KABUPATEN BONE Abd. Hafid; Mujahidah Mujahidah; Hikmah Suciati; Sudarto Sudarto
Jurnal Cakrawala Ilmiah Vol. 3 No. 12: Agustus 2024
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research is a correlational research which aims to determine whether there or there is not a correlation between the teacher creativity and the active learning of high grade students in Indonesian language subjects at SDN 102 Mario, Bone Regency. The population and sample in this study were all of the high grade students at SDN 102 Mario, in amount of 84 students. The data collection used a questionnaires and observation sheets. The data analysis techniques used a descriptive statistical analysis and an inferential statistical analysis. Based on the descriptive statistics results of the research, the average teacher creativity was of 55.83 (high category). Meanwhile, the average student learning activity was of 32.88 (medium category), rcount ≥ rtable (0.0971 ≥ 0.212) at a significance level of 5%. Thus, H is accepted and H0 is rejected. Conclusion: there is a correlation between the teacher creativity and the high grade students' learning activeness in Indonesian language subjects at SDN 102 Mario, Bone Regency with a very strong correlation level.
IMPLEMENTASI PENSERTIPIKATAN TANAH DENGAN PROGRAM PENDAFTARAN TANAH SISTEMATIS LENGKAP (PTSL) DI KABUPATEN SRAGEN Alvin Leosa Dian Sanudin; Novita Alfiani; Febri Atikawati Wiseno Putri
Jurnal Cakrawala Ilmiah Vol. 3 No. 12: Agustus 2024
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah Untuk mengetahui bagaimana Implementasi Sertipikat Tanah Dengan Program PTSL di Kabupaten Sragen. Untuk mengetahui apa saja kendala Pelayanan dalam Penertipikatan Tanah Dengan Program PTSL di Kabupaten Sragen. Jenis penelitian menggunakan Empiris. Pendekatan yang digunakan oleh penulis yaitu pendekatan Normatif-Empiris, yaitu pendekatan penelitian yang dilakukan baik melalui studi kepustakaan maupun studi lapangan. Sumber data primer adalah penelitian yang mengkaji dan menganalisis tentang perilaku hukum seseorang atau kelompok masyarakat yang berhubungan dengan hukum dan sumber data yang digunakan yaitu wawancara atau observasi yang dilakukan oleh peneliti dengan mendatangi langsung tempat penelitian tersebut agar menggambarkan dengan mudah dan mendapat data yang valid, Sumber data sekunder merupakan sumber data yang mendukung data primer, yang berupa data kepustakaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: pertama, Implementasi Sertipikat Tanah Dengan Program Pendaftaran Tanah Sistematik Lengkap (PTSL) di Kabupaten Sragen. Kedua, Kendala Dalam Pelayanan Penertipikatan Tanah Dengan Program Pendaftaran Tanah Sistematik Lengkap (PTSL) di Kabupaten Sragen.
PENERAPAN PRINSIP GOOD GOVERNANCE DALAM MANAJEMEN ORGANISASI KECAMATAN TATANGA KOTA PALU Nirmala Apsari
Jurnal Cakrawala Ilmiah Vol. 3 No. 12: Agustus 2024
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study examines the implementation of Good Governance principles in the organizational management of Tatanga District, Palu City, with a focus on accountability, participation, responsiveness, and professionalism. The research employs a qualitative approach, utilizing interviews, observations, and document analysis to gather data. The findings reveal significant challenges in applying these principles effectively. Accountability mechanisms are found to be weak, with limited transparency in financial reporting and performance evaluation. Public participation in decision-making processes remains low, hindering community involvement in local development planning. The district government's responsiveness to public complaints and urgent issues is notably slow, affecting service delivery. Additionally, the professionalism of district staff requires improvement, with inadequate technical competencies and limited continuous professional. development programs. The study concludes that substantial efforts are needed to enhance these aspects of governance in Tatanga District. Recommendations include developing a more transparent accountability system, increasing public participation forums, implementing a more responsive complaint handling mechanism, and establishing comprehensive staff competency development programs. These improvements are crucial for enhancing the quality of public services and promoting community welfare in Tatanga District.
ANALISIS PENENTUAN TARIF SEWA KAMAR DENGAN METODE TITIK IMPAS (BEP) PADA BIGLAND SENTUL HOTEL DAN CONVENTION Muhammad Irfan Septiani; Indra Cahya Kusuma; Didi, Didi
Jurnal Cakrawala Ilmiah Vol. 3 No. 12: Agustus 2024
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

With the large number of four-star hotel room occupancy in Bogor, hoteliers must be wise in setting room rates in competition for the continuity of the hotel business, along with the effectiveness of room rates affecting the level of hotel room sales. This study aims to determine the breakeven point of several types of rooms for the policy of setting room rental rates at hotel occupancy rates during low season at Bigland Sentul Hotel & Convention. The analytical method used is descriptive where this method is used to describe and analyze the results of the research then conclusions are drawn and the type of research used is descriptive qualitative. Data collection techniques using interviews, observation, and documentation. Based on the results of the research conducted, it shows that the determination of management rates is higher than the rates for activity-based costing.