cover
Contact Name
Mustasim
Contact Email
mustasim06102010@gmail.com
Phone
+6281247234924
Journal Mail Official
mustasim06102010@gmail.com
Editorial Address
Politeknik Kelautan dan Perikanan Sorong
Location
Kota sorong,
Papua barat
INDONESIA
Jurnal Airaha
ISSN : 21307163     EISSN : 26219638     DOI : https://doi.org/10.15578/ja.
Jurnal Airaha is published 2 (two) times a year (June, and December) with ISSN Number 2301-7163 and E-ISSN Number 2621-9638. Jurnal Airaha contains articles from original research and peeling (review) Journal of Research Related to The Disciplines of Fishing Technology, Fishery Machinery, Aquaculture, Coastal Resource Management and Fishery Processing, Marine Tourism, Processing and Storage of Catches. By submitting the manuscript to Jurnal Airaha, the author automatically agrees that the manuscript sent to Jurnal Airaha is a manuscript that has not been and will not be published in other similar media, unless the manuscript has been declared unable to be published in Jurnal Airaha.
Articles 14 Documents
Search results for , issue "Vol 10 No 01: JUNE 2021" : 14 Documents clear
Identifikasi Kearifan Lokal Dimensi dan Bentuk Kasko Kapal Pancing Ulur KMN. Reski 01 Berbasis di Kelurahan Panyula, Bone Paduartama Tandipuang; Tamrin Tamrin; Muhammad Maskur; Nurwahidin Nurwahidin; Khairudin Isman; Arham Rumpa; Tri Setianto; Asia Asia
Jurnal Airaha Vol 10 No 01: JUNE 2021
Publisher : Politeknik Kelautan dan Perikanan Sorong, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (279.652 KB) | DOI: 10.15578/ja.v10i01.213

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan rasio dimensi utama KMN. Reski 01 dengan rasio dimensi utama kapal ikan static gear umumnya di Indonesia dan menentukan tipe bentuk lambung kapal KMN. Reski 01 dari gambaran bentuk gading terbesar. Metode studi kasus digunakan untuk mengetahui penyebab kapal ikan ini memerlukan alat stabilizer tambahan saat drifting. Identifikasi dimulai dari rasio dimensi utama dan tipe bentuk lambung kapal dari gambaran kelengkungan gading terbesar sebagai data primer. Data sekunder diperoleh dari hasil pengolahan data penelitian yang telah dilakukan Iskandar & Pujiati, 1995. Analisa data dilakukan menggunakan metode comparative numeric dan deskriptif dengan bantuan software coreldraw. Berdasarkan hasil analisa, rasio dimensi kapal KMN. Reski 01 yang terdiri dari perbandingan L/B, L/D, dan B/D, masih masuk dalam kisaran kapal ikan static gear di Indonesia. Akan tetapi walaupun nilai perbandingan dimensi L/B berada di kisaran modus, nilai L/D dan B/D berada di atas kisaran modus dan median. Kapal KMN. Reski 01 yang merupakan kapal ikan static gear memiliki tipe lambung round bottom. Tipe lambung kapal ikan seperti ini lebih umum digunakan pada kapal ikan yang mengoperasikan alat tangkap aktif dari pada kapal ikan static gear.
Struktur dan Komposisi Jenis Mangrove di Kabupaten Bangka Barat Dwi Rosalina; Katarina Hesty Rombe
Jurnal Airaha Vol 10 No 01: JUNE 2021
Publisher : Politeknik Kelautan dan Perikanan Sorong, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (426.541 KB) | DOI: 10.15578/ja.v10i01.219

Abstract

Tujuan penelitian yaitu mengetahui struktur dan komposisi mangrove di Kabupaten Bangka Barat. Penelitian ini menggunakan metode purposive sampling, dimana penentuan stasiun dengan memilih daerah yang mewakili lokasi pengamatan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat sembilan jenis mangrove yang ditemukan pada stasiun penelitian, yang paling banyak ditemukan jenis Rhizophora mucronata dan Rhizophora apiculata, nilai kerapatan terbesar terdapat pada stasiun 1 berkisar 0,117 dengan jenis Rhizophora apiculata. Nilai frekuensi jenis terbesar yaitu 1 terdapat pada stasiun I, III dan V dengan jenis mangrove Rhizophora apiculata, Rhizophora mucronata dan Xylocarpus granatum. Nilai penutupan jenis sebesar 48, 410 % terdapat pada stasiun I dengan jenis mangrove Rhizophora apiculata dan INP sebesar 169,010 terdapat pada stasiun I dengan jenis mangrove Rhizophora apiculata. Jenis Rhizophora sangat mendominansi karena Rhizophora memiliki adaptasi yang tinggi terhadap faktor parameter lingkungan seperti tipe substrat, fluktuasi salinitas, pasang surut, kandungan bahan organik, suhu dan pH. jenis Rhizophora apiculata mempunyai kemampuan adaptasi yang tinggi dimana tempat jenis ini tumbuh.
Persepsi Nelayan Terhadap Ice Flake Machine Sebagai Sarana Rantai Dingin di Kota Padang Fitria Wahyu Andriani; Yusra Yusra; Guntur Adhi Rahmawan
Jurnal Airaha Vol 10 No 01: JUNE 2021
Publisher : Politeknik Kelautan dan Perikanan Sorong, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (493.187 KB) | DOI: 10.15578/ja.v10i01.221

Abstract

This study aimed to determine fishers' perceptions of IFM as a cold chain tool in Padang City. The data used in this study were from interviews/questionnaires with IFM managers and anglers around the City of Padang. We also employed fish caught data in 2019 and ice flake sales from 2 (two) IFM providers in Padang City from January to August 2019. The statistical analysis used was linear regression. Most anglers did not know the IFM machine's availability and how to treat the fishery products using ice (cold chain systems). The lack of socialization from the provider to fishers and fisheries business parties in the surrounding area is believed to cause the decreased demand for ice flakes, resulting in the inactive operation of IFM’s in Padang City.
Parameter Uji Fisik dan Uji Kimiawi Pada Tingkat Kesegaran Ikan Ekor Kuning (Cassio cuning) di Pedagang Keliling Kota Makassar Muhammad Maskur; Mohammad Roin Najih
Jurnal Airaha Vol 10 No 01: JUNE 2021
Publisher : Politeknik Kelautan dan Perikanan Sorong, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (192.144 KB) | DOI: 10.15578/ja.v10i01.230

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara parameter uji fisik (suhu dan pH) dengan parameter uji kimiawi (total volatile base dan angka peroksida) terhadap tingkat kesegaran ikan ekor kuning (Cassio cuning) pada pedagang keliling di kota makassar. Data hasil pengukuran terhadap suhu, pH, TVB, dan angka peroksida dianalisis menggunakan Anova selanjutnya hasil analisis yang signifikan diuji lanjut menggunakan uji LSD untuk mengetahui perbedaan antar titik penjualan. Hubungan antar parameter yang diukur selanjutnya dianalisa menggunakan regresi. Hasil penelitian menunjukan bahwa Nilai hubungan suhu dan pH ikan ekor kuning yaitu pada suhu 18,83°C nilai pH 6,64 (TPI Paotere), suhu 17,54°C nilai pH 6,60 (titik penjualan kedua) dan suhu 24,96°C nilai pH 6,61 ((titik penjualan ketiga). Nilai hubungan suhu dan TVB pada ikan ekor kuning yaitu pada suhu 18,83°C kadar TVB 13,12 mgN/100g (TPI Paotere), suhu 17,54°C kadar TVB 17,12 mgN/100g (titik penjualan kedua), dan suhu 24,96°C kadar TVB 19,93 mgN/100g (titik penjualan ketiga). Nilai hubungan suhu dengan angka peroksida pada ikan ekor kuning yaitu pada suhu 18,83°C angka peroksida 11,46 mEq/kg (TPI Paotere), suhu 17,54°C angka peroksida 22,32 mEq/kg (titik penjualan kedua), dan suhu 24,96°C angka peroksida 23,91 mEq/kg (titik penjualan ketiga). Nilai hubungan pH dengan kadar TVB pada ikan ekor kuning yaitu nilai pH 6,64 kadar TVB 13,13 mgN/100g (TPI Paotere), nilai pH 6,60 kadar TVB 17,12 mgN/100g (titik penjualan kedua), dan nilai pH 6,61 kadar TVB 19,93 mgN/100g (titik penjualan ketiga). Nilai hubungan pH dengan angka peroksida pada ikan ekor kuning yaitu nilai pH 6,64 angka peroksida 11,46 mEq/kg (TPI Paotere), nilai pH 6,60 angka peroksida 22,32 mEq/kg (titik penjualan kedua) dan nilai pH 6,61 angka peroksida 23,91 mEq/kg (titik penjualan ketiga).
The Kelayakan Dasar Pengolahan Udang Vannamei (Litopenaeus vannamei) Nobashi Ebi Anggun Putrisila; Yuliati H. Sipahutar
Jurnal Airaha Vol 10 No 01: JUNE 2021
Publisher : Politeknik Kelautan dan Perikanan Sorong, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (359.98 KB) | DOI: 10.15578/ja.v10i01.231

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan GMP dan SSOP pada proses pengolahan Nobashi Ebi. Metode penelitian dilakukan dengan observasi dan survey, dengan mengikuti secara langsung seluruh proses penerapan GMP dan SSOP mulai dari penerimaan bahan baku hingga pemuatan, dengan melakukan pengujian terhadap mutu (organoleptik, mikrobiologi, antibiotik), pengamatan penerapan rantai dingin, rendemen, dan produktivitas tenaga kerja. Analisa data dilakukan dengan deskriptif. Hasil penelitian menunjukan bahwa penerapan GMP dan SSOP pengolahan udang vannamei nobashi ebi sudah dilakukan dengan baik sesuai SNI. Penerapan rantai dingin pada PT. Misaja Mitra dilakukan dengan baik dengan suhu bahan baku 4,5°C. Hasil pengujan mutu organoleptik bahan baku dan produk akhir adalah 8, hasil uji mikrobiologi sesuai dengan SNI dan not detected untuk hasil uji antibiotik. Hasil perhitungan rendemen pada pemotongan kepala dan pengupasan kulit rata – rata 66,3% dan 85,9% sesuai dengan standar perusahaan. Hasil pengamatan produktivitas pada proses pemotongan kepala dan pengupasan kulit adalah 31,4 kg/jam/orang dan 10,7 kg/jam/orang, sesuai dengan standar perusahaan. Kelayakan pengolahan nobashi ebi telah dilakukan dengan menerapkan persyaratan dasar dengan baik. Hasil penilaian SKP menunjukkan jumlah penyimpangan yaitu terdapat 2 minor, 1 mayor dengan rating A (sangat baik).
Keterkaitan Umpan Hidup Terhadap Hasil Tangkapan Pole and Line di Bitung Sulawesi Utara Roma Yuli Hutapea; Tyas Dita Pramesthy; Rizki Pandapotan Situmorang
Jurnal Airaha Vol 10 No 01: JUNE 2021
Publisher : Politeknik Kelautan dan Perikanan Sorong, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (278.492 KB) | DOI: 10.15578/ja.v10i01.233

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tahapan proses penangkapan ikan dengan alat tangkap huhate (pole and line), mengetahui komposisi hasil tangkapan pole and line dan menganalisis hubungan jumlah umpan dengan tangkapan pole and line di Bitung, Sulawesi Utara. Metode dalam penelitian adalah observasi dan wawancara. Analisis deskriptif, regresi linear sederhana dan korelasi linear dengan Microsoft Office Excel 2010 merupakan analisis data yang digunakan. Hasil analisis data menunjukkan hubungan yang sangat kuat antara umpan hidup yang digunakan terhadap hasil tangkapan pole and line. Hal ini dilihat dari hasil r = 0,98 yang berarti memiliki hubungan yang sangat erat.
The Analisa Kelayakan Usaha Penangkapan Ikan dengan Pole and Line pada KM. Aspac 11 Suharyanto Suharyanto; Beta Indi; Misbah Sururi; Maqdits Hikmatian; Hendra Poltak
Jurnal Airaha Vol 10 No 01: JUNE 2021
Publisher : Politeknik Kelautan dan Perikanan Sorong, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (338.637 KB) | DOI: 10.15578/ja.v10i01.235

Abstract

The purpose of this study was to analyze the feasibility level of fishing business with pole and line at KM Aspac 11 operating in WPPNRI 715. The research was carried out on the KM Aspac ship and at the fish landing site from March 2 to May 30, 2020. This type of research is a descriptive study. quantitative. The business feasibility variables analyzed in this study are NPV (Net Present Value), IRR (Internal Rate of Return), and Benefit Cost Ratio (B / C Ratio). The results showed that the fishing effort carried out by KM Aspac 11 in WPPNRI 715 was feasible to run with an NPV value of Rp. 916,444,000, amounting to, an IRR of 28.85, and a B / C Ratio of 1.05.
Kepiting Bakau (Scylla sp.) Teluk Bintuni Papua Barat : Strategi Pengelolaan dan Perijinan usaha Ahmad Fahrizal; Kusuma Dewi; ABu Darda Razak; Irwanto Irwanto
Jurnal Airaha Vol 10 No 01: JUNE 2021
Publisher : Politeknik Kelautan dan Perikanan Sorong, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (364.19 KB) | DOI: 10.15578/ja.v10i01.238

Abstract

The purpose of this study was to determine the licensing method of fishing for mud crab (Scylla sp.) and to determine the stages of the strategy undertaken to support the management of traditional fishery resource potential in Manimeri District. This research was started from 18 August to 8 Oct 2019, located in Manimeri District, Banjar Ausoy Village and Korano Jaya, Teluk Bintuni Regency, West Papua Province. The data collection techniques and methods used in the study were observation, interviews with informants using questionnaires and Focus Group Discussions (FGD) in Basic Training on Traditional Community-Based Fisheries Management in Manimeri District. The analysis used is the SWOT analysis. The results showed that fishing efforts carried out by migrant fishermen in the areas of Kampung Banjar Ausoy and Korano Jaya in catching crabs must have a fishing license through the knowledge of the owner of the customary rights, namely from the Wamesa Tribe. Management strategies for traditional fisheries resource potential in Manimeri District, namely: 1) Optimizing fishery resource management in Manimeri District, 2) Strengthening law and institutional management of fishery resources, 3) Improving the quality of the marketing system, and 4) Preserving the potential of capture fisheries resources.
Microplastic in Several Fishes at Banyusangka Waters Rivaldi Awalli Putra Pratama; Wahyu Andy Nugraha
Jurnal Airaha Vol 10 No 01: JUNE 2021
Publisher : Politeknik Kelautan dan Perikanan Sorong, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (458.933 KB) | DOI: 10.15578/ja.v10i01.239

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bentuk, jumlah, dan berat mikroplastik pada masing-masing sampel ikan Tongkol (Euthynnus sp.), ikan Kembung (Rastrelliger sp.), dan ikan Layur (Trichiurus sp.) yang didapatkan, serta mengetahui perbandingan serta hubungan antara temuan mikroplastik dengan ikan hasil tangkapan. Metode analisa adalah random sampling dengan periode 2x sampling, dan dilanjutkan analisa laboratorium. Organ ikan yang dianalisa terfokus pada sistem pencernaan dengan penambahan KOH 10% sebanyak 1:3 berat sampel. Hasil penyaringan selanjutnya diamati pada mikroskop stereo untuk menentukan bentuk dan jumlah mikroplastik dan dilakukan penimbangan di neraca analitik. Hasil analisa ditemukan mikroplastik dengan bentuk fiber, fragmen, dan film, dengan dominasi jumlah total temuan mikroplastik terbanyak berturut-turut adalah pada ikan tongkol, ikan kembung, dan ikan layur. Berat mikroplastik didominasi oleh jenis fiber yang mendapat jumlah temuan terbanyak. Tidak terdapat perbedaan jumlah mikroplastik antar jenis ikan.
Pembuatan prototipe penentu kesegaran ikan patin Berbasis sensor TCS 230 Catur Pramono Adi; Tina Fransiskha C.P.; Pola Panjaitan; Yuda Herdiansyah
Jurnal Airaha Vol 10 No 01: JUNE 2021
Publisher : Politeknik Kelautan dan Perikanan Sorong, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (396.089 KB) | DOI: 10.15578/ja.v10i01.242

Abstract

The prototype to determine the freshness of catfish is a test tool to determine the level of freshness of catfish based on the color level of the meat in the form of R, G, B (Red, Green, and Blue) values. Making the prototype requires an Arduino Atmega 2560 which functions as the brain of all components, the TCS 230 sensor which functions to detect colors based on red, green, and blue values, then a 20×4 LCD which functions as a display of detection results. The cube-shaped chassis is made of lightweight iron and the board is water-resistant and easy to clean. This prototype has dimensions of length 28 cm, width 25 cm, and height 18 cm. In the way it works, the catfish is inserted into the cube where the TCS 230 sensor is attached which will then detect the color of the meat which is then converted into R, G, B values. The Arduino clarifies the sensor readings which are then forwarded to the LCD as the output of the test results. Based on the results of data confusion matrix testing, this prototype has a data accuracy value of 80%, a positive precision level of 83%, and a negative precision level of 67%. The results of testing the prototype freshness of catfish resulted in a success percentage of 84.4%.

Page 1 of 2 | Total Record : 14