cover
Contact Name
Lalu Masyhudi
Contact Email
laloemipa@gmail.com
Phone
+6287864008292
Journal Mail Official
laloemipa@gmail.com
Editorial Address
Ketangga Desa Kateng Kecamatan Praya Barat
Location
Kab. lombok barat,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Dasar dan Sosial Humaniora
Published by bajang Institute
ISSN : 28089650     EISSN : 28089219     DOI : 10.53625
Core Subject : Education, Social,
Jurnal Pendidikan Dasar dan Sosial Humaniora accomodates original research, or theoretical papers. We invite critical and constructive inquiries into wide range of fields of study with emphasis on interdisciplinary approaches: Humanities and Social sciences, that include: Educational and social humaniora
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 447 Documents
PENGARUH SUPERVISI AKADEMIK KEPALA SEKOLAH DAN ETOS KERJA GURU TERHADAP MUTU PEMBELAJARAN DI SMA NEGERI 5 PANDEGLANG DAN SMA NEGERI 16 PANDEGLANG Tsurayya Syadza Afaf; Nana Suryapermana; Anis Fauzi
Jurnal Pendidikan Dasar dan Sosial Humaniora Vol. 1 No. 8: Juni 2022
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (965.241 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) Pengaruh supervisi akademik kepala sekolah terhadap mutu Pembelajaran, (2) Pengaruh etos kerja guru terhadap mutu Pembelajaran (3) Pengaruh supervisi akademik kepala sekolah dan etos kerja guru terhadap mutu Pembelajaran. Objek dalam penelitian ini adalah guru SMA Negeri 5 dan SMA Negeri 16 Pandeglang dengan jumlah sampel sebanya 58 guru. Teknik analisis data yang dipergunakan dalam penelitian ini adalah analisis dengan menggunakan analisis jalur. Hasil penelitian ini (1) Tingkat ketercapaian Supervisi Akademik Kepala Sekolah dalam penelitian ini mencapai 79,37% termasuk dalam kategori baik; (2) Tingkat ketercapaian Etos Kerja Guru dalam penelitian ini mencapai 79,94% termasuk dalam kategori baik; (3) Tingkat ketercapaian Mutu Pembelajaran dalam penelitian ini mencapai 78,54% termasuk dalam kategori baik; (4) Terdapat kontribusi positif dan signifikan Supervisi Akademik Kepala Sekolah terhadap Mutu Pembelajaran yang ditunjukkan dengan nilai ry1 dengan nilai 0,51, r2 sebesar 0,26, thitung> ttabel (4,44> 1,68); (5) Terdapat kontribusi positif dan signifikan Etos Kerja Guru terhadap Mutu Pembelajaran yang ditunjukkan dengan nilai ry2 dengan nilai 0,80, r2 sebesar 0,64, thitung> ttabel (9,85> 1,68) dan; (6) Terdapat kontribusi positif dan signifikan Supervisi Akademik Kepala Sekolah dan Etos Kerja Guru secara bersama-sama terhadap Mutu Pembelajaran yang ditunjukkan dengan Ry(1.2) = 0,22, r2 sebesar 0,5 dan > (13,27 > 4,03)
PERBANDINGAN MANAJEMEN FULL DAY SCHOOL DENGAN BOARDING SCHOOL DALAM MENINGKATKAN PRESTASI AKADEMIK PESERTA DIDIK Lailatul Badriyah Kamaliyah; Nana Suryapermana; Hunainah
Jurnal Pendidikan Dasar dan Sosial Humaniora Vol. 1 No. 8: Juni 2022
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1000.776 KB)

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis dan menguji hipotesis mengenai perbedaan manajemen full day school dengan manajemen boarding school dalam meningkatkan prestasi akademik peserta didik. Hipotesis penelitian ini meliputi: 1) Terdapat perbedaan manajemen full day school dengan boarding school. 2) Terdapat perbedaan prestasi akademik peserta didik full day school dengan prestasi akademik peserta didik boarding school.Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan teknik komparatif dengan pendekatan kuantitatif. Populasi penelitian ini adalah seluruh peserta didik MAN 1 kota Serang dan MAN 2 Kota Serang. Sedangkan sampel yang digunakan adalah sebanyak 70 peseta didik dengan teknik sampling non probability sampling berupa purposive sampling. Instrumen penelitian yang digunakan dalam penelitian ini berupa angket manajemen full day school, manajemen boarding school, dan prestasi akademik peserta didik. Analisis data menggunakan Uji Sample T-Test. Kesimpulan dari penelitian ini adalah: 1) Terdapat perbedaan manajemen full day school dengan manajemen boarding school dengan perolehan nilai rata-rata full day school 108,08 dan boarding school 108,44. 2) Terdapat perbedaan prestasi akademik peserta didik full day school dengan prestasi akademik peserta didik boarding school dengan perolehan nilai rata-rata raport peserta didik full day school sebesar 84,1 dan peserta didik boarding school sebesar 85,4. Hasil analisis dengan uji t full day school sebesar 12,1 dan boarding school sebesar 1,67. Ini menandakan prestasi akademik peserta didik boarding school lebih besar dari prestasi akademik peserta didik full day school
ANALISIS ATAS KEBIJAKAN TAX AMNESTY DI INDONESIA DAN IMPLIKASINYA TERHADAP PENINGKATAN PENDAPATAN PAJAK Baren Sipayung
Jurnal Pendidikan Dasar dan Sosial Humaniora Vol. 1 No. 9: Juli 2022
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (858.396 KB)

Abstract

The history of Tax Amnesty which was first implemented in 1964 then continued in 2016 with the enactment of Law of the Republic of Indonesia Number 11 of 2016 concerning Tax Amnesty. Furthermore, tax amnesty or tax amnesty (English: Tax Amnesty) is also a time-limited opportunity for certain groups of taxpayers to pay a certain amount of tax as an amnesty for the obligation to pay taxes (including the waiver of interest and penalties) related to the tax period. previously without fear of criminal prosecution. Tax Amnesty is a public policy that is formally stipulated based on Law 11/2016 as a tool to collect state revenues from the tax sector (tax revenue) quickly in a relatively short period of time against the backdrop of widespread tax avoidance. Meanwhile, the expected benefit of the Tax Amnesty policy is to increase the inflow of funds from abroad which in the long term can be used as a driving force for investment which in turn is beneficial to stimulate the national economy. This article describes the weaknesses of the tax amnesty policy, including recommendations to overcome these weaknesses.
AGAMA SEBAGAI INSPIRASI PANCASILA Abdurahman Muhammad
Jurnal Pendidikan Dasar dan Sosial Humaniora Vol. 1 No. 8: Juni 2022
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (247.422 KB)

Abstract

Wacana dan perdebatan antara agama dan Pancasila di Indonesia tidaklah hal baru. Ia menghiasi tiap tapal perjuangan Indonesia, seturut dengan dinamika sejarah yang panjang dan berliku. Setidaknya, dalam rangkain perdebatan yang terjadi pra dan pasca kemerdekaan, ada dua hal yang menjadi poin utama. Pertama, apakah dalam proses bernegara Indonesia harus berdiri sebagai negara agama, yang dengan maksud lain, negara yang menjadikan agama sebagai pijak kebijakan dan politik. Atau; kedua, negara Indonesia sama sekali menihilkan agama sebagai pijakan kebijakan dan politik, dengan asumsi bahwa Indonesia bukan hanya terdiri dari satu agama. Dengan begitu, perdebatan bergejolak. Artikel ini ingin mengatakan satu hal, bahwa setelah perdebatan dan talik-ulur dasar negara, Pancasila adalah jalan tengah untuk mengakomodasi segala hal; baik itu agama, ras, golongan, dan kepentingan besar lainnya di Indonesia. Pancasila merupakan karya terbesar dan sempurna sebagai dasar NKRI.
GAYA KOMUNIKASI YANG EFEKTIF PADA LINGKUNGAN ORGANISASI PUBLIK Olivia Tahalele
Jurnal Pendidikan Dasar dan Sosial Humaniora Vol. 1 No. 9: Juli 2022
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (915.855 KB)

Abstract

Different communication styles in the organizational environment can hinder the quality of public service performance. The diversity of services that must be provided by office employees at the Faculty of Social and Political Sciences, Pattimura University from students, lecturers, education staff forms a variety of communication patterns. The research method used in this research is descriptive quantitative by distributing question sheets to students and lecturers to measure effective communication style. Research findings related to (1). employee effectiveness (Y) 0.691, (2). The organizational communication dimension (Y) is 0.721. (3). The Effectiveness of Employee Work Communication (Y) is 0.704 (70.4%). So it can be concluded that the maximum embodiment of Organizational Communication Effectiveness is at the Faculty of Social
PENDAMPINGAN PENDIDIKAN NON FORMAL DI RUMAH TA’LIM AL-QUR’AN DARUL FIRDAUS KEBAYORAN LAMA Mukhamad Farhan; Jihad Maulana; Matnur Ritonga
Jurnal Pendidikan Dasar dan Sosial Humaniora Vol. 1 No. 9: Juli 2022
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (697.54 KB)

Abstract

Education can be a benchmark for the progress and quality of life of a nation, so that it can be said that the progress of a nation or country can be achieved, one of which is through improving and structuring good education. realized in the form of the construction of the RTA for the Al-Qur'an Ta'lim House. RTA is an instrument for empowering people who have a very strategic role in improving the quality of spiritual education. Some of the program activities carried out in this service are as follows: a) Organizing learning activities together to read the Koran and holding competitions at RTA Darul Firdaus.
PENERAPAN METODE BERMAIN PERAN MELALUI MEDIA KARTU BERGAMBAR PAHLAWAN NASIONAL DALAM PENINGKATAN KEMAMPUAN BERBICARA PADA PESERTA DIDIK PAUD TPQ BAITUSSALAM PULE KECAMATA MAYONG KABUPATEN JEPARA Ulfah Hidayati
Jurnal Pendidikan Dasar dan Sosial Humaniora Vol. 1 No. 9: Juli 2022
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (713.075 KB)

Abstract

Penerapan Metode Bermain Peran Pahlawan Nasional RA. Kartini dalam PeningkatanKemampuan Berbicara pada Peserta Didik PAUD TPQ Baitussalam Pule Kecamatan Mayong Kabupaten Jepara, Skripsi, Pendidikan Guru-Pendidikan Anak Usia Dini. Latar belakang penelitian sebagian Anak di PAUD TPQ Baitussalam Pulememiliki kemampuan berbicara yang kurang, sehingga peneliti bekerjasama dengan gurulain sebagai kolaborator melakukan tindakan kelas melalui penerapan metode bermain peran pahlawan nasional RA. Kartiniuntuk meningkatkan kemampuan berbicaraanak. Tujuan penelitian: 1) mengetahui kemampuan berbicara pada anak PAUD TPQBaitussalam Pule Kecamatan Mayong Kabupaten Jepara; 2)membuktikan penerapan metode bermain pahlawan nasional RA. Kartini dalam meningkatkan kemampuan berbicara pada peserta didik PAUD TPQ Baitussalam Pule Kecamatan Mayong Kabupaten Jepara.Penelitian tindakan kelas (PTK) dilakukan dengan 2 (dua) siklus, setiap siklusmeliputi 2 (dua) pertemuan dengan tahapan: perencanaan, pelaksanaan, observasi, danrefleksi. Subjek penelitian adalah anak di PAUD TPQ Baitussalam Pule yang berjumlah18 anak. Teknik pengambilan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi, sedangkan analisis data digunakan analisis deskriptif persentase.
PENERAPAN METODE DRILL DENGAN MEDIA POHON ANGKA DALAM PENINGKATAN PEMAHAMAN ANGKA DASAR 1-10 DI PAUD NUSA INDAH DESA BENDANPETE KECAMATAN NALUMSARI KABUPATEN JEPARA Nana Mustiana Indah Sari
Jurnal Pendidikan Dasar dan Sosial Humaniora Vol. 1 No. 9: Juli 2022
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (747.819 KB)

Abstract

Penerapan Metode Drill dengan Media Pohon Angka dalam Peningkatan Pemahaman Angka Dasar 1–10 di PAUD Nusa Indah desa Bendanpete Kecamatan Nalumsari Jepara”.Latar belakang penelitian: sebagian Anak di PAUD Nusa Indah kurang memiliki kemampuan dalam pemahaman angka dasar 1-10, sehingga peneliti bekerjasama dengan teman sejawat sebagai kolaborator melakukan tindakan kelas melalui penerapan metode drill dengan media pohon angka untuk meningkatkan pemahaman angka dasar 1-10.Tujuan penelitian: 1) mengkaji pemahaman angka dasar 1-10 pada peserta didik PAUD Nusa Indah ; 2) mendeskripsikan penerapan metode drill melalui media pohon angka dapat meningkatkan pemahaman angka dasar 1-10 pada peserta didik PAUD Nusa Indah Kecamatan Nalumsari Kabupaten Jepara.Penelitian tindakan kelas (PTK) ini terdiri dari 2 (dua) siklus, setiap siklus meliputi 2 (dua) kali pertemuan dengan tahapan: perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah anak di PAUD Nusa Indah yang berjumlah 15 anak. Teknik pengambilan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi, sedangkan analisis data digunakan analisis deskriptif persentase.Simpulan hasil penelitian: Kemampuan pemahaman angka 1-10 pada anak dapat ditingkatkan setelah dilakukan proses pembelajaran melalui metode drill dengan media pohon angka, yang diperoleh hasil survey pada pra siklus dengan skor 12 atau 80% dari 15 anak dengan kriteria belum berkembang, setelah dilakukan dua kali pertemuan pada siklus II diperoleh skor rata-rata 12,5 atau 88,33% dengan kriteria berkembang sangat baik. Penerapan metode drill dengan media pohon angka efektif dapat meningkatkan kemampuan pemahaman angka 1-10 pada anak diperoleh dari skor rata-rata tindakan pada siklus II yang diperoleh sebesar 12,5 atau 88,33%, sedang indikator keberhasilan ditetapkan minimal secara individu 75% dan klasikal 80%, maka dapat buat persamaan matematika:75% < 88,33% > 85% sehingga hipotesis tindakan: “Melalui penerapan metode drill dengan media pohon angka efektif dapat meningkatkan pemahaman angka dasar 1-10 pada peserta didik di Pos PAUD Sidigede Kecamatan Nalumsari Kabupaten Jepara pada semester ganjil tahun pelajaran 2021/2022” dinyatakan diterima atau terbukti.
MENUMBUHKAN KEARIFAN LOKAL PADA ANAK USIA DINI MELALUI PENDIDIKAN NILAI Sofiyah; . Agung Slamet Kusmanto, S. Pd., M. Pd., Kons
Jurnal Pendidikan Dasar dan Sosial Humaniora Vol. 1 No. 9: Juli 2022
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (679.652 KB)

Abstract

Tujuan yang ingin dicapai dalam artikel adalah: (1) mendeskripsikan tentang kearifan lokal pada anak usia dini; (2) mendeskripsikan tentang pendidikan nilai pada pendidikan anak usia dini; (3) mendeskripsikan upaya menumbuhkan kearifan lokal pada anak usia dini melalui pendidikan nilai. Pembahasan ini berkaitan dengan: (1) kearifan lokal pada anak usia dini adalah nilai-nilai sikap yang mendasari perilaku anak; (2) pendidikan nilai adalan nilai-nilai yang secara kurikuler terintegrasi dalam bidang pengembangan moral-agama, sosial - emosional, bahasa dan seni; (3) pengembangan moral-agama: keteladanan, pembiasaan, nasihat, perhatian, hukuman jika tidak ada cara yang lain; pengembangan sosial-emosional: rasa tanggung jawab terhadap diri dan orang lain: menyelesaikan dan mengerjakan tugas pilihannya sendiri tanpa bantuan orang dewasa, menerima tanggung jawab pribadi dengan baik, menghormati dan merawat lingkungan dan peralatan di dalam kelas, mengikuti aktivitas rutin dalam kelas, mematuhi peraturan di dalam kelas, bermain dan dengan baik bersama teman, berbagi dan menghormati hak orang lain; pengembangan bahasa dan seni: Melalui metode bercerita, bercaka-cakap dan tanya jawab, pemberian tugas, kegiatan sosiodrama, dan bermain peran dalam pembelajaran di Taman Kanak-kanak. Berdasarkan pembahasan ini maka dapat disimpulkan bahwa kearifan lokal dapat ditumbuhkan dalam diri anak, sejak usia dini melalui pendidikan nilai yang tercermin dan terintegrasi pada bidang pengembangan moral-agama, sosial-emosional, bahasa dan seni yang terdapat dalam pendidikan formal.
PERLUNYA MEMPERHATIKAN DIMENSI KOGNITIF, AFEKTIF, PSIKOMOTORIK DAN BAHASA DALAM INOVASI PEMBELAJARAN ANAK USIA DINI Nor Rohmawati; Agung Slamet Kusmanto
Jurnal Pendidikan Dasar dan Sosial Humaniora Vol. 1 No. 9: Juli 2022
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (824.263 KB)

Abstract

Pengembangan model pembelajaran ataupun inovasi dalam pembelajaran haruslah menyangkut kognitif ( otak) , afektif ( minat), psikomotik ( skill), dan bahasa. ini sangat dibutuhkan dalam proses belajar anak usia dini, guna membentuk karakter anak yang baik dan berpotensi serta bermoral. Pada dimensi kognitif meliputi beberapa tahap yakni, pengetahuan, pemahaman, penerapan, sintesis serta evaluasi. Kemudian pada dimensi afektif meliputi penerimaan, responsif, penilaian, organisasi, dan karakterisasi. Pada dimensi psikomotorik meliputi, peniruan, kesiapan, respon terpimpin, mekanisme, respon tampak kompleks, adaptasi, dan yang terakhir adanya penciptaan