cover
Contact Name
Edisah Putra Nainggolan
Contact Email
lembagarisetilmiah@gmail.com
Phone
+6282165975455
Journal Mail Official
balancejurnal@gmail.com
Editorial Address
Jl. Karya Jaya Komplek Taman Karya Jaya Indah
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Balance : Jurnal Akuntansi dan Manajemen
Published by Lembaga Riset Ilmiah
ISSN : 28292138     EISSN : 28292138     DOI : -
Core Subject : Economy, Science,
Balance : Jurnal Akuntansi dan Manajemen is a manuscript publication media that contains the results of Research in Accounting & Management that applies for peer review. Manuscripts published in Balance Jurnal Akuntansi dan Manajemen contain the results of scientific research, original articles, and new scientific reviews, Balance: Journal of Accounting and Management accepts manuscripts in research fields that include scientific fields: Financial Accounting, Government Accounting, Sharia Accounting, Audit, Accounting system, Tax Accounting, Sharia Banking, Human Resource Management, Financial Management, Marketing Management, Strategic Management, Electronic Marketing, Business, and Entrepreneurship.
Articles 317 Documents
Pengaruh Prestasi Belajar, Penguasaan Soft Skill, dan Motivasi Memasuki Dunia Kerja Terhadap Kesiapan Kerja Siswa Kelas XII SMK N 1 Rembang Maulida, Wilda; Lukiarti, Ming Ming
Balance : Jurnal Akuntansi dan Manajemen Vol. 5 No. 1 (2026): April 2026
Publisher : Lembaga Riset Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59086/jam.v5i1.1306

Abstract

Tingginya tingkat pengangguran lulusan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) menunjukkan adanya permasalahan empiris terkait kesiapan kerja lulusan pendidikan vokasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh prestasi belajar, penguasaan soft skill, dan motivasi memasuki dunia kerja terhadap kesiapan kerja siswa kelas XII SMK Negeri 1 Rembang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Populasi penelitian berjumlah 528 siswa, dengan sampel sebanyak 94 siswa yang ditentukan melalui teknik proportionate stratified random sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner skala Likert yang telah memenuhi uji validitas dan reliabilitas. Data analisis menggunakan regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa prestasi belajar berpengaruh signifikan terhadap kesiapan kerja dengan arah hubungan negatif, yang mengindikasikan bahwa tingginya capaian akademik tidak secara otomatis meningkatkan kesiapan kerja apabila tidak diimbangi dengan kompetensi praktis dan pengalaman industri. Sebaliknya, penguasaan soft skill dan motivasi memasuki dunia kerja terbukti berpengaruh positif dan signifikan terhadap kesiapan kerja siswa. Secara simultan, ketiga variabel tersebut menjelaskan 46,3% variasi kesiapan kerja siswa. Implikasi penelitian ini menegaskan pentingnya kebijakan pendidikan vokasi yang menyeimbangkan orientasi akademik dengan penguatan soft skill, motivasi kerja, serta pembelajaran berbasis praktik dan kemitraan dengan dunia industri guna meningkatkan daya serap lulusan SMK   The high unemployment rate among Vocational High School (SMK) graduates indicates an urgent empirical issue related to graduates’ work readiness within vocational education. This research aims to investigate the impact of academic achievement, mastery of soft skills, and motivation to enter the workforce on the work readiness of twelfth-grade students at SMK Negeri 1 Rembang. This research used a quantitative approach with a survey method. The population consisted of 528 students, with 94 respondents selected using proportionate stratified random sampling. Data collection was carried out using a Likert scale questionnaire that had passed validity and reliability tests. The data were analyzed using multiple linear regression. The results of the study indicate that academic achievement has a significant effect on job readiness with a negative relationship, suggesting that high academic performance does not automatically enhance job readiness if it is not accompanied by practical competence and industry experience. Conversely, mastery of soft skills and motivation to enter the workforce were shown to have a positive and significant effect on students' job readiness. Collectively, these three variables explain 46.3% of the variation in students' job readiness. The implications of this research emphasize the importance of vocational education policies that balance academic orientation with the strengthening of soft skills, work motivation, as well as practice-based learning and partnerships with the industry to increase the employability of vocational school graduates.  
Pengaruh Kompetensi Guru Dan Beban Kerja Terhadap Kinerja Guru PAUD Di Kecamatan Tambun Utara Melalui Motivasi Kerja Sebagai Variabel Intervening: Studi pada Guru PAUD di Kecamatan Tambun Utara Dico Puji Handoko, Tata; Lailla, Nor
Balance : Jurnal Akuntansi dan Manajemen Vol. 5 No. 1 (2026): April 2026
Publisher : Lembaga Riset Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59086/jam.v5i1.1335

Abstract

Kinerja guru PAUD di Kecamatan Tambun Utara masih menghadapi tantangan untuk mencapai standar ideal, yang dipengaruhi oleh kompetensi, beban kerja, dan motivasi. Penelitian ini bertujuan menganalisis bagaimana motivasi kerja memediasi pengaruh kompetensi dan beban kerja terhadap kinerja guru PAUD. Menggunakan pendekatan kuantitatif dengan model persamaan struktural (Structural Equation Modeling), penelitian ini mengkaji data dari pendidik di lembaga Kelompok Bermain (KB) dan Satuan PAUD Sejenis (SPS). Temuan utama menunjukkan bahwa motivasi kerja merupakan faktor kunci yang secara signifikan memperkuat pengaruh kompetensi dan beban kerja terhadap kinerja guru, dengan daya prediksi model yang sangat kuat. Secara khusus, kombinasi faktor-faktor tersebut mampu menjelaskan sebagian besar variasi peningkatan kinerja guru di lapangan. Kontribusi penelitian ini menegaskan bahwa kebijakan peningkatan kualitas PAUD tidak cukup hanya berfokus pada pelatihan teknis (kompetensi), tetapi harus dibarengi dengan pengelolaan beban kerja yang manusiawi untuk menjaga gairah kerja guru. Implikasi praktisnya, otoritas pendidikan setempat perlu mengintegrasikan program kesejahteraan psikologis dan pembagian tugas yang proporsional sebagai strategi utama dalam meningkatkan mutu layanan pendidikan anak usia dini.   The performance of early childhood education teachers in Tambun Utara Subdistrict still faces challenges in achieving ideal standards, which are influenced by competence, workload, and motivation. This study aims to analyse how work motivation mediates the influence of competence and workload on the performance of PAUD teachers. Using a quantitative approach with a structural equation modelling (SEM) approach, this study examines data from educators in Playgroups (KB) and Similar PAUD Units (SPS). The main findings show that work motivation is a key factor that significantly strengthens the influence of competence and workload on teacher performance, with a very strong model predictive power. In particular, the combination of these factors can explain most of the variation in teacher performance improvement in the field. The contribution of this study confirms that policies to improve the quality of PAUD should not only focus on technical training (competence) but must also be accompanied by humane workload management to maintain teachers' enthusiasm for work. The practical implication is that local education authorities need to integrate psychological well-being programs and proportional task distribution as key strategies in improving the quality of early childhood education services.  
Pengaruh Sosialisasi Perpajakan dan Tingkat Pemahaman Pajak Terhadap Kepatuhan Wajib Pajak UMKM di Kota Bandung Indra, Rafly; Callvin, Callvin; Susilawati, Alma; Rizkiani, Rika; Rianto, Nagita; Somantri, Intan Sari; Unarismadita, Syawitri Yuti
Balance : Jurnal Akuntansi dan Manajemen Vol. 5 No. 1 (2026): April 2026
Publisher : Lembaga Riset Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59086/jam.v5i1.1354

Abstract

Rendahnya tingkat kepatuhan wajib pajak UMKM masih menjadi persoalan di Kota Bandung. Kondisi ini mengindikasikan adanya ketidaksesuaian antara kebijakan perpajakan yang diterapkan dengan tingkat pemahaman pelaku UMKM terhadap kewajiban perpajakan, sehingga kepatuhan yang terbentuk cenderung bersifat administratif dan belum sepenuhnya mencerminkan kesadaran material wajib pajak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh sosialisasi perpajakan dan pemahaman perpajakan terhadap kepatuhan wajib pajak UMKM di Kota Bandung. Variabel independen yang digunakan adalah Sosialisasi Perpajakan dan Pemahaman Pajak, sedangkan variabel dependen adalah Kepatuhan Wajib Pajak. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan sampel sebanyak 50 UMKM yang dikumpulkan melalui kuesioner, serta dianalisis menggunakan uji validitas, reliabilitas, dan regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sosialisasi perpajakan dan pemahaman perpajakan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepatuhan wajib pajak UMKM. Kebaruan penelitian ini terletak pada pengujian simultan pengaruh sosialisasi dan pemahaman perpajakan dalam konteks UMKM Kota Bandung yang masih terbatas dalam literatur sebelumnya. Temuan ini memberikan implikasi praktis bagi otoritas pajak dalam merancang strategi sosialisasi yang lebih edukatif dan berbasis peningkatan pemahaman guna mendorong kepatuhan pajak UMKM secara berkelanjutan.   The low level of tax compliance among MSME taxpayers remains a significant issue in Bandung City. This condition indicates a mismatch between the implemented tax policies and the level of understanding of MSME actors regarding their tax obligations, resulting in compliance that tends to be administrative rather than reflecting substantive tax awareness. This study aims to analyze the influence of tax socialization and tax understanding on MSME taxpayer compliance in Bandung City. The independent variables used in this research are Tax Socialization and Tax Understanding, while the dependent variable is Taxpayer Compliance. This study employs a quantitative approach with a sample of 50 MSMEs collected through questionnaires, and the data are analyzed using validity and reliability tests as well as multiple linear regression. The results show that tax socialization and tax understanding have a positive and significant effect on taxpayer compliance. The novelty of this study lies in examining the simultaneous effect of tax socialization and tax understanding within the context of MSMEs in Bandung City, which has received limited attention in previous literature. The findings provide practical implications for tax authorities in designing more educational and understanding-based socialization strategies to enhance sustainable MSME tax compliance.  
Pengaruh Pengendalian Internal Dan Sistem Informasi Akuntansi Terhadap Kualitas Laporan Keuangan Oleh Kompetensi Pegawai Sebagai Variabel Moderasi Sukowati, Sri Puji; Solovida, Grace Tianna
Balance : Jurnal Akuntansi dan Manajemen Vol. 5 No. 1 (2026): April 2026
Publisher : Lembaga Riset Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59086/jam.v5i1.1376

Abstract

Kualitas laporan keuangan merupakan aspek penting dalam mewujudkan tata kelola organisasi yang akuntabel, khususnya pada rumah sakit swasta dengan kompleksitas transaksi yang tinggi. Meskipun pengendalian internal dan sistem informasi akuntansi telah banyak diteliti, hasil penelitian sebelumnya masih menunjukkan inkonsistensi, terutama pada sektor layanan kesehatan serta dalam mempertimbangkan kompetensi pegawai sebagai variabel moderasi. Oleh karena itu, penelitian ini penting untuk mengisi kesenjangan tersebut dan memberikan bukti empiris pada konteks rumah sakit swasta. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh pengendalian internal dan sistem informasi akuntansi terhadap kualitas laporan keuangan dengan kompetensi pegawai sebagai variabel moderasi pada RSU PKU Muhammadiyah Gubug. Pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif dengan metode survei terhadap 66 responden (sensus). Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan PLS-SEM dengan SmartPLS 4. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengendalian internal berpengaruh positif dan signifikan terhadap kualitas laporan keuangan (koefisien 0,308; p-value 0,008). Sistem informasi akuntansi juga berpengaruh positif dan signifikan (koefisien 0,636; p-value 0,000). Kompetensi pegawai terbukti memoderasi pengaruh pengendalian internal (koefisien interaksi 0,896; p-value 0,000) dan sistem informasi akuntansi (koefisien interaksi 0,734; p-value 0,000) terhadap kualitas laporan keuangan. Temuan ini menegaskan bahwa kualitas laporan keuangan tidak hanya ditentukan oleh efektivitas sistem, tetapi juga oleh kompetensi sumber daya manusia. Penelitian ini memberikan kontribusi teoretis dan implikasi praktis bagi manajemen rumah sakit dalam meningkatkan kualitas pelaporan keuangan.   The quality of financial statements is a crucial aspect in achieving accountable organizational governance, particularly in private hospitals with high transaction complexity. Although internal control and accounting information systems have been widely examined, prior studies show inconsistent findings, especially in the healthcare sector and in considering employee competence as a moderating variable. Therefore, this study addresses this gap by providing empirical evidence within the context of a private hospital. This study aims to analyze the effect of internal control and accounting information systems on the quality of financial statements, with employee competence as a moderating variable at RSU PKU Muhammadiyah Gubug. A quantitative approach with a survey method was employed. The population and sample consisted of all 66 employees directly involved in accounting and financial reporting processes (census method). Data were collected through questionnaires and analyzed using Partial Least Square–Structural Equation Modeling (PLS-SEM) with SmartPLS 4 software. The results indicate that internal control has a positive and significant effect on the quality of financial statements (path coefficient = 0.308; p-value = 0.008). Accounting information systems also have a positive and significant effect (path coefficient = 0.636; p-value = 0.000). Furthermore, employee competence significantly moderates the effect of internal control (interaction coefficient = 0.896; p-value = 0.000) and accounting information systems (interaction coefficient = 0.734; p-value = 0.000) on the quality of financial statements. These findings confirm that the quality of financial statements is influenced not only by system effectiveness but also by the competence of human resources. This study contributes theoretically to the development of accounting research and provides practical implications for hospital management in enhancing financial reporting quality.  
Analisis Pengaruh Leverage Dan Likuiditas Terhadap Nilai Perusahaan Dengan Moderasi Kebijakan Dividen Dan Corporate Governance Putri, Angie Marsha; Atiningsih, Suci
Balance : Jurnal Akuntansi dan Manajemen Vol. 5 No. 1 (2026): April 2026
Publisher : Lembaga Riset Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59086/jam.v5i1.1380

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh leverage dan likuiditas terhadap nilai perusahaan dengan corporate governance dan kebijakan dividen sebagai variabel pemoderasi. Penelitian sebelumnya menunjukkan hasil yang inkonsisten terkait pengaruh leverage serta peran tata kelola dan kebijakan dividen sebagai faktor kontinjensi, sehingga diperlukan pengujian kembali pada perusahaan non-keuangan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2020–2024. Penelitian menggunakan data sekunder dari laporan keuangan tahunan dengan teknik purposive sampling dan dianalisis menggunakan regresi data panel dengan variabel moderasi. Hasil menunjukkan bahwa leverage dan likuiditas berpengaruh positif signifikan terhadap nilai perusahaan. Corporate governance memoderasi pengaruh leverage terhadap nilai perusahaan, sedangkan kebijakan dividen memoderasi pengaruh leverage dan likuiditas terhadap nilai perusahaan. Secara teoritis, penelitian ini memperkaya literatur keuangan korporasi terkait peran variabel kontinjensi dalam hubungan keputusan keuangan dan nilai perusahaan. Secara praktis, temuan ini menjadi dasar bagi manajemen dalam mengoptimalkan struktur pendanaan, likuiditas, tata kelola, dan kebijakan dividen untuk meningkatkan nilai perusahaan.   This study examines the effect of leverage and liquidity on firm value, with corporate governance and dividend policy as moderating variables. Previous studies have reported inconsistent findings regarding leverage and the contingent role of governance and dividend policy, highlighting the need for re-examination in non financial companies listed on the Indonesia Stock Exchange during 2020–2024. Using secondary data from annual financial statements and purposive sampling, the study applies panel data regression with moderating variables. The results show that leverage and liquidity have a significant positive effect on firm value. Corporate governance moderates the relationship between leverage and firm value, while dividend policy moderates the effects of leverage and liquidity on firm value. Theoretically, this study enriches corporate finance literature on contingent variables in financial decision–firm value relationships. Practically, it provides insights for managers in optimizing capital structure, liquidity management, governance, and dividend policy to enhance firm value  
Peran Rentabilitas dan Kesehatan Modal Bank dalam Memperkuat Pengaruh Pengungkapan Keberlanjutan terhadap Nilai Perusahaan Momon; Wati, Lela Nurlaela; Azzahra, Nanda Fatimah
Balance : Jurnal Akuntansi dan Manajemen Vol. 4 No. 3 (2025): Desember 2025
Publisher : Lembaga Riset Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59086/jam.v4i3.1419

Abstract

Pelaporan keberlanjutan (sustainability reporting) menjadi mekanisme penting bagi perbankan seiring meningkatnya tuntutan global terhadap praktik bisnis berkelanjutan guna meningkatkan transparansi, akuntabilitas, dan daya saing di pasar modal. Penelitian ini bertujuan menganalisis peran rentabilitas dan kecukupan modal bank dalam memoderasi pengaruh sustainability reporting disclosure (SRD) terhadap nilai perbankan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif kausalitas dengan populasi 47 bank umum yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Sampel ditentukan dengan purposive sampling dan menghasilkan 37 bank periode 2020–2023, sehingga diperoleh 148 data panel yang dianalisis menggunakan fixed effect model. Hasil penelitian menunjukkan bahwa SRD berpengaruh positif signifikan terhadap nilai perusahaan di sektor perbankan. Rentabilitas yang diukur dengan Return on Equity (ROE) terbukti meningkatkan nilai bank sekaligus memperkuat pengaruh SRD terhadap nilai perusahaan. Sebaliknya, rentabilitas yang diukur dengan Return on Assets (ROA) tidak berpengaruh langsung dan tidak mampu memoderasi hubungan tersebut. Tingkat kesehatan modal juga terbukti berpengaruh positif signifikan baik secara langsung maupun sebagai variabel moderasi dalam hubungan antara SRD dan nilai perusahaan. Temuan ini berkontribusi pada pengembangan stakeholder theory, signalling theory, dan legitimacy theory terkait SRD dengan menegaskan perannya dalam meningkatkan nilai perusahaan perbankan. Kebaruan penelitian ini terletak pada bukti empiris bahwa efektivitas SRD terhadap nilai perusahaan tidak bersifat universal, melainkan dipengaruhi oleh kondisi rentabilitas dan kesehatan modal bank.   Sustainability reporting has become an important mechanism for the banking sector amid increasing global pressure for sustainable business practices to enhance transparency, accountability, and competitiveness in the capital market. This study aims to analyze the role of bank profitability and capital adequacy in moderating the effect of sustainability reporting disclosure (SRD) on firm value in the banking sector. The research employs a quantitative causal approach with a population of 47 commercial banks listed on the Indonesia Stock Exchange. Using purposive sampling, 37 banks met the criteria for the 2020–2023 period, resulting in 148 panel data observations analyzed using a fixed effect model. The results indicate that SRD has a positive and significant effect on firm value in the banking sector. Profitability measured by Return on Equity (ROE) significantly increases firm value and strengthens the influence of SRD on firm value. In contrast, profitability measured by Return on Assets (ROA) has no direct effect and does not moderate the relationship between SRD and firm value. Capital adequacy also shows a positive and significant effect both directly and as a moderating variable in the relationship between SRD and firm value. These findings contribute to the development of stakeholder theory, signalling theory, and legitimacy theory related to sustainability reporting by emphasizing its role in enhancing firm value in the banking sector. The novelty of this study lies in the empirical evidence that the effectiveness of SRD in increasing firm value is not universal but depends on the bank’s profitability and capital adequacy conditions.  
Konsep Beneficial Ownership Dalam Perspektif Hukum Perdata Bisnis Indonesia Nasution, Wahyu Al Ikram
Balance : Jurnal Akuntansi dan Manajemen Vol. 4 No. 3 (2025): Desember 2025
Publisher : Lembaga Riset Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59086/jam.v4i3.612

Abstract

Konsep beneficial ownership merupakan konsep yang berkembang dalam praktik hukum bisnis modern untuk mengungkap kepemilikan dan pengendalian ekonomi yang sesungguhnya di balik kepemilikan formal suatu badan usaha. Dalam sistem hukum perdata Indonesia yang berakar pada tradisi civil law, konsep kepemilikan pada umumnya masih dipahami secara formalistik sebagaimana tercermin dalam Kitab Undang-Undang Hukum Perdata. Kondisi tersebut menimbulkan problematika hukum ketika struktur kepemilikan bisnis disusun secara kompleks melalui perjanjian nominee, kepemilikan tidak langsung, atau badan hukum berlapis. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konsep beneficial ownership dalam perspektif hukum perdata bisnis Indonesia serta implikasinya terhadap prinsip badan hukum dan kepastian hukum. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan, konseptual, dan doktrinal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun konsep beneficial ownership belum diatur secara eksplisit dalam hukum perdata Indonesia, konsep ini memiliki relevansi penting sebagai pendekatan substantif untuk menilai pengendalian faktual dan pemanfaatan ekonomi suatu badan usaha. Sustainability reporting has become an important mechanism for the banking sector amid increasing global pressure for sustainable business practices to enhance transparency, accountability, and competitiveness in the capital market. This study aims to analyze the role of bank profitability and capital adequacy in moderating the effect of sustainability reporting disclosure (SRD) on firm value in the banking sector. The research employs a quantitative causal approach with a population of 47 commercial banks listed on the Indonesia Stock Exchange. Using purposive sampling, 37 banks met the criteria for the 2020–2023 period, resulting in 148 panel data observations analyzed using a fixed effect model. The results indicate that SRD has a positive and significant effect on firm value in the banking sector. Profitability measured by Return on Equity (ROE) significantly increases firm value and strengthens the influence of SRD on firm value. In contrast, profitability measured by Return on Assets (ROA) has no direct effect and does not moderate the relationship between SRD and firm value. Capital adequacy also shows a positive and significant effect both directly and as a moderating variable in the relationship between SRD and firm value. These findings contribute to the development of stakeholder theory, signalling theory, and legitimacy theory related to sustainability reporting by emphasizing its role in enhancing firm value in the banking sector. The novelty of this study lies in the empirical evidence that the effectiveness of SRD in increasing firm value is not universal but depends on the bank’s profitability and capital adequacy conditions.