cover
Contact Name
Edisah Putra Nainggolan
Contact Email
lembagarisetilmiah@gmail.com
Phone
+6282165975455
Journal Mail Official
balancejurnal@gmail.com
Editorial Address
Jl. Karya Jaya Komplek Taman Karya Jaya Indah
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Balance : Jurnal Akuntansi dan Manajemen
Published by Lembaga Riset Ilmiah
ISSN : 28292138     EISSN : 28292138     DOI : -
Core Subject : Economy, Science,
Balance : Jurnal Akuntansi dan Manajemen is a manuscript publication media that contains the results of Research in Accounting & Management that applies for peer review. Manuscripts published in Balance Jurnal Akuntansi dan Manajemen contain the results of scientific research, original articles, and new scientific reviews, Balance: Journal of Accounting and Management accepts manuscripts in research fields that include scientific fields: Financial Accounting, Government Accounting, Sharia Accounting, Audit, Accounting system, Tax Accounting, Sharia Banking, Human Resource Management, Financial Management, Marketing Management, Strategic Management, Electronic Marketing, Business, and Entrepreneurship.
Articles 342 Documents
Pengaruh Intesitas Promosi Digital Dan Kualitas Konten Terhadap Brand Awareness Pada Usaha Mebel Samawa Kandai 2 Kabupaten Dompu Putri, Amelia Irna; Fasihat, Dian Urna
Balance : Jurnal Akuntansi dan Manajemen Vol. 5 No. 1 (2026): April 2026
Publisher : Lembaga Riset Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59086/jam.v5i1.1418

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh intensitas promosi digital dan kualitas konten terhadap brand awareness pada Mebel Samawa Kandai 2 Dompu. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif asosiatif kausal dengan sampel sebanyak 94 responden yang dipilih menggunakan teknik Simple Random Sampling dari 3.500 pengikut Facebook. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan regresi linier berganda dengan bantuan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa intensitas promosi digital berpengaruh negatif signifikan terhadap brand awareness, sedangkan kualitas konten berpengaruh positif signifikan. Secara simultan, kedua variabel berpengaruh signifikan terhadap brand awareness, yang menunjukkan bahwa peningkatan kualitas konten lebih efektif dibandingkan peningkatan intensitas promosi dalam membangun kesadaran merek.   This study aims to analyze the effect of digital promotion intensity and content quality on brand awareness at Mebel Samawa Kandai 2 Dompu. The study employs a quantitative causal associative approach with a sample of 94 respondents selected using Simple Random Sampling from 3,500 Facebook followers. Data were collected through questionnaires and analyzed using multiple linear regression with SPSS. The results indicate that digital promotion intensity has a significant negative effect on brand awareness, while content quality has a significant positive effect. Simultaneously, both variables significantly influence brand awareness, suggesting that improving content quality is more effective than merely increasing promotion intensity in building brand awareness.
Dinamika ESG Disclosure dan Biaya Utang dalam Industri Berisiko Tinggi: Evidence Sektor Manufaktur dan Energi Pradana, Ananda Ardiansya; Juliatri, Baiq Zilvia
Balance : Jurnal Akuntansi dan Manajemen Vol. 5 No. 1 (2026): April 2026
Publisher : Lembaga Riset Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59086/jam.v5i1.1423

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Environmental Disclosure, Social Disclosure, dan Governance Disclosure terhadap biaya utang pada perusahaan sektor manufaktur dan energi di Indonesia selama periode 2022–2024. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh meningkatnya perhatian terhadap praktik Environmental, Social, and Governance (ESG), meskipun bukti empiris mengenai pengaruh ESG terhadap biaya utang masih menunjukkan hasil yang bervariasi, terutama di industri berisiko tinggi di negara berkembang. Menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data sekunder dari laporan tahunan dan data ESG perusahaan, penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling dan disproportionate stratified sampling dengan data panel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketiga variabel ESG, yaitu Environmental Disclosure, Social Disclosure, dan Governance Disclosure, berpengaruh signifikan terhadap biaya utang perusahaan. Secara bersama-sama, ketiga variabel ini mampu menjelaskan pengaruh terhadap biaya utang, dengan faktor-faktor kontrol seperti ukuran perusahaan, profitabilitas, dan leverage turut memengaruhi hasil tersebut. Penelitian ini memberikan kontribusi empiris dalam memahami peran ESG dalam memengaruhi biaya utang di sektor manufaktur dan energi di Indonesia.   This study aims to analyze the impact of Environmental Disclosure, Social Disclosure, and Governance Disclosure on the cost of debt in manufacturing and energy sector companies in Indonesia for the period 2022–2024. The research is motivated by the growing attention to Environmental, Social, and Governance (ESG) practices, although empirical evidence on the effect of ESG on the cost of debt still shows varied results, particularly in high-risk industries in developing countries. Using a quantitative approach with secondary data from company annual reports and ESG data, the study employed purposive sampling and disproportionate stratified sampling with panel data. The findings indicate that all three ESG variables,  Environmental Disclosure, Social Disclosure, and Governance Disclosure, have a significant impact on the cost of debt. Together, these three variables explain their influence on the cost of debt, with factors such as firm size, profitability, and leverage also affecting the results. This study provides empirical contributions to understanding the role of ESG in influencing the cost of debt in the manufacturing and energy sectors in Indonesia.
Pengaruh Kualitas Pelayanan, Kepuasan Konsumen dan Pengalaman Konsumen Terhadap Keputusan Pembelian Konsumen Clarissa; Ritonga, Ricky Rafii; Riana, Zenni
Balance : Jurnal Akuntansi dan Manajemen Vol. 5 No. 1 (2026): April 2026
Publisher : Lembaga Riset Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59086/jam.v5i1.1429

Abstract

Perubahan pola hidup generasi milenial dan Gen Z memengaruhi cara mereka mengonsumsi hiburan, termasuk menonton film di bioskop yang kini menjadi bagian dari gaya hidup digital. Di Medan, persaingan antar-bioskop, seperti CGV, XXI, dan Cinepolis, semakin ketat. CGV Medan menghadapi tantangan dalam meningkatkan loyalitas pelanggan karena pelayanan kurang responsif, fasilitas tidak konsisten, dan harga tiket yang tidak sebanding dengan pengalaman yang diberikan. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan 96 responden penonton, dengan teknik accidental sampling. Dengan Teknik nalisis regresi linier berganda hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas layanan, kepuasan, dan pengalaman konsumen berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian. Penelitian ini menyoroti pentingnya pengalaman menonton untuk mempertahankan loyalitas pelanggan. Rekomendasi untuk CGV Medan adalah memperbaiki kualitas layanan dan konsistensi fasilitas, serta menyesuaikan harga tiket untuk memenuhi ekspektasi generasi muda.   The lifestyle changes of Millennials and Gen Z have influenced how they consume entertainment, including watching movies in cinemas, which has now become part of the digital lifestyle. In Medan, competition among cinemas, such as CGV, XXI, and Cinepolis, is intensifying. CGV Medan faces challenges in improving customer loyalty due to unresponsive service, inconsistent facilities, and ticket prices that do not align with the experience provided. This study uses a quantitative approach with 96 moviegoer respondents, employing accidental sampling technique. Using multiple linear regression analysis, the results show that service quality, customer satisfaction, and consumer experience significantly influence purchasing decisions. This research highlights the importance of the viewing experience in maintaining customer loyalty. The recommendation for CGV Medan is to improve service quality and facility consistency, as well as adjust ticket prices to meet the expectations of the younger generation.  
Analisis Kebijakan Fiskal dan Dampaknya Terhadap Stabilitas Ekonomi Makro Umi Kulsum; Anna Sofia Atichasari
Balance : Jurnal Akuntansi dan Manajemen Vol. 4 No. 3 (2025): Desember 2025
Publisher : Lembaga Riset Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59086/jam.v4i3.1456

Abstract

Penelitian ini menganalisis kebijakan fiskal Indonesia dan dampaknya terhadap stabilitas ekonomi makro periode 2022-2024. Studi sebelumnya umumnya bersifat parsial dan belum mengintegrasikan kinerja APBN terkini dengan indikator makroekonomi secara komprehensif dalam konteks ketidakpastian global. Penelitian ini mengisi kesenjangan tersebut dengan menganalisis secara simultan hubungan kebijakan fiskal dan stabilitas makro. APBN 2024 dirancang dengan defisit 2,29% dari PDB atau senilai Rp 522,8 triliun, dengan belanja negara Rp 3.325,1 triliun dan pendapatan negara Rp 2.802,3 triliun. Realisasi defisit hingga November 2024 mencapai Rp 401,8 triliun atau 1,81% dari PDB, lebih rendah dari target yang ditetapkan. Rasio utang pemerintah terkendali pada level 39,36% dari PDB, jauh di bawah batas aman 60%. Inflasi berhasil dikendalikan pada level 1,57% sepanjang 2024, berada dalam rentang sasaran 2,5%±1%. Pertumbuhan ekonomi mencapai 5,1% pada 2024, didukung oleh konsumsi rumah tangga sebesar 4,9% dan investasi 4,6%. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan analisis data sekunder dari Kemenkeu, BPS, dan lembaga terkait. Hasil menunjukkan kebijakan fiskal berperan efektif sebagai stabilisator ekonomi makro melalui fungsi alokasi, distribusi, dan stabilisasi. Kesimpulan menunjukkan kebijakan fiskal yang prudent dan terukur berhasil menjaga stabilitas makroekonomi Indonesia di tengah ketidakpastian global.   This research analyzes Indonesia's fiscal policy and its impact on macroeconomic stability for the period 2022-2024. Previous studies are generally partial in nature and have not comprehensively integrated the latest state budget (APBN) performance with macroeconomic indicators in the context of global uncertainty. This study addresses this gap by simultaneously analyzing the relationship between fiscal policy and macroeconomic stability. The 2024 State Budget was designed with a deficit of 2.29% of GDP worth Rp 522.8 trillion, with government expenditures of Rp 3,325.1 trillion and state revenues of Rp 2,802.3 trillion. The actual deficit until November 2024 reached Rp 401.8 trillion or 1.81% of GDP, lower than the set target. Government debt ratio is controlled at 39.36% of GDP, far below the safe limit of 60%. Inflation was successfully controlled at 1.57% throughout 2024, within the target range of 2.5%±1%. Economic growth reached 5.1% in 2024, supported by household consumption of 4.9% and investment of 4.6%. Research methodology uses a qualitative approach with secondary data analysis from Ministry of Finance, BPS, and related institutions. Results show fiscal policy plays an effective role as macroeconomic stabilizer through allocation, distribution, and stabilization functions. The conclusion shows prudent and measured fiscal policy successfully maintains Indonesia's macroeconomic stability amid global uncertainties.  
The Impact of Managerial Ownership, Corporate Size, and Company Age on Financial Performance in Mining Firms Paradiva, Chantica Ayu; Suryandani, Wulan
Balance : Jurnal Akuntansi dan Manajemen Vol. 5 No. 1 (2026): April 2026
Publisher : Lembaga Riset Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59086/jam.v5i1.1397

Abstract

Corporate financial condition is reflected in financial performance as outcome of managerial decisions. Prior studies show inconsistent results regarding effects of managerial ownership, firm size, and company age in  high-risk mining sector, creating research gap. This study examines these effects on mining companies listed on IDX during 2020–2024. Using purposive sampling, 10 companies were selected from 52 populations. Data were analyzed using multiple linear regression with classical assumption tests and t-test. Results show that managerial ownership has a positive insignificant effect, firm size has a positive significant effect, and company age has negative insignificant effect on financial performance. The model explains 33.9% of the variation in financial performance. This study contributes theoretically to literature and practically for managerial and investment decision-making.   Kondisi keuangan perusahaan tercermin dari kinerja keuangan sebagai hasil dari keputusan manajerial. Penelitian sebelumnya menunjukkan hasil tidak konsisten mengenai pengaruh kepemilikan manajerial, ukuran perusahaan, dan umur perusahaan pada sektor pertambangan berisiko tinggi, sehingga terdapat research gap. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh variabel terhaap perusahaan pertambangan yang terdaftar di BEI periode 2020–2024. Dengan metode purposive sampling, diperoleh 10 perusahaan dari 52 populasi. Analisis data menggunakan regresi linier berganda dengan uji asumsi klasik dan uji t. Hasil penelitian menunjukkan kepemilikan manajerial berpengaruh positif tidak signifikan, ukuran perusahaan berpengaruh positif signifikan, serta umur perusahaan berpengaruh negatif tidak signifikan terhadap kinerja keuangan. Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 33,9% menunjukkan kemampuan model dalam menjelaskan variasi kinerja keuangan. Penelitian ini memberikan kontribusi teoritis dan implikasi praktis bagi manajemen dan investor dalam pengambilan keputusan.
Analisis Financial Distress Dengan Menggunakan Metode Altman Z-Score, Springate, Dan Zmijewski Untuk Memprediksi Kebangkrutan Paineon, Marianus; Seran, Paskalis; Mau, Ignatia Thomasita Bau
Balance : Jurnal Akuntansi dan Manajemen Vol. 5 No. 1 (2026): April 2026
Publisher : Lembaga Riset Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59086/jam.v5i1.1411

Abstract

Sektor ritel di Indonesia dalam beberapa tahun terakhir menghadapi tekanan finansial akibat perubahan pola konsumsi dan meningkatnya persaingan perdagangan digital, sehingga meningkatkan risiko financial distress pada perusahaan ritel yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI). Penelitian ini bertujuan menganalisis potensi kebangkrutan perusahaan sektor ritel menggunakan metode Altman Z-Score, Springate, dan Zmijewski serta membandingkan tingkat akurasi ketiga metode tersebut. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data sekunder laporan keuangan perusahaan sektor ritel periode 2022–2024 yang dikumpulkan melalui teknik dokumentasi. Analisis dilakukan dengan menghitung skor masing-masing model dan menguji tingkat akurasinya berdasarkan kesesuaian prediksi dengan kondisi aktual perusahaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode Altman Z-Score mengidentifikasi tujuh perusahaan berpotensi bangkrut, sedangkan metode Springate memprediksi seluruh perusahaan sampel berpotensi bangkrut. Metode Zmijewski memberikan hasil yang lebih bervariasi antara perusahaan sehat dan berpotensi bangkrut. Tingkat akurasi prediksi menunjukkan bahwa metode Zmijewski memiliki akurasi tertinggi sebesar 51,85%, diikuti Altman Z-Score sebesar 22,22%, sedangkan Springate sebesar 0%. Temuan ini menunjukkan bahwa model Zmijewski lebih relevan digunakan sebagai alat deteksi dini financial distress pada perusahaan sektor ritel di BEI serta dapat menjadi pertimbangan bagi investor dan manajemen dalam menilai kondisi keuangan perusahaan.   The Indonesian retail sector has faced financial pressure in recent years due to changing consumption patterns and increased digital trade competition, increasing the risk of financial distress for retail companies listed on the Indonesia Stock Exchange (IDX). This study aims to analyze the potential for bankruptcy of retail companies using the Altman Z-Score, Springate, and Zmijewski methods and compare the accuracy levels of the three methods. The study used a quantitative approach using secondary data from the financial statements of retail companies for the 2022–2024 period collected through documentation techniques. The analysis was conducted by calculating the score of each model and testing its accuracy level based on the suitability of the predictions to the company's actual condition. The results showed that the Altman Z-Score method identified seven companies with potential for bankruptcy, while the Springate method predicted that all sample companies had potential for bankruptcy. The Zmijewski method produced more varied results between healthy and potential companies. The prediction accuracy level showed that the Zmijewski method had the highest accuracy at 51.85%, followed by the Altman Z-Score at 22.22%, and Springate at 0%. These findings indicate that the Zmijewski model is more relevant to be used as an early detection tool for financial distress in retail sector companies on the IDX and can be a consideration for investors and management in assessing the company's financial condition.
Analisis Efisiensi Manajemen Kinerja Keuangan Bank Umum Konvensional di Indonesia Menggunakan Pendekatan Data Envelopment Analysis Griastana, Putu Agus Gandi; Putri, Made Novianti
Balance : Jurnal Akuntansi dan Manajemen Vol. 5 No. 1 (2026): April 2026
Publisher : Lembaga Riset Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59086/jam.v5i1.1437

Abstract

Penelitian ini menganalisis tingkat efisiensi kinerja Bank Umum Konvensional di Indonesia periode 2023–2025 menggunakan pendekatan Data Envelopment Analysis (DEA). Latar belakangnya adalah dinamika perekonomian nasional yang sedang dalam fase pemulihan pascapandemi, namun dihadapkan dengan tekanan global seperti kenaikan suku bunga, inflasi, volatilitas nilai tukar, serta transformasi digital di sektor keuangan. Kondisi ini memerlukan bank untuk mengelola sumber daya secara optimal untuk tetap kompetitif. Data yang digunakan berasal dari laporan keuangan dan tahunan perbankan yang diperoleh dari publikasi resmi. Pengukuran efisiensi dilakukan dengan pendekatan intermediasi, di mana inputnya meliputi modal, dana pihak ketiga, aktiva tetap, dan biaya operasional, sedangkan outputnya mencakup kredit dan laba. Hasil penelitian menunjukkan bahwa efisiensi bank cukup tinggi pada tahun 2023 dan 2024, namun menurun pada tahun 2025. Penurunan ini mengindikasikan bahwa meskipun bank mampu menjaga kinerja di tengah pemulihan ekonomi, tekanan makroekonomi dan biaya operasional yang meningkat mempengaruhi kemampuan bank dalam mengoptimalkan input menjadi output. Temuan ini menyoroti pentingnya strategi efisiensi dan manajemen risiko untuk menjaga keberlanjutan kinerja perbankan di tengah dinamika ekonomi yang terus berkembang.   This study analyzes the efficiency of Conventional Commercial Banks in Indonesia for the period 2023–2025 using the Data Envelopment Analysis (DEA) approach. The background is the national economic dynamics, which are in the recovery phase post-pandemic, but are also facing global pressures such as interest rate hikes, inflation, exchange rate volatility, and digital transformation in the financial sector. These conditions require banks to manage resources optimally to remain competitive. The data used in this study is derived from financial and annual reports of banks obtained from official publications. Efficiency measurement is carried out using the intermediation approach, where the inputs include capital, third-party funds, fixed assets, and operational costs, while the outputs include credit and profit. The results show that the efficiency of banks was relatively high in 2023 and 2024, but declined in 2025. This decline indicates that, although banks were able to maintain performance during the economic recovery, macroeconomic pressures and rising operational costs affected their ability to optimize inputs into outputs. The findings highlight the importance of efficiency strategies and risk management to sustain banking performance amid the continuously evolving economic dynamics.  
Efek Rebranding Dan Kualitas Produk Dalam Meningkatkan Pembelian Produk SS Skin Di Tiktok Shop Agustin, Rahayu Nur; Saviti, Citra; Faddila, Syifa Pramudita
Balance : Jurnal Akuntansi dan Manajemen Vol. 5 No. 1 (2026): April 2026
Publisher : Lembaga Riset Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59086/jam.v5i1.1443

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh rebranding dan kualitas produk dalam meningkatkan keputusan pembelian produk SS Skin di TikTok Shop. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rebranding memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian konsumen. Selain itu, kualitas produk juga terbukti berpengaruh positif dan signifikan, bahkan menjadi faktor yang paling dominan dalam memengaruhi keputusan pembelian. Secara keseluruhan, kedua variabel tersebut mampu menjelaskan sebesar 77% variasi dalam keputusan pembelian konsumen. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa strategi rebranding yang efektif serta kualitas produk yang konsisten, aman, dan sesuai dengan klaim memiliki peran penting dalam meningkatkan keputusan pembelian. Kombinasi antara rebranding yang tepat dan kualitas produk yang baik juga mampu membantu mengembalikan kepercayaan konsumen terhadap SS Skin. Oleh karena itu, penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi akademis dalam pengembangan ilmu manajemen pemasaran dan perilaku konsumen, khususnya terkait pengaruh rebranding dan kualitas produk terhadap keputusan pembelian. Selain itu, secara praktis, hasil penelitian ini dapat menjadi bahan pertimbangan bagi perusahaan skincare dalam merancang strategi pemasaran dan meningkatkan kualitas produk guna memperkuat kepercayaan konsumen serta mendorong keputusan pembelian.   This study aims to examine the effect of rebranding and product quality on increasing purchasing decisions for SS Skin products on TikTok Shop. The results indicate that rebranding has a positive and significant influence on consumers’ purchasing decisions. In addition, product quality also has a positive and significant effect and is identified as the most dominant factor influencing purchasing decisions. Overall, both variables contribute to 77% of the variance in consumers’ purchasing decisions.Based on these findings, it can be concluded that an effective rebranding strategy and consistent, safe product quality that aligns with the claims made to customers play an important role in enhancing purchasing decisions. The combination of appropriate rebranding and good product quality can also help restore consumer trust in SS Skin. Therefore, this study is expected to provide academic contributions to the development of marketing management and consumer behavior, particularly regarding the influence of rebranding and product quality on purchasing decisions. Practically, the findings can serve as a reference for skincare companies in designing marketing strategies and improving product quality to strengthen consumer trust and encourage purchasing decisions.  
Pentingnya Pengalaman Emosional Dan Identitas Diri Dalam Mempengaruhi Word of mouth Yang Dimediasi Oleh Pengalaman Wisata Yang Berkesan Aris, Ananda Tato; Savitri, Citra; Faddila, Syifa Pramudita
Balance : Jurnal Akuntansi dan Manajemen Vol. 5 No. 1 (2026): April 2026
Publisher : Lembaga Riset Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59086/jam.v5i1.1444

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh pengalaman emosional dan identitas diri terhadap word of mouth (WOM) dengan mempertimbangkan peran pengalaman wisata yang berkesan sebagai variabel mediasi pada destinasi wisata Loji Karawang. Pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif dengan sifat deskriptif dan verifikatif, melibatkan 100 responden yang dipilih melalui teknik accidental sampling. Analisis data dilakukan menggunakan model Structural Equation Modelling (SEM) dengan bantuan perangkat lunak SmartPLS 3.0. Temuan penelitian menunjukkan bahwa pengalaman emosional dan identitas diri memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap WOM. Pengalaman wisata yang berkesan terbukti berperan sebagai mediator yang memperkuat hubungan antara pengalaman emosional serta identitas diri dengan WOM. Artinya, pengalaman emosional dan identitas diri mempengaruhi WOM melalui pengalaman wisata yang berkesan, yang bertindak sebagai mekanisme psikologis yang menghubungkan keduanya. Kontribusi teoretis dari penelitian ini adalah memperkaya literatur tentang pengalaman wisata dan perilaku komunikasi wisatawan, khususnya dalam konteks pengaruh pengalaman emosional dan identitas diri terhadap WOM. Secara praktis, hasil penelitian ini memberikan wawasan bagi pengelola destinasi wisata dalam merancang strategi promosi berbasis WOM dengan fokus pada penguatan pengalaman emosional dan identitas destinasi, untuk meningkatkan komunikasi rekomendasi wisatawan yang positif.   This study aims to examine the impact of emotional experience and self-identity on word of mouth (WOM), considering the role of memorable travel experiences as a mediating variable at the Loji Karawang tourist destination. The research adopts a quantitative approach with descriptive and verificative characteristics, involving 100 respondents selected using accidental sampling technique. Data analysis is performed using Structural Equation Modelling (SEM) with the help of SmartPLS 3.0 software. The findings show that both emotional experience and self-identity have a positive and significant effect on WOM. Furthermore, memorable travel experiences are proven to positively influence WOM and act as a mediator in the relationship between emotional experience, self-identity, and WOM. This means that emotional experience and self-identity influence WOM through memorable travel experiences, which serve as a psychological mechanism linking the two. The theoretical contribution of this study enriches the literature on tourist experiences and tourist communication behavior, particularly in the context of how emotional experience and self-identity affect WOM. Practically, the findings provide insights for destination managers in designing WOM-based promotional strategies that focus on strengthening emotional experiences and destination identity to enhance positive tourist recommendation communication.
Kekuatan Dari Word of Mouth, Keberagaman Produk, Dan Lokasi Dalam Meningkatkan Keputusan Pembelian Di Toko Kue Basah Kaum Jaya Karawang Nabila, Meisarah; Savitri, Citra; Faddila, Syifa Pramudita
Balance : Jurnal Akuntansi dan Manajemen Vol. 5 No. 1 (2026): April 2026
Publisher : Lembaga Riset Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59086/jam.v5i1.1445

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh word of mouth (WOM), keberagaman produk, dan lokasi terhadap keputusan pembelian di Toko Kue Kaum Jaya. Pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif dan verifikatif digunakan untuk menguji hubungan antarvariabel. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang disebarkan kepada 100 pelanggan dengan teknik non-probability sampling. Analisis dilakukan menggunakan Structural Equation Modeling (SEM) berbantuan SmartPLS 3.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa WOM, keberagaman produk, dan lokasi memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian konsumen. Secara khusus, lokasi yang strategis terbukti sebagai faktor yang paling dominan dalam mempengaruhi keputusan pembelian. Temuan ini memberikan kontribusi teoretis dalam mengembangkan pemahaman tentang faktor-faktor yang mempengaruhi perilaku konsumen di industri kuliner. Dari sisi praktis, penelitian ini menyarankan bahwa pelaku usaha perlu memaksimalkan strategi pemasaran yang memanfaatkan WOM, menawarkan keberagaman produk yang sesuai dengan preferensi konsumen, serta memilih lokasi yang strategis untuk meningkatkan daya tarik dan keputusan pembelian konsumen.   This study aims to analyze the impact of word of mouth (WOM), product variety, and location on purchasing decisions at Toko Kue Kaum Jaya. A quantitative approach with descriptive and verificative methods was used to test the relationships between variables. Data were collected through a questionnaire distributed to 100 customers using non-probability sampling techniques. The analysis was conducted using Structural Equation Modeling (SEM) with SmartPLS 3.0. The results show that WOM, product variety, and location have a positive and significant effect on consumers' purchasing decisions. Specifically, a strategic location proved to be the most dominant factor influencing purchasing decisions. These findings contribute theoretically by enhancing the understanding of factors influencing consumer behavior in the culinary industry. From a practical perspective, this study suggests that business owners should maximize marketing strategies that leverage WOM, offer a variety of products aligned with consumer preferences, and choose strategic locations to enhance attractiveness and consumers' purchasing decisions.