cover
Contact Name
Eko Walujodjati
Contact Email
eko.walujodjati@itg.ac.id
Phone
+6282124588750
Journal Mail Official
konstruksi@itg.ac.id
Editorial Address
Jl. Mayor Syamsu No.1, Jayaraga, Kec. Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Jawa Barat 44151
Location
Kab. garut,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Konstruksi
ISSN : 14123614     EISSN : 23027320     DOI : https://doi.org/10.33364/konstruksi
Core Subject : Engineering,
Jurnal Kosntruksi yang dapat menampung dan mempublikasikan hasil karya penelitian, karya tulis dan pengabdian masyarakat baik mahasiswa dan dosen-dosen intern maupun dari pihak luar. Jurnal Konstruksi memberikan informasi yang diperoleh dari laboratorium dan workshop penelitian maupun dari lapangan/ studi kasus di dunia nyata dengan cakupan (Scope of Journals) bidang meliputi struktur transportasi/ infrastruktur, air, geoteknik, manajemen konstruksi, dan lingkungan. Melalui jurnal konstruksi diharapkan dapat menampung semua inspirasi bidang teknik sipil sehingga didapatkan pemecahan masalah yang dihadapi dan mampu melahirkan inovasi baru dibidangnya.
Articles 301 Documents
Optimalisasi Strategi Lean Construction dalam Meminimalkan Pemborosan Material Besi Tulangan pada Proyek Konstruksi Rumah Sakit : Studi Kasus: Rumah Sakit X di Bojonegoro Irvansuviyan Hadi; Sony Susanto
Jurnal Konstruksi Vol 23 No 2 (2025): Jurnal Konstruksi
Publisher : Institut Teknologi Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33364/konstruksi/v.23-2.2572

Abstract

Pemborosan material besi tulangan menjadi tantangan krusial dalam proyek konstruksi rumah sakit bertingkat tinggi yang menuntut presisi tinggi dan efisiensi biaya. Tingkat pemborosan yang melebihi standar toleransi berdampak langsung pada peningkatan biaya, keterlambatan jadwal, dan pemborosan sumber daya. Penelitian ini bertujuan menganalisis tingkat pemborosan besi tulangan serta mengevaluasi efektivitas penerapan prinsip Lean Construction dalam meminimalkan pemborosan tersebut. Pendekatan yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif melalui studi kasus pada proyek pembangunan rumah sakit, dengan metode pengumpulan data berupa observasi lapangan, wawancara, dan analisis dokumen proyek. Hasil analisis menunjukkan bahwa pemborosan tertinggi terjadi pada besi D16, D19, dan D22 dengan rata-rata waste awal sebesar 4,71%, melampaui batas toleransi 3–5% standar SNI. Penerapan strategi Lean berupa SOP pemotongan, form permintaan material berbasis progres, serta distribusi gambar kerja terstruktur berhasil menurunkan pemborosan hingga 1–2% dari kondisi awal. Penelitian ini berkontribusi dengan mengidentifikasi besi tulangan paling boros serta membuktikan efektivitas strategi Lean Construction yang dapat di replikasi pada proyek bertingkat serupa untuk mendukung efisiensi biaya dan keberlanjutan konstruksi.
Analisis Pengaruh Variasi Penempatan Dinding Geser Terhadap Perilaku Struktur Gedung Akibat Beban Gempa Irfan Hidayatullah; Eko Walujodjati
Jurnal Konstruksi Vol 23 No 2 (2025): Jurnal Konstruksi
Publisher : Institut Teknologi Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33364/konstruksi/v.23-2.2605

Abstract

Indonesia is located in the Pacific Ring of Fire, so it has many active faults that increase the risk of earthquakes, including in Tasikmalaya. To reduce damage to buildings caused by earthquakes, earthquake-resistant structural planning is required, one of which is the use of shear walls. This study aims to analyze the effect of varying shear wall placements on base shear forces, inter-story drifts, and P-Delta effects. The analysis was performed numerically using ETABS (Student Version) software with the response spectrum method based on SNI 1726:2019. Three shear wall placement models were used: model 1 according to existing conditions, model 2 in the middle of the building, and model 3 at the corner of the building. The analysis results show that model 2 provides the best response. The base shear force reached 1,422.6 kN, the inter-story drift was 7.49 mm in the X direction and 5.46 mm in the Y direction, remaining below the maximum limit. The P-Delta effect in model 2 was also the lowest and most consistent, with a maximum value of 0.0031 in the X direction and 0.0022 in the Y direction. Therefore, placing shear walls in the center of the building was most effective in improving the structure's performance against seismic loads. These findings can provide practical input for structural designers in determining the placement strategy for shear walls in multi-story buildings in earthquake-prone areas.
Evaluasi Kerusakan Jalan Menggunakan Metode Surface Distress Index) Agung Romdoni; Felly Misdalena
Jurnal Konstruksi Vol 23 No 2 (2025): Jurnal Konstruksi
Publisher : Institut Teknologi Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33364/konstruksi/v.23-2.2609

Abstract

Kerusakan pada iinfrastruktur jalan merupakan salah satu permasalahan utama dalam sistem transportasi darat di IIndonesiaa, yang berdampak pada penurunan efisiensi mobilitas dan peningkatan beban ekonomi. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi tingkat kerusakan perkerasan di Jalan Pangeran Tirtayasa, Kota Bandar Lampung, dengan menerapkan pendekatan Surface Distress Index (SDI). Metode ini menilai kondisi permukaan jalan berdasarkan parameter visual seperti ukuran retakan, jumlah lubang, serta kedalaman alur roda. Pengumpulan data dilakukan melalui survei lapangan pada ruas jalan sepanjang 200 meter yang terbagi menjadi dua segmen, yaitu dari STA 4+265 hingga STA 4+465. Hasil analisis menunjukkan bahwa Segmen I memperoleh skor SDI sebesar 105 yang tergolong dalam kategori rusak ringan, sedangkan Segmen II mencatatkan nilai 35 yang termasuk kategori baik. Berdasarkan hasil tersebut, Segmen I direkomendasikan untuk dilakukan rehabilitasi, sedangkan Segmen II cukup dengan pemeliharaan rutin. Temuan ini menegaskan bahwa metode SDI efektif dalam mendukung pengambilan keputusan teknis yang lebih akurat dalam menyusun strategi pemeliharaan jalan yang terstruktur dan berkelanjutan.
Pengaruh Cuaca Ekstrem terhadap Perilaku Distribusi Transportasi Barang di Sulawesi Selatan dengan Pendekatan SEM-PLS Risma Yanti; Hakzah; Andriyani
Jurnal Konstruksi Vol 23 No 2 (2025): Jurnal Konstruksi
Publisher : Institut Teknologi Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33364/konstruksi/v.23-2.2645

Abstract

Cuaca ekstrem menjadi salah satu tantangan utama dalam sistem distribusi logistik, terutama pada jalur angkutan barang non-perkotaan di wilayah Indonesia timur. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kecepatan, waktu tempuh, keselamatan, dan biaya transportasi terhadap perilaku distribusi angkutan barang dengan mempertimbangkan peran cuaca ekstrem. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan Structural Equation Modeling-Partial Least Squares (SEM-PLS), berdasarkan data kuesioner dari 300 pengemudi truk di UPPKB Datae dan Maccopa, Sulawesi Selatan. Hasil analisis menunjukkan bahwa keselamatan (p = 0,021) dan biaya transportasi (p = 0,001) berpengaruh signifikan terhadap perilaku distribusi. Sebaliknya, kecepatan, waktu tempuh, dan cuaca ekstrem tidak memberikan pengaruh signifikan. Nilai koefisien determinasi (R² = 0,01) mengindikasikan bahwa model hanya mampu menjelaskan 1% variasi perilaku distribusi, sehingga terdapat faktor eksternal lain di luar model yang lebih dominan memengaruhi distribusi logistik. Temuan ini menekankan pentingnya strategi peningkatan keselamatan dan efisiensi biaya sebagai prioritas utama dalam menghadapi ketidakpastian cuaca ekstrem, sekaligus mendorong perlunya pengembangan variabel tambahan untuk memperkuat pemodelan perilaku distribusi.
Analisis Karakteristik dan Perilaku Operator Angkutan Barang Yang Melintas di Kabupaten Sidenreng Rappang wirya dwi winata; Hakzah; Hendro Widarto
Jurnal Konstruksi Vol 23 No 2 (2025): Jurnal Konstruksi
Publisher : Institut Teknologi Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33364/konstruksi/v.23-2.2662

Abstract

Pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Sidenreng Rappang mendorong peningkatan volume angkutan barang yang secara simultan memicu praktik Overdimension dan Overloading (ODOL). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis keterkaitan antara karakteristik teknis kendaraan dan perilaku operator dengan tingkat kepatuhan terhadap kebijakan transportasi. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif melalui survei terhadap 405 operator truk di Jembatan Timbang Data’e. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner, kemudian dianalisis dengan uji validitas, reliabilitas, regresi linier berganda, serta uji asumsi klasik melalui perangkat lunak SPSS versi 25. Hasil penelitian menunjukkan mayoritas operator adalah laki-laki berusia 25–30 tahun dengan tingkat pendidikan sekolah menengah pertama. Kendaraan yang dominan berupa truk dua as berkapasitas 10–15 ton, sebagian besar telah mengalami modifikasi di luar ketentuan standar teknis. Sebanyak 52,49% operator tercatat tidak melakukan penimbangan, 70,12% kendaraan tidak memiliki sertifikat uji laik jalan(KIR), serta 45,43% berada dalam kondisi ODOL. Analisis regresi menunjukkan perilaku negatif operator berpengaruh signifikan terhadap pemahaman kebijakan transportasi dengan koefisien determinasi R² = 0,491. Temuan ini menegaskan bahwa faktor teknis kendaraan dan perilaku operator merupakan determinan utama praktik ODOL. Kontribusi penelitian ini terletak pada penyediaan bukti empiris berbasis data lapangan mengenai determinan kepatuhan operator angkutan barang, serta menawarkan rekomendasi berupa penguatan penegakan hukum dan edukasi teknis guna mendukung keselamatan lalu lintas dan keberlanjutan infrastruktur jalan.
Analisis Proporsi Sumber Daya terhadap Efisiensi Waktu Proyek dengan Regresi Linear Berganda Ganjar Jojon Johari; Agni Agisni Nurlela
Jurnal Konstruksi Vol 23 No 2 (2025): Jurnal Konstruksi
Publisher : Institut Teknologi Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33364/konstruksi/v.23-2.2674

Abstract

Manajemen proyek konstruksi berperan penting dalam menjamin keberhasilan pelaksanaan proyek, khususnya dalam mencapai efisiensi waktu. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh proporsi sumber daya proyek, yaitu tenaga kerja, material, dan alat, terhadap efisiensi waktu pelaksanaan proyek konstruksi dengan studi kasus pada pembangunan Gedung Kantor Kecamatan Batununggal, Bandung. Metode yang digunakan adalah regresi linear berganda dengan tiga jenis data yaitu data aktual, dan pemodelan data dengan penambahan tenaga kerja dan pengurangan tenaga kerja 2 orang perminggu. Hasil uji multikolinearitas menunjukkan bahwa variabel material dikeluarkan dari model karena memiliki nilai multikolinearitas yang sangat tinggi (Tolerance = 0,000; VIF = 00), sehingga analisis hanya difokuskan pada variabel tenaga kerja dan alat. Secara simultan, kedua variabel tersebut berpengaruh signifikan terhadap efisiensi waktu karena Fhitung data aktual = 628,085 > Ftabel 19,00; sig = 0,002; R² = 0,998. Secara parsial, tenaga kerja berpengaruh positif signifikan (B = 7,377; sig = 0,001), sedangkan alat berpengaruh negatif signifikan (B = –1,589; sig = 0,019). Pemodelan penambahan tenaga kerja meningkatkan efisiensi waktu menjadi 7,87, lebih tinggi dibandingkan kondisi aktual yaitu 5,52, sedangkan pemodelan pengurangan menurunkan efisiensi waktu menjadi 3,04. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan proporsi tenaga kerja cenderung memperbaiki efisiensi waktu, sementara variabel alat memiliki pengaruh yang berlawanan arah terhadap percepatan waktu proyek. Oleh karena itu, strategi pengelolaan tenaga kerja yang optimal menjadi kunci utama dalam pencapaian target waktu pelaksanaan proyek konstruksi. Penelitian ini berkontribusi dalam memberikan pemahaman empiris mengenai pengaruh proporsi sumber daya terhadap efisiensi waktu, serta menjadi acuan bagi pengelola proyek dalam merumuskan strategi alokasi tenaga kerja yang lebih efektif.
Evaluasi Penerapan Sistem Manajemen K3 Pada Proyek Konstruksi Gedung Bertingkat Mochamad Anggana; Ganjar Jojon Johari; Refaldi Saptiansyah
Jurnal Konstruksi Vol 23 No 2 (2025): Jurnal Konstruksi
Publisher : Institut Teknologi Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33364/konstruksi/v.23-2.2675

Abstract

Penerapan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) merupakan aspek yang sangat penting dalam upaya menciptakan lingkungan kerja yang aman, tertib, dan produktif di sektor konstruksi yang dikenal memiliki tingkat risiko tinggi. Penelitian ini dilakukan pada proyek pembangunan Gedung KAI Hotel Boutique dengan tujuan untuk mengevaluasi sejauh mana sistem K3 telah diterapkan sesuai standar yang berlaku. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif deskriptif melalui penyebaran kuesioner kepada pekerja dan staf manajemen proyek, serta didukung oleh analisis hasil audit internal. Penilaian difokuskan pada lima elemen utama, yaitu kebijakan K3, perencanaan, penerapan dan operasional, evaluasi, serta tinjauan manajemen. Hasil pengolahan data menunjukkan bahwa tingkat keberhasilan penerapan SMK3 mencapai 86,27%, angka yang termasuk dalam kategori pencapaian tinggi menurut ketentuan regulasi. Temuan ini mengindikasikan bahwa sistem K3 telah diimplementasikan secara efektif, meskipun masih terdapat beberapa aspek yang perlu diperbaiki, seperti pelatihan tanggap darurat yang belum optimal, keterbatasan personel bersertifikat P3K dan APAR, serta dokumentasi risiko kerja yang belum sepenuhnya lengkap. Selain itu, sosialisasi struktur tanggap darurat dan pelaksanaan toolbox meeting masih perlu ditingkatkan agar seluruh pekerja memiliki pemahaman yang sama terkait prosedur keselamatan. Dengan capaian tersebut, kontribusi penelitian ini terhadap industri konstruksi adalah memberikan bukti empiris bahwa penerapan SMK3 yang konsisten dapat meningkatkan keselamatan kerja, menekan potensi kecelakaan, memperkuat kepatuhan terhadap standar keselamatan, serta mendukung produktivitas dan keberlanjutan proyek. Hasil ini juga menegaskan bahwa penguatan pada aspek pelatihan, dokumentasi, dan komunikasi internal akan menjadi kunci dalam menciptakan budaya K3 yang berkelanjutan di industri konstruksi.
Optimasi Campuran Beton dengan Subtitusi Limbah Abu Sekam Padi dan Pecahan Genteng terhadap Kuat Tekan Beton Rendi Tofik Hidayat; Yudi Setio Prabowo; Muhammad Oka Mahendra
Jurnal Konstruksi Vol 23 No 2 (2025): Jurnal Konstruksi
Publisher : Institut Teknologi Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33364/konstruksi/v.23-2.2685

Abstract

Perkembangan teknologi konstruksi menuntut ketersediaan beton berkualitas tinggi, namun tingginya kebutuhan beton berdampak pada berkurangnya sumber daya alam akibat penambangan agregat secara masif. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi pengaruh substitusi pecahan genteng dan abu sekam padi terhadap kuat tekan beton guna memperoleh campuran optimal sekaligus memanfaatkan limbah sebagai material alternatif. Tiga variasi campuran digunakan, yaitu V0 (beton normal), V1 (pecahan genteng 5% dan abu sekam padi 2%), dan V2 (pecahan genteng 7,5% dan abu sekam padi 4%). Pengujian kuat tekan dilakukan pada umur 3 hari dan 7 hari menggunakan total 18 sampel (masing-masing 3 benda uji per variasi per umur pengujian). Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai slump tertinggi terdapat pada beton V0 sebesar 11,2 cm, sementara V1 dan V2 menurun menjadi 10,5 cm dan 10,0 cm. Beton normal memiliki kuat tekan tertinggi (7,54 MPa pada 3 hari dan 15,6 MPa pada 7 hari), diikuti oleh V2 (5,03 MPa dan 9,6 MPa) serta V1 (4,9 MPa dan 9,23 MPa). Meskipun belum mencapai standar mutu K-250, V2 menunjukkan peningkatan kekuatan dibanding V1, menandakan bahwa penambahan bahan daur ulang secara terkontrol dapat memperbaiki performa beton. Penelitian ini memiliki implikasi praktis berupa reduksi limbah, efisiensi penggunaan material, dan potensi penghematan biaya beton.
Analisis Jarak Dilatasi SMPN 23 Kota Bogor terhadap Beban Gempa menggunakan Metode Statik Ekivalen Sulwan Permana; Pamella M. Sri Rezeki; Muhamad Alwan Fauzan
Jurnal Konstruksi Vol 23 No 2 (2025): Jurnal Konstruksi
Publisher : Institut Teknologi Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33364/konstruksi/v.23-2.2707

Abstract

Dilatasi merupakan celah yang memisahkan bagian bangunan dengan sistem struktur berbeda, umumnya digunakan pada bangunan dengan bentuk denah seperti T, L, atau U. Gedung SMPN 23 Kota Bogor memiliki bentuk bangunan asimetris dengan denah berbentuk L. Struktur bangunan terdiri dari susunan elemen konstruksi yang dirancang untuk menahan beban vertikal, seperti beban mati dan beban hidup, serta beban horizontal, seperti beban angin dan gempa. Kota Bogor sendiri dalam lima tahun terakhir telah mengalami 64 kejadian gempa, dengan gempa terbesar pada tahun 2023 berkekuatan magnitudo 5,4. Dalam penelitian ini, pemodelan struktur dilakukan dengan tiga variasi jarak dilatasi. Variasi pertama menggunakan jarak sesuai kondisi eksisting bangunan, variasi kedua menerapkan jarak yang lebih besar, dan variasi ketiga menggunakan jarak yang lebih kecil. Bangunan eksisting memiliki jarak dilatasi antar bangunan sebesar 50 mm. Pemodelan dilakukan menggunakan perangkat lunak SAP2000, dengan evaluasi struktur terhadap beban gempa melalui analisis simpangan antar lantai, torsi bawaan, dan P-Delta. Penentuan beban mengacu pada fungsi ruang masing-masing area. Analisis gempa dilakukan menggunakan metode statik ekivalen untuk menentukan variasi jarak dilatasi yang paling aman. Hasil analisis menunjukkan jarak minimum dilatasi yang dibutuhkan adalah 160 mm pada lantai 3, 100 mm pada lantai 2, dan 40 mm pada lantai 1. Berdasarkan temuan ini, jarak eksisting sebesar 50 mm hanya memenuhi ketentuan pada lantai 1.
Validasi Data Curah Hujan Maksimum Bulanan GPM Muhammad Chairi Munanjar; Jian Ariska; Intan Safitri
Jurnal Konstruksi Vol 23 No 2 (2025): Jurnal Konstruksi
Publisher : Institut Teknologi Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33364/konstruksi/v.23-2.2708

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memvalidasi data curah hujan maksimum bulanan dari satelit Global Precipitation Measurement (GPM) terhadap data observasi dari tiga pos hujan di Kabupaten Tanah Laut periode 2020–2024. Data curah hujan observasi diperoleh dari Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), sedangkan data GPM diperoleh dari NASA GES DISC sesuai dengan lokasi studi. Analisa yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan menghitung rata-rata aljabar data observasi, kemudian dibandingkan dengan data GPM melalui uji validasi statistik. Parameter evaluasi yang digunakan meliputi koefisien korelasi (R), Root Mean Squared Error (RMSE), Relative Bias (RB) dan Nash-Sutcliffe Efficiency (NSE). Hasil penelitian menunjukan nilai R sebesar 0,86 yang mengindikasikan hubungan kuat antara data, RMSE sebesar 92,29 mm yang menunjukkan tingkat kesalahan rendah, RB sebesar –6,44 persen yang mengindikasikan kecenderungan data GPM sedikit underestimate nilai observasi, serta NSE sebesar 0,70 yang menandakan kemampuan model yang baik. Temuan ini menunjukkan bahwa data GPM layak digunakan sebagai sumber data alternatif untuk kajian hidrologi dan dapat dimanfaatkan secara langsung untuk mendukung perencanaan teknis infrastruktur bangunan air, khususnya perencanaan saluran drainase yang membutuhkan estimasi curah hujan akurat.