cover
Contact Name
Eko Walujodjati
Contact Email
eko.walujodjati@itg.ac.id
Phone
+6282124588750
Journal Mail Official
konstruksi@itg.ac.id
Editorial Address
Jl. Mayor Syamsu No.1, Jayaraga, Kec. Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Jawa Barat 44151
Location
Kab. garut,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Konstruksi
ISSN : 14123614     EISSN : 23027320     DOI : https://doi.org/10.33364/konstruksi
Core Subject : Engineering,
Jurnal Kosntruksi yang dapat menampung dan mempublikasikan hasil karya penelitian, karya tulis dan pengabdian masyarakat baik mahasiswa dan dosen-dosen intern maupun dari pihak luar. Jurnal Konstruksi memberikan informasi yang diperoleh dari laboratorium dan workshop penelitian maupun dari lapangan/ studi kasus di dunia nyata dengan cakupan (Scope of Journals) bidang meliputi struktur transportasi/ infrastruktur, air, geoteknik, manajemen konstruksi, dan lingkungan. Melalui jurnal konstruksi diharapkan dapat menampung semua inspirasi bidang teknik sipil sehingga didapatkan pemecahan masalah yang dihadapi dan mampu melahirkan inovasi baru dibidangnya.
Articles 301 Documents
Evaluasi Dampak Perbaikan Jalan terhadap Risiko Kecelakaan Berdasarkan Indikator AR, EAN, FR dan Simulasi VISSIM Euis Warisah Maripah; Ida Farida
Jurnal Konstruksi Vol 23 No 2 (2025): Jurnal Konstruksi
Publisher : Institut Teknologi Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33364/konstruksi/v.23-2.2739

Abstract

Perbaikan jalan merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan kualitas infrastruktur dan keselamatan lalu lintas. Namun demikian, peningkatan kualitas jalan tidak selalu menjamin penurunan angka kecelakaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbandingan dan karakteristik kecelakaan lalu lintas sebelum dan sesudah perbaikan Jalan Kadungora KM BDG 46+235 hingga KM BDG 47+635, mengidentifikasi potensi kecelakaan berdasarkan simulasi lalu lintas, serta merumuskan rekomendasi peningkatan keselamatan lalu lintas. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan menganalisis data kecelakaan tahun 2020–2024 yang diperoleh dari Satlantas Polres Garut dengan pendekatan Accident Rate (AR), Equivalent Accident Number (EAN), dan Fatality Rate (FR). Selain itu, dilakukan simulasi mikroskopik menggunakan perangkat lunak PTV VISSIM Student Version untuk mengidentifikasi potensi kecelakaan lalu lintas pasca perbaikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa setelah perbaikan, nilai AR menurun dari 1,49 menjadi 1,25, namun tetap menunjukkan frekuensi kecelakaan yang tinggi. Nilai EAN dan FR pada tahun 2024 masing-masing tercatat sebesar 310 dan 86,4%. Hasil simulasi permodelan menggunakan PTV VISSIM Student Version menunjukkan bahwa titik rawan kecelakaan lebih dominan berada di Segmen 2, dengan kecepatan kendaraan yang melebihi batas, khususnya sepeda motor dan mobil penumpang yang berpotensi menyebabkan terjadinya kecelakaan. Kesimpulannya, peningkatan kualitas jalan tanpa disertai pengendalian kecepatan dan peningkatan fasilitas keselamatan belum cukup efektif menurunkan risiko kecelakaan. Oleh karena itu, diperlukan langkah teknis seperti pemasangan pita penggaduh (rumble strip) dan pemeliharaan elemen keselamatan jalan untuk menurunkan kecepatan dan meningkatkan keselamatan lalu lintas. Temuan ini menjadi dasar bagi perencanaan keselamatan jalan yang lebih adaptif terhadap perilaku pengemudi pasca perbaikan infrastruktur.
Evaluasi Kinerja Struktur Gedung Bertingkat di Parepare Menggunakan Metode Analisis Time History Yusril Arisandi; Mustakim; Abd. Muis B
Jurnal Konstruksi Vol 23 No 2 (2025): Jurnal Konstruksi
Publisher : Institut Teknologi Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33364/konstruksi/v.23-2.2745

Abstract

Pulau Sulawesi termasuk kategori seismik aktif di Indonesia sehingga memerlukan struktur gedung yang tidak mengalami keruntuhan bangunan saat terjadi gempa bumi. Salah satu kerusakan bangunan disebabkan ketidakmampuan menahan disipasi elemen struktur akibat gempa yang terjadi. Evaluasi kinerja struktur merupakan upaya mitigasi dampak gempa yang efektif. Penelitian ini mengevaluasi gedung Laboratorium Institut Teknologi B.J. Habibie Parepare dengan menggunakan analisis linear dinamik time history dengan ETABS. Hasil analisis menunjukkan perpindahan lateral berlebih pada arah X bangunan akibat gempa Eketahuna, Duzce dan Miyagioki, sedangkan arah Y bangunan terjadi pada gempa Duzce, perpindahan tersebut melebihi batas sesuai standard nasional yaitu 82,80 mm. Rasio simpangan maksimum dari gempa Duzce dengan magnitudo 7,14 menghasilkan rasio simpangan antar lantai 0,035 mm ini masih dalam kondisi aman karena di bawah batas 13,50 mm mengacu pada ketentuan desain seismik. Kinerja struktur dari keenam beban gempa rekaman gerak tanah yang diberikan mengacu pada ATC-40 berada di level Immediate Occupancy (IO), menunjukkan struktur tetap stabil dan dapat segera difungsikan kembali pascagempa terjadi.
Pengaruh Safety Morning terhadap Kesadaran K3 melalui Regresi Linier dan Wawancara Ferdinand Al Khautsar; Ida Farida
Jurnal Konstruksi Vol 23 No 2 (2025): Jurnal Konstruksi
Publisher : Institut Teknologi Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33364/konstruksi/v.23-2.2764

Abstract

Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) merupakan isu strategis di sektor konstruksi yang memiliki tingkat kecelakaan kerja tinggi. Data BPJS Ketenagakerjaan tahun 2023 mencatat lebih dari 370.000 kasus kecelakaan, dengan konstruksi sebagai penyumbang terbesar. Salah satu upaya preventif yang diterapkan adalah Safety Morning, yaitu briefing singkat mengenai agenda kerja, potensi bahaya, dan prosedur keselamatan sebelum pekerjaan dimulai. Penelitian ini bertujuan menganalisis efektivitas dan faktor penentu Safety Morning terhadap peningkatan kesadaran K3 pada proyek pembangunan Rumah Susun Pemkot Surakarta. Metode penelitian menggunakan pendekatan mixed method, melalui kuesioner skala Likert kepada 33 responden yang dianalisis dengan regresi linier sederhana, serta wawancara semi-terstruktur untuk memperkuat temuan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Safety Morning berpengaruh signifikan terhadap peningkatan kesadaran K3 (p = 0,001 < 0,05; B = 0,832).  Faktor dominan yang mendukung efektivitasnya adalah frekuensi pelaksanaan, kualitas materi, dan keterlibatan pekerja. Temuan ini menegaskan bahwa Safety Morning merupakan strategi komunikasi keselamatan yang efektif untuk memperkuat budaya sadar K3 di proyek konstruksi, Temuan ini dapat menjadi pedoman bagi manajemen proyek dalam merancang strategi komunikasi keselamatan yang partisipatif dan membangun lingkungan kerja konstruksi yang aman.
Analisis Kebutuhan Infrastruktur Untuk Mitigasi Bencana di Pantai Selatan Kabupaten Garut Adi Susetyaningsih; Dias Reza Efrianto
Jurnal Konstruksi Vol 23 No 2 (2025): Jurnal Konstruksi
Publisher : Institut Teknologi Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33364/konstruksi/v.23-2.2765

Abstract

Wilayah pesisir selatan Kabupaten Garut, khususnya Pantai Rancabuaya dan Pantai Citanggeuleuk, kedua pantai memiliki potensi terhadap bencana tsunami, abrasi pantai, dan banjir rob. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi potensi bencana, memetakan sebaran zona rawan, serta menganalisis kebutuhan infrastruktur mitigasi berdasarkan kondisi eksisting dan standar teknis. Metode penelitian menggunakan pendekatan deskriptif dengan analisis spasial berbasis Sistem Informasi Geografis (SIG) melalui perangkat lunak QGIS. Data primer diperoleh melalui observasi lapangan dan wawancara, sedangkan data sekunder berasal dari peta topografi, Digital Elevation Model (DEM), penggunaan lahan, dan peta risiko bencana. Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar permukiman dan fasilitas publik berada pada zona kerentanan sangat tinggi (0–500 meter dari garis pantai dan elevasi 0–25 mdpl). Infrastruktur mitigasi yang tersedia belum memadai, dengan kebutuhan tambahan meliputi total 39 unit rambu evakuasi terdiri dari 22 unit rambu jalur evakuasi dan 17 unit rambu tambahan, pengadaan 3 unit sirene untuk Pantai Rancabuaya dan 2 unit sirene untuk Pantai Citanggeuleuk, serta pembangunan struktur pelindung pantai sepanjang 1.294 m (Pantai Rancabuaya) dan 170 m (Pantai Citanggeuleuk). Rekomendasi ini diharapkan menjadi acuan perencanaan mitigasi bencana pesisir yang efektif dan tepat sasaran di Kabupaten Garut. hasil penelitian ini memberikan kontribusi bagi pemerintah daerah dalam penyusunan kebijakan pembangunan pesisir yang berorientasi pada pengurangan risiko bencana dan peningkatan ketahanan masyarakat.
Evaluasi Alternatif RAB Rumah Tinggal Menggunakan Decision Analysis Berbasis Probabilitas Harga Material Rulis Rodiyasanti; Sony Susanto
Jurnal Konstruksi Vol 23 No 2 (2025): Jurnal Konstruksi
Publisher : Institut Teknologi Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33364/konstruksi/v.23-2.2777

Abstract

Perencanaan anggaran biaya memegang peranan penting dalam keberhasilan proyek konstruksi, terutama dalam menghadapi fluktuasi harga material yang tidak menentu. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan membandingkan tiga alternatif Rencana Anggaran Biaya (RAB) pembangunan rumah tinggal tahun 2024 dengan menggunakan pendekatan Decision Analysis untuk menentukan alternatif paling efisien secara biaya. Metode yang digunakan meliputi Expected Monetary Value (EMV), Expected Value of Perfect Information (EVPI), Regret (Opportunity Loss), dan Hurwicz Criterion. Masing-masing alternatif dianalisis berdasarkan dua skenario harga, yaitu kondisi stabil dan kenaikan 1,64%, dengan probabilitas masing-masing sebesar 0,4 dan 0,6. Proses perhitungan dilakukan menggunakan perangkat lunak POM-QM for Windows. Hasil analisis menunjukkan bahwa RAB 3 secara konsisten unggul dalam keempat metode, dengan nilai biaya terendah baik dari sisi ekspektasi, potensi kerugian, maupun kompromi optimisme-pesimisme. Nilai EVPI yang sama dengan EMV juga mengindikasikan bahwa keputusan yang diambil sudah optimal tanpa memerlukan informasi tambahan. Temuan ini menunjukkan bahwa penggunaan metode decision analysis mampu memberikan dasar pengambilan keputusan anggaran yang objektif, sistematis, dan adaptif terhadap ketidakpastian pasar. Dengan demikian, penelitian ini semakin memperkuat penerapan decision analysis dalam manajemen biaya konstruksi berbasis probabilitas di Indonesia.
Identifikasi Black Spot Kecelakaan Menggunakan Metode Z-Score dan Cusum Berbasis QGIS Bella Putriyani Rachman; Ida Farida
Jurnal Konstruksi Vol 23 No 2 (2025): Jurnal Konstruksi
Publisher : Institut Teknologi Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33364/konstruksi/v.23-2.2781

Abstract

Pada periode tahun 2022–2024 terjadi 73 kecelakaan di Jalan Raya Bayongbong–Garut dan Jalan Raya Simpang–Samarang yang berfungsi sebagai jalur penghubung antar kecamatan di Kabupaten Garut. Penelitian ini menggunakan metode Z-Score, Cusum, dan Sistem Informasi Geografis (SIG) dengan QGIS untuk identifikasi dan pemetaan segmen rawan kecelakaan. Hasilnya, segmen rawan di Jalan Raya Bayongbong–Garut terdapat pada segmen 2, 5, 6, 7, 10, dan 12, sedangkan di Jalan Raya Simpang–Samarang pada segmen 3 dan 5. Faktor penyebab utama meliputi kondisi marka, rambu, geometrik, dan permukaan jalan. Pemetaan digital ditampilkan dengan simbol merah untuk segmen rawan dan hijau untuk tidak rawan. Metode Cusum terbukti lebih akurat dalam memantau tren kecelakaan tahunan. Penelitian ini menghasilkan peta digital lokasi black spot yang dapat menjadi dasar evaluasi kebijakan keselamatan lalu lintas di Kabupaten Garut.
Analisis Sedimentasi di Bendung Menggunakan Perangkat Lunak HEC-RAS Sulwan Permana; Neng Nenti Fajriyanti
Jurnal Konstruksi Vol 23 No 2 (2025): Jurnal Konstruksi
Publisher : Institut Teknologi Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33364/konstruksi/v.23-2.2782

Abstract

Bendung Copong di Kabupaten Garut merupakan bangunan air yang berfungsi sebagai penyedia air irigasi, namun permasalahan sedimentasi sering muncul sehingga menurunkan kapasitas tampung dan mengganggu fungsi bendung. Oleh karena itu, diperlukan kajian kuantitatif mengenai angkutan sedimen untuk mendukung pengelolaan yang lebih efektif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sedimentasi di Bendung Copong dengan perangkat lunak HEC-RAS 6.6. Tahapan penelitian meliputi analisis hidrologi menggunakan distribusi probabilitas untuk memperoleh debit rancangan, analisis hidraulika, serta simulasi transportasi sedimen. Hasil analisis hidrologi menunjukkan debit puncak kala ulang 2 tahun sebesar 453,37 m³/det, 5 tahun 560,08 m³/det, 10 tahun 625,66 m³/det, 25 tahun 704,21 m³/det, 50 tahun 759,43 m³/det, dan 100 tahun 814,87 m³/det. Simulasi HEC-RAS menghasilkan nilai Mass In Cum yang meningkat seiring dengan besarnya debit, yakni dari 11.351,94-ton (Q2) hingga 18.743,90 ton (Q100). Adapun Mass Bed Change Cum menunjukkan adanya variasi deposisi dan erosi. Pada Q2 terjadi deposisi sebesar 51,64 ton, sedangkan pada Q5 hingga Q100 dominan erosi dengan nilai terbesar pada Q100 mencapai -3.291,73 ton. Hal ini menegaskan bahwa debit besar mempercepat proses erosi dasar sungai dan memperbesar volume sedimen terangkut. Sehingga perangkat lunak HEC-RAS 6.6 dapat digunakan secara efektif untuk menganalisis sedimentasi di Bendung Copong. Hasil penelitian ini memberikan gambaran kuantitatif mengenai hubungan debit dan sedimentasi, serta dapat menjadi acuan dalam perencanaan pengelolaan sedimentasi guna mempertahankan fungsi bendung tetap optimal.
Pemodelan Dampak Banjir Dengan HEC-HMS dan HEC-RAS di DAS Cimanuk Sulwan Permana; Rizal Nurhakim
Jurnal Konstruksi Vol 23 No 2 (2025): Jurnal Konstruksi
Publisher : Institut Teknologi Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33364/konstruksi/v.23-2.2795

Abstract

Banjir merupakan bencana yang sering terjadi di Kabupaten Garut, khususnya di Daerah Aliran Sungai (DAS) Cimanuk Hulu, yang menimbulkan kerugian pada sektor permukiman, pertanian, dan infrastruktur. Tujuan penelitian ini adalah mengkaji debit banjir rencana serta sebaran genangan dengan menggunakan pemodelan hidrologi dan hidrodinamika. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan memanfaatkan data sekunder berupa curah hujan harian, peta penggunaan lahan, jenis tanah, dan data topografi DEM. Curah hujan wilayah dihitung dengan metode Poligon Thiessen pada tujuh stasiun hujan, di mana bobot tiap stasiun ditentukan berdasarkan luas pengaruhnya. Hasil ini digunakan untuk memperoleh curah hujan representatif sebagai input model HEC-HMS dalam perhitungan debit banjir periode ulang 2, 5, 10, 25, 50, dan 100 tahun. Debit hasil perhitungan selanjutnya dimasukkan ke dalam HEC-RAS 2D untuk memetakan luas genangan banjir secara spasial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa luas genangan meningkat seiring bertambahnya periode ulang, yaitu  1.817,53 ha (2 tahun), 2.491,46 ha (5 tahun), 2.967,92 ha (10 tahun), 3.381,14 ha (20 tahun), 3.842,21 ha (25 tahun), 4.225,16 ha (50 tahun), hingga 4.788,48 ha pada periode ulang 100 tahun. Analisis overlay dengan peta penggunaan lahan menunjukkan bahwa area yang paling luas terdampak adalah pertanian lahan kering, diikuti pertanian bercampur semak, sawah, hutan, dan permukiman. Hasil penelitian ini diharapkan dapat digunakan sebagai acuan dalam strategi pengendalian banjir melalui perencanaan pembangunan tanggul, normalisasi sungai, serta peningkatan kapasitas penampungan air untuk mengurangi risiko kerusakan di wilayah DAS Cimanuk Hulu.
Pengaruh Substitusi Filler Kapur Tohor Terhadap Karakteristik Marshall Campuran Aspal Concrete Binder-Course (AC-BC) Subhan Mulyana; Sulwan Permana; Taupik Saepul Rohman
Jurnal Konstruksi Vol 23 No 2 (2025): Jurnal Konstruksi
Publisher : Institut Teknologi Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33364/konstruksi/v.23-2.2847

Abstract

The physical condition of roads can be improved by optimizing the performance of the asphalt mixture used. This study aims to analyze the effect of using quicklime as a filler material in AC-BC asphalt mixes. The research method used laboratory tests with variations in asphalt content of 4.5%, 5%, 5.5%, 6%, and 6.5% and variations in quicklime filler modification of 1%, 2%, 3%, 4%, and 5%. The tests included optimum asphalt content (OAC), stability, Marshall, fatigue (flow), and durability. The results showed that the optimum OAC was 6.25%, the highest stability was 1425 kg at a lime variation of 2%, the highest flow was 3.93 mm at a variation of 5%, and the best durability was 72.36% at a variation of 4%. These results meet the specifications of Bina Marga 2018 Revision 2, indicating that pure lime has the potential to be used as an alternative filler in asphalt mixtures.
Strategi Pemeliharaan Jalan dan Estimasi Perbaikan Berbasis Skor PCI Subhan Mulyana; Sulwan Permana; Tendi Rismansyah
Jurnal Konstruksi Vol 23 No 2 (2025): Jurnal Konstruksi
Publisher : Institut Teknologi Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33364/konstruksi/v.23-2.2852

Abstract

The road is a vital infrastructure that plays an essential role in supporting community mobility and economic growth. Damage to roads caused by traffic loads, weather factors, or suboptimal construction quality can reduce pavement performance. The Ciawitali–Banjarwangi Road section in Garut Regency serves as one of the main access routes connecting three districts—Banjarwangi, Singajaya, and Pendeuy. This road has experienced significant deterioration, including alligator cracking, longitudinal cracking, potholes, raveling, and depressions. Such conditions require appropriate maintenance strategies and repair budgeting. This study employs the Pavement Condition Index (PCI) method based on ASTM D6433-18 standards to evaluate the level of road damage. A quantitative descriptive approach was used through a visual field survey covering a 3.72 km section divided into 48 segments. The damage data were analyzed to determine the PCI value of each segment, from which maintenance strategies were formulated according to the damage category, and repair cost estimates were calculated based on the Garut Regent Regulation No. 54 of 2024. The results show that PCI values vary across segments, with an average PCI of 40.29, indicating a Poor condition. However, the recommended maintenance strategies were determined based on the PCI category of each segment, resulting in different repair recommendations according to the type and severity of damage found. In general, an overlay is also recommended for all surveyed segments to restore the pavement to its original condition. The estimated total cost required for rehabilitating the Ciawitali–Banjarwangi Road section is IDR 3,960,228,074.67. These findings are expected to serve as an alternative reference for the local government in planning road maintenance and estimating budgets based on the actual damage data obtained.