cover
Contact Name
I Nyoman Laba Jayanta
Contact Email
info.ejournal@undiksha.ac.id
Phone
+62817350209
Journal Mail Official
info.ejournal@undiksha.ac.id
Editorial Address
Jl Udayana Kampus Tengah Singaraja Bali 81116
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Mimbar Pendidikan Indonesia
ISSN : -     EISSN : 27458601     DOI : https://doi.org/10.23887/mpi
Core Subject : Social,
Mimbar Pendidikan Indonesia (MPI) dalah salah satu jurnal yang menjadi wadah untuk mempublikasikan artikel yang berkaitan dengan hasil peneitian yang berkaitan dengan ilmu pendidikan. jurnal ini akan terbit sebanyak 3 kali dalam waktu setahun. Januari, Mei, dan September
Articles 254 Documents
Model Pembelajaran Synectics berbantuan Mind Map Muatan Bahasa Indonesia Siswa Kelas V Sekolah Dasar Adi Sanjaya, Komang Angga
Mimbar Pendidikan Indonesia Vol. 3 No. 3 (2022): September
Publisher : Undiksha Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/mpi.v3i3.64594

Abstract

Pada saat ini minat belajar siswa di sekolah dasar sangat kurang karena pembelajaran yang dilakukan masih cenderung monoton. Maka dari itu diperlukannya model pembelajaran agar dapat meningkatkan minat belajar dan kompetensi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh yang signifikan dari model pembelajaran synectics berbantuan mind map terhadap kompetensi Bahasa Indonesiasiswa kelas V SD. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dengan desain kuasi eksperimen dalam bentuk non-equivalent control grup desain. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V yang berjumlah 171 siswa. Sempel di tentukan dengan teknik rondom sampling dan diperoleh sampel yaitu siswa kelas V SD N 1 Banjarangkan sebagai klompok kontrol dengan jumlah siswa 29 orang dan siswa kelas V SD N 3 Banjarangkan sebagai kelompok eksperimen dengan jumlah siswa 33 orang. Instrument yang digunakan dalam mengumpulkan data adalah tes objektif dalam bentuk pilihan ganda. Teknik yang digunanakan dalam menganalisis data yaitu analisis statistik deskripstif dan statistik inferensial (uji-t). Rata-rata nilai post-tes kelas eksperimen 79,81 yang berada dalam kategori baik, sedangkan rata-rata post-tes kelompok kontrol 63,3 yang berada pada kategori cukup. Hasil analisis uji-t diperoleh thitung = 7,31 dan ttabel pada taraf signifikasi 5% denagn dk = 60 adalah 2,00. Hal ini menunjukkan bahwa thitung lebih besar darBahasa Indonesiada ttabel yakni 7,31 > 2,00 sehingga H0 ditolak dan H1 diterima. Implikasi penelitian ini menekankan pentingnya implementasi model pembelajaran yang inovatif dan beragam untuk meningkatkan minat belajar siswa serta meningkatkan kemampuan bahasa Indonesia mereka. 
Model Pembelajaran Student Team Achievement Division Berbantuan Media Flashcard terhadap Keterampilan Berbicara Siswa Ardhiaswari, I Gusti Agung Mutia Adinda; I Komang Ngurah Wiyasa; Maria Goreti Rini Kritiantari
Mimbar Pendidikan Indonesia Vol. 4 No. 1 (2023): January
Publisher : Undiksha Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/mpi.v4i1.64598

Abstract

Rendahnya keterampilan berbicara siswa dikarenakan karena kurangnya penggunaan model pembelajaran yang sesuai dan bervariasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh model pembelajaran student team achievement division berbantuan media flashcard terhadap keterampilan berbicara siswa. Penelitian ini menggunakan desain eksperimen semu dengan rancangan desain penelitian nonequivalent control group desain. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 157 orang siswa dari 3 sekolah negeri yang berbeda. Seluruh populasi disetarakan dengan Uji Anava, setelah populasi dinyatakan setara, untuk pengambilan sampel ditentukan dengan teknik cluster random sampling. Data hasil penelitian dianalisis dengan teknik analisis statistik deskriptif dan teknik analisis statistik inferensial menggunakan Uji-t. Hasil analisis hpotesis diperoleh bahwa thitung  7,16≥ttabel 1,998 dengan dk penyebut = 62 dan dk pembilang = 1 pada  α = 5%, maka dari itu H0 ditolak. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran student team achievement division berbantuan media flashcard berpengaruh terhadap Keterampilan Berbicara Siswa Kelas III SD Negeri Gugus Ki Hajar Dewantara Tahun Ajaran 2022/2023. Implikasi dari penelitian ini adalah pentingnya menerapkan model pembelajaran STAD dengan media flashcard dalam meningkatkan keterampilan berbicara siswa dan dapat diadopsi dalam konteks pembelajaran yang lebih luas.
Melalui Model Pembelajaran SAVI Berbantuan Media Mind Mapping Meningkatkan Kompetensi Pengetahuan IPA Siswa Dewi, Ketut Mirah Widiastuti
Mimbar Pendidikan Indonesia Vol. 4 No. 1 (2023): January
Publisher : Undiksha Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/mpi.v4i1.64601

Abstract

Kurang adanya motivasi belajar siswa yang menyebabkan siswa kurang aktif hingga kurangnya pembaharuan model pembelajaran menjadi suatu permasalahan yang cenderung berdampak buruk pada kompetensi pengetahuan siswa. Adanya permasalahan tersebut mendorong penelitian ini untuk menganalisis kompetensi pengetahuan IPA dalam model pembelajaran Somatic, Auditory, Visualization, Intellectualy berbantuan media Mind Mapping terhadap penguasaan kompetensi pengetahuan IPA siswa kelas V SD Gugus Srikandi. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu dengan rancangan nonequvalent control group design. Populasi penelitian ini merupakan seluruh siswa kelas V SD Negeri di Gugus Srikandi sebanyak 376 siswa. Sampel penelitian ini ditentukan dengan teknik Cluster Random Sampling. Data penguasaan kompetensi pengetahuan IPA dikumpulkan dengan metode tes dalam bentuk pilihan ganda biasa. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan uji Anakova (Analisis Kovarian). Berdasarkan hasil analisis data diperoleh sehingga H0 ditolak dan H1 diterima. Nilai rata-rata penguasaan kompetensi pengetahuan IPA kelompok eksperimen adalah 87,69 lebih dari nilai rata-rata kelompok kontrol, yaitu 69,23. Jadi, dapat disimpulkan model pembelajaran Somatic, Auditory, Visualization, Intellectualy berbantuan media Mind Mapping berpengaruh terhadap penguasaan kompetensi IPA siswa kelas V SD Negeri Gugus Srikandi. Implikasi dari penelitian ini adalah meningkatkan kompetensi pengetahuan IPA khususnya pada siswa kelas V serta memberikan motivasi dan pedoman bagi guru untuk mengkreasikan model pembelajaran Somatic, Auditory, Visualization, Intellectualy (SAVI) berbantuan media Mind Mapping dengan kreatif agar penggunaan model pembelajaran tepat sasaran untuk mencapai tujuan pembelajaran yang diharapkan.
Persepsi Guru terhadap Implementasi Kurikulum Merdeka di Sekolah Dasar Rahayu Ningsih, Putu Devi; Ni Nyoman Ganing; Ni Wayan Suniasih
Mimbar Pendidikan Indonesia Vol. 4 No. 1 (2023): January
Publisher : Undiksha Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/mpi.v4i1.64677

Abstract

Kurikulum Merdeka masih tergolong baru di kalangan pendidikan sehingga banyak memunculkan persepsi yang berbeda beda terkhususnya bagi para guru yang mengajar peserta didik. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk menganalisis persepsi guru terhadap implementasi kurikulum merdeka. Selain itu untuk mengetahui persepsi guru dalam menghadapi hambatan-hambatan terhadap implementasi kurikulum merdeka di sekolah Dasar. Jenis penelitian ini menggunakan penelitian deskriptif dengan pendekatan mix methods. Sampel dalam penelitian ini adalah seluruh guru kelas I dan guru kelas IV di SD sebanyak 26 responden. Sampel penelitian ini ditentukan dengan menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data menggunakan metode non tes berupa kuesioner dengan menggunakan skala empat. Data yang diperoleh kemudian di uji dengan menggunakan statistik deskriptif. Berdasarkan hasil data diperoleh persentase rerata dimensi pendampingan guru yaitu 84% dengan kriteria positif. Sedangkan pada dimensi hambatan diperoleh persentase rerata 62% dengan kriteria kurang positif. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa guru dapat mendampingi peserta didik dalam pelaksanaan pembelajaran dengan kurikulum merdeka serta pada dimensi hambatan guru mampu dalam menghadapi hambatan-hambatan dalam pelaksanaan pembelajaran dengan kurikulum merdeka. Implikasi dari penelitian ini adalah pentingnya pengembangan program pelatihan dan dukungan khusus bagi guru untuk meningkatkan efektivitas implementasi kurikulum merdeka, sambil mengatasi hambatan-hambatan yang mungkin muncul dalam konteks sekolah dasar.
Perangkat Pembelajaran berbasis Problem Based Learning pada Pembelajaran IPS Kelas V SD Dewi, Ni Kadek Dita Aprilia
Mimbar Pendidikan Indonesia Vol. 4 No. 1 (2023): January
Publisher : Undiksha Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/mpi.v4i1.64706

Abstract

Adanya pembelajaran IPS adalah untuk mengembangkan konsep pemikiran yang berdasarkan realita kondisi sosial yang ada di lingkungan siswa. Namun pada kenyataannya, perwujudan nilai-nilai sosial yang dikembangkan di sekolah khususnya sekolah dasar belum nampak dalam kehidupan sehari-hari di masyarakat. Hal ini sebab kompetensi guru dalam merencanakan dan mengelola pembelajaran masih kurang efektif. Penelitian pengembangan ini bertujuan untuk mengembangkan perangkat pembelajaran yang berupa RPP dan LKPD berbasis Problem Based Learnig pada Muatan IPS kelas V yang valid, praktis dan efektivitasnya. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan dengan menggunakan  model ADDIE. Subjek validitas perangkat pembelajaran diukur menggunakan instrumen rating scale yang diisi oleh empat orang dosen, dua dosen sebagai ahli desain pembelajaran dan dua orang dosen sebagai ahli  materi pembelajaran, penilaian kepraktisan diisi oleh guru dan siswa. Perangkat Pembelajaran berbasis Problem Based Learnig memperoleh skor validitas dari ahli materi pembelajaran produk RPP sebesar 94,22% produk LKPD sebesar 94,73%, dan skor dari ahli desain pembelajaran produk RPP sebesar 94,225% produk LKPD sebesar 94%, skor kepraktisan dari praktisi/guru sebesar 92,21%, skor uji perorangan sebesar 97,21%, skor uji kelompok kecil sebesar 97,21%  sehingga dinyatakan valid dan praktis dengan kualifikasi sangat baik. Hasil uji efektivitas dengan teknik uji-t berkorelasi diperoleh signifikansi (Sig. 2-tailed) 0,000 lebih kecil daripada 0,05. Sehingga Perangkat Pembelajaran berbasis Problem Based Learnig pada Muatan IPS kelas V efektif diterapkan dalam proses pembelajaran di sekolah dasar.
Video Animasi Berbasis Storytelling Untuk Meningkatkan Literasi Sains Siswa Kelas V Sekolah Dasar Ni Putu Riska Damayanti; Citra Wibawa, I Made
Mimbar Pendidikan Indonesia Vol. 4 No. 1 (2023): January
Publisher : Undiksha Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/mpi.v4i1.64711

Abstract

Kurangnya rasa ingin tahu siswa untuk mempelajari materi pembelajaran IPA sehingga minat belajar siswa menjadi rendah, siswa tidak dapat memahami materi yang disajikan guru dengan baik, dan siswa kurang mampu menyampaikan kembali materi pembelajaran yang sudah dipelajari. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan menciptakan media video animasi berbasis storytelling untuk meningkatkan literasi sains siswa kelas V sekolah dasar. Penelitian ini tergolong kedalam jenis penelitian pengembangan dengan menggunakan model ADDIE. Subjek penelitian ini adalah para ahli, guru, dan siswa. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan metode tes dan non tes dengan instrumen penelitian berupa soal objektif serta kuisioner. Analisis data dilakukan dengan analisis kualitatif dan kuantitatif. Validitas video animasi berbasis storytelling memiliki kualifikasi sangat baik, dilihat dari validasi ahli materi 91,67% dan validasi ahli media 94,38%. Kepraktisan video animasi berbasis storytelling berkualifikasi sangat praktis dan menarik dilihat dari kepraktisan oleh guru 97,5% dan kepraktisan oleh siswa 91,94%. Efektivitas video animasi berbasis storytelling yang diperoleh melalui uji-t berkorelasi dengan nilai signifikansi sebesar 0,00 kurang dari 0,05 sehingga H0 ditolak dan H1 diterima. Hal ini menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan literasi sains siswa antara sebelum dan sesudah mengikuti pembelajaran menggunakan video animasi berbasis storytelling sehingga penggunaan media video animasi berbasis storytelling dalam proses pembelajaran dapat dinyatakan efektif dalam meningkatkan literasi sains siswa.
Efektivitas Media Video Animasi Berbasis Pendekatan Saintifik pada Materi Suhu dan Kalor Siswa SD Putri Utami, Luh Putu Hendika
Mimbar Pendidikan Indonesia Vol. 4 No. 1 (2023): January
Publisher : Undiksha Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/mpi.v4i1.64860

Abstract

Kurangnya penggunaan media video animasi dalam proses pembelajaran sekolah dasar khususnya pembelajaran IPA memberikan penurunan dalam kompetensi pengetahuan IPA. Guru yang kurang inovatif dalam mengembangkan media video animasi berdampak pada proses pembelajaran yang terjadi kurang menarik dan kurang bervariasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran yang inovatif dalam bentuk media video animasi berbasis pendekatan saintifik pada materi suhu dan kalor IPA siswa kelas V SDN.1 Dajan Peken tahun pelajaran 2022/2023. Jenis dari penelitian ini adalah penelitian pengembangan (RnD) yang menggunakan model ADDIE. Pada penelitian ini, metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode angket, wawancara, tes dan observasi. Subjek dalam penelitian ini adalah 1 orang ahli isi materi, 1 orang ahli desain instruksional, 1 orang ahli media pembelajaran, 3 orang subjek uji perorangan, 9 orang subjek uji kelompok kecil, dan 35 orang jumlah siswa kelas V. Analisis data dilakukan dengan menggunakan teknik deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian yang diperoleh berdasarkan analisis uji-t adalah diperoleh thitung sebesar 6,350. Harga thitung tersebut selanjutnya dibandingkan dengan harga ttabel pada taraf signifikansi 5% dengan db = n1+n2-2 = 70–2 = 68 adalah sebesar 2,000. Hasil tersebut menunjukkan bahwa thitung > ttabel (6,350> 2,000), sehingga H0 ditolak dan H1 diterima. Implikasi dari penelitian ini adalah terbukti bahwa penggunaan media video animasi berbasis pendekatan saintifik sangat baik untuk digunakan dalam pembelajaran siswa kelas V SD, sebab mampu meningkatkan kompetensi pengetahuan IPA siswa serta mampu membuat proses pembelajaran yang bervariasi, mengaktifkan siswa, dan berjalan dengan optimal untuk mencapai tujuan pembelajaran.
Analisis Implementasi Kurikulum Merdeka pada Siswa Kelas IV Sekolah Dasar Putri, Ria Suryadi
Mimbar Pendidikan Indonesia Vol. 4 No. 1 (2023): January
Publisher : Undiksha Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/mpi.v4i1.64924

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya tingkat partisipasi siswa dalam pembelajaran Matematika di tingkat SD. Tujuan utama penelitian adalah untuk mendeskripsikan implementasi kurikulum merdeka pada kelas IV Sekolah Dasar. Jenis penelitian ini bersifat deskriptif dengan teknik analisis data analisis deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Subjek penelitian melibatkan 31 siswa kelas IV, kepala sekolah, guru penggerak, dan guru kelas IV SD. Pengumpulan data dilakukan dengan metode non-tes melalui kuesioner, wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil analisis data menunjukkan bahwa persentase implementasi kurikulum merdeka, berdasarkan kuesioner, mencapai 84,75%, kategori sangat tinggi. Hasil ini diperkuat oleh wawancara yang menunjukkan bahwa kurikulum merdeka efektif meningkatkan hasil belajar siswa, penanaman karakter profil pelajar pancasila, dan pembelajaran berbasis proyek. Guru dan siswa mengalami peningkatan fokus dan keleluasaan dalam pembelajaran dengan kurikulum merdeka, mengacu pada capaian pembelajaran tanpa terburu-buru mempelajari materi. Meskipun masih ada ruang untuk perbaikan, guru dan siswa menikmati proses pembelajaran dengan kurikulum merdeka. Peningkatan partisipasi siswa diharapkan memberikan dampak positif pada pemahaman dan prestasi belajar mereka dalam mata pelajaran Matematika. Implikasi penelitian ini menggarisbawahi pentingnya penerapan kurikulum merdeka dalam meningkatkan kualitas pembelajaran di tingkat SD.
Evaluasi Program Sekolah Adiwiyata dalam Membangun Gerakan Peduli dan Berbudaya Lingkungan Hidup Ni Made Irma Wulandari, Ni Made Irma Wulandari
Mimbar Pendidikan Indonesia Vol. 4 No. 1 (2023): January
Publisher : Undiksha Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/mpi.v4i1.65021

Abstract

Rendahnya kesadaran lingkungan di kalangan siswa dan masyarakat. Tujuan penelitian ini menganalisis evaluasi program sekolah adiwiyata dalam membangun gerakan peduli dan berbudaya lingkungan hidup. Penelitian ini adalah penelitian evaluatif dengan menggunakan model Context, Input, Process, dan Product (CIPP). Subjek penelitian melibatkan berbagai pihak yang terlibat dalam program, termasuk Ketua Pembina Bhakti Rare (komunitas lingkungan di sekolah), 3 siswa, 3 guru kelas, 2 pegawai sekolah, 2 anggota tim Adiwiyata, 2 anggota komite sekolah, dan 2 orang tua siswa. Data dikumpulkan melalui studi dokumentasi, wawancara, dan observasi guna memastikan validitas data. Data yang terkumpul akan diolah melalui proses reduksi data, penyajian data, dan verifikasi data. Dari hasil penelitian didapatkan elemen contexts berisikan berbagai upaya merawat dan mengelola lingkungan sekolah sesuai dengan visi dan misi serta tujuan sekolah, elemen input mencakup besaran anggaran yang digunakan serta Sumber Daya Manusia dengan kemampuan penerapannya dimana struktur kurikulum dan perencanaan pembelajaran sudah memuat Program Adiwiyata. Elemen proses dimana karakter siswa mulai meningkat dan telah menjadi komitmen dan gerakan pembiasaan rutin. Implikasi dari penelitian ini adalah peningkatan kesadaran lingkungan di kalangan siswa dan masyarakat melalui perbaikan pelaksanaan Program Adiwiyata. Penelitian ini juga dapat memberikan panduan bagi institusi pendidikan lainnya dalam mengembangkan program serupa.
Penerapan Model Pembelajaran Inkuiri Terbimbing untuk Meningkatkan Hasil Belajar Mata Pelajaran IPA Siswa Kelas VII Puji Hartono; Julita; Ahmad Syarifuddin; Minuk Riyana; Yonarlianto Tembang
Mimbar Pendidikan Indonesia Vol. 4 No. 2 (2023): May
Publisher : Undiksha Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/mpi.v4i2.55543

Abstract

Latar belakang masalah dalam penelitian ini adalah rendahnya perolehan hasil belajar, rendahnya kinerja belajar siswa, dan kemampuan guru dalam mengelola pembelajaran yang berkualitas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis apakah model pembelajaran inkuiri terbimbing dapat meningkatkan hasil belajar IPA. Inovasi model pembelajaran inkuiri terbimbing diharapkan dapat meningkatkan hasil belajar IPA siswa. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas dengan jenis kualitatif. Adapun subjek pada penelitian ini adalah 20 siswa kelas VII di salah satu sekolah menengah pertama Provinsi Papua Selatan. Penelitian tindakan kelas ini terdiri dari dua siklus, masing-masing siklus terdiri atas 4 tahap yaitu perencanaan (planning), pelaksanaan tindakan (acting), pengamatan (observing), dan refleksi (reflecting). Pengumpulan data dilakukan dengan metode tes berupa evaluasi akhir siklus. Sementara, metode non tes dilakukan dengan observasi. Analisis data dilakukan dengan menggunakan analisis deskripsi komparatif yaitu membandingkan hasil belajar prasiklus, siklus 1 dan siklus 2. Hasil penelitian menunjukan bahwa hasil belajar siswa mengalami peningkatan. Pada prasiklus nilai rata-rata kelas 58.5 dengan ketuntasan belajar 40 %, pada siklus 1 meningkat menjadi 72 dan 70 % dan pada siklus 2 menjadi 82 dengan ketuntasan 90%. Dapat disimpulkan bahwa hasil belajar IPA siswa meingkat. Implikasi penelitian ini adalah dapat dijadikan tolak ukur pelaksanaan pembelajaran IPA.