cover
Contact Name
I Nyoman Laba Jayanta
Contact Email
info.ejournal@undiksha.ac.id
Phone
+62817350209
Journal Mail Official
info.ejournal@undiksha.ac.id
Editorial Address
Jl Udayana Kampus Tengah Singaraja Bali 81116
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Mimbar Pendidikan Indonesia
ISSN : -     EISSN : 27458601     DOI : https://doi.org/10.23887/mpi
Core Subject : Social,
Mimbar Pendidikan Indonesia (MPI) dalah salah satu jurnal yang menjadi wadah untuk mempublikasikan artikel yang berkaitan dengan hasil peneitian yang berkaitan dengan ilmu pendidikan. jurnal ini akan terbit sebanyak 3 kali dalam waktu setahun. Januari, Mei, dan September
Articles 254 Documents
Hubungan antara Intensitas Perhatian Orang Tua dan Gaya Belajar terhadap Hasil Belajar IPA Siswa Kelas V Widia Sari, Ketut Intan; Rati, Ni Wayan; Astawan, I Gede
Mimbar Pendidikan Indonesia Vol. 4 No. 3 (2023): September
Publisher : Undiksha Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/mpi.v4i3.70043

Abstract

Masa pandemi covid-19 sekarang ini menyebabkan proses pembelajaran dilakukan secara online (daring). Tujuan penelitian ini untuk menganalisis hubungan yang signifikan intensitas perhatian orang tua dan gaya belajar terhadap hasil belajar IPA siswa kelas V. Jenis penelitian ini ex post facto dengan menggunakan pendekatan asosiatif kuantitatif. Populasi penelitian yang digunakan sebanyak 137 siswa, sedangkan sampel penelitian yang digunakan sejumlah 59 siswa. Analisis data pada penelitian ini yaitu analisis statistik deskriptif dan inferensial, uji hipotesis menggunakan analisis regresi sederhana. Berdasarkan hasil analisis, maka diperoleh hubungan antara intensitas perhatian orang tua dengan hasil belajar IPA dengan thitung (51.730) > ttabel (1,684), hubungan antara gaya belajar dengan hasil belajar IPA yakni thitung (44,002) > ttabel (1,684), serta hubungan antara intensitas perhatian orang tua dan gaya belajar secara serempak berhubungan signifikan dengan hasil belajar IPA dengan Fhitung>Ftabel yaitu 11,368 > 3,323. Hal ini menunjukkan bahwa H0 ditolak dan H1 diterima sehingga dapat disimpulkan bahwa hubungan yang positif dan signifikan antara intensitas perhatian orang tua dan gaya belajar terhadap hasil belajar IPA siswa kelas V. Implikasi penelitian ini menunjukkan bahwa segala bentuk intensitas perhatian dari orang tua sangat dibutuhkan, karena intensitas perhatian orang tua terhadap proses belajar akan mendorong siswa untuk bertanggung jawab dalam belajarnya dan mencapai prestasi belajar yang baik.
Analisis Penerapan Pembelajaran Berdiferensiasi di SD Devi Anom Sari, I Gusti Ayu; Riastini, Putu Nanci; Margunayasa, I Gede
Mimbar Pendidikan Indonesia Vol. 4 No. 3 (2023): September
Publisher : Undiksha Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/mpi.v4i3.70048

Abstract

Penerapan pembelajaran berdiferensiasi masih menghadapi berbagai kendala di sekolah, sebagian besar guru belum memperoleh pelatihan yang memadai, sementara sebagian lainnya telah mengikuti pelatihan namun belum mampu mengimplementasikannya secara efektif di kelas. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi implementasi pembelajaran berdiferensiasi serta mengidentifikasi hambatan-hambatan yang dialami guru dalam proses penerapannya. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan subjek guru kelas I dan IV pada jenjang sekolah dasar. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dan studi dokumentasi, kemudian dianalisis secara tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru telah menerapkan pembelajaran berdiferensiasi dengan memanfaatkan strategi diferensiasi konten, produk, dan lingkungan belajar. Namun, pelaksanaannya belum berjalan secara optimal. Hambatan yang ditemukan antara lain keterbatasan pemahaman guru terhadap konsep pembelajaran berdiferensiasi, rendahnya keterampilan dalam pemanfaatan teknologi, kurangnya kreativitas dalam merancang pembelajaran, serta kendala waktu dalam menyiapkan materi yang sesuai dengan kebutuhan siswa. Penelitian ini menyimpulkan bahwa dukungan sistematis melalui pelatihan lanjutan dan pendampingan intensif sangat dibutuhkan untuk meningkatkan kapasitas guru dalam menerapkan pembelajaran berdiferensiasi secara efektif. Implikasi dari temuan ini menekankan pentingnya penguatan kompetensi profesional guru sebagai kunci keberhasilan pelaksanaan Kurikulum Merdeka.
Problem Based Blended Learning: Strategi Pembelajaran Efektif untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis dan Sikap Kemandirian Belajar Informatika Siswa SMP I Putu Rencanaguna; Ketut Agustini; I Gde Wawan Sudatha
Mimbar Pendidikan Indonesia Vol. 4 No. 3 (2023): September
Publisher : Undiksha Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/mpi.v4i3.70662

Abstract

Tuntutan Proses pembelajaran pada masa era revolusi industri 4.0 ini, yaitu terjadi integrasi antara teknologi fisik, biologis, dan digital dengan pembelajaran yang berpusat pada siswa. Namun, pembelajaran umumnya masih berfokus pada peran guru (teacher-centered), yang kurang efektif dalam mendukung pengembangan kompetensi sikap sosial siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi dampak pembelajaran Problem Based Blended Learning (PBBL) terhadap kemampuan berpikir kritis dan sikap kemandirian belajar Informatika pada siswa kelas VII SMP. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dan desain penelitian quasi experiment. Adapun penelitian ini melibatkan 368 siswa sebagai populasi. Dari jumlah tersebut, 64 siswa dipilih sebagai sampel menggunakan teknik random sampling, lalu dibagi menjadi dua kelompok, yaitu kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Kelompok eksperimen menjalani pembelajaran dengan menerapkan model PBBL, sementara kelompok kontrol menerima pembelajaran konvensional. Pengumpulan data dilakukan melalui tes pilihan ganda untuk mengukur kemampuan berpikir kritis dan kuesioner untuk mengevaluasi sikap kemandirian belajar siswa. Analisis data menggunakan statistik deskriptif dan Manova menunjukkan bahwa model PBBL memiliki pengaruh signifikan terhadap kedua variabel tersebut. Dari hasil penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa implementasi PBBL mampu meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan sikap kemandirian belajar siswa pada mata pelajaran Informatika. Penelitian ini tidak hanya memberikan kontribusi teoretis, tetapi juga implikasi praktis yang relevan dalam pengembangan metode pembelajaran yang lebih progresif dan responsif terhadap kebutuhan siswa.
Media E-Modul Berbasis Masalah pada Muatan Pelajaran IPAS Materi Gaya di Sekitar Kita Kelas IV I Gusti Ayu Diantari Pradnya Dewi; Anak Agung Gede Agung
Mimbar Pendidikan Indonesia Vol. 4 No. 3 (2023): September
Publisher : Undiksha Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/mpi.v4i3.74468

Abstract

IPAS merupakan mata pelajaran terpadu yang menggabungkan konsep-konsep dasar dari IPA dan Ilmu IPS yang tujuannya untuk membantu siswa memahami lingkungan alam dan sosial secara menyeluruh, serta mengembangkan keterampilan berpikir kritis, ilmiah, dan empati sosial. Namun minat belajar siswa di sekolah dasar saat ini cenderung rendah akibat penggunaan media pembelajaran yang monoton. Tentunya, hal tersebut berdampak pada hasil belajar siswa kelas IV. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan E-Modul berbasis Masalah pada Muatan Pelajaran IPAS untuk siswa kelas IV SD. Penelitian ini menggunakan model pengembangan ADDIE. Subjek pada penelitian ini melibatkan 3 orang ahli dan seluruh siswa kelas IV SD yang berjumlah 30 siswa. Metode pengumpulan data pada penelitian ini dilakukan melalui wawancara, kuesioner/angket, dan tes berupa lembar kuesioner dan tes pilihan ganda (objektif). Teknik analisis data menggunakan teknik analisis deskriptif kuantitatif dan statistik inferensial (uji-t). Hasil uji validitas produk dari ahli isi/materi pelajaran memperoleh skor 98% dengan kualifikasi sangat baik, ahli desain instruksional memperoleh skor 100% dengan kualifikasi sangat baik, ahli media pembelajaran memperoleh skor 100% dengan kualifikasi sangat baik, uji coba perorangan memperoleh skor 96,6% dengan kualifikasi sangat baik, dan uji kelompok kecil memperoleh skor 92,2% dengan kualifikasi sangat baik. Hasil uji efektivitas menunjukkan terdapat perbedaan yang signifikan sebelum dan sesudah menggunakan E-Modul. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa E-Modul berbasis Masalah efektif untuk digunakan dalam pembelajaran karena dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas IV. Implikasi penelitian ini adalah dapat memberikan dasar bagi pengembangan media pembelajaran yang inovatif dan menarik untuk meningkatkan minat dan hasil belajar siswa di sekolah dasar.
E-Modul Interaktif Menggunakan Heyzine Flipbook Materi Organ Pencernaan pada Manusia Kelas V Ni Kadek Semi; Prof. Dr. Ni Ketut Suarni, M.S., Kons; Kadek Yudiana, S.Pd., M.Pd
Mimbar Pendidikan Indonesia Vol. 4 No. 3 (2023): September
Publisher : Undiksha Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/mpi.v4i3.74517

Abstract

Permasalahan guru belum mampu memfasilitasi media pembelajaran dengan memanfaatkan perkembangan teknologi berakibat pada proses pembelajaran yang membuat siswa jenuh. Penelitian ini bertujuan menghasilkan E-modul interaktif menggunakan Heyzine flipbook materi organ pencernaan pada manusia yang valid dan praktis. Jenis penelitian yaitu pengembangan dengan model ADDIE. Subjek penelitian yaitu media e-modul interaktif yang akan diuji oleh ahli materi, ahli media, guru, dan siswa untuk mengetahui kelayakandan kepraktisannya Objek uji coba dalam penelitian ini yaitu validitas dan kepraktisan E-modul interaktif. Metode pengumpulan data yaitu non tes berupa lembar kuesioner penilaian dengan skala likert 5. Hasil uji validitas menurut ahli media pembelajaran dengan persentase 91% kategori sangat baik, review ahli materi pelajaran dengan persentase 93% kategori sangat baik. Hasil dari uji kepraktisan produk berdasarkan respon guru dengan persentase 100% kategori sangat praktis, dan respon siswa dengan persentase 100% kategori sangat praktis. Dapat disimpulkan E-modul interaktif dinyatakan layak dan praktis digunakan sebagai media pembelajaran untuk memahami materi organ pencernaan pada manusia.
The Media Flashcards Trilingual Berbasis E-booklet untuk Meningkatkan Literasi Bahasa pada Materi Kosakata Baku dan Tidak Baku Bahasa Indonesia di Kelas III Sekolah Dasar Hamidi, Vannya Sabrina Putri; Widiana, i Wayan
Mimbar Pendidikan Indonesia Vol. 4 No. 3 (2023): September
Publisher : Undiksha Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/mpi.v4i3.74541

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kurangnya minat literasi bahasa siswa sehingga dibutuhkan penggunaan media literasi guna meningkatkan kemampuan literasi siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media flashcards trilingual berbasis e-booklet dalam meningkatkan literasi bahasa siswa pada materi kosakata baku dan tidak baku Bahasa Indonesia di kelas III sekolah dasar.  Penelitian ini menggunakan model ADDIE (Analyze, Design, Development, Implementation, dan Evaluation). Metode pengumpulan data menggunakan lembar observasi. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas III SD dengan jumlah siswa sebanyak 36 siswa. Hasil validitas media masuk pada kategori skor tinggi dengan memperoleh nilai 0,97. Hasil validitas desain masuk pada kategori tinggi dengan mendapatkan nilai 0,98. Hasil uji menunjukkan bahwa media flashcard berbasis e-booklet layak digunakan. Media ini juga efektif dalam meningkatkan keterampilan literasi siswa. Dari hasil pengembangan ini diharapkan dapat memberikan inovasi baru pengembangan media literasi flashcards, dan dapat memaksimalkan fungsi media flashcards trilingual berbasis e-booklet dalam kegiatan literasi atau proses belajar siswa sekolah dasar.
Media Flipbook Berbasis Value Clarification Technique untuk Meningkatkan Hasil Belajar Pendidikan Pancasila Kelas V SD Gusti Ayu Kade Erna Wahyuni; Anak Agung Gede Agung; Ida Bagus Gede Surya Abadi
Mimbar Pendidikan Indonesia Vol. 4 No. 3 (2023): September
Publisher : Undiksha Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/mpi.v4i3.74858

Abstract

Kurangnya pemanfaatan media pembelajaran yang menarik dan bermakna, akan berdampak pada menurunnya motivasi dan hasil belajar siswa, terutama dalam memahami materi nilai seperti norma. Penelitian ini bertujuan untuk merancang, menguji kelayakan, dan menganalisis efektivitas media flipbook berbasis Value Clarification Technique (VCT) pada muatan Pendidikan Pancasila kelas V. Penelitian ini menggunakan metode penelitian dan pengembangan (R&D) dengan model ADDIE yang terdiri atas lima tahap, yaitu Analyze, Design, Development, Implementation, dan Evaluation. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui angket dan tes, sedangkan data dianalisis menggunakan metode deskriptif kualitatif dan statistik inferensial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media yang dikembangkan mendapatkan penilaian berkualifikasi baik hingga sangat baik dari ahli materi (100%), ahli desain instruksional (98,99%), ahli media (98,99%), serta dari uji perorangan (94,20%) dan uji kelompok kecil (95,99%). Penggunaan media flipbook terbukti efektif dalam meningkatkan minat belajar dan hasil belajar siswa. Media ini memiliki fitur interaktif seperti kuis, animasi visual, serta desain yang menarik. Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwa media flipbook berbasis VCT tidak hanya layak dan efektif digunakan, tetapi juga mampu meningkatkan pemahaman siswa terhadap materi serta memperkuat internalisasi nilai-nilai Pancasila dalam pembelajaran. Temuan ini mengimplikasikan bahwa media digital berbasis nilai dapat menjadi strategi pembelajaran yang relevan dalam penguatan pendidikan karakter di sekolah dasar.
Media Peta Digital Berbasis Inquiry dalam Pembelajaran Berdiferensiasi Materi Keberagaman Budaya pada Siswa Kelas IV Adiwinata, I Made Wahyu; I Wayan Sujana; I Wayan Wiarta
Mimbar Pendidikan Indonesia Vol. 5 No. 1 (2024): January
Publisher : Undiksha Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/mpi.v5i1.74892

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan dengan tujuan untuk mengembangkan inovasi media peta digital berbasis inquiry dalam pembelajaran berdiferensisasi materi keberagaman budaya pada siswa kelas IV. Urgensi dari penelitian ini yakni menghasilkan produk baru berupa peta digital yang dapat meningkatkan pemahaman siswa dalam belajar. Model pengembangan yang digunakan pada penelitian ini adalah model ADDIE yang terbagi menjadi 5 tahap yaitu (1) analisis, (2) perancangan, (3) pengembangan, (4) implementasi, (5) evaluasi. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini meliputi angket ahli rancang bangun, ahli isi, ahli desain instruksional, dan ahli media pembelajaran. Ahli rancang bangun memperoleh 90,90% dengan kualifikasi sangat baik, ahli materi pelajaran memperoleh 93,18% dengan kualifikasi sangat baik, ahli desain instruksional memperoleh 92,85% dengan kualifikasi sangat baik, ahli media pembelajaran sebanyak 90% dengan kulifikasi sangat baik. Kualitas media juga diukur melalui uji perorangan dengan persentasi 90% kualifikasi sangat baik serta uji kelompok kecil persentase 88,33% kualifikasi baik. Efektifitas media peta digital menggunakan uji-t berkorelasi yang mendapatkan nilai sebesar I-10,19I lebih besar daripada ttabel. Hal tersebut artinya media peta digital efektif digunakan pada pembelajaran keragaman budaya siswa kelas IV.
E-Modul Pendidikan Pancasila Berbasis Profil Pelajar Pancasila Efektif Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Kelas V Sekolah Dasar Ida Ayu Putu, Oka Lestari; I Gusti Agung Ayu, Wulandari; I Wayan, Wiarta
Mimbar Pendidikan Indonesia Vol. 4 No. 3 (2023): September
Publisher : Undiksha Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/mpi.v4i3.74951

Abstract

Pengembangan bahan ajar seperti E-Modul berbasis profil pelajar Pancasila seharusnya dilakukan secara berkelanjutan untuk menunjang pembelajaran yang sesuai dengan karakteristik siswa dan tuntutan Kurikulum Merdeka. Namun dalam pelaksanaannya, guru masih merasakan kesulitan dalam mengakses modul yang dapat digunakan dalam pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan E-Modul Pendidikan Pancasila berbasis profil pelajar Pancasila dalam menunjang pembelajaran Pendidikan Pancasila di kelas V. Karena kurang tersedianya bahan ajar yang sesuai dengan karakteristik siswa dan perubahan kurikulum merdeka. Penelitian ini merupakan jenis penelitian (RnD) dengan menggunakan model Dick & Carey yang dilaksanakan menggunakan metode pengumpulan data wawancara, observasi, angket dan tes. Uji-t sampel independent t-test digunakan untuk melakukan teknik analisis data. Hasil penelitian menunjukkan kelayakan E-Modul oleh ahli isi pembelajaran sebesar 98,33% (sangat layak), kelayakan ahli bahasa sebesar 91,67% (sangat layak), kelayakan ahli media sebesar 95,00% (sangat layak), kelayakan ahli desain instruksional sebesar 100% (sangat layak), uji coba perorangan sebesar 97,05% (sangat layak) dan uji kelompok kecil sebesar 98,33 (sangat layak). Hasil uji-t juga menunjukkan nilai thitung sebesar 15,485 dengan df = 44 dari taraf signifikan 5% ttabel = 2,015, thitung>ttabel, yang artinya E-Modul efektif meningkatkan hasil belajar peserta didik kelas V sekolah dasar. Berdasarkan hasil tersebut, E-Modul yang dikembangkan sudah memenuhi kriteria valid, praktis dan efektif untuk meningkatkan hasil belajar siswa sehingga siap untuk disebarkan. Implikasi dari penelitian ini adalah bahwa pengembangan E-Modul berbasis profil pelajar Pancasila dapat menjadi solusi konkret bagi guru dalam menyediakan bahan ajar yang sesuai dengan karakteristik siswa.
Video Pembelajaran Animasi Berbasis Profil Pelajar Pancasila Gusti Nyoman Yudhistira Raditya Putra; I Wayan Sujana; Ni Nyoman Ganing
Mimbar Pendidikan Indonesia Vol. 4 No. 3 (2023): September
Publisher : Undiksha Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/mpi.v4i3.74973

Abstract

Penelitian bertujuan menjawab permasalahan penelitian yang tujuannya untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Quantum Teaching berbantuan media Audio Visual terhadap kompetensi pengetahuan IPA siswa kelas IV SDN Gugus Ki Hajar Dewantara Denpasar Selatan Tahun Ajaran 2019/2020. Jenis Penelitian ini adalah eksperimen semu dengan menggunakan rancangan Nonequivalent Control Grup Design. Populasi dari penelitian merupakan seluruh kelas IV SDN Gugus Ki Hajar Dewantara Denpasar Selatan Tahun Ajaran 2019/2020 sebanyak 191 siswa terdistribusi kedalam 6 kelas. Teknik penggambilan sampel menggunakan teknik random sampling dengan perolehan sampel kelas IV SD Negeri 14 Pedungan sebagai kelompok eksperimen sebanyak siswa 34 siswa dan kelas IV SD Negeri 1 Pedungan sebagai kelas kontrol sebanyak 36 siswa. Instrumen untuk menggumpulkan data adalah tes kompetensi pengetahuan IPA. Data tes kompetensi dianalisis dengan uji-t rumus polled varians. Hasil analisis menunjukan thitung = 3,71 > ttabel 1,67, maka H0 ditolak. Dengan demikian, terdapat perbedaan yang signifikan kompetensi pengetahuan IPA antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model Quantum Teaching berbantuan media audio visual dan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan pembelajaran konvensional pada kelas IV SDN Gugus Ki Hajar Dewantara Denpasar Selatan Tahun ajaran 2019/2020. Hasil penelitian menunjukan bahwa rata-rata skor post-test kompetensi pengetahuan IPA yang diperoleh kelompok eksperimen = 82,79 lebih besar dari rata-rata skor post-test kelompok kontrol = 74,78. Dengan kesimpulan terdapat pengaruh model pembelajaran quantum teaching berbantuan media audio visual terhadap kompetensi pengetahuan IPA siswa kelas IV.