cover
Contact Name
Iwan Setiawan
Contact Email
setiawan@widuri.ac.id
Phone
+6221-5480552
Journal Mail Official
jurnal@widuri.ac.id
Editorial Address
Jalan Palmerah Barat No. 353 Jakarta Selatan 12210
Location
Kota adm. jakarta selatan,
Dki jakarta
INDONESIA
INSANI
Published by STISIP Widuri Jakarta
ISSN : 24076856     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Humanities, Social,
Jurnal Ilmiah INSANI diterbitkan LPPM (Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat) Sekolah Tinggi Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (STISIP) Widuri, Jakarta. Redaksi INSANI menerima artikel secara terbuka dari berbagai kalangan dalam Ilmu Komunikasi dan Ilmu Kesejahteraan Sosial, serta bidang kemasyarakatan lainnya. Artikel yang masuk akan direview oleh reviewer internal dan eksternal sesuai bidang ilmunya
Articles 93 Documents
Model Penanganan Perilaku Maladaptif Anak Berbasis Panti Flores G. Mayaut; Istanto
INSANI Vol 8 No 2 (2021): INSANI
Publisher : STISIP Widuri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (69.373 KB)

Abstract

Penelitian ini membahas mengenai “Peran Pekerja Sosial dalam Menangani Perilaku Maladaptif Anak di PSAA Putra Utama 2 Jakarta Utara”. Penelitian ini bersifat deskriptif analisis. Tujuannya (1) untuk mengetahui masalah perilaku maladaptif anak di panti sosial; (2) untuk mengetahui peran pekerja sosial dalam menangani perilaku maladaptif anak di panti sosial; (3) untuk mengetahui hasil pelaksanaan peran pekerja sosial dalam menangani perilaku maladaptif anak di panti sosial. Perilaku Maladaptif adalah perilaku buruk yang ditampilkan seseorang yang tidak sesuai dengan lingkungan atau yang diinginkan oleh lingkungan masyarakat di tempat orang tersebut tinggal. Hal ini dapat terjadi karena ketidakmampuan seseorang dalam mengartikan sesuatu yang terjadi pada dirinya. Melalui penelitian ini diharapkan dapat memberikan sumbangan pemikiran dalam memperkaya wawasan konsep praktek pekerjaan sosial, terutama tentang intervensi pekerjaan sosial dalam dalam menangani perilaku maladaptif anak serta dapat menyumbangkan pemikiran terhadap pemecahan masalah yang berkaitan dengan perilaku maladaptif anak.
Alienated Social Class And Social Poverty: Case From Rural Hamlet Karang Tengah, West Java, Indonesia Terserah Luahambowo; Robert M.Z. Lawang; Iwan Setiawan
INSANI Vol 8 No 2 (2021): INSANI
Publisher : STISIP Widuri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (69.394 KB)

Abstract

This article deals with fundamental question of how to develop village is based on sufficient knowledge. In order to answer this question, Research Cluster on Rural Issues has conducted digital baseline survey on village resources, potential for rural development in the hamlet of Karang Tengah. One of the findings is the fact that 88.3% of the land has been alienated to outsiders. The finding is explored through extensive discussions on social class theories related to social capital and social poverty as well. Alienated social class is a concept developed from the highly imbalance of outsiders’ domination to the insiders. As the result, community has been lack of its fundamental essence namely land. Main conclusions are related to the need of real knowledge through the use of digital survey for a quick answer.
Analisis Wacana Tajuk Rencana Harian Kompas Mengenai Kebijakan Normal Baru Pemerintah Indonesia Elisa Fransiska Hutajulu; Retor A. W Kaligis
INSANI Vol 8 No 2 (2021): INSANI
Publisher : STISIP Widuri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (69.354 KB)

Abstract

Penelitian ini mengkaji konstruksi teks tajuk rencana Harian Kompas mengenai kebijakan normal baru pemerintah Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana konstruksi teks tajuk rencana Harian Kompas mengenai kebijakan normal baru pemerintah Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan analisis wacana Teun A Van Dijk, serta menggunakan studi dokumentasi dan wawancara mendalam untuk pengumpulan data. Melalui analisis ditemukan bahwa, pada dimensi teks, secara umum ketujuh tajuk rencana Harian Kompas mengambil tema mengenai hal-hal yang sebaiknya perlu diperhatikan dan dilaksanakan Indonesia untuk menjalankan kebijakan normal baru. Pada dimensi kognisi sosial, tajuk rencana Harian Kompas dibuat dengan meleburkan ideologi, pemahaman, pengetahuan, dan sudut pandang milik Kompas serta milik seorang penulis tajuk rencana sebagai individu, yang nantinya akan menghasilkan tajuk yang diharapkan bijaksana. Pada dimensi konteks ditemukan wacana yang beredar dalam masyarakat sama dengan wacana yang diangkat dalam ketujuh tajuk rencana mengenai kebijakan normal baru pemerintah Indonesia dengan beragam sudut pandang, termasuk sisi pro dan kontra akan kebijakan ini.
Social Poverty in Two Extreme Cases in Manggarai-East Nusa Tenggara Province Robert M.Z. Lawang
INSANI Vol 8 No 1 (2021): INSANI
Publisher : STISIP Widuri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (69.323 KB)

Abstract

The aim of this article is to examine the concept of social poverty at local context of two extreme geographically rural and urban areas. The logic of the article is structured as follows. Firstly is the identification social class at urban and rural contexts, in which social poverty is taking place. Then, it is followed by describing shortly the government programs on poverty alleviation, i.e. PNPM, Dana Desa, KAT and Health Insurance, in which trust in government could be built. Theoretical analysis are mainly referring to Weber, Bourdieu, and Putnam. Social capital formation is hindered mostly by closed system of social class in urban context, and by long unresolved isolation in rural context. The implementation of the government programs could be increasing trust in government. But on the other hand, social capital at rural context had declined in its capacity to solve their own problems. The bottom-up and top-down approach in the programs coordinated by the related ministries, gave more space to the poor for participation.
Peran Pekerja Sosial Dalam Mengatasi Permasalahan Remaja Putus Sekolah di Panti Sosial Bina Remaja Taruna Jaya 1 Flores G. Mayaut; Yatinah
INSANI Vol 8 No 1 (2021): INSANI
Publisher : STISIP Widuri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (69.364 KB)

Abstract

Penulisan ini membahas mengenai Peran Pekerja Sosial Dalam Mengatasi Permasalahan Remaja Putus Sekolah di Panti Sosial Bina Remaja Taruna Jaya 1. Penelitian ini bersifat Deskriptif Analistis, yang tujuanya adalah untuk memperoleh gambaran tentang Peran Pekerja Sosial Dalam Mengatasi Permasalahan Remaja Putus Sekolah. Dalam penulisan ini, penulis menentukan tiga buah kasus yang sudah ditetapkan secara purposive. Kasus tersebut diambil dari 3 kasus yang sudah ditangani di Panti Sosial Bina Remaja Taruna Jaya 1. Permasalahan remaja putus sekolah di panti adalah : Kurangnya kasih sayang dari orang tua; kurangnya tingkat spiritual klien; klien putus sekolah SMK kls 2; klien eks anak jalanan / punk yang terbiasa mengkonsumsi obat-obatan terlarang dan minum-minuman keras serta merokok; klien putus sekolah karena faktor ekonomi orang tua; klien belum mempunyai pekerjaan; klien jarang menjalankan Ibadah. Peran yang dilakukan adalah adalah peran sebagai broker, konselor, mediator, motivator, edukator, dan fasilitator. Hasilnya adalah keluarga klien (nenek) senang mendapat kabar tentang keberadaan EP, klien sudah aktif mengikuti sholat wajib berjamaah dan belajar mengaji, klien sudah di daftar kejar paket C, klien bersedia menjalani rawat jalan dari BNN provinsi DKI Jakarta dan berhenti dari kebiasaan konsumsi Napza dan rokok, klien semangat dalam mengikuti kegiatan di panti, klien rajin masuk kelas keterampilan jurusan AC pendingin, klien sudah siap mengikuti program PBK (praktek belajar kerja).
Framing Berita dan Independensi TVRI Pada Pemberitaan Covid-19 di Era New Normal Gagah Permana; Jaka Sindu
INSANI Vol 8 No 1 (2021): INSANI
Publisher : STISIP Widuri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (69.413 KB)

Abstract

Penelitian ini meneliti bagaimana framing pemberitaan Covid-19 di era new normal dan independensi TVRI pada program “Jakarta Hari Ini”. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan analisis deskriptif. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara serta dokumentasi. Dengan teknik purposive sampling, peneliti memilih dua informan, yakni Produser dan Kordinator Liputan TVRI Jakarta. Pemeriksaan keabsahan data menggunakan triangulasi sumberdan triangulasi teknik. Peneliti menganalisis beberapa naskah pemberitaan Covid-19 di era new normal TVRI Jakarta untuk mengetahui framing yang dibuat dalam pemeberitaan tersebut dengan menggunakan model analisis William A. Gamson dan Modigliani. Peneliti menemukan framing yang dibuat TVRI Jakarta menekankan agarmasyarakat bisa mematuhi setiap protokol kesehatan dalam melakukan kegiatan di luar rumah untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di DKI Jakarta. Namun peneliti menganggap dalam kasus pemberitaan Covid-19 di era new normal ini TVRI Jakarta tidak bersikap independen karena tidak berada diantara pemerintah dan masyarakat. Itu terlihat pada hasil analisis naskah pemberitaannya yang lebih didominasi oleh pemberitaan dari pemerintah. Penelitian ini dapat memperkaya kajian media, khususnya mengetahui framing pemberitaan Covid-19 di era new normal TVRI Jakarta dan independensinya dalam pemberitaan.
Peran Pekerja Sosial Dalam Menangani Permasalahan Peserta Rehabilitas di Pusat Rehabilitas Kementrian Pertahanan Indonesia Sihab Abdul Khodir; Maykel Ifan
INSANI Vol 8 No 1 (2021): INSANI
Publisher : STISIP Widuri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (69.449 KB)

Abstract

Penelitian ini adalah penelitian kualitatif yang bersifat deskriptif yang bertujuan untuk memperoleh gambaran mengenai peran pekerja sosial dalam menangani permasalahan peserta rehabilitasi di Pusat Rehabilitasi (Pusrehab) Kementerian Pertahanan Indonesia. Penelitian ini menetapkan 3 kasus secara purposif dan pengumpulan data dilakukan dengan metode observasi, wawancara, studi dokumentasi. Pada proses pelaksanaan rehabilitasi yang telah dilakukan, peserta rehabilitasi memiliki beberapa masalah sosial seperti penerimaan diri terhadap kondisi fisik, kecemasan anggota keluarga atas kondisi yang dialami oleh peserta rehabilitasi, penerimaan keluarga atas kondisi yang dialami oleh peserta rehabilitasi, dan kesulitan dalam menyesuaikan diri terhadap lingkungan Pusrehab pada saat proses rehabilitasi dilakukan. Dalam menangani permasalahan peserta rehabilitasi, pekerja sosial melakukan peran-peran seperti motivator, konselor, educator, fasilitator, advokator, dan penghubung. Peran-peran yang dilakukan sangat membantu informan dalam menangani masalah-masalah yang dihadapinya. Hasil pelaksanaan peran pekerja sosial dalam menangani permasalahan peserta rehabilitasi menunjukkan perubahan-perubahan yang dialami oleh para informan.
Pengaruh Iklim Komunikasi Organisasi Terhadap Kinerja Karyawan Generasi Z Meissy Caroline; Retor A. W. Kaligis
INSANI Vol 8 No 1 (2021): INSANI
Publisher : STISIP Widuri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (69.463 KB)

Abstract

Peranan karyawan sangat penting di dalam sebuah perusahaan, sehingga perusahaan harus dengan baik memperhatikan keadaan setiap karyawannya melalui iklim komunikasi organisasi yang ada. Iklim komunikasi organisasi dapat terlihat dari hubungan komunikasi yang terjalin setiap hari pada saat bekerja. Penelitian ini dilakukan pada sebuah perusahaan interior desain ternama di kawasan Jakarta Barat yaitu PT Idefab Cipta. Seluruh karyawan Generasi Z (Gen Z) menjadi fokus utama pada penelitian ini, karyawan Gen Z adalah mereka yang lahir pada rentang tahun kelahiran 1995-2010. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adakah pengaruh iklim komunikasi organisasi terhadap kinerja karyawan Gen Z pada PT Idefab Cipta. Untuk mengukur tujuan tersebut, peneliti menggunakan konsep iklim komunikasi organisasi, kinerja karyawan, dan Gen Z. Penelitian dilakukan dengan menggunakan metode kuantitatif. Teknik pengambilan sampel menggunakan sampel sensus dan memperoleh 49 responden yang merupakan seluruh karyawan Gen Z PT Idefab Cipta. Hasil penelitian menunjukan terdapat pengaruh yang signifikan iklim komunikasi organisasi terhadap kinerja karyawan Gen Z. Berdasarkan koefisien determinasi, iklim komunikasi organisasi memiliki pengaruh sebesar 55% terhadap kinerja karyawan Gen Z. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi masukan bagi perusahaan agar lebih mampu memahami apa yang dibutuhkan Gen Z untuk menghasilkan kinerja yang lebih baik.
Gambaran Tentang Kesenjangan Digital Orang Tua dan Anak dan Rancang Bangun Intervensi Sosial – Digital Terserah Luahambowo
INSANI Vol 7 No 1 (2020): INSANI
Publisher : STISIP Widuri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (69.401 KB)

Abstract

Artikel ini menjawab dua pertanyaan penelitian: (i) bagaimana gambaran tentang kesenjangan digital yang disebabkan oleh penggunaan teknologi digital di Desa Bejiarum kota Wonosobo, dan (ii) apa yang dapat dilakukan untuk pengembangan intervensi mengatasi kesenjangan digital itu? Untuk menjawab kedua pertanyaan itu, metode dan wawancara dan Focused Group Discussion (Diskusi Kelompok Pumpunan) digunakan untuk mengumpulkan informasi, yang dilakukan secara fleksibel selama 10 hari tinggal di Wonosobo. Jawaban atas pertanyaan satu menunjukkan kepemilikan dan penggunaan teknologi digital yang merata, hampir tidak ada kesenjangan antara anak dan orang tua. Sedangkan jawaban atas pertanyaan dua menunjukkan perlunya pengembangan pengorganisasian penggunaan teknologi digital di tingkat RW melalui program WiFi berbasis RT.
Simbol Komunikasi dan Emosi Nelson Holong Parapat
INSANI Vol 7 No 1 (2020): INSANI
Publisher : STISIP Widuri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (69.377 KB)

Abstract

Tulisan ini bertujuan untuk memberikan wawasan pengetahuan kepada para pembaca mengenai bagaimana perilaku manusia yang merupakan simbol komunikasi baik verbal maupun nonverbal mengekspresikan emosi dalam relasi atau hubungan di antara sesama manusia. Dalam aktivitas komunikasi kita sehari-hari, baik secara sengaja maupun tanpa sengaja, kita mengekspresikan emosi kita saat berkomunikasi dengan orang lain mulai sejak masa kecil sampai dengan akhir hayat kita. Kita belajar menyalurkan dan mengekspresikan emosi melalui orang-orang di sekitar kita. Ekspresi emosi dalam komunikasi dilakukan melalui berbagai pesan yang dikemas dengan menggunakan simbol verbal dan simbol nonverbal. Simbol verbal adalah simbol dalam bentuk kata dan rangkaian kata (kalimat) baik lisan maupun tulisan. Simbol nonverbal adalah semua simbol yang berbentuk bukan kata-kata, seperti kinesika (gerakan tubuh), ekspresi wajah dan tatapan mata. Terdapat berbagai ekspresi emosi. Ada ekspresi alami tanpa terikat budaya yang bersifat universal, ada yang kontekstual terikat oleh aturan budaya. Selain itu, meskipun terdapat ekspresi emosi manusia yang universal, tetapi tidaklah universal kapan dan dalam situasi apa manusia mengekspresikan emosi tersebut karena hal itu dikendalikan oleh norma budaya setempat.

Page 7 of 10 | Total Record : 93