cover
Contact Name
Yahyah
Contact Email
yahyahrachim@gmail.com
Phone
+628113828906
Journal Mail Official
baharipapadak00@gmail.com
Editorial Address
Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur, Indonesia
Location
Kota kupang,
Nusa tenggara timur
INDONESIA
JURNAL BAHARI PAPADAK
ISSN : -     EISSN : 27236536     DOI : -
Jurnal Bahari Papadak adalah sebuah jurnal nasional dalam bidang ilmu-ilmu kelautan dan perikanan yang di kelolah oleh Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan, Fakultas Kelautan dan Perikanan, Universitas Nusa Cendana. Tujuan utamanya adalah menyajikan artikel-artikel hasil riset atau penelitian yang berkualitas yang meliputi semua sub-bidang kajian dalam lingkup ilmu kelautan dan perikanan. Jurnal ini menyediakan ruang publikasi bagi akademisi, peneliti, mahasiswa dan kalangan professional lainnya. Artikel ilmiah yang diajukan untuk diterbitkan dalam jurnal ini harus memenuhi kriteria-kriteria tertentu, merupakan paper asli (bebas plagiarisme), tidak dipublikasikan atau tidak sedang diajukan ke jurnal lain. Lingkup topik Jurnal Bahari Papadak meliputi manajemen sumberdaya perairan, perikanan tangkap, pengolahan hasil perikanan, sosial ekonomi perikanan, ilmu kelautan, bioteknologi perikanan, biologi dan ekologi biota perairan, serta penilaian dan pengelolaan ekosistem perairan.
Articles 193 Documents
HASIL TANGKAPAN IKAN PADA HAND LINE YANG DIDARATKAN DI PANGKALAN PENDARATAN IKAN (PPI) OEBA, KOTA KUPANG Adnan, Nor Aisyah; ., Yahyah; Al Ayubi, Aludin
Jurnal Bahari Papadak Vol 4 No 1 (2023): Jurnal Bahari Papadak
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak - Alat tangkap hand line merupakan salah satu alat tangkap yang digunakan oleh nelayan di PPI Oeba dengan hasil tangkapan ikan yang cukup signifikan. Produksi hasil tangkapan ikan dengan alat tangkap hand line perlu dilakukan kajian tentang analisis komposisi hasil tangkapan, analisis jumlah hasil tangkapan dan analisis CPUE. Metode penelitian yang digunakan adalah metode purposive sampling dan kuisioner. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui jenis komposisi hasil tangkapan, jumlah hasil tangkapan dan hasil CPUE dari hasil tangkapan. Hasil penelitian menunjukan Jenis-jenis ikan yang tertangkap adalah ikan baby tuna (Thunnus sp) sebesar 12.670 kg.ikan cakalang (Katsuwonus pelamis) 8.600 kg, ikan tuna (Thunnus sp) 7.120 kg, ikan anggoli (Pristipoimedes multidiens) 8.800 kg, kakap merah (Lutjanus malabaricus) 1.300 kg, ikan kakap sawo (Ocyurus chrysurus) 1.750 kg, ikan gergahing (Charanx ignobilis) 200 kg, ikan baronang (Siganus sp) 300 kg. Total produksi berdasarkan total hasil tangkapan dari keseluruhan spesies ikan sebesar 40.740 kg, nilai CPUE hasil tangkapan dengan 43 trip pada jenis ikan cakalang (Katsuwonus pelamis) sebesar 200 kg/trip, ikan baby tuna (Thunnus sp) sebesar 294,65 kg/trip, ikan tuna (Thunnus sp) sebesar 165,58 kg/trip, ikan anggoli (Pristipoimedes multidiens) sebesar 204,65 kg/trip, ikan kakap merah (Lutjanus malabaricus) sebesar 30,23 kg/trip, ikan kakap sawo (Ocyurus chrysurus) sebesar 40.69 kg/trip, ikan gergahing (Charanx ignobilis) 4,65 kg/trip, ikan baronang (Siganus sp) 6,97 kg/trip. Kesimpulan yang dapat diambil yaitu ikan baby tuna (Thunnus sp) merupakan jenis ikan yang yang paling dominan komposisi jenisnya dengan jumlah sebesar 31,09%. Kata Kunci : Oeba, Kota Kupang, Hand Line, Jenis Hasil Tangkapan. Abstract - Hand line fishing gear is one of the fishing gear used by fishermen at PPI Oeba with a significant catch. The production of fish catches with hand line fishing gear needs to be studied on the analysis of catch composition, analysis of the number of catches and CPUE analysis. The research method used is purposive sampling and questionnaires. The purpose of this to determine the type of catch composition, the number of catches and the CPUE yield of the catch. The results showed that the types of fish caught were baby tuna (Thunnus sp) of 12,670 kg. skipjack (Katsuwonus pelamis) 8,600 kg, tuna (Thunnus sp) 7,120 kg, anggoli fish (Pristipoimedes multidiens) 8,800 kg, red snapper (Lutjanus malabaricus) 1,300 kg, brown snapper (Ocyurus chrysurus) 1,750 kg, gergahing fish (Charanx ignobilis) 200 kg, baronang fish (Siganus sp) 300 kg. Total production based on the total catch of all fish species was 40,740 kg, the CPUE value of the catch with 43 trips for skipjack, tuna (Katsuwonus pelamis) was 200 kg/trip, baby tuna (Thunnus sp) was 294.65 kg/trip, tuna (Thunus sp) of 165.58 kg/trip, angoli (Pristipoimedes multidiens) of 204.65 kg/trip, red snapper (Lutjanus malabaricus) of 30.23 kg/trip, sapodilla snapper (Ocyurus chrysurus) of 40.69 kg/trip, gergahing fish (Charanx ignobilis) 4.65 kg/trip, baronang fish (Siganus sp) 6.97 kg/trip. The conclusion that can be drawn is that baby tuna (Thunnus sp) is the most dominant type of fish species composition with a total of 31.09%. Keywords : Oeba Kupang City, Hand Line, Type of Catch.
HASIL TANGKAPAN RAWAI DASAR (BOTTOM LONGLINE) YANG DIDARATKAN DI PELABUHAN PERIKANAN PANTAI (PPP) TENAU KUPANG Sunbanu, Maria Monalisa; ., Yahyah; Al Ayubi, Aludin
Jurnal Bahari Papadak Vol 4 No 1 (2023): Jurnal Bahari Papadak
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak - Alat tangkap rawai dasar merupakan salah satu alat tangkap yang digunakan oleh nelayan di PPP Tenau dengan hasil tangkapan ikan yang cukup saignifikan. Produksi hasil tangkapan ikan dengan alat tangkap rawai dasar perlu dilakukan kajian tentang analisis komposisi hasil tangkapan, analisis jumlah hasil tangkapan dan analisis CPUE. Metode penelitian yang digunakan adalah metode analisis deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukan komposisi jenis-jenis ikan yang tertangkap adalah ikan anggoli (Pristipoimedes multidiens) sebesar 43,33%, jenis ikan kakap merah (Lutjanus malabaricus) sebesar 32,42 %, jenis ikan kerapu (Epinephelus) sebesar 18,14%, jenis kwe (carangoides coeruleopinnatus) sebesar 6,1%. Total produksi selama 5 tahun sebesar 111.029 kg. Produksi hasil tangkapan tertinggi pada tahun 2022 sebesar 51.046 kg dan produksi hasil tangkapan terendah pada tahun 2020 sebesar 3.736 kg. Nilai CPUE pada setiap jenis ikan dimana mengalami fluktuasi setiap tahunnya. Tahun 2018 dengan nilai rata 3.111 kg/trip, tahun 2019 sebesar 1.096 kg/trip, tahun 2020 sebesar 747 kg/trip, tahun 2021 sebesar 1.031 kg/trip, tahun 2022 sebesar 1.458 kg/trip, sedangkan nilai rata-rata dalam kurun waktu 5 tahun sebesar 1.354 kg/trip. Kesimpulan yang dapat diambil yaitu ikan anggoli merupakan jenis ikan yang yang paling dominan komposisi jenisnya. Kata Kunci: Pelabuahan Perikanan Pantai Tenau Kupang, Rawai Dasar, Jenis Hasil Tangkapan. Abstract - Bottom longline gear is one of the fishing gear used by fishermen in PPP Tenau with a significant catch. The production of fish catches with basic fishing gear needs to be carried out studies on the analysis of the composition of catches, analysis of the number of catches and analysis of CPUE. The research methods used are purposive sampling and questionnaire methods. The results showed that the composition of the types of fish caught was anggoli fish (Pristipoimedes multidiens) by 43.33%, types of red snapper (Lutjanus malabaricus) by 32.42%, types of grouper (Epinephelus) by 18.14%, types of kwe (carangoides coeruleopinnatus) by 6.1%. The total production for 5 years amounted to 111, 029 kg. The highest catch production in 2022 was 51,046 kg and the lowest catch production in 2020 was 3,736 kg. The CPUE value in each type of fish which fluctuates every year. In 2018 with an average value of 3,111 kg / trip, in 2019 it was 1,096 kg / trip, in 2020 it was 747 kg / trip, in 2021 it was 1,031 kg / trip, in 2022 it was 1,458 kg / trip, while the average value in a 5-year period was 1,354 kg / trip. The conclusion that can be drawn is that anggoli fish is the type of fish that is the most dominant in its type composition. Keywords: Tenau Kupang Beach Fisheries Cultivation, Bottom Longline, Types of Catches.
KAJIAN ASPEK TEKNIS UNIT PENANGKAPAN KAPAL POLE AND LINE, KMN. FLOTIM 04 LARANTUKA, FLORES TIMUR Siahaan, Irandha C. M.
Jurnal Bahari Papadak Vol 4 No 1 (2023): Jurnal Bahari Papadak
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak - Aspek teknis atau operasi juga dikenal sebagai aspek produksi. Hal – hal yang perlu diperhatikan dalam aspek ini adalah masalah penentuan lokasi, luas produksi, tata letak (layout), penyusunan peralatan dan proses produksinya termasuk pemilihan teknologi. aspek teknis dari suatu usaha penangkapan yang perlu diperhatikan adalah jenis alat tangkap dan ukuranya, jenis perahu/kapal (termasuk jenis penggerak yang digunakan), kualifikasi tenaga kerja yang diperlukan, metode penangkapan, lama trip, jumlah trip per bulan, jumlah trip per tahun, penangan hasil tangkapan selama operasi, daerah penangkapan, waktu penangkapan, dan kualifikasi penangkapan dari unit yang di usahakan. Berdasarkan tingkat produksi fisik yang dihasilkan untuk suatu alat tangkap, dapat disimpulkan bahwa untuk meningkatkan hasil perikanan dapat dilakukan dengan penambahan jumlah trip (khusus pada musim puncak). Selain itu di tunjang oleh daya tahan alat dan harga hasil penagkapan yang layak. Faktor lain yang turut menentukan peningkatan produksi adalah penyempurnaan alat, metode dan teknik penangkapan. Kata Kunci : Aspek Teknis, Unit Penangkapan, Pole and Line
KANDUNGAN MINERAL DAN LOGAM BERAT PADA GARAM TRADISIONAL DI DESA HUMUSU WINI DAN DESA OEPUAH, KABUPATEN TIMOR TENGAH UTARA Dawa, Umbu P. L.; Gadi, Dewi S.; Panjukang, Mehia Jemmy; Lakapu, Mada M.; Teffu, Yunialdi H.
Jurnal Bahari Papadak Vol 4 No 1 (2023): Jurnal Bahari Papadak
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak- Pengolahan garam di Desa Humusu Wini dan Desa Oepuah Kabupaten Timor Tengah Utara dilaksanakan secara tradisional. Standar pengolahan garam masih sederhana. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kandungan mineral (Mg, K, Ca) dan logam berat (Pb dan Cd) pada garam yang diproduksi oleh masyarakat di Desa Humusu Wini dan Desa Oepuah, Kabupaten Timor Tengah Utara. Pengujian sampel mineral (Mg, K, Ca), dan logam berat (Pb dan Cd) dilaksanaka di Laboratorium PT. Saraswanti Indo Genetech Bogor oleh tim teknis laboratorium. Hasil penelitian yang diperoleh adalah magnesium garam masak 723,12 mg/100g garam krosok 497,39 mg/100g, kalium garam masak 277,41 mg/100g garam krosok 231,86 mg/100g, kalsium garam masak 735,79 mg/100g garam krosok 1190,54 mg/100g. Logam berat tidak terdeteksi pada garam masak dan garam krosok. Kata Kunci : Garam, Magnesium, Kalium, Calsium, Logam Berat.
PENGARUH EKSTRAK Eleutherine palmifolia TERHADAP KELULUSHIDUPAN IKAN NILA (Oreochromis niloticus) TERINFEKSI Pseudomonas fluorescens Fransira, Immaria; Yanuhar, Uun; ., Maftuch
Jurnal Bahari Papadak Vol 4 No 1 (2023): Jurnal Bahari Papadak
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak – Bakteri Pseudomonas fluorescens merupakan bakteri gram negatif yang menyebabkan kerugian pada budidaya ikan nila (Oreochromis niloticus). Eleutherine palmifolia atau lebih kenal dengan nama bawang Dayak, diketahui bersifat antimikroba dan telah digunakan sebagai pengobatan. Penelitian ini mengkaji pengaruh ekstrak E. palmifolia terhadap kelulushidupan ikan nila (O. niloticus) yang terinfeksi P. fluorescens serta gejala klinis. Metode eksperimen dilakukan pada penelitian ini dengan tiga perlakuan yaitu konsentrasi ekstrak 30 ppm (A), ekstrak 50 ppm (B), ekstrak 70 ppm (C) dan kontrol negatif (penginfeksian bakteri tanpa perendaman ekstrak) dengan tiga kali ulangan. Penelitian ini menunjukkan adanya pengaruh ekstrak E. palmifolia terhadap kelulushidupan ikan nila (O. niloticus) yang terinfeksi P. fluorescens serta gejala klinisnya. Perlakuan C (70 ppm) merupakan konsentrasi optimal untuk kelulushidupan ikan. Kata Kunci : Bawang Dayak, Oreochromis niloticus, Kelulushidupan, Gejala Klinis, Antibakteri. Abstract - Pseudomonas fluorescens bacteria is a gram-negative bacteria that causes losses in tilapia (Oreochromis niloticus) aquaculture. Eleutherine palmifolia or better known as Dayak onion, is known to have antimicrobial activity and has been used as a treatment. This study examined the effect of E. palmifolia extract on the survival of tilapia (O. niloticus) infected with P. fluorescens and clinical symptoms. The experimental method was carried out in this study with three treatments, namely the concentration of 30 ppm extract (A), 50 ppm extract (B), 70 ppm extract (C) and negative control (bacterial infection without extract immersion) with three replications. This study demonstrated the effect of E. palmifolia extract on the survival of tilapia (O. niloticus) infected with P. fluorescens and its clinical symptoms. Treatment C (70 ppm) was the optimal concentration for fish survival. Keywords : Onion Dayak, Oreochromis niloticus, Survival, Clinical Symptoms, Antibacterial.
KARAKTERISASI TINGKAT VIRULENSI BAKTERI Vibrio splendidus PADA KERANG MANILA (Ruditapes philippinarum) MENGGUNAKAN TES IN VITRO Jati, Ciptaning Weargo; Noor, Huriyatul Fitriyah; Putriani, Rizha Bery
Jurnal Bahari Papadak Vol 4 No 1 (2023): Jurnal Bahari Papadak
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak - Vibrio splendidus merupakan penyebab terjadinya Brown Ring Disease (BRD) pada kerang manila, Ruditapes philippinarum. Bakteri yang diujikan didapat dari Laboratoire de Biotechnologie et Chimie Marines (LBCM), Prancis. Karakterisasi bakteri dilakukan dengan menggunakan tes in vitro. Penelitian ini dilakukan untuk mengevaluasi tingkat virulensi dai V. splendidus dengan menggunakan serangkaian tes in vitro pada kerang manila. Pada tes yang dilakukan, kami menemukan filopod pada hemosit kerang hilang, yang menandakan adanya sitotoksisitas. Untuk menghitungnya, beberapa tes flow cytometry seperti uji aderensi, fagositosis, dan reactive oxygen species (ROS) tes dilakukan. Dua jenis bakteri Vibrio tapetis digunakan untuk mebandingkan aktivitas keduanya. Hasil dari penelitian ini ditemukan bahwa aktivitas Vibrio splendidus lebih rendah dari Vibrio tapetis dan kontrol negatif. Kata Kunci : Ruditapes philippinarum, Vibrio tapetis, In Vitro Abstract - Vibrio splendidus is the causative agent of Brown Ring Disease (BRD). This bacterium affects the manila clam, Ruditapes philippinarum. A strain of V. splendidus was obtained from LBCM. The bacterium was characterized its ability to form biofilms in vitro. This study was designed to evaluate the virulence of V. splendidus strain using in vitro assays to the R. philippinarum. In in vitro assay, we found clam hemocytes lose their filopods and become rounded, indicating cytotoxic activity of the bacteria. To quantify this cytotoxicity, several flow cytometry tests such as adherence test and phagocytosis test, and reactive oxygen species (ROS) were used. To compare the cytotoxicity degree, 2 bacteria strains of V. tapetis that pathogenic to bivalves and the mutant bacteria were tested. The results of this study showed that V. splendidus, showed lower cytotoxicity degree compared to Vibrio tapetis as positive control and comparet to the normal control. Keywords : Ruditapes philippinarum, Vibrio tapetis, In Vitro
PENGENALAN DAN PENYADARAN SISWA/I PAUD GEREJA NASARET OESAPA TIMUR TENTANG KEBERSIHAN PESISIR Sine, Kiik G.; Kangkan, Alexander L.; Ayubi, Aludin Al
Jurnal Bahari Papadak Vol 4 No 1 (2023): Jurnal Bahari Papadak
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak - Kegiatan ini bertujuan untuk memberi pengenalan dan penyadaran kepada siswa/i PAUD Gereja Nasaret Oesapa Timur tentang kebersihan pesisir. Metode yang digunakan dalam pelaksanaan kegiatan ini yaitu berupa metode dalam bentuk penyajian materi. Materi yang disajikan dalam kegiatan ini adalah dalan bentuk video ilustrasi yang bersumber dari youtube. Dalam proses penyajiannya peserta kegiatan (siswa/i) PAUD diarahkan untuk menyaksikan atau menonton video tersebut lalu setelah itu penyaji mengarahkan lagi kepada peserta untuk menceritakan kembali secara umum akan materi yang telah ditonton. Ketika selesai menyaksikan video, penyaji membuka ruang diskusi agar siswa/i PAUD dapat memberi pertanyaan kepada penyaji atas apa yang belum dipahami terkait materi yang ia saksiskan dari video tersebut. Seluruh pertanyaan yang diajukan kemudian dijawab oleh masing-masing pemateri pada kegiatan tersebut.. Hasil yang dicapai dalam kegiatan ini yaitu seluruh materi yang disajikan dapat diterima atau dipahami secara baik oleh peserta kegiatan dalam hal ini siswa/i PAUD yang dibuktikan melalui bentuk apresiasi yang sangat tinggi kepada Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan, Fakultas, Peternakan, Kelautan dan Perikanan, Universitas Nusa Cendana yang telah memberi kontribusi ilmu pengetahuan bagi mereka dan mereka juga sangat berharap agar kegiatan seperti ini harus terus berlanjut dan rutin untuk dilaksanakan. Kata Kunci : Pengenalan, Penyadaran, Kebersihan, Pesisir
APLIKASI PERENDAMAN EKSTRAK KASAR RUMPUT LAUT Ulva lactuta TERHADAP AKTIVITAS PHENOLOKSIDASE (PO) DAN RESPIRATORY BURST (RB) PADA UDANG VANNAME (Litopenaues vannamei) Suleman, Suleman
Jurnal Bahari Papadak Vol 4 No 1 (2023): Jurnal Bahari Papadak
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak - Rumput laut Ulva lactuta memiliki metabolit sekunder yang berperan penting untuk menjaga sistem imun pada udang. Rumput laut hijau salah satunya jenis Ulva lactuta merupakan sumber senyawa bioaktif alami yang sering digunakan dalam bidang farmakologi dan dalam meningkatkan sistem imun pada udang yang mempunyai aktivitas sebagai antiimflamasi, antivirus, antineoplastic, antimikroba, antibakteri dan antihipertensi karena mengandung senyawa polisakarida sulfat, fenolat, terpenoid, lakton, sterol dan asam lemak. Salah satu parameter imun pada udang yang memiliki peran penting adalah aktivitas phenoloksidase (PO) dan respiratory burst (RB). Pemberian ekstrak kasar Ulva lactuta bertujuan untuk mengamati perubahan aktivitas PO dan RB pada udang vaname. Rancangan percobaan dilakukan pada 3 perlakuan (perendaman ekstrak kasar) (1 ppm, 1,5 ppm dan 2 ppm) dan 2 kontrol (negatif dan positif) serta 3 kali ulangan selama 6 hari pengamatan. Pengamatan hari ke-1 hingga ke-6 menunjukkan aktivitas PO pada perlakuan 2 ppm menunjukkan hasil yang paling tinggi sebesar 0,214±0,021. Data yang diperoleh menunjukkan bahwa pemberian ekstrak kasar Ulva lactuta sebesar 2 ppm dapat meningkatkan aktivitas PO pada udang vanname serta memberikan perbedaan signifikan terhadap semua perlakuan. Pengamatan perubahan RB pada sistem imun udang vaname menunjukkan bahwa pada dosis 2 ppm menunjukkan hasil yang paling tinggi sebesar 45,8% dengan nilai RB 0,323±0,02. Parameter kualitas selama pengamatan menunjukkan hasil sesuai pada kisaran optimal dengan suhu (oC) 24-26, pH dengan kisaran 7,5-7,8, DO (mg/L) dengan kisaran 4,55-5,63 dan salinitas pada 35 ppt. Kata Kunci : Ulva lactuta, Phenoloksidase, Udang Vaname, Senyawa Aktif, Ekstrak Kasar, Respiratory Burst. Abstract - Ulva lactuta has secondary metabolites that play an important role in maintaining the immune system in shrimp. Green seaweed, one of which is the type of Ulva lactuta is a source of natural bioactive compounds that are often used in pharmacology and in improving the immune system in shrimp which has activity as an antiimflamatic, antiviral, antineoplastic, antimicrobial, antibacterial and antihypertensive because it contains polysaccharide sulfate compounds, phenolics, terpenoids, lactones, sterols, and fatty acids. One of the immune parameters in shrimp that has an important role is phenoloxidase activity and respiratory burst. The appropriation of the Ulva lactuta crude aims to observe changes in phenoloxidase activity in vaname shrimp. The experimental design was carried out on 3 treatments (crude extract immersion) (1 ppm, 1.5 ppm and 2 ppm) and 2 controls (negative and positive) with 3 time repetitions for 6 days of observation. Day 1 to 6 observations showed PO activity at 2 ppm treatment showed the highest result of 0.214±0.021. The data obtained showed that giving a crude extract of Ulva lactuta of 2 ppm could increase PO activity in vanname shrimp and provide significant differences in all treatments. Observation of RB changes in the immune system of vaname shrimp showed that at a dose of 2 ppm showed the highest results of 45.8% with a RB value of 0.323±0.02. The quality parameters during the observation showed corresponding results in the optimal range with a temperature (oC) of 24-26, pH with a range of 7.5-7.8, DO (mg/L) with a range of 4.55-5.63 and salinity at 35 ppt. Keywords : Ulva lactuta, Phenoloksidase, Respiratory Burst, Shrimp, Organic Compound, Crude Extract
PERUBAHAN SEBARAN MANGROVE MENGGUNAKAN CITRA LANDSAT 8 DI DESA BIPOLO KECAMATAN SULAMU Paa, Beatrix Fernanda; Sine, Kiik G.; Kangkan, Alexander L.
Jurnal Bahari Papadak Vol 4 No 2 (2023): Jurnal Bahari Papadak
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak - Perubahan yang terjadi pada wilayah pesisir dan laut tidak hanya sekedar gejala alam, tetapi kondisi tersebut sangat dipengaruhi oleh aktifitas manusia yang berada disekitarnya. Wilayah pesisir merupakan salah satu ekosistem yang terpadu dan saling berkolerasi secara timbal balik. Masing-masing elemen dalam ekosistem tersebut memiliki peran dan fungsi yang saling mendukung. Salah satu perubahan yang terjadi di wilayah pesisir yaitu ekosistem hutan mangrove yang mengalami perubahan penutupan lahan dan luasan lahan. Tujuan dari penelitian ini adalah Mengkaji Perubahan Sebaran mangrove dan tingkat kerapatan mangrove menggunakan Citra Landsat 8 tahun 2015-2020 di Desa Bipolo Kecamatan Sulamu. Dengan menggunakan penginderaan jauh (Remote Sensing) dengan memanfaatkan Citra Landsat 8 tahun 2015-2020. Metode yang digunakan dalam Penelitian ini berupa teknik klasifikasi data citra Landsat 8 yaitu menginterpretasi perubahan lahan hutan mangrove yang terjadi dari tahun 2015-2020. Proses pembuatan peta luasan dan sebaran, software yang digunakan dalam pemetaan digital antara lain : Software ENVI 4.6, Ermapper 6.4, Software ArcGIS 10. Analisis data yang diperoleh dari hasil citra landsat kemudian dianalisis dengan menggunakan nilai Normalized Difference Vegetation index (NDVI). Hasil perhitungan menunjukan perubahan Luasan Mangrove mengalami perubahan tiap tahun dari Tahun 2015-2016 berkurang 4,5 Ha, Tahun 2016-2017 berkurang 0,97 Ha, Tahun 2017-2018 berkurang 0,24 Ha, Tahun 2018-2019 berkurang 2,22 Ha, Tahun 2019-2020 berkurang 2,04 Ha. Berdasarkan hasil perubahan luasan mangrove dilihat bahwa mangrove di Desa Bipolo mengalami perubahan luasan tiap tahun dari Tahun 2015-2020 dengan total perubahan sebesar 9,97 Ha. Kata Kunci : Mangrove, Desa Bipolo, Landsat 8 Abstrak – Changes that occur in coastal and marine areas are not just natural phenomena, but these conditions are strongly influenced by human activities around them. The coastal area is an integrated ecosystem and reciprocally correlated. Each element in the ecosystem has a role and function that supports each other. One of the changes that occur in coastal areas is the mangrove forest ecosystem which has changed land cover and land area. The purpose of this study was to assess changes in mangrove distribution and mangrove density using Landsat 8 Imagery 2015-2020 in Bipolo Village, Sulamu District. By using remote sensing (Remote Sensing) by utilizing Landsat 8 Imagery 2015-2020. The method used in this study is a Landsat 8 image data classification technique, which is to interpret changes in mangrove forest land that occurred from 2015-2020. The process of making an area and distribution map, the software used in digital mapping, among others : ENVI 4.6 software, Ermapper 6.4, ArcGIS 10 software. Analysis of the data obtained from the Landsat imagery was then analyzed using the Normalized Difference Vegetation index (NDVI) value. The calculation results show that changes in Mangrove Area change every year from 2015-2016 reduced by 4.5 Ha, 2016-2017 reduced by 0.97 Ha, 2017-2018 reduced by 0.24 Ha, 2018-2019 reduced by 2.22 Ha , the year 2019-2020 reduced by 2.04 Ha. Based on the results of changes in mangrove area, it can be seen that the mangrove in Bipolo Village changes in area every year from 2015-2020 with a total change of 9.97 Ha. Keyword : Mangrove, Bipolo Village , Landsat 8
SEBARAN SPASIAL KLOROFIL-A DAN SUHU PERMUKAAN LAUT MENGGUNAKAN PENGINDERAAN JAUH DAN SIG DI PERAIRAN TELUK KUPANG Tasik, Marlin Fanggi; Paulus, Chaterina A; Kangkan, Alexander L.
Jurnal Bahari Papadak Vol 4 No 2 (2023): Jurnal Bahari Papadak
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak - Teknik penginderaan jauh melalui satelit merupakan metode yang efisien untuk mengetahui sebaran klorofil-a dan sebaran suhu permukaan laut. Penentuan suhu dan klorofil-a optimum membantu dalam mengidentifikasi daerah penangkapan ikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sebaran dari klorofil-a dan suhu permukaan laut menggunakan metode penginderaan jauh dan SIG di perairan Teluk Kupang. Penginderaan jauh yang digunakan dalam penelitian ini adalah software SeaDAS versi 8.2.0 untuk cropping daerah yang dijadikan lokasi penelitian, sedangkan SIG menggunakan software ArcGIS versi 10.8 untuk layout tampilan peta, dan microsoft excel 2007 untuk menampilkan titik koordinat lokasi penelitian dan nilai sebaran klorofil-a dan suhu permukaan laut. Nilai sebaran klorofil-a di perairan Teluk Kupang tertinggi pada bulan Agustus dengan nilai 8,26 mg/m³ dan terendah pada bulan Oktober dengan nilai 1,97 mg/m³; dan pada sebaran suhu permukaan laut di perairan Teluk Kupang tertinggi pada bulan April dengan nilai 31,25°C dan terendah pada bulan Agustus dengan nilai 26,77°C. Konsentrasi klorofil-a pada bulan April sampai bulan Oktober 2021 termasuk dalam kategori yang subur, meskipun pada konsentrasi klorofil-a pada bulan September dan bulan Oktober mengalami penurunan konsentrasi klorofil-a. Suhu permukaan laut pada bulan April – Oktober 2021 termasuk dalam kategori suhu yang hangat, dan bersifat homogen seperti kisaran sebaran suhu permukaan laut di perairan Indonesia. Kata Kunci : Klorofil-A, Suhu Permukaan Laut, SIG, Penginderaan Jauh, Teluk Kupang Abstract - Remote sensing techniques via satellite are an efficient method to determine the chlorophyll-a distribution and the distribution of sea surface temperature. Determination of optimum temperature and chlorophyll-a helps in identifying fishing grounds. This study aims to determine the distribution of chlorophyll-a and sea surface temperature using remote sensing and GIS methods in the waters of Kupang Bay. The remote sensing method used in this study is SeaDAS software version 8.2.0 for cropping the area of research sites, while GIS method uses ArcGIS software version 10.8 for display map layouts, and Microsoft Excel 2007 to display the coordinates of the research location and the distribution value of chlorophyll-a and sea surface temperature. The highest value of the chlorophyll-a distribution in August with a value of 8.26 mg/m and the lowest in October with a value of 1.97 mg/m³; while the highest sea surface temperatures distribution was in April with a value of 31.25°C and the lowest was in August with a value of 26.77°C. The concentration of chlorophyll-a in April to October 2021 was in the category of fertile waters, despite the chlorophyll-a in September and October experienced a decrease in the concentration of chlorophyll-a. The sea surface temperature is in the warm temperature category in April – October 2021, and is homogeneous like the range of sea surface temperature distribution in Indonesian waters. Keywords : Chlorophyll-a, Sea Surface Temperature, GIS, Remote Sensing, Kupang Bay