cover
Contact Name
Yahyah
Contact Email
yahyahrachim@gmail.com
Phone
+628113828906
Journal Mail Official
baharipapadak00@gmail.com
Editorial Address
Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur, Indonesia
Location
Kota kupang,
Nusa tenggara timur
INDONESIA
JURNAL BAHARI PAPADAK
ISSN : -     EISSN : 27236536     DOI : -
Jurnal Bahari Papadak adalah sebuah jurnal nasional dalam bidang ilmu-ilmu kelautan dan perikanan yang di kelolah oleh Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan, Fakultas Kelautan dan Perikanan, Universitas Nusa Cendana. Tujuan utamanya adalah menyajikan artikel-artikel hasil riset atau penelitian yang berkualitas yang meliputi semua sub-bidang kajian dalam lingkup ilmu kelautan dan perikanan. Jurnal ini menyediakan ruang publikasi bagi akademisi, peneliti, mahasiswa dan kalangan professional lainnya. Artikel ilmiah yang diajukan untuk diterbitkan dalam jurnal ini harus memenuhi kriteria-kriteria tertentu, merupakan paper asli (bebas plagiarisme), tidak dipublikasikan atau tidak sedang diajukan ke jurnal lain. Lingkup topik Jurnal Bahari Papadak meliputi manajemen sumberdaya perairan, perikanan tangkap, pengolahan hasil perikanan, sosial ekonomi perikanan, ilmu kelautan, bioteknologi perikanan, biologi dan ekologi biota perairan, serta penilaian dan pengelolaan ekosistem perairan.
Articles 193 Documents
PENDAPATAN NELAYAN PANCING ULUR (hand line) DI KELURAHAN METINA KECAMATAN LOBALAIN KABUPATEN ROTE NDAO Limbak, Norlyn Yosina; Soewarlan, Lady Cindy; Sine, Kiik G.
Jurnal Bahari Papadak Vol 4 No 2 (2023): Jurnal Bahari Papadak
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak – Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pendapatan yang diperoleh nelayan pancing ulur (hand line) di Kelurahan Metina, Kecamatan Lobalain, Kabupaten Rote Ndao. Penelitian ini menggunakan metode survei yaitu pada penelitian ini sampel diambil dari suatu populasi menggunakan kuesioner sebagai alat pengumpul data pokok, dimana responden yang dijadikan sampel adalah nelayan pemilik unit usaha penangkapan pancing ulur (hand line). Sampel dalam penelitian ini adalah seluruh nelayan pancing ulur yang ada di Kelurahan Metina Kabupaten Rote Ndao yang berjumlah 35 orang. Teknik pengambilan sampel secara sensus artinya semua populasi diambil sebagai sampel. Pendapatan diperoleh dari selisih antara total penerimaan dan total biaya. Hasil penelitian menunjukkan total penerimaan yang diperoleh dari 35 responden selama satu bulan sebesar Rp.296.176.000, sedangkan total biaya yang dikeluarkan untuk produksi usaha penangkapan dengan pancing ulur sebesar Rp.80.385.010 dan total pendapatan nelayan yang diperoleh dari 35 responden sebesar Rp.215.790.990. Jika dirata-ratakan pendapatan responden dalam satu bulan sebesar Rp.6.165.457. Kata Kunci : Pendapatan, Nelayan Pancing Ulur, Kelurahan Metina Abstract – This study aims to determine the income earned by fishermen with hand line fishing gear in Metina Village, Lobalain Subdistrict, Rote Ndao Regency. This study used a survey method, namely in this study the sample was taken from a population using a questionnaire as the main data collection tool, where the respondents who are used as sampled were fishermen who owned hand line fishing business units. The sample in this study were all hand line fishermen in Metina Village, Lobalain Subdistrict, Rote Ndao Regency, totaling 35 people. The census sampling technique means that entire population is taken as a sample. Income is obtained from the difference between the total ravenue and total costs. The results showed that the total income obtained from 35 respondents for one month was Rp.296,176,000 while the total costs incurred for the production of hand line fishing business amounted to Rp.80,385,010 and total fishermen’s income obtained from 35 respondents is Rp.215,790,990. If the average income of respondents in one month is Rp.6,165,457. Key Word : Income, Hand Line Fishermen, Metina Village
POLA SALURAN PEMASARAN HASIL TANGKAPAN POLE AND LINE YANG BERPANGKALAN DI PANGKALAN PENDARATAN IKAN (PPI) OEBA, KOTA KUPANG Safitri, Mariani M.; Soewarlan, Lady Cindy; Paulus, Chaterina A.
Jurnal Bahari Papadak Vol 4 No 2 (2023): Jurnal Bahari Papadak
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak – Cakalang dan tuna merupakan jenis hasil tangkapan dari armada pole and line. Beberapa nelayan pole and line yang fishing groundnya diseputaran Kupang biasanya mendaratkan hasil tangkapannya di PPI Oeba, ditempat ini mereka melakukan transaksi penjualan untuk tujuan pasar ekspor maupun pasar lokal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis hasil tangkapan utama dan samping dari alat tangkap pole and line yang berpangkalan di PPI Oeba dan alur niaga dari hasil tangkapan utama dan samping dari armada pole and line yang berpangkalan di PPI Oeba. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survey. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis deskriptif kuantitatif dan analisis deskriptif dan di hitung mengunakan rumus presentase. Hasil penelitian menunjukan bahwa hasil tangkapan utama dari armada pole and line adalah ikan cakalang dan ikan tuna sebagai tangkapan samping. Pola saluran pemasaran hasil tangkapan dari armada pole and line yang berpangkalan di PPI Oeba terbagi menjadi dua musim yaitu musim banyak dan musim sedikit. Pada musim tangkapan yang tinggi, saluran pemasaran yang terbentuk adalah nelayan, perusahaan, dan eksportir; sedangkan pada musim tangkapan yang sedikit, terbentuk 3 saluran pemasaran. Tiga saluran pemasaran yang dimaksud adalah: 1) nelayan, perusahan, pengumpul, pengecer, dan konsumen lokal; 2) kedua nelayan, perusahan, pengumpul, konsumen lokal; dan 3) nelayan, perusahan, pengecer, konsumen lokal. Kata Kunci: Hasil tangkapan ikan, saluran pemasaran, pole and line, PPI Oeba. Abstract – Skipjack and tuna are the main catches of the pole and line fleet. Pole and line fishermen whose fishing grounds are around Kupang usually land their catches at PPI Oeba, where they conduct sales transactions for export and local markets. This study aims to determine the types of the main and side catches of pole and line fishing gear based at Fishery Port Oeba and the trade flow of the main and side catches of the pole and line fleet based at Fishery Port Oeba. The method used in this research is the survey method. The analysis method used in this research is quantitative descriptive analysis and descriptive analysis and calculated using the percentage formula. The results showed that the main catch of the pole and line fleet was skipjack and tuna as a side catch. The marketing channel pattern of the catch from the pole and line fleet based at Fishery Port Oeba is divided into two seasons, namely the high and low fishing seasons. In the high catch season, the marketing channels are fishermen, companies, and exporters; while in the low catch season, three marketing channels are formed. The three marketing channels are: 1) fishermen, companies, collectors, retailers, and local consumers; 2) fishermen, companies, collectors, and local consumers; and 3) fishermen, companies, retailers, and local consumers. Keywords: Fish catch, marketing channels, pole and line, Fishery Port Oeba.
JENIS IKAN HASIL TANGKAPAN ALAT TANGKAP PURSE SEINE YANG DIOPERASIKAN OLEH NELAYAN DI DESA BALAURING, KECAMATAN OMESURI, KABUPATEN LEMBATA Arsin, Nasaria; Tallo, Ismawan; Al Ayubi, Aludin
Jurnal Bahari Papadak Vol 4 No 2 (2023): Jurnal Bahari Papadak
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak- Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis-jenis dan ukuran ikan hasil tangkapan alat tangkap purse seine yang dioperasikan oleh nelayan di Desa Balauring, Kecamatan Omesuri, Kabupaten Lembata. Pengumpulan data penelitian menggunakan teknik observasi yaitu mengamati secara langsung proses pembongkaran ikan diatas kapal. Data komposisi jenis hasil tangkapan purse seine dihitung pada setiap waktu hauling satuan (kg) jenis ikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jenis dan ukuran ikan hasil tangkapan alat tangkap purse seine yaitu layang (Decapterus russelli) dengan panjang 12-31 cm dan berat 14,1-330 gram, tongkol burik (Euthynnus affinis) dengan panjang 19,3-28,5 cm dan berat 45-300 gram, selar (Selar crumenophtalmus) dengan panjang 18,5-21,2 cm dan berat 10,1-127,5 gram, sunglir (Elagatis bipinnulata) dengan panjang 15-22,5 cm dan berat 14,1-304 gram, sedangkan kuwe (Caranx ignobilis) dengan panjang 10-19 cm dan berat 14-31 gram. Komposisi tertinggi yang di tangkap oleh nelayan purse seine adalah layang (Decapterus russelli) dengan nilai komposisi yaitu 71% komposisi terendah yang di tangkap oleh nelayan purse seine adalah kuwe (Caranx ignobilis) dengan komposisi 0,11%. Kata Kunci : Purse seine, Komposisi hasil tangkapan, Desa Balauring. Abstrak- This study aims to determine the types and sizes of fish caught by purse seine fishing gear operated by fishermen in Balauring Village, Omesuri District, Lembata Regency. Collecting research data using observation techniques, namely observing directly the process of unloading fish on board. Analysis of the data obtained from the study. The composition of purse seine catches was calculated based on the composition of each hauling time unit (kg) of fish species. The results showed that the types and sizes of fish caught by purse seine fishing gear operated by fishermen in Balauring Village were mackerel scad (Decapterus russelli) with a length of 12-31 cm and a weight of 14.1-330 grams, mackerel tuna (Euthynnus affinis) with a length of 19.3-28.5 cm and a weight of 45-300 grams, bigeye scad (Selar crumenophtalmus) with a length of 18.5-21.2 cm and a weight of 10.1-127.5 grams, rainbow runner (Elagatis bipinnulata) with a length of 15-22.5 cm and a weight of 14.1-304 grams, while the giant trevally (Caranx ignobilis) has a length of 10-19 cm and a weight of 14-31 grams. The highest composition caught by purse seine fishermen is mackerel scad (Decapterus russelli) with a composition value of 71%, the lowest composition caught by purse seine fishermen is giant trevally (Caranx ignobilis) with a composition of 0.11%. Keywords: Purse seine, Catch composition, Balauring Village.
PENEMPATAN UMPAN TERHADAP HASIL TANGKAPAN BUBU LIPAT DI PERAIRAN OEBELO DAN TANAH MERAH, KECAMATAN KUPANG TENGAH, KABUPATEN KUPANG Thalo, Jan Quarius; ., Yahyah; Boikh, Lebrina I.
Jurnal Bahari Papadak Vol 4 No 2 (2023): Jurnal Bahari Papadak
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak - Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hasil tangkapan dengan posisi umpan yang berbeda dari alat tangkap bubu di perairan Oebelo dan Tanah Merah, Kecamatan Kupang Tengah, Kabupaten Kupang. Metode Penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimental fishing, Metode experimen adalah melakukan uji coba, umpan akan diletakan berbeda pada setiap alat tangkap bubu yang dioperasikan, misalkan pada bubu 1 umpan diletakan dekat mulut bubu, pada bubu 2, umpan diletakan ditengah bubu dan pada bubu 3, umpan diletakan dibelakang bubu. Adapun data yang digunakan yaitu jumlah hasil tangkapan kepiting bakau dengan posisi umpan yang berbeda dengan metode yang digunakan dalam analisis efektivitas. hasil analisis efektivitas pada jumlah hasil tangkapan kepiting bakau dengan posisi umpan yang berbeda yaitu didapatkan hasil nilai signifikan paling tinggi pada perlakuan (2) dengan nilai rata-rata sebesar 0,123 dan hasil analisis yang nilai paling kecil terdapat pada perlakuan (3) dengan nilai rata-rata sebesar 0,09 serta perlakuan (1) memiliki nilai rata-rata sebesar 0,13. Kata Kunci : Bubu Lipat; Kepiting Bakau (Scylla Serrata); Tingkat Efektivitas; Abstract - The aim of this research is to determine the catch results with different bait positions from trap fishing gear in Oebelo and Tanah Merah wathers, Central Kupang District, Kupang Regency. The research method used in this research is the experimental fishing method. The experimental method is to carry out trials, the bait will be placed differently on each trap fishing gear that is operated, for example in trap 1 the bait is placed near the mouth of the trap, in trap 2, the bait is placed in the middle of the trap and in trap 3, the bait is placed behind the trap. The data used is the number of catches of mud crabs with different bait positions compared to the method used in the effectiveness analysis. The results of the effectiveness analysis on the number of mud crab catches with different bait positions, namely that the highest significant value was obtained in treatment (2) with an average value of 0.123 and the analysis results with the lowest value were in treatment (3) with an average value of 0.123. The average is 0.09 and treatment (1) has an average value of 0.13. Keywords: Folding Tray, Mangrove Crab (Scylla Serrata), Level of Effectivenes
KAJIAN KONDISI DAN POTENSI PANGKALAN PENDARATAN IKAN DALAM MENUNJANG HASIL PERIKANAN TANGKAP DI PPI OEBA KOTA KUPANG Tafuli, Maria Oktaviana; ., Yahyah; Kangkan, Alexander L.
Jurnal Bahari Papadak Vol 4 No 2 (2023): Jurnal Bahari Papadak
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak - Salah satu tempat pendaratan ikan yang ada di NTT adalah di Kota Kupang yaitu di Jalan Alor, Kelurahan Fatubesi, Kecamatan Kota Lama atau yang dikenal dengan Pangkalan Pendaratan Ikan (PPI) Oeba, merupakan indikator PPI di Nusa Tenggara Timur. Pendaratan hasil tangkapan di PPI Oeba sudah selayaknya mempunyai fasilitas pendukung. PPI Oeba harus mendapat perhatian khusus. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui kondisi eksisting PPI Oeba yang dapat menunjang hasil perikanan tangkap yaitu berupa profil PPI Oeba, manajemen pengelolaan, infrastruktur PPI Oeba, alat tangkap, perbekalan melaut dan hasil produksi PPI Oeba. Berdasarkan hasil penelitian menunjukan bahwa kondisi eksisting PPI Oeba Kota Kupang, terutama fasilitas dasar dan fungsional tergolong lengkap akan tetapi terdapat beberapa fasilitas yang belum berfungsi sebagaimana mestinya, beberapa fasilitas tidak digunakan seperti fasilitas fungsional berupa perbengkelan yang saat ini belum berjalan, serta kurangnya dukungan peran koperasi. Frekuensi kunjungan kapal, perbekalan melaut dan juga hasil produksi PPI Oeba juga mengalami fluktuasi yang biasanya tergantung pada musim penangkapan. Kata Kunci : Kondisi Eksisting, Frekuensi Kunjungan Kapal, Perbekalan, Hasil Produksi. Abstract - One of the fish landing sites in NTT is in Kupang City, namely on Jalan Alor, Fatubesi Village, Kota Lama District or known as the Oeba Fish Landing Base (PPI), which is an indicator of PPI in East Nusa Tenggara. Landing of catches at PPI Oeba should have supporting facilities. PPI Oeba must receive special attention. This research aims to find out the existing condition of PPI Oeba which can support capture fisheries products, namely in the form of PPI Oeba profiles, management, infrastructure for PPI Oeba, fishing gear, fishing supplies and production results for PPI Oeba. Based on the results of the study, shows that the existing conditions of PPI Oeba, Kupang City, especially the basic and functional facilities are quite complete, but several facilities are not functioning properly, some facilities are not used, such as functional facilities in the form of workshops which are currently not running, and lack of support for the role of cooperatives. The frequency of ship visits, supplies at sea and also the production of PPI Oeba also fluctuated which usually depended on the fishing season. Keywords: Existing Conditions, Frequency Of Ship Visits, Supplies, Production Results.
DESKRIPSI JENIS ALAT TANGKAP IKAN DI PESISIR PANTAI KECAMATAN MALAKA BARAT, KABUPATEN MALAKA Seran, Frederikus; Kangkan, Alexander L.; Soewarlan, Lady Cindy
Jurnal Bahari Papadak Vol 4 No 2 (2023): Jurnal Bahari Papadak
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak - Kecamatan Malaka Barat merupakan sebuah Kecamatan di Kabupaten Malaka yang berjarak 16 Km dari kota Betun, Ibu Kota Kabupaten Malaka. Kecamatan malaka barat termasuk salah satu kecamatan yang berada di pesisir pantai. Penelitian ini adalah untuk mengetahui jenis-jenis alat tangkap serta jenis hasil tangkapan yang di peroleh nelayan Kecamatan Malaka Barat, Kabupaten Malaka. Penelitian ini adalah penelitian survey yang dilakukan pada tanggal, 1 Juni - 31 Juni tahun 2022. Survey menggunakan metode purposive sampling, dengan teknik pengumpulan data melalui data primer berupa observasi dan wawancara tentang alat tangkap dan jenis hasil tangkapan sedangkan data sekunder diperoleh melalui BPS Kabupaten Malaka dan Penelitian terdahulu. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini berupa analisis data deskriptif berupa nilai persentasi.Hasil penelitian menemukan bahwa jenis- jenis alat yang digunakan oleh masyarakat pesisir pantai Kecamatan Malaka Barat, berupa jaring ingsang hayut(Gill net) dengan hasil tangkapan,Ikan Tembang (Sardinella aurita),Ikan Terbang(Hirundicthys oxycephalus),Ikan Paperek (Eubleekeria rapsoni),Ikan Julung –julung(Gemiramphus brasiliensis),Ikan Kembung (Rastralingger sp),Ikan Kerong-kerong (Terapan jarbua),Ikan Hiu martil(Sphyrna zygaena),Ikan Layur (T. lepturus),Ikan Terubuk (Hillsa kele),Ikan susu (L.lactarius), pukat hela udang(Shrimp trawls)hasil tangkapannya berupa Udang windu (Paneus monodon),Udang vanamei (Litopenaeus vannamei),Ikan paperek (Eubleekeria rapsoni),Ikan layur (T. lepturus)dan pukat tarik pantai (Beach seines)hasil tangkapannya adalah Ikan belanak (Mugil Cephalus),Ikan paperek (Eubleekeria rapsoni). Kata Kunci : Jenis Alat tangkap, Ikan,Perairan Malaka Barat. Abstract - West Malacca District is a District in Malacca Regency which is 16 Km from the city of Betun, the capital of Malacca Regency. West Malacca District is one of the sub-districts on the coast. This research is to find out the types of fishing gear and the types of catches obtained by fishermen in West Malacca District, Malacca Regency. This research is a survey research conducted on June 1 - June 31, 2022. The survey used a purposive sampling method, with data collection techniques through primary data in the form of observations and interviews about fishing gear and types of catch while secondary data was obtained through the BPS of Malacca Regency and previous research. The data analysis used in this study is in the form of descriptive data analysis in the form of percentage values. The results of the study found that the types of tools used by the coastal communities of West Malaka District, in the form of gill nets with catches, Tembang Fish (Sardinella aurita), Flying Fish (Hirundithys oxycephalus), Paperek Fish (Eubleekeria rapsoni) , Julung-julung fish (Gemiramphus brasiliensis), mackerel (Rastralingger sp), kerong-kerong fish (Applied jarbua), hammerhead shark (Sphyrna zygaena), layur fish (T. lepturus), terubuk fish (Hillsa kele), fish milk (L.lactarius), shrimp trawls (Shrimp trawls) the catches are tiger prawns (Paneus monodon), vanamei prawns (Litopenaeus vannamei), paperek fish (Eubleekeria rapsoni), layur fish (T. lepturus) and beach drag nets (The catches of Beach seines are mullets (Mugil Cephalus), paperek fish (Eubleekeria rapsoni). Keywords: Types of fishing gear, fish, West Malacca waters
IDENTIFIKASI EKTOPARASIT PADA INSANG IKAN LELE (Clarias sp.) DARI KOLAM BUDIDAYA DI BAKUNASE Fransira, Immaria
Jurnal Bahari Papadak Vol 4 No 2 (2023): Jurnal Bahari Papadak
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak - Ektoparasit merupakan salah satu sumber permasalahan pada budidaya ikan lele (Clarias sp.). Infeksi parasit ini dapat menyebabkan gangguan pada sistem tubuh ikan, luka hingga kematian. Oleh karena itu, perlu diketahui jenis parasit yang menginfeksi ikan budidaya agar apabila ditemukan dalam jumlah banyak dapat segera ditangani. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis parasit yang ditemukan pada insang ikan lele (Clarias sp.) dari kolam budidaya di Bakunase. Metode yang digunakan pada pengambilan sampel adalah metode biopsi dengan identifikasi berdasarkan buku serta literatur. Hasil penelitian menunjukkan adanya ektoparasit seperti Gyrodactylus sp., Dactylogyrus sp., dan Trichodina sp. Kata Kunci : Ektoparasit, Clarias sp., Gyrodactylus sp., Gyrodactylus sp., Trichodina sp. Abstract - Ectoparasites are one of the sources of problems in catfish (Clarias sp.) farming. Infection with these parasites can cause disruption to the fish's body system, injury and death. Therefore, it is necessary to know the types of parasites that infect cultured fish so that if found in large numbers can be treated immediately. This study aims to determine the types of parasites found in the gills of catfish (Clarias sp.) from aquaculture ponds in Bakunase. The method used in sampling is biopsy method with identification based on books and literature. The results showed the presence of ectoparasites such as Gyrodactylus sp., Dactylogyrus sp., and Trichodina sp. Keywords : Ectoparasites, Clarias sp., Gyrodactylus sp., Gyrodactylus sp., Trichodina sp.
IDENTIFIKASI JENIS SAMPAH YANG TERDAMPAR DI PANTAI ENA BHARA KABUPATEN ENDE NUSA TENGGARA TIMUR Sinuray, Benedicta Ega Diane; Toruan, Lumban N. L.; Boikh, Lebrina I.
Jurnal Bahari Papadak Vol 5 No 1 (2024): Jurnal Bahari Papadak
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak - Sampah laut adalah sisa buangan dari suatu produk atau barang yang sudah tidak dapat digunakan biasanya bersumber dari kegiatan sehari-hari manusia atau proses alam, secara khusus dalam kajian ini memfokuskan pada permasalahan sampah yang terdapat di Pantai Ena bhara, Kabupaten Ende. Lokasi penelitian yang dilakukan pada bulan Juli 2023 dibuatkan transek sepanjang 100 meter dan lebar 10 meter. Sampah yang ditemukan di lokasi penelitian adalah semua jenis sampah yang dikumpulkan ke dalam wadah plastik yang telah diberi label, dibersihkan, disortir berdasarkan kategori. Hasil penelitian menunjukan bahwa sampah yang terdapat pada lokasi penelitian dipengaruhi oleh kegiatan manusia seperti aktivitas pariwisata dan aktivitas perikanan, serta pengaruh yang terjadi secara alamiah bersumber dari vegetasi tumbuhan sekitar pantai, masing-masing pengaruh aktivitas tersebut memberikan uraian bahwa sampah yang berada pada lokasi penelitian dapat diklasifikasikan pada beberapa kategori yaitu plastik, gabus/busa, kain, gelas dan keramik, logam, kertas dan kardus, karet, kayu dan kategori lain-lain. Dari uraian tersebut dapat di simpulkan bahwa jumlah potongan sampah yang terdapat pada Pantai Nanganesa sebanyak 409 potongan. Melalui hasil penelitian yang ditemukan menjadi rujukan bagi peneliti untuk menghasilkan rekomendasi bagi pemerintah dan masyarakat agar secara bijak memperhatikan kebersihan lingkungan pantai dan laut agar tidak tercemar dan tetap terjaga kelestarianya. Kata kunci : Sampah laut, jenis, jumlah,Pantai Ena Bhara, Kabupaten Ende. Abstract -. Marine debris is the residual waste of a product or item that is no longer usable, usually sourced from daily human activities or natural processes, specifically in this study focusing on the problem of waste found at Nanganesa Beach, Ende Regency. The research location conducted in July 2023 made a transect of 100 meters long and 10 meters wide. Waste found at the research site is all types of waste collected into plastic containers that have been labeled, cleaned, sorted by category. The results showed that the waste found at the research site was influenced by human activities such as tourism activities and fisheries activities, as well as influences that occur naturally sourced from plant vegetation around the beach, each influence of these activities provides a description that the waste located at the research site can be classified into several categories, namely plastic, cork / foam, cloth, glass and ceramics, metal, paper and cardboard, rubber, wood and other miscellaneous categories. From this description it can be concluded that the number of pieces of waste found on Nanganesa Beach is 409 pieces. Through the research results found to be a reference for researchers to produce recommendations for the government and society to wisely pay attention to the cleanliness of the beach and marine environment so that it is not polluted and remains sustainable. Keywords: Marine debris, type, total, Ena Bhara beach, Ende Regency
ANALISIS HASIL TANGKAPAN IKAN BERDASARKAN MUSIM PENANGKAPAN DENGAN ALAT TANGKAP MINI PURSE SEINE YANG DIDARATKAN DI PANGKALAN PENDARATAN IKAN (PPI) OEBA, KOTA KUPANG Rhando, Antonius Sara; Tallo, Ismawan; Boikh, Lebrina I.
Jurnal Bahari Papadak Vol 5 No 1 (2024): Jurnal Bahari Papadak
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak - Mini Purse Seine di PPI Oeba Kupang merupakan salah satu alat tangkap yang banyak digunakan untuk penangkapan ikan pelagis kecil. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui jenis ikan hasil tangkapan, produktifitas alat tangkap mini purse seine berdasarkan musim penangkapan terhadap hasil tangkapan yang didaratkan di PPI. Oeba Kupang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif yaitu melakukan pengamatan langsung terhadap proses pendaratan hingga bongkar ikan oleh nelayan. Jenis data yang diperoleh dalam penelitian ini berupa data primer dan data sekunder. Hasil penelitian menunjukan bahwa selama penelitian pada alat tangkap mini purse seine diperoleh hasil tangkapan yang terdiri dari 4 spesies yaitu ikan tongkol, ikan tembang, ikan kembung, dan ikan layang di mana setiap spesiesnya memiliki jumlah yang berbeda-beda. Dan analisis data CPUE menunjukan bahwa Pada tahun 2022 nilai CPUE tertinggi terjadi pada musim puncak (musim timur) dari bulan juni-september yaitu sebesar 9,788 ton/trip. sedangkan CPUE terendah terjadi pada musim sedang 2 (musim timur) dari bulan oktober-november yaitu sebesar 4,838 ton/trip. Dan pada tahun 2023 nilai CPUE tertinggi terjadi pada musim sedang 1 (musim pancaroba) dari bulan maret-mei yaitu sebesar 7,013 ton/trip. sedangkan CPUE terendah terjadi pada musim paceklik (musim barat) di bulan januari-februari yaitu sebesar 2,798 ton/trip. Kata kunci : Hasil tangkapan mini purse seine, musim penangkapan, PPI Oeba Kupang Abstract – The Mini Purse Seine at PPI Oeba Kupang is one of the fishing gears that is widely used for catching small pelagic fish. The aim of this research is to determine the type of fish caught, the productivity of the mini purse seine fishing gear based on the fishing season on the catch landed at PPI Oeba Kupang. The method used in this research is a descriptive method, namely direct observation of the process of landing and unloading fish by fishermen. The types of data obtained in this research are primary data and secondary data. The results of the research showed that during research using the mini purse seine fishing gear, catches consisted of 4 species, namely tuna, tembang fish, mackerel and flying fish, where each species had different numbers. And analysis of CPUE data shows that in 2022 the highest CPUE value will occur in the peak season (eastern season) from June- September, namely 9,788 tonnes/ trip. while the lowest CPUE occurred in moderate season 2 (eastern season) from October to November, namely 4,838 tons/ trip. And in 2023 the highest CPUE value will occur in moderate season 1 (transition season) from March- May, namely 7,013 tons/ trip. while the lowest CPUE occurred in the lean season (west season) in January- February, namely 2,798 tons/ trip. Keywords : Mini purse seine catch, fishing season, PPI Oeba Kupang
ANALISIS KELAYAKAN USAHA DAN OPERASI PURSE SEINE DENGAN SISTEM 2 KAPAL PADA KM. BINTANG PUTRA SAMUDRA DI PENGAMBENGAN, BALI Soepardi, Sugiono; Purnama, I Wayan Angga; Radjab, Resky A.; Prasetyo, Ganang Dwi; Siahaan, Irandha C. M.; ., Rasdam; Ulat, Muhamad Ali; Saputra, Aman
Jurnal Bahari Papadak Vol 5 No 1 (2024): Jurnal Bahari Papadak
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak - Analisis kelayakan usaha dan operasional kapal penangkap khusus (slerek) atau purse seine dengan tangkapan utama yaitu lemuru (sardinella sp.) yang selalu tersedia sepanjang tahun di perairan Selat Bali (WPP NRI 573). Tujuan penelitian untuk Mengetahui Konstruksi armada kapal penangkap, teknik pengoperasian dan penanganan dan fishing ground dan hasil tangkapan, serta Menganalisis kelayakan usaha penangkapan ikan. Peneliitian dilaksanakan pada tanggal 18 Maret 2022 sampai 18 Juni 2022 pada KM. Bintang Putra Samudra yang berpangkalan di Pelabuhan Perikanan Nusantara Pengambengan. Analisis deskriptif digunakan dengan mendeskripsikan tentang teknik penangkapan dan penanganan ikan dengan alat tangkap purse seine yang menggunakan 2 unit kapal serta pengoperasian alat tangkap yaitu sama seperti purse seine light fishing yang menggunakan bantuan cahaya lampu untuk mengumpulkan gerombolan ikan. penanganan ikan berupa penyiapan palka, pengangkutan ikan (brailing), dan pendinginan dengan Es menggunakan metode bulking dengan hasil tangkapan tertinggi pada koordinat 08º38''06" S dan 114º52''53" E sebesar 22,714.kg Nilai B/C ratio yaitu 3,2 lebih besar dari 1, sehingga usaha penangkapan ikan layak untuk dijalankan dan diteruskan. Berdasarkan nilai Break Even Point (BEP) dibutuhkan 153 trip (7 bulan 13 hari) untuk memperoleh keuntungan Rp. 14.939.057/trip agar mencapai titik impas. Kata Kunci : Penangkapan ikan, Daerah Penangkapan, Titik Impas. Abstract - Analysis of business feasibility and operation of special fishing vessels (slerek) or purse seine with the main catch, namely lemuru (sardinella sp.) which is always available throughout the year in the waters of the Bali Strait (WPP NRI 573). The aim of the research is to find out the construction of fishing fleets, operating and handling techniques and fishing grounds and catches, and to analyze the feasibility of fishing businesses. The research was carried out from 18 March 2022 to 18 June 2022 at KM. Bintang Putra Samudra based at the Pengambengan Archipelago Fishing Port. Descriptive analysis was used to describe the technique of catching and handling fish with purse seine fishing gear that uses 2 units of vessels and the operation of fishing gear is the same as purse seine light fishing which uses the help of lights to collect schools of fish. fish handling in the form of preparing holds, fish transportation (brailing), and cooling with ice using the bulking method with the highest catches at coordinates 08º38''06" S and 114º52''53" E of 22,714 kg The value of the B/C ratio is 3, 2 is greater than 1, so the fishing business is feasible to run and continue. Based on the value of the Break Even Point (BEP), it takes 153 trips (7 months 13 days) to get a profit of Rp. 14,939,057/trip to break even Keywords : Fishing, Catching Area, Break-even Point.