Articles
60 Documents
Search results for
, issue
"SEMINAR NASIONAL 2021 : PROSIDING EDISI 1"
:
60 Documents
clear
Rekondisi Mesin Bubut “Light Gap-Bed Lathe” Model Cq 6250 Pada Laboratorium Pendidikan Teknik Mesin
Badaruddin Anwar;
Djuanda Djuanda;
Rusli Ismail;
Baso Riadi Husda
Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat SEMINAR NASIONAL 2021 : PROSIDING EDISI 10
Publisher : Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (567.807 KB)
Abstrak. Mitra Program Kemitraan Masyarakat (PKM) ini adalah Kelompok Mahasiswa Pendidikan Teknik Mesin, Masalahnya adalah: melakukan rekondisi pada mesin bubut merek Light Gap Bed Lathe Model CQ 6250 yang telah rusak. Sasaran eksternal adalah proses mengembalikan kondisi awal (rekondisi) mesin bubut Light Gap Bed Lathe Model CQ 6250 dengan fokus pada perbaikan system kelistrikan, dan kinerja mesin. Metode observasi langsung diterapkan untuk menyelesaikan permasalahan pada mesin bubut. Tahapan rekondisi dimulai dari mengidentifikasi kerusakan mesin bubut dengan melakukan pemeriksaan visual, pengujian fungsi pada mesin, kemudian dilanjutkan dengan menganalisa kerusakan, dan tindakan perbaikan terhadap hasil analisa. Metode pengujian fungsi, pengujian kinerja mesin dilakukan untuk melihat ketercapaian tujuan rekondisi. Berdasarkan hasil pengujian yang dilakukan, diperoleh fungsi system kelistrikan kembali normal, kinerja mesin untuk putaran spindle dapat berfungsi. Kata kunci: Rekondisi, Mesin bubut, Uji kinerja.
PKM Pembuatan Nuget Ayam Dengan Subtitusi Sayuran Pada Kelompok Ibu-Ibu Rumah Tangga
Gawarti Gawarti;
Besse Qur’ani;
Rissa Megavitry
Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat SEMINAR NASIONAL 2021 : PROSIDING EDISI 12
Publisher : Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (156.14 KB)
Abstract. The problem is that housewives in Panciro village lack knowledge about the importance of increasing skills and knowledge about making jam, Panciro village women do not meet standards (under quality standard), and are less serious in seeking efforts to overcome how to increase knowledge and skills in making jam. The potential of mothers to support the improvement of skills and knowledge requires training. However, knowledge and skills in making jam are still limited or less skilled due to lack of understanding or knowledge about making jam. This PKM aims to increase the knowledge and skills as well as a clear vision of the participants in the training activities so that the partner group of Panciro women is more engaged in the business of making jam as a business field that has the potential to become a creative economy industry. The methods and approaches offered in this activity are lecture, discussion, question and answer, demonstration, and training methods. The success of this program is assessed through the indicators used to measure the extent of the success of this program if the partner mothers who have been trained are able to apply the knowledge and skills independently, reaching <50% and are able to make 3 types of prototypes planned in this activity”. Based on the results of the implementation of this PKM activity, it can be concluded that the implementation of making jam for the women of Panciro Village can increase the knowledge and skills of the participants in making jam as a skill and knowledge that can provide income if done professionally as evidenced by beautiful, neat packaging. and attractive with a variety of aromas, flavors and hygiene. Keywords: Knowledge, Skills, jam making
PKM Pelatihan Guru tentang Identifikasi, Asesmen dan Adaptasi Kurikulum bagi PDBK di SLB Arnadya Makassar
Usman Usman;
Triyanto Pristiwaluyo;
Purwaka Hadi
Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat SEMINAR NASIONAL 2021 : PROSIDING EDISI 10
Publisher : Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (407.482 KB)
Abstrak. Mitra Program Kemitraan Masyarakat (PKM) ini adalah Sekolah Luar Biasa (SLB) SLB Arnadya Makassar. Masalahnya adalah: guru umumnya masih merasa kurang mampu: (1) Melakukan identifikasi dan asesemen, (2) mengembangkan profil peserta didik, (3) melakukan adaptasi kurikulum, (4) Menentukan program yang tepat untuk diberikan kepada peserta didik berkebutuhan khusus (PDBK) sesuai dengan profilnya berdasarkan hasil asesmen dan adaptasi/analisis kurikulum. Metode yang digunakan adalah: ceramah, diskusi, brainstorming, tanya jawab dan demonstrasi. Hasil yang dicapai adalah: Hasil yang dicapai melalui kegiatan PKM ini mengidikasikan bahwa para guru yang mengikuti kegiatan PKM ini sudah memahami bahwa: (1) identifikasi dan asesmen sangat penting dilakukan sebelum melakukan adaptasi kurikulum dan merancang/membuat PPI, (2) Data hasil identifikasi dan asesmen yang telah dilakukan oleh guru sangat berguna dan menjadi salah satu bentuk tanggung jawab profesionalnya (akuntabilitasnya) kepada pihak-pihak terkait (terutama kepada orang tua peserta didik), (3) praktek pembelajaran yang dilakukan berpedoman pada PPI yang benar-benar adaptif bagi PDBK yang dihadapi di kelas, (4) setiap anak didik berkebutuhan khusus mendapatkan akses pendidikan yang layak dan bermutu. Kata kunci: Identifikasi, Asesmen, Adaptasi Kurikulum dan Peserta Didik Berkebutuhan Khusus
Pengolahan Serbuk Instant Jahe Merah
Amirah Mustarin;
Nur Rahmah;
Andi Muhammad Akram Mukhlis;
Asrijal Asrijal
Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat SEMINAR NASIONAL 2021 : PROSIDING EDISI 11
Publisher : Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (153.53 KB)
Abstrak. Program Kemitraan Masyarakat (PKM) ini adalah kegiatan pengabdian untuk memberdayakan para ibu rumah tangga dan remaja putri untuk menghasilkan produk olahan dari tanaman jahe merah menjadi bubuk jahe instant di Desa Pao Kecamatan Tombolopao Kabupaten Gowa. Desa Pao memiliki objek wisata Air Terjun Bantimurung Gallang yang berpeluang untuk dikunjungi oleh wisatawan sehingga potensi tersebut memberikan peluang masyarakat setempat menyediakan produk unggulan desa sebagai oleh-oleh wisata. Jahe merah yang dihasilkan Desa Pao Kecamatan Tombolopao merupakan salah satu hasil pertanian yang dapat diolah menjadi produk pangan dan permintaan komsumen jahe merah juga meningkat sejak masa pandemi covid-19. Kegiatan pengabdian bersama mitra adalah pengolahan jahe merah menjadi produk bubuk jahe instant. Mitra diberikan pengetahuan dan pelatihan mengenai pembuatan serbuk jahe instan. Metode yang digunakan adalah: ceramah, demonstrasi, diskusi, tanya jawab, dan pendampingan mitra. Hasil yang dicapai adalah (1) mitra mengetahui dan mampu membuat produk olahan jahe yaitu minuman berbentuk serbuk/instan yang praktis, (2) Desa memiliki produk unggulan olahan jahe dengan kemasan yang menarik yang dapat dijadikan oleh-oleh wisata desa. Pengetahuan dan keterampilan baru yang dimiliki mitra diharapkan dapat memberikan peluang usaha bagi ibu rumah tangga dan secara tidak langsung dapat meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat.. Kata kunci : jahe merah, serbuk instant
PKM Pelatihan Teknik Servis Alat Listrik Rumah Tangga bagi Masyarakat Kab. Gowa masa pademi covid-19
Ruslan Ruslan;
Lu’mu Lu’mu
Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat SEMINAR NASIONAL 2021 : PROSIDING EDISI 11
Publisher : Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (431.443 KB)
Abstrak: Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk melakukan edukasi kepada masyarak kelurahan Bulutanah melalui pelatihan (a) Pemeliharaan alat rumah tangga listrik; (b) Teknik servis alat rumah tangga listrik; dan (c) Teknik pencegahan Virus Corona (COVID-19). Berdasarkan hasil evaluasi pada akhir kegiatan pengabdian pada masyarakat ini, diketahui bahwa secara keseluruhan warga masysrakat kelurahan Bulutanah yang telah mengikuti pelatihan teknik listrik rumah tangga di Kab. Gowa Prov. Sulawesi Selatan akibat pademi Covid-19 sudah memadai. Berdasarlan hasil evaluasi yang kami lakukan dengan jalan berdiskusi langsung dengan peserta ternyata 90% telah mengetahui tentang a) Pemeliharaan alat rumah tangga listrik; (b) Teknik servis alat rumah tangga listrik; dan (c) Teknik pencegahan Virus Corona (COVID-19), dan hanya 10% yang masih kurang karena faktor keterbatasan waktu dan kemampuan peserta.
PKM Pelatihan Pembuatan dan Pemanfaatan Media Pembelajaran Digital bagi Guru di SMK Negeri 7 Takalar
Sahade Sahade;
Abd. Rijal;
Samsinar Samsinar
Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat SEMINAR NASIONAL 2021 : PROSIDING EDISI 12
Publisher : Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (470.416 KB)
Abstrak. Kegiatan pelatihan ini bertujuan untuk melatih para guru dalam pembutan dan pemanfaatan media pembelajaran digital di SMK Negeri 7 Takalar agar mereka nanti dalam membuat dan memanfaatkan perangkat pembelajaran terutama media pembeljaran yang berbasis digital ini memang memberikan manfaat untuk pembelajaran jarak jauh dalam kondisi pandemic seperti sekarang, sehingga manfaatnya yaitu : mempermudah guru dalam menyampaikan materi. memberikan pengalaman belajar yang berbeda dan bervariasi sehingga merangsang minat siswa untuk belajar. Secara umum tujuan penggunaan media pembelajaran adalah membantu guru dalam menyampaikan pesan-pesan atau materi pelajaran kepada siswanya, agar pesan lebih mudah dimengerti, lebih menarik, dan lebih menyenangkan kepada siswa. Pelaksanaan pelatihan pembuatan dan pemanfaatan media pembelajaran digital di SMK Negeri 7 Takalar ini berjalan dengan lancar sesuai dengan yang diharapkan oleh tim pelaksana. Hal ini ditunjukkan dengan antusiasnya peserta pelatihan dalam mengikuti materi yang diberikan. Berhasilnya pelaksanaan kegiatan ini disebabkan oleh beberapa faktor yaitu Pemerintah Kabupaten Takalar dalam hal ini Dinas Pendidikan, Pengawas SMK Kabupaten Takalar, Kepala sekolah dan seluruh guru yang ada di SMK Negeri 7 Takalar sehingga memudahkan mengarahkan mereka, materi pelatihan sangat dibutuhkan oleh para guru guna meningkatkan pemahaman dan pengetahuan mereka dalam membuat dan memanfaatkan media pembelajaran digital pada masa pandemic Covid-19 untuk mempermuda guru dalam menyampaikan materi, memberikan pengelaman belajar yang berbeda dan bervariasi sehingga merangsang minat siswa untuk belajar, juga membantu guru dalam menyampaikan materi pelajaran kepada siswa, agar lebih mudah dimengerti, lebih menarik, dan lebih menyenangkan kepada siswa. Keterbatasan yang dirasakan oleh tim pelaksana adalah terbatasnya waktu dan akses ke lokasi pelatihan karena tempatnya berada di Desa Pakkabba Kecamatan Galesong Utara Kabupaten Takalar yang berjarak sekitar 13,9 KM dari Kampus Universitas Negeri Makassar. Hal tersebut mengakibatkan materi yang disampaikan dalam pelatihan belum 100% Guru tetap dan Guru honorer memahami dengan baik sehingga masih perlu dilakukan pelatihan lebih lanjut dimasa-masa yang akan datang.
Pemeliharaan Sistem AC Mobil pada Bengkel Arif Kab. Jeneponto
Zulhajji Zulhajji;
Haripuddin Haripuddin
Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat SEMINAR NASIONAL 2021 : PROSIDING EDISI 1
Publisher : Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (362.785 KB)
Abstrak. Bengkel Arif yang berada di Kelurahan Bontosunggu Kec. Binamu Kab. Jeneponto Prop. Sulawesi Selatan sejak berdirinya sampai sekarang bergerak dibidang las dan dico mobil dan sejenisnya. Baik pekerjaan las maupun dico dilakukan dalam satu tempat yang dikerjakan oleh beberapa tenaga kerja. Rata-rata tenaga kerja dipekerjakan di Bengkel Arif memiliki tingkat pendidikan Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP). Sehingga jenis pekerjaan yang bisa dikerjakan hanya las dan dico. Dari dua jenis pekerjaan dilakukan selama ini Bengkel Arif yaitu hanya kerja las dan dico sehingga penghasilan Bengkel Arif masih relatif kurang (tidak maksimal). Padahal potensi mengerjakan beberapa jenis pekerjaan yang berhubungan dengan mobil masih banyak yang bisa dilaksanakan. Pekerjaan tersebut yaitu servis mobil, servis AC mobil serta pekerjaan pemeliharaan (maintenance) sistem AC mobil. Pemeliharaan (maintenance) adalah suatu tindakan perbaikan atau perawatan pada suatu obyek atau dalam hal ini AC Mobil. Pemeliharaan (maintenance) sistem AC mobil merupakan pekerjaan yang potensi untuk dikembangkan dalam usaha Bengkel Arif pada khususnya.Pada lima tahun terakhir ini perkembangan penggunaan transportasi keluarga (mobil) semakin berkembang dengan pesat. Dari data badan pusat statistik (BPS) tahun 2018 tercatat 38000 unit kondaraan mobil yang ada di Kab.Jeneponto,tentu ini menjadi peluang bagi Bengkel Arif untuk menambah jenis pekerjaan yang berhubungan dengan pemeliharaan AC Mobil. Disamping banyaknya kendaraan mobil juga kondisi cuaca yang ada di wilayah Prov. Sulawesi Selatan dan terkhusus di wilayah Kab. Jeneponto. Kab. Jeneponto termasuk wilayah yang cuacanya sangat panas dibandingkan dengan Kabupaten lain yang ada di wilayah Prov. Sulawesi Selatan. Tentu ini juga bagian yang terpenting untuk membuka jenis pekerjaan pemeliharaan AC Mobil, dimana setiap orang yang mengggunakan kendaraan/ transportasi mobil tentu menyalakan AC mobilnya agar merasa nyaman di dalam perjalanan menuju tempat tujuan. Sehingga semakin sering AC mobil dinyalakan tentu membuat AC mobil akan mengalami gangguan atau kerusakan, baik ringan maupun berat. Sehingga perlu sekali Bengkel Arif menambah membuka jenis pekerjaan pemeliharan sistem AC mobil agar nantinya dapat melayani pekerjaan baik servis atau pemeliharaan AC mobil dan pada akhirnya dapat meningkatkan pendapatan (omset) perbulannya.Persoalan yang dihadapi mitra selama ini adalah mitra belum memiliki pengetahuan/keterampilan dasar mengenai bagaimana cara melaksanakan pemeliharaan sistem AC Mobil dengan baik dan benar, baik untuk sistem kelistrikannya maupun untuk sistem proses terjadinya sirkulasi (pergerakan) gas freon dari komponen ke komponen utama pendingin (AC) mobil. Setelah selesai melaksanakan PKM, baik teori maupun keterampilan mitra sudah memahami prinsip dasar sistem ac mobil serta sudah bisa melaksanakan pemeliharaan AC Mobil dengan baik dan benar. Kata Kunci : Pemeliharaan, sistem kelistrikan , komponen utama, ac mobil.
PKM Olahraga Permainan Petanque pada Siswa SMP Negeri 13 Makassar
Sudiadharma Sudiadharma;
Abdul Rahman
Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat SEMINAR NASIONAL 2021 : PROSIDING EDISI 1
Publisher : Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (414.786 KB)
Abstrak. Mitra Program Kemitraan Masyarakat (PKM) ini adalah Siswa SMP Negeri13 Makassar. Masalahanya adalah : (1) kurangnya pengetahuan tentang olahraga permainan petanque, (2) kurangnya kemampuan atau keterampilan dalam bermain olahrga permainan petanque, (3) kurangnya pengetahuan tentang perkembangan olahraga permainan petanque, (4) pencarian pembibitan olahraga permainan petanque. Sasaran eksternal adalah kemampuan atau keterampilan bermain olahraga petanque pada siswa di SMP Negeri 13 Makassar. Metode yang digunakan adalah : pendekatan langsung, demontrasi, ceramah, diskusi, praktek dan evaluasi. Hasil yang dicapai adalah : (1) mitra mampu melakukan dan mengaplikasikan teknik dasar olahraga permainan petanque dengan baik dan benar, (2) mitra memiliki keterampilan yang memadai tentang teknik dasar olahraga permainan petanque dengan baik dan benar, (3) mitra memiliki pengetahuan tentang perkembangan olahraga permainan petanque, (4) mitra mampu mengangkat prestasi olahraga permainan petanque di SMP Negeri 13 Makassarr pada khususnya dan Provinsi Sulawesi Selatant pada umumnya.Kata kunci: permainan petanque, PKM, Siswa SMP Negeri 13 Mkassar
Alat Jilid Buku Berbasis Rumahan
Aswar Aswar;
Agussalim Djirong;
Fauziah Fauziah
Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat SEMINAR NASIONAL 2021 : PROSIDING EDISI 10
Publisher : Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (492.963 KB)
Pelaksanaan Program Kemitraan Masyarakat (PKM) pada alumni di Fakultas Seni dan Desain, bertujuan untuk meningkatkan dan mengembangkan kompetensi pada bidang praktik khususnya pembuatan Alat Jilid Buku Berbasis Rumahan. Metode dalam pelatihan ini dilaksanakan secara tutorial dengan pendekatan terbimbing dengan cara menjelaskan, memperaktikkan dan merakit produk serta mengevaluasi. Kompetensi utama yang diharapkan dalam pelatihan ini ialah kemapuan praktik kerja alumni melalui: kemampuan menerjemahkan prototype benda kerja (contoh produk), kemampuan menggunakan alat semi masinal pada setiap bagian produk, kemampuan kerja pada setiap bagian produk dan kemampuan melakukan finising dengan menggunakan lapisan pinil. Proses pelatihan dilakukan dengan cara pembuatan pola, memotong pola produk, pengamplasan dan perakitan produk. Adapun proses evaluasi yang dilakukan ialah setiap peserta melakukan perakitan produk melalui rangkaian satu, dua, dan tiga sesuai desain produk alat jilid buku, kemudian dinilai dengan menggunakan indikator produk yang sudah ditentukan sebelumnya yakni: ketepatan bentuk, tingkat presisi produk dan kehalusan dalam menggunakan pinil. Kesimpulan yang didapatkan dari pelatihan ini ialah peserta pelatihan pembuatan alat jilid buku secara umum berjalan dengan baik sesuai yang diharapkan yakni peserta melakukan kerja praktik dan menghasilkan produk alat jilid buku secara individu, adanya produk alat jilid buku yang dibuat secara semi-masinal dan masih terdapatnya kekurangan dari sisi tingkat ketepan dimensi produk alat jilid buku. Kata Kunci: Teknik Produksi, Alat jilid buku, Fungsi, Alumni
Penanganan Stunting Bersama Aisyiah Kabupaten Takalar
A. Mushawwir Taiyeb;
Laelah Azizah
Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat SEMINAR NASIONAL 2021 : PROSIDING EDISI 12
Publisher : Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (365.542 KB)
PKM ini bertujuan untuk memberikan pendampingan tentang pentingnya memahami fenomena Stunting kepada ibu-ibu yang tergabung dalam organisasi AISYIYAH Kabupaten Takalar. Pendampingan yang diberikan terkait edukasi penanganan stunting mulai dari pengertian, penyebab, gejala sampai dengan pencegahan dan penanganan stunting. Stunting merupakan kondisi gagal tumbuh pada anak yang disebabkan karena kekurangan gizi kronis yang mengakibatkan anak terlalu pendek untuk ukuran seusianya. Metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian ini adalah observasi, ceramah bervariasi, wawancara dan diskusi interaktif antara peserta dengan tim pelaksana dan antara peserta dengan peserta. Berdasarkan hasil pantauan tim pelaksana, maka pendampingan penanganan stunting bagi Ibu-ibu Aisyiyah Kabupaten Takalar dinyatakan terlaksana dengan sukses, lancar dan tertib. Sukses karena Pimpinan daerah Aisyiyah sebagai mitra sangat kooperatif, menghadirkan semua pimpinan cabang Aisyiyah se Kabupaten Takalar, antusiasme peserta mengikuti kegiatan dari awal sampai selesai sangat tinggi. Lancar karena peserta aktif berdiskusi dari awal hingga akhir baik pada sesi penyampaian materi pertama maupun pada penyampaian materi kedua tanpa gangguan. Tertib karena sejumlah 40an peserta tidak ada yang meninggalkan acara saat pendampingan berlangsung dan tetap menjaga protokol kesehatan. Keberhasilan pelaksanaan pendampingan PKM ini juga terlihat dari keberlanjutannya dengan permintaan Aisyiyah Cabang Galesong Selatan dan Aisyiyah Cabang Mangarabombang untuk dilakukan pendampingan Stunting di wilayah mereka. Alhamdulillah Kata kunci: Pendampingan, Penanganan Stunting, Aisyiyah