cover
Contact Name
Muhammad Syahrir
Contact Email
syahrir_gassa@yahoo.com
Phone
+6282252143772
Journal Mail Official
lppm@unm.ac.id
Editorial Address
Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Gedung Menara Phinisi Lt 10 UNM
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat
ISSN : 97862374     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Science,
Seluruh artikel dalam Prosiding Seminar Nasional Hasil Penelitian tahun 2019 bukan merupakan opini dan pemikiran dari editor
Articles 1,150 Documents
Pengentasan Kemiskinan melalui Social Preneur Herlina Sakawati; Muh. Nur Yamin; Novayanti Sopia Rukmana; Sulmiah Sulmiah
Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat PROSIDING EDISI 3: SEMNAS 2020
Publisher : Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (380.927 KB)

Abstract

Mitra Program Kemitraan (PKM) ini adalah ibu-ibu PKK. Masalahnya adalah pertama, motivasi yang dimiliki oleh ibu PKK yang masih sangat kurang. Motivasi yang dimaksud adalah motivasi dalam  kewirausahaan dan manajemen usaha; kedua, selain karena mind-set dalam pemikiran mereka bekerja adalah menjadi pekerja pada pihak lain penyedia lapangan kerja. Metode yang digunakan adalah ceramah, diskusi, demonstrasi dan tanya jawab. Melalui kegiatan pengabdian ini, diharapakn peran serta dari ibu-ibu PKK untuk terlibat dalam pengentasan kemiskinan dengan berperan dalam peningkatan perekonomian kelurga serta bisa memanfaatkan masyarakat sekitar sebagaimana konsep dari social preneur.
Meningkatkan kualitas hidup dan lingkungan masyarakat Desa Tadampalie Kecamatan Sabangbaru Kabupaten Wajo Marsud Hamid
Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2019, No 4: PROSIDNG 4
Publisher : Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (71.043 KB)

Abstract

Tadampalie Village is one of the villages in Sabbangparu Subdistrict which is in direct contact with the Walanae River which has the potential to produce fish. However, the problems faced are: 1) the lack of technology carried out by the community in processing and utilizing existing local potential, 2) limitations in managing fish catches, 3) the environment which is often flooded. Based on this basis, the KKN-PPM was agreed to be implemented in 2019. The main program is processing fish into fast food, smoked fish processing, and the application of appropriate technology in the utilization of environmental waste to produce organic fertilizer, so that with KKN-PPM quality is expected community life and environment will increase. The target groups are fishermen / farmers, housewives, young women, youth groups, PKK mothers, and small household industries that are domiciled in the KKN-PPM location. The methods used are training, mentoring, lecturing, practice and demonstration. The KKN-PPM activity also involved partner institutions, Wajo Regional Government and community leaders in Sabbangparu District. The number of students involved was 25 people with varied disciplines. Expected outputs are (1) the existence of processed fish products such as: nuget and shredded fish, (2) smoked fish, (3) fish smoke technology, and (4) technology available for making organic fertilizer and (5) fish smoke model simple. It is hoped that the quality of life and the environment of the community in Tadampalie Village can improve.
Pengembangan bahan ajar IPS berbasis pendekatan Sains Teknologi Masyarakat (STM) untuk meningkatkan kreativitas siswa Sitti Jauhar
Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2018, No 1: Prosiding 1
Publisher : Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (183.135 KB)

Abstract

Social Sciences as part of education generally has an important role in improving the quality of education, especially in producing qualified students who are able to think critically, creatively, logically, and take the initiative in responding to issues in the community caused by impact the development of science and technology. However, social studies in primary schools nowadays is less associated with social and technological issues that exist in the community, especially those related to technological development and the presence of technology products in the community, as well as its consequences. Social studies in schools is merely following the demands of curriculum that has been written in the textbook. It is not and easy job for teachers to provide conducive conditions for every students. There are active students, quiet students with great academic scores, and there are also students who speak a lot but have low abilities. In fact, there are students with middle to lower academic abilities who feel pressured by social science material that is full of theories, concepts, which are complicated and even difficult to understand. This is what can lead to the lack of meaning in social studies at this time, which will make student activities to be low and passive learning conditions. In fact, the 2013 curriculum (K-13), the teaching approach used in learning process should be positioned as a center of attention (students- centered). Development of social sciences teaching materials using the STM approach forms the teaching process that emphasizes the mastery of science concepts and emphasizes the role of science and technology in various people's lives and fosters a sense of social responsibility towards the impact of science and technology in the community. Through the Community Science approach, 6 domains of science can be developed, namely the concepts, processes, creativity, attitudes, applications, and interrelations aspects.
Pelatihan Editing Video Berbasis Audio Visual Satria Gunawan; Mustari S. Lamada; Suci Anita Octavia
Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat SEMINAR NASIONAL 2021 : PROSIDING EDISI 11
Publisher : Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (96.891 KB)

Abstract

Abstrak. Mitra Program Kemitraan Komunitas (PKM) ini adalah MTs Muhammadiyah Cambajawaya. Mitra mempunyai banyak SDM yang sudah memiliki dasar dalam editing video namun masih perlu ditingkatkan karena guru masih sulit dalam menggunakan aplikasi editing video Kinemaster, guru masih sulit dalam menentukan tema, guru masih sulit dalam membuat video pembuka, guru masih sulit dalam menentukan layout, guru masih sulit dalam menentukan efek, guru masih sulit dalam menentukan backsound, guru masih sulit dalam menentukan background, guru masih sulit dalam menggabungkan antar potongan video dan guru masih sulit dalam menentukan desain yang dapat memberikan informasi kepada siapa saja yang melihat hasil karya video tersebut. Metode kegiatan yang digunakan dalam pelaksanaan kegiatan ini adalah ceramah, praktikum, tanya Jawab, dan pendampingan mitra. Tahapan pelaksanaan kegiatan mulai dari observasi, desain modul, pembuatan contoh, pelatihan dan pengarahan, hingga evaluasi bersama. Hasil dari kegiatan ini adalah Guru mampu menggunakan aplikasi editing video dengan aplikasi Kinemaster, Guru mampu dalam menentukan tema, Guru mampu membuat video pembuka, Guru mampu menentukan layout, Guru mampu menentukan efek, Guru mampu menentukan backsound, Guru mampu menentukan background, Guru mampu menggabungkan antar potongan video, Guru mampu menentukan desain yang dapat memberikan informasi kepada siapa saja yang melihat hasil karya video tersebut, Guru dapat merubah pola pikir dan mudah menangkap semua materi dan penjelasan yang didemokan oleh pemateri.Kata kunci: Editing, video, aplikasi, Kinemaster, guru
Membangun kemampuan berpikir tingkat tinggi siswa melalui pelatihan soal-soal berbasis HOTS pada guru-guru di Kabupaten Barru Arnidah Arnidah; Citra Rosalyn Anwar
Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat PROSIDING EDISI 10: SEMNAS 2020
Publisher : Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (497.252 KB)

Abstract

Abstrak. Pendidikan sebagai aktivitas belajar mengajar, esensinya terletak pada kemampuan berpikir. Berdasarkan tingkatannya, kemampuan berpikir dibedakan menjadi dua jenis yaitu kemampuan berpikir tingkat tinggi yang biasa disebut dengan Higher Order Thinking Skills (HOTS) dan kemampuan berpikir tingkat rendah yang disebut dengan Lower Order Thinking Skills (LOTS). HOTS merupakan aktivitas berpikir yang tidak sekadar menghafal dan menyampaikan kembali informasi yang telah diketahui, tetapi juga kemampuan mengonstruksi, memahami, dan mengubah pengalaman untuk memecahkan permasalahan. Artikel ini bertujuan memberikan gambaran pengabdian pada masyarakat yang dilakukan di kabiupaten barru, pada guru-guru dengan mengenalkan soal-soal dalam bentuk HOTS unutk membangun kemampuan berpikir siswa. Selain itu penelitian ini juga bermanfaat untuk mendukung kebijakan Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan Indonesia dalam hal penyusunan soal HOTS. Pendekatan yang digunakan dalam artikel ini adalah pendekatan kualitatif. Data yang diperoleh berupa pengamatan dan literature research yang disampaikan dalam sebuah deskripsi. Mitra Program Kemitraan Komunitas (PKM) ini adalah Guru-guru di Kabupaten Barru. Fenomenanya  adalah: (1) Pentingnya membangun kemampuan berpikir kritis pada siswa  (2) Guru memiliki peran yang sangat besar unutk membangun kemampuan berpikir pada siswa melalui soal-soal berbasis HOTS Metode yang digunakan adalah: ceramah, demonstrasi, diskusi, tanya jawab, dan mitra pendamping yang dilakukan secara daring, sebab kendala pandemi covid 19. Hasil yang dicapai adalah (1) mitra memiliki pengetahuan dalam menyusun soal-soal berbasis HOTS, (2) mitra mampu membangun proses pembelajaran yang menyenangkan dan  (3) mitra memiliki kemampuan untuk memanfaatkan teknologi Kata kunci: Berpikir kritis, HOTS, Guru, Ujian, Barru 
Pelatihan Guru Pesantren Sultan Hasanuddin Gowa untuk membangun mitra pengembangan bahasa Indonesia bagi penutur asing Ramly Ramly; Juanda Juanda; Azis Azis
Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2019, No 11: PROSIDING 11
Publisher : Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (50.374 KB)

Abstract

The role of Islmic Boarding School teachers can be increased for Indonesian language learning especially for foreignspeakers. The language competency of some Islmic Boarding School teachers, namely Arabic, is very supportive of Indonesianfor foreign spekers learning, especially for foreigners whose daily language background is Arabic. There is no information toensure that the potential of Islamic Boarding School teachers can be utilized for Indonesian for foreign spekers learning so thatthe Community Partnership Program (PKM) is carried out. The purpose of this PKM is to develop the competence of teachers inIslamic boarding schools so that they can teach Indonesian to foreign speakers. Training for 20 Sultan Hasanuddin Gowa IslamicBoarding School teachers' training has been carried out using lecture, discussion, assignment and simulation methods. The resultsof the training show that teachers who participated in the training experienced a significant change in their attitudes, abilities, andcommitments after they took part in the training compared to before training. It was concluded that this training succeeded inachieving the targets set.
Model Pembelajaran Flipped Learning bagi Guru-guru SMA Negeri 8 Gowa Seny Luhriyani; Abdul Wahid; Andi Hajar
Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat PROSIDING EDISI 7: SEMNAS 2020
Publisher : Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (832.136 KB)

Abstract

Mitra Program Kemitraan Masyarakat (PKM) ini adalah Guru-Guru SMA 8 Negeri Gowa. Sebagai Guru yang mengajar para generasi milenial yang notabene adalah generasi yang sudah banyak terpapar oleh teknologi informasi, dituntut untuk bisa menggunakan teknologi informasi sebagai media pembelajarannya dan juga perlu memikirkan model pembelajaran yang efektif dan inovatif. Salah satu model pembelajaran yang dianggap cocok dengan gaya millennial saat ini adalah flipped learning. Flipped learning adalah model pembelajaran yang membalik metode tradisional, dimana biasanya materi diberikan dikelas dan siswa mengerjakan tugas dirumah maka pada flipped learning, materi terlebih dahulu diberikan melalui video pembelajaran atau bahan bacaan lainnya melalui elearning yang harus ditonton atau dibaca oleh siswa dirumah masing–masing. Untuk memperoleh proses pembelajaran yang efektif, guru maupun murid harus memiliki model pembelajaran yang inovatif dan menarik, hal ini juga dialami oleh SMA Negeri 8 Gowa, sudah saatnya beralih dari model pembelajaran tradisional ke model pembelajaran yang modern. Namun demikian, ada gap yang dialami oleh guru SMA Negeri 8 Gowa dimana mereka masih belum banyak memiliki pengetahuan mengenai media yang bisa digunakan sebagai penunjang model flipped learning ini. Aplikasi-aplikasi penunjang flipped learning seperti edpuzzle dan filmora sebagai video audio editor, paddlet sebagai media forum diskusi online, kahoot sebagai media kuis creator sampai edmodo sebagai media e-learning dan SLN- nya belum banyak diketahui oleh guru-guru SMA Negeri 8 Gowa, bahkan beberapa diantaranya sama sekali belum pernah mendengar aplikasi ini. Adanya gap inilah yang melatar belakangi untuk memberikan pelatihan dan workshop Flipped Learning
Upaya meningkatkan kompetensi profesional guru dan pendampingan pengembangan media pembelajaran berbasis ramah lingkungan pada program PKM Mario Mario; Ahmad Zaki; Muhammad Ilyas Thamrin
Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2019, No 7: PROSIDING 7
Publisher : Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (125.818 KB)

Abstract

The PKM program is carried out with the method of providing training and mentoring to participants regarding the development of environmentally friendly learning media to improve professional competence with the aim of (1) to increase knowledge about the development of environmentally friendly learning media, (2) participants can properly implement the development of instructional media based on environmentally friendly learning processes, and (3) participants can disseminate or disseminate knowledge of the development of environmentally friendly learning media. The main target audience for the PKM Program activities are school supervisors, school principals and school teachers in Tinggimoncong sub-district, Gowa district, South Sulawesi province. The results obtained in PKM program activities are increasing knowledge and concept of developing environmentally friendly learning media based on PKM program participants, increasing skills in developing environmentally friendly learning media based on PKM program participants, PKM program participants can make examples and arrange activities to develop environmentally friendly learning media in learning classes, and PKM program participants can implement the development of environmentally friendly learning media in learning at school. Other results obtained were increased motivation of participants in learning materials for the development of environmentally friendly learning media and high enthusiasm of participants in disseminating or disseminating the results of the PKM program, especially in the development of environmentally friendly learning media. Outputs of PKM activities are (1) increasing participant's knowledge regarding activity materials, (2) scientific articles published at national seminars, and (3) publications on PKM implementation on online media.
Pemberdayaan guru melalui kegiatan pelatihan media pembelajaran di SMK Negeri 1 Takalar Mustari S. Lamada
Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2018, No 5: Prosiding 5
Publisher : Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (264.67 KB)

Abstract

The objectives of this study were to introduceMacromedia Flash software to teachers of SMK Negeri 1 Takalar and to train teachers of SMK Negeri 1 Takalar tocreate learning media. The output of this study is the learningmedia used in the learning process and the improvement of thequality of learning by clarifying the presentation of messagesso that they are not verbalistic, eliminating passivity on thesubject of learning, and raising motivation in the subject oflearning. The results of this research are learning mediacreated by teachers of SMK 1 Takalar by looking at their highenthusiasm and motivation to apply the learning media. Inaddition, adequate school facilities and infrastructure and someyoung teachers who already have initial media skillspresentation media, especially Microsoft PowerPoint.
PKM Penerapan Strategi Mental Health Pada Tenaga Medis Di Mamuju Sitti Murdiana; Ismalandari Ismail
Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat SEMINAR NASIONAL 2021 : PROSIDING EDISI 4
Publisher : Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (132.305 KB)

Abstract

Abstrak. Mitra Program Kemitraan Komunitas (PKM) ini adalah Rumah Sakit Umum Daerah Mamuju, Sulawesi Barat. Masalahnya adalah: bencana alam di Mamuju dan Majene, Sulawesi Barat yang memakan banyak korban dan ribuan warga kehilangan tempat tinggal akibat gempa berkekuatan 6,2 magnitudo. Tenaga medis sebagai ujung tombak dalam menghadapi serangan pandemic Covid 19 saat ini, juga harus berjuang dalam mengobati masyarakat terdampak bencana. Namun situasi yang serba terbatas dan tidak menentu tersebut, membuat kondisi psikologis para tenaga kesehatan menjadi tidak stabil. Tenaga kesehatan mengalami ketegangan psikologis yang menyebabkan munculnya kecemasan setiap kali hendak menjalankan tugasnya hingga kembali ke rumah. Sasaran eksternal adalah pengetahuan peserta terkait strategi Mental Health yang dapat mereka gunakan dalam kehidupan pribadi maupun dalam menjalankan profesinya. Metode yang digunakan adalah: webinar melalui media zoom dengan bentuk ceramah dan diskusi tanya jawab. Hasil yang didapatkan yaitu (1) Mitra memiliki pengetahuan terkait strategi Mental Health: Mencapai Kesehatan Mental Melalui Mindfulness Meditation, (2) Hasil Pre-Post Test menunjukkan terdapat perubahan pengetahuan yang dimiliki peserta setelah mengikuti webinar strategi Mental Health, dan (3) Hasil evaluasi menunjukkan bahwa sebagian besar peserta paham akan materi yang telah disampaikan, peserta merasakan kebermanfaatan materi bagi kehidupan pribadi dan profesi, dan peserta merasa puas dengan fasilitas yang diberikan tim pengabdi selama webinar berlangsung            Kata kunci: Bencana, Covid-19, Strategi Mental Health, Tenaga Medis

Page 35 of 115 | Total Record : 1150


Filter by Year

2014 2025


Filter By Issues
All Issue SEMINAR NASIONAL 2025:PROSIDING EDISI 8 SEMINAR NASIONAL 2025:PROSIDING EDISI 7 SEMINAR NASIONAL 2025:PROSIDING EDISI 6 SEMINAR NASIONAL 2025:PROSIDING EDISI 5 SEMINAR NASIONAL 2025:PROSIDING EDISI 4 SEMINAR NASIONAL 2025:PROSIDING EDISI 3 SEMINAR NASIONAL 2025:PROSIDING EDISI 2 SEMINAR NASIONAL 2025:PROSIDING EDISI 1 SEMINAR NASIONAL 2024:PROSIDING EDISI 11 SEMINAR NASIONAL 2024:PROSIDING EDISI 10 SEMINAR NASIONAL 2024:PROSIDING EDISI 9 SEMINAR NASIONAL 2024:PROSIDING EDISI 8 SEMINAR NASIONAL 2024:PROSIDING EDISI 7 SEMINAR NASIONAL 2024:PROSIDING EDISI 6 SEMINAR NASIONAL 2024:PROSIDING EDISI 5 SEMINAR NASIONAL 2024:PROSIDING EDISI 4 SEMINAR NASIONAL 2024:PROSIDING EDISI 3 SEMINAR NASIONAL 2024:PROSIDING EDISI 2 SEMINAR NASIONAL 2024:PROSIDING EDISI 1 SEMINAR NASIONAL 2023:PROSIDING EDISI 12 SEMINAR NASIONAL 2023:PROSIDING EDISI 11 SEMINAR NASIONAL 2023:PROSIDING EDISI 10 SEMINAR NASIONAL 2023:PROSIDING EDISI 9 SEMINAR NASIONAL 2023:PROSIDING EDISI 8 SEMINAR NASIONAL 2023:PROSIDING EDISI 7 SEMINAR NASIONAL 2023:PROSIDING EDISI 6 SEMINAR NASIONAL 2023:PROSIDING EDISI 5 SEMINAR NASIONAL 2023:PROSIDING EDISI 4 SEMINAR NASIONAL 2023:PROSIDING EDISI 3 SEMINAR NASIONAL 2023:PROSIDING EDISI 2 SEMINAR NASIONAL 2023:PROSIDING EDISI 1 SEMINAR NASIONAL 2022:PROSIDING EDISI 11 SEMINAR NASIONAL 2022:PROSIDING EDISI 10 SEMINAR NASIONAL 2022:PROSIDING EDISI 9 SEMINAR NASIONAL 2022:PROSIDING EDISI 8 SEMINAR NASIONAL 2022:PROSIDING EDISI 7 SEMINAR NASIONAL 2022:PROSIDING EDISI 6 SEMINAR NASIONAL 2022:PROSIDING EDISI 5 SEMINAR NASIONAL 2022:PROSIDING EDISI 4 SEMINAR NASIONAL 2022:PROSIDING EDISI 3 SEMINAR NASIONAL 2022:PROSIDING EDISI 2 SEMINAR NASIONAL 2022:PROSIDING EDISI 1 SEMINAR NASIONAL 2021 : PROSIDING EDISI 12 SEMINAR NASIONAL 2021 : PROSIDING EDISI 11 SEMINAR NASIONAL 2021 : PROSIDING EDISI 10 SEMINAR NASIONAL 2021 : PROSIDING EDISI 9 SEMINAR NASIONAL 2021 : PROSIDING EDISI 8 SEMINAR NASIONAL 2021 : PROSIDING EDISI 7 SEMINAR NASIONAL 2021 : PROSIDING EDISI 6 SEMINAR NASIONAL 2021 : PROSIDING EDISI 5 SEMINAR NASIONAL 2021 : PROSIDING EDISI 4 SEMINAR NASIONAL 2021 : PROSIDING EDISI 3 SEMINAR NASIONAL 2021 : PROSIDING EDISI 2 SEMINAR NASIONAL 2021 : PROSIDING EDISI 1 Vol 2019, No 11: PROSIDING 11 Vol 2019, No 10: PROSIDING 10 Vol 2019, No 9: PROSIDING 9 PROSIDING EDISI 10: SEMNAS 2020 PROSIDING EDISI 9: SEMNAS 2020 PROSIDING EDISI 8: SEMNAS 2020 PROSIDING EDISI 7: SEMNAS 2020 PROSIDING EDISI 6: SEMNAS 2020 PROSIDING EDISI 5: SEMNAS 2020 PROSIDING EDISI 4: SEMNAS 2020 PROSIDING EDISI 3: SEMNAS 2020 PROSIDING EDISI 2: SEMNAS 2020 PROSIDING EDISI 1: SEMNAS 2020 Vol 2019, No 3 (2019): PROSIDING 3 Vol 2019, No 12 : PROSIDING 12 Vol 2019, No 8: PROSIDING 8 Vol 2019, No 7: PROSIDING 7 Vol 2019, No 6: PROSIDING 6 Vol 2019, No 5: PROSIDING 5 Vol 2019, No 4: PROSIDNG 4 Vol 2019, No 2: Prosiding 2 Vol 2019, No 1: Prosiding 1 Vol 2018, No 9: POSIDING 9 Vol 2018, No 8: PROSIDING 8 Vol 2018, No 4: Prosiding 4 Vol 2018, No 2: Prosiding 2 Vol 2018, No 7: PROSIDING 7 Vol 2018, No 6: PROSIDING 6 Vol 2018, No 5: Prosiding 5 Vol 2018, No 3: Prosiding 3 Vol 2018, No 1: Prosiding 1 More Issue