cover
Contact Name
Muhammad Syahrir
Contact Email
syahrir_gassa@yahoo.com
Phone
+6282252143772
Journal Mail Official
lppm@unm.ac.id
Editorial Address
Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Gedung Menara Phinisi Lt 10 UNM
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat
ISSN : 97862374     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Science,
Seluruh artikel dalam Prosiding Seminar Nasional Hasil Penelitian tahun 2019 bukan merupakan opini dan pemikiran dari editor
Articles 1,150 Documents
PKM kotak pendingin kelompok penjual ikan keliling Kelurahan Bontoa Edi Suhardi Rahman; Dyah Darma Andayani; Iwan Suhardi
Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2019, No 4: PROSIDNG 4
Publisher : Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (158.415 KB)

Abstract

Partners of the Community Partnership Program (PKM) are mobile fish seller groups selling fresh fish merchandise around Jeneponto Regency, South Sulawesi. The problems faced are: (1) aspects of fish quality, (2) marketing, and (3) lack of knowledge on how to maintain the quality of fish trade and what types of fish are needed by customers. The solutions offered by the service proposition team are (1) introducing cooler box technology for the place of their merchandise, (2) introducing information technology to improve marketing, and (3) transferring technology and training regarding cooler box technology and information technology to support marketing fish merchandise. The method of implementation carried out in this community service activity uses a participatory approach involving all members of the partner group. The approach taken is observation, lecture, question and answer, discussion, and training practices with a group of partners to provide solutions to problems. The results achieved by this activity are the traveling fish sellers partners who are equipped with understanding and skills that can be used independently in order to improve their welfare, even though this service activity has been completed. The expected target of output types are (1) scientific publications in journals /proceedings, (2) publications in mass media (print / electronic), (3) increase in turnover to partners, (4) increase in quantity and quality of products, and (5) improvement of community understanding and skills.
Sinergitas masyarakat kreatif dan perajin suling bambu terhadap pemberdayaan sumber daya alam (bambu bulo) di Kota Makassar Aswar Aswar; Agussalim Djirong; Hasan Hasan
Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2018, No 1: Prosiding 1
Publisher : Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (155.6 KB)

Abstract

This Community Partnership Program aims to synergize two competences in increasing purchasing power in markets and to correlate the competence the creative community (in this case is students majoring Visual Communication Design) on the utilization of natural resources integrated with business world (bamboo flute crafters). Based on the identification of problems and the potential of bamboo flute craftsmen in Tamalate district in Makassar, this program proposes several activities such as 1) increasing external competence of students through training in the business world in order to support the making of final assignments (produce packaging), 2) sharing competency between students and the business world in order to increase the selling value of bamboo flute through the producing of packaging and brochures as a promotional media. The results of this activity are a) training for classifying and manufacturing bamboo flutes with local materials for students. b) The implementation of producing packaging and brochure training for business community in Tamalate district of Makassar.
PKM Pelatihan Pembuatan Telur Asin Bagi Siswa Berkebutuhan Khusus Di SLB Negeri I Maros Dwiyatmi Sulasminah
Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat SEMINAR NASIONAL 2021 : PROSIDING EDISI 12
Publisher : Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (397.688 KB)

Abstract

Abstrak. Mitra Program Kemitraan Masyarakat (PKM) ini adalah SLB Negeri I Maros. Masalahnya adalah: (1) kurangnya pengetahuan dan keterampilan siswa berkebutuhan khusus akan kemandirian hidup setelah mereka tamat sekolah. (2) siswa berkebutuhan khusus perlu diberikan keterampilan untuk kemandirian hidup mereka di masyarakat kelak, (3) perlunya dirancang program keterampilan vokasional sederhana  oleh sekolah agar siswa berkebutuhan khusus memperoleh kemandirian   secara sosial maupun ekonomi, (4) siswa berkebutuhan khusus di SLB negeri 1 Maros belum pernah diberikan keterampilan membuat telur asin. Sasaran eksternal adalah siswa berkebutuhan khusus memiliki kemandirian baik secara sosial maupun ekonomi melalui pelatihan pembuatan telur asin. Metode yang digunakan adalah: ceramah, demonstrasi, tanya jawab, dengan mitra pendamping. Hasil yang dicapai adalah (1) mitra memiliki pengetahuan dan keterampilan dalam kemandirian hidup, (2) mitra memperoleh keterampilan hidup sederhana. (3) mitra mendapatkan informasi tentang program keterampilan vokasional bagi siswa berkebutuhan khusus, (4) siswa mendapat pengetahuan dan keterampilan dalam membuat telur asin, (5) keterampilan yang telah diberikan menjadi inspirasi bagi sekolah untuk membuat usaha sekolah (memproduksi telur asin) dengan mengikutsertakan siswa sebagai mitra kerja.Kata kunci: telur asin, siswa berkebutuhan khusus
PKM Pembuatan Alat Peraga Matematika Zaid Zainal; Hasnah Hasnah; Shasliani Shasliani
Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat PROSIDING EDISI 10: SEMNAS 2020
Publisher : Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (564.499 KB)

Abstract

Abstrak. Mitra Program Kemitraan (PKM) ini adalah Kelompok Kerja Guru (KKG) SD gugus XIV Kecamatan Bacukiki Barat Kota Parepare, yang tergabung didalamnya 5 sekolah yaitu, UPTD SDN 56, UPTD SDN 84, UPTD SDN 75, SDIT Bina Insan dan SDIT Andalusia. Permasalahannya adalah; (1) Kurangnya alat peraga pembelajaran Matematika (2) Banyak guru tidak mampu menggunakan alat peraga matematika yang tersedia di sekolah (3) Guru tidak mampu membuat alat peraga sederhana Matematika yang terkait dengan materi pembelajaran matematika yang diajarkan. Metode yang digunakan untuk mengatasi permasalah di atas dengan melaksanakan workshop perwakilan guru kelas pada sekolah mitra  yang bertujuan untuk: 1) melatih merangkai/membuat alat peraga matematika dari barang bekas, 2) melatih menggunakan alat peraga matematika yang sesuai dengan materi pelajaran, 3) melatih membuat bahan ajar praktek matematika berbasisi IT. Setelah terlaksananya kegiatan ini diharapkan dapat menjawab atau menyelesaikan  permasalahan yang dihadapi guru mitra, serta luaran berupa; (1) Tercipta berbagai alat peraga Matematika yang terbuat dari barang habis pakai (Barang bekas). (2) Tercipta berbagai alat peraga matematika yang berbasis pemanfaatan IT, (3) Guru guru yang telah mengikuti kegiatan ini mampu memanfaatkan alat peraga dalam proses belajar menagjar di kelas. Kata kunci: Alat Peraga Matematika
Kesadaran remaja dalam mengenali jenis dan dampak narkotika dan psikotropika Hamsu Abdul Gani; Andika Wahyudi Gani
Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2019, No 10: PROSIDING 10
Publisher : Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (54.307 KB)

Abstract

Narcotics and psychotropic drugs or substances that are useful in the fields of medicine, health services, and scientificdevelopment, but on the other hand the use of narcotics and psychotropic substances can also cause a very detrimentaldependency if used without control, strict and careful supervision. Drug abuse at the end of this year is felt to be increasing.Based on the statistics of the SUL-SEL BNN report from the number of dealers and dealers in 2016, there were 12,423 people.And in 2017, there was an increase of 19,514 people. Then from the number of users in 2016 as many as 15,869 people and in2017 again experienced an increase of 21,961 users and finally in 2018 SUL-SEL received the title as the 7th ranking of the mostnarcotics users in Indonesia.
Peningkatan kompetensi mahasiswa dalam hal komputasi dengan menggunakan kalkulator Djadir Djadir; Ja’faruddin Ja’faruddin; Fajar Arwadi
Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2018, No 8: PROSIDING 8
Publisher : Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (150.609 KB)

Abstract

The main goal of this program was to increasestudent competence in terms of computing using the software.This was intended to facilitate students in doing theirassignments, where they must perform a computationalprocess that emphasizes the result of a mathematical case. Theconstraints faced in general were the lack of internal teachingstaff who could guide the students in a frequent manner. As aresult, many students were unable to use the software properlyfor the computing process. Therefore, there was a need forconducting an educational and training program in order toovercome this issue. One of which was training in dataprocessing and analysis using Casio FX 991 ID Plus calculatorsoftware for students. This activity aimed to improve theability of students to use the Casio FX 991 ID Plus software.Specifically, this activity could develop students' ability to dothe computation to solve problems in various mathematicaltopics. The results achieved were that the participants weregenerally very enthusiastic in following the entire series ofactivities. The participants consulted with the presenters/facilitators of the training if they found problems and thingsthat were not yet known about the Casio FX 991 ID PlusCalculator. The result obtained from the training andindependent work was the participants have been able to dothe computing process well. It is recommended that the scopeof the implementation of such training program be furtherexpanded. In addition, according to the results and benefitsobtained from the implementation of the training, it isnecessary to implement the training for students and thecommunity, in general, to facilitate them in using Casio FX991 ID Plus Calculator as a tool for performing computingprocesses.
Pengembangan Wisata Pemancingan Melalui Pemberdayaan Kelompok Masyarakat di Desa Bubun Lamba Kabupaten Enrekang Provinsi Sulawesi Selatan Syafri Syafri; Syamsul Bahri; Ridwan Ridwan
Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat SEMINAR NASIONAL 2021 : PROSIDING EDISI 1
Publisher : Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (918.259 KB)

Abstract

Abstrak. Pengembangan desa wisata ini harus memperhatikan kemampuan dan tingkat penerimaan masyarakat setempat yang akan dikembangankan menjadi desa wisata. Hal ini dimaksudkan untuk mengetahui karakter dan kemampuan masyarakat yang dapat dimanfaatkan dalam pengembangan desa wisata, menentukan jenis dan tingkat pemberdayaan masyarakat secara tepat. Desa Bubun Lamba Kecamatan Anggeraja memiliki potensi wisata kolam pemancingan ikan yang dikelola oleh kelompok masyarakat. Lokasi objek wisata pemancingan Desa Bubun Lamba tepatnya pinggir Sungai Mata Allo sekitar 100 meter dari koridor jalan poros menuju ke destinasi pariwisata Toraja, menjadikan wisata kolam pemancingan tersebut semakin strategis terutama sebagai daerah persinggahan (stopover area) para wisata yang akan berkunjung ke Toraja. Dalam hal ini, pengembangan kawasan pariwisata Desa Bubun Lamba direncanakan  secara  terintegrasi dengan  kegiatan  wisata  di  Toraja sebagai tempat transit para wisatawan yang akan berkunjung ke Toraja.Tujuan kegiatan Program Pengembangan Desa Mitra di Kawasan pemancingan Desa Bubun Lamba adalah untuk memberdayakan kelompok masyarakat melalui pengembangan wisata kolam pemancingan di Desa Bubun Lamba Kecamatan Anggeraja.Pendekatan yang digunakan dalam mengembangkan kawasan wisata kolam pemancingan Desa Bubun Lamba, terdiri atas pendekatan: Participatory Rural Appraisal (PRA), Integrated (Holistik), Edukatif, Pro Bisnis (layak ekonomi), dan Conditional Aproact  dalam rangka mewujudkan desa binaan perguruan tinggi yang unggul berbasis pemberdayaan masyarakat desa.Hasil pelaksanaan kegiatan penataan kawasan pemancingan Desa Bubun Lamba, disimpulkan sebagai berikut;Masih terdapat hambatan dalam pengembangan PPDM wisata pemancingan Desa Bubu Lamba, meliputi;a) masih rendahnya sumber daya dan modal usaha oleh kelompok mitrab) masih minimnya fasilitas dan infrastruktur pendukung wisata pemancingan.c) Di Era Pandemic Covid 19, berdampak signifikan terhadap terhadap kondisi sosial dan ekonomi kelompok mitra;Perlu kolaborasi pembangunan antara Kelompok Mitra, Pemerintah Kabupaten Enrekang, dan Perguruan Tinggi Universitas Bosowa menjadi kunci percepatan penataan kawasan wisata pemancingan Desa Bubun Lamba.Porgram Pengembangan Desa Mitra (PPDM) wisata pemancingan Desa Bubun Lamba merupakan program yang  membatu kelompok mitra khususnya di masa pandemic 19.Program Pengembangan Desa Mitra Kawasan Wisata Pemancingan Desa Bubun Lamba memberikan Multiplier Effect terhadap nilai dan harga lahan di sekitarnya. Kata Kunci: Wisata Pemancingan, Pemberdayaan, Kelompok  Masyarakat.
Strategi Membaca Teks Bahasa Inggris Berbasis Topik Bisnis secara Komprehensif Fatimah Hidayahni Amin; Riny Jefri; Ryan Rayhana
Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat PROSIDING EDISI 3: SEMNAS 2020
Publisher : Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (568.782 KB)

Abstract

Mitra Program Kemitraan Masyarakat (PKM) ini adalah guru-guru Bahasa Inggris Sekolah Menengah Pertama MGMP Bontomarannu Gowa. Masalahnya adalah: (1) pengajaran membaca teks bahasa Inggris yang monoton, (2) materi membaca yang tidak bervariasi, dan (3) rendahnya tingkat keterampilan membaca teks bahasa Inggris. Sasaran eksternal adalah model pengajaran membaca teks bahasa Inggris berbasis topik bisnis secara komprehensif yang dapat diaplikasikan dalam pengajaran. Metode yang digunakan adalah: brainstorming, penyajian, konsultasi, dan refleksi. Hasil yang dicapai adalah para guru, baik sebagai pembaca maupun sebagai pengajar, mendapatkan pemahaman dan pengalaman mengenai praktek menerapkan strategi membaca teks bahasa Inggris: scanning, skimming, reading aloud, semantic mapping, dan reading and questioning berbasis topik bisnis secara komprehensif yang disesuaikan dengan tahapan kegiatan membaca dan tingkat kemampuan membaca. Di samping itu, para guru dapat membuat pemetaan atau kerangka pengajaran dan pembelajaran membaca teks bahasa Inggris secara komprehensif dengan mengintegrasikan dengan topik-topik bisnis: Planning, Managing/Organizing (How to do), Hiring/Recruiting (personal characters), Promoting, dan Marketing.
KKN PPM diversifikasi olahan ikan laut di Desa Pancana Kabupaten Barru Ernawati S. Kaseng; Pince Salempa; Abdul Rahman
Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2019, No 3 (2019): PROSIDING 3
Publisher : Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (51.097 KB)

Abstract

The more advanced technology that humans use in their lives, it does affect behavior and lifestyle, including food consumption problems. Along with the increase of public income, consumption of fish products have been increased in both fresh fish and especially processed fish in a modern day. Barru District especially in Pancana village is one of the potential areas in the field of maritime and fisheries. Area of sea fishing and ponds around 56,160 Ha, pond 2,570 Ha beach 1,400 ha and pond cultivation area or freshwater 39 Ha. While the current fishery production is: shrimp (633.01 tonnes); Milkfish (, 552.08 tons); Cakalang/Cob (260.6 tonnes); Grouper/Snapper (744 tons); Red fish (97.02 tonnes); and seaweed (251.07 tons) that have been tested and are good enough. In the sub-district of Tanete Rilau Barru, several groups of fishermen, the village of its members cultivate milkfish and shrimp windu in ponds, ponds and cages using the technique of heavy water pond and in the rice fields (the system of Mina Padi and brackish). This is possible with the source of water originating from the location of natural waterfalls and baths in Tanete Riaja Sub-district located in the region. Given the potential, the development of seawater fish in this region has been developed by farmers or fishermen in recent years.
Pendampingan Ibu-Ibu Rumah Tangga melalui Pelatihan Brownies Tempe di Desa Panciro Kabupaten Gowa Tuti Supatminingsih; Syamsidah Syamsidah; Slamet Widodo
Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat SEMINAR NASIONAL 2021 : PROSIDING EDISI 1
Publisher : Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (553.693 KB)

Abstract

Abstrak.Ibu-ibu rumah tangga yang bertempat tinggal di sekitar produsen tempe (di Desa Panciro Kabupaten Gowa ) sebagian kecil bekerja di sektor informal, seperti penjual sayur, penjual makanan dan kerja serabutan lainnya, namun demikian sebagian besar, kerjanya hanya sebagi ibu rumah tangga yang menghabiskan waktunya untuk kebutuhan keluarga dan nongkrong bersama dengan tetangga lainnya. Secara ekonomi, nyaris waktunya tidak produktif, padahal memungkinkan mereka untuk menghasilkan sesuatu andai saja punya pengetahuan dan keterampilan. Di Desa Panciro Kabupaten Gowa terdapat industri tempe yang sejak lama pemiliknya memproduksi dan menjual ke pasar-pasar sekitar rumahnya, terkadang tetangga juga datang membeli atau penjual yang   karena dianggap lebih murah, lagi murah dan segar. Sudah sejak lama pabrik tempe ini berdiri dan kelihatannya tidak mengalami perkembangan yang signifikan, artinya pemiliknya hanya berpikir jangka pendek, yang penting bisa hidup dan makan bersama dengan keluarga. Dua kelompok masyarakat ini  dipertemukan dalam satu wadah bisnis, kemungkinannya akan menjadi kekuatan, sekurang-kurangnya saling mengisi dan berkolaborasi untuk menghasilkan sesuatu yang punya nilai tambah, misalnya bagaimana tempe yang selama ini diproduksi kemudian diolah menjadi berbagai produk kue bronis..  Metode yang digunakan adalah ceramah, diskusi, demonstrasi dan praktek langsung membuat bronis tempe. Hasil PKM  menunjukkan bahwa (1) ibu-ibu rumah tangga memiliki pengetahuan dan keterampilan dalam membuat bronis dari tempe. (2) ibu-ibu rumah tangga memiliki pengetahuan dan keterampilan dalam membuat kemasan  bronis dari tempe. (3) ibu-ibu rumah tangga memiliki pengetahuan dan keterampilan dalam memasarkan  bronis dari tempe.Kata Kunci: Pendampingan,  Bronis, Tempe.

Page 45 of 115 | Total Record : 1150


Filter by Year

2014 2025


Filter By Issues
All Issue SEMINAR NASIONAL 2025:PROSIDING EDISI 8 SEMINAR NASIONAL 2025:PROSIDING EDISI 7 SEMINAR NASIONAL 2025:PROSIDING EDISI 6 SEMINAR NASIONAL 2025:PROSIDING EDISI 5 SEMINAR NASIONAL 2025:PROSIDING EDISI 4 SEMINAR NASIONAL 2025:PROSIDING EDISI 3 SEMINAR NASIONAL 2025:PROSIDING EDISI 2 SEMINAR NASIONAL 2025:PROSIDING EDISI 1 SEMINAR NASIONAL 2024:PROSIDING EDISI 11 SEMINAR NASIONAL 2024:PROSIDING EDISI 10 SEMINAR NASIONAL 2024:PROSIDING EDISI 9 SEMINAR NASIONAL 2024:PROSIDING EDISI 8 SEMINAR NASIONAL 2024:PROSIDING EDISI 7 SEMINAR NASIONAL 2024:PROSIDING EDISI 6 SEMINAR NASIONAL 2024:PROSIDING EDISI 5 SEMINAR NASIONAL 2024:PROSIDING EDISI 4 SEMINAR NASIONAL 2024:PROSIDING EDISI 3 SEMINAR NASIONAL 2024:PROSIDING EDISI 2 SEMINAR NASIONAL 2024:PROSIDING EDISI 1 SEMINAR NASIONAL 2023:PROSIDING EDISI 12 SEMINAR NASIONAL 2023:PROSIDING EDISI 11 SEMINAR NASIONAL 2023:PROSIDING EDISI 10 SEMINAR NASIONAL 2023:PROSIDING EDISI 9 SEMINAR NASIONAL 2023:PROSIDING EDISI 8 SEMINAR NASIONAL 2023:PROSIDING EDISI 7 SEMINAR NASIONAL 2023:PROSIDING EDISI 6 SEMINAR NASIONAL 2023:PROSIDING EDISI 5 SEMINAR NASIONAL 2023:PROSIDING EDISI 4 SEMINAR NASIONAL 2023:PROSIDING EDISI 3 SEMINAR NASIONAL 2023:PROSIDING EDISI 2 SEMINAR NASIONAL 2023:PROSIDING EDISI 1 SEMINAR NASIONAL 2022:PROSIDING EDISI 11 SEMINAR NASIONAL 2022:PROSIDING EDISI 10 SEMINAR NASIONAL 2022:PROSIDING EDISI 9 SEMINAR NASIONAL 2022:PROSIDING EDISI 8 SEMINAR NASIONAL 2022:PROSIDING EDISI 7 SEMINAR NASIONAL 2022:PROSIDING EDISI 6 SEMINAR NASIONAL 2022:PROSIDING EDISI 5 SEMINAR NASIONAL 2022:PROSIDING EDISI 4 SEMINAR NASIONAL 2022:PROSIDING EDISI 3 SEMINAR NASIONAL 2022:PROSIDING EDISI 2 SEMINAR NASIONAL 2022:PROSIDING EDISI 1 SEMINAR NASIONAL 2021 : PROSIDING EDISI 12 SEMINAR NASIONAL 2021 : PROSIDING EDISI 11 SEMINAR NASIONAL 2021 : PROSIDING EDISI 10 SEMINAR NASIONAL 2021 : PROSIDING EDISI 9 SEMINAR NASIONAL 2021 : PROSIDING EDISI 8 SEMINAR NASIONAL 2021 : PROSIDING EDISI 7 SEMINAR NASIONAL 2021 : PROSIDING EDISI 6 SEMINAR NASIONAL 2021 : PROSIDING EDISI 5 SEMINAR NASIONAL 2021 : PROSIDING EDISI 4 SEMINAR NASIONAL 2021 : PROSIDING EDISI 3 SEMINAR NASIONAL 2021 : PROSIDING EDISI 2 SEMINAR NASIONAL 2021 : PROSIDING EDISI 1 Vol 2019, No 11: PROSIDING 11 Vol 2019, No 10: PROSIDING 10 Vol 2019, No 9: PROSIDING 9 PROSIDING EDISI 10: SEMNAS 2020 PROSIDING EDISI 9: SEMNAS 2020 PROSIDING EDISI 8: SEMNAS 2020 PROSIDING EDISI 7: SEMNAS 2020 PROSIDING EDISI 6: SEMNAS 2020 PROSIDING EDISI 5: SEMNAS 2020 PROSIDING EDISI 4: SEMNAS 2020 PROSIDING EDISI 3: SEMNAS 2020 PROSIDING EDISI 2: SEMNAS 2020 PROSIDING EDISI 1: SEMNAS 2020 Vol 2019, No 3 (2019): PROSIDING 3 Vol 2019, No 12 : PROSIDING 12 Vol 2019, No 8: PROSIDING 8 Vol 2019, No 7: PROSIDING 7 Vol 2019, No 6: PROSIDING 6 Vol 2019, No 5: PROSIDING 5 Vol 2019, No 4: PROSIDNG 4 Vol 2019, No 2: Prosiding 2 Vol 2019, No 1: Prosiding 1 Vol 2018, No 9: POSIDING 9 Vol 2018, No 8: PROSIDING 8 Vol 2018, No 4: Prosiding 4 Vol 2018, No 2: Prosiding 2 Vol 2018, No 7: PROSIDING 7 Vol 2018, No 6: PROSIDING 6 Vol 2018, No 5: Prosiding 5 Vol 2018, No 3: Prosiding 3 Vol 2018, No 1: Prosiding 1 More Issue