cover
Contact Name
Muhammad Syahrir
Contact Email
syahrir_gassa@yahoo.com
Phone
+6282252143772
Journal Mail Official
lppm@unm.ac.id
Editorial Address
Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Gedung Menara Phinisi Lt 10 UNM
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat
ISSN : 97862374     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Science,
Seluruh artikel dalam Prosiding Seminar Nasional Hasil Penelitian tahun 2019 bukan merupakan opini dan pemikiran dari editor
Articles 1,150 Documents
Pelatihan teknik dasar dan pembuatan lapangan olahraga permainan petanque pada remaja Mesjid Nurul Huda di Kabupaten Takalar Sudiadharma Sudiadharma; Suardi Suardi
Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2019, No 3 (2019): PROSIDING 3
Publisher : Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (35.089 KB)

Abstract

Petanque sports games, one of the sport games that has recently been known in Indonesia. Petanque sports became known after the SEA Games 2011. Although since 2001 in Kuala Lumpur Malaysia, petanque games have been known in Southeast Asia, but later in 2011 petanque sports games were officially known in Indonesia after the implementation of the 2011 SEA Ganes. Where Indonesia is the host, and Indonesia must automatically include Petanque athletes in the SEA Games. At the 2011 SEA Games sporting event in Indonesia, Pétanque has become one of the competing sports. Typically other sports, petanque at SEA Games is included in the category of concentration sport, has certain prerequisites. This game is usually played on hard ground, but can also be played on grass, sand or other soil surface. To realize these efforts, it is necessary to have facilities and infrastructure for coaching towards achievement. Therefore coaching for adolescents is an important factor in enhancing the training and performance of petanque sports in South Sulawsei, especially in Takalar and its surroundings. The methods used are direct approach, demonstration, discussion, practice and evaluation of students' absorption and general in participating petanque sport with technique of throwing boule well. The target to be achieved in this training is to get petanque athletes capable of using techniques and able to play petanque well and correctly
Peningkatan Keterampilan Ibu-Ibu Rumah Tangga di Sekitar Kawasan Wisata Panciro Pelatihan Pembuatan Cookies Corona Tempe Armiwaty Armiwaty; Ratnawati T; Slamet Widodo; Besse Qur’ani; Salehuddin Salehuddin
Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat SEMINAR NASIONAL 2021 : PROSIDING EDISI 1
Publisher : Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (419.51 KB)

Abstract

Abstrak. Mitra Program Kemitraan Komunitas (PKM) ini adalah Ibu-Ibu Rumah Tangga Desa Panciro Kecamatan Bajeng Kabupaten Gowa. Masalahnya adalah: mitra belum memiliki keterampilan pengolahan cookies corona tempe yang menggunakan tambahan tempe untuk meningkatkan variasi pangan bergizi, dan belum mengetahui cara merencanakan menjual hasil olah cookies corona tempe. Metode yang digunakan adalah: ceramah, demonstrasi, diskusi, tanya jawab, dan mitra pendamping. Hasil yang dicapai adalah peningkatan keterampian pengolahan cookies corona tempe baik dari pengetahuan bahan, pengetahuan alat dan pengetahuan pengolahan. Kata Kunci: Cookies corona, Pengolahan, Tempe. 
Pemberdayaan Masyarakat Melalui Pembuatan Makanan Sehat Berbahan Dasar Ikan Muhammad Asri; Suardi Suardi; Rudi Amir; Latang Latang
Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat SEMINAR NASIONAL 2021 : PROSIDING EDISI 11
Publisher : Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (237.279 KB)

Abstract

Masyarakat di Desa Tellumpanua Kecamatan Tanete Rilau Kabupaten Barru memiliki penghasilan ikan laut yang melimpah, namun harga jual ikan menjadi murah jika musim panen raya tiba. Permasalah tersebut dapat diatasi warga nelayan dengan mengolah ikan menjadi olahan makanan sehat seperti bakso dan nugget ikan. Pengetahuan dan ketampilan masyarakat di Desa Tellumpanua perlu ditingkatkan melalui pelatihan pembuatan makanan sehat dari bahan dasar ikan, agar dapat menambah nilai income. Pelatihan tersebut salah satu alternatif mengatasi masalah yang dihadapai warga nelayan. Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat ini berupa pemberian pengetahuan dan keterampialn terkait dengan pembuatan makanan sehat dari bahan dasar ikan.Target luaran yang ingin dicapai dari kegiatan pengabdian ini antara lain: menambah pengetahun dan keterampilan kepada masyarakat khususnya isteri-isteri dan remaja putri tentang tata cara membuat makanan sehat dari bahan dasar ikan, dokumentasi kegiatan dalam bentuk foto dan video, serta satu artikel pada media massa elektronik. Kata Kunci: Pelatihan, Bakso Ikan, Nugget Ikan
PKM Pelatihan Model-Model Pembelajaran Inovatif Kepada Guru MGMP Bahasa Indonesia SMP Kabupaten Pinrang Sulastriningsih Djumingin; Idawati Garing; Muhammad Saleh
Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat PROSIDING EDISI 9: SEMNAS 2020
Publisher : Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (591.38 KB)

Abstract

    Abstrak. Mitra Program Kemitraan Komunitas (PKM) ini adalah Guru MGMP Bahasa Indonesia Kabupaten Pinrang. Masalahnya adalah: (1) kurangnya pengetahuan tentang jenis-jenis model pembelajaran inovatif, (2) kurang keterampilan memilih model pembelajaran pada RPP, (3) desain model-model pembelajaran sangat kurang pada perangkat pembelajaran (RPP) dan (4) kualitas penerapan model-model pembelajaran inovatif sangat kurang. Metode yang digunakan adalah: ceramah, demonstrasi, diskusi, tanya jawab, dan mitra pendamping. Hasil yang dicapai adalah: (1) Mitra memiliki pengetahuan tentang jenis model-model pembealajaran inovatif, (2)    Mitra memiliki keterampilan memilih dan mendesain model pembelajaran pada RPP, (3) Rencana Pelaksanaan Pembelajaran disusun dengan bermacam-macam model pembelajaran inovatif, (4) Mitra memiliki kemampuan meningkatkan kualitas dengan bermacam-macam penerapan model-model pembelajaran sesuai desain yang telah disusun. Kata kunci: model pembelajaran, desain, RPP, MGMP, bahasa Indonesia
IbM pelatihan supervisi akademik bagi guru di Kabupaten Majene Sulawesi Barat Ismail Tolla; Ratmawati Ratmawati
Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2019, No 9: PROSIDING 9
Publisher : Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (77.042 KB)

Abstract

The general objective of this activity is to improve the fulfillment of teacher competency needs in the implementationof supervision starting from the preparation, implementation, results and follow-up to the implementation of supervision that isdirectly related to improving the quality of learning in schools. The target of community service activities is to make a realcontribution to partners in meeting the need to improve teacher competency in conducting academic supervision, so that teachersare more professional in the learning process activities at school. The method used to improve the professional competence ofteachers in improving the quality of the learning process is to conduct academic supervision training for teachers in MajeneRegency, West Sulawesi Province. The implementation of the service program has been carried out for two days in the QualityAssurance Hall of West Sulawesi. The outcomes of teachers participating in this training are: (1) gaining better insights aboutthe concepts and implementation of academic supervision (2) gaining insight into techniques and procedures implementation ofsupervision and (3) gaining insight into strategies in preparing, implementing and following up on academic supervision resultsand (4) having better skills in preparing, implementing and coordinating the results of academic supervision to improve andmaximise the quality of learning.
Pelatihan penyusunan proposal PTK bagi Guru Sekolah Dasar di Kabupaten Pinrang Muhammad Danial; Wahidah Sanusi
Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2018, No 7: PROSIDING 7
Publisher : Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (81.397 KB)

Abstract

The objectives to be achieved through IbM activitiesare teacher: understanding of the principles and technical ofClassroom Action Research (CAR), steps of CAR activity,understand the format and components of the CAR proposaland skillfully preparing to conduct and to write CAR proposaland to produce CAR proposal draft. The method used toachieve these objectives are : to present about principles and toconduct CAR, and to write main essential CAR proposal draftby Servant team, practice of CAR conducting and writingCAR proposal draft of worksheet by participants, and topresent of CAR product by participants, and observe andinterviews to participants conducted after and while thisactivity. The activity participants are teachers of StateSecondary School of number 4 Pinrang regency City whichamounts 14 persons. The results obtained after the IbMactivities carried out are (1) The participants (teachers fromSDN of number 4 Pinrang regency) has been understood aboutthe principles and technical of Classroom Action Research(CAR), steps of CAR activity, understand the format andcomponents of the CAR proposal draft and skillfully preparingto conduct and to write CAR proposal, and to produce CARproposal draft and (2) The participants is very enthusiast for tojoin the CAR workshop activity and to give positive responseof the IbM activity.
PKM Penerapan Metode Water Harvesting pada Kelompok Tani dalam Memanfaatkan Air Hujan pada Lahan Perkebunan Akshari Tahir Lopa; Anas Arfandi; Irma Aswani Ahmad
Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat SEMINAR NASIONAL 2021 : PROSIDING EDISI 6
Publisher : Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (207.076 KB)

Abstract

Abstrak. Pemenuhan air bersih dari air tanah sangatlah terbatas dan kurang memenuhi dalam persyaratan air minum. Kondisi ini menjadikan sumber air seperti pemanfaatan dan pengolahan air hujan sebagai alternatif yang perlu dipertimbangkan, sehingga dapat mengurangi pengambilan air tanah terutama pada saat musim hujan. Pemanfaatan kembali sumber daya air menjadi hal yang sangat penting. Berdasarkan berbagai hasil pengamatan dan kondisi masyarakat petani di Desa Romang Loe, maka penerapan metode pemanenen air hujan pada lokasi perkebunan petani dapat dilakukan untuk memenuhi kebutuhan air minum masyarakat di lahan perkebunan secara komunal sehingga dapat dimanfaatkan oleh masyarakat. Metode pelaksanaan yang akan dilakukan berupa metode pendampingan (mentoring) dan metode partisipatory rural approach (PRA). Metode pendampingan dilakukan untuk merubah paradigma berpikir masyarakat dalam memanfaatkan air hujan untuk kebutuhan air pada lokasi perkebunan. Metode PRA dilakukan untuk membangkitkan rasa memiliki (sense of belonging) mitra terhadap produk yang akan dikembangkan, dan rasa tanggungjawab (sense of responsibility) mitra terhadap produk dan lingkungan yang ada disekitarnya. Adapun hasil kegiatan program kemitraan masyarakat yaitu tersedianya bak penampungan air yang dapat dimanfaatkan oleh petani kebun untuk kebutuhan masak, mencuci piring, dan buang air. Selain itu, masyarakat mitra telah memahami manfaat pemanenen air hujan untuk kebutuhan pada rumah kebun. Kata kunci: panen air hujan, rumah kebun, gorong-gorong beton
PKM Usaha Sablon Dan Souvenir Kota Soppeng Tasri Ponta; Andi Agussalim AJ
Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat PROSIDING EDISI 4: SEMNAS 2020
Publisher : Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (591.045 KB)

Abstract

Mitra kelompok pemuda yang tergabung ke dalam “Sari Art” melakukan kegiatan usaha kreatif sablon dan cinderamata. Permasalahan yang dihadapi, yaitu: (1) Masih kurangnya keterampilan yang dimiliki proses sablon manual,  (2) Peralatan yang digunakan masih sederhana, belum menggunakan peralatan digital, (3) Kemampuan mendesain berbagai jenis pola, huruf dan gambar masih rendah, (4) produk asesoris/ cinderamata yang dihasilkan kualitasnya masih kasar (5) Kegiatan usaha yang dilakukan masih sederhana. Berdasarkan permasalahan mitra tersebut, maka solusi yang ditawarkan untuk mengatasi permasalahan tersebut adalah: Memberikan keterampilan usaha cetak sablon baik manual manual maupun digital, Memberikan keterampilan sablon untuk bahan kaos, Memberikan pelatihan cara membuat desain dengan sistem komputerisasi, perbaikan kualitas produk cinderama/asesoris, dan memberikan pelatihan manajemen usaha dan pemasaran. Metode pendekatan yang dilakukan dalam kegiatan PKM ini adalah pelatihan dan demonstrasi untuk meningkatkan keterampilan sablon  dan desain, unrtuk meningkatkan kualitas produksi dilakukan pendampingan, sedangkan materi pengelolaan  manajemen usaha, administrasi dan pemasaran disampaikan dengan ceramah, diskusi dan tanya jawab. Dengan demikian, luaran PKM  ini adalah Adanya keterampilan mendesain  dan cetak sablon yang dimiliki, baik sablon manual maupun dengan alat press digital. Meningkatnya kualitas produk cetak sablon dan asesoris cinderamata, adanya  peningkatan dalam pengelolaan usaha dan perluasan pemasaran yang online
Peningkatan pengetahuan lingkungan petani Kecamatan Sabbang Paru Kabupaten Wajo melalui pelatihan pembuatan komposter Dyah Darma Andayani; Nurlita Pertiwi; Fhatiah Adiba
Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2019, No 5: PROSIDING 5
Publisher : Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (69.204 KB)

Abstract

This study aims to reveal the description of counseling on organic waste management and its impact on increasing farmers' environmental knowledge. The method in this counseling is done by the method of demonstration and practice. The training participants were 30 farmers in Sabbang Paru District, Wajo District. Data analysis using descriptive methods that present test results with graphs. Based on the results of this counseling, it can be concluded that farmers have been able to understand the technique of making composter with an average value of 76.97 which means it is in the high category. This increase in knowledge was also influenced by the positive response and enthusiasm of the community in participating in this outreach activity.
Pelatihan pembuatan batu bata di Kecamatan Ujung Bulu Kabupaten Bulukumba Qadriathi Dg. Bau; Maryam H
Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2018, No 2: Prosiding 2
Publisher : Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (171.128 KB)

Abstract

Community Partnership Program is one of thecommunity service programs which is problem solving,comprehensive, meaningful, complete and sustainable aimingfor diverse targets. Among the problems faced by thecommunity especially the small and medium enterprises is theutilization of technology. In particular, the problems which thebrick-making groups in Ujung Bulu Sub-district as PKMpartners have so far faced include: (1) insufficient knowledgein the efficient and effective process of brick making, (2)inadequate skills in accurate production of bricks, (3) lowcapability in massive production of bricks, 4) Less informationabout modern brick-making tools. The Community PartnershipProgram (PKM) for the brick-making groups in Ujung BuluSub-district aimed: (1) to increase knowledge in the efficientand effective process of brick making, (2) to improve skills inthe accurate production of bricks, (3) to promote capability inthe massive production of bricks (4) to increase the knowledgeand skills in the modern production of bricks. The methodsused for the presentation consist of lectures, discussion, andinteractive questions and answers, and demonstration for theapplied technology. The Community Partnership Program forthe brick-making groups in Ujung Bulu Sub-district hasresulted in: (1) sufficient knowledge in the efficient andeffective process of brick making, (2) adequate skills in theaccurate production of bricks, (3) decent capability in themassive production of bricks, (4) satisfactory knowledge andskills in the modern production of bricks.

Page 54 of 115 | Total Record : 1150


Filter by Year

2014 2025


Filter By Issues
All Issue SEMINAR NASIONAL 2025:PROSIDING EDISI 8 SEMINAR NASIONAL 2025:PROSIDING EDISI 7 SEMINAR NASIONAL 2025:PROSIDING EDISI 6 SEMINAR NASIONAL 2025:PROSIDING EDISI 5 SEMINAR NASIONAL 2025:PROSIDING EDISI 4 SEMINAR NASIONAL 2025:PROSIDING EDISI 3 SEMINAR NASIONAL 2025:PROSIDING EDISI 2 SEMINAR NASIONAL 2025:PROSIDING EDISI 1 SEMINAR NASIONAL 2024:PROSIDING EDISI 11 SEMINAR NASIONAL 2024:PROSIDING EDISI 10 SEMINAR NASIONAL 2024:PROSIDING EDISI 9 SEMINAR NASIONAL 2024:PROSIDING EDISI 8 SEMINAR NASIONAL 2024:PROSIDING EDISI 7 SEMINAR NASIONAL 2024:PROSIDING EDISI 6 SEMINAR NASIONAL 2024:PROSIDING EDISI 5 SEMINAR NASIONAL 2024:PROSIDING EDISI 4 SEMINAR NASIONAL 2024:PROSIDING EDISI 3 SEMINAR NASIONAL 2024:PROSIDING EDISI 2 SEMINAR NASIONAL 2024:PROSIDING EDISI 1 SEMINAR NASIONAL 2023:PROSIDING EDISI 12 SEMINAR NASIONAL 2023:PROSIDING EDISI 11 SEMINAR NASIONAL 2023:PROSIDING EDISI 10 SEMINAR NASIONAL 2023:PROSIDING EDISI 9 SEMINAR NASIONAL 2023:PROSIDING EDISI 8 SEMINAR NASIONAL 2023:PROSIDING EDISI 7 SEMINAR NASIONAL 2023:PROSIDING EDISI 6 SEMINAR NASIONAL 2023:PROSIDING EDISI 5 SEMINAR NASIONAL 2023:PROSIDING EDISI 4 SEMINAR NASIONAL 2023:PROSIDING EDISI 3 SEMINAR NASIONAL 2023:PROSIDING EDISI 2 SEMINAR NASIONAL 2023:PROSIDING EDISI 1 SEMINAR NASIONAL 2022:PROSIDING EDISI 11 SEMINAR NASIONAL 2022:PROSIDING EDISI 10 SEMINAR NASIONAL 2022:PROSIDING EDISI 9 SEMINAR NASIONAL 2022:PROSIDING EDISI 8 SEMINAR NASIONAL 2022:PROSIDING EDISI 7 SEMINAR NASIONAL 2022:PROSIDING EDISI 6 SEMINAR NASIONAL 2022:PROSIDING EDISI 5 SEMINAR NASIONAL 2022:PROSIDING EDISI 4 SEMINAR NASIONAL 2022:PROSIDING EDISI 3 SEMINAR NASIONAL 2022:PROSIDING EDISI 2 SEMINAR NASIONAL 2022:PROSIDING EDISI 1 SEMINAR NASIONAL 2021 : PROSIDING EDISI 12 SEMINAR NASIONAL 2021 : PROSIDING EDISI 11 SEMINAR NASIONAL 2021 : PROSIDING EDISI 10 SEMINAR NASIONAL 2021 : PROSIDING EDISI 9 SEMINAR NASIONAL 2021 : PROSIDING EDISI 8 SEMINAR NASIONAL 2021 : PROSIDING EDISI 7 SEMINAR NASIONAL 2021 : PROSIDING EDISI 6 SEMINAR NASIONAL 2021 : PROSIDING EDISI 5 SEMINAR NASIONAL 2021 : PROSIDING EDISI 4 SEMINAR NASIONAL 2021 : PROSIDING EDISI 3 SEMINAR NASIONAL 2021 : PROSIDING EDISI 2 SEMINAR NASIONAL 2021 : PROSIDING EDISI 1 Vol 2019, No 11: PROSIDING 11 Vol 2019, No 10: PROSIDING 10 Vol 2019, No 9: PROSIDING 9 PROSIDING EDISI 10: SEMNAS 2020 PROSIDING EDISI 9: SEMNAS 2020 PROSIDING EDISI 8: SEMNAS 2020 PROSIDING EDISI 7: SEMNAS 2020 PROSIDING EDISI 6: SEMNAS 2020 PROSIDING EDISI 5: SEMNAS 2020 PROSIDING EDISI 4: SEMNAS 2020 PROSIDING EDISI 3: SEMNAS 2020 PROSIDING EDISI 2: SEMNAS 2020 PROSIDING EDISI 1: SEMNAS 2020 Vol 2019, No 3 (2019): PROSIDING 3 Vol 2019, No 12 : PROSIDING 12 Vol 2019, No 8: PROSIDING 8 Vol 2019, No 7: PROSIDING 7 Vol 2019, No 6: PROSIDING 6 Vol 2019, No 5: PROSIDING 5 Vol 2019, No 4: PROSIDNG 4 Vol 2019, No 2: Prosiding 2 Vol 2019, No 1: Prosiding 1 Vol 2018, No 9: POSIDING 9 Vol 2018, No 8: PROSIDING 8 Vol 2018, No 4: Prosiding 4 Vol 2018, No 2: Prosiding 2 Vol 2018, No 7: PROSIDING 7 Vol 2018, No 6: PROSIDING 6 Vol 2018, No 5: Prosiding 5 Vol 2018, No 3: Prosiding 3 Vol 2018, No 1: Prosiding 1 More Issue