cover
Contact Name
Muhammad Syahrir
Contact Email
syahrir_gassa@yahoo.com
Phone
+6282252143772
Journal Mail Official
lppm@unm.ac.id
Editorial Address
Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Gedung Menara Phinisi Lt 10 UNM
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat
ISSN : 97862374     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Science,
Seluruh artikel dalam Prosiding Seminar Nasional Hasil Penelitian tahun 2019 bukan merupakan opini dan pemikiran dari editor
Articles 1,150 Documents
PKM Pelatihan Pembuatan dan Pemanfaatan Media Pembelajaran Digital bagi Guru di SMK Negeri 7 Takalar Sahade Sahade; Abd. Rijal; Samsinar Samsinar
Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat SEMINAR NASIONAL 2021 : PROSIDING EDISI 12
Publisher : Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (470.416 KB)

Abstract

Abstrak. Kegiatan pelatihan ini bertujuan untuk melatih para guru dalam pembutan dan pemanfaatan media pembelajaran digital di SMK Negeri 7 Takalar agar mereka nanti dalam membuat dan memanfaatkan perangkat pembelajaran terutama media pembeljaran yang berbasis digital ini memang memberikan manfaat untuk pembelajaran jarak jauh dalam kondisi pandemic  seperti sekarang, sehingga manfaatnya yaitu : mempermudah guru dalam menyampaikan materi. memberikan pengalaman belajar yang berbeda dan bervariasi sehingga merangsang minat siswa untuk belajar. Secara umum tujuan penggunaan media pembelajaran adalah membantu guru dalam menyampaikan pesan-pesan atau materi pelajaran kepada siswanya, agar pesan lebih mudah dimengerti, lebih menarik, dan lebih menyenangkan kepada siswa. Pelaksanaan pelatihan pembuatan dan pemanfaatan media pembelajaran digital di SMK Negeri 7 Takalar ini berjalan dengan lancar sesuai dengan yang diharapkan oleh tim pelaksana. Hal ini ditunjukkan dengan antusiasnya peserta pelatihan dalam mengikuti materi yang diberikan. Berhasilnya pelaksanaan kegiatan ini disebabkan oleh beberapa faktor yaitu Pemerintah Kabupaten Takalar dalam hal ini Dinas Pendidikan, Pengawas SMK Kabupaten Takalar, Kepala sekolah dan seluruh guru yang ada di SMK Negeri 7 Takalar sehingga memudahkan mengarahkan mereka, materi pelatihan sangat dibutuhkan oleh para guru guna meningkatkan pemahaman dan pengetahuan mereka dalam membuat dan memanfaatkan media pembelajaran digital pada masa pandemic Covid-19 untuk mempermuda guru dalam menyampaikan materi, memberikan pengelaman belajar yang berbeda dan bervariasi sehingga merangsang minat siswa untuk belajar, juga membantu guru dalam menyampaikan materi pelajaran kepada siswa, agar lebih mudah dimengerti, lebih menarik, dan lebih menyenangkan kepada siswa. Keterbatasan yang dirasakan oleh tim pelaksana adalah terbatasnya waktu dan akses ke lokasi pelatihan karena tempatnya berada di Desa Pakkabba Kecamatan Galesong Utara Kabupaten Takalar yang berjarak sekitar 13,9 KM dari Kampus Universitas Negeri Makassar. Hal tersebut mengakibatkan materi yang disampaikan dalam pelatihan belum 100% Guru tetap dan Guru honorer memahami dengan baik sehingga masih perlu dilakukan pelatihan lebih lanjut dimasa-masa yang akan datang.
Pemeliharaan Sistem AC Mobil pada Bengkel Arif Kab. Jeneponto Zulhajji Zulhajji; Haripuddin Haripuddin
Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat SEMINAR NASIONAL 2021 : PROSIDING EDISI 1
Publisher : Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (362.785 KB)

Abstract

Abstrak. Bengkel Arif yang berada di Kelurahan Bontosunggu Kec. Binamu Kab. Jeneponto Prop. Sulawesi Selatan sejak berdirinya sampai sekarang bergerak dibidang las dan dico mobil dan sejenisnya. Baik pekerjaan las maupun dico dilakukan dalam satu tempat yang dikerjakan oleh beberapa tenaga kerja. Rata-rata tenaga kerja dipekerjakan di Bengkel Arif memiliki tingkat pendidikan Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP). Sehingga jenis pekerjaan yang bisa dikerjakan hanya las dan dico. Dari dua jenis pekerjaan dilakukan selama ini Bengkel Arif yaitu hanya kerja las dan dico sehingga penghasilan Bengkel Arif masih relatif kurang (tidak maksimal). Padahal potensi mengerjakan beberapa jenis pekerjaan yang berhubungan dengan mobil masih banyak yang bisa dilaksanakan. Pekerjaan tersebut yaitu servis mobil, servis AC mobil serta pekerjaan pemeliharaan (maintenance) sistem AC mobil. Pemeliharaan (maintenance) adalah suatu tindakan perbaikan atau perawatan pada suatu obyek atau dalam hal ini AC Mobil. Pemeliharaan (maintenance) sistem AC mobil merupakan pekerjaan yang potensi untuk dikembangkan dalam usaha Bengkel Arif pada khususnya.Pada lima tahun terakhir ini perkembangan penggunaan transportasi keluarga (mobil) semakin berkembang dengan pesat. Dari data badan pusat statistik (BPS) tahun 2018 tercatat 38000 unit kondaraan mobil yang ada di Kab.Jeneponto,tentu ini menjadi peluang bagi Bengkel Arif untuk menambah jenis pekerjaan yang berhubungan dengan pemeliharaan AC Mobil. Disamping banyaknya kendaraan mobil juga kondisi cuaca yang ada di wilayah Prov. Sulawesi Selatan dan terkhusus di wilayah Kab. Jeneponto. Kab. Jeneponto termasuk wilayah yang cuacanya sangat panas dibandingkan dengan Kabupaten lain yang ada di wilayah  Prov. Sulawesi Selatan. Tentu ini juga bagian yang terpenting untuk membuka jenis pekerjaan pemeliharaan AC Mobil, dimana setiap orang yang mengggunakan kendaraan/ transportasi mobil tentu menyalakan AC mobilnya agar merasa nyaman di dalam perjalanan menuju tempat tujuan. Sehingga semakin sering AC mobil dinyalakan tentu membuat AC mobil akan mengalami gangguan atau kerusakan, baik ringan maupun berat. Sehingga perlu sekali Bengkel Arif menambah membuka jenis pekerjaan pemeliharan sistem AC mobil agar nantinya dapat melayani pekerjaan baik servis atau pemeliharaan AC mobil dan pada akhirnya dapat meningkatkan pendapatan (omset) perbulannya.Persoalan yang dihadapi mitra selama ini adalah mitra belum memiliki pengetahuan/keterampilan dasar mengenai bagaimana cara melaksanakan pemeliharaan sistem AC Mobil dengan baik dan benar, baik untuk sistem kelistrikannya maupun untuk sistem proses terjadinya sirkulasi (pergerakan) gas freon dari komponen ke komponen  utama pendingin (AC) mobil. Setelah selesai melaksanakan PKM, baik teori maupun keterampilan mitra sudah memahami prinsip dasar sistem ac mobil serta sudah bisa melaksanakan pemeliharaan AC Mobil dengan baik dan benar. Kata Kunci : Pemeliharaan, sistem kelistrikan , komponen utama, ac mobil.
PKM sosialisasi tentang donor darah dan pelatihan cara pemeriksaan golongan darah pada mahasiswa FIK UNM Mutmainnah Mutmainnah; Sarifin G; Kasman Kasman
Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2019, No 11: PROSIDING 11
Publisher : Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (25.392 KB)

Abstract

Human body has approximately five liters of blood that flows endlessly. Blood is considered as the river of life in the human body. If a person loses a lot of blood, then that person's life will be threatened which can even lead to death. Often a person lacks blood in his body due to an accident or suffers from an illness therefore the person must receive blood from outside by blood transfusion treatment. Human could die if he loses 40% of his blood in a short time because his body cannot produce blood again quickly. But deaths from this cases can be prevented by a blood transfusion from a donor. Based on above situation, students as one of the elements of the community and always be in the midst of the community must have sufficient knowledge relating to blood donations and how to examine blood types. The basic requirements for participating in blood donor activities are donors’ age between 17 to 70 years, with the minimum body weight requirement of 45 kg. Donors with blood pressure that tends to be high should have systolic blood pressure below 180 and diastole below 100. Meanwhile, for a donor with low blood pressure, systole/diastole which considered safe is 90/50. Donors should also have a hemoglobin level around 12.5-17 g/dL, and no more than 20 g/dL.
Pengembangan desain dan peningkatan produksi kain tenun sutera motif Pucu’ Rebbung Srikandi Srikandi; Erma Erma; Faizal Faizal
Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2018, No 9: POSIDING 9
Publisher : Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The partner problems were (1) the production of sarong fabric and silk shirt pattern of pucu’ rebbung is still lacking, (2) knowledge of the development of the pucu’rebbung design for both sarong and silk shirt cloth is lacking, (3) design development skills pucu’ rebbung for sarong and silk shirt cloth is very lacking. The solutions offered to solve partner problems included (1) to increase the production of sarong fabric and motif silk or pucu’ rebbung fabric, (2) to increase the partner knowledge to develop a motif or pattern ofpucu’ rebbung, for sarong and silk shirt fabric, (3) to improve partner skills to develop designs of motifs or patterns of pucu’rebbung, for sarong and silk shirt fabrics, (4) to accompany the partner in order to apply pucu’ rebbung style designs for sarong and silk shirt fabric. The methods used were lecture, demonstration, discussion, question and answer, and involved with the partner to increase the production of the development of designs of motifs or patterns of pucu’ rebbung. The results achieved were as follows: (1) the production of sarong fabric and silk shirt fabric with pucu’ rebbung motif is availablequite a lot in the partner’s showroom, (2) the partner has knowledge of the development of pucu’ rebbung designs for both sarong and silk shirt fabrics, (3) the partner has the ability to develop pucu’ rebbung designs for sarong and silk shirt fabric.
PKM Kelompok Petani Tebu Berbasis Limbah Tebu di Kecamatan Polombangkeng Utara Kabupaten Takalar Muhammad Wijaya; Mohammad Wiharto
Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat SEMINAR NASIONAL 2021 : PROSIDING EDISI 8
Publisher : Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (75.068 KB)

Abstract

Abstrak. Tebu merupakan tanaman perkebunan yang digunakan sebagai bahan baku  untuk pangan, minuman fungsional, dan dan hasil sampingnya berupa campuran komposit serta bahan bakar alternatif  mitra melakukan penananam tebu yang siap panen kemudian diambil oleh Pabrik gula Takalar untuk diproses. Pabrik tersebut menghasilkan limbah  ampas tebu. Jumlah yang dimanfaatkan tersebut relatif masih kecil jika dibandingkan dengan produksi limbah tebu yang dihasilkan oleh pabrik gula. Untuk itu perlu dilakukan teknologi yang ramah lingkungan dan inovatif dari limbah tebu untuk dimanfaatkan oleh petani tebu dalam peningkatan kesejakteraan rakyat. Solusi dan target luaran  PKM Tahun 2021 adalah (1). Memanfaatkan limbah tebu dengan menggunakan teknologi fermentasi untuk kompos. (2). Melakukan pengolahan ampas tebu untuk menghasilkan komposisi kimia bioaktif untuk sebagai pestisida nabati dan racun rumput dengan teknologi pirolisis untuk pembuatan furfural yang mengalami proses destilasi pada petani dan masyarakat disekitar lahan perkebunan tebu rakyat. (2) menjalin kemitraan kelompok petani tebu dan pihak terkait (masyarakat) agar memanfaatkan limbah tebu untuk digunakan untuk bahan kompos agar tanaman tebu cepat tumbuh. Metode yang digunakan dalam PKM ini adalah perpaduan teknologi fermentasi dengan proses pirolisis dan teknologi pembuatan pestisida nabati dan racun rumput untuk tanaman tebu. Limbah tebu yang kering telah mengalami proses pengeringan agar diperoleh kadar air dan nilai kalor yang dihasilkan semakin rendah agar supaya bahan baku tersebut mudah terbakar..Ampas tebu yang telah kering tersebut dimasukkan ke dalam drum pembakar yang dihubungi sunkup dengan waktu pemanasan 4-5 jam dan hasil pembakaran dapat digunakan  sebagai pestisida nabati dan arang karbon.  Penggunaan kompos dari limbah tebu dari teknologi fermentasi. Ampastebu digunakan sebagai bahan bakar alternatif dengan emisi karbon yang rendah. Luaran berupa produk pestisida nabati, racun rumput, kompos, dan serat  karbon  mampu meningkatkan kesejakteraan masyarakat khususnya petani tebu yang tergabung dalam Kelompok Tani Tebu Unggul dengan membentuk unit usaha UKM (Mitra) yang dikoordinir oleh masyarakat dan pemerintah setempat. Kata Kunci : Limbah  tebu, pirolisis, arang karbon, pestisida nabati  dan kompos.
Pengembangan Soft Skill Peserta Didik Sulaiman Samad; Suardi Suardi
Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat PROSIDING EDISI 6: SEMNAS 2020
Publisher : Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (683.116 KB)

Abstract

Abstract: This Community Partnership Program (PKM) partner is SMP Negeri 1 Duampanua, Pinrang Regency. The main problem faced by partners is that developing soft skills in students is not an easy job for teachers to carry out their daily activities. This factual condition, according to the information obtained, is caused by the limited reading material and exercises that can provide inspiration about practices that can develop soft skills of students. In particular, based on the results of interviews with teachers, the specific problems that were the cause of this and were the main priorities of this Community Partnership Program activities, were: (1) the teachers' limited knowledge of various things that can be done to develop soft skills of students; (2) limited skills of teachers in designing / making various soft skill development programs for students; and (3) the low ability of teachers in implementing various programs in developing soft skills of students. The method used is a participatory model training with an icare approach (introduction, connection, application, reflection, and extension). The results achieved are: (1) partners understand various things that can be done to develop soft skills of students; (2) skilled partners designing / making various soft skill development programs for students; (3) partners are able to carry out various programs in developing soft skills of students. Through this result, there are opportunities for students to have the skills needed in the future to knit civilization and work as professionals. In addition, these results also provide great hope for the creation of a conducive teaching and learning process such as being student-centered, taking place collaboratively, and being integrated with real life.
PKM memperbaiki alat-alat listrik rumah tangga pada masyarakat di Kecamatan Labakkang Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan Edy Sabara; Sabran Sabran
Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2019, No 7: PROSIDING 7
Publisher : Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (97.659 KB)

Abstract

Community service activities are carried out to the community of Pattallassang Village, Labakkang District, Pangkajene Regency and the Islands. This service is carried out in the form of training on maintenance and repair of household electrical appliances. The purpose of community service activities is to provide service to the community by providing training on: how to care for household electrical appliances in general, diagnose damage, and repair damage based on diganosa. The material provided in this training activity included: maintenance of household electrical appliances, repair of damage to household electrical appliances, operation of household electrical appliances, and installation of household electrical appliances. Implementation of community service regarding household electrical appliances went smoothly. Community service activities produce results; increased participant's knowledge of the benefits of maintaining electrical equipment, increased participant's knowledge of damage diagnoses, and increased participant's knowledge of correct household electrical appliances repairs.
Perancangan model pembelajaran Project Base Learning (Outdoor) Karst Maros Prodi Pendidikan Geografi FMIPA UNM Suprapta Suprapta; Ibrahim Abbas; Maddatuang Maddatuang
Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2018, No 4: Prosiding 4
Publisher : Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (207.456 KB)

Abstract

The design of learning models that are trained withthis mentoring model emphasizes more on reconstructing themindset. Therefore, in the construction of the knowledgeembedded that the Project Based Learning model (out-door)contains the principle of the ability to plan projects and workwith the working principles of scientists. It is realized that thegoal is hard to be attained. Besides, based on the character ofthe SM3T PPG participants, it is known that there aredifferences of the tertiary institutions origin and differentacademic climates among those institutions. Moreover, thereare differences in practical experience in the field. Trainingand constructing knowledge through many practices will fostera level of employability. The 2013 curriculum that has notbeen truly understood of every prospective teacher and eventhe teacher demands to continue to be trained. For this reason,an intensive mentoring model was chosen because it wasconsidered more effective. To achieve these objectives, theseactivities were chosen: 1) FGD to determine learningobjectives and location of objects; 2) FGD of the possibility tofind concepts in the field; 3) Field and object orientation; 4)Discussion in the field on object findings; 5) Discussion in thefield on details of object findings; 6) FGD of findings on thephenomenon of concepts and field findings. The results in theLearning Implementation Planning of the Project BasedLearning model (out-door) included: 1) Determination ofinitial location based on indicators and learning objectives; 2)Estimation of concepts that can be obtained at the learninglocation; 3) Classification and understanding of the ginesaprocess of landform and its object; 4) Deepening of the objectof ginesa as detailed as possible.
PKM Law Of The Game Pertandingan Futsal Amandemen Tahun 2020 Pada Tim Futsal Amporo FC Makassar Sulaeman Sulaeman; Rahmad Risan; Darul Husnul
Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat SEMINAR NASIONAL 2021 : PROSIDING EDISI 3
Publisher : Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (368.036 KB)

Abstract

Abstrak. Usaha untuk meningkatkan prestasi di cabang olahraga futsal semakin berkembang sekarang ini. Ini terlihat dengan dengan semakin banyaknya peminat di setiap kejuaraan baik itu di level amatir maupun di level profesional. Di kota Makassar sendiri, hampir tiap saat kita dapat melihat pengumuman tentang akan diadakannya pertandingan futsal. Rata-rata target dari turnamen yang diadakan adalah untuk kategori pelajar tingkap pertama (SMP) dan tingkat menengah (SMA). Tentunya hal ini merupakan sesuatu hal yang positif untuk perkembangan futsal di kota Makassar. Hal utama yang masih menjadi permasalahan dalam cabang olahraga futsal khususnya mereka yang masih di usia muda yaitu kurangnya pengetahuan tentang Law of the Game dari permainan futsal itu sendiri (poin-poin besar Law of the Game). Sehingga hal ini melatarbelakangi tim untuk mengadakan suatu pelatihan yang dapat memberikan informasi tentang Law OF The Game secara utuh kepada mitra, baik itu secara teori maupun praktek langsung dilapangan. Memberikan informasi dan membahas tentang hal-hal yang tertuang dalam Law of the Game merupakan salah satu usaha yang dapat dilakukan guna mengatasi ketidaktahuan mitra mengenai Law of the Game dalam permainan futsal. Setelah mengikuti sosialisasi dan melakukan latihan dengan menerapkan Law Of the Game pertandingan futsal amandemen terbaru, para mitra merasa optimis untuk mengikuti pertandingan futsal yang akan diadakan kedepannya. Dengan bekal pengetahuan peraturan terbaru tentunya dapat memotivasi para pemain untuk bermain lebih baik tanpa perlu terganggu dengan kesalahan-kesalahan tidak perlu akibat tidak mengetahui aturan pertandingan.Kata Kunci: Olahraga, Law of the Game, Futsal
PKM Tata Cara Mencuci Tangan untuk Memutus Mata Rantai Penyebaran Covid-19 Warga BTN Gowa Pelita Mas Andi Atssam Mappanyukki; Beny Badaru
Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat PROSIDING EDISI 1: SEMNAS 2020
Publisher : Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (514.02 KB)

Abstract

Kegiatan tata cara mencuci tangan untuk memutus mata rantai penyebaran covid-19 warga btn gowa pelita mas merupakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan dalam lingkup Prodi Adminstrasi Kesehatan Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Makassar. Program pengabdian kepada masyarakat ini menjadikan warga masyarakat sebagai mitra untuk melakukan sosialisasi mengenai tata cara mencuci tangan yang benar sehingga pada dapat terhindar dari virus melalui tangan. Kegiatan ini bertujuan untuk mengedukasi warga bahwa dampak yang terjadi tidak mencuci tangan dengan sabun adalah penyebaran penyakit menular seperti diare, infeksi saluran pernafasan atas (ISPA) dan flu burung, bahkan disarankan untuk mencegah penularan influenza. Kegiatan ini berlangsung selama tiga hari yang bertempatkan di perumahan BTN Gowa Pelita Mas Desa Taeng Kab Gowa. Melihat respon serta hasil yang baik dari kegiatan pengabdian

Page 8 of 115 | Total Record : 1150


Filter by Year

2014 2025


Filter By Issues
All Issue SEMINAR NASIONAL 2025:PROSIDING EDISI 8 SEMINAR NASIONAL 2025:PROSIDING EDISI 7 SEMINAR NASIONAL 2025:PROSIDING EDISI 6 SEMINAR NASIONAL 2025:PROSIDING EDISI 5 SEMINAR NASIONAL 2025:PROSIDING EDISI 4 SEMINAR NASIONAL 2025:PROSIDING EDISI 3 SEMINAR NASIONAL 2025:PROSIDING EDISI 2 SEMINAR NASIONAL 2025:PROSIDING EDISI 1 SEMINAR NASIONAL 2024:PROSIDING EDISI 11 SEMINAR NASIONAL 2024:PROSIDING EDISI 10 SEMINAR NASIONAL 2024:PROSIDING EDISI 9 SEMINAR NASIONAL 2024:PROSIDING EDISI 8 SEMINAR NASIONAL 2024:PROSIDING EDISI 7 SEMINAR NASIONAL 2024:PROSIDING EDISI 6 SEMINAR NASIONAL 2024:PROSIDING EDISI 5 SEMINAR NASIONAL 2024:PROSIDING EDISI 4 SEMINAR NASIONAL 2024:PROSIDING EDISI 3 SEMINAR NASIONAL 2024:PROSIDING EDISI 2 SEMINAR NASIONAL 2024:PROSIDING EDISI 1 SEMINAR NASIONAL 2023:PROSIDING EDISI 12 SEMINAR NASIONAL 2023:PROSIDING EDISI 11 SEMINAR NASIONAL 2023:PROSIDING EDISI 10 SEMINAR NASIONAL 2023:PROSIDING EDISI 9 SEMINAR NASIONAL 2023:PROSIDING EDISI 8 SEMINAR NASIONAL 2023:PROSIDING EDISI 7 SEMINAR NASIONAL 2023:PROSIDING EDISI 6 SEMINAR NASIONAL 2023:PROSIDING EDISI 5 SEMINAR NASIONAL 2023:PROSIDING EDISI 4 SEMINAR NASIONAL 2023:PROSIDING EDISI 3 SEMINAR NASIONAL 2023:PROSIDING EDISI 2 SEMINAR NASIONAL 2023:PROSIDING EDISI 1 SEMINAR NASIONAL 2022:PROSIDING EDISI 11 SEMINAR NASIONAL 2022:PROSIDING EDISI 10 SEMINAR NASIONAL 2022:PROSIDING EDISI 9 SEMINAR NASIONAL 2022:PROSIDING EDISI 8 SEMINAR NASIONAL 2022:PROSIDING EDISI 7 SEMINAR NASIONAL 2022:PROSIDING EDISI 6 SEMINAR NASIONAL 2022:PROSIDING EDISI 5 SEMINAR NASIONAL 2022:PROSIDING EDISI 4 SEMINAR NASIONAL 2022:PROSIDING EDISI 3 SEMINAR NASIONAL 2022:PROSIDING EDISI 2 SEMINAR NASIONAL 2022:PROSIDING EDISI 1 SEMINAR NASIONAL 2021 : PROSIDING EDISI 12 SEMINAR NASIONAL 2021 : PROSIDING EDISI 11 SEMINAR NASIONAL 2021 : PROSIDING EDISI 10 SEMINAR NASIONAL 2021 : PROSIDING EDISI 9 SEMINAR NASIONAL 2021 : PROSIDING EDISI 8 SEMINAR NASIONAL 2021 : PROSIDING EDISI 7 SEMINAR NASIONAL 2021 : PROSIDING EDISI 6 SEMINAR NASIONAL 2021 : PROSIDING EDISI 5 SEMINAR NASIONAL 2021 : PROSIDING EDISI 4 SEMINAR NASIONAL 2021 : PROSIDING EDISI 3 SEMINAR NASIONAL 2021 : PROSIDING EDISI 2 SEMINAR NASIONAL 2021 : PROSIDING EDISI 1 Vol 2019, No 11: PROSIDING 11 Vol 2019, No 10: PROSIDING 10 Vol 2019, No 9: PROSIDING 9 PROSIDING EDISI 10: SEMNAS 2020 PROSIDING EDISI 9: SEMNAS 2020 PROSIDING EDISI 8: SEMNAS 2020 PROSIDING EDISI 7: SEMNAS 2020 PROSIDING EDISI 6: SEMNAS 2020 PROSIDING EDISI 5: SEMNAS 2020 PROSIDING EDISI 4: SEMNAS 2020 PROSIDING EDISI 3: SEMNAS 2020 PROSIDING EDISI 2: SEMNAS 2020 PROSIDING EDISI 1: SEMNAS 2020 Vol 2019, No 3 (2019): PROSIDING 3 Vol 2019, No 12 : PROSIDING 12 Vol 2019, No 8: PROSIDING 8 Vol 2019, No 7: PROSIDING 7 Vol 2019, No 6: PROSIDING 6 Vol 2019, No 5: PROSIDING 5 Vol 2019, No 4: PROSIDNG 4 Vol 2019, No 2: Prosiding 2 Vol 2019, No 1: Prosiding 1 Vol 2018, No 9: POSIDING 9 Vol 2018, No 8: PROSIDING 8 Vol 2018, No 4: Prosiding 4 Vol 2018, No 2: Prosiding 2 Vol 2018, No 7: PROSIDING 7 Vol 2018, No 6: PROSIDING 6 Vol 2018, No 5: Prosiding 5 Vol 2018, No 3: Prosiding 3 Vol 2018, No 1: Prosiding 1 More Issue