cover
Contact Name
Eko Didik Widianto
Contact Email
rumah.jurnal@live.undip.ac.id
Phone
+6281227000973
Journal Mail Official
jpv@live.undip.ac.id
Editorial Address
Sekolah Vokasi Universitas Diponegoro Jl. Prof. Soedarto, Tembalang, Kota Semarang, Jawa Tengah 50275
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Vokasi
Published by Universitas Diponegoro
ISSN : -     EISSN : 26218801     DOI : -
Jurnal Pengabdian Vokasi merupakan wadah publikasi bagihasil-hasil program pengabdian masyarakat yang dilaksanakan terkaitdengan bidang keahlian para peneliti, mahasiswa, dosen maupun praktisi. Jurnal PengabdianVokasi yang mencakup bidang pengabdian terapan teknik, politik, sosial, bahasa dan pendidikan vokasi. Jurnal Pengabdian Vokasi secara berkalaterbit dua tahun sekali, yaitu pada bulan Juni dan bulan Desember.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 16 Documents
Search results for , issue "Vol 1, No 4 (2020): Nopember 2020" : 16 Documents clear
Perencanaan Struktur Renovasi Masjid Darussalam Semarang dengan Structure Analysis Program Moh Nur Sholeh; Lukman Lukman; Hartono Hartono; Fardzaneala Suwarto
Jurnal Pengabdian Vokasi Vol 1, No 4 (2020): Nopember 2020
Publisher : Sekolah Vokasi Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (399.219 KB) | DOI: 10.14710/jpv.2020.8155

Abstract

Masjid selain sebagai tempat beribadah umat Islam juga dapat digunakan sebagai sarana penyaluran zakat, kajian bahkan diskusi tentang ekonomi dan sosial kemasyarakatan. Sebagai tempat yang banyak fungsinya maka baik kegiatan dan sarana prasarana perlu ditingkatkan. Saat ini Masjid Darussalam hanya mampu menampung sekitar 350 jamaah, sedangkan jumlah jamaah sudah mencapai 500 jamaah Masjid Darussalam dirasakan kecil saat shalat jumat, shalat tarawih dan shalat ied. Tujuan dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah mendapatkan desain rencana yang memenuhi syarat teknis guna memberikan rencana struktur yang baik pada Masjid Darussalam. Metode penerapan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (IPTEK) dilakukan dalam beberapa tahap yaitu survei lapangan dan pembuatan desain renovasi masjid dengan software Structure Analysis Program (SAP2000). Dengan diadakannya kegiatan ini, maka takmir dapat menyampaikan ke jamaah dan warga setempat tentang hasil perhitungan struktur dan gambaran rencana renovasi masjid.
APLIKASI BAK PERENDAMAN UNTUK PEWARNAAN BATIK Seno Darmanto; Yusuf Umardani; Adi Nugroho; Eko Julianto Sasono; Didik Ariwibowo
Jurnal Pengabdian Vokasi Vol 1, No 4 (2020): Nopember 2020
Publisher : Sekolah Vokasi Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (373.026 KB) | DOI: 10.14710/jpv.2020.9339

Abstract

Pengabdian masyarakat dengan skema Program Pengembangan Desa Mitra (PPDM) dilakukan untuk memperbaiki kualitas produksi dan menegemen berbasis eksport. Proses produksi batik tulis di Kube Putri Kawung dikerjakan dengan teknologi sederhana dan tradisional. Proses pembuatan batik pada prinsipnya dilakukan dalam beberapa tahapan meliputi penyiapan bahan kain (mori), penggambaran motif batik, pewarnaan, pembatikan, perebusan/pencelupan (pelorotan), pembilasan, pengeringan dan pengemasan. Pewarnaan kain prinsipnya ada 2 yakni pewarnaan dasar dan motif. Pewarnaan kain batik di bak perendaman dilakukan beberapa kali pencelupan. Modifikasi bak perendaman dilakukan dengan model/jenis permanen yakni meodifikasi ukuran, bentuk, dan kapasitas di mana bak perendaman dibuat dari pasangan bata, pasir dan semen dengan ukuran p x l x t = 200 cm x 65 cm x 70 cm. Bak perendaman untuk pewarnaan mampu untuk merendam 25 potong kain. Pewaranaan kain batik Putri Kawung rata-rata menggunakan pewarna alami yang bersmber dari tanaman lokal meliputi jalawe, tingi, jambal, tegeran, dan secang
MEMPERKUAT TATA KELOLA PEMERINTAHAN DESA, MENGEFEKTIFKAN DANA DESA Laila Kholid Alfirdaus; Teguh Yuwono; Wijayanto Wijayanto; Dzunuwanus Ghulam Manar
Jurnal Pengabdian Vokasi Vol 1, No 4 (2020): Nopember 2020
Publisher : Sekolah Vokasi Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (350.305 KB) | DOI: 10.14710/jpv.2020.9251

Abstract

Sejak Undang-undang No. 6 tahun 2014 tentang Desa diundangkan, kewenangan desa makin menguat sehingga inisiatif desa untuk membangun dan memberdayakan masyarakat semakin memperoleh ruang yang luas. Namun demikian, kewenangan yang luas ini tentu perlu didukung dengan kapasitas yang makin dikuatkan pula. Selama ini, keraguan atas implementasi Undang-undang ini terletak pada aspek kapasitas pemerintah desa. Tentu saja, karena sudah lama sekali desa dibiarkan tertinggal, desa menghadapi banyak tantangan dalam upaya mengembangkan diri. Namun demikian, bukan berarti pemberian kewenangan kepada pemerintah desa lantas tidak layak untuk diadvokasi. Kelahiran Undang-undang Desa justru merupakan waktu yang tepat untuk memungkinkan dan memberikan kesempatan pemerintah desa untuk memperbaiki celah-celah tatakelola yang sudah lama tidak mendapat perhatian pemerintah. Penguatan tatakelola pemerintahan desa dengan tujuan mengefektifkan dana desa adalah salah satu hal yang tidak dapat dihindari. Apalagi, salah satu inti dari implementasi Undang-undang Desa adalah penyaluran Dana Desa untuk tujuan menunjang pembangunan di desa. Kegiatan pengabdian ini bertujuan membantu pemerintah desa meningkatkan pemahaman mengenai tatakelola pemerintahan desa dengan strategi pengelolaan dana desa yang efektif di desa Ujungpandan, Kecamatan Welahan, Kabupaten Jepara. 
PELATIHAN PEMBUATAN VIDEO PEMBELAJARAN UNTUK GURU SD KRISTEN TERANG BAGI BANGSA PATI MENGGUNAKAN KINEMASTER Daniel Alfa Puryono
Jurnal Pengabdian Vokasi Vol 1, No 4 (2020): Nopember 2020
Publisher : Sekolah Vokasi Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jpv.2020.8821

Abstract

Pandemik Covid-19 berpengaruh langsung terhadap seluruh aspek kehidupan masyarakat, termasuk dunia pendidikan. Namun proses belajar mengajar harus tetap dilaksanakan dalam situasi yang aman. Maka dari itu proses belajar secara daring atau jarak jauh menjadi alternatif dalam penyelengaraan pembelajaran. Oleh karena itu diperlukan suatu upaya terhadap peningkatan mutu pendidikan melalui pemanfaatan media pada proses belajar mengajar. Solusi dari kegiatan pengabdian ini adalah untuk melatih para guru agar mampu membuat dan memanfaatkan media video dalam pembelajaran. Sehingga proses belajar mengajar tetap bisa efektif dan menarik. Kegiatan ini dilaksanakan dalam 3 tahap, yaitu tahap pertama dilakukan proses instalasi dan pengenalan aplikasi editing video kinemaster pada smartphone, dilanjutkan dengan pengenalan konsep dasar pencahayaan. Tahap kedua dilakukan proses perekaman, dilanjutkan dengan teknik editing vidio. Serta teknik merubah biground dengan mengunakan green screen. Pada tahap ketiga setiap peserta membuat video pembelajaran sesuai dengan mata pelajaran yang diampu. Manfaat yang diperoleh dari kegiatan ini, selain dapat mendukung proses pembelajaran,  juga dapat meningkatkan kredibilitas sekolah karena telah menggunakan media video dalam proses pembelajaran. Meningkatkan kemampuan guru dalam hal pengembangan media berbasis video.
Meningkatkan Kualitas Manisan Carica Dengan Bebantuan Ekstraktor Otomatis Di Daerah Wisata Kejajar Edy Supriyo; Ireng Sigit Admanto
Jurnal Pengabdian Vokasi Vol 1, No 4 (2020): Nopember 2020
Publisher : Sekolah Vokasi Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (111.298 KB) | DOI: 10.14710/jpv.2020.8852

Abstract

Banyak cara yang dapat dilakukan untuk mengolah hasil pertanian agar lebih bervariasi dengan tetap mengutamakan keamanan pangan itu sendiri.Pengolahan produk makanan juga harus memperhatikan umur simpannya dan bagaimana cara untuk mempertahaankan umur simpan. Salah satu cara yang biasanya dilakukan untuk menambah umur simpan suatu produk pangan adalah dengan cara pengawetan.Metode pengawetan yang dikembangkan baik skala rumah tangga, industry kecil atau industry besar melibatkan perlakuan fisik seperti: pemanasan, pengeringan, pendinginan dan pembekuan, perlakuan penambahan bahan kimia atau kombinasi keduanya.Buah carica merupakan salah satu komoditas buah-buahan yang tidak mudah ditemukan didaerah lain di Indonesia, namun tumbuh subur di dataran tinggi Dieng Kabupaten Wonosobo. Buah carica memiliki citra rasa unik, bau harum yang khas dan daging buah yang kenyal.Buah Carica juga termasuk dalam komoditi pertanian yang tidak tahan lama atau sangat cepat mengalami kerusakan bila disimpan dalam keadaan segar. Oleh karena itu, adanya upaya pengolahan lebih lanjut sangat membantu memperpanjang masa simpan buah sehingga dapat dikonsumsi kapan saja, lebih praktis, dan memberi nilai tambah terhadap buah. Salah satu industry  pengolahan buah carica yang cukup berkembang di daerah Dieng Wonosobo adalah UKM Sunrise Tujuan dari pengabdian ini  adalah untuk menerapkan teknologi tepat guna pada UKM produsen manisan Carica, sehingga dapat diaplikasikan selain untuk mengetahui pengaruh waktu perebusan, juga mingkatkan kualitas manisan Carica.
INTRODUKSI TEKNOLOGI SHREDDER UNTUK MENINGKATKAN PRODUKTIVITAS INDUSTRI MINUMAN KESEHATAN BERBASIS REMPAH-RAMPAH Sutrisno Sutrisno; Didik Ariwibowo; Seno Darmanto; Juli Mrihardjono; Mohammad Endy Yulianto
Jurnal Pengabdian Vokasi Vol 1, No 4 (2020): Nopember 2020
Publisher : Sekolah Vokasi Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (246.075 KB) | DOI: 10.14710/jpv.2020.9397

Abstract

Kegiatan PKUM-PNBP UNDIP tahun 2020 bertujuan untuk meningkatkan pendapatan UMKM ”Tiga Dara” yang memproduksi minuman kesehatan serbuk instan berbasis rempah-rempah. Proses produksi serbuk instan UMKM ini masih bersifat konvensional, mulai dari pemarutan, pemerasan, kristalisasi, penggilingan, pengayakan hingga pengemasannya. Oleh karenanya perlu menerapkembangkan teknologi melalui introduksi teknologi di UMKM agar dapat  memproduksi secara optimal dengan kualitas yang terjamin. Salah satu introduksi alat berbasis riset di UMKM adalah unit peralatan shredder. Alat shredder diaplikasikan untuk tujuan memperkecil ukuran rempah sebelum diekstraksi. Pengecilan ukuran bertujuan untuk memaksimalkan hasil ekstraksi. Kegiatan pengembangan dan introduksi unit peralatan shredder dilakukan oleh Tim Pengabdian kepada Masyarakat LPPM UNDIP Semarang melalui kegiatan Program Penguatan Komoditi Unggulan Masyarakat (PKUM).  Kegiatan ini meliputi: (i) desain dan pabrikasi unit peralatan shredder kapasitas 50 kg/jam, (ii) uji fungsional alat, (iii)  pengujian  adaptasi  dan  evaluasi  penerapan  alat,  (iv)  penyusunan  dokumen Petunjuk Pengoperasian, dan (v) evaluasi tekno-ekonomi. Alat shredder ini terdiri dari komponen utama yaitu: (a) hopper dan guide plate, (b) drum shredder, (c) housing, (d) outlet chute, (e) rangka mesin, dan (f) motor bensin. Prinsip kerja dari alat shredder ini adalah mengarahkan rempah, yang bergerak ke bawah secara gravitasi, menuju ke drum shredder. Saat kontak dengan drum shredder, rempah disayat-sayat oleh metal nubs yang terpasang pada drum shredder. Sayatan pendek rempah keluar secara gravitasi melalui outlet chute. Nantinya, sayatan pendek ini akan diekstraksi di alat ekstraksi manual untuk mendapatkan ekstrak rempah. Total biaya prduksi yang muncul pada proses shredding adalah sebesar Rp. 200,- setiap kilogramnya. Introduksi alat shredder ini memberikan dampak ekonomi yang siknifikan pada UMKM “Tiga Dara”. Sebelum mendapat bantuan alat shredding, proses shredding dilakukan secara manual, dengan biaya sebesar Rp. 1.200 per kg. Dengan demikian selisih biaya tersebut adalah Rp. 1.000,-. Dalam satu bulan, rata-rata produksi menghabiskan bahan baku sebanyak 2,5 ton. Dengan demikian, selisih biaya tersebut menjadi tambahan pendapatan dalam satu bulan sebesar Rp. 2.500.000.
Pemanfaatan Nasi Basi Sebagai Mikro Organisme Lokal (MOL) Untuk Pembuatan Pupuk Cair Organik di Desa Mendongan Kecamatan Sumowono Kabupaten Semarang Fahmi Arifan; Wilis Ari Setyati; Wisnu Broto; Aprilia Larasati Dewi
Jurnal Pengabdian Vokasi Vol 1, No 4 (2020): Nopember 2020
Publisher : Sekolah Vokasi Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (339.839 KB) | DOI: 10.14710/jpv.2020.9187

Abstract

AbstrakDesa Mendongan merupakan salah satu desa yang berada di Kecamatan Sumowono, Kabupaten Semarang. Masyarakat Desa Mendongan masih banyak yang belum memanfaatkan sampah organik menjadi sesuatu yang mempunyai daya guna. Banyak sampah yang menumpuk di pinggir jalan apabila tidak diangkut oleh petugas yang mengangkut sampah. Limbah sisa rumah tangga khususnya nasi basi setiap hari semakin meningkat dengan semakin meningkatnya jumlah penduduk. Solusi yang dapat ditawarkan untuk mengatasi masalah peningkatan jumlah limbah sisa rumah tangga adalah dengan cara mengolah limbah dari sumbernya sehingga dapat mengurangi volume limbah tersebut. Salah satunya yang dapat dilakukan adalah dengan mengaplikasikan nasi basi sebagai MOL (Mikro Organisme Lokal). Penelitian ini bertujuan untuk membuat MOL (Mikro Organisme Lokal) yang berasal dari limbah nasi basi sebagai pupuk organik cair. MOL (Mikro Organisme Lokal) yang telah dilakukan dapat disimpulkan bahwa MOL berhasil dengan ciri-ciri MOL berwarna putih keruh, memiliki bau seperti tapai yang merupakan indikator terjadinya fermentasi, dan memiliki pH 3 yang berarti asam akibat adanya dekomposisi bahan organik.  
PROFIL DESA SEBAGAI DASAR PERENCANAAN DAN PEMBANGUNAN DESA TANON Khristiana Dwi Astuti; Pangi Pangi; Reny Yesiana; intan muning harjanti; Pratamaningtyas Anggraini; Bintang Septiarani
Jurnal Pengabdian Vokasi Vol 1, No 4 (2020): Nopember 2020
Publisher : Sekolah Vokasi Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1401.841 KB) | DOI: 10.14710/jpv.2020.8598

Abstract

Desa Tanon merupakan desa yang terdapat di Kecamatan Tanon, Kabupaten Sragen. Desa Tanon yang mempunyai karakteristik wilayah pedesaan termasuk sebagai desa tertinggal dengan jumlah penduduk miskin sejumlah 364 KK dari 1500 KK yang terdapat di Desa Tanon. Kondisi ini memerlukan perhatian khusus oleh pemerintah kabupaten setempat agar seiring dengan perkembangan wilayah di Kabupaten Sragen jumlah penduduk miskin di Desa Tanon juga dapat semakin berkurang sehingga mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara umum. Pencapaian tujuan tersebut tentunya tidak dapat lepas dari kondisi yang ada di Desa Tanon. Oleh karena itu untuk dapat mengetahui karakteristik perkembangan yang terjadi di Desa Tanon, maka perlu adanya profil desa yang menggambarkan kondisi desa dari berbagai aspek, seperti ekonomi, kependudukan, fisik alam, sarana prasarana, dan tata guna lahan. Melalui profil tersebut akan dapat diketahui kondisi serta perkembangan baik fisik maupun non fisik di Desa Tanon untuk dapat digunakan sebagai pertimbangan dalam perencanaan Desa Tanon di masa yang akan datang.Kata Kunci: profil desa, kondisi fisik, kondisi non fisik
PENDAMPINGAN RENCANA NORMALISASI SALURAN IRIGASI DI DESA KANGKUNG-DEMAK riza susanti; Asri Nurdiana; Lukman Lukman; Previari Umi Pramesti
Jurnal Pengabdian Vokasi Vol 1, No 4 (2020): Nopember 2020
Publisher : Sekolah Vokasi Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (654.966 KB) | DOI: 10.14710/jpv.2020.9377

Abstract

Saluran irigasi merupakan salah satu infrastruktur penunjang yang memiliki peran penting dalam produktivitas pertanian suatu daerah. Di Desa Kangkung Kabupaten Demak saluran irigasi memiliki tingkat kerusakan yang cukup tinggi. Berdasarkan penilaian yang dilakukan banyak saluran irigasi di Desa Kangkung yang kondisinya tergolong rusak dengan tingkat kerusakan sebesar 25,47 %. Tingginya tingkat kerusakan di beberapa saluran irigasi di desa Kangkung Demak menjadikan perlu adanya upaya yang dilakukan guna membenahi permasalahan tersebut, salah satunya adalah dengan melakukan adanya normalisasi saluran. Normalisasi saluran irigasi merupakan salah satu upaya pemeliharan untuk mengembalikan fungsi saluran menjadi lebih optimal. Kegiatan pengabdian ini dilakukan dengan memberikan pendampingan bagi masyarakat Desa Kangkung untuk melakukan normalisasi saluran pada saluran irigasi yang ada di Desa Kangkung, sebagai salah satu solusi dari permasalahan yang ada di Desa Kangkung. Hasil dari kegiatan pengabdian ini nantinya dapat dijadikan dasar pemeliharaan saluran irigasi yang ada di Desa Kangkung-Demak.
Produksi Susu Pasturisasi MJ9 UMKM Karya Bumi, Mojosongo, Boyolali Bersertifikat MD Dwi Handayani; Susiana Purwantisari; Siti Nur Jannah; Anindya Ardiansari
Jurnal Pengabdian Vokasi Vol 1, No 4 (2020): Nopember 2020
Publisher : Sekolah Vokasi Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (405.698 KB) | DOI: 10.14710/jpv.2020.9194

Abstract

Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat Program PPPUD ini bertujuan untuk merintis dan membina UMKM Karya Bumi dalam mengatasi pemasaran susu hasil peternak di Mojosongo Boyolali. Mengingat banyaknya susu yang tidak terjual, maka sebagai alternative dengan dibuat susu pasturisasi dengan berbagai rasa yang mempunyai daya simpan lebih lama. Dengan diproduksinya sebagai susu pasturisasi ini akan meningkatkan nilai jual, daya simpan dan memperluas pemasarannya.Program juga bertujuan untuk mempercepat difusi teknologi dan manajemen UKM, serta mengembangkan proses link and match antara Perguruan Tinggi, UKM, Pemerintah dan masyarakat.Program ini diawali dengan perancangan dan pabrikasi alat produksi, utamanya adalah pasturizer dengan kapasitas 50 liter yang dilengkapi sinar UV agar produk yang dihasilkan steril. Adanya alat tersebut perlu diberikan bimbingan teknis kepada pegawai yang terlibat pada proses produksi. Disamping itu juga diberikan penyuluhan tentang produksi bersih dan halal. Guna menjamin kualitas produksinya maka diupayakan untuk mendapatkan sertifikat MD dari Balai Pengawasan Obat dan Makanan Provinsi Jawa Tengah. Untuk memenuhi persyaratan agar diperoleh sertifikat MD tersebut diperlukan pembinaan dan penataan ruang produksi dan perlengkapannya serta laboratorium yang diperlukan. Ruang produksi harus selalu steril dengan perlengkapan yang memadahi untuk keperluan produksi, pengepakan hingga siap untuk dipasarkan.Adanya program ini diharapkan dapat memberikan solusi dalam mengatasi masalah penjualan susu hasil ternak petani dan akan meningkatkan nilai jualnya yang berarti akan meningkatkan pendapatan peternak sapi perah yang ada. 

Page 1 of 2 | Total Record : 16