cover
Contact Name
ROSSI PRABOWO
Contact Email
rossiprabowo@unwahas.ac.id
Phone
+628562742580
Journal Mail Official
jurnalmediagro@unwahas.ac.id
Editorial Address
Fakultas Pertanian Universitas Wahid Hasyim JL. Menoreh Tengah X / 22, Sampangan, Gajahmungkur, Sampangan, Gajahmungkur, Kota Semarang, Jawa Tengah 50232, Indonesia
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Mediagro
ISSN : 26855321     EISSN : 28282426     DOI : 10.31942/md
Core Subject : Agriculture, Social,
The Journal Publishes in both print and online version. MEDIAGRO JOURNAL research paper in the field of Agribusiness, Agricultural Technology, Food Technology and general agricultural environment
Articles 349 Documents
kelayakan pendapatan petani pisang gapi (program upland) di desa dulamayo selatan kecamatan telaga kabupaten gorontalo Sofyan duda, Felisha Putri Sofyan Duda Felisha putri; Saleh, Yanti; Arsyad, Karlena
Mediagro: Jurnal Ilmu-ilmu Pertanian Vol 20 No 3 (2024): MEDIAGRO
Publisher : Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31942/mediagro.v20i3.11855

Abstract

Tujuan penelitian ini yaitu pertama untuk menganalisis karakteristik petani pisang gapi di Desa Dulamayo Selatan Kecamatan Telaga Kabupaten Gorontalo yang dilihat dari umur dengan nilai rata-rata 42 orang, untuk Pendidikan dengan presentase terbesar yaitu SMA dengan nilai 35,71%, untuk pengalaman ber- usahatani dengan nilai rata-rata 13 tahun, untuk jumlah tanggungan keluarga dengan nilai rata-rata 4 tahun. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Mei 2024. Metode penelitian yang digunakan adalah metode survei yaitu penelitian kuantitatif menggunakan pertanyaan terstruktur yang sama kepada beberapa orang (kuisioner). Teknik pengambilan sampel menggunakan rumus slovin yang terdiri dari 42 petani responden. Jenis dan sumber data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu data primer dan data sekunder. Analisis data yang digunakan adalah analisis penerimaan,analisis biaya dan analisis pendapatan. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa sumber pendapatan petani yang berada di Desa Dulamayo Selatan berasal dari usahatani pisang gapi dengan nilai total biaya rata-rata yang dikeluarkan petani sebesar Rp. 1.726.077 yang terdiridari biaya tetap sebesar Rp. 55.157 per petani dan biaya variabel Rp. 1.670.920 per petani serta untuk penerimaan rata-rata petani itu sendiri yaitu sebesar Rp. 2.482.333 dengan asumsi untuk satu tandan diberi harga Rp. 7.000 maka pendapatan rata-rata yang didapat petani pisang gapi yaitu sebesar Rp. 756.256.Keyword : pisang gapi, karakteristik, pendapatan, dan kelayakan
PENDAPATAN DAN TINGKAT KESEJAHTERAAN PETANI KENTANG DI KECAMATAN SEMENDE DARAT TENGAH KABUPATEN MUARA ENIM Framita, Rabecha Maros; Aliyah, Aliyah; Wulandari, Siska Tri
MEDIAGRO Vol 20, No 3 (2024): MEDIAGRO
Publisher : Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31942/mediagro.v20i3.11899

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis besaran pendapatan yang diterima oleh petani, mengetahui tingkat kesejahteraan petani dan mengetahui pengaruh program Kerjasama industri kentang terhadap tingkat kesejahteraan petani  kentang di Kecamatan Semende Darat Tengah Kabupaten Muara Enim. Metode yang digunakan adalah sequential mixed methods dan strategi eksplanatoris sekuensial. Pengumpulan data menggunakan metode survey kuesioner dan wawancara. Pemilihan sampel menggunakan purposive sampling. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa rerata  pendapatan yang diperoleh petani kentang di Kecamatan Semende Darat Tengah lebih Sejahtera yaitu adalah sebesar 61,408,750/ha/tahun. Hal ini sebanding dengan tingkat kesejahteraan petani kentang di Kecamatan Semende Darat Tengah yang lebih Sejahtera yaitu sebesar 0,68 atau (GSR<1). Selain itu, program kerjasama industri tidak berpengaruh terhadap kesejahteraan petani kentang mitra dan non mitra di Kecamatan Semende Darat Tengah.
THE GROWTH OF BRAZILIAN SPINACH (Althernanthera sisso hort) FERTILIZED WITH LIQUID ORGANIC FERTILIZER BIOGAS REACTOR Setiadi, Claudine Greacia; Sutanto, Haryati Bawole; Madyaningrana, Kukuh
MEDIAGRO Vol 20, No 3 (2024): MEDIAGRO
Publisher : Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31942/mediagro.v20i3.12261

Abstract

Organic fertilizers have begun to be widely used in agriculture as an effort to restore soil productivity. One example of organic fertilizer is liquid organic fertilizer which has been widely applied to support the growth of cultivated plants because of the abundance of sources and benefits. Slurry-based liquid organic fertilizers, especially from human waste, have not been widely used as research. The main raw material of this fertilizer is human waste bio-slurry and the plant that is tested is Brasilian spinach (Althernanthera sisso). This research has the aim of studying the effect of applying liquid organic fertilizer based on biogas reactor slurry on the growth of Brasilian spinach plants (Althernanthera sisso). This research uses true experimental method with various fertilizer treatments, namely positive control (commercial fertilizer), negative control (no fertilizer), and various doses of slurry application, namely 0.1 mL, 0.2 mL, and 0.4 mL. The parameters observed were plant height, number of leaflets, leaf width, root length, fresh weight and dry weight of plants. Data analysis of Brasilian spinach plant growth given liquid organic fertilizer based on biogas reactor slurry was analyzed using the One Way Anova test with the SPSS program. The best results were obtained in the negative control treatment for the parameters of plant height, number of leaves, and leaf width, while the best results were obtained in the second treatment with a dose of 0.2 mL in the parameters of root length, wet weight, and dry weight
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KUALITAS MINYAK TAMANU STUDI KASUS DI PT SINERGI NATURAL NUSANTARA Setiyawan, Wahyu
MEDIAGRO Vol 20, No 3 (2024): MEDIAGRO
Publisher : Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31942/mediagro.v20i3.12123

Abstract

Sektor perkebunan memiliki pengaruh besar dalam menggerakkan perekonomian Indonesia, tidak hanya sebagai penyedia kesempatan kerja, tetapi juga memberikan kontribusi signifikan dalam bagi pertumbuhan ekonomi nasional. Salah satu sumber daya alam yang menjanjikan di Indonesia adalah tumbuhan nyamplung. Tumbuhan ini menyimpan banyak manfaat, khususnya dari bijinya yang dapat diproses menjadi minyak tamanu.Di wilayah pesisir selatan Jawa Tengah, Kabupaten Kebumen memiliki jumlah tanaman nyamplung yang melimpah, terutama di kawasan Karangduwur, Kecamatan Ayah. Meskipun tanaman ini kaya akan minyak nabati yang bisa diolah menjadi produk bernilai tinggi, hingga kini pemanfaatannya belum dilakukan secara optimal.Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi faktor-faktor yang mempengaruhi kualitas minyak tamanu (Calophyllum inophyllum L.), dengan menitikberatkan pada pengaruh metode pengolahan dan kondisi lingkungan. Lokasi penelitian meliputi PT Sinergi Natural Nusantara dan Desa Karangduwur, Kecamatan Ayah, Kabupaten Kebumen. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif, di mana data dikumpulkan melalui kuesioner yang dibagikan kepada 50 responden yang dipilih secara purposive.Hasil analisis regresi linier berganda menunjukkan bahwa faktor lingkungan seperti tanah,curah hujan, suhu, dan iklim berpengaruh signifikan terhadap kualitas minyak tamanu karena faktor-faktor tersebut mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan pohon tamanu serta kandungan dalam biji tamanu, sedangkan teknik pengolahan tidak menunjukkan pengaruh secara signifikan karena lebih bersifat optimalisasi dari bahan baku yang sudah dipengaruhi oleh faktor lingkungan.Kata Kunci: nyamplung, minyak tamanu, kualitas minyak, faktor lingkungan dan teknik pengolahan
Analisis Pendapatan Usaha Kopra Di Desa Butu Kecamatan Tilongkabila Hasan, Fitran; Rauf, Asda; Saleh, Yanti
MEDIAGRO Vol 20, No 3 (2024): MEDIAGRO
Publisher : Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31942/mediagro.v20i3.12081

Abstract

Kopra merupakan salah satu komoditas utama di Desa Butu, Kecamatan Tilongkabila, Kabupaten Bone Bolango, memegang peranan penting dalam perekonomian lokal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pendapatan usaha kopra di desa tersebut. Penelitian dilaksanakan pada tanggal 9 Juni sampai 15 Agustus tahun 2024 dengan melibatkan 24 petani kopra sebagai subjek penelitian. Metode yang digunakan meliputi survei dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerimaan usaha kopra di Desa Butu Kecamatan Tilongkabila per musim sebesar Rp.21.091.667 dan total biaya produksi rata-rata yang dikeluarkan oleh petani kopra adalah Rp.3.699.099 per kali panen. Dari total biaya tersebut, biaya tetap mencapai Rp.143.100 per petani, sedangkan biaya variabel rata-rata sebesar Rp.3.555.999. Pendapatan bersih usaha kopra yang diperoleh petani setelah penerimaan dikurangi total biaya produksi adalah Rp.17.392.568 dalam sekali panen, dengan harga jual kopra rata-rata Rp.9.521 per Kg dan produksi rata-rata 2,215.27854 kilogram per petani. Implikasi dari penelitian ini menunjukkan bahwa untuk meningkatkan pendapatan petani kopra, diperlukan upaya untuk menekan biaya produksi, khususnya biaya variabel, serta meningkatkan efisiensi dalam proses produksi dan hasil pendapatan usaha kopra.Kata kunci: Kopra, Analisis pendapatan, Biaya produksi.
PENGARUH BUAH PINANG TERHADAP SIFAT MIKROBIOLOGIS DAN KIMIA NIRA GEWANG SERTA SIFAT FISIK DAN ORGANOLEPTIK GULA CAIR Lalel, Herianus J. D.; Mukkun, Lince; Nalle, Ryan P. I.; Bonny, Alexandra V. P.
MEDIAGRO Vol 20, No 3 (2024): MEDIAGRO
Publisher : Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31942/mediagro.v20i3.11693

Abstract

Gebang (Corypha utan Lamk) sap is increasing in its economical value for people in Timor Island. The presence of microbial contaminants reduces its quality. Therefor, it needs prevention by applying a safe antimirobes food additive. A research has been conducted by using a Completely Randomized Design (CRD) for 4 treatments with 3 replications. The treatments are control (P0): gebang sap without areca nut powder, gebang sap with 2% areca nut powder , gebang sap with 4% areca nut powder (P2), and gebang sap with 6% areca nut powder (P3). Parameters observed were Total Plate Count (TPC), acidity (pH),  and Total Soluble Solids (TSS) of the sap, and Water Activity (aW) and organoleptics of the liquid sugar. The result showed that the addition of areca nut powder reduced total microbes, maintained the sap pH and increased TSS of the sap as well as reduced the aW of liquid sugar; however, it lowerred the organoleptic properties of the sugar.
ANALISIS EFISIENSI PEMASARAN BUAH SEMANGKA (Citrullus lanatus) DI DESA BANDUNGHARJO KECAMATAN DONOROJO KABUPATEN JEPARA Ni'mah, Lu'lu'a Ulyn; Afifah, Fitria Noor; Subantoro, Renan; Awami, Shofia Nur
MEDIAGRO Vol 20, No 3 (2024): MEDIAGRO
Publisher : Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31942/mediagro.v20i3.12318

Abstract

Banyaknya hasil produksi buah semangka di Desa Bandungharjo dan sifat buah semangka yang rawan busuk yang dapat menyebabkan harga jual menurun dan lembaga pemasaran yang kurang sigap dalam mendistribusikan hasil produksi buah semangka, oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk mengetahui saluran pemasaran buah semangka, mengetahui besarnya farmer’s share, margin pemasaran dan mengetahui efisiensi pemasaran di Desa Bandungharjo Kecamatan Donorojo Kabupaten Jepara. Metode dasar penelitian adalah metode analisis deskriptif kuantitatif. Penentuan responden petani dilakukan dengan metode purposive sampling (kesengajaan) yang berjumlah 24 responden. Penentuan responden pedagang menggunakan metode snowball sampling, berjumlah 11 responden pedagang. Metode analisis data yang digunakan adalah analisis farmer’s share, margin pemasaran, dan efisiensi saluran pemasaran. Hasil penelitian menunjukkan: ada tiga saluran pemasaran semangka di Desa Bandungharjo. Saluran pemasaran tingkat I : produsen-pedagang pengecer-konsumen. Saluran pemasaran tingkat II: produsen-pedagang pengepul-pedagang pengecer-konsumen. Saluran pemasaran tingkat III: produsen-pedagang pengepul-pedagang besar-pedagang pengecer-konsumen. Pada saluran I total biaya pemasaran sebesar Rp566/kg, total keuntungan pemasaran Rp174/kg, total margin pemasaran Rp740/kg, farmer’s share sebesar 83,5% dan efisiensi pemasarannya sebesar 12,6%. Pada saluran II total biaya pemasaran sebesar Rp640/kg, total keuntungan pemasaran Rp1.801/kg, total margin pemasaran Rp2.258/kg,  farmer’s share sebesar 61,9% dan efisiensi pemasarannya sebesar 10,8%. Pada saluran III total biaya pemasaran sebesar Rp1.014/kg, total keuntungan pemasaran Rp2.149/kg, total margin pemasaran Rp2.980/kg, farmer’s share sebesar 55,5% dan efisiensi pemasarannya sebesar 15,1%. Pemasaran yang paling efisien yaitu saluran pemasaran II yang nilai persentasenya paling rendah diantara semua saluran.
Korelasi antara Faktor Produksi dengan Pendapatan Petani Ubi Jalar Anggota Kelompok Tani Hurip Desa Cikarawang Kecamatan Dramaga Kabupaten Bogor Pramesti, Winda Ayu; Budiraharjo, Kustopo; Setiadi, Agus
MEDIAGRO Vol 20, No 3 (2024): MEDIAGRO
Publisher : Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31942/mediagro.v20i3.11253

Abstract

Abstract Sweet potato is a part of the food commodity that has the potential to develop agri-food business in Indonesia, especially in Cikarawang Village, Dramaga District, Bogor Regency. Increasing the amount of sweet potato production requires the use of appropriate production inputs, so that it can affect farmers' income. This research aims to analyze income, profitability, and the correlation of production factors with the income of sweet potato farmers in the Hurip Farmer Group.This research was conducted form August to September 2023 in Cikarawang Village, Dramaga District, Bogor Regency. The research location was chosen purposively. The research method used is the case study method. The method of determining the sample using a purposive sampling technique as many as 35 respondents from active member farmers in Hurip Farmer Group. Data were collected by interview using a questionnaire and documentation. The data analysis used descriptive statistics and inferential statistics, namely correlation analysis with SPSS, income analysis, and profitability analysis. The Spearman rank correlation test aimed to determine the relationship between production factors and income of sweet potato farmers in Hurip Farming Group.The results showed that the variables of land area, production amount, use of labor, and fertilizer application have a significant effect on the income of sweet potato farmers. The selling price variable does not significantly reduce the income of sweet potato farmers. The average income of sweet potato farmers was IDR 5,439,969.00 per planting period with an average profitability of 92%. The results showed that farming is profitable to developed.Keywords: production factor, income, and sweet potatoes. AbstrakUbi jalar merupakan salah satu hasil pertanian yang memiliki potensi pengembangan agribisnis pangan di Indonesia, khususnya di Desa Cikarawang, Kecamatan Dramaga, Kabupaten Bogor. Peningkatan jumlah produksi ubi jalar memerlukan penggunaan input produksi yang sesuai, sehingga dapat mempengaruhi pendapatan petani.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pendapatan, profitabilitas, dan korelasi antara faktor produksi dengan pendapatan petani ubi jalar anggota Kelompok Tani Hurip. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Agustus-September 2023 di Desa Cikarawang, Kecamatan Dramaga, Kabupaten Bogor. Lokasi penelitian dipilih secara sengaja (purposive). Metode penelitian menggunakan metode studi kasus. Penentuan sampel menggunakan teknik purposive sampling sebanyak 35 petani anggota yang aktif pada Kelompok Tani Hurip. Pengumpulan data dengan wawancara menggunakan kuesioner, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan statistik deskriptif dan statistik inferensial berupa analisis pendapatan, analisis profitabilitas, dan analisis korelasi dengan SPSS. Pengujian korelasi rank Spearman bertujuan untuk mengetahui hubungan faktor produksi dengan pendapatan petani ubi jalar anggota Kelompok Tani Hurip.Hasil penelitian menunjukan bahwa variabel luas lahan, jumlah produksi, penggunaan tenaga kerja, dan pemberian pupuk berkorelasi signifikan dengan pendapatan petani ubi jalar. Variabel harga jual tidak berkorelasi signifikan dengan pendapatan petani ubi jalar. Rata-rata pendapatan petani ubi jalar sebesar Rp 5.439.969,00 per masa tanam dengan rata-rata profitabilitas sebesar 92%. Hasil penelitian menunjukan bahwa usahatani ubi jalar bersifat profitable sehingga layak untuk terus dikembangkan.Kata kunci: faktor produksi, pendapatan, dan ubi jalar.
ANALISA KINERJA KEUANGAN KOPERASI DI KUD SUMBER MAKMUR NGANTANG MALANG Sudjoni, Moch. Noerhadi; Saputro, Arief Joko
MEDIAGRO Vol 20, No 3 (2024): MEDIAGRO
Publisher : Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31942/mediagro.v20i3.11209

Abstract

Financial health performance will determine the progress of the cooperative. The healthier the financial performance, the more advanced and independent the cooperative will be. For this reason, it is necessary to analyze the performance of the financial reports, so that management can make the right decisions for the further development of the cooperative. The success of a cooperative will reflect the qualifications or quality of its financial health performance. The aim of this research is to determine the health performance of the financial reports of KUD Sumber Makmur Ngantang. This research method uses a case study approach. The data collection method is using primary data and secondary data. The research location is KUD Sumber Makmur Ngantang District. Poor. The financial performance analysis period is the balance sheet & profit and loss report for 2021 & 2022. This research uses the "present ratio" as a comparison, namely 1. Liquidity Ratio. 2. Solvency Ratio. 3. Activity Ratio, 4. Profitability Ratio. There are 4 health performance indicators as follows: 1. A score of 3.25 - 4.00, a score of 4 means healthy. 2. A score of 2.50 – 3.24, a score of 3 means quite healthy. 3. A score of 1.5-2.49, a score of 2 means unhealthy. 4. A score of less than 1.5, a score of 4 means unhealthy. The results of this research are an analysis of the financial health performance of KUD Sumber Makmur in 2021 of 2.73 and in 2022 of 2.58 with a standard of 2.50-3.24 which is interpreted as quite healthy. For 2022, the performance value decreased by 2.58 compared to 2021 of 2.73. The suggestions in this research are: 1. To overcome the problem of net profit margin which is still below 1%, close business units that continue to lose money, for example building shop units. 2. Develop businesses that support core businesses, for example tourism education milk & cattle.
Strategi Penyuluhan Pertanian Dalam Pengembangan Budidaya Tanaman Labu Kuning Di Desa Domag Mekar Kecamatan Bonubogu Kabupaten Buol Jusdin, Moh; Bempah, Irwan; Saleh, Yanti
Mediagro: Jurnal Ilmu-ilmu Pertanian Vol 21 No 1 (2025): Mediagro
Publisher : Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31942/mediagro.v21i1.12307

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui : (1) Faktor internal dan eksternal dalam pengembangan budidaya tanaman labu kuning, dan (2) Faktor internal dan eksternal dalam pengembangan budidaya tanaman labu kuning. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian survey yaitu penggambaran secara kualitatif, fakta, data atau objek material yang dibutuhkan dalam penelitian melalui observasi, wawancara, dan kuisioner. Penelitian ini dilakukan di Desa Domag Mekar, Kecamatan Bonubogu, Kabupaten Buol, dengan total responden sebanyak 30 orang,  diantaranya 10 penyuluh dan 20 petani labu kuning. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa strategi penyuluhan pertanian dalam pengembangan budidaya tanama labu kuning yaitu strategi agresif, Strategi ini menjelaskan situasi yang sangat memiliki kekuatan dan peluang untuk pengembangan budidaya tanaman labu kuning di Desa Domag Mekar dan juga memiliki kekuatan dan peluang yang sifatnya saling mendukung dengan cara menguntungkan faktor semua kekuatan dan memanfaatkan peluang yang ada. Keyword : Strategi penyuluh,  pegembangan, budidaya tanaman