cover
Contact Name
Tarmiji Siregar
Contact Email
mijisiregar@gmail.com
Phone
+6285275356446
Journal Mail Official
assingkily27@gmail.com
Editorial Address
Jln. Willem Iskandar Ps. V, Medan Estate 20371
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
PEMA: Jurnal Pendidikan dan Pengabdian Kepada Masyarakat
ISSN : -     EISSN : 27769305     DOI : -
Core Subject : Education, Social,
PEMA: Jurnal Pendidikan dan Pengabdian kepada Masyarakat Aim and focus scope journal 1. Education 1. Community service and Digital Technology in Education
Articles 321 Documents
STRATEGI MANAJEMEN HUMAS DALAM MEMBANGUN CITRA MADRASAH DI MTS AL QOMARIYAH Mai Syaroh Harahap; Suri Lestari Br. Purba; Dipa Pratama Rambe
PEMA (JURNAL PENDIDIKAN DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT) Vol. 1 No. 2 (2021)
Publisher : Perkumpulan Manajer Pendidikan Islam Indonesia (PERMAPENDIS) Prov. Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (462.556 KB) | DOI: 10.56832/pema.v1i2.129

Abstract

Peneliti ini bertujuan untuk mengetahui strategi manajemen humas dalam membangun citra madrasah baik dari segi manjemen humas, hasil yang dicapai tersebut. Faktor pendukung dan hambatan, strategi manajemen humas dalam membangun citra madrasah baik. Dalam penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan pendekatan deskripsi kualitatif. Penelitian dilakukan di MTS Al Qomariyah Desa Kotangan kecamatan Galang kab.deli Serdang. Teknik yang digunakan dalam pengumpulan data penelitian yaitu wawancara, observas dan dekomentasii. Analisis data dalam penelitian dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, penyajian data dan menarik kesimpulan. Penjamin keabsahan. Hasil dari penelitian ini menunjukkan: (1) Manajemen Humas dalam membangun citra madrasah mulai dari Perencanaan, Pelaksanaan, dan Evaluasi; (2) Hasil yang dicapai humas dalam membangun citra MTS AL QOMARIYAH Desa Kotangan kecamatan Galang kab.deli Serdang yaitu meningkatkan jumlah siswa dan daya saing madrasah; (3) Faktor pendukung dan hambatan strategi manajemen humas adalah faktor penduduknya sendiri dengan adanya identitas fisik, dan non fisik, faktor penghambat berupa WKM humas yang merangkap sebagai wali kelas, keterbatasan anggaran serta tidak adanya website madrasah.
PROSES BIMBINGAN DAN KONSELING TERHADAP ANAK KORBAN PERCERAIAN Tasya Azizah Anwar; Sri Andini; Siti Ramadhani Siregar; Sari Devi Br. Saragih
PEMA (JURNAL PENDIDIKAN DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT) Vol. 1 No. 2 (2021)
Publisher : Perkumpulan Manajer Pendidikan Islam Indonesia (PERMAPENDIS) Prov. Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (450.481 KB) | DOI: 10.56832/pema.v1i2.130

Abstract

Perceraian ialah berakhirnya suatu pernikahan. Saat kedua pasangan tak ingin melanjutkan kehidupan pernikahannya, mereka bisa meminta pemerintah untuk dipisahkan. Selama perceraian, pasangan tersebut harus memutuskan bagaimana membagi harta benda masing-masing yang diperoleh selama pernikahan (seperti rumah, mobil, perabotan atau kontrak), dan bagaimana mereka menerima biaya dan kewajiban merawat anak-anak mereka. Faktor yang paling berat dalam kasus perceraian adalah bagaimana memberikan pengaruh dan bagaimana memulihkan kembali hubungan yang baik dan stabil, menciptakan keakraban bagi kedua orang tua. Pengaruh orang tua dapat menciptakan kekuatan pada diri anak. Penggaruh ini akan tetap bertahan sampai 5 tahun berikutnya. Kebiasaan mengunjungi masih penting bagi sebagian besar anak. Meskipun demikian, kasus perceraian itu tetap membawa dampak dalam perkembangan sosial dan emosi anak.
PERAN GURU DAN ORANGTUA DALAM MENGEMBANGKAN KECERDASAN EMOSIONAL SISWA KELAS III SD NEGERI 153071 SIBABANGUN KABUPATEN TAPANULI TENGAH Fitri Ramadhini; Rahmadani Tanjung; Dwi Maulida Sari; Efrida Mandasari Dalimunthe
PEMA (JURNAL PENDIDIKAN DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT) Vol. 1 No. 2 (2021)
Publisher : Perkumpulan Manajer Pendidikan Islam Indonesia (PERMAPENDIS) Prov. Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (472.481 KB) | DOI: 10.56832/pema.v1i2.177

Abstract

Kecerdasan emosional siswa merupakan suatu hal yang penting dalam pencapaian pendidikan serta mempunyai pengaruh yang sangat besar dalam kegiatan proses belajar siswa dan sangat kuat untuk mengarahkan siswa senantiasa berusaha mewujudkan tujuannya yang dikehendaki oleh objek tersebut dapat tercapai. Penelitian ini dilatar belakang oleh siswa kelas III SD kurangnya dalam mengelolah kecerdasan emosional, sehingga mereka butuh bantuan untuk merajut dengan baik. Karena di usia seperti ini bagus untuk mengelolah kecerdasan emosional siswa baik itu potensi afektif, potensi kognitif maupun potensi psikomotorik. Kondisi moral saat ini sangat memprihatikan, sehingga perlu sentuhan-sentuhan hangat yang dapat mengembangkan kecerdasan emosional siswa agar tumbuh menjadi generasi bangsa yang baik. Rumusan masalah penelitian ini bagaimana peran guru dan orangtua dalam mengembangkan kecerdasan emosional siswa kelas III SD Negeri 153071 Sibabangun, Kelurahan Sibabangun, Kecamatan Sibabangun, Kabupaten Tapanuli Tengah? Dan apakah faktor-faktor yang mempengaruhi guru dan orangtua dalam mengembangkan kecerdasan emosional siswa Kelas III SD Negeri 153071 Sibabangun, Kelurahan Sibabangun, Kecamatan Sibabangun, Kabupaten Tapanuli Tengah. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif, pengumpulan data yang dilakukan dengan cara observasi, wawancara dan studi dokumentasi pada seluruh siswa, guru dan orangtua dalam mengembangkan kecerdasan emosional siswa. Penelitian dilaksanakan dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Setelah dilakukan penelitian, maka disimpulkan bahwa perlu kerja sama antara guru dan orangtua untuk mengembangkan potensi-potensi siswa, baik itu di sekolah, di rumah dan di lingkungan sekitarnya. Mereka butuh kedekatan dan perhatian yang lebih, seperti memberi motivasi atau dukungan agar siswa tersebut merasa percayadiri, karena dengan adanya motivasi dari hasil kerja sama antara guru dan orangtua bisa membuat kecerdasan emosional anak semakin berkembang dengan bagus, sehingga pola pikir siswa dapat menampung dan mengaplikasikan pembelajaran dengan baik, mengembangkan kecerdasan emosional siswa kelas III SD Negeri 153071 Sibabangun, Kelurahan Sibabangun, Kecamatan Sibabangun, Kabupaten Tapanuli Tengah sangat penting dalam pertumbuhan pola pikir siswa untuk melakukan segala hal dengan semaksimal mungkin.
IMPLEMENTASI KEGIATAN KEMASYARAKATAN LINGKUNGAN SOSIAL DI DESA PATUMBAK 1 Raisah Armayanti Nasution; Nadya Octa Nanda; Nurhasanah Hasibuan; Ayu Syahrani Siregar; Nabila Thifali Nasution; Devi Sinta Sagala
PEMA (JURNAL PENDIDIKAN DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT) Vol. 2 No. 1 (2022)
Publisher : Perkumpulan Manajer Pendidikan Islam Indonesia (PERMAPENDIS) Prov. Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (598.11 KB) | DOI: 10.56832/pema.v2i1.206

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat bertujuan untuk memberikan sosialisasi kepada masyarakat dalam melaksanakan kegiatan-kegiatan peduli lingkungan dikalangan masyarakat sekitar. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengimplementasikan bagaimana kegiatan kemasyarakatan yang dilaksanakan di Desa Patumbak. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif, di mana peneliti menggambarkan hasil yang didapat menggunakan narasi yang ditulis berdasarkan hasil observasi dan dokumentasi. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa antusias dari masyarakat sangat besar dalam kegiatan yang diadakan dimana peran masyarakat sangat terlihat dalam kegiatan Kegiatan sosisalisasi, bergotong royong, mengaji malam dan lomba mewarnai di masyarakat tersebut sangat didukung oleh daerah setempat. Dengan adanya kegiatan tersebut diharapakan masyarakat bisa saling mendukung dalam kepedulian lingkungan sekitar agar terbentuknya suatu lingkungan yang baik.
PEMANFAATAN DASAR KONSEPTUAL PERENCANAAN PEMBELAJARAN IPS DI SMP 2 KUALUH SELATAN Halimatussa’ Diyah Br. Tanjung; Lisa Khairiah Pasaribu; Anhar Jhonson
PEMA (JURNAL PENDIDIKAN DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT) Vol. 2 No. 1 (2022)
Publisher : Perkumpulan Manajer Pendidikan Islam Indonesia (PERMAPENDIS) Prov. Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (598.584 KB) | DOI: 10.56832/pema.v2i1.207

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pemanfaatan dasar konseptual perencanaan pembelajaran ips di SMP N 2 Kualuh Selatan. Metode penilitian yang digunakan yaitu metode kualitatif. Pentingnya Perencanaan Pembelajaran diantaranya merupakan pembelajaran adalah proses yang bertujuan. pembelajaran adalah proses kerjasama, proses pembelajaran adalah proses yang kompleks dan proses pembelajaran yang efektif. Ini berarti penekanan primer pada perencanaan pembelajaran merupakan ketercapaian tujuan dan perencanaan pembelajaran berisi ihwal rangkaian kegiatan yang harus dilaksanakan buat mencapai tujuan. Manfaat yang dirasakan guru berasal perencanaan pembelajaran yang dilakukan merupakan melalui proses perencanaan yang matang, serta dapat memecahkan masalah dan buat memanfaatkan banyak sekali asal belajar secara tepat. Kompetensi guru seperti yang kita ketahui guru ialah faktor utama sekaligus kunci dalam belajar mengajar, disini sangat di lihat kualitas guru dimana jika kualitas guru baik maka kualitas pembelajarannya juga baik karena tanpa adanya peranan guru proses belajar mengajar musthahil dapat terlaksana. Keterampilan guru juga perlu dikembangkan serta di miliki oleh guru tersebut bukan hanya keterampilan dalam hal terkomunikasi namun juga dalam hal lainnya. Kemampuan pendidik atau guru juga dijelaskan dalam undang-undang guru dan dosen, kemampuan kepribadian, kemampuan sosial, kemampuan pedagogik dan kemampuan profesional yang di lakukan secara bertanggung jawab.
METODE PEMBELAJARAN QUANTUM LEARNING UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA MI Masringgit Marwiyah Nst; Anggi Apriliani; Umi Kalsum
PEMA (JURNAL PENDIDIKAN DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT) Vol. 2 No. 1 (2022)
Publisher : Perkumpulan Manajer Pendidikan Islam Indonesia (PERMAPENDIS) Prov. Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (558.746 KB) | DOI: 10.56832/pema.v2i1.208

Abstract

Pada proses pembelajaran berawal dari tingkatan madrasah ibtidaiyah dapat memilih strategi pembelajaran yang tepat karena merupakan kunci keberhasilan bagi peserta didik didalam pembelajaran, keaktifan peserta didik merupakan hal yang yang ingin dilakukan oleh setiap guru maka dari itu Quantum Learning merupakan suatu metode pembelajaran yang banyak menggunakan pancaindera seperti penglihatannya, penciumannya, pengecapan nya, perabaanya, dan subyek penelitian disetiap sekolah, Guru dituntut untuk menerapkan media pembelajaran pada setiap tema atau mata pelajaran yang disampaikan disamping itu Quantum Learning mampu meningkatkan hasil belajar yang keaktifan dan ke kreatifan siswa.
EFEKTIVITAS MODEL PEMBELAJARAN GRUP INVESTIGASI MATA PELAJARAN IPS DI SMP SWASTA NUR ILMI SELAMA MASA PANDEMI Annisa Nurjannah; Idris Harahap; Nurul Anisa Nasution; Sahlan Sahlan
PEMA (JURNAL PENDIDIKAN DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT) Vol. 2 No. 1 (2022)
Publisher : Perkumpulan Manajer Pendidikan Islam Indonesia (PERMAPENDIS) Prov. Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (617.39 KB) | DOI: 10.56832/pema.v2i1.209

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk menguraikan keefektifan dari model pembelajaran group investigasi selama masa pandemi. Group Investigasi membantu siswa untuk melakukan investigasi terhadap suatu topik secara sistematis dan analitik. Pemahaman secara mendalam terhadap suatu topik yang dilakukan melaui investigasi. Group Investigasi melatih siswa untuk bekaerja secara kooperatif dalam memecahkan suatu masalah. Dengan adanya kegiatan tersebut, siswa dibekali keterampilan hidup (life skill) yang berharga dalam kehidupan bermasyarakat serta dampaknya bagi siswa dan guru. Penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode penelitian studi kelas, dimana metode ini terdiri dari empat tahapan, yakni (1) perencanaan, (2) pelaksanaan, (3) pengamatan, dan (4) refleksi. Data yang dikumpulkan dianalisis menggunakan analisis konten dan studi kasus sehingga memudahkan penulis menyaring ide pokok dari berbagai sumber yang ada dan hasil lapangan untuk dinarasikan ke dalam fokus kajian. Hasil dari penelitian ini membuktikan bahwa diantara sebelum dan selama pandemic keefektifan model pembelajaran group investigasi meningkat cukup tajam.
TUJUAN PEMBELAJARAN DIRUMAH SELAMA DARING PADA MASA COVID-19 Neng Putri Mawarny; Siti Holida; Nurmaliana Sari Siregar; Hairullah Hairullah
PEMA (JURNAL PENDIDIKAN DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT) Vol. 2 No. 1 (2022)
Publisher : Perkumpulan Manajer Pendidikan Islam Indonesia (PERMAPENDIS) Prov. Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (617.39 KB) | DOI: 10.56832/pema.v2i1.210

Abstract

Setelah munculnya wabah covid-19 dibelahan bumi, sistem pendidikan pun mulai mencari suatu inovasi untuk proses kegiatan mengajar. Terlebih adanya surat edaran dari mentri pendidikan dan kebudayaan yang menganjurkan seluruh kegiatan di institusi pendidikan harus jaga jarak dan seluruh penyampaian materi akan disampaikan dirumah masing-masing. Ada beberapa metode yang dipakai, project based learning, daring method, luring method, home visit method, integrated curriculum, blended learning, pembelajaran melalui radio.
VARIASI GAYA BELAJAR SISWA PADA PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA DI KELAS V SD Nurul Azizah Angkat; Sella Novianti; Winanda Ramadani
PEMA (JURNAL PENDIDIKAN DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT) Vol. 2 No. 1 (2022)
Publisher : Perkumpulan Manajer Pendidikan Islam Indonesia (PERMAPENDIS) Prov. Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (477.406 KB) | DOI: 10.56832/pema.v2i1.211

Abstract

Penelitian ini dilakukan berdasarkan latar belakang dari siswa yang lambat ketika belajar dan peserta didik yang lemah dalam mengingat dan lemah dalam memahami pelajaran yang disampaikan oleh pendidik ketika kegiatan pembelajaran Bahasa Indonesia berlangsung, dan juga dikarenakan oleh siswa yang kurang aktif dalam belajar dan tidak menyelesaikan tugasnya dengan baik. Berdasarkan hal-hal diatas, maka dapat diambil rumusan masalah dalam peneltian ini ialah bagaimana gaya atau cara belajar yang digunakan oleh peserta didik ketika melakukan kegiatan pembelajaran Bahasa Indonesia pada kelas 5 SD. Adapun tujuan penelitian ini dilakukan untuk dapat mengetahui cara belajar peserta didik yang berbeda-beda dalam proses pembelajaran Bahasa Indonesia pada kelas 5 Sekolah Dasar. Penulis menggunakan jenis penelitian kualitatif yaitu penelitian lapangan (field research). Serta guru dan siswa kelas 5 akan menjadi subjek dari penelitian ini. Hasil penelitian yang penulis temui dari analisis data wawancara dengan siswa di kelas 5 ialah bahwa mereka lebih dominan menggunakan gaya belajar visual. Yang menjadi penyebabnya dikarenakan ada banyak siswa yang lebih menyukai belajar dengan melihat gurunya menyampaikan materi di depan kelas dan ketika berada di dalam kelas mereka lebih suka membaca yang di dalam buku bacaannya disertai dengan gambar yang berkaitan dengan bacaan ataupun materi dari pembelajaran yang mereka lakukan.
PENDIDIKAN PERKEMBANGAN MORAL DAN RELIGI PESERTA DIDIK Masringgit Marwiyah Nst; Ainun Nabila; Ana Mardiana Br. Tanjung; Fitria Maulida Ramud
PEMA (JURNAL PENDIDIKAN DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT) Vol. 2 No. 2 (2022)
Publisher : Perkumpulan Manajer Pendidikan Islam Indonesia (PERMAPENDIS) Prov. Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/pema.v2i2.291

Abstract

Pendidikan adalah suatu proses dalam merubah diri pada sikap seseorang dan bagaimana perilaku maupun kelompok pada diri sesorang, untuk proses dalam mendewasakan diri dqan dapat mengetahui bagaimana perkembangan yang akan di dapatkan dari diri setelah mendapatkan pendidikan. Kemudian pendidikan perkembangan moral adalah disaat proses pembelajaran dengan pesewrta didik yang mampu memahami dirinya kemudian juga bisa mengendalikan diri mereka sendiri pada lingkungan sekitar mereka. Dan moralitas adalah tentang pengetahuan tentang bagaimana berperilaku terhadap keghidupan ini, baiik maupun buruknya.

Page 3 of 33 | Total Record : 321