cover
Contact Name
Eko Pramudya Laksana
Contact Email
publisher@um.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jpbpp.journal@um.ac.id
Editorial Address
Jl. Semarang No 5, Malang, Jawa Timur
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Pembelajaran, Bimbingan, dan Pengelolaan Pendidikan
ISSN : -     EISSN : 27973174     DOI : 10.17977
Core Subject : Education,
Jurnal Pembelajaran, Bimbingan, dan Pengelolaan Pendidikan menerbitkan naskah terkait pendidikan mencakup pembelajaran anak usia dini, sekolah dasar, bimbingan dan konseling, teknologi pendidikan, manajemen, pendidikan luar sekolah, serta pendidikan anak berkebutuhan khusus
Articles 425 Documents
Penerapan Gerak dan Lagu “Bangun Pagi” dalam Mengembangkan Kemampuan Motorik Kasar Anak Usia 4-5 Tahun Di TK Negeri Pembina 5 Malang Riza Aprilia Kusuma Wardani; I Made Seken; Rosyi Damayani Twinsari Maningtyas
Jurnal Pembelajaran, Bimbingan, dan Pengelolaan Pendidikan Vol. 1 No. 2 (2021)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (210.56 KB) | DOI: 10.17977/um065v1i22021p84-90

Abstract

Abstract: This study aims to find out how much the Motion and Song Application in increasing Rough Motoric Ability of Children aged 4-5 years. this study consisted of two variables, namely: Motion and Song and Rough Motorics. This study uses a classroom action research model from Kemmis and Mc. Taggart with stages of planning, action and observation, reflection and improvement plans. The hypothesis proposed in this study is the Application of Motion and Songs can Improve Rough Motoric Ability of Children Aged 4-5 Years in TK 5 Builder of Malang. The results of the study of the application of motion and song showed that through movement and song activity the development of gross motoric abilities of children aged 4-5 years increased. This is evident from the acquisition of the value of the first cycle of 6.25 percent, 18.75 percent, 37.5 percent in three meetings. Cycle II obtained a value of 56.25 percent, 81.25 percent, 87.5 percent in three meetings. Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar Penerapan Gerak dan Lagu dalam meningkatkan Kemampuan Motorik Kasar Anak Usia 4-5 tahun. penelitian ini terdiri dari dua variabel yaitu: Gerak dan Lagu dan Motorik Kasar. Penelitian ini menggunakan model penelitian tindakan kelas dari Kemmis dan Mc. Taggart dengan tahapan perencanaan, tindakan dan observasi, refleksi dan perbaikan rencana. Hipotesis yang diajukan dalam penelitian ini adalah Penerapan Gerak dan Lagu dapat Meningkatkan Kemampuan Motorik Kasar Anak Usia 4-5 Tahun di TK NegeriPembina 5 Malang. Hasil penelitian penerapan gerak dan lagu menunjukkan bahwa melalui kehgiatan gerak dan lagu maka perkembangan kemampuan motorik kasar anak usia4-5 tahun meningkat. Hal tersebut terbukti dari perolehan nilai siklus I yaitu 6,25 persen, 18,75 persen, 37,5 persen dalam tiga kali pertemuan. Siklus II diperoleh nilai 56,25 persen, 81,25 persen, 87,5 persen dalam tiga kali pertemuan.
Peningkatan Keterampilan Motorik Halus melalui Kegiatan Mozaik menggunakan Bahan Biji-Bijian Untuk Kelompok B di TK Al-Husna Buring Kota Malang Emmalia Marta Hapsari; I Made Seken; Wuri Astuti
Jurnal Pembelajaran, Bimbingan, dan Pengelolaan Pendidikan Vol. 1 No. 2 (2021)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (245.449 KB) | DOI: 10.17977/um065v1i22021p91-100

Abstract

Abstract: The observations on group B2 in Al-Husna Buring Malang Kindergarten showed that children's fine motor skills had not developed optimally. Children have not been able to move their hands and eye coordination carefully. 12 and 16 children of fine motor skills have not developed well in mosaic activities with free tearing techniques. Mosaic activities using grain ingredients are expected to develop children's fine motor skills. Mosaic activities using grain materials are done by applying glue using a brush on the drawing pattern then the child is asked to squeeze using two fingers (thumb and index finger) after that, sticking the seeds according to the instructions given. When squeezing and pasting the seeds, children can coordinate their eyes and hands and be skilled at using the fingers. This study uses a class action research design (PTK). The data analysis technique used in this study is descriptive qualitative and quantitative. The study was conducted in two cycles, one cycle carried out 2 meetings. The subject of this study was the B2 group TK Al-Husna Buring. Based on the results of observations of an increase in the results of this study indicate that there was an increase in fine motor skills ranging from pre-action, cycle I to cycle II. The results of observing the fine motor skills of children in pre-action were 25 percent increased to 31.25 percent in cycle I. The fine motor skills of children increased again in the second cycle very well, reaching 81.25 percent or increasing by 50 percent from cycle I. Researchers provide advice for teachers to improve fine motor skills through various activities that attract and motivate children to develop their fine motor skills optimally. Abstrak: Hasil pengamatan pada kelompok B2 di TK Al-Husna Buring Malang menunjukkan bahwa keterampilan motorik halus anak belum berkembang dengan optimal. Anak belum mampu menggerakkan tangan dan koordinasi mata dengan cermat. 12 dan 16 anak keterampilan motorik halusnya belum berkembang dengan baik pada kegiatan mozaik dengan teknik merobek bebas. Kegiatan mozaik menggunakan bahan biji-bijian diharapkan dapat mengembangkan keterampilan motorik halus anak. Kegiatan mozaik menggunakan bahan biji-bijian dilakukan dengan mengoles lem menggunakan kuas pada pola gambar kemudian anak diminta untuk menjimpit menggunakan dua jari (ibu jari dan jari telunjuk) setelah itu, menempelkan biji-bijian sesuai instruksi yang diberikan. Pada saat menjimpit dan menempelkan biji-bijian anak dapat mengkoordinasi mata dan tangan serta terampil menggunakan jari-jari. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian tindakan kelas (PTK). Teknik analisis data yang digunakan pada penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Penelitian dilakukan sebanyak dua siklus, satu siklus dilaksanakan 2 pertemuan. Subjek penelitian ini adalah anak kelompok B2 TK Al-Husna Buring. Berdasarkan hasil pengamatan terjadi peningkatan Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa terjadi peningkatan keterampilan motorik halus mulai dari pra tindakan, siklus I sampai siklus II. Hasil pengamatan keterampilan motorik halus anak pada pra tindakan adalah 25 persen meningkat menjadi 31,25 persen pada siklus I. Keterampilan motorik halus anak kembali meningkat pada siklus II dengan sangat baik yaitu mencapai 81,25 persen atau meningkat sebanyak 50 persen dari siklus I. Peneliti memberikan saran bagi guru untuk meningkatkan motorik halus melalui berbagai kegiatan yang menarik dan memotivasi anak dalam mengembangkan keterampilan motorik halusnya secara optimal.
Kemampuan Motorik Halus Anak melalui Kegiatan Menganyam Menggunakan Eceng Gondok dengan Teknik Kepang Dian Ayu Hidayani; I Made Seken; Nur Anisa
Jurnal Pembelajaran, Bimbingan, dan Pengelolaan Pendidikan Vol. 1 No. 2 (2021)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (294.125 KB) | DOI: 10.17977/um065v1i22021p101-108

Abstract

Abstract: This study aims to improve the fine motor skills of children in group B kindegarten Mekarsari Lamongan. Activities that will be carried out to improve the fine motor skills of children in group B of Mekarsari kindergarten Lamongan are by weaving using water hyacinth with braid techniques. The type of research used is classroom action research (PTK). The type of data used in the research is quantitative and qualitative data. Research weaving using water hyacinth with this braid technique results that are started from pre-action activities with a score of 41.8 with 12 percent percentage while the first cycle gets a score of 49.6 with a percentage of 18 percent and the second cycle scores 86.16 with a percentage of 84 percent. Research on improving children's fine motor skills through weaving using water hyacinth is increasing well and the teacher can use the surrounding plants to weave the child's fine motor skills. Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan motorik halus anak kelompok B TK Mekarsari Lamongan. Kegiatan yang akan dilaksanakan untuk meningkatkan kemampuan motorik halus anak kelompok B TK Mekarsari Lamongan yaitu dengan kegiatan menganyam menggunakan eceng gondok dengan teknik kepang. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas (PTK). Jenis data yang digunakan dalam penelitian yaitu data kuantitatif dan kualitatif. Penelitian menganyam menggunakan eceng gondok dengan teknik kepang ini hasil yang dimulai dari kegiatan pratindakan dengan skor 41,8 dengan 12 persentase sedangkan siklus I memperoleh skor 49,6 dengan persentase 18 persen dan siklus II memperoleh skor 86,16 dengan persentase 84 persen. Penelitian peningkatan motorik halus anak melalui kegiatan menganyam menggunakan eceng gondok ini meningkat dengan baik dan guru bisa memanfaatkan tanaman yang ada disekitar untuk menganyam melatih kemampuan motorik halus anak.
Peningkatan Kemampuan Motorik Kasar Anak melalui Permainan “Finding A Star” pada Kelompok A di TK PGRI 03 Tumpang Nevasheza Argaputri; Retno Tri Wulandari; Wuri Astuti
Jurnal Pembelajaran, Bimbingan, dan Pengelolaan Pendidikan Vol. 1 No. 2 (2021)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (222.354 KB) | DOI: 10.17977/um065v1i22021p109-114

Abstract

Abstract: The purpose of the research is to describe the application of Finding A Star to improve the rough motor skills of early childhood in group A in TK PGRI 03 overlap and describe the increase in the rough motor skills of child group A in TK PGRI 03 through the game Finding A Star. The research plan used is a class action research (CAR). The study was conducted over two cycles, each of which was performed twice as much as a meeting consisting of planning, implementing, observation, and reflection. The data collection techniques used are observations, interviews, and documentation. The analysis of the data used is qualitative and quantitative. Improvement a the child's rough motor ability from the preset to the implementation of cycle II with a strength indicator increases with a percentage of 62.5 percent, Agility increases with a percentage of 87.5 percent flexibility increases with a percentage of 62.5 percent accuracy increases with a percentage of 75 percent the balance increases with a percentage of 75 percent. Based on the results of the performance of Finding A Star game that the child's rough motor skills proved increased. Abstrak: Tujuan penelitian adalah mendeskripsikan penerapan permainan Finding A Star untuk meningkatkan kemampuan motorik kasar anak usia dini pada kelompok A di TK PGRI 03 Tumpang dan mendeskripsikan peningkatan kemampuan motorik kasar anak kelompok A di TK PGRI 03 Tumpang melalui permainan Finding A Star. Rancangan penelitian yang digunakan merupakan penelitian tindakan kelas (PTK). Penelitian ini dilakukan selama dua siklus, setiap siklusnya dilakukan sebanyak dua kali pertemuan yang terdiri dari perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan adalah kualitatif dan kuantitatif. Peningkatan kemampuan motorik kasar anak dari pratindakan sampai pelaksanaan siklus II dengan indikator kekuatan meningkat dengan presentase 62,5 persen, kelincahan meningkat dengan presentase 87,5 persen, kelentukan meningkat dengan presentase 62,5 persen, ketepatan meningkat dengan presentase 75 persen, keseimbangan meningkat dengan presentase 75 persen. Berdasarkan pemamparan hasil pelaksanaan permainan Finding A Star bahwa kemampuan motorik kasar anak terbukti meningkat.
Peningkatan Keterampilan Motorik Halus Melalui Kegiatan Menganyam Ceria pada Kelompok B TK PGRI 03 Tumpang Malang Isrotul Muslimah; Tomas Iriyanto; Evania Yafie
Jurnal Pembelajaran, Bimbingan, dan Pengelolaan Pendidikan Vol. 1 No. 2 (2021)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (242.353 KB) | DOI: 10.17977/um065v1i22021p115-119

Abstract

Abstract: The purpose of this study was to find out how the application of cheerful weaving activities to improve children's fine motor skills and describe whether through cheerful weaving activities can improve children's fine motor skills. This study uses a classroom action research (CAR) design with qualitative and quantitative approaches. This classroom action research is conducted in two cycles, each cycle of which there are two meetings consisting of planning, implementing, observing, and selecting. The subjects of this study were group B TK PGRI 03 overlapping with 16 children. This research was successful because it showed an increase in the repetition and incorporation of weaving material so that it was easily carried out by teachers and children. The increase can be seen from the pre-action to the second cycle in fine motor skills eye and hand coordination aspects of 62.50 percent, the accuracy aspect is 62.50 percent, and the flexibility is 68.75 percent. Based on the presentation of the results of the implementation of cheerful weaving activities that children's fine motor skills proved to be increasing. Abstrak: Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui bagaimana penerapan kegiatan menganyam ceria untuk meningkatkan keterampilan motorik halus anak, dan mendeskripsikan apakah melalui kegiatan menganyam ceria dapat meningkatkan keterampilan motorik halus anak. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian tindakan kelas (PTK) dengan pendekatan kualitatif dan kuantitatif. Penelitian tindakan kelas ini dilakukan selama dua siklus, tiap siklusnya terdapat dua kali pertemuan yang terdiri dari perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan rfeleksi. Subyek dari penelitian ini adalah kelompok B TK PGRI 03 Tumpang dengan jumlah 16 anak. Penelitian ini berhasil karena menunjukkan adanya peningkatan dengan adanya pengulangan dan penggabungan bahan menganyam agar mudah dilakukan oleh guru dan anak-anak. Peningkatan dapat dilihat dari pra tindakan sampai siklus II dalam keterampilan motorik halusnya aspek koordinasi mata dan tangan sebesar 62,50 persen, aspek ketepatan sebesar 62,50 persen, dan kelentukan sebesar 68,75 persen. Berdasarkan pemaparan hasil pelaksanaan kegiatan menganyam ceria bahwa keterampilan motorik halus anak terbukti meningkat.
Peningkatan Hasil Belajar Meringkas Teks Eksplanasi menggunakan Modle Mind Mapping dengan Penguatan Karakter Tanggung Jawab pada Siswa Kelas V SDN Sumber 02 Kabupaten Blitar Ike Rahmawati; Sutansi Sutansi; Ferril Irham Muzaki
Jurnal Pembelajaran, Bimbingan, dan Pengelolaan Pendidikan Vol. 1 No. 2 (2021)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (266.27 KB) | DOI: 10.17977/um065v1i22021p120-129

Abstract

Abstract: This study aims to describe application and improvement learning result of summarizing explanatory text use mind mapping by strengthening the character of responsibility. Type of research is classroom action research. By means 4 stages, they are, plan, implementation, observation, and reflection. The result showed an increase in the percentage of teacher activity from cycle I to cycle II which is 84 percent to 100 percent. Student activity also increased from 80 percent to 88 percent. Student learning result of knowledge aspect had increased from cycle I to cycle II with classical learning completeness from 78 percent to 88 percent. Student learning result of skill aspect had increased in cycle I to cycle II with classical learning completeness from 65 percent to 88 percent. Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan dan peningkatan hasil belajar meringkas teks eksplanasi menggunakan model Mind Mapping dengan penguatan karakter tanggung jawab. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas. Melalui 4 tahap yaitu perencanaan, pelaksanaan, pengamatan dan refleksi. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan presentase aktivitas guru dari siklus I ke siklus II yaitu 84 persen menjadi 100 persen. Aktivitas siswa juga mengalami peningkatan dari 80 persen menjadi 88 persen. Hasil belajar siswa aspek pengetahuan mengalami peningkatan dari siklus I ke siklus II dengan ketuntasan belajar klasikal dari 78 persen meningkat menjadi 88 persen. Hasil belajar siswa aspek keterampilan mengalami peningkatan pada siklus I ke siklus II dengan ketuntasa belajar klasikal dari 65 persen meningkat menjadi 88 persen.
Peningkatan Hasil Belajar Menulis Surat Undangan Menggunakan Model Think Talk Write (TTW) dengan Penguatan Karakter Demokratis pada Siswa Kelas V SDN Kepanjenkidul 1 Kota Blitar Diyah Anggita Wijaya; Sutansi Sutansi; Lilik Bintartik
Jurnal Pembelajaran, Bimbingan, dan Pengelolaan Pendidikan Vol. 1 No. 2 (2021)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (337.401 KB) | DOI: 10.17977/um065v1i22021p130-140

Abstract

Abstract: This study aims to describe the application of the TTW model by strengthening democratic character and describing the improvement of student learning outcomes in writing a class V invitation letter Kepanjenkidul 1 SDN Blitar City. The study was conducted with a qualitative approach to the type of classroom action research. In cycle I the percentage of teacher activity was 83 percent and increased in cycle II by 100 percent. The average percentage of student activity in the first cycle was 73 percent and increased in the second cycle by 92 percent. While the completeness of student learning outcomes at the pre-action stage was 42 percent. In cycle I the average completeness of student learning outcomes classically rose to 60.8 percent and increased in cycle II of 86.3 percent. Based on the above results it can be concluded that the application of the TTW model by strengthening democratic character can improve student learning outcomes in the material of writing an invitation letter. Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan model TTW dengan penguatan karakter demokratis dan mendeskripsikan peningkatan hasil belajar siswa menulis surat undangan kelas V SDN Kepanjenkidul 1 Kota Blitar. Penelitian dilakukan dengan pendekatan kualitatif jenis penelitian tindakan kelas. Pada siklus I persentase aktivitas guru sebesar sebesar 83 persen dan meningkat pada siklus II sebesar 100 persen. Rata-rata persentase aktivitas siswa pada siklus I sebesar 73 persen dan meningkat pada siklus II sebesar 92 persen. Sedangkan ketuntasan hasil belajar siswa pada tahap pratindakansebesar 42 persen. Pada siklus I rata-rata ketuntasan hasil belajar siswa secara klasikal naik menjadi 60,8 persen dan meningkat pada siklus II sebesar 86,3 persen. Berdasarkan hasil di atas dapat disimpulkan bahwa penerapan model TTW dengan penguatan karakter demokratis dapat meningkatkan hasil belajar siswa dalam materi menulis surat undangan.
Pengembangan Panduan Teknik Sosiodrama untuk Meningkatkan Kepercayaan Diri Siswa MTs Nurul Ulum Malang Nadia Izaura Puji Pangerti; Diniy Hidayatur Rahman; Triyono Triyono
Jurnal Pembelajaran, Bimbingan, dan Pengelolaan Pendidikan Vol. 1 No. 2 (2021)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (250.976 KB) | DOI: 10.17977/um065v1i22021p141-147

Abstract

Abstract: This study aims to develop a Sociodrama Technique Guide to Increase Self-Confidence of Students at MTs Nurul Ulum Malang. This research uses the research and development method of the Research and Development (R and D) model developed by Borg and Gall (1983) using seven out of ten steps, starting from the preliminary study and development planning guidelines to the revision of product trial results. The assessment of the material, media, and potential users will be analyzed with the type of data used, namely quantitative data and descriptive qualitative data. The assessment index for the test of experts and potential users shows very high criteria and meets the criteria very useful, very precise, very easy, and very attractive so that the product is suitable for use. Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan Panduan Teknik Sosiodrama untuk Meningkatkan Kepercayaan Diri Siswa MTs Nurul Ulum Malang. penelitian ini menggunakan metode penelitian dan pengembangan model Research and Development (R dan D) yang dikembangkan oleh Borg dan Gall (1983) dengan menggunakan tujuh langkah dari sepuluh yaitu dimulai dari studi pendahuluan dan perencanaan pengembangan panduan sampai pada revisi hasil uji coba produk. Penilaian uji ahli materi, media, dan calon pengguna akan dianalisi dengan jenis data yang digunakan yaitu data kuantitatif dan kualitatitf deskriptif. Indeks penilaian uji ahli dan calon pengguna menunjukkan kriteria sangat tinggi dan memenuhi kriteria sangat berguna, sangat tepat, sangat mudah, dan sangat menarik sehingga produk layak digunakan.
Pengembangan Media Permainan Simulasi Jujur Tantangan untuk Meningkatkan Penyesuaian Sosial Siswa SMP Laboratorium UM Malang Mukhlishotin Nabilah; Adi Atmoko; Elia Flurentin
Jurnal Pembelajaran, Bimbingan, dan Pengelolaan Pendidikan Vol. 1 No. 2 (2021)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (258.338 KB) | DOI: 10.17977/um065v1i22021p148-155

Abstract

Abstract: The purpose of this research development is to generating an honest challenge simulation game product to increasing students social adjustment. The steps development in this research are adjusted to the research needs, namely (1) data collection (2) planning (3) development of the initial product draft (4) expert testing (5) product revision after expert testing (6) prospective user testing (7) revision the final product. Experts and prospective product users are analyzed using inter-rater agreement models (Gregory, 2011). Test validity index subject matter experts, media and prospective product users showed very high criteria. These products meet very precise criteria, very useful, very easy and very attractive to mean very feasible to use. Based on the test can be concluded that the simulation game of honest challenge to increase the social adjustment of junior high school have met the acceptance criteria. Abstrak: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menghasilkan produk permainan simulasi jujur tantangan untuk meningkatkan penyesuaian sosial siswa. Langkah pengembangan dalam penelitian ini disesuaikan dengan kebutuhan penelitian yaitu (1) pengumpulan data (2) perencanaan (3) pengembangan draft produk awal (4) uji coba ahli (5) revisi produk setelah uji ahli (6) uji calon pengguna (7) revisi produk akhir. Uji ahli dan uji calon pengguna dianalisis menggunakan inter-rater agreement model (Gregory, 2011). Indeks validitas uji ahli materi, media dan calon pengguna produk menunjukkan kriteria sangat tinggi. Produk ini memenuhi kriteria sangat tepat, sangat berguna, sangat mudah dan sangat menarik sehingga bermakna sangat layak untuk digunakan. Berdasarkan uji tersebut dapat disimpulkan bahwa media permainan simulasi jujur tantangan untuk meningkatkan penyesuaian sosial siswa SMP telah memenuhi kriteria keberterimaan.
Pengembangan Media Bimbingan Cara Berinteraksi dengan Siswa Tunarungu dalam Bentuk Video Edukasi di SMK Inklusi Defi Ratnasari; Ella Faridati Zen; Muslihati Muslihati
Jurnal Pembelajaran, Bimbingan, dan Pengelolaan Pendidikan Vol. 1 No. 2 (2021)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (255.002 KB) | DOI: 10.17977/um065v1i22021p156-161

Abstract

Abstract: This research goal to develop a media guidance how to interact with hearing impairment students in inclusive school. The research use model of Borg and Gall in 5 steps, namely (1) data collection, (2) planning, (3) designing the initial media format, (4) test validation, and (5) revision. The results from the validation test of material, media, and prospective users show that the average percentage of accuracy is 81.25 percent, utility is 86 percent, convenience is 86.67 percent, and attractiveness is 86.53 percent. These results indicate the media have been qualified in the acceptance to use in providing guidance service in inclusion school. Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media bimbingan cara berinteraksi dengan siswa tunarungu di sekolah inklusi. Metode penelitian yang digunakan adalah model penelitian Borg and Gall dalam 5 tahap yaitu (1) pengumpulan data, (2) perencanaan, (3) merancang format awal media, (4) uji validasi, dan (5) revisi. Hasil perolehan dari uji validasi ahli materi, media, dan calon pengguna menunjukkan rata-rata prosetase ketepatan sebesar 81,25 persen, kegunaan sebesar 86 persen, kemudahan sebesar 86,67 persen, dan kemenarikan sebesar 86,53 persen. Hasil tersebut menunjukkan bahwa media yang dikembangkan oleh peneliti telah memenuhi syarat keberterimaan dan layak digunakan sebagai media penunjang dalam memberikan layanan bimbingan di sekolah inklusi.

Page 2 of 43 | Total Record : 425