cover
Contact Name
Sutia Budi
Contact Email
sutia.budi@universitasbosowa.ac.id
Phone
+6282342104174
Journal Mail Official
jpe.jurnal@universitasbosowa.ac.id
Editorial Address
Program PascaSarjana Universitas Bosowa Jl. Urip Sumoharjo KM.4 Makassar 90231 Telp. (0411) 452901 - 452789, Fax. (0411) 424568
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Bosowa Journal of Education
Published by Universitas Bosowa
ISSN : 28085515     EISSN : 28084861     DOI : https://doi.org/10.35965/bje.v2i2.1477
Core Subject : Education, Social,
Bosowa Journal of Education menerbitkan artikel yang pada bidang pendidikan dasar, pendidikan bahasa inggris, pendidikan sains, pendidikan matematika, pendidikan bahasa dan sastra indonesia dan pendidikan anak usia dini.
Articles 176 Documents
Model PembeLajaran Project Based Learning Terhadap Motivasi Dan Kemampuan Berpikir Kritis Peserta Didik UPT SPF SD Inpres Tamalanrea 2 Makassar Wirahandayani, Andi; Yunus, Muhammad; Hamid, Sundari
Jounal of Primary Education Vol 5 No 1 (2024): Bosowa Journal of Education, Desember 2024
Publisher : Postgraduate Bosowa University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35965/bje.v5i1.5288

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran project based learning terhadap motivasi dan kemampuan berpikir kritis peserta didik di UPT SPF SD Inpres Tamalanrea 2 Makassar. Pembelajaran berbasis proyek sebagai salah satu pendekatan yang efektif untuk meningkatkan keterlibatan dan keterampilan berpikir kritis peserta didik untuk memotivasi peserta didik dan mengembangkan keterampilan berpikir kritis mereka melalui proyek-proyek praktis. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian Quasi Eksperimental Design. Sampel dalam penelitian ini adalah peserta didik kelas V berjumlah 61 orang, yaitu kelas V-A sebanyak 31 peserta didik sebagai kelas eksperimen, dan kelas V-B sebanyak 30 peserta didik sebagai kelas kontrol. Instrumen betujuan untuk mengukur atau mengumpulkan data mengenai variabel yang diteliti, adapun instrument yang digunakan meliputi kuesioner untuk mengukur motivasi belajar dan tes berpikir kritis. Data dikumpulkan melalui pretest dan posttest sebelum dan sesudah penerapan model PjBL. Sedangkan teknik analisis data yang digunakan yaitu statistik deskriptif dan analisis statistik inferensial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model PjBL secara signifikan meningkatkan motivasi belajar peserta didik. Peserta didik menunjukkan minat yang lebih tinggi dalam pelajaran dan keterlibatan yang lebih aktif dalam kegiatan pembelajaran. Selain itu, kemampuan berpikir kritis peserta didik juga meningkat secara signifikan, ditunjukkan oleh peningkatan skor tes berpikir kritis pada posttest dibandingkan dengan pretest, pada pretest skor berpikir kritis sedanyak 36,84 dan mengalami peningkatan pada postest dengan jumlah rata-rata 85,82. Model project-based learning efektif dalam meningkatkan motivasi dan kemampuan berpikir kritis peserta didik di UPT SPF SD Inpres Tamalanrea 2 Makassar. Penerapan PjBL memberikan pengalaman belajar yang menarik dan relevan, mendorong peserta didik untuk terlibat aktif dalam pembelajaran dan mengembangkan keterampilan berpikir kritis mereka. This study aims to determine the effect of project-based learning model on motivation and critical thinking skills of students at UPT SPF SD Inpres Tamalanrea 2 Makassar. Project-based learning as one of the effective approaches to increase learners' engagement and critical thinking skills to motivate learners and develop their critical thinking skills through practical projects. This research uses a quantitative approach with the type of research Quasi Experimental Design. The sample in this study were 61 fifth grade students, namely class V-A as many as 31 students as the experimental class, and class V-B as many as 30 students as the control class. The instrument aims to measure or collect data on the variables studied, while the instruments used include questionnaires to measure learning motivation and critical thinking tests. Data were collected through pretests and posttests before and after the application of the PjBL model. While the data analysis techniques used are descriptive statistics and inferential statistical analysis. The results showed that the application of the PjBL model significantly increased students' learning motivation. Learners showed higher interest in the lesson and more active involvement in learning activities. In addition, learners' critical thinking skills also increased significantly, indicated by an increase in critical thinking test scores on the posttest compared to the pretest, in the pretest the critical thinking score was 36.84 and increased in the posttest with an average of 85.82. The project-based learning model is effective in increasing students' motivation and critical thinking skills at UPT SPF SD Inpres Tamalanrea 2 Makassar. The application of PjBL provides an interesting and relevant learning experience, encourages learners to be actively involved in learning and develops their critical thinking skills.
Menilik Evaluasi Program Ketercapaian 24 Profil Leadership Curriculum Menggunakan Model CIPP di SDIT Ar-Rahmah Makassar Kadir, Jusriadi; Yunus, Muhammad; Hamid, Sundari
Jounal of Primary Education Vol 5 No 1 (2024): Bosowa Journal of Education, Desember 2024
Publisher : Postgraduate Bosowa University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35965/bje.v5i1.5298

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi program Ketercapaian 24 Profil Leadership Curriculum Model Context, Input, Process, and Product (CIPP) di SDIT Ar-Rahmah Makassar. Penelitian ini merupakan penelitian evaluasi program dengan model CIPP. Pendekatan penelitian yang digunakan ialah pendekatan penelitian kombinasi (mix methods). Metode pengumpulan data yang digunakan ialah observasi partisipan, wawancara, dokumentasi, dan kuesioner. Analisis data meliputi proses reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Kemudian, data analisis juga menggunakan statistik inferensial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Evaluasi pada aspek konteks mengases latar belakang program, tujuan, dan relevansi visi misi sekolah dengan tujuan program. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa tujuan 24 profil Leadership Curriculum di SDIT Ar-Rahmah Makassar adalah untuk menyasar 24 profil Leadership Curriculum. Hal ini sudah sesuai dengan Permendikbudristek No. 5 Tahun 2022 tentang Standar Kompetensi Lulusan (SKL). (2) Evaluasi pada aspek input mengases kompetensi guru, sarana dan prasarana, dan pembiayaan. Hasil evaluasi pada aspek ini sudah sesuai dengan PP No. 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan, Permendikbudristek No. 22 Tahun 2023 tentang Standar Sarana dan Prasarana Pendidikan, dan Permendikbudristek No. 18 Tahun 2022 tentang Standar Pembiayaan Pendidikan. (3) Evaluasi pada aspek proses mengases persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi ketercapaian 24 profil Leadership Curriculum. Hasil evaluasi pada aspek ini menunjukkan bahwa pelaksanaan sudah sesuai dengan Permendikbudristek No. 16 Tahun 2022 tentang Standar Proses Pendidikan dan Permendikbudristek No. 21 Tahun 2022 tentang Standar Penilaian Pendidikan. (4) Evaluasi pada aspek produk mengases dampak, kelebihan, kekurangan program. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa ketercapaian 24 profil Leadership Curriculum sudah sesuai dengan tujuan program. This study aims to evaluate the program Achievement of 24 Profiles of Leadership Curriculum Model Context, Input, Process, and Product (CIPP) at SDIT Ar-Rahmah Makassar. This research is program evaluation research with the CIPP model. The research approach used is a combination research approach (mix methods). The data collection methods used were participant observation, interviews, documentation, and questionnaires. Data analysis includes the process of data reduction, data presentation, and conclusion drawing. Then, data analysis also uses inferential statistics. The results showed that: (1) Evaluation in the context aspect assesses the program background, objectives, and the relevance of the school's vision and mission to the program objectives. The evaluation results show that the purpose of the 24 Leadership Curriculum profiles at SDIT Ar-Rahmah Makassar is to target the 24 Leadership Curriculum profiles. This is in accordance with Permendikbudristek No. 5 of 2022 concerning Graduate Competency Standards (SKL). (2) Evaluation in the input aspect assesses teacher competence, learner competence, facilities and infrastructure, and financing. The evaluation results in this aspect are in accordance with Government Regulation No 19 of 2005 on National Education Standards, Minister of Research and Technology Regulation No 22 of 2023 on Education Facilities and Infrastructure Standards, and Minister of Research and Technology Regulation No 18 of 2022 on Education Financing Standards. (3) Evaluation on the process aspect assesses the preparation, implementation, and evaluation of the achievement of the 24 Leadership Curriculum profiles. The results of the evaluation in this aspect show that the implementation is in accordance with Permendikbudristek No. 16 of 2022 concerning Education Process Standards and Permendikbudristek No. 21 of 2022 concerning Education Assessment Standards. (4) Evaluation of the product aspect assesses the impact, strengths and weaknesses of the program. The evaluation results show that the achievement of the 24 Leadership Curriculum profiles is in accordance with the program objectives.
Penerapan Media Puzzle untuk Meningkatkan Kemampuan Membaca Dan Menulis Peserta Didik Kelas I UPT SPF SDN Sumanna Kota Makassar Rahmi, Isnaini; Asdar, Asdar; Rahmaniah, Rahmaniah
Jounal of Primary Education Vol 5 No 1 (2024): Bosowa Journal of Education, Desember 2024
Publisher : Postgraduate Bosowa University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35965/bje.v5i1.5299

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh penggunaan media puzzle terhadap kemampuan membaca dan menulis siswa kelas I di UPT SPF SDN Sumanna, Kota Makassar. Penelitian ini menggunakan desain eksperimen dengan pendekatan Pre-Experimental Design, spesifiknya One-Group Pretest-Posttest Design. Metode ini dilakukan dengan memberikan pretest sebelum perlakuan (treatment) dan posttest setelah perlakuan (treatment) untuk mengetahui efek penggunaan media puzzle terhadap kemampuan literasi dasar siswa. Analisis data dilakukan dengan uji prasyarat (normalitas dan homogenitas) serta uji hipotesis t-test paired yang diolah menggunakan SPSS 25 for Windows. Hasil analisis menunjukkan adanya perbedaan signifikan antara nilai pretest dan posttest dalam kemampuan membaca dan menulis siswa setelah penggunaan media puzzle. Nilai membaca meningkat sebesar 10.65%, dan nilai menulis meningkat sebesar 9%. Nilai signifikansi yang sangat kecil (p < 0.001) menunjukkan bahwa peningkatan ini sangat signifikan secara statistik. Temuan ini tidak hanya memperlihatkan bahwa media puzzle dapat meningkatkan keterampilan membaca dan menulis siswa kelas I, tetapi juga memberikan kontribusi penting dalam mengembangkan metode pembelajaran kreatif yang dapat meningkatkan keterampilan literasi dasar dalam konteks pendidikan dasar di Indonesia. Penggunaan media puzzle dapat menjadi alternatif inovatif yang meningkatkan efektivitas pembelajaran dan menarik perhatian siswa untuk lebih aktif dalam proses pembelajaran. This study aims to examine the effect of using puzzle media on the reading and writing abilities of first-grade students at UPT SPF SDN Sumanna, Makassar City. The research employs an experimental design with a Pre-Experimental Design approach, specifically the One-Group Pretest-Posttest Design. This method involves administering a pretest before the treatment and a posttest after the treatment to assess the impact of puzzle media on students' literacy skills. Data analysis was conducted using prerequisite tests (normality and homogeneity) and hypothesis testing with paired t-tests, using SPSS 25 for Windows. The analysis results show a significant difference between pretest and posttest scores in reading and writing abilities after the use of puzzle media. Reading scores increased by 10.65%, and writing scores increased by 9%. The very small significance value (p < 0.001) indicates that this improvement is statistically significant. These findings not only demonstrate that puzzle media can enhance the reading and writing skills of first-grade students but also contribute significantly to the development of creative teaching methods that can improve basic literacy skills in the context of primary education in Indonesia. The use of puzzle media presents an innovative alternative that enhances learning effectiveness and engages students more actively in the learning process.
Model Pembelajaran CIRC untuk Meningkatkan Kemampuan Membaca Pemahaman dan Kerjasama Siswa Kelas III UPT SPF SD Negeri Timbuseng Kota Makassar Said, Erna; Asdar, Asdar; Burhan, Burhan
Jounal of Primary Education Vol 5 No 1 (2024): Bosowa Journal of Education, Desember 2024
Publisher : Postgraduate Bosowa University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35965/bje.v5i1.5301

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Cooperative Integrated Reading and Composition (CIRC) terhadap kemampuan membaca pemahaman dan sikap kerjasama siswa kelas III UPT SPF SD Negeri Timbuseng Kota Makassar. Penelitian ini menggunakan desain eksperimen dengan pendekatan Pre-Experimental Design, tepatnya One-Group Pretest-Posttest Design, yang melibatkan pretest sebelum perlakuan (treatment) dan posttest setelah perlakuan untuk mengukur perubahan pada kemampuan membaca pemahaman bahasa Indonesia dan sikap kerjasama siswa. Analisis data dilakukan dengan uji normalitas, homogenitas, dan uji hipotesis t-test paired menggunakan SPSS 25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model CIRC secara signifikan meningkatkan kemampuan membaca pemahaman dan sikap kerjasama siswa, dengan p-value < 0.001, yang mengindikasikan adanya peningkatan yang signifikan pada kedua aspek tersebut setelah perlakuan. Penelitian ini memberikan kontribusi teoretis dengan memperkuat efektivitas model CIRC dalam pembelajaran membaca dan kerja sama, serta memberikan rekomendasi praktis bagi pendidik untuk mengimplementasikan model ini guna meningkatkan keterampilan membaca dan sikap kerjasama siswa. Model CIRC terbukti efektif dalam mengembangkan kedua aspek tersebut di kelas III SD, yang dapat diterapkan pada lingkungan pendidikan lainnya. This study aims to determine the effect of the Cooperative Integrated Reading and Composition (CIRC) learning model on the reading comprehension ability and teamwork attitudes of third-grade students at UPT SPF SD Negeri Timbuseng, Makassar City. The research employed an experimental design with a Pre-Experimental approach, specifically the One-Group Pretest-Posttest Design, which involved a pretest before the treatment and a posttest after the treatment to measure changes in reading comprehension and teamwork attitudes. Data analysis was conducted using normality and homogeneity tests, followed by a paired t-test hypothesis test using SPSS 25. The results revealed that the application of the CIRC model significantly improved reading comprehension ability and teamwork attitudes, with a p-value < 0.001, indicating a significant increase in both aspects after the treatment. This study provides a theoretical contribution by reinforcing the effectiveness of the CIRC model in reading and collaborative learning, and offers practical recommendations for educators to implement this model to enhance students' reading skills and teamwork attitudes. The CIRC model proves to be effective in developing both aspects in third-grade students and can be applied in other educational settings.
Pengaruh Kecerdasan Linguistik Dan Minat Baca Terhadap Keterampilan Menulis Cerita Siswa Kelas IV UPT SPF SDN Cambaya Kota Makassar Bahar, Megawati; Asdar, Asdar; Bakri, Muhammad
Jounal of Primary Education Vol 5 No 1 (2024): Bosowa Journal of Education, Desember 2024
Publisher : Postgraduate Bosowa University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35965/bje.v5i1.5302

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kecerdasan linguistik dan minat baca terhadap keterampilan menulis cerita siswa kelas IV UPT SPF SDN Cambaya Kota Makassar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain eksplanasi ex post facto. Variabel penelitian mencakup kecerdasan linguistik (X1), minat baca (X2), dan keterampilan menulis cerita (Y). Analisis data dilakukan menggunakan statistik deskriptif untuk uji normalitas dan homogenitas, serta statistik inferensial dengan uji T, uji F, dan koefisien determinasi (R²). Hasil analisis menunjukkan bahwa kecerdasan linguistik dan minat baca memiliki pengaruh signifikan terhadap keterampilan menulis cerita, dengan koefisien masing-masing sebesar 0,595 dan 0,547. Model regresi yang digunakan terbukti valid dan signifikan (R² = 0,718), yang mengindikasikan bahwa 71,8% variasi keterampilan menulis cerita dapat dijelaskan oleh kedua variabel tersebut. Kesimpulannya, kecerdasan linguistik dan minat baca berpengaruh positif terhadap keterampilan menulis cerita siswa, yang menunjukkan pentingnya pengembangan kedua aspek tersebut dalam proses pembelajaran menulis. This study aims to analyze the effect of linguistic intelligence and reading interest on the narrative writing skills of fourth-grade students at UPT SPF SDN Cambaya, Makassar City. This quantitative research adopts an ex post facto explanatory design. The research variables include linguistic intelligence (X1), reading interest (X2), and narrative writing skills (Y). Data analysis was conducted using descriptive statistics for normality and homogeneity tests, and inferential statistics with T-test, F-test, and coefficient of determination (R²). The results showed that both linguistic intelligence and reading interest had a significant effect on narrative writing skills, with coefficients of 0.595 and 0.547, respectively. The regression model was found to be valid and significant (R² = 0.718), indicating that 71.8% of the variance in writing skills could be explained by the two variables. In conclusion, linguistic intelligence and reading interest significantly influence narrative writing skills, highlighting the importance of developing both aspects in the writing learning process.
Peningkatan Hasil Belajar Kosakata Bahasa Indonesia dengan Menggunakan Metode Permainan Kartu Kata Murid Kelas 1A UPT SPF SDN Sudirman II Kota Makassar Putri, Anita Librani; Asdar, Asdar; Hamsiah, Andi
Jounal of Primary Education Vol 5 No 1 (2024): Bosowa Journal of Education, Desember 2024
Publisher : Postgraduate Bosowa University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35965/bje.v5i1.5303

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan metode permainan kartu kata dalam meningkatkan aktivitas belajar kosakata Bahasa Indonesia pada murid Kelas 1A UPT SPF SD Negeri Sudirman II Kota Makassar, serta untuk mengetahui peningkatan hasil belajar kosakata Bahasa Indonesia setelah penerapan metode tersebut. Pendekatan yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas (PTK) dengan subjek penelitian 20 murid. Data dikumpulkan melalui tes, observasi, wawancara, dan diskusi. Teknik analisis data yang digunakan meliputi analisis kualitatif untuk data observasi dan analisis kuantitatif menggunakan teknik persentase untuk hasil tes. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode permainan kartu kata dapat meningkatkan aktivitas belajar siswa. Pada siklus I, penguasaan materi rata-rata siswa mencapai 59,5%, yang kemudian meningkat menjadi 74% pada siklus II dan 85,25% pada siklus III. Peningkatan ini menunjukkan adanya dampak positif terhadap penguasaan kosakata siswa. Selain itu, observasi menunjukkan perubahan perilaku siswa yang lebih aktif, antusias, dan serius dalam mengikuti pembelajaran. Kelas menjadi lebih hidup, dan tugas-tugas yang diberikan dapat diselesaikan dengan baik. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa metode permainan kartu kata efektif dalam meningkatkan hasil belajar kosakata Bahasa Indonesia pada murid Kelas 1A UPT SPF SD Negeri Sudirman II Kota Makassar. This study aims to describe the application of the card word game method in enhancing Indonesian vocabulary learning activities among grade 1A students at UPT SPF SD Negeri Sudirman II Makassar, and to assess the improvement in vocabulary learning outcomes following the implementation of this method. The research employed a classroom action research (CAR) approach with 20 students as the subjects. Data were collected through tests, observations, interviews, and discussions. Qualitative analysis was used for observational data, while quantitative analysis was applied to test results using percentage techniques. The findings show that the card word game method significantly improved student engagement in learning. In Cycle I, the average vocabulary mastery was 59.5%, which increased to 74% in Cycle II and 85.25% in Cycle III. This improvement indicates a positive effect on students' vocabulary acquisition. Moreover, observations revealed that students became more active, enthusiastic, and serious in following lessons. The classroom atmosphere was more dynamic, and tasks were completed more efficiently. Therefore, it can be concluded that the card word game method is effective in improving Indonesian vocabulary learning outcomes among grade 1A students at UPT SPF SD Negeri Sudirman II Makassar.
Penggunaan Aplikasi Canva dalam Meningkatkan Kreativitas Siswa di SDN Kanreapia, Kabupaten Gowa Inliati, Inliati; Muhammadiah, Mas'ud; Burhan, Burhan
Jounal of Primary Education Vol 5 No 1 (2024): Bosowa Journal of Education, Desember 2024
Publisher : Postgraduate Bosowa University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35965/bje.v5i1.5307

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pemanfaatan aplikasi canva sebagai media pembelajaran dalam meningkatkan keterampilan berpikir kreatif siswa kelas V SDN Kanreapia dan pengaruh pemanfaatan terhadap keterampilan berpikir kreatif siswa. Jenis penelitian adalah quasi eksperimental design metode matching pretest- posttest comparison group design. Sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas V A sebanyak 20 orang. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu angket, observasi dan tes. Teknik analisis data yang digunakan yaitu analisis data statistik deskriptif dan statistik inferensial. Berdasarkan hasil analisis data deskriptif diperoleh hasil bahwa pemanfaatan aplikasi canva sebagai media pembelajaran dapat meningkatkan keterampilan berpikir kreatif melalui penggunaanya di kelas oleh guru dan siswa dilihat dari hasil pembelajaran yang efektif. Berdasarkan hasil analisis inferensial normatif, homogenitas, dan hipotesis maka diperoleh kesimpulan bahwa: ada pengaruh pemanfaatan aplikasi canva sebagai media pembelajaran untuk meningkatkan keterampilan berpikir kreatif siswa SDN Kanreapia Kabupaten Gowa. The purpose of this study was to determine the utilization of the Canva application as a learning media in improving the creative thinking skills of class V students at SDN Kanreapia and the effect of utilization on students' creative thinking skills. The type of research is a quasi-experimental design method matching pretest-posttest comparison group design. The sample in this study was 20 class V A students. The data collection techniques used were questionnaires, observations and tests. The data analysis techniques used were descriptive statistical data analysis and inferential statistics. Based on the results of the descriptive data analysis, it was found that the utilization of the Canva application as a learning media can improve creative thinking skills through its use in class by teachers and students as seen from the results of effective learning. Based on the results of the normative inferential analysis, homogeneity, and hypothesis, it was concluded that: there is an effect of utilizing the Canva application as a learning media to improve the creative thinking skills of students at SDN Kanreapia, Gowa Regency.
Implementasi Literasi Numerasi Pada Materi Diagram Batang, Diagram Garis Dan Diagram Lingkaran Dalam Pembelajaran Matematika Pada Siswa Kelas V Di UPT SPF SD Negeri Mongisidi II Makassar Misnawati, Misnawati; Patandean, Agustinus Jarak; Rahmaniah, Rahmaniah
Jounal of Primary Education Vol 5 No 1 (2024): Bosowa Journal of Education, Desember 2024
Publisher : Postgraduate Bosowa University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35965/bje.v5i1.5310

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan literasi numerasi mengenai materi diagram batang, diagram garis, dan diagram lingkaran dalam pembelajaran matematika pada siswa kelas V di UPT SPF SD Negeri Mongisidi II, mengidentifikasi faktor-faktor yang menghambat kemampuan literasi numerasi siswa dalam memahami materi tersebut; dan mengetahui penanganan yang diterapkan untuk mengatasi masalah kemampuan literasi numerasi pada materi diagram batang, diagram garis, dan diagram lingkaran. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain deskriptif. Subjek penelitian terdiri dari 6 siswa kelas V di SD Negeri Mongisidi II Makassar. Teknik pengumpulan data yang digunakan meliputi observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Data dianalisis dengan langkah-langkah reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Validitas data diperiksa dengan triangulasi teknik dan sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa sudah memahami materi diagram batang, diagram garis, dan diagram lingkaran. Namun, terdapat beberapa faktor yang menghambat kemampuan literasi numerasi siswa, seperti kesulitan dalam menerjemahkan soal bacaan ke dalam diagram, serta kebingungan dalam menentukan data yang dibagi sama besar berdasarkan nilai data. Ketika data yang disajikan banyak, siswa sering merasa bingung dalam membagi data dengan tepat. Oleh karena itu, siswa perlu fokus dan teliti agar dapat memahami materi dengan lebih baik. This study aims to: (1) determine the numeracy literacy skills related to bar charts, line charts, and pie charts in mathematics learning for grade V students at UPT SPF SD Negeri Mongisidi II; (2) identify the factors that hinder students' numeracy literacy skills in understanding these topics; and (3) examine the strategies applied to address issues in numeracy literacy regarding bar charts, line charts, and pie charts. This research uses a qualitative approach with a descriptive design. The subjects of this study were 6 grade V students from SD Negeri Mongisidi II Makassar. Data collection techniques included observation, in-depth interviews, and documentation. Data were analyzed using data reduction, data presentation, and conclusion drawing steps. Data validity was verified through triangulation of techniques and sources. The results show that students have a basic understanding of bar charts, line charts, and pie charts. However, several factors hinder their numeracy literacy, such as difficulties in translating reading problems into charts, and confusion in determining how to divide data equally based on its value. When large datasets are presented, students often find it challenging to divide the data correctly. Therefore, students need to focus and be more careful to better comprehend the material.
Strategi Implementasi Pendidikan Karakter Berbasis Nilai Kearifan Lokal Ma’ata’a Suku Ciacia Laporo Dalam Muatan Lokal Sekolah Dasar Di Kota Baubau Trisno, Muhamad; Muhammadiah, Mas'ud; Bahri, Syamsul
Jounal of Primary Education Vol 5 No 1 (2024): Bosowa Journal of Education, Desember 2024
Publisher : Postgraduate Bosowa University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35965/bje.v5i1.5316

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi, menganalisis, dan mengevaluasi strategi implementasi pendidikan karakter berbasis nilai kearifan lokal Ma’ata’a suku Ciacia Laporo dalam muatan lokal sekolah dasar di Kota Baubau. Masalah utama yang diangkat dalam penelitian ini adalah bagaimana penerapan nilai-nilai tradisi Ma’ata’a dapat membentuk karakter peserta didik di sekolah dasar, serta tantangan yang dihadapi dalam implementasinya. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif untuk menggambarkan fenomena yang terjadi secara rinci. Teori yang digunakan dalam penelitian ini meliputi konsep pendidikan karakter, kearifan lokal, dan nilai-nilai yang terkandung dalam tradisi Ma’ata’a. Data dikumpulkan melalui wawancara dengan tokoh adat, guru, dan pengamatan langsung di sekolah-sekolah yang menerapkan kurikulum muatan lokal berbasis Ma’ata’a. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai-nilai Ma’ata’a memiliki peran signifikan dalam membentuk karakter positif pada peserta didik, seperti meningkatkan religiusitas, kepedulian sosial, dan semangat gotong royong. Para siswa yang terlibat dalam program ini menunjukkan peningkatan dalam perilaku moral dan etika, kemampuan bekerja sama, serta rasa tanggung jawab sosial. Penelitian juga mengungkap bahwa pengajaran nilai-nilai ini melalui cerita rakyat, permainan tradisional, dan kegiatan komunitas lokal sangat efektif dalam menanamkan nilai-nilai tersebut pada peserta didik. This research aims to identify, analyze and evaluate strategies for implementing character education based on local wisdom values Ma’ata’a Ciacia Laporo tribe in local elementary school content in Baubau City. The main problem raised in this research is how to apply traditional values Ma’ata’a can shape the character of students in elementary school, as well as the challenges faced in its implementation. This research uses a qualitative descriptive approach to describe the phenomena that occur in detail. The theory used in this research includes the concepts of character education, local wisdom, and values contained in traditions Ma’ata’a. Data was collected through interviews with traditional leaders, teachers, and direct observation in schools that implement a local content-based curriculum Ma’ata’a. The research results show that the values Ma’ata’a has a significant role in forming positive character in students, such as increasing religiosity, social awareness and the spirit of mutual cooperation. Students involved in this program show improvements in moral and ethical behavior, ability to work together, and a sense of social responsibility. Research also reveals that teaching these values through folklore, traditional games and local community activities is very effective in instilling these values in students.
Efektivitas Model Pembelajaran Discovery Pada Keaktifan Dan Keterampilan Berpikir Kritis Santoso, Jati; Patandean, Agustinus Jarak; Burhan, Burhan
Jounal of Primary Education Vol 5 No 1 (2024): Bosowa Journal of Education, Desember 2024
Publisher : Postgraduate Bosowa University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35965/bje.v5i1.5317

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh model pembelajaran discovery learning terhadap keaktifan dan keterampilan berpikir kritis peserta didik di UPTD SD Negeri 11 Parepare. Pembelajaran discovery learning telah diakui sebagai salah satu pendekatan yang efektif untuk meningkatkan keaktifan dan keterampilan berpikir kritis peserta didik. UPTD SDN 11 Parepare menerapkan model discovery learning untuk mengaktifkan peserta didik dan mengembangkan keterampilan berpikir kritis mereka melalui proyek-proyek praktis. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian Quasi Eksperimental Design. Sampel dalam penelitian ini adalah peserta didik kelas V UPTD SDN 11 Parepare, sebanyak 28  peserta didik sebagai kelas eksperimen, dan peserta didik kelas V UPTD SDN 61 sebanyak 23 peserta didik sebagai kelas kontrol.. Instrumen yang digunakan meliputi kuesioner untuk mengukur keaktifan belajar dan tes berpikir kritis. Data dikumpulkan melalui pretest dan posttest sebelum dan sesudah penerapan model discovery learning. Sedangkan teknik analisis data yang digunakan yaitu statistik deskriptif dan analisis statistik inferensial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model discovery learning secara signifikan meningkatkan keaktifan belajar peserta didik. Peserta didik menunjukkan minat yang lebih tinggi dalam pelajaran dan keterlibatan yang lebih aktif dalam kegiatan pembelajaran. Selain itu, keterampilan berpikir kritis peserta didik juga meningkat secara signifikan, ditunjukkan oleh peningkatan skor tes berpikir kritis pada post-test dibandingkan dengan pre-test. Model discovery learning efektif dalam meningkatkan keaktifan dan keterampilan berpikir kritis peserta didik di UPTD SDN 11 Parepare. Penerapan discovery learning memberikan pengalaman belajar yang menarik dan relevan, mendorong peserta didik untuk terlibat aktif dalam pembelajaran dan mengembangkan keterampilan berpikir kritis mereka. This study aims to evaluate the influence of the discovery learning model on the activeness and critical thinking skills of students at UPTD SD Negeri 11 Parepare. Discovery learning has been recognized as an effective approach to increasing students' activeness and critical thinking skills. UPTD SDN 11 Parepare applies the discovery learning model to activate students and develop their critical thinking skills through practical projects. This research uses a quantitative approach with a Quasi Experimental Design type of research. The sample in this study was class V UPTD SDN 11 Parepare students, 28 students as the experimental class, and 23 class V UPTD SDN 61 students as the control class. The instruments used included questionnaires to measure learning activity and tests. critical thinking. Data was collected through pretest and posttest before and after implementing the discovery learning model. Meanwhile, the data analysis techniques used are descriptive statistics and inferential statistical analysis. The research results show that the application of the discovery learning model significantly increases students' learning activity. Learners show higher interest in lessons and more active involvement in learning activities. Apart from that, students' critical thinking skills also increased significantly, as shown by an increase in critical thinking test scores on the post-test compared to the pre-test. The discovery learning model is effective in increasing the activeness and critical thinking skills of students at UPTD SDN 11 Parepare. The application of discovery learning provides an interesting and relevant learning experience, encouraging students to be actively involved in learning and developing their critical thinking skills.