cover
Contact Name
Sutia Budi
Contact Email
sutia.budi@universitasbosowa.ac.id
Phone
+6282342104174
Journal Mail Official
jpe.jurnal@universitasbosowa.ac.id
Editorial Address
Program PascaSarjana Universitas Bosowa Jl. Urip Sumoharjo KM.4 Makassar 90231 Telp. (0411) 452901 - 452789, Fax. (0411) 424568
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Bosowa Journal of Education
Published by Universitas Bosowa
ISSN : 28085515     EISSN : 28084861     DOI : https://doi.org/10.35965/bje.v2i2.1477
Core Subject : Education, Social,
Bosowa Journal of Education menerbitkan artikel yang pada bidang pendidikan dasar, pendidikan bahasa inggris, pendidikan sains, pendidikan matematika, pendidikan bahasa dan sastra indonesia dan pendidikan anak usia dini.
Articles 176 Documents
Efektivitas Model RADEC dalam Peningkatan Higher Order Thinking Skills Siswa pada Pembelajaran Tematik UPT SPF SD Negeri Bawakaraeng II Makassar Sarira, Abner Buttu; Yunus, Muhammad; Hamid, Sundari
Jounal of Primary Education Vol 5 No 1 (2024): Bosowa Journal of Education, Desember 2024
Publisher : Postgraduate Bosowa University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35965/bje.v5i1.4557

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas penerapan model RADEC dalam peningkatan higher order thinking skills siswa pada pembelajaran tematik UPT SPF SD Negeri Bawakaraeng II Makassar. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif desain eksperimen rancangan nonequivalent control group design. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah tes, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan terdapat peningkatan higher order thinking skills siswa pada pembelajaran tematik, hal tersebut didukung nilai posttest pada kelas eksperimen jauh lebih meningkat dibandingkan pada kelas kontrol. Hal lain yang mendukung yaitu, pada pengujian hipotesis menunjukkan output uji hipotesis pada sig (2-tailed) sebesar 0,000 < 0,05. Pengujian N-Gain menunjukkan nilai rata-rata N-Gain score pada kelas eksperimen adalah 61,8948 atau 61.9% termasuk dalam kategori cukup efektif. Dari data tersebut menunjukkan hasil bahwa, penerapan model RADEC cukup efektif dalam peningkatan higher order thinking skills siswa pada pembelajaran tematik UPT SPF SD Negeri Bawakaraeng II Makassar. This study aims to determine the effectiveness of the application of the RADEC model in improving students' higher order thinking skills in thematic learning UPT SPF SD Negeri Bawakaraeng II Makassar. The type of research used in this study is quantitative experimental design nonequivalent control group design. The data collection techniques used are tests, observation, and documentation. The results showed that there was an increase in students' higher order thinking skills in thematic learning, this was supported by posttest scores in the experimental class much increased than in the control class. Another thing that supports is that hypothesis testing shows a hypothesis test output at sig (2-tailed) of 0.000 < 0.05. The N-Gain test showed that the average N-Gain score in the experimental class was 61.8948 or 61.9% included in the category of quite effective. From these data, it shows the results that the application of the RADEC model is effective in improving students' higher order thinking skills in thematic learning UPT SPF SD Negeri Bawakaraeng II Makassar.
Analisis Kesiapan Guru Kelas Tinggi Dalam Penerapan Kurikulum Merdeka Belajar Di Sekolah Dasar Negeri 1 Lalebbata Kota Palopo Alamsyah, Muh. Nur; Yunus, Muhammad; Rahmaniah, Rahmaniah
Jounal of Primary Education Vol 5 No 1 (2024): Bosowa Journal of Education, Desember 2024
Publisher : Postgraduate Bosowa University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35965/bje.v5i1.4558

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kesiapan guru dalam penerapan Kurikulum Merdeka pada kelas tinggi di SD Negeri 1 Lalebbata Tahun 2023, Kelebihan dan kekurangan penerapan Kurikulum Merdeka pada kelas tinggi di SD Negeri 1 Lalebbata Tahun 2023, dan faktor pendukung dan penghambat penerapan Kurikulum Merdeka pada kelas tinggi di SD Negeri 1 Lalebbata. Penelitian ini dilakukan di SD Negeri 1 Lalebbata, Kota Palopo pada bulan November 2023 sampai dengan Januari 2024. Jenis penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Subjek pada penelitian ini adalah Kepala Sekolah, Waka Kurikulum/Manajemen Mutu, bendahara sekolah, guru dan peserta didik. Data dikumpulkan dengan metode wawancara, observasi, dan dokumentasi. Kemudian data yang sudah terkumpul dianalisis dengan tiga tahapan yaitu melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa: (1) Kesiapan guru kelas tinggi dalam implementasi penerapan Kurikulum Merdeka di SD Negeri 1 Lalebbata untuk 8 standar sudah berjalan dengan baik dan memenuhi standar yang telah ditetapkan, (2) Kelebihan dalam Kurikulum Merdeka yaitu tersedianya sarana dan prasarana, adanya kerja sama antara kepala sekolah, guru, wali kelas, peserta didik, orang tua dan masyarakat luas. Sedangkan kekurangan antara lain, masih terdapat guru yang belum siap mental serta belum terlalu memahami kurikulum secara detail, kurangnya pemahaman dan kompetensi guru terhadap kemajuan teknologi sehingga capaian dari Kurikulum Merdeka belum efisien, terlalu banyak kegiatan yang harus dilakukan peserta didik di samping kegiatan mandiri yang menguras pemikirannya, (3) Faktor pendukung dalam penerapan Kurikulum Merdeka yaitu: (a) Tersedianya sarana dan prasarana, (b) Kerja sama antara Kepala Sekolah, Dinas Pendidikan, Dinas dan Lembaga yang terkait dengan sumber belajar, guru, wali kelas, peserta didik, orang tua dan masyarakat luas, (c) Guru mengikuti kegiatan sosialisasi Kurikulum Merdeka. Sedangkan faktor penghambat yaitu: (a) Masih terdapat kekurangan ruang kelas yang mengakibatkan peserta didik berbagi shift, (b) Jumlah peserta didik yang melebihi standar dalam kelas, (c) Peserta didik kadang kurang aktif dalam kegiatan pembelajaran mandiri, (d) Pembelajaran berdiferensiasi telah berjalan dengan baik. Akan tetapi dalam hal belajar mandiri dan manajemen waktu, peserta didik di sekolah ini belum begitu terampil dan masih kelelahan dalam setiap proses. This study aims to determine: (1) Teacher readiness in implementing the Merdeka Curriculum in the high grades at SD Negeri 1 Lalebbata in 2023, (2) The advantages and disadvantages of implementing the Merdeka Curriculum in the high grades at SD Negeri 1 Lalebbata in 2023, (3) Supporting and inhibiting factors for implementing the Merdeka Curriculum in the high grades at SD Negeri 1 Lalebbata. This research was conducted at SD Negeri 1 Lalebbata, Palopo City from November 2023 to January 2024. This type of research is qualitative with a phenomenological approach. The subjects in this study were the Principal, Vice Principal of Curriculum/Quality Management, school treasurer, teachers and students. Data were collected using interviews, observation, and documentation. Then the data that has been collected is analyzed with three stages, namely through data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The results of the study can be concluded that: (1) The readiness of high-class teachers in implementing the implementation of the Merdeka Curriculum at SD Negeri 1 Lalebbata for 8 standards has gone well and meets the established standards, (2) The advantages of the Merdeka Curriculum are the availability of facilities and infrastructure, the cooperation between the principal, teachers, homeroom teachers, students, parents and the wider community. While the shortcomings include, among others, there are still teachers who are not mentally prepared and do not really understand the curriculum in detail, teachers' lack of understanding and competence in technological advances so that the achievements of the Merdeka Curriculum are not efficient, there are too many activities for students to do in addition to independent activities that drain their thinking, (3) Supporting factors in implementing the Merdeka Curriculum, namely: (a) Availability of facilities and infrastructure, (b) Cooperation between the Principal, Education Office, Offices and Institutions related to learning resources, teachers, homerooms, students, parents and the wider community, (c) Teachers participate in Merdeka Curriculum socialization activities. Meanwhile, the inhibiting factors are: (a) There is still a lack of classrooms which results in students sharing shifts, (b) The number of students exceeds the standard in the classroom, (c) Students are sometimes less active in independent learning activities, (d) Differentiated learning has gone well. However, in terms of independent learning and time management, learners in this school are not so skilled and are still exhausted in every process.
Pengaruh Media Pembelajaran Audio Visual Terhadap Motivasi, Minat, dan Keterampilan Berbahasa Reseptif pada Peserta Didik Gugus Balla Bittuang Kabupaten Tana Toraja Sambolangi, Herlina; Asdar, Asdar; Hamsiah, Andi
Jounal of Primary Education Vol 5 No 1 (2024): Bosowa Journal of Education, Desember 2024
Publisher : Postgraduate Bosowa University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35965/bje.v5i1.4606

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh media pembelajaran audio visual terhadap motivasi, minat, dan keterampilan berbahasa reseptif pada peserta didik kelas V SD Gugus Balla Bittuang Kabupaten Tana Toraja. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif menggunakan desain penelitian kuantitatif eksperimen quasi experimental untuk menguji pengaruh model pembelajaran berbasis pengalaman terhadap minat baca dan motivasi belajar siswa yang mana model pembelaran tersebut di terapkan pada kelas eksperimen. Populasi dalam penelitian ini adalah peserta didik Kelas V SD yang berada di Gugus Balla Bittuang. Sekolah-sekolah yang tergabung dalam Gugus Balla Bittuang antara lain: SDN 3 Bittuang, SDN 10 Bittuang, SDN 12 Bittuang, SDN 17 Bittuang, SDN 13 Bittuang, dan SDN 4 Bittuang dimana jumlah keseluruhan siswa kelas 5 dari sekolah tersebut sebanyak 117 siswa. Berdasarkan data yang diperoleh selama penelitian, didapatkan bahwa media audiovisual  berpengaruh signifikan terhadap minat belajar  berdasarkan hasil pada pengujian hipotesis (uji t) yang mana adalah sebesar 0,00<0,00 dan nilai thitung 8,196>ttabel 1,77. Data lain yang didapatkan yaitu media audiovisual  berpengaruh signifikan terhadap motivasi belajar  berdasarkan hasil pada pengujian hipotesis (uji t) sebesar 0,002<0,00 dan nilai thitung 3,510>ttabel 1,77. Data lainnya yang juga didapatkan dalam penelitian ini yaitu media audiovisual  berpengaruh signifikan terhadap keterampilan membaca berdasarkan hasil pada pengujian hipotesis (uji t) sebesar 0,00<0,00 dan nilai thitung 4,393>ttabel 1,7. Data lain didapatkan juga yaitu media audiovisual  berpengaruh signifikan terhadap keterampilan menyimak berdasarkan hasil pada pengujian hipotesis (uji t) sebesar 0,001<0,00 dan nilai thitung 4,026>ttabel 1,77.  Jadi dari penelitian ini didapatkan hasil yaitu, (1) media audio visual  berpengaruh signifikan terhadap minat belajar  siswa kelas V SD Gugus Balla, Bittuang Kabupaten Tana Toraja, (2) media audio visual  berpengaruh signifikan terhadap motivasi belajar  siswa kelas V SD Gugus Balla, Bittuang Kabupaten Tana Toraja, dan (3) media audio visual  berpengaruh signifikan terhadap keterampilan berbahasa reseptif (membaca dan menyimak)  siswa kelas V SD Gugus Balla, Bittuang Kabupaten Tana Toraja. This study aims to determine the influence of audio-visual learning media on motivation, interest, and receptive language skills in grade V students of SD Balla Bittuang Cluster, Tana Toraja Regency. This study uses a quantitative approach using a quasi-experimental quantitative research design to examine the effect of experiential-based learning models on reading interest and student learning motivation where the learning model is applied to experimental classes. The population in this study was Class V elementary school students in the Balla Bittuang Cluster. The schools that are members of the Balla Bittuang Cluster include: SDN 3 Bittuang, SDN 10 Bittuang, SDN 12 Bittuang, SDN 17 Bittuang, SDN 13 Bittuang, and SDN 4 Bittuang where the total number of grade 5 students from the school is 117 students. Based on data obtained during the study, it was found that audiovisual media had a significant effect on learning interest based on the results of hypothesis testing (t test) which was 0,00<0,00 and score thitung 8,196>ttabel 1,77. Another data obtained is that audiovisual media has a significant effect on learning motivation based on the results of hypothesis testing (t test) of 0,002<0,00 and score thitung 3,510>ttabel 1,77. Other data that were also obtained in this study were audiovisual media had a significant effect on reading skills based on the results of hypothesis testing (t test) of 0,00<0,00 and score thitung 4,393>ttabel 1,7. Other data were also obtained that audiovisual media had a significant effect on listening skills based on the results of hypothesis testing (t test) of 0,001<0,00 and score thitung 4,026>ttabel 1,77. So from this study, the results were obtained, namely, (1) audio-visual media had a significant effect on the learning interest of grade V students of SD Balla Cluster, Bittuang, Tana Toraja Regency, (2) audio-visual media had a significant effect on the learning motivation of grade V students of SD Balla Cluster, Bittuang, Tana Toraja Regency, and (3) audio-visual media had a significant effect on receptive language skills (reading and listening) of grade V students of SD Balla Cluster,  Bittuang, Tana Toraja Regency.
Model Pembelajaran Experiential Learning dalam Peningkatan Motivasi Belajar dan Minat Baca Siswa Kelas V SDN 1 Gandangbatu Sillanan Tana Toraja Ropinis, Esther; Madjid, Syahriah; Hamsiah, Andi
Jounal of Primary Education Vol 5 No 1 (2024): Bosowa Journal of Education, Desember 2024
Publisher : Postgraduate Bosowa University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35965/bje.v5i1.5253

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh model pembelajaran dalam peningkatan motivasi belajar siswa kelas V SDN 1 Gandangbatu Sillanan dan mengetahui pengaruh model pembelajaran Experiential Learning dalam peningkatan minat baca siswa Kelas V SDN 1 Gandangbatu Sillanan Tana Toraja. Metode penelitian yang digunakan adalah Penelitian kuantitatif. Adapun sampel dalam penelitian ini adalah, semua siswa kelas V SDN 1 Gandangbatu Sillanan dengan jumlah yaitu 13 siswa. Intsrumen yang digunakan adalah angket dan studi pustaka. Data yang diperoleh dalam penelitian ini diolah dengan menggunakan software SPSS versi 23. Setelah melakukan penelitian, peneliti menyimpulkan bahwa (1) Nilai signifikansi yang diperoleh dari hasil uji regresi di mana diperoleh nilai 0.003 nilai tersebut lebih kecil daripada nilai probabilitas 0.05 sehingga dapat disimpulkan bahwa H1 diterima dan H0 ditolak, yang berarti Ada pengaruh Model Pembelajaran Experiential Learning terhadap minat membaca siswa.  (2) Nilai signifikansi yang diperoleh dari hasil uji regresi dimana diperoleh nilai 0.000 nilai tersebut lebih kecil daripada nilai probabilitas 0.05 (0.000<0.05) sehingga dapat disimpulkan bahwa H0 ditolak dan H1 diterima, yang berarti Ada pengaruh antara Model Pembelajaran Experiential Learning terhadap Motivasi belajar siswa. This study aims (1) to determine the effect of the learning model in increasing the learning motivation of fifth grade students of SDN 1 Gandangbatu Sillanan. (2). To determine the effect of the Experiential Learning model in increasing the reading interest of Class V students of SDN 1 Gandangbatu Sillanan Tana Toraja. The research method used is quantitative research. The sample in this study were all fifth grade students of SDN 1 Gandangbatu Sillanan with a total of 13 students. Intsrumen used is a questionnaire and literature study. The data obtained in this study were processed using SPSS software version 23. After conducting the research, the researchers concluded that (1) The significance value obtained from the regression test results where a value of 0.003 was obtained, this value is smaller than the probability value of 0.05 so it can be concluded that H1 is accepted and H0 is rejected, which means that there is an effect of the Experiential Learning Model on students' interest in reading.  (2) The significance value obtained from the regression test results where a value of 0.000 is obtained, this value is smaller than the probability value of 0.05 (0.000 <0.05) so it can be concluded that H0 is rejected and H1 is accepted, which means that there is an influence between the Experiential Learning Model on student learning motivation.
Keefektifan Model Pembelajaran Savi Berbantuan Media Audiovisual Dalam Pembelajaran Keterampilan Menulis Cerita Fiksi Siswa Kelas IV SDN Pagandongan Evya, Evya; Asdar, Asdar; Bakri, Muhammad
Jounal of Primary Education Vol 5 No 1 (2024): Bosowa Journal of Education, Desember 2024
Publisher : Postgraduate Bosowa University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35965/bje.v5i1.5254

Abstract

Tujuan penelitian adalah untuk mendeskripsikan hasil pembelajaran antara kelas kontrol yang menggunakan media pembelajaran konvensional dengan kelas eksperimen yang menggunakan model pembelajaran SAVI berbantuan media audiovisual dalam pembelajaran keterampilan menulis siswa kelas IV dan mendeskripsikan keefektifan model pembelajaran SAVI berbantuan media audiovisual dalam pembelajaran keterampilan menulis cerita fiksi pada siswa kelas IV. Jenis penelitian ini adalah jenis penelitian posttest control group design atau disebut dengan true experimental design (eksperimen murni). Jumlah sampel dalam penelitian ini adalah 374 orang, yang terdiri dari 12 rombel, yang menjadi sampel adalah kelas IVa dengan jumlah siswa 32 orang sebagai kelas eksperimen, dan Kelas IVb jumlah siswa 29 orang sebagai kelas kontrol. Metode pengumpulan data yang digunakan yaitu tes hasil belajar untuk mengukur keterampilan menulis, dan dokumentasi. Tehnik analisis data yang digunakan yaitu pendekatan statistik deskriptif dan analisis inferensial, dan uji hipotesis. Berdasarkan uji Paired sampel test menunjukkan adanya perbedaan nilai rata-rata yang signifikan antara kelas kontrol dan kelas eksperimen setelah diberikan perlakukan. Maka dapat disimpulkan bahwa penggunaan model pembelajaran SAVI efektif dalam pembelajaran keterampilan menulis cerita fiksi siswa kelas IV. The objectives of the study were to determine 1) describe the learning outcomes between the control class using conventional learning media and the experimental class using SAVI learning model assisted by audiovisual media in learning writing skills of grade IV students; 2) describe the effectiveness of SAVI learning model assisted by audiovisual media in learning fiction story writing skills in grade IV students. This type of research is a posttest control group design or called true experimental design (pure experiment). The number of samples in this study was 374 people, consisting of 12 rombel, the samples were class IVa with 32 students as the experimental class, and Class IVb with 29 students as the control class. The data collection methods used were learning outcome tests to measure writing skills, and documentation. Data analysis techniques used were descriptive statistical approach and inferential analysis, and hypothesis testing. Based on the Paired sample test, there was a significant difference in mean scores between the control class and the experimental class after the treatment. So it can be concluded that the use of SAVI learning model is effective in learning fiction story writing skills of grade IV students.
Model Pembelajaran PjBL Terhadap Motivasi Dan Hasil Belajar Bahasa Indonesia Di Kelas IV UPT SDN Kecamatan Rongkong Adelia, Fricillia; Asdar, Asdar; Madjid, Syahriah
Jounal of Primary Education Vol 5 No 1 (2024): Bosowa Journal of Education, Desember 2024
Publisher : Postgraduate Bosowa University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35965/bje.v5i1.5255

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan pengaruh Model Pembelajaran PjBL terhadap motivasi belajar Bahasa Indonesia di Kelas IV UPT SDN Kecamatan Rongkong dan mendeskripsikan pengaruh Model Pembelajaran PjBL terhadap hasil belajar Bahasa Indonesia di Kelas IV UPT SDN Kecamatan Rongkong. Penelitian ini dilaksanakan di kelas IV SD. Motivasi dan hasil Belajar siswa yang menjadi fokus pada penelitian ini Metode penelitian yang akan digunakan di dalam penelitian ini adalah metode quasi experiment. Quasi experiment mempunyai kelompok kontrol. Sedangkan desain yang akan digunakan dalam penelitian ini adalah nonequivalent control group design. “Desain ini hampir sama dengan pretest-posttest control group design. Berdasarkan analisis pretest hasil belajar siswa, data dari kelas eksperimen dan kelas kontrol memberikan gambaran awal yang signifikan. Pada kelas eksperimen dengan jumlah data valid sebanyak 20, ditemukan nilai rata-rata (Mean) sebesar 47.00, median 40.00, dan modus 40. Standar deviasi (Std. Deviation) sebesar 23.819 menunjukkan tingkat variasi yang cukup tinggi, dengan rentang nilai antara 4 hingga 96. Jadi 1. Berdasarkan deskripsi hasil post angket motivasi belajar diperoleh nilai rata-rata kelas eksperimen memiliki skor 50,75 dan kelas kontrol memiliki skor 38,09 data tersebut menunjukan bahwa motivasi belajar siswa kelas eksperimen memiliki rata-rata yang lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol. Kemudian berdasarkan analisis data mengenai pengaruh model project-based learning diperoleh nilai sig. (2-tailed) 0.013 nilai tersebut kurang dari 0.05 (0.0130.05) hal ini menunjukan bahwa. terdapat pengaruh model project-based learning terhadap motivasi belajar siswa sekolah dasar. 2. Berdasarkan deskripsi hasil posttest diperoleh nilai rata-rata hasil belajar kelas eksperimen memiliki skor 75,2 dan kelas kontrol memiliki skor 64.36 data tersebut menunjukan bahwa kelas eksperimen memiliki rata-rata yang lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol. Kemudian berdasarkan analisis data yang membandingkan skor posttest keduanya diperoleh nilai sig. (2-tailed) 0.032 nilai tersebut kurang dari 0.05 (0.0320.05) hal ini menunjukan bahwa. terdapat pengaruh pembelajaran project-based learning terhadap hasil belajar bahasa Indonesia siswa sekolah dasar. This study aims 1.To describe the effect of the PjBL Learning Model on Indonesian language learning motivation in Class IV UPT SDN Rongkong District. 2.To describe the effect of the PjBL Learning Model on Indonesian language learning outcomes in Class IV UPT SDN Rongkong District. This research was conducted in class IV elementary school. Motivation and student learning outcomes are the focus of this study. The research method that will be used in this study is the quasi experiment method. Quasi experiments have a control group. While the design that will be used in this study is nonequivalent control group design. “This design is almost the same as the pretest-posttest control group design. Based on the pretest analysis of student learning outcomes, data from experimental and control classes provide a significant initial picture. In the experimental class with a total of 20 valid data, it was found that the mean value (Mean) was 47.00, the median was 40.00, and the mode was 40. The standard deviation (Std. Deviation) of 23.819 shows a fairly high level of variation, with a range of values between 4 to 96. So 1. Based on the description of the results of the learning motivation post questionnaire, the average value of the experimental class has a score of 50.75 and the control class has a score of 38.09, this data shows that the learning motivation of experimental class students has a higher average than the control class. Then based on data analysis regarding the effect of the project-based learning model, the sig value is obtained. (2-tailed) 0.013 the value is less than 0.05 (0.0130.05) this shows that. there is an effect of the project-based learning model on the learning motivation of elementary school students. 2. Based on the description of the posttest results, the average value of the experimental class learning outcomes has a score of 75.2 and the control class has a score of 64.36, this data shows that the experimental class has a higher average than the control class. Then based on data analysis comparing the posttest scores, both obtained a sig value. (2-tailed) 0.032 the value is less than 0.05 (0.0320.05) this shows that. there is an effect of project-based learning on the learning outcomes of Indonesian language elementary school students.
Metode Demonstrasi dalam Meningkatkan Motivasi dan Hasil Belajar IPAS pada Siswa Kelas IV UPTD SDN 137 Inpres Kaemba Kecamatan Marusu Kabupaten Maros Hasniawaty, Hasniawaty; Muhammadiah, Mas'ud; Hamsiah, Andi
Jounal of Primary Education Vol 5 No 1 (2024): Bosowa Journal of Education, Desember 2024
Publisher : Postgraduate Bosowa University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35965/bje.v5i1.5258

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh metode demonstrasi terhadap motivasi dan hasil belajar pembelajaran IPAS pada siswa kelas IV UPTD SDN 137 Inpres Kaemba Kecamatan Marusu Kabupaten Maros antara kelas kontrol dan kelas eksperimen. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif berbasis positivisme dengan desain eksperimen Matching Pre-Test-Post-Test Comparison Group untuk menguji hubungan sebab-akibat melalui metode demonstrasi dan ceramah, serta menilai kemampuan kognitif siswa sebelum dan sesudah perlakuan. Penelitian ini menggunakan teknik analisis deskriptif dan inferensial untuk mengevaluasi keterlaksanaan metode demonstrasi, motivasi, dan hasil belajar dari pre-test dan post-test, dengan uji prasyarat normalitas dan homogenitas sebelum menguji hipotesis. Hasil analisis menunjukkan bahwa metode demonstrasi secara signifikan meningkatkan motivasi dan hasil belajar siswa kelas IV UPTD SDN 137 Inpres Kaemba, dengan kelas eksperimen menunjukkan peningkatan signifikan dibandingkan kelas kontrol. Uji Mann-Whitney U Test menunjukkan metode demonstrasi meningkatkan motivasi pembelajaran IPAS pada siswa kelas IV secara signifikan (p-value 0.000), dengan rata-rata peringkat motivasi 41.88 untuk kelas eksperimen dan 15.13 untuk kelas kontrol, sedangkan uji Kruskal-Wallis Test menunjukkan metode demonstrasi meningkatkan hasil belajar IPAS pada siswa kelas IV secara signifikan (p-value 0.000), dengan rata-rata peringkat hasil post-test 42.50 untuk kelas eksperimen dan 14.50 untuk kelas kontrol. Penelitian ini menyimpulkan bahwa metode demonstrasi memiliki pengaruh signifikan dalam meningkatkan motivasi dan hasil belajar IPAS siswa kelas IV UPTD SDN 137 Inpres Kaemba, serta merekomendasikan penggunaan metode ini secara lebih sering, pelatihan bagi guru, penyediaan fasilitas yang memadai, dan evaluasi berkelanjutan. The purpose of this study was to determine the effect of the demonstration method on motivation and learning outcomes of IPAS learning in class IV students of UPTD SDN 137 Inpres Kaemba, Marusu District, Maros Regency between the control class and the experimental class. This study used a positivism-based quantitative approach with a Matching Pre-test-Post-test Comparison Group experimental design to test the cause-and-effect relationship through demonstration and lecture methods, and assess students' cognitive abilities before and after treatment. This study used descriptive and inferential analysis techniques to evaluate the implementation of the demonstration method, motivation, and learning outcomes from the pre-test and post-test, with prerequisite tests of normality and homogeneity before testing the hypothesis. The results of the analysis showed that the demonstration method significantly improved the motivation and learning outcomes of fourth grade students of UPTD SDN 137 Inpres Kaemba, with the experimental class showing a significant improvement over the control class. The Mann-Whitney U Test showed that the demonstration method significantly increased the motivation of IPAS learning in grade IV students (p-value 0.000), with an average motivation rating of 41.88 for the experimental class and 15.13 for the control class, while the Kruskal-Wallis Test showed that the demonstration method significantly increased IPAS learning outcomes in grade IV students (p-value 0.000), with an average post-test result rating of 42.50 for the experimental class and 14.50 for the control class. This study concludes that the demonstration method has a significant effect in increasing the motivation and learning outcomes of grade IV students of UPTD SDN 137 Inpres Kaemba, and recommends more frequent use of this method, training for teachers, provision of adequate facilities, and continuous evaluation.
Pengaruh Model Pembelajaran Berbasis Proyek Berbantuan Media Puzzle Terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Sekolah Dasar Betu, Joni; Patandean, Agustinus Jarak; Burhan, Burhan
Jounal of Primary Education Vol 5 No 1 (2024): Bosowa Journal of Education, Desember 2024
Publisher : Postgraduate Bosowa University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35965/bje.v5i1.5277

Abstract

Penelitian ini mengkaji pengaruh model pembelajaran berbasis proyek (Project-Based Learning) berbantuan media puzzle terhadap kemampuan berpikir kritis siswa Sekolah Dasar di Kecamatan Rantebua. Kemampuan berpikir kritis sangat penting dalam menghadapi tantangan dunia modern, namun seringkali terabaikan dalam sistem pendidikan yang cenderung mengedepankan metode pengajaran konvensional. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode quasi-eksperimen, melibatkan siswa kelas IV sebagai sampel. Data dikumpulkan melalui tes kemampuan berpikir kritis dan observasi, serta dianalisis menggunakan uji statistik deskriptif dan inferensial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran berbasis proyek berbantuan media puzzle secara signifikan meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa dibandingkan dengan metode pembelajaran konvensional. Peningkatan ini terlihat dari hasil observasi dan tes kemampuan berpikir kritis, di mana siswa dalam kelas eksperimen menunjukkan perkembangan yang konsisten dalam keterampilan berpikir kritis. Penggunaan media puzzle dalam pembelajaran juga terbukti efektif dalam meningkatkan keterlibatan siswa, mendorong berpikir kreatif, dan memperkuat keterampilan pemecahan masalah. Penelitian ini menyimpulkan bahwa model pembelajaran berbasis proyek berbantuan media puzzle dapat menjadi strategi yang efektif untuk mengembangkan kemampuan berpikir kritis di kalangan siswa, serta memberikan kontribusi yang berarti dalam meningkatkan kualitas pembelajaran di sekolah dasar. This study examines the effect of project-based learning model assisted by puzzle media on critical thinking skills of elementary school students in Rantebua District. Critical thinking skills are essential in facing the challenges of the modern world, but are often neglected in an education system that tends to prioritize conventional teaching methods. This study used a quantitative approach with a quasi-experimental method, involving fourth grade students as samples. Data were collected through critical thinking skills tests and observations, and analyzed using descriptive and inferential statistical tests. The results showed that the application of project-based learning model assisted by puzzle media significantly improved students' critical thinking skills compared to conventional learning methods. This improvement can be seen from the results of observations and critical thinking skills tests, where students in the experimental class showed consistent development in critical thinking skills. The use of puzzle media in learning also proved effective in increasing student engagement, encouraging creative thinking, and strengthening problem-solving skills. This study concludes that the puzzle media-assisted project-based learning model can be an effective strategy for developing critical thinking skills among students, as well as making a meaningful contribution in improving the quality of learning in elementary schools.
Implementasi Komunitas Belajar Dalam Peningkatan Kompetensi Guru UPTD Sekolah Dasar Negeri Di Kabupaten Mamuju Tengah Kalman, Kalman; Muhammadiah, Mas'ud; Hasbi, Muhammad
Jounal of Primary Education Vol 5 No 1 (2024): Bosowa Journal of Education, Desember 2024
Publisher : Postgraduate Bosowa University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35965/bje.v5i1.5278

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas pelaksanaan kegiatan komunitas belajar di satuan pendidikan dalam meningkatkan kompetensi guru dalam mengimplementasikan Kurikulum Merdeka yang akhirnya berimbas pada keberhasilan belajar siswa. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan kegiatan komunitas belajar di satuan pendidikan efektif dalam meningkatkan kompetensi guru dalam mengimplementasikan Kurikulum Merdeka. Hal ini dibuktikan dengan adanya peningkatan pengetahuan, keterampilan, dan sikap guru dalam melaksanakan pembelajaran sesuai dengan Kurikulum Merdeka. Peningkatan kompetensi guru tersebut berimbas pada peningkatan hasil belajar siswa. Hal ini dibuktikan dengan adanya peningkatan nilai ujian siswa dan peningkatan minat belajar siswa. This study aims to determine the effectiveness of implementing learning community activities in education units in improving teacher competence in implementing the Merdeka Curriculum which ultimately impacts on student learning success. The research method used is qualitative with a case study approach. Data collection techniques were carried out through observation, interviews, and documentation. The results show that the implementation of learning community activities in education units is effective in improving teacher competence in implementing the Merdeka Curriculum. This is evidenced by an increase in teachers' knowledge, skills, and attitudes in implementing learning in accordance with the Merdeka Curriculum. The improvement in teacher competence has an impact on improving student learning outcomes. This is evidenced by an increase in student test scores and an increase in student interest in learning.
Efektivitas Model Pembelajaran Berbasis Masalah Terhadap Hasil Belajar IPA Siswa SDN 7 Bittuang, Kabupaten Tana Toraja Elka, Fri; Patandean, Agustinus Jarak; Safira, Ifa
Jounal of Primary Education Vol 5 No 1 (2024): Bosowa Journal of Education, Desember 2024
Publisher : Postgraduate Bosowa University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35965/bje.v5i1.5280

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas model pembelajaran Problem Based Learning terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPAS kelas V SD Negeri 7 Bittuang Kabupaten Tana Toraja. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu jenis penelitian ini dengan tujuan untuk memperoleh informasi yang merupakan perkiraan  bagi informasi yang dapat dipeoleh dengan eksperimen yang sebenarnya dalam keadaan yang tidak memungkinkan untuk mengontrol atau memanipulasikan semua varaibel yang relevan ysng bertujuan untuk mengetahui ada tidaknya pengaruh dari perlakuan yang diberikan terhadap subjek yang yaitu memberikan tes sebelum adanya perlakuan, kemudian memberikan tes setelah adanya perlakuan dengan menggunakan model pembelajaran Problem Based Learning. Sampel penelitian ini adalah siswa kelas V sebanyak 20 orang. Penelitian ini dilaksanakan sebanyak 4 kali pertemuan. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik tes dan dokumentasi yang dianalisis dengan statistik deskriptif dan statistic inferensial. Data yang diperoleh dianalisis juga dengan menggunakan rumus uji-t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model pembelajaran Poblem Based Learning efektif terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPAS kelas V SD Negeri 7 Bittuang Kabupaten Tana Toraja. Hal ini dapat dilihat dari nilai rata-rata pretest siswa pada kelas eksperimen yaitu 56,166 dan 53,33 pada kelas kontrol  pada nilai rata-rata posttest pada kelas eksperimen yaitu 71,49 dan71,21 pada kelas kontro. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa hasil belajar siswa lebih baik atau meningkat setelah menggunakan model pembelajaran Problem Based Learning. This study was conducted with the aim of knowing the effectiveness of the Problem Based Learning learning model on student learning outcomes in IPAS class V SD Negeri 7 Bittuang, Tana Toraja Regency. This type of research is a pseudo-experimental research this type of research with the aim of obtaining information that is an estimate for information that can be obtained with actual experiments in circumstances that do not allow to control or manipulate all relevant variables that aim to determine whether or not there is an effect of the treatment given to the subject, namely giving a test before treatment, then giving a test after treatment using the Problem Based Learning learning model. The sample of this study were 20 fifth grade students. This research was conducted 4 times a meeting. The data collection techniques used in this study were test techniques and documentation which were analyzed with descriptive statistics and inferential statistics. The data obtained were also analyzed using the t-test formula. The results showed that the Poblem Based Learning model was effective on student learning outcomes in IPAS class V SD Negeri 7 Bittuang, Tana Toraja Regency. This can be seen from the average value of student pretest in the experimental class which is 56.166 and 53.33 in the control class on the average value of posttest in the experimental class which is 71.49 and71.21 in the control class. Thus it can be concluded that student learning outcomes are better or improved after using the Problem Based Learning learning model.