cover
Contact Name
Sutia Budi
Contact Email
sutia.budi@universitasbosowa.ac.id
Phone
+6282342104174
Journal Mail Official
jpe.jurnal@universitasbosowa.ac.id
Editorial Address
Program PascaSarjana Universitas Bosowa Jl. Urip Sumoharjo KM.4 Makassar 90231 Telp. (0411) 452901 - 452789, Fax. (0411) 424568
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Bosowa Journal of Education
Published by Universitas Bosowa
ISSN : 28085515     EISSN : 28084861     DOI : https://doi.org/10.35965/bje.v2i2.1477
Core Subject : Education, Social,
Bosowa Journal of Education menerbitkan artikel yang pada bidang pendidikan dasar, pendidikan bahasa inggris, pendidikan sains, pendidikan matematika, pendidikan bahasa dan sastra indonesia dan pendidikan anak usia dini.
Articles 176 Documents
Pengaruh Penggunaan Media Audio Visual Dan Motivasi Belajar Terhadap Hasil Belajar Siswa UPT SDN 25 Mengkendek Kardo, Jendrianus; Patandean, Agustinus Jarak; Bahri, Syamsul
Jounal of Primary Education Vol 5 No 1 (2024): Bosowa Journal of Education, Desember 2024
Publisher : Postgraduate Bosowa University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35965/bje.v5i1.5318

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penggunaan media audio-visual dan motivasi belajar terhadap hasil belajar siswa kelas V di UPT SDN 25 Mengkendek, Tana Toraja. Pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif deskriptif dengan jenis penelitian eksperimen semu. Subjek penelitian adalah 200 siswa kelas V yang dipilih secara acak. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang mengukur dua variabel utama, yakni penggunaan media audio-visual dan motivasi belajar, serta hasil belajar siswa yang diukur melalui nilai akademik. Analisis data dilakukan dengan menggunakan teknik analisis deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media audio-visual memberikan kontribusi signifikan terhadap hasil belajar siswa, dengan pengaruh sebesar 58%. Selain itu, motivasi belajar juga berperan penting, memberikan pengaruh sebesar 41% terhadap hasil belajar. Temuan ini menunjukkan bahwa media audio-visual dan motivasi belajar memiliki peran yang saling mendukung dalam meningkatkan hasil belajar siswa. Oleh karena itu, disarankan kepada pihak sekolah untuk terus mengembangkan dan memanfaatkan media pembelajaran yang lebih variatif dan menarik serta meningkatkan upaya untuk meningkatkan motivasi belajar siswa. Dengan demikian, diharapkan hasil belajar siswa dapat meningkat, sekaligus mempersiapkan mereka dengan keterampilan yang sesuai dengan perkembangan teknologi. This study aims to analyze the impact of audio-visual media usage and learning motivation on the learning outcomes of fifth-grade students at UPT SDN 25 Mengkendek, Tana Toraja. A descriptive quantitative approach with a quasi-experimental design was used. The research subjects consisted of 200 randomly selected fifth-grade students. Data were collected using questionnaires to measure two main variables: the use of audio-visual media, learning motivation, and student learning outcomes, which were assessed through academic scores. Data analysis was conducted using descriptive quantitative techniques. The results revealed that the use of audio-visual media significantly contributed to student learning outcomes, with an influence of 58%. Furthermore, learning motivation played a crucial role, accounting for 41% of the impact on learning outcomes. These findings highlight that both audio-visual media and learning motivation have complementary roles in improving student learning outcomes. Therefore, it is recommended that schools continue to develop and utilize more varied and engaging learning media and enhance efforts to boost student motivation. This is expected to improve student learning outcomes and better equip them with skills aligned with technological advancements.
Efektivitas Peningkatan Minat Baca Dan Kebiasaan Membaca Masyarakat Di Kecamatan Topoyo Melalui Pemanfaatan Rumah Baca Paindo Di Kabupaten Mamuju Tengah Sulawesi Barat Budirman, Budirman; Muhammadiah, Mas'ud; Rahmaniah, Rahmaniah
Jounal of Primary Education Vol 5 No 1 (2024): Bosowa Journal of Education, Desember 2024
Publisher : Postgraduate Bosowa University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35965/bje.v5i1.5320

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemanfaatan Rumah Baca Paindo dalam meningkatkan minat baca masyarakat di Kecamatan Topoyo, Kabupaten Mamuju Tengah. Secara khusus, penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor pendukung dan penghambat dalam pemanfaatan Rumah Baca Paindo sebagai sarana untuk meningkatkan kebiasaan membaca. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif, dan data diperoleh melalui wawancara dengan pengelola dan pengunjung Rumah Baca Paindo. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Rumah Baca Paindo berfungsi sebagai sumber edukasi, informasi, dan rekreasi bagi masyarakat, serta berperan penting dalam menumbuhkan minat baca. Meskipun demikian, ada beberapa faktor penghambat, seperti kurangnya pemahaman pengelola tentang manajemen rumah baca, ketidaksesuaian sistem layanan dengan standar operasional prosedur (SOP), serta koleksi bahan bacaan yang terbatas dan kurang diperbarui. Faktor pendukung utama meliputi dukungan aktif dari pengunjung, kerjasama dengan komunitas lokal, dan bantuan dari berbagai pihak. Implikasi dari temuan ini adalah perlunya pengelolaan yang lebih profesional dan pengembangan koleksi bahan bacaan yang lebih lengkap dan relevan dengan kebutuhan masyarakat. This study aims to analyze the utilization of Rumah Baca Paindo in enhancing the reading interest of the community in Topoyo District, Central Mamuju Regency. Specifically, the study seeks to identify the supporting and hindering factors in utilizing Rumah Baca Paindo as a means to foster reading habits. The research adopts a qualitative approach with a descriptive method, using interviews with the managers and visitors of Rumah Baca Paindo as data sources. The results reveal that Rumah Baca Paindo serves as an educational, informational, and recreational resource for the community, playing a key role in increasing reading interest. However, several hindering factors were identified, such as the managers' lack of understanding of house management, the absence of standard operating procedures (SOP) for services, and limited and outdated reading materials. Key supporting factors include active community support, collaboration with local groups, and assistance from various stakeholders. The findings suggest the need for more professional management and the expansion of the reading material collection to better meet the community’s needs.
Pengaruh Media Puzzle Kata Berbasis Teknik Montessori Terhadap Keterampilan Membaca Permulaan Dan Motivasi Belajar Siswa Sekolah Dasar Se-Kecamatan Balocci Kabupaten Pangkajene Kepulauan Aldias, Aldias; Hamsiah, Andi; Asdar, Asdar
Jounal of Primary Education Vol 5 No 1 (2024): Bosowa Journal of Education, Desember 2024
Publisher : Postgraduate Bosowa University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35965/bje.v5i1.5323

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pengaruh media puzzle kata berbasis teknik Montessori terhadap keterampilan membaca permulaan dan motivasi belajar siswa. Penelitian ini menggunakan desain quasi eksperimen dengan pendekatan pretest-posttest non-equivalent control group. Sampel penelitian terdiri dari 55 siswa kelas I SD yang tersebar pada dua kelas eksperimen dan dua kelas kontrol. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas I di empat sekolah dasar di Kecamatan Balocci, Kabupaten Pangkajene Kepulauan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media puzzle kata berbasis teknik Montessori memberikan pengaruh positif dan signifikan terhadap keterampilan membaca permulaan, dengan nilai signifikansi 0,000 yang lebih kecil dari 0,05. Selain itu, media ini juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap motivasi belajar siswa, dengan nilai signifikansi 0,000 yang lebih kecil dari 0,005. Temuan ini mengindikasikan bahwa media puzzle kata berbasis Montessori efektif digunakan dalam pembelajaran untuk meningkatkan keterampilan membaca serta motivasi belajar siswa. This study aims to describe the impact of Montessori-based word puzzle media on early reading skills and student learning motivation. The study uses a quasi-experimental design with a pretest-posttest non-equivalent control group approach. The research sample consists of 55 first-grade students across two experimental classes and two control classes. The population of this study is all first-grade students from four elementary schools in Balocci District, Pangkajene Kepulauan Regency. The results of the study indicate that Montessori-based word puzzle media has a positive and significant impact on early reading skills, with a significance value of 0.000, which is less than 0.05. Additionally, this media also has a positive and significant impact on student learning motivation, with a significance value of 0.000, which is less than 0.005. These findings suggest that Montessori-based word puzzle media is effective in improving both early reading skills and student learning motivation.
Implikasi Aplikasi Emis Dan Simpatika Terhadap Kualitas Administrasi Pendidikan Di Madrasah Ibtidaiyah Muthiah K, Iin; Muhammadiah, Mas'ud; Rahmaniah, Rahmaniah
Jounal of Primary Education Vol 5 No 1 (2024): Bosowa Journal of Education, Desember 2024
Publisher : Postgraduate Bosowa University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35965/bje.v5i1.5324

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui korelasi dari Implikasi Aplikasi EMIS dan SIMPATIKA terhadap Kualitas Administrasi Pendidikan di Madrasah Ibtidaiyah. Jenis penelitian ini adalah penelitian Mix Method (kuantitatif dan kualitatif). Sampel penelitian adalah operator madrasah, pendidik, dan tenaga kependidikan yang berjumlah 48 orang. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi, wawancara, penyebaran kuesioner, dan pengumpulan dokumentasi yang dianalisis dengan analisis data korelasi product moment untuk data yang bersifat kuantitatif, dan analisis data Miles and Huberman untuk menganalisis data yang bersifat kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat korelasi dari implikasi aplikasi EMIS terhadap kualitas administrasi peserta didik dan aplikasi SIMPATIKA terhadap kualitas administrasi pendidik dan tenaga kependidikan berdasarkan hasil analisis data senilai 0,984 dan 0,599 dengan kriteria masing-masing sangat kuat dan sedang. This research aims to determine the correlation of the implications of the EMIS 4.0 and SIMPATIKA applications on the quality of educational administration in Madrasah Ibtidaiyah. This type of research is Mix Method research (quantitative and qualitative). The research sample was 48 madrasah operators, educators and education staff. The data collection techniques used in this research were observation, interviews, distributing questionnaires, and collecting documentation which was analyzed using product moment correlation data analysis for quantitative data, and Miles and Huberman data analysis for analyzing qualitative data. The research results show that there is a correlation between the implications of the EMIS application on the quality of student administration and the SIMPATIKA application on the administrative quality of educators and education staff based on the results of data analysis of 0.984 and 0.599 with very strong and moderate criteria respectively.
Implementasi Supervisi Kepala Sekolah Dalam Meningkatkan Kinerja Guru Di Sekolah Dasar Inpres Tasiu II Kecamatan Kalukku Kabupaten Mamuju Jufri, Jufri; Asdar, Asdar; Rahmaniah, Rahmaniah
Jounal of Primary Education Vol 5 No 1 (2024): Bosowa Journal of Education, Desember 2024
Publisher : Postgraduate Bosowa University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35965/bje.v5i1.5329

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan supervisi akademik kepala sekolah di SD Inpres Tasiu II Kecamatan Kalukku Kabupaten Mamuju. Dimulai dari perencanaan, pelaksanaan, tindak lanjut, serta faktor pendukung dan penghambat pelaksanaan supervisi  kepala sekolah di SD Inpres Tasiu II Kecamatan Kalukku Kabupaten Mamuju. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Teknik pengambilan data melaui observasi dan wawancara. Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa, pertama, perencanaan kegiatan supervisi akademik kepala sekolah dimulai dengan pembuatan program supervisi, kemudian disosialisasikan kepada semua guru agar mempersiapkan segala hal yang menjadi tanggung jawab dalam pelaksanaan supervisi tersebut. Perencaan supervisi berpedoman pada hasil supervisi sebelumnya.  Kedua, pelaksanaan supervisi akademik kepala sekolah di SD Inpres Tasiu II menggunakan teknik kelompok dan perorangan, tetapi lebih sering menggunakan teknik berkelompok. Dalam melaksanakan supervisi, kepala sekolah melibatkan guru senior seperti wakasek kurikulum. Ketiga, kegiatan program tindak lanjut supervisi akademik di SD Inpres Tasiu II hanya berupa pembinaan yang bersifat umum yang dilakukan dalam rapat dewan guru, selanjutnya guru diharapkan meningkatkan kompetensinya melalui kegiatan KKG atau kegiatan lain yang berkaitan dengan peningkatan kompetensi guru. Keempat, faktor pendukung pelaksaan supervisi kepala sekolah di SD Inpres Tasiu II antara lain adalah kompetensi yang dimiliki oleh guru,respon positif dari guru terhadap pelaksanaan supervisi, keterlibatan pengawas sekolah yang senantiasa memberikan bimbingan baik kepada guru maupun kepala sekolah, dan kerjasama antara warga sekolah. Sedangkan faktor penghambatnya adalah efektivitas pelaksanaan kegiatan di sekolah yang berhubungan dengan padatnya kegiatan belajar mengajar dan kegiatan sekolah lainnya yang menjadikan jadwal pelaksanaan supervisi tidak dapat terlaksana sesuai waktu yang telah ditentukan, serta kesibukan kepala sekolah dalam urusan kedinasan lainnya.  Hal ini dapat disimpulkan bahwa, Implementasi supervisi kepala sekolah di SD Inpres Tasiu II telah terlaksana walaupun tidak sesuai dengan jadwal yang  direncanakan. This research aims to determine the implementation of academic supervision of school principals at SD Inpres Tasiu II, Kalukku District, Mamuju Regency. Starting from planning, implementation, follow-up, as well as supporting and inhibiting factors in the implementation of principal supervision at SD Inpres Tasiu II, Kalukku District, Mamuju Regency. This research uses a descriptive qualitative approach. Data collection techniques through observation and interviews. The results of this research conclude that, first, planning the school principal's academic supervision activities begins with creating a supervision program, then socializing it to all teachers to prepare everything that is their responsibility in implementing the supervision. Supervision planning is guided by the results of previous supervision. Second, the implementation of academic supervision by the principal at SD Inpres Tasiu II uses group and individual techniques, but more often uses group techniques. In carrying out supervision, the principal involves senior teachers such as the deputy head of curriculum. Third, the academic supervision follow-up program activities at SD Inpres Tasiu II only take the form of general guidance carried out at teacher council meetings, then teachers are expected to increase their competence through KKG activities or other activities related to increasing teacher competence. Fourth, factors supporting the implementation of principal supervision at SD Inpres Tasiu II include the competence of teachers, positive responses from teachers to the implementation of supervision, the involvement of school supervisors who always provide guidance to both teachers and principals, and cooperation between the school community. Meanwhile, the inhibiting factors are the effectiveness of implementing activities at school which is related to busy teaching and learning activities and other school activities which mean that the supervision implementation schedule cannot be carried out according to the specified time, as well as the principal's busy schedule in other official matters. It can be concluded that, the implementation of principal supervision at SD Inpres Tasiu II has been carried out even though it is not in accordance with the planned schedule.
Implementasi Segitiga Restitusi Dalam Meningkatkan Kedisiplinan Siswa Di Kabupaten Mamuju Tengah Damang, Muhammad Yasin; Patandean, Agustinus Jarak; Bahri, Syamsul
Jounal of Primary Education Vol 5 No 1 (2024): Bosowa Journal of Education, Desember 2024
Publisher : Postgraduate Bosowa University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35965/bje.v5i1.5330

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis pelaksanaan Segitiga Restitusi dalam meningkatkan kedisiplinan siswa serta faktor penghambat dan pendukungnya. Jenis penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif di UPTD SD Negeri Kecil Palapi dan UPTD SMP Negeri 3 Pangale, Kabupaten Mamuju Tengah. Subjek utama penelitian adalah Guru Penggerak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan Segitiga Restitusi berhasil meningkatkan kedisiplinan siswa, dengan alur stabilisasi identitas, validasi tindakan yang salah, dan pertanyaan untuk keyakinan, yang diterapkan dalam diskusi antara guru dan siswa. Pada jenjang SD, siswa menunjukkan peningkatan disiplin signifikan, sementara di SMP, meskipun ada kemajuan, diperlukan dorongan lebih kuat. Faktor penghambat dalam penerapan Segitiga Restitusi termasuk siswa yang tertutup, keterbatasan waktu, kesulitan komunikasi, dan perspektif guru yang bervariasi. Faktor pendukung antara lain lingkungan yang mendukung, pembiasaan, dan dukungan guru yang memiliki mindset yang sama. Kontribusi pendekatan Segitiga Restitusi ini terbukti relevan untuk meningkatkan kedisiplinan siswa di Mamuju Tengah dengan metode yang memfasilitasi komunikasi terbuka antara guru dan siswa. This study aims to examine the implementation of the Restitution Triangle in improving student discipline and identify the supporting and hindering factors. The descriptive research method with a qualitative approach was conducted at UPTD SD Negeri Kecil Palapi and UPTD SMP Negeri 3 Pangale, Mamuju Tengah Regency, with the main subjects being the Teacher Movers. The findings reveal that the Restitution Triangle significantly improves student discipline, involving identity stabilization, validation of wrong actions, and questioning beliefs in teacher-student interactions. In elementary school, students showed substantial discipline improvement, while in junior high, progress was slower and required stronger teacher support. Hindering factors included students' introversion, limited time, communication difficulties, and varying teacher perspectives. Supporting factors included a conducive environment, habitual practices, and teacher alignment in mindset. The unique contribution of the Restitution Triangle approach proves relevant in enhancing student discipline in Mamuju Tengah through facilitating open communication between teachers and students.
Penerapan Media Pembelajaran Augmented Reality Pada Peserta Didik Kelas IV Sekolah Dasar Kabupaten Mamuju Tengah Tungka, Andi Tenri; Yunus, Muhammad; Hamid, Sundari
Jounal of Primary Education Vol 5 No 1 (2024): Bosowa Journal of Education, Desember 2024
Publisher : Postgraduate Bosowa University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35965/bje.v5i1.5332

Abstract

Penelitian ini berpusat pada penerapan media pembelajaran berupa aplikasi menggunakan teknologi Augmented Reality. Minimnya pemanfaatan dan penggunaan teknologi sesuai inovasi media pembelajaran dan kurang mendukung media pembelajaran Matematika khususnya materi bangun ruang yang sesuai dengan perkembangan zaman menjadikan kebutuhan dikembangkannya media ini. Produk yang dikembangkan ialah media pembelajaran Augmented Reality. Tujuan dari penelitian ini ialah penerapan media pembelajaran yang diharapkan mampu dijadikan alternatif media pembelajaran untuk siswa dalam meningkatkan pemahaman materi dan motivasi belajar sehingga tujuan adanya pembelajaran bisa terpenuhi secara optimal. Metode penelitian ini adalah R&D (Research and Development) dan dikembangkan menggunakan model ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation). Subjek yang menjadi uji coba dalam penelitian ini adalah peserta didik kelas IV. Pengujian kelayakan produk di nilai oleh dua ahli dengan hasil persentase kelayakan media sebesar 86,85% dengan kriteria “Sangat Layak”. Persentase rata-rata hasil respons guru adalah sebesar 93,85% dengan kriteria “Sangat Baik”. Adapun, persentase rata-rata hasil respons peserta didik sebesar 92,75% dengan kriteria “Sangat Baik”. Dari hasil penelitian tersebut dapat dikatakan bahwa media pembelajaran Augmented Reality layak dan praktis untuk digunakan sebagai media pembelajaran Matematika. Tingkat keberhasilan atau keefektifan media pembelajaran Augmented Reality dilihat tes dari hasil belajar peserta didik. Peserta didik memperoleh nilai rata-rata hasil belajar adalah 76,6 dan 80% nilai KKTP (Kriteria Ketuntasan Tujuan Pembelajaran) yang telah dicapai semua peserta didik diatas nilai ketuntasan 66 – 85% yang telah ditetapkan sekolah. This research centers on the application of learning media in the form of applications using Augmented Reality technology. The lack of utilization and use of technology in accordance with learning media innovation and lack of support for learning media Mathematics, especially the material of building space in accordance with the times makes the need to develop this media. The product developed is Augmented Reality learning media. The purpose of this research is the application of learning media that is expected to be able to be used as an alternative learning media for students in improving material understanding and learning motivation so that the purpose of learning can be fulfilled optimally. This research method is R&D (Research and Development) and was developed using the ADDIE model (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation). The subjects who were tested in this study were fourth grade students. Product feasibility testing was assessed by two experts with the results of the percentage of media feasibility of 86.85% with the criteria “Very Feasible”. The average percentage of teacher response results is 93.85% with “Very Good” criteria. Meanwhile, the average percentage of student response results was 92.75% with the criteria “Very Good”. From the results of this study, it can be said that Augmented Reality learning media is feasible and practical to use as a learning media for Mathematics. The level of success or effectiveness of Augmented Reality learning media is seen from the test of student learning outcomes. Learners obtained an average score of 76.6 learning outcomes and 80% of KKTP (Criteria for Completion of Learning Objectives) values that have been achieved by all students above the 66 - 85% completeness value set by the school.
Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika Pada Siswa Kelas V SDN 4 Kontunaga Kabupaten Muna Dengan Menggunakan Model Pembelajaran Creative Problem Solving Herdakospian, Herdakospian; Hamid, Sundari; Safira, Ifa
Jounal of Primary Education Vol 5 No 1 (2024): Bosowa Journal of Education, Desember 2024
Publisher : Postgraduate Bosowa University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35965/bje.v5i1.5367

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya pemahaman siswa kelas V UPTD SDN 4 Kontunaga Kabupaten Muna dalam menyelesaikan masalah matematika, khususnya terkait operasi pecahan. Guru belum menerapkan model pembelajaran yang dapat meningkatkan pemahaman siswa. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Creative Problem Solving (CPS) terhadap kemampuan pemecahan masalah matematika, khususnya pada materi perkalian dan pembagian pecahan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain quasi eksperimen, yakni pretest-posttest control group design. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui tes (pretest dan posttest), observasi, dokumentasi, dan wawancara. Uji hipotesis menggunakan statistik parametrik dengan uji t untuk mengetahui perbedaan signifikan sebelum dan sesudah diterapkannya model pembelajaran CPS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model CPS berpengaruh positif terhadap kemampuan pemecahan masalah matematika siswa. Diharapkan, model pembelajaran CPS ini dapat menjadi alternatif dalam meningkatkan pemahaman matematika di sekolah-sekolah. This study is motivated by the low understanding of fifth-grade students at UPTD SDN 4 Kontunaga, Muna District, in solving mathematical problems, particularly those related to fraction operations. Teachers have not implemented a teaching model that could enhance students' understanding. The purpose of this study is to examine the effect of the Creative Problem Solving (CPS) model on students' problem-solving skills in mathematics, specifically in multiplication and division of fractions. This research employs a quantitative approach with a quasi-experimental design, namely pretest-posttest control group design. Data collection techniques include tests (pretest and posttest), observation, documentation, and interviews. The hypothesis testing was conducted using parametric statistics with a t-test to assess significant differences before and after the CPS model was applied. The results indicate that the CPS model positively impacts students' problem-solving abilities in mathematics. It is hoped that this CPS teaching model can serve as an alternative for improving mathematical understanding in schools.
Kolaborasi Guru Dan Orang Tua Terhadap Motivasi Dan Hasil Belajar Membaca Siswa SD Di Kompleks Bayang Kota Makassar Irhamah, Irhamah; Asdar, Asdar; Madjid, Syahriah
Jounal of Primary Education Vol 5 No 1 (2024): Bosowa Journal of Education, Desember 2024
Publisher : Postgraduate Bosowa University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35965/bje.v5i1.5413

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kolaborasi antara guru dan orang tua terhadap motivasi dan hasil belajar membaca siswa SD di Kompleks Bayang Kota Makassar. Jenis penelitian yang digunakan adalah studi korelasional kuantitatif, dengan sampel penelitian sebanyak 30 siswa yang berasal dari kelas II-A dan II-B UPT SPF SD Negeri Bayang dan UPT SPF SD Inpres Barombong II. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang diisi oleh guru dan orang tua siswa, serta tes kemampuan membaca untuk mengukur hasil belajar siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh positif yang signifikan antara kolaborasi guru dan orang tua terhadap motivasi dan hasil belajar membaca siswa. Berdasarkan output uji hipotesis, nilai signifikansi (2-tailed) sebesar 0,00 yang lebih kecil dari 0,05, sehingga H0 ditolak dan Ha diterima. Ini menunjukkan bahwa kolaborasi yang baik antara guru dan orang tua dapat meningkatkan motivasi belajar siswa dan menghasilkan peningkatan yang signifikan dalam kemampuan membaca mereka. Dengan demikian, penelitian ini menyimpulkan bahwa keterlibatan aktif orang tua dalam proses pembelajaran, yang didukung oleh peran guru yang tepat, berkontribusi positif terhadap pencapaian hasil belajar membaca siswa. Kolaborasi ini penting untuk menciptakan lingkungan belajar yang mendukung dan memotivasi siswa untuk mencapai hasil belajar yang optimal. This study aims to determine the effect of collaboration between teachers and parents on the motivation and reading learning outcomes of elementary school students in the Bayang Complex, Makassar City. The type of research used was a quantitative correlational study, with a research sample of 30 students from classes II-A and II-B UPT SPF SD Negeri Bayang and UPT SPF SD Inpres Barombong II. Data were collected through questionnaires filled out by teachers and parents, as well as reading ability tests to measure student learning outcomes. The results showed that there is a significant positive influence between teacher and parent collaboration on students' motivation and reading learning outcomes. Based on the hypothesis testing output, the significance value (2-tailed) of 0.00 is smaller than 0.05, so H0 is rejected and Ha is accepted. This shows that good collaboration between teachers and parents can increase students' learning motivation and result in a significant improvement in their reading ability. Thus, this study concludes that the active involvement of parents in the learning process, supported by the appropriate role of teachers, contributes positively to the achievement of students' reading learning outcomes. This collaboration is important to create a supportive learning environment and motivate students to achieve optimal learning outcomes.
Komodifikasi Media Sosial Dalam Perspektif Teori Jean Baudrillard : Studi Kasus Tiktok Indonesia Kamaruddin, Syamsu A.; Adam, Arlin; Chakti, Andi Gunawan Ratu
Jounal of Primary Education Vol 5 No 1 (2024): Bosowa Journal of Education, Desember 2024
Publisher : Postgraduate Bosowa University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35965/bje.v5i1.5462

Abstract

TikTok, sebagai platform media sosial yang berkembang pesat di Indonesia, telah menjadi ruang utama untuk interaksi sosial dan penciptaan identitas digital. Artikel ini mengkaji fenomena komodifikasi media sosial melalui teori Jean Baudrillard, dengan fokus pada TikTok Indonesia. Berdasarkan konsep simulasi dan hiperrealitas, artikel ini membahas bagaimana TikTok menciptakan citra yang menggantikan kenyataan dan memproduksi identitas serta gaya hidup sebagai komoditas. Melalui praktik pembuatan konten yang terkurasi, TikTok memperkenalkan dunia hiperrealitas di mana pengguna lebih berinteraksi dengan representasi diri mereka yang dibentuk secara digital daripada kenyataan fisik. Komodifikasi ini memperkenalkan dinamika baru dalam interaksi sosial, di mana produk, citra, dan pengalaman menjadi bagian dari identitas yang dipasarkan. Artikel ini menganalisis dampak komodifikasi TikTok terhadap budaya konsumsi, identitas individu, serta struktur sosial di Indonesia. TikTok, as a rapidly growing social media platform in Indonesia, has become a primary space for social interaction and the creation of digital identities. This article examines the phenomenon of social media commodification through Jean Baudrillard's theory, focusing on TikTok Indonesia. Based on the concepts of simulation and hyperreality, this article discusses how TikTok creates images that replace reality and produces identities and lifestyles as commodities. Through the practice of curated content creation, TikTok introduces a hyperreal world where users interact more with their digitally constructed self-representations than with physical reality. This commodification introduces a new dynamic in social interactions, where products, images, and experiences become part of an identity that is marketed. This article analyzes the impact of TikTok's commodification on consumer culture, individual identity, and the social structure in Indonesia.