Journal of Health and Medical Science
Journal of Health and Medical Science, secara umum mencakup semua kajian tentang medis dan kesehatan. termasuk kedalamnya adalah kajian Kedokteran, Kesehatan, Farmasi, Kebidanan, Kesehatan Masyarakat dan Keperawatan. 1. Kedokteran, ruang lingkup topik yang dibahas meliputi bedah penyakit dalam, kardiologi, ortopedi, penyakit menular, dan HIV/AID, obstetri dan ginekologi, onkologi, dan neurologi, imunologi, anestesi, kedokteran kardiovaskular, pengobatan komplementer, kedokteran gigi dan kedokteran mulut dan penelitian lain tentang medis. 2. Kesehatan Masyarakat, ruang lingkup topik yang dibahas meliputi Epidemiologi, Pendidikan dan Promosi Kesehatan, Kesehatan Lingkungan, Kesehatan dan Keselamatan Kerja, Administrasi dan Kebijakan Kesehatan, Biostatistik, Kesehatan Seksual dan Reproduksi, Manajemen Rumah Sakit, Ilmu Gizi, Sistem Informasi Kesehatan, dan penelitian lain tentang publik kesehatan. 3. Kebidanan, ruang lingkup topik yang dicakup meliputi Kebidanan Dasar, Manajemen Kesehatan, Medis-bedah, Perawatan Kritis, Gawat Darurat dan Trauma, Onkologi, Kesehatan Masyarakat, Kesehatan Mental, Kesehatan Geriatri, Kesehatan Keluarga, Kesehatan Bersalin, Kesehatan Wanita, Kesehatan Anak, Kebencanaan Keperawatan, Pendidikan kebidanan dan lain-lain penelitian tentang kebidanan. 4. Keperawatan, ruang lingkup topik yang dibahas meliputi Manajemen Keperawatan, Keperawatan Medikal-Bedah, Keperawatan Critical Care, Keperawatan Kesehatan Masyarakat, Keperawatan Kesehatan Jiwa, Keperawatan Geriatri, Keperawatan Kesehatan Keluarga dan Kesehatan Keluarga, Keperawatan Maternitas, Kesehatan Wanita, Keperawatan Anak, Pendidikan di Keperawatan, Kebijakan Keperawatan, Keperawatan Hukum, Keperawatan Praktik Lanjutan, Keperawatan Kesehatan Masyarakat dan penelitian lain tentang keperawatan. 5. Farmasi, ruang lingkup topik yang dibahas meliputi Farmakologi dan Toksikologi, Kimia Farmasi, Penemuan Obat, Farmakokinetik, Biologi Farmasi, Obat Herbal, Farmasi, Mikrobiologi Farmasi, dan Bioteknologi, Farmasi Komunitas dan Klinis, serta Pharmaceutical Care dan penelitian lain tentang farmasi
Articles
185 Documents
Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kepatuhan Terhadap Protokol Kesehatan Covid-19 Dikembang Tanjong Kabupaten Pidie Provinsi Aceh Tahun 2022
Azniar, Azniar;
Arifin, Vera Nazhira;
Zakaria, Radhiah
Journal of Health and Medical Science Volume 1 Nomor 3 Juli 2022
Publisher : CV. Pusdikra Mitra Jaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.51178/jhms.v1i3.837
Coranavirus Disease (COVID-19) telah dinyatakan oleh WHO sebagai global di Indonesia dinyatakan sebagai jenis penyakit yang menimbulkan kedarutan Kesehatan masyarakat serta bencana non alam, yang tidak hanya menyebabkan kematian tapi menimbulkan kerugian ekonomi yang cukup besar ,sehingga perlu dilakukan upaya penanggulangan termasuk pencegahan dan pengendaliannya. Tujuan penelitian untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kepatuhan terhadap protokol kesehatan covid-19 di Kembang Tanjong Kabupaten Pidie Provinsi Aceh tahun 2022. Penelitian ini bersifat observasional dengan rancangan penelitian cross sectional. Populasi penelitian ini adalah ibu rumah tangga di Kembang Tanjong Kabupaten Pidie sebanyak 84 ibu rumah tangga dari seluruh populasi. Pengumpulan data dilaksanakan pada tangal 26 Februari 2022 sampai 4 Maret 2022. Melalui penyebaran kuesioner, selanjutnya dilakukan uji chi square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas pengetahuan baik (87,8%), sikap (87,5%), pendidikan(100,0%), sosial budaya (75,0%) dan lingkungan (56,4%). Analisis bivariat menunjukkan bahwa ada hubungan antara pengetahuan (p=0,000) , sikap (p=0,001) , Pendidikan ( p= 0,000%) , sosial budaya ( adat) ( p= 0,028) dan lingkungan ( p= 0,530) dengan kepatuhan terhadap protokol kesehatan covid-19. Kesimpulannya adalah keptuhan protokol kesehatan covid-19 berhubungan dengan pengetahuan, sikap dan pendidikan. Untuk meningkatkan peran tenaga kesehatan terhadap masyarakat tetap memberi bimbingan atau penyuluhan kesehatan serta bekerjasama dengan pihak terkait pentingnya mematuhi protokol kesehatan yang baik dan benar.
Determinan Perilaku Personal Hygiene Pada Pekerja Informal Kebersihan Di TPA Gampong Jawa Kecamatan Kuta Raja Kota Banda Aceh Tahun 2022
Jaya, Olvan Frangkisan;
Andria, Dedi;
Zulkifli, Zulkifli
Journal of Health and Medical Science Volume 1 Nomor 3 Juli 2022
Publisher : CV. Pusdikra Mitra Jaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.51178/jhms.v1i3.838
Data TPA pada tahun 2019 di TPA Regional Blang Bintang sampah yang masuk sebanyak 49,777,98 ton, tahun 2020 sebanyak 67, 633.55 ton, tahun 2021 66,467.17 ton dan di TPA Kota Banda Aceh yang masuk sebanyak 19,602.93 ton, tahun 2020 6,94.88 ton tahun 2021 sebanyak 8,419.412 ton TPA Gampong Jawa ini menggunakan penghitungan jumlah sampah dengan satuan kubik karena TPA Gampong Jawa belum memakai sistem penghitungan jumlah sampah yang masuk dengan satuan kilogram, masih banyak para pekerja kebersihan yang kurang informasi, dan tidak terpelihara personal hygiene dengan baik dalam melaksanakan kegiatannya. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui determinan perilaku personal hygiene pada pemulung di Gampong Jawa Kecamatan Kuta Raja Kota Banda Aceh tahun 2022. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif, jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif, Desain atau rancangan penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah cross sectional. Populasi penelitian ini adalah seluruh pekerja informal kebersihan di TPA Gampong Jawa Kecamatan Kuta Raja yaitu 32 orang. Sampel terdiri dari sampel berjumlah 32 responden. Pengumpulan data dilakukan 27 Januari s/d 2 Februari 2022. Data dianalisis dengan menggunakan uji statistic chi-square dengan derajat kemaknaan 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengetahuan pada pekerja informal kebersihan di TPA pengetahuan Baik sebesar 46,9%, pengetahuan Kurang baik 53,1%, paparan informasi sering 34,4%, paparan informasi kadang-kadang 34,4%, dan paparan informasi tidak pernah 31,2%. Hasil uji chi-square diperoleh bahwa ada hubungan pengetahuan dengan pekerja informal kebersihan (p=0,011), paparan informasi (p=0,013), status sosial ekonomi (p=0,031). Berdasarkan penelitian yang dilakukan dapat disimpulkan bahwa tiga variabel tersebut memiliki hubungan dengan pekerja informal kebersihan di TPA Gampong Jawa Kecamatan Kutaraja Kota Banda Aceh tahun 2022. Disarankan kepada ketua dari Gampong Jawa, Kasi. Pengelolaan Limbah B3 agar lebih meningkatkan hubungan dengan masyarakat misalnya dengan cara melakukan penyuluhan kesehatan yang rutin kepada masyarakat tentang pengetahuan prilaku personal hygiene. Diharpakan juga kepada dinas kebersihan untuk merencanakan serta meningkatkan prilaku personal hygiene serta Diharapkan kepada peneliti selanjutnya agar meneliti variable lain yang belum diteliti seperti Status kesehatan, citra tubuh, dan kebiasaan.
Skrining Fitokimia Dan Uji Sitotoksisitas Ekstrak Etanol Daun Tapak Dara (Catharanthus Roseus L.) Dengan Metode Brine Shrimp Lethality Test (Bslt)
Putri, Alfiani Prima;
Nasution, M. Pandapotan
Journal of Health and Medical Science Volume 1 Nomor 2 April 2022
Publisher : CV. Pusdikra Mitra Jaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.51178/jhms.v1i2.848
Tanaman tapak dara (Catharanthus roseus L.) merupakan tanaman yang banyak tumbuh di Indonesia. Tanaman ini tumbuh liar maupun dibudidayakan sebagai tanaman hias. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui ekstrak etanol daun tapak dara dapat memiliki potensi sebagai senyawa antikanker dengan penentuan LC50 dan juga senyawa metabolit sekunder yang terkandung pada daun tapak dara. Pada penelitian ini dilakukan pengujian skrining fitokimia dan pengujian karakteristik daun tapak dara. Pengujian sitotoksititas ekstrak etanol daun tapak dara menggunakan metode Brine Shrimp Lethality Test (BSLT) dilakukan dengan beberapa konsentrasi : 100 ppm, 200 ppm, 300 ppm ,400 ppm, 500 ppm, 600 ppm, 700 ppm, 800 ppm, 900 ppm, 1000 ppm. Berdasarkan hasil penelitian dapat diketahui bahwa hasil skrining fitokimia daun tapak dara mengandung alkaloid, flavonoid, saponin, tanin dan steroid. Hasil pengujian karakterisasi daun tapak dara pada kadar air 6,66 %, kadar sari larut air 38,23 %, kadar sari larut etanol 24,85 %, kadar abu total 6,29 %, dan kadar abu tidak larut asam 0,66 %. Hasil karakterisasi ini menunjukkan hasil yang sesuai dengan standarisasi dalam materia medika indonesia. Hasil pengujian dengan metode Brine Shrimp Lethality Test (BSLT) memberikan nilai LC50: 305,1406 µg/ml,sehingga ekstrak etanol daun tapak dara bersifat toksik dan berpotensi sebagai antikanker, karena senyawa uji dikatakan toksik jika harga LC50 lebih kecil dari 1000 µg/mL.
Faktor Yang Berhubungan Dengan Kelengkapan Imunisasi Dasar Pada Bayi Di Wilayah Kerja Puskesmas Alue Bili Kabupaten Nagan Raya Tahun 2022
Sari, Nada Sari;
Agustina, Agustina;
Arifin, Vera Nazirah
Journal of Health and Medical Science Volume 1 Nomor 1 Januari 2022
Publisher : CV. Pusdikra Mitra Jaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.51178/jhms.v1i1.856
Penelitian ini dilakukan dengan metode Kuantitatif dengan desain cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah 125 ibu yang mempunyai bayi umur < 12 bulan. Pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling dengan jumlah sampel sebanyak 95 responden. Penelitian ini dilakukan di bulan Maret tahun 2022, Analisis data menggunakan uji Chi Square program SPSS versi 20. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persentase ibu yang memberikan imunisasi dasar secara lengkap pada bayinya adalah 45,3%. Berdasarkan hasil statistik bivariat menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang bermakna tehadap kelengkapan imunisasi dasar yaitu pengetahuan ibu (0,000) dan pekerjaan ibu (0,004) di Puskesmas Alue Bilie Kabupaten Nagan Raya Tahun 2022.Hasil penelitian tersebut membuktikan bahwa tidak ada hubungan yang bermakna antara variabel (sikap ibu, peran keluarga dan peran petugas kesehatan) dengan kelengkapan imunisasi dasar untuk bayi di Puskesmas Alue Bilie Kabupaten Nagan Raya. Adanya faktor lain yang berhubungan dengan kelengkapan imunisasi dasar, misalnya kesehatan ibu, sosial budaya, pengaruh media sosial dan kepercayaan ibu Diharapkan kepada pihak petugas kesehatan untuk melakukan kerja sama antar lintas program dan lintas sektor untuk memberikan inovasi yang membuat masyarakat untuk melengkapi imunisasi dasar bayi dengan cara memberikan vaksin sesuai dengan kebutuhan dan umur bayi.
Formulasi Sediaan Hidrogel Dari Ekstrak Daun Afrika (Gymnanthemum Amygdalinum Del.) Sebagai Plester Penurun Panas
Lubis, Aisyah Putri Lubis;
Dalimunthe, Gabena Indrayani
Journal of Health and Medical Science Volume 1 Nomor 1 Januari 2022
Publisher : CV. Pusdikra Mitra Jaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.51178/jhms.v1i1.862
Demam adalah suatu keadaan dimana suhu tubuh diatas normal, yaitu diatas 37,6°C. Pada prinsipnya demam dapat menguntungkan dan dapat pula merugikan. Pada tingkat tertentu demam merupakan bagian dari pertahanan tubuh yang bermanfaat karena timbul dan menetap sebagai respon terhadap suatu penyakit, namun suhu tubuh yang terlalu tinggi juga akan berbahaya. Tujuan penelitian untuk mengetahui Tumbuhan afrika (Gymnanthemum amygdalinumDel.) sebagai obat demam. Metode penelitian ini Ekstrak dibuat dalam tiga formulasi, komposisi setiap 30 g sediaan mengandung ekstrak daun afrika F1 untuk 3 g, F2 untuk 5 g, dan F3 untuk 10 g. Dari ketiga formula ini diananlisa sifat fisik hidrogel untuk melihat karakterisasi dari hidrogel yang meliputi uji organoleptis, uji pH, uji viskositas, uji homogenitas, dan uji penurunan suhu pada hewan uji mencit. Dari hasil penelitian data dianalisis menggunakan SPSS (Statistical Package for the Social Sciences) dengan uji ANOVA dilanjutkan dengan uji Tukey. Hasil dari ketiga formula hidrogel ekstrak daun afrika yaitu F1, F2, dan F3 memiliki karakterisasi yang sama yaitu bentuk semi padat, bau khas dan warna hijau kehitaman, Ph hidrogel yaitu 4,6-5,3 viskositas 3000-24.000 cP dan homogen. Pada uji penurunan suhu tubuh hewan uji mencit paling efektif pada F3 yaitu plester hidrogel dengan komposisi 10 g ekstrak dalam 30 g sediaan dapat menurunkan suhu tubuh mencit dalam waktu 60 menit.
Analisis Risiko Keselamatan Kerja Mengunakan Metode Hazard Identification, Risk Assesment Dan Risk Control (HIRARC) Pada Divisi Mechanical Engineering PDAM Tirta Daroy Kota Banda Aceh Tahun 2022
Qibti, Mariah;
Wardiati, Wardiati;
Andria, Dedi
Journal of Health and Medical Science Volume 1 Nomor 3 Juli 2022
Publisher : CV. Pusdikra Mitra Jaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.51178/jhms.v1i3.863
Kecelakaan akibat kerja adalah kecelakaan yang terjadi disebabkan oleh pekerjaan atau pada waktu pelaksanaan kerja di suatu perusahaan. Keselamatan kerja beresiko pada segala tempat kerja, baik di darat, di permukaan air, di dalam tanah di dalam air maupun di udara. Dalam hal ini tempat kerja yang mengunakan mesin, pesawat, alat perkakas, peralatan atau instalasi yang berbahaya atau dapat berisiko mengakibatkan kecelakaan, kebakaran atau ledakan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa besar risiko dan mengetahui pengendalian risiko mengunakan metode Hazard Identification, Risk Assesment Dan Risk Control (HIRARC) pada Divisi Mechanical Engineering PDAM Tirta Daroy Kota Banda Aceh. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif. Pengumpulan data dilakukan dengan observasional dan wawancara. Populasi dalam penelitian ini adalah pekerja yang bekerja di bagian mechanical engginering. Metode pengambilan sampel yang digunakan adalah total populasi sampel sebanyak 3 pekerja untuk diwawancarai yang mampu mewakilo dari seluruh pekerja. Proses pendataan selama empat hari, mulai 23-26 November 2021. Analisis risiko dilakukan dengan metode HIRARC. Hasil dari penelitian indetifikasi bahaya aktivitas water intake terdapat pada pembersihan dan perbaikan saringan sampah dan pergantian pompa intake, penilaian tingkat risiko pada paling banyak terdapat pada kategori risiko high sebesar 42,8%, pada kategori risiko extreme dan risiko medium seimbang yaitu sebesar 28,5% pengendaliannya yaitu rekayasa engineering, pengendalian administratif dan APD. Identifikasi bahaya aktivitas mesin distribusi terdapat pada pergantian dan pengecekan mesin distribusi, tingkat risiko paling banyak terdapat kategori risiko extreme sebesar 60% sedangkan risiko high sebesar 40% pengendaliannya yaitu pengendalian administratif dan APD. Identifikasi bahaya aktivitas workshop terdapat pada gerenda, bekerja di ketinggian, perawatan mesin, housekeeping ingkat risiko pada paling banyak terdapat kategori risiko high sebesar 71,4% sedangkan untuk risiko extreme dan medium seimbang sebesar 14,2% pengendaliannya yaitu rekayasa engineering, pengendalian administratif dan APD. Berdasarkan temuan di lapangan banyak pekerja yang tidak mengunakan alat pelindung diri (APD) disarankan untuk wajib mengunakan alat pelindung diri saat bekerja, perusahaan harus menyediakan alat pelindung diri sesuai kebutuhan pekerja serta memasang rambu-rambu K3 di zona berbahaya.
Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Minat Masyarakat Untuk Memanfaatkan PUSKESMAS Kuta Alam Kota Banda Aceh Tahun 2022
Qasthari, Wegina Salsa;
Arbi, Anwar;
Anwar, Syarifuddin
Journal of Health and Medical Science Volume 1 Nomor 3 Juli 2022
Publisher : CV. Pusdikra Mitra Jaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.51178/jhms.v1i3.864
Jumlah Puskesmas di Provinsi Aceh yakni sebanyak 359 puskesmas yang terdiri dari 158 unit Puskesmas rawat inap , Puskesmas non rawat inap terdiri dari 201 unit. Jumlah puskesmas tahun 2019 ini meningkat dibanding dengan tahun sebelumnya yakni terdiri dari 348 unit , dengan jumlah puskesmas rawat inap sebanyak 156 unit dan puskesmas non rawat inap sebanyak 192 unit (Dinkes Aceh,2019). Tujuan penelitian : untuk menggetahui Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Minat Masyarakat Untuk Memanfaatkan Puskesmas Kuta Alam Kota Banda Aceh Tahun. Penelitian ini bersifat deskriptif analitik dengan pendekatan cross-sectional, populasi pada penelitian ini adalah 30.506 masyarakat yang berada di wilayah kerja puskesmas Kuta Alam Banda Aceh. Sampel pada penelitian ini berjumlah 100 masyarakat. Dengan metode pengambilan sampel menggunakan teknik accidental sampling. Yang dilaksanakan pada 01-02 Maret 2022 dengan 4 orang enumerator. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner, selanjutnya dilakukan uji statistik dengan uji chi-square, data dianalisis dengan menggunakan SPSS versi 24.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa yang dapat dikatakan minat ialah responden yang berkunjung lebih dari satu kali, maka 75% masyarakat memiliki minatmemanfaatkan puskesmas, 72% keluarga yang mendukung, 59% masyarakat pengetahuan baik, 60% persepsi masyarakat yang mengatakan baik pada pelayanan petugas kesehatan, 60% masyarakat bersikap negatif dan 70% fasilitas pelayanan Kesehatan baik. Dari hasil uji statistik bivariat ada hubungan antara minat masyarakat memanfaatkan puskesmas dengan dukungan keluarga (P-value=0,000), pengetahuan (P-value=0,000), pelayanan petugas kesehatan (P-value=0,005), sikap (P-value=0,018), sedangkan variabel fasilitas pelayanan kesehatan tidak terdapat hubungan (P-value=0,000). Kesimpulan dari penelitian ini, adanya hubungan antara dukungan keluarga, pengetahuan, pelayanan petugas kesehatan, sikap, fasilitas pelayanan kesehatan di puskesmas kuta alam kota banda Aceh tahun 2022.
Faktor Faktor Yang Berhubungan Dengan Tingkat Kecemasan Ibu Pada Masa Menopause Di Desa Krueng Meuriam Kecamatan Tangse Kabupaten Pidie
Mukarramah, Ayu;
Ichwansyah, Fahmi;
Amin, Ghazali
Journal of Health and Medical Science Volume 1 Nomor 3 Juli 2022
Publisher : CV. Pusdikra Mitra Jaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.51178/jhms.v1i3.866
In 2020, Indonesia only reached 14 million menopausal women or 7.4% of the total population. When a woman has entered the menopause stage, the levels of estrogen and progesterone gradually drop so that they also affect other hormones. This condition is closely related to women's anxiety during menopause. The purpose of this study was to determine the factors associated with maternal anxiety levels during menopause in Krueng Meuriam Village, Tangse District, Pidie Regency in 2021. Methods: This research is an analytic with a cross sectional approach. The population in this study were 145 postmenopausal women in Krueng Meuriam Village, Tangse District, Pidie Regency in 2021. Sampling in this study was carried out by proportional sampling by determining the number of samples using the Slovin formula so that a sample of 60 samples was obtained. Data collection was carried out from December 02 - 08 by using a questionnaire through interviews. Data analysis using Chi-Square test with SPSS 21 . program. Results: The results showed that 40% of respondents who experienced normal anxiety during menopause, 56.7% of respondents with good knowledge, 55% of respondents with positive attitudes, 56.7% of respondents who had family support, and 56.7% of respondents who experienced mild physical changes by 45%.. Conclusion: Based on the results of the study, it was concluded that the results of bivariate research with chi-square test showed that there was a relationship between knowledge p = 0.021, there was a relationship betwee attitudes p = 0.032, there was a relationship between family support p = 0.004, and there was a relationship between physical changes p = 0.040 with maternal anxiety during menopause.
Hubungan Pengetahuan, Persepsi, Peran Media Sosial Dan Sikap Masyarakat Terkait Kebijakan Pemerintah Aceh Dalam Penanganan Kasus Pandemic Covid-19 Di Desa Lamtemen Timur Kec. Jaya Baru Banda Aceh Tahun 2022
Hasanah.I,, Nur;
Anwar, Syarifuddin;
Aramico, Basri
Journal of Health and Medical Science Volume 1 Nomor 2 April 2022
Publisher : CV. Pusdikra Mitra Jaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.51178/jhms.v1i2.869
Kasus Covid-19 di Indonesia menyebabkan banyak korban jiwa sehingga membuat pemerintah mengambil kebijakan-kebijakan dalam mencegah penyebaran virus Covid-19. Kebijakan-kebijakan tersebut menimbulkan banyak pro-kontra dikalangan masyarakat termasuk kebijakan yang diterapkan di Provinsi Aceh. Salah satu desa yang merasakan dampak dari kebijakan itu adalah Desa Lamteumen Timur. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan pengetahuan, persepsi, peranmedia sosial dan sikap masyarakat terhadap kebijakan pemerintah Aceh di Desa Lamteumen Timur. Penelitian ini bersifat deskriptif analitik dengan desain Cross Sectional. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Lamteumen Timur Kecamatan Jaya Baru Kota Banda Aceh pada tanggal 23-27 Januari tahun 2022. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 70 orang yang diambil dengan Proportional Random Sampling. Data dianalisis secara univariat dan bivariat dengan menggunakan uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan sebesar 44,3% responden yang respek dan 55,7% responden tidak respek dengan kebijakan pemerintah Aceh, 38,6% responden berpengetahuan baik dan 61,4% responden berpengetahuan kurang, responden yang memiliki persepsi positif 34,3% dan negatif 65,7%, responden yang menyatakan media sosial berperan 37,1% dan yang menyatakan media sosial tidak berperan 62,9%, responden dengan sikap positif 54,3% dan sikap negatif 45,7%. Hasil uji statistik tidak ada hubungan antara pengetahuan dengan kebijakan pemerintah Aceh p = 0,333, ada hubungan antara persepsi masyarakat dengan kebijakan pemerintah Aceh p = 0,000, tidak ada hubungan antara peran media sosial dengan kebijakan pemerintah Aceh p = 0,08, tidak ada hubungan antara sikap masyarakat dengan kebijakan pemerintah Aceh p = 0,064.
Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kualitas Pelayanan Kesehatan Pada Masa Pandemi Covid-19 Di PUSKESMAS Samadua Kecamatan Samadua Kabupaten Aceh Selatan Tahun 2021
Rafiqa, Urwatur;
Ichwansyah, Fahmi;
Arbi, Anwar
Journal of Health and Medical Science Volume 1 Nomor 4 Oktober 2022
Publisher : CV. Pusdikra Mitra Jaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.51178/jhms.v1i4.924
Kualitas pelayanan kesehatan merupakan tingkat layanan terkait pemenuhan harapan dan kebutuhan konsumen. Artinya, layanan bisa disebut berkualitas jika memenuhi sebagian besar harapan para konsumen. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan protocol kesehatan nakes, jadwal pelayanan kesehatan, pemberlakuan WFH dan WFO, dan membatasi kegiatan dengan kualitas pelayanan kesehatan. Penelitian ini dilakukan dengan metode kualitatif dengan desain cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah masyarakat yang berkunjung ke Puskesmas Samadua di Kabupaten Aceh Selatan. Sampel dalam penelitian ini adalah 97 orang dengan menggunakan teknik random sampling. Penelitian ini dilakukan pada tanggal 13 Juni sampai dengan 18 Juni 2022. Hasil penelitian univariat kualitas pelayanan saat Covid-19 93.81%, protokol kesehatan saat Covid-19 62.89%, jadwal pelayanan kesehatan saat Covid-19 63.92%, pemberlakuan WFH dan WFO saat Covid-19 60.82%, dan membatasi kegiatan saat Covid-19 60.82%. Sedangkan kualitas pelayanan sebelum Covid-19 57.73%, protokol kesehatan sebelum Covid-19 54.64%, jadwal pelayanan kesehatan sebelum Covid-19 57.73%, pemberlakuan WFH dan WFO sebelum Covid-19 58.76%, dan membatasi kegiatan sebelum Covid-19 58.76%. Bivariat menunjukkan tidak ada hubungan sebelum dan saat Covid-19 antara protokol kesehatan dengan p value 0.026 dan 0.084, jadwal pelayanan nakes dengan p value 0.605 dan 0.885, pemberlakuan WFH dan WFO dengan p value 0.382 dan 0.224, dan membatasi kegiatan dengan p value 0.940 dan 0.762. Hasil uji T menunjukkan ada perbedaan kualitas pelayanan kesehatan sebelum dan saat Covid-19 dengan p value 0.001.