Journal of Health and Medical Science
Journal of Health and Medical Science, secara umum mencakup semua kajian tentang medis dan kesehatan. termasuk kedalamnya adalah kajian Kedokteran, Kesehatan, Farmasi, Kebidanan, Kesehatan Masyarakat dan Keperawatan. 1. Kedokteran, ruang lingkup topik yang dibahas meliputi bedah penyakit dalam, kardiologi, ortopedi, penyakit menular, dan HIV/AID, obstetri dan ginekologi, onkologi, dan neurologi, imunologi, anestesi, kedokteran kardiovaskular, pengobatan komplementer, kedokteran gigi dan kedokteran mulut dan penelitian lain tentang medis. 2. Kesehatan Masyarakat, ruang lingkup topik yang dibahas meliputi Epidemiologi, Pendidikan dan Promosi Kesehatan, Kesehatan Lingkungan, Kesehatan dan Keselamatan Kerja, Administrasi dan Kebijakan Kesehatan, Biostatistik, Kesehatan Seksual dan Reproduksi, Manajemen Rumah Sakit, Ilmu Gizi, Sistem Informasi Kesehatan, dan penelitian lain tentang publik kesehatan. 3. Kebidanan, ruang lingkup topik yang dicakup meliputi Kebidanan Dasar, Manajemen Kesehatan, Medis-bedah, Perawatan Kritis, Gawat Darurat dan Trauma, Onkologi, Kesehatan Masyarakat, Kesehatan Mental, Kesehatan Geriatri, Kesehatan Keluarga, Kesehatan Bersalin, Kesehatan Wanita, Kesehatan Anak, Kebencanaan Keperawatan, Pendidikan kebidanan dan lain-lain penelitian tentang kebidanan. 4. Keperawatan, ruang lingkup topik yang dibahas meliputi Manajemen Keperawatan, Keperawatan Medikal-Bedah, Keperawatan Critical Care, Keperawatan Kesehatan Masyarakat, Keperawatan Kesehatan Jiwa, Keperawatan Geriatri, Keperawatan Kesehatan Keluarga dan Kesehatan Keluarga, Keperawatan Maternitas, Kesehatan Wanita, Keperawatan Anak, Pendidikan di Keperawatan, Kebijakan Keperawatan, Keperawatan Hukum, Keperawatan Praktik Lanjutan, Keperawatan Kesehatan Masyarakat dan penelitian lain tentang keperawatan. 5. Farmasi, ruang lingkup topik yang dibahas meliputi Farmakologi dan Toksikologi, Kimia Farmasi, Penemuan Obat, Farmakokinetik, Biologi Farmasi, Obat Herbal, Farmasi, Mikrobiologi Farmasi, dan Bioteknologi, Farmasi Komunitas dan Klinis, serta Pharmaceutical Care dan penelitian lain tentang farmasi
Articles
185 Documents
Hubungan Kualitas Pelayanan Dengan Kepuasan Pasien Rawat Jalan Di Poli Penyakit Dalam Dirumah Sakit TK II Iskandar Muda Kota Banda Aceh
Yanti, Desi;
Akbar, Fahrisal Akbar;
Wardiati, Wardiati
Journal of Health and Medical Science Volume 1 Nomor 1 Januari 2022
Publisher : CV. Pusdikra Mitra Jaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.51178/jhms.v1i1.925
Kepuasaan pasien menjadi permasalahan rumah sakit baik di Indonesia maupun di luar negeri.Kepuasan pasien merupakan salah satu indikator penting yang harus diperhatikan dalam pelayanan kesehatan.Berbagai faktor berkontribusi terhadap kepuasan pasien seperti karakteristik pasien yang merupakan ciri-ciri dari seseorang atau kekhasan seseorang yang membedakan orang tersebut dengan orang yang lainnya.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui mengetahuihubungan kualitas pelayanan dengan kepuasan pasien rawat jalan di poli penyakit dalam di Rumah Sakit TK II Iskandar Muda Kota Banda Aceh Tahun 2022. Penelitian ini menggunakan metode analitik, yang dilaksanakan pada tanggal pada 23 Februari s/d 3 Maret 2022 di Rumah Sakit Tk. II Iskandar Muda. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 89 orang. Pengumpulan data dengan menggunakan data dengan menyebarkan kuesioner. Uji statistik yang digunakan adalah chi square, data diolah dengan SPSS 23. Hasil analisa univariat menunjukkan ada hubungan tanggap petugas kesehatan dengan kepuasan pasien (p=0,000), Ketepatan waktu Pelayanan Kesehatan (p=0,002), waktu tunggu (p=0,011) dan ketidakramhan petugas (p=0,028) dengan Kepuasan Pelanggan. Dapat disimpulkan bahwa ada hubungan antara kepuasan pasien, Ketepatan waktu Pelayanan Kesehatan, waktu tunggu, Keramahan Petugas Kesehatan dan kurang tanggapnya petugas kesehatan. Diharapkan kepada pihak Rumah Sakit Tingkat II Kesdam untuk dapat melakukan pengawasan secara seksama pada petugas kesehatan khususnya tenaga terampil seperti perawat dan dokter dalam meberikan pelayanan kesehatan.
Hubungan Pola Asuh Orang Tua Dengan Kemandirian Anak Usia Prasekolah Di TK Pembina Lembah Sabil Kecamatan Lembah Sabil Kabupaten Aceh Barat Daya Tahun 2022
Nazifa, Nourah;
Santi, Tahara Dilla;
Arbi, Anwar
Journal of Health and Medical Science Volume 1 Nomor 4 Oktober 2022
Publisher : CV. Pusdikra Mitra Jaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.51178/jhms.v1i4.929
Efek ketidakmandirian dapat menimbulkan kerugian pada anak yaitu anak tidak bisa secara optimal mengembangkan kepribadian, kemampuan sosialisasi dan keadaan emosionalnya akan terhambat. Pola asuh orang tua sangat mempengaruhi terbentuknya karakter anak pada usia prasekolah. Sehingga pola asuh yang berbeda-beda tersebut akan menghasilkan karakter dan kemandirian anak usia prasekolah yang berbeda-beda pula. Pola asuh orang tua terbagi menjadi tiga yakni otoriter, permisif dan demokratis. Penelitian ini bersifat deskriptif analitik dengan pendekatan cross-sectional. Populasi pada penelitian ini adalah orang tua anak usia prasekolah (4-6 tahun) di TK Pembina Lembah Sabil Kecamatan Lembah Sabil Kabupaten Aceh Barat Daya berjumlah 45 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik total population dengan mengambil seluruh populasi menjadi sampel. Penelitian ini telah dilakukan pada tanggal 14 sampai dengan 23 Juni tahun 2022. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara menggunakan kuesioner sebagai instrumen penelitian, selanjutnya dilakukan uji statistik menggunakan SPSS dengan uji yang dipilih adalah uji chi-square. Hasil analisis univariat menunjukkan bahwa 46,7% anak usia prasekolah mandiri, 35,6% pola asuh otoriter digunakan, 33,3% pola asuh demokratis dan 57,8% pola asuh permisif. Hasil analisis bivariat menunjukkan ada hubungan antara pola asuh otoriter (p-value=0,027), pola asuh demokratis (p-value=0,011), pola asuh permisif (p-value=0,003) dengan kemandirian anak usia prasekolah di TK Pembina Lembah Sabil Kecamatan Lembah Sabil Kabupaten Aceh Barat Daya Tahun 2022. Disarankan kepada orang tua anak usia prasekolah di TK Pembina Lembah Sabil Kecamatan Lembah Sabil Kabupaten Aceh Barat Daya agar dapat mengkombinasikan pola asuh otoriter, permisif dan demokratis didalam mendidik anak usia prasekolah dengan tepat sehingga dapat meningkatkan kemandirian anak.
Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Tingkat Kepatuhan Penggunaan Masker Sebagai Upaya Pencegahan Covid-19 Pada Warga Di Gampong Keuramat Kecamatan Kuta Alam Kota Banda Aceh Tahun 2022
Musdalifah, Siti;
Wardiati, Wardiati;
Fahdhienie, Farrah Fahdhienie
Journal of Health and Medical Science Volume 1 Nomor 2 April 2022
Publisher : CV. Pusdikra Mitra Jaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.51178/jhms.v1i2.942
Covid-19 merupakan salah satu penyakit menular yang penyebarannya begitu cepat. Penggunaan masker adalah salah satu langkah pencegahan yang dapat membatasi penyebaran Covid-19. Gampong Keuramat merupakan salah satu gampong yang berada di Kecamatan Kuta Alam Banda Aceh dengan jumlah tingkat kepatuhan menggunakan masker sebanyak 54,55% dan kasus positif Covid-19 di Kecamatan Kuta Alam sebanyak 371 kasus. Tujuan penelitian ini adalah ntuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan tingkat kepatuhan penggunaan masker sebagai upaya pencegahan covid-19 pada warga warga di Gampong Keuramat Kecamatan Kuta Alam Kota Banda Aceh tahun 2022.Hasil penelitian menunjukkan bahwa masyarakat yang tidak patuh menggunakan masker sebesar 45,45%, pengetahuan kurang baik sebesar 23,23%, tidak mendapatkan sumber informasi sebesar 29,29%, persepsi kurang baik sebesar 28,28% dan sikap yang tidak mendukung sebesar 47,47%. Hasil uji bivariat diperoleh ada hubungan persepsi (p-value: 0,005), sikap (p-value: 0,002), sumber informasi (p- value: 0,033) dan hasil uji bivariat diperoleh tidak ada hubungan pengetahuan (p- value: 0,794), Diharapkan kepada tokoh masyarakat setempat dan petugas kesehatan untuk aktif dalam menjalankan perannya untuk mempengaruhi perubahan perilaku masyarakat dan kepada masyarakat diharapkan menumbuhkan kesadaran diri untuk menggunakan masker demi mencegah penyebaran infeksi Covid 19.
Hubungan Kepuasan Pasien Dengan Mutu Pelayanan Kesehatan Di Puskesmas Kuta Baro Kecamatan Kuta Baro Kabupaten Aceh Besar Tahun 2022
Maulana, Andi;
Aramico, Basri;
Amin, Fauzi Ali
Journal of Health and Medical Science Volume 1 Nomor 2 April 2022
Publisher : CV. Pusdikra Mitra Jaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.51178/jhms.v1i2.943
Kepuasan pasien merupakan indikator utama keberhasilan pemberian pelayanan kesehatan. Puskesmas Kuta Baro terletak di Kecamatan Kuta Baro Aceh Besar dan memiliki wilayah kerja yang cukup luas untuk menyelenggarakan upaya kesehatan yang optimal. Namun, di puskesmas Kuta Baru hanya ada satu orang dokter, dan fasilitas yang kurang memadai untuk penanganan pasien. Tujuan penelitian ini mengetahui hubungan kepuasan pasien dengan mutu pelayanan kesehatan di Puskesmas Kuta Baro Kecamatan Kuta Baro Kabupaten Aceh Besar tahun 2022. Penelitian ini merupakan penelitian observasional dengan desain Cross- sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pasien usia >= 15 tahun yang ada di Puskesmas Kuta Baro Kecamatan Kuta Baro Kabupaten Aceh Besar. Metode pengambilan sampel menggunakan Accidental Sampling sebanyak 92 responden dan analisis data menggunakan chi square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masyarakat yang mengalami kepuasan kurang terhadap pelayanan kesehatan sebesar 17,39% dan mutu pelayanan kesehatan kurang baik sebesar 15,22%. Hasil uji bivariat diperoleh ada hubungan mutu dengan kepuasan (p-value: 0,0001), kehandalan (p-value: 0,0001), daya tanggap (p-value: 0,009), jaminan (p-value: 0,938), empati (p-value: 0,011) dan bukti fisik (p-value: 0,321).
Gambaran Pola Makan Dan Kelelahan Kerja Pada Buruh Angkat Di PT. Karya Mandiri Prima Kabupaten Langkat
Nur, Huzaila;
Aritonang, Evawany Yunita
Journal of Health and Medical Science Volume 1 Nomor 4 Oktober 2022
Publisher : CV. Pusdikra Mitra Jaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.51178/jhms.v1i4.952
Workers of lifting labor are estimated to have the risk of experiencing immediate work fatigue. The lack of nutrients present in the body of workers can cause a decrease in the human body's resistance to work, thereby causing fatigue and increasing workload. Keywords: Bamboo, inventory, Potential, Spread. The method carried out in this study was to see a picture of diet, diet, nutritional status, and work fatigue using questionnaires, food frequency, food recall and direct interviews of as many as 50 people at gas lifting workers at PT. Karya Mandiri Prima, Gebang District, Langkat Regency. From this method, the results were obtained, the workers of the adoptive workers at PT. Karya Mandiri Prima is mostly in the tired category, which is 33 people (66%), the very tired category is 17 people (34%). Another factor is the poor diet of 46 people (92%), and the good ones are only 4 people (8%). The type of food consumed by workers also has an effect on nutritional intake, namely as many as 41 people (82%) in the non-diverse category while the adoptive workers in the diverse category are only 9 people (18%). Meeting the needs of good nutrition can have a positive influence on the degree of health, efficiency and endurance of the labor body. Workers who have malnutrition conditions will experience obstacles in carrying out activities due to a decrease and slowdown in movement.
Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Kejadian Unmeet Need KB Pada Pasangan Subur Di Perkotaan Dan Perdesaan Di Indonesia (Analisis Lanjut SDKI 2017)
Zaluchu, Putri Sion;
Abdullah, Asnawi;
Agustina, Agustina
Journal of Health and Medical Science Volume 1 Nomor 4 Oktober 2022
Publisher : CV. Pusdikra Mitra Jaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.51178/jhms.v1i4.958
Program Keluarga Berencana di Indonesia dianggap sebagai salah satu cara yan efektif untuk mengedalikan populasi dan meningkatkan kesejahteraan kesehatan ibu dan anak. Namun, seperti banyak negara berkembang lainnya di dunia, kebutuhan keluarga berencana yang belum terpenuhi masih ada di negara ini. Berdasarkan data SDKI 2017, kebutuhan keluarga berencana yang belum terpenuhi diantara wanita kawin sebesar 11% di daerah perkotaan sedangkan wanita kawin di perdesaan sebesar 10%. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi kejadian Unmet Need KB pada Pasangan Usia Subur di Perkotaan dan Perdesaan di Indonesia.Penelitian ini dilakukan dengan metode deskriptif analitik dengan menggunakan desain cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh PUS sebanyak 8.838 responden. Sampel yang digunakan adalah seluruh populasi. Analisis data menggunakan uji regresi logistic dengan Stata 16.Hasil penelitian menunjukkan bahwa responden yang tidak Unmet Need sebanyak 7.623 atau sebesar 87,97% , sedangkan yang Unmet Need KB sebanyak 1.215 atau sebesar 12,03%. Berdasarkan hasil analisis bivariat diketahui bahwa variabel daerah tempat tinggal tidak berpengaruh dengan kejadian unmet need kb di Indonesia diperoleh p value sebesar 0,474, hasil uji multivariat menunjukkan bahwa variabel dukungan suami merupakan variabel yang paling berpengaruh diperoleh p value sebesar 0,001 dan OR=7,01 Terhadap kejadian unmet need KB di Indonesia.Diharapkan kepada PUS agar dapat meningkatkan kesadaran pentingnya program keluarga berencana untuk mencegah kehamilan yang tidak diingankan, mengurangi risiko tindakan aborsi, serta mengurangi risiko kematian ibu dan anak.
Hubungan Kualitas Pelayanan Kesehatan Dengan Kepuasan Pasien Rawat Jalan Poli Umum Di PUSKESMAS Tanah Jambo Aye Kabupaten Aceh Utara Tahun 2022
Rahmah, Fitri Mauliza;
Fahdhienie, Farrah;
Akbar, Fahrisal
Journal of Health and Medical Science Volume 1 Nomor 1 Januari 2022
Publisher : CV. Pusdikra Mitra Jaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.51178/jhms.v1i1.963
Kesehatan merupakan kebutuhan dasar yang mendorong manusia untuk senantiasa menjaga kesehatannya. Organisasi penyedia layanan kesehatan seperti Puskesmas merupakan wujud penyediaan sumber daya di bidang kesehatan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan kualitas pelayanan dengan kepuasan pasien rawat jalan poli umum di Puskesmas Tanah Jambo Aye Kabupaten Aceh Utara tahun 2022. Penelitian ini dilakukan dengan metode kuantitatif. Jenis penelitian ini bersifat observasional analitik dengan menggunakan desain cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah jumlah keseluruhan pasien yang berkunjung ke Puskesmas Tanah Jambo Aye Kabupaten Aceh Utara pada bulan Oktober- Desember tahun 2021, sebanyak 100 orang. Teknik pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah accidental sampling. Pengumpulan data dilakukan selama 2 hari dari tanggal 1 Maret s/d 2 Maret 2022 menggunakan kuesioner melalui wawancara. Analisis data menggunakan uji Chi Square dengan menggunakan proses SPSS. Hasil penelitian menunjukan bahwa kompetensi teknis (P= 0,422), keterjangkauan (P= 0,033), kenyamanan (P= 0,025), hubungan antar manusia (P= 0,044), ketepatan waktu (P= 0,042) memiliki hubungan dengan kepuasan pasien rawat jalan poli umum di Puskesmas Tanah Jambo Aye Kabupaten Aceh Utara tahun 2022.
Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Tingkat Literasi Kesehatan Reproduksi Remaja Pada Siswi SMA Negeri 5 Simeulue Barat Kabupaten Simeulue Tahun 2022
Warta, Warta;
Wardiati, Wardiati;
Andria, Dedi
Journal of Health and Medical Science Volume 1 Nomor 2 April 2022
Publisher : CV. Pusdikra Mitra Jaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.51178/jhms.v1i2.964
Data BKKBN tahun 2017 didapatkan 3,2 juta remaja 15-19 tahun melakukan aborsi yang tidak aman. Data Komisi Perlindungan Anak Indonesia ditemukan bahwa angka anak korban aborsi sebesar 54 kasus. Hasil survey di SMA Negeri 5 Simeulue Barat mengenai perilaku penyimpangan terdapat 13 orang pelajar pernah pacaran dan berpengangan tangan dengan lawan jenis dan menonton video asusila dengan alasan hanya sekedar ingin mengetahuinya, akan tetapi ada 4 siswa mengatakan bahwa mereka pernah melakukan penyimpangan terhadap sesama lawan jenis dan mereka pernah melakukan perilaku seksual baik di sekolah maupun di luar sekolah. Penelitian ini menggunakan dengan cross sectional. Populasi adalah sebanyak 193 siswi. Sampel dalam penelitian ini 50 siswi. Penelitian dilaksanakan pada tanggal 16 Mei s/d 1 Juni 2022. Uji statistik yang dilakukan adalah regresi linear. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa literasi kesehatan siswi SMA Negeri 5 Simeulue Barat berada pada kategori rendah (skor rata-rata jawaban responden adalah 13,38 dari skor total 40). Hasil analisis bivariate memperlihatkan bahwa ada hubungan antara sikap (p-value 0,013; R square 0,122; B 0-.349), peran keluarga (P-value 0,003; B 0.412) dengan literasi kesehatan reproduksi remaja. Variabel peran guru (p-value 0,425; B 0-.115), peran petugas kesehatan (p-value 0,657; B 0-.064), peran teman sebaya (p-value 0,225; B 0-.115), dan akses media (p-value 0,184; R Square 0,037; B 0-.191) tidak mempengaruhi literasi kesehatan reproduksi remaja. Kesimpulan penelitian ini menemukan bahwa literasi kesehatan reproduksi remaja siswi SMA Negeri 5 Simeulue Barat di pengaruhi oleh 2 faktor yaitu sikap remaja dan peran keluarga.
Hubungan Akses Pelayanan Kesehatan, BBLR, Asi Eksklusif Dan Asupan Protein Dengan Kejadian Stunting Pada Balita Usia > 6-59 Bulan Di Wilayah Kerja PUSKESMAS Baitussalam Kecamatan Baitussalam Kabupaten Aceh Besar Tahun 2022
Kamilah, Asarah Kamilah;
Ramadhaniah, Ramadhaniah;
Santi, Tahara Dilla;
M. Biomed, M. Biomed
Journal of Health and Medical Science Volume 1 Nomor 1 Januari 2022
Publisher : CV. Pusdikra Mitra Jaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.51178/jhms.v1i1.965
Stunting merupakan masalah yang masih dihadapi oleh dunia terutama pada negara miskin dan berkembang. Pada tahun 2016 kasus stunting di Aceh adalah 26,4%, dan meningkat pada tahun 2017 menjadi 35,7%. Di Kabupaten Aceh Besar pada tahun 2020 prevalensi stunting sebesar 40% yang artinya prevalensi stunting di kabupaten Aceh Besar melebihi prevelensi Stunting di Indonesia. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor risiko penyebab terjadinya Stunting pada balita Usia > 6-59 Bulan Di Wilayah Kerja Puskesmas Baitussalam Kecamatan Baitussalam Kabupaten Aceh Besar Tahun 2022. Metode penelitian deskriptik analitik dengan desain penelitian case control. Populasi penelitian ini adalah stunting dan Bukan stunting pada balita di wilayah kerja Puskesmas Baitussalam. Sampel terdiri dari sampel kasus berjumlah 100 responden dan sampel kontrol berjumlah 100 responden. Pengumpulan data dilakukan 21 Juli s/d 3 Agustus 2022. Data dianalisis dengan menggunakan uji Chi-Square dengan derajat kemaknaan 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa balita yang pernah memiliki akses pelayanan Kesehatan pernah sebesar 45.0%, BBLR <2500gr BBLR sebesar 46.5, dan yang memiliki asi eksklusif sebesar 46.0%. Hasil uji chi-square diperoleh bahwa ada hubungan akses pelayanan Kesehatan dengan Stunting pada balita (p=0,016 dan OR=1,920), BBLR (p=0,012 dan OR=1,994). Dan (asi eksklusif (p=0,032 dan OR=1,764). Berdasarkan penelitian yang dilakukan dapat disimpulkan bahwa dua variabel memiliki hubungan dengan stunting pada balita di wilayah kerja Puskesmas Baitussalam tahun 2022. Diharapkan kepada kepala Puskesmas Baitussalam Aceh Barat agar lebih meningkatkan hubungan dengan masyarakat salah satunya dengan cara melakukan penyuluhan kesehatan yang rutin kepada masyarakat sehingga akan meningkatkan pengetahuan tentang terjadinya Stunting pada anak.
Peran Polimorfisme GeN MMP-9-1562C/T Terhadap Kejadian Retinopati Diabetik Pada Pasien DM
Suryani Mastari, Ekawaty
Journal of Health and Medical Science Volume 1 Nomor 4 Oktober 2022
Publisher : CV. Pusdikra Mitra Jaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.51178/jhms.v1i4.980
Retinopati diabetik merupakan komplikasi neurovaskular pada diabetes yang melibatkan kerusakan sawar-darah retina. Peran matriks metalloproteinase dalam mendegradasi matriks ekstrasel memperantarai kerusakan sel endotel retina dan proliferasi vaskular. Matriks metalloproteinase-9 (MMP-9) telah diketahui berperan pada inflamasi dan neovaskularisasi retina. Oleh karenanya, polimorfisme MMP-9 -1562C/T dianggap berperan pada risiko terjadinya retinopati diabetik. Penelitian ini merupakan studi cross-sectional dengan 52 pasien retinopati diabetik dan 42 pasien DM tanpa komplikasi sebagai kontrol. Pemeriksaan polimorfisme gen MMP-9 -1562C/T dilakukan dengan teknik PCR-RFLP. Perbedaan frekuensi proporsi genotip dan alel kedua kelompok dianalisis dengan uji chi square. Diperoleh frekuensi genotip CC 75%, CT 23,1%, dan TT 1,9% pada kelompok kasus serta genotip CC 54,8%, CT 45,2% dan tidak dijumpai genotip TT pada kelompok kontrol. Uji keseimbangan Hardy-Weinberg pada frekeunsi genotip menunjukkan kesesuaian (p>0,05). Uji proporsi frekuensi genotip dan alel pada kelompok kontrol dan kelompok kasus menunjukkan tidak adanya perbedaan bermakna (p>0,05). Polimorfisme gen MMP-9 -1562C/T bukan merupakan faktor risiko utama terjadinya retinopati diabetik pada pasien DM