cover
Contact Name
Mesiono
Contact Email
pemajournal@gmail.com
Phone
+6285275356446
Journal Mail Official
pemajournal@gmail.com
Editorial Address
Jl. William Iskandar Pasar V Medan Estate Sumatera Utara
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Mudabbir: Journal Research and Education Studies
ISSN : -     EISSN : 27748391     DOI : -
Core Subject : Education, Social,
Mudabbir (Journal Research and Education Studies) is Published by the Association of Indonesian Islamic Education Managers (PERMAPENDIS) North Sumatra. This journal aims to publish and disseminate the results of research and studies on education. Articles published in journals are the results of research or areas of educational thought carried out by researchers, teachers, lecturers, and education students. Detailed information for article loading and article instructions is provided in each issue. This journal is published regularly twice in the period January-June and July-December.
Articles 717 Documents
PELAKSANAAN PEMBELAJARAN QUANTUM TEACHING BERBASIS MEDIA VIDEO (Inovasi Pembelajaran Menyenangkan Berpusat pada Siswa di Sekolah Dasar) Khairat Khairat
MUDABBIR Journal Reserch and Education Studies Vol. 2 No. 1 (2022): Vol. 2 No. 1 Januari-Juni 2022
Publisher : Perkumpulan Manajer Pendidikan Islam Indonesia (PERMAPENDIS) Prov. Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/mudabbir.v2i1.241

Abstract

Pelaksanaan penelitian ini dilatar belakangi oleh pelaksanaan pembelajaran guru yang kurang variatif, siswa kurang berminat selama mengikuti kegiatan pembelajaran di kelas dan rendahnya aktivitas belajar siswa, sehingga berpengaruh terhadap rendahnya hasil belajar siswa. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pelaksanaan pembelajaran dengan quantum teaching berbasis media video dan keberhasilan belajar siswa dengan penerapan pembelajaran quantum teaching berbasis media video khususnya di Sekolah Dasar. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas. Penelitian dilaksanakan dengan 2 siklus dan setiap siklus terdiri dari satu kali pertemuan. Hasil penelitian dapat dikemukakan kesimpulan bahwa pada pelaksanaan siklus I belum memiliki tingkat keberhasilan belajar karena masih di bawah 80,00%. Perolehan hasil belajar pada pada siklus II terdapat 33 siswa (100,00%) mengalami ketuntasan dan tidak ada siswa tidak mengalami ketuntasan. Perolehan ketuntasan klasikal sebesar 84,24%, hal ini membuktikan bahwa hasil belajar secara klasikal pada siklus II telah mencapai ketuntasan karena telah mencapai 80,00% dengan perolehan nilai rata-rata sebesar 84,24. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa terjadi peningkatan hasil belajar siswa setelah dilakukan pembelajaran dengan menggunakan pembelajaran quantum teaching berbasis media video pada pelajaran IPS di kelas V Sekolah Dasar.
UPAYA PENGELOLAN PENCEMARAN AKIBAT SAMPAH LAUT (MARINE DEBRIS)DI PANTAI OLO, BELAWAN Meilinda Suriani Harefa; Gadis Salsabila; Irvan Syahputra; Via Adrevi Salsabila
MUDABBIR Journal Reserch and Education Studies Vol. 2 No. 2 (2022): Vol. 2 No. 2 Juli-Desember 2022
Publisher : Perkumpulan Manajer Pendidikan Islam Indonesia (PERMAPENDIS) Prov. Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/mudabbir.v2i2.243

Abstract

Salah satu permasalahan dalam pengembangan kegiatan perekonomian di kawasan pantaiatau pesisir adalah pengelolaan sampah. Pengelolaan sampah di kawasan pesisir ini masih menjadi grey area, belum ada peraturan yang jelas tentang tugas dan tanggung jawab pengelola sampah pesisir sehingga pengelolaan belum berjalan efektif. Terdapat dua jenis sampah di kawasan pantai yaitu sampah dari aktivitas wisata dan sampah bawaan dari laut. Metode penelitian secara kualitatif melalui survey, observasi dan wawancara kepada penduduk yang berada di sekitar pantai olo, belawan. Aspek yang dikaji adalah teknis sumber sampah, dan teknis pengelolaan sampah. Lokasi penelitian berada di pantai Olo, Belawan, Sumatera utara. Data dari penbelitian ini diperoleh melalui observasi lapangan dan wawancara kepada penduduk yang berada di sekitar pantai olo, belawan. Tidak hanya melakukan wawancara kepada penduduk sekitar, tetapi kepada seorang pemancing yang setiap minggunya datang untuk memancing di pantai Olo. Adapun Upaya pengelolaan sampah yang disarankan oleh penulis adalah dengan melakukan 3R; Reduksi(mengurangisegala kegiatan yang dapat menimbulkan sampah, Reuse(Menggunakan Kembali sampah anorganik secara langsung seperti menggunakan Kembali botol kaca ataupun botol pastik yang terdapat di sekitar pantai olo, belawan), Recycle(yaitu menggunakan Kembali sampah anorganik yang sudah disortir melalui proses yang kemudian menjadikannya suatu barang yang bernilai ekonomis).
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI DAN MENGHAMBAT KINERJA GURU (Studi Kasus di Madrasah Aliyah Muhammadiyah 1 Medan) Tri Fatimah; Yuda Mulia Ramadhan Sitepu; Adinda Agustina; Mutiara Hasni; Nurwinda Aulia Nasution
MUDABBIR Journal Reserch and Education Studies Vol. 2 No. 2 (2022): Vol. 2 No. 2 Juli-Desember 2022
Publisher : Perkumpulan Manajer Pendidikan Islam Indonesia (PERMAPENDIS) Prov. Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/mudabbir.v2i2.244

Abstract

Peraturan Menteri Pendidikan dan Nasional Republik Indonesia No. 16 Tahun 2007 menjelaskan bahwa ada empat kompetensi sebagai guru professional yaitu kompetensi pedagogic, professional, sosial dan kepribadian. Empat kompetensi tersebut harus melekat pada orang yang berprofesi sebagai guru sebab melalui empat kompetensi tersebut kinerja guru dapat dilihat apakah meningkat atau hanya statis. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan 1) factor-faktor yang mempengaruhi kinerja guru 2) Faktor-faktor yang menghambat kinerja guru, dan 3) Strategi dalam meningkatkan kinerja guru. Dalam hal ini subjek penelitiannya ialah guru di Mas Muhammadiyah 1 Medan. Adapun metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif natural. Adapun hasil penelitiannya ialah faktor-faktor yang mempengaruhi kinerja pada guru Madrasah Aliyah Muhammadiyah 1 Medan yaitu: kemampuan guru dalam mengajar, tingkat pendidikan, pelatihan, motivasi kerja, dan masa kerja. Faktor penghambat kinerja guru ialah belum maksimalnya pemahaman guru dan pengaplikasiannya tentang Permendiknas No 16 tahun 2007 mengenai standar kualifikasi akademik dan kompetensi guru, terakhir strategi peningkatan kinerja yang diberikan ialah melalui pelatihan workshop, motivasi, dan reward.
Kurikulum dan Tata Kelola Pendidikan Luar Sekolah Wilianda Munthe; Julia Sapira Wardani; Wahyu Ningsih
MUDABBIR Journal Reserch and Education Studies Vol. 2 No. 2 (2022): Vol. 2 No. 2 Juli-Desember 2022
Publisher : Perkumpulan Manajer Pendidikan Islam Indonesia (PERMAPENDIS) Prov. Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/mudabbir.v2i2.247

Abstract

Kurikulum merupakan salah satu dari 8 Standar Pendidikan yang diatur dalam Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 57 Tahun 2021 tentang Standar Nasional Pendidikan sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 4 Tahun 2022 tentang Perubahan Atas Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 57 Tahun 2021 tentang Standar Nasional Pendidikan. Pengembangan kurikulum dilakukan dengan mengacu pada standar nasional pendidikan untuk mewujudkan tujuan pendidikan nasional. Standar yang diacu dalam pengembangan kurikulum adalah Standar Kompetensi Lulusan, Standar Isi, Standar Proses, dan Standar Penilaian Pendidikan. Kurikulum Pendidikan Luar Sekolah merupakan acuan yang menjadi dasar pengajaran yang akan dilakukan. Dengan adanya Kurikulum dan Pengembangan Kurikulum maka akan dapat menjadikan pendidikan lebih terarah dan terkoordinir. Tata kelola pendidikan merupakan suatu proses dari perencanaan, pengorganisasian, pengarahan, pengawasan, dan penilaian pendidikan agar bisa mencapai tujuan pendidikan yang sudah di tetapkan secara efektif dan efisien. Pemerintah berharap dalam penyelenggaraan pendidikan di Indonesia memenuhi Standar Pendidikan Nasional. Dinas Pendidikan Provinsi sebagai unsur pelaksana otonomi daerah bertanggung jawab atas pendidikan di provinsi. Pengalihan kewenangan pengelolaan pendidikan menengah dan pendidikan khusus dari pemerintah kabupaten/kota kepada pemerintah provinsi berdampak pada pelimpahan kewenangan mengurus urusan pendidikan yang semula dikelola oleh dinas pendidikan kabupaten/kota saat ini menjadi urusan dinas pendidikan provinsi.
Manajemen Kinerja dalam Meningkatkan Kualitas Guru Alpiq Rizki; Julia Sapira Wardani; M. Hady Al Asy Ary; Nurhasanah Silitonga; Ridha Amirah
MUDABBIR Journal Reserch and Education Studies Vol. 2 No. 2 (2022): Vol. 2 No. 2 Juli-Desember 2022
Publisher : Perkumpulan Manajer Pendidikan Islam Indonesia (PERMAPENDIS) Prov. Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/mudabbir.v2i2.248

Abstract

Kinerja guru merupakan hasil, kemajuan dan prestasi kerja guru dalam melaksanakan pembelajaran, baik dalam merencanakan, melaksanakan proses pembelajaran dan mengevaluasi hasil pembelajaran, melakukan bimbingan dan latihan terhadap pesertadidik, serta komitmennya dalam melaksanakan tugas. Baik tidaknya kinerja guru dapat dilihat dari pelaksanaan kompetensi-kompetensi yang harus dimiliki oleh guru disamping memiliki kualifikasi akademik. Peningkatan kinerja guru terus dilakukan oleh pemerintah dengan berbagai upaya, baik melalui program sertifikasi guru, melakukan pengembangan kurikulum nasional dan lokal, peningkatan kompetensi guru melalui pelatihan, pengadaan buku dan alat pelajaran, pengadaan dan perbaikan sarana dan prasarana pendidikan dan peningkatan mutu manajemen sekolah. kinerja guru yang berkualitas akan berpengaruh pada mutu pembelajaran, mutu lulusan, mutu pendidikan dan pencapaian tujuan pendidikan.
Perkembangan Embrio dan Penentuan Jenis Kelamin Ayam Jawa Rika Armiati; Amelia Putri Nurandi
MUDABBIR Journal Reserch and Education Studies Vol. 2 No. 2 (2022): Vol. 2 No. 2 Juli-Desember 2022
Publisher : Perkumpulan Manajer Pendidikan Islam Indonesia (PERMAPENDIS) Prov. Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/mudabbir.v2i2.250

Abstract

Perkembangan embrio ayam jawa masih jadi sebuah permasalahan karena lambatnya pertumbuhanan ini dikarenakan Ayam Jawa Super merupakan hasil dari persilangan antara ayam kampung dan ayam Leghorn serta masih adanya in breeding dalam perternakan. Dikutip dalam Romanoff (1949) bahwa in-breeding dapat meningkatkan mortalitas pada embrio baik pada periode awal maupun peroide akhir pengeraman, namun paling sering terjadi pada periode akhir. Sinus romboorbitalis mulai muncul dan stria primitif semakin ke arah posterior pada umur inkubasi 30 – 33 jam. Memasuki umur 48 jam embrio mulai memperlihatkan perbedaan spesifik dibanding. Penelitian ini menggunakan metode korelasional dengan pendekatan kuantitatif. Penelitian kuantitatif adalah penelitian yang bertujuan untuk mengumpulkan data kuanititatif berupa data numerik, dalam hal ini peneliti ingin dibutuhkan penelitian lebih lanjut mengetahui tentang gambaran genetik ayam Jawa Super, agar ke depannya dapat menjadi alternatif ayam kampung dengan kecepatan pertumbuhan yang tinggi.
The Use of Diary Writing to Improve The Writing Skills of Eight Grade At MTs S Madinatussalam Ayu Farah Cintya; Irma Damayanti Lubis; Netti Pevvi Yanti; Zahara Safrina Aini Lubis
MUDABBIR Journal Reserch and Education Studies Vol. 2 No. 2 (2022): Vol. 2 No. 2 Juli-Desember 2022
Publisher : Perkumpulan Manajer Pendidikan Islam Indonesia (PERMAPENDIS) Prov. Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/mudabbir.v2i2.251

Abstract

This study focuses on problem solving in class and obtains research results that writing diaries can improve students' writing skills. This research was conducted in two cycles and is an action research. The subjects in this study were students of class VIII Mts S Madinatussalam, with a total of 30 students. The instruments used in collecting data are tests and field observations. After implementing diary writing in two types of texts, namely descriptive and recount texts, the researcher then analyzed the collected data, and found that the students' grades gradually increased, especially when writing recount texts. In the first cycle the researcher found two weaknesses; namely the slowness of students submitting their diaries which made researchers late in providing feedback, and the limited vocabulary of students so that they tend to use simple sentences and the same vocabulary. Responding to these weaknesses, researchers used a reward strategy. In addition, the researcher also carried out activities to write works in pairs in the second cycle so that students learned from their friends.
Membangun Kerja Sama Tim dalam Perilaku Organisasi Adelia Fitri; Nurasha Alfahira; Fitri Hayati
MUDABBIR Journal Reserch and Education Studies Vol. 2 No. 2 (2022): Vol. 2 No. 2 Juli-Desember 2022
Publisher : Perkumpulan Manajer Pendidikan Islam Indonesia (PERMAPENDIS) Prov. Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/mudabbir.v2i2.252

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk mengetahui cara membangun kerja sama tim dalam perilaku organisasi. Sekelompok orang yang bekerja sama menuju tujuan yang sama disebut tim. Dan untuk mencapai tujuan ini, anggota kelompok harus bekerja sama dengan baik, mengkomunikasikan emosi mereka, dan saling menghormati. Adanya komunikasi, motivasi, kemampuan menangani konflik, daya saing, dan kerja sama merupakan beberapa faktor yang mempengaruhi terbentuknya kelompok. Kerjasama merupakan alat dan indikasi yang menunjukkan kesesuaian suatu kelompok sebagai tempat berkumpulnya pegawai dalam suatu organisasi. Saling percaya, keterbukaan atau transparansi, realisasi diri, dan saling ketergantungan diperlukan untuk membina kerja sama kelompok. Dalam membangun kerjasama kelompok diperlukan keterbukaan atau transparansi. Dan untuk menciptakan keterbukaan diperlukan kemauan dan kemampun setiap anggota organisasi atau kelompok untuk berkomunikasi. Berkomunikasi tidak hanya sekedar berbicara, tetapi bagaimana seseorang atau komunikator mampu mengeluarkan pendapat atau jalan pikirannya kepada orang lain, sehingga orang lain mau dan mampu menerima pendapatnya. Selain itu, dalam proses komunikasi, perlu diperhatikan karakter masing- masing pihak supaya tidak menimbulkan kesalah pahaman.
Implementasi Psikologi Pendidikan Terhadap Mutu Belajar Generasi Milenial Fauziah Nasution; Shinta Zumana Harahap; Nur Laila Safitri; Samsul Harahap
MUDABBIR Journal Reserch and Education Studies Vol. 2 No. 2 (2022): Vol. 2 No. 2 Juli-Desember 2022
Publisher : Perkumpulan Manajer Pendidikan Islam Indonesia (PERMAPENDIS) Prov. Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/mudabbir.v2i2.253

Abstract

Dunia anak muda penuh warna dan unik. Dari semua aspek tumbuh kembang remaja, masa yang paling mencemaskan tentunya adalah masa pubertas. Fase pertumbuhan fisik ini dapat dijadikan sebagai tanda pertumbuhan remaja pada fase awal yang diikuti dengan suatu periode. ketika remaja mengalami fase adaptasi terhadap hubungan interpersonal dan lingkungan sosial yang lebih luas. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui penerapan psikologi dalam kualitas pembelajaran generasi milenial. Dalam penelitian ini digunakan metode kajian pustaka (library research), dimana pembahasan penelitian ini didasarkan pada pendapat ahli dan hasil penelitian sebelumnya tentang psikologi pendidikan dan pemuda milenial. Dari sini dapat disimpulkan bahwa dalam menunaikan tugasnya sebagai seorang guru, pendidik terhadap anak didiknya tentu harus memahami berbagai aspek tingkah lakunya dan orang-orang yang terkait dengan tugasnya, khususnya tingkah laku anak didik secara komprehensif. agar dapat melaksanakan tugas dan kewajibannya secara efektif, yang pada gilirannya dapat memberikan kontribusi nyata terhadap tujuan pendidikan sekolah. Memahami karakteristik peserta didik, guru sudah bijak mempersiapkan lingkungan belajar, proses belajar mengajar itu sendiri, bahkan saat memberikan penilaian.
Narasi Tentang Kehidupan Masyarakat Arab Sebelum Islam dalam Buku SKI Tingkat MI Abdul Gani Jamora Nasution; Adinda Rahmah Rangkuti; Manna Wassalwa; Siti Amsarina Pangaribuan
MUDABBIR Journal Reserch and Education Studies Vol. 2 No. 2 (2022): Vol. 2 No. 2 Juli-Desember 2022
Publisher : Perkumpulan Manajer Pendidikan Islam Indonesia (PERMAPENDIS) Prov. Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/mudabbir.v2i2.254

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dan menjelaskan kehidupan masyarakat Arab sebelum islam agar peserta didik mampu memahami tentang aspek-aspek yang berkaitan dengan kehidupan masyarakat Arab pra islam dalam buku SKI tingkat Madrasah Ibtidaiyah (MI). Penelitian ini menggunakan metode penelitian library research atau penelitian kepustakaan dengan berbagai literatur yang berkenaan dengan kehidupan masyarakat Arab sebelum islam dalam buku SKI tingkat MI. Berdasarkan hasil penelitian, ditemukan hasil bahwa (1) Kehidupan masyarakat Arab sebelum islam memiliki tradisi yaitu mengubur anak perempuan secara hidup-hidup. Namun, diketahui bahwa tidak seluruh masyarakat Arab yang melakukan tradisi tersebut. Hanya sebagian suku dan kabilah saja yang melakukan tradisi tersebut. (2) Masyarakat Arab melakukan sistem perbudakan bahkan memperlakukan budak seperti barang yang bisa diperjualbelikan, di bunuh dan tidak memiliki kebebasan hidup yang layak seperti manusiawi. (3) Sebagian masyarakat Arab meyakini dan menyembah patung berhala, dewa, malaikat, jin, roh, dan benda-benda langit. (4) Kehidupan ekonomi masyarakat Arab sebelum islam yaitu beternak, bertani, dan berdagang. (5) Karakter positif masyarakat Arab yakni pemberani, tangguh, kekuatan daya ingat, menjunjung tinggi harkat dan martabat, loyal terhadap pimpinan, hidup sederhana, ramah, ahli syair dan sebagainya. Akan tetapi, karakter baik mereka terkikis oleh kebiasaan buruk yang dilakukan masyarakat Arab. Sebelum Islam datang banyak masyarakat Arab yang menyembah berhala atau patung.

Page 5 of 72 | Total Record : 717