cover
Contact Name
Ari Apriyansa
Contact Email
snppm2020@unj.ac.id
Phone
+6289662901239
Journal Mail Official
snppm2020@unj.ac.id
Editorial Address
Gd. Ki Hajardewantara Lt. 6-7 Universitas Negeri, RT.7/RW.14, Rawamangun, Kec. Pulo Gadung, Kota Jakarta Timur, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 13220
Location
Kota adm. jakarta timur,
Dki jakarta
INDONESIA
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat
ISSN : 29853648     EISSN : -     DOI : https://doi.org/10.21009/snppm.041
PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT (SNPPM) merupakan kumpulan artikel ilmiah yang dipresentasikan pada kegaiatan Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat (SNPPM) diselenggarakan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Negeri Jakarta. Tema dari seminar ini ialah "Membangun Kemitraan Perguruan Tinggi dengan Masyarakat Menuju Indonesia Maju" dengan topik (1.) Pendidikan, (2.) Sosial dan Humaniora, (3.) Sains dan Teknologi, (4.) Ekonomi Kreatif, (5.) Lingkungan, dan (6.) Bidang Relevan Lainnya.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 855 Documents
PENINGKATAN KESADARAN MASYARAKAT TERHADAP KESEHATAN MELALUI MEDIA BUKU SAKU COVID 19 Rindu Twidi Bethary; Maya Sulaya; Davit Mulyanto
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2 (2021): PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT - SNPPM2021
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (460.098 KB)

Abstract

Abstract The COVID-19 pandemic caused by the SARS-CoV-2 (Severe Acute Respiratory Syndrome Coronavirus-2) virus caused a global health crisis that also had an impact on the social and economic fields, this virus is highly contagious with the main symptoms being fever, fatigue, and a dry cough. So that, the knowledge about the Covid 19 virus is important to be able to prevent the spread of Covid 19. The problems that exist in MekarSari village are still many people who do not have good knowledge about health protocols during the Covid -19 pandemic, where the purpose of this activity is to fulfill knowledge of Mekarsari Village community regarding COVID-19. This service activity was carried out by making pocketbooks about Covid 19 to the community through social media using the WhatsApp application, village youth organizations, and handing printed pocketbooks to the Mekarsari villages’ head. The material of this Covid 19 pocketbook is broadly divided into four parts, namely general knowledge about Covid 19, signs and symptoms as well as what to do after traveling, how to wash hands and social distancing, and the last one regarding guidelines when traveling. self-isolation. With this activity, the increase in public knowledge and awareness can be fulfilled to create a healthy life in the community and raise awareness to the public about the importance of protecting themselves from the transmission of COVID-19. Abstrak Pandemi COVID-19 yang disebabkan oleh virus SARSCoV-2 (Severe Acute Respiratory Syndrome Coronavirus-2) menyebabkan krisis kesehatan secara global juga berdampak pada bidang sosial dan ekonomi, virus ini sangat menular dengan gejala utamanya adalah demam, kelelahan, dan batuk kering. Sehingga pengetahuan mengenai virus Covid 19 merupakan hal yang penting untuk bisa mencegah penyebaran Covid 19. Permasalahan yang terdapat di desa MekarSari masih banyak masyarakat yang belum memiliki pengetahuan yang baik mengenai protokol kesehatan pada masa pandemi Covid -19, dimana tujuan kegiatan ini adalah untuk memenuhi pengetahuan masyarakat Desa Mekarsari terkait COVID-19. Kegiatan pengabdian ini dilakukan dengan pembuatan buku saku mengenai Covid 19 kepada masyarakat melalui social media dengan menggunakan aplikasi whatsapp, karang taruna desa dan diserahkan buku saku cetak kepada kepala desa Mekarsari. Materi buku saku covid 19 ini secara garis besar dibagi menjadi empat bagian yaitu pengetahuan umum mengenai Covid 19 (cara penularan dan cara pencegahan), tanda dan gejala serta hal apa saja yang perlu dilakukan setelah berpergian, cara mencuci tangan dan sosial distancing dan yang terakhir mengenai panduan ketika isolasi mandiri. Dengan dilakukannya kegiatan ini peningkatan pengetahuan dan kesadaran masyrakat dapat terpenuhi sehingga terciptanya kehidupan yang sehat dalam masyarakat dan menumbuhkan kesadaran kepada masyarakat akan pentingnya menjaga diri dari penularan COVID-19.
PROGRAM DUTA CILIK GEMBIRA (GERAKAN BERSAMA BASMI CORONA) PADA SISWA SEKOLAH DASAR KHALIFAH DEPOK Rizki Amalia; Farahdina Bachtiar; Nayla Kamilia Fithri; Diah Tika Anggraeni
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2 (2021): PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT - SNPPM2021
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (259.98 KB)

Abstract

AbstractAs an effort to support government programs in preventing the spreading of the coronavirus, it is necessary to provide education regarding the implementation of Clean and Healthy Lifestyle Behavior (PHBS). Intensive and sustainable PHBS education is crucial to be conducted from an early age. Children are one of the age groups that are vulnerable to contracting diseases, including Covid-19. The proposed solution and adapted to the partner's problems in the form of fostering students at SD Khalifah Depok to become child ambassadors in preventing the spread of Covid-19 in the school environment, family, and place of residence. The method used in this Community Service activity is through providing online education about Covid-19 to prospective Cilik Gembira Ambassadors (Gerakan Bersama Basmi Corona). This program was effective at increasing participants' awareness about Covid-19. This is indicated by active engagement of participants, enhanced knowledge based on pre-test and post-test results, and positive feedback from partners. AbstrakSebagai upaya dalam mendukung program pemerintah dalam pencegahan dan penyebaran virus corona, edukasi mengenai penerapan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) perlu dilakukan. Penanaman PHBS secara intensif dan berkelanjutan menjadi sangat penting dan krusial dilakukan sejak dini. Anak merupakan salah satu golongan usia yang rentan terjangkit penyakit, termasuk Covid-19. Solusi yang diusulkan dan disesuaikan dengan permasalahan mitra berupa membina siswa-siswi di SD Khalifah Depok untuk menjadi duta cilik dalam pencegahan penyebaran Covid-19 di lingkungan sekolah, keluarga dan tempat tinggalnya. Metode yang digunakan dalam kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini adalah melalui pemberian edukasi mengenai Covid-19 kepada calon Duta Cilik Gembira (Gerakan Bersama Basmi Corona) yang dilakukan secara daring. Kegiatan ini mampu meningkatkan pengetahuan peserta mengenai Covid-19. Hal ini ditunjukkan dengan partisipasi aktif dari peserta, peningkatan pengetahuan dari hasil pre-test dan post-test, serta umpan balik yang positif dari pihak mitra.
PEMBERDAYAKAN PETANI DALAM PENCIPTAAN NILAI TAMBAH PADA KOMODITAS LADA SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN KESEJAHTERAAN Henri; Novyandra Ilham Bahtera; Arthur M. Farhaby
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2 (2021): PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT - SNPPM2021
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (300.849 KB)

Abstract

Abstract Pepper farmers in Bangka Belitung are currently facing various challenges and obstacles when the economic conditions are getting more difficult. The local government has provided many programs so that this problem can be resolved including the provision of free seeds, warehouse receipt systems and pest and disease control. However, the program has not been able to be utilized optimally by pepper farmers. This community empowerment program is here to provide knowledge strengthening in utilizing programs from the government as an effort to improve the welfare of pepper farmers and the general public. Therefore, this program offers a solution in the form of community empowerment, especially for pepper farmers to strengthen the capacity of human resources at Gapoktan institutions in managerial terms such as strengthening the function of the organizational structure and detailing the duties and responsibilities of members in the organization. In addition, this program can empower farmers in creating added value for pepper commodities that can provide social and financial benefits to beneficiaries. This program is able to contribute to reducing the problems faced by pepper farmers. Abstrak Petani lada di Bangka Belitung saat ini menghadapi berbagai tantangan dan kendala disaat kondisi perekenomian semakin sulit. Pemerintah daerah telah memberikan banyak program agar masalah ini dapat teratasi diantaranya pemberian benih gratis, sistem resi gudang dan pengendalian hama dan penyakit. Meskipun demikian, progam tersebut masih belum mampu dimanfaatkan oleh petani lada secara optimal. Program pemberdayaan masyarakat ini hadir untuk memberikan penguatan pengetahuan dalam memanfaatkan program dari pemerintah sebagai upaya meningkatkan kesejahteraan petani lada dan masyarakat umumnya. Oleh sebab itu, program ini menawarkan solusi berupa pemberdayaan masyarakat khususnya kepada petani lada untuk menguatkan kapasitas sumber daya manusia pada lembaga gapoktan dalam hal manajerial seperti penguatan fungsi struktur organisasi serta perincian tugas dan tanggung jawab anggota dalam organisasi. Selain itu, program ini dapat memberdayakan petani dalam penciptaan nilai tambah pada komoditas lada yang dapat memberikan keuntungan sosial dan finansial kepada penerima manfaat. Program ini mampu memberikan sumbangsih kepada pengurangan masalah yang dihadapi oleh petani lada.
PEMANFAATAN LIMBAH LIDI KELAPA SAWIT SEBAGAI BAHAN PEMBUATAN KERAJINAN SA’EP “PIRING LIDI” DI DESA TANJUNG Rachel Zandra Singal
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2 (2021): PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT - SNPPM2021
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (494.822 KB)

Abstract

Abstract Sa'ep is the Dayak Kenyah language of North Kalimantan, which means a plate or container made of woven sticks or commonly called a stick plate. The sticks used are from Palm Oil sticks. North Kalimantan, precisely in Tanjung Agung Village, East Tanjung Palas District, Bulungan Regency, is known as an oil palm plantation area. Seeing this condition, the potential for palm frond waste will increase, so there needs to be an effort in utilizing palm oil stick waste so that it is useful and has economic value for the surrounding community. The activity carried out is to empower PKK women in Tanjung Agung Village. The activities carried out are to carry out socialization and training in making Sa'ep. The training method is carried out by dividing the mothers into small groups and each group is trained until the mothers are trained in making Sa'ep that is suitable for use and marketed. In addition to stick plates, the handicrafts produced are decorative mirrors and fruit baskets. From this activity, the Sa'ep craft group was formed which consists of 12 selected and trained women who are ready to continue this craft activity with support from the Tanjung Agung Village government. And it can become a craft icon by utilizing palm oil stick waste in Tanjung Agung Village. Abstrak Sa’ep merupakan bahasa Dayak Kenyah Kalimantan Utara yang artinya piring atau wadah yang terbuat dari anyaman lidi atau biasa disebut Piring Lidi. Lidi yang digunakan berasal dari lidi Kelapa Sawit. Kalimantan Utara tepatnya di Desa Tanjung Agung, Kecamatan Tanjung Palas Timur, Kabupaten Bulungan dikenal sebagai area Perkebunan Sawit. Melihat kondisi ini, potensi limbah pelepah sawit akan meningkat, sehingga perlu adanya usaha dalam pemanfaatan limbah lidi kelapa sawit sehingga berguna dan bernilai ekonomi bagi masyarakat sekitar. Kegiatan yang dilaksanakan adalah dengan memberdayakan Ibu-ibu PKK Desa Tanjung Agung. Kegiatan yang dilakukan adalah dengan melaksanakan sosialisasi dan pelatihan dalam pembuatan Sa’ep. Metode pelatihan dilakukan dengan cara membagi ibu-ibu dalam kelompok-kelompok kecil dan masing-masing kelompok dilakukan pelatihan sampai dengan ibu-ibu terlatih dalam membuat Sa’ep yang layak untuk di gunakan dan dipasarkan. Selain piring lidi, karya kerajinan yang dihasilkan adalah cermin hias dan keranjang buah. Dari kegiatan ini terbentuk kelompok kerajinan Sa’ep yang didalamnya terdiri dari 12 ibu-ibu terpilih dan terlatih yang siap untuk meneruskan kegiatan kerajinan ini dengan dukungan dari pemerintah Desa Tanjung Agung. Dan dapat menjadi icon kerajinan dengan memanfaatkan limbah lidi kelapa sawit di Desa Tanjung Agung.
PELATIHAN PEMBUATAN VIDEO PEMBELAJARAN BAGI GURU PPKN Muhammad Japar; Adenita Damayanti; Aditya Wibowo; Pitoyo Yuliatmojo; Dini Nur Fadhillah
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2 (2021): PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT - SNPPM2021
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (339.421 KB)

Abstract

Abstrak Dalam era education 4.0 seorang guru dituntut untuk dapat lebih kreatif dalam membuat media pembelajaran. Terlebih ketika pandemi Covid-19 melanda dibutuhkan keterampilan yang lebih baik lagi untuk meningkatkan motivasi peserta didik untuk mengikuti proses pembelajaran. Salah satu keterampilan yang dapat dikembangkan oleh guru adalah membuat video pembelajaran. Dalam rangka meningkatkan keterampilan guru, maka pelatihan pembuatan video pembelajaran bagi guru PPKn ini diadakan sebagai sarana belajar guru. Kegiatan pelatihan dilakukan dengan beberapa tahapan, yaitu: 1) Persiapan, 2) Pelaksanaan, dan 3) Evaluasi. Kegiatan pelatihan berjalan dengan baik dan peserta terlihat sangat menikmati pelatihan pembuatan video pembelajaran yang digunakan sebagai ajang untuk meningkatkan keterampilan. Pelatihan ini mendapatkan respon yang baik dari peserta pelatihan yang mengatakan bahwa pelatihan ini sangat menarik dan menambah ilmu mengenai pembuatan video pembelajaran. Hasil yang didapatkan oleh guru setelah mengikuti pelatihan ini yaitu 98,7% guru memahami proses pembuatan video pembelajaran dan 99,6% ingin menerapkan ilmu yang didapatkan dalam pelatihan pembuatan video pembelajaran ini ke dalam kegiatan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ). AbstractIn the era of education 4.0, a teacher is required to be more creative in making learning media. Especially in the Covid-19 pandemic, teacher skills are needed to increase the motivation of students to take part in the learning process. Skill that can be developed by the teacher is to make learning videos. In order to improve the skills of teachers, the training in making learning videos for Pancasila and Civics Education teachers was held. The training activities are carried out in several stages:1) Preparation, 2) Implementation, and 3) Evaluation. The training activities went well and the participants seemed to really enjoy the training in making learning videos which were used as an opportunity to improve skills. This training received a good response from the training participants who said that this training was very interesting and added to their knowledge about making learning videos. The results obtained by teachers after participating in this training are that 98.7% of teachers understand the process of making learning videos and 99.6% want to apply the knowledge gained in this training to make learning videos into Distance Learning (PJJ) activities
PENGEMBANGAN KAMPUNG WARNA-WARNI TELUK SERIBU SEBAGAI DESTINASI WISATA SMART TOURISM Yun Tonce Kusuma Priyanto; Aidil Saputra Kirsan; Andhika Giyantara
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2 (2021): PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT - SNPPM2021
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (232.374 KB)

Abstract

Abstract The development of tourist destination areas is one way to increase regional income, especially the community. One of the implementations of developing tourist destinations in Balikapapan is in Kampung Warna Warni in Manggar Baru Village. Activities carried out in the development of tourist destination areas are in terms of promotion through website development. The stages of implementing this activity are carried out starting from revitalizing colorful villages, creating websites, conducting website management training, and conducting website promotions. The website that has been created is then submitted to Pokdarwis as the manager of Teluk 1000 tourist attractions. However, because the website is one of the social media that is not easily managed by ordinary people, training is needed for Pokdarwis Teluk 1000 to be able to manage the website. This training was carried out by involving Pokdarwis Teluk 1000 and STIE Madani students who are Pokdarwis partners in managing Teluk 1000 tourism. This promotional activity is also carried out through social media such as Instagram and making promotional videos that can help in developing tourist destinations in colorful villages. Abstrak Pengembangan kawasan destinasi wisata merupakan salah satu cara untuk meningkatkan pemasukan daerah terutama masyarakat. Penerapan pengembangan destinasi wisata di Balikapapan salah satunya dilakukan di Kampung Warna Warni pada Kelurahan Manggar Baru. Kegiatan yang dilakukan dalam pengembangan kawasan destinasi wisata yaitu dari sisi promosi melalui pengembangan website. Tahapan pelaksanaan kegiatan ini dilakukan mulai dari revitalisasi kampung warna warni, membuat website, melakukan pelatihan pengelolaan website, dan melakukan promosi dari website. Website yang telah dibuat kemudian diserahkan ke pokdarwis sebagai pengelola tempat wisata Teluk 1000. Namun karena website adalah salah satu media sosial yang tidak mudah dikelola oleh orang awam, perlu adanya pelatihan bagi Pokdarwis Teluk 1000 agar dapat mengelola website. Pelatihan ini dilakukan dengan melibatkan Pokdarwis Teluk 1000 dan Mahasiswa STIE Madani yang merupakan mitra Pokdarwis dalam mengelola wisata Teluk 1000. Kegiatan promosi ini juga dilakukan melalui media sosial seperti instagram dan pembuatan video promosi yang dapat membantu dalam kegiatan pengembangan destinasi wisata di kampung warna warni.
PELATIHAN TENAGA KESEHATAN OLAHRAGA DALAM MENINGKATKAN MASA PEMULIHAN ATLET SELAMA MENJALANI PELATIHAN DAERAH Junaidi; Tirto Apriyanto
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2 (2021): PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT - SNPPM2021
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (197.511 KB)

Abstract

Abstract In Indonesia, especially in Jakarta, there are many health workers who handle athletes from various sports, but some of them still do not understand about sports recovery techniques for athletes. Seeing this condition, we are moved to conduct training for sports health workers in DKI Jakarta. This training aims to provide sports health workers with adequate capabilities to carry out sports recovery techniques for athletes during Regional Training. This training was held at the KONI DKI Jakarta building on Jalan Tanah Abang One, from April to October 2021 and was attended by 35 participants from various professional disciplines including; doctors, sports masseurs, sports psychologists, exercise therapists, physiotherapists and nutritionists. The activity method is carried out through a theoretical approach consisting of material exposure, discussion, and question and answer and a practical approach. The method of carrying out activities using zoom and face-to-face applications. The output of this activity is to increase the competence of DKI Jakarta's sports health workers regarding sports recovery techniques. Abstrak Di Indonesia, khususnya di Jakarta sudah banyak tenaga kesehatan yang menangani atlet dari berbagai cabang olahraga, namun beberapa diantara mereka masih kurang memahami mengenai tehnik pemulihan olahraga kepada atlet. Melihat kondisi ini, kami tergerak untuk mengadakan pelatihan tenaga kesehatan olahraga yang berada di DKI Jakarta. Pelatihan ini bertujuan agar tenaga kesehatan olarhaga mempunyai kemampuan yang memadai untuk melakukan tehnik pemulihan olahraga kepada atlet selama menjalani Pelatihan Daerah. Pelatihan ini dilaksanakan di gedung KONI DKI Jakarta jalan tanah abang satu, mulai bulan april sampai bulan oktober 2021 dan diikuti 35 peserta dari berbagai disiplin profesi meliputi; dokter, sport masseur, psikolog olahraga, ahli terapi latihan, fisioterapis dan ahli gizi. Metode kegiatan dilakukan melalui pendekatan teoritis yang terdiri dari pemaparan materi, diskusi, dan tanya jawab dan pendekatan praktek. Metode pelaksanaan kegiatan dengan menggunakan aplikasi zoom dan tatap muka. Luaran dari kegiatan ini berupa peningkatan kompetensi tenaga kesehatan olahraga DKI Jakarta mengenai tehnik pemulihan olahraga.
METODE LATIHAN UNTUK MENJAGA KEBUGARAN JASMANI PADA MASA PANDEMI COVID-19 Yuliasih; Nadya Dwi Oktafiranda; Heni Widyaningsih
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2 (2021): PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT - SNPPM2021
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (168.317 KB)

Abstract

Abstract The purpose of this community service activity is to provide knowledge about maintaining physical fitness during Covid-19 pandemic. The problems are less movement because the limit of practice during pandemic, lack of knowledge about maintaining physical fitness during pandemic, exercise limitation during pandemic, no motivation to exercise because there are no partners, and limited space and facilities when exercising from home. The solutions offered are socialization about exercise methods to maintain physical fitness, providing knowledge about exercise methods to maintain physical fitness during pandemic, collaborating with the Jakarta Petanque Provincial Association to held a socialization, continuing exercise even though you are at home with existing and limited facilities such as yard/ garden for jogging and joint exercise in the field while maintaining strict health protocols. The conclusion is that people must continue to carry out sports activities even though they are at home or exercising in public places by applying strict health protocols to maintain body immunity and physical fitness. Abstrak Tujuan dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk menberikan pengetahuan tentang menjaga kebugaran jasmani dimasa pandemic covid-19. Permasalahannya adalah malas bergerak karena terlalu lama Latihan dari rumah selama pandemic, minimnya pemahaman tentang menjaga kebugaran jasmani dimasa pandemic, pembatasan pada saat Latihan dimasa pandemic, malas Latihan karena tidak ada teman dan keterbatasan sarana dan prasarana Ketika Latihan olahraga dari rumah. Adapun solusi yang ditawarkan yaitu mengadakan sosialisasi tentang metode latihan untuk menjaga kebugaran jasmani, memberikan pengetahuan tentang metode latihan untuk menjaga kebugaran jasmani dimasa pandemic, bekerjasama dengan pengprov petanque DKI untuk mengadakan sosialisasi, tetap latihan meskipun berada dirumah dengan sarana dan prasarana yang ada seperti halaman/ pekarangan rumah untuk tempat jogging dan latihan bersama dilapangan dengan tetap menjaga protokol Kesehatan dengan ketat. Kesimpulannya yaitu masyarakat harus tetap menjalankan aktivita olahraga meski berada dirumah atau berolahraga di tempat umum dengan menerepkan protokol Kesehatan ketat untuk menjaga imunitas tubuh dan kebugaran jasmaninya
PELATIHAN PEMASARAN PRODUK SECARA ONLINE MELALUI MEDIA SOSIAL BAGI PELAKU USAHA MIKRO DALAM ADAPTASI KEBIASAAN BARU DAN UPAYA KEBERLANJUTAN USAHA Sri Hartati; Nur Budi Mulyono; Kartib; Edwin Karim; Muhammad Ridwan Zaelani; Naufal Shayed Alam; Muhammad Lufhti Zulfiqor
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2 (2021): PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT - SNPPM2021
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (334.877 KB)

Abstract

AbstractThe current pandemic situation has affected many businesses, including business actors in Pangandaran Regency. Most of the business actors in Pangandaran cannot produce and some even stop completely. The enactment of PSBB and PPKM has resulted in changes in consumer behavior in buying products. Most of it is done online. This community service aims to improve the understanding and skills of MSMEs in using social media as a medium that can be used for marketing. The training participants totaled 23 people who were the Head of Poklahsar (Processing and Marketing Group) in Pangandaran Regency. Each Poklahsar has 5-10 members. The process of determining participants is carried out purposively. The training is carried out offline by adhering to health protocols. The materials presented were Entrepreneurial Motivation, Packaging Techniques, Product Photo Techniques using Mobile Phones and Techniques for uploading products to social media. Based on the processing of the service results questionnaire, it shows that the training participants (80%) have used social media but have not focused on being used for marketing. The social media used by participants were Facebook (75%), WhatsApp (20%) and Instagram (5%). Participants are very enthusiastic about participating in the training and really hope that it can be carried out continuously. The results of the training are expected to increase product sales, increase income and increase family welfare and quality of life for micro-enterprise families. In the long term, it is hoped that a digitalization model can be carried out for business actors in Pangandaran. AsbtrakSituasi pandemi saat ini mengakibatkan banyak usaha yang terdampak, termasuk pelaku usaha di Kabupaten Pangandaran. Sebagian besar pelaku usaha di Pangandaran tidak bisa berproduksi bahkan ada yang berhenti total. Diberlakukannya PSBB dan PPKM diantaranya mengakibatkan terjadinya perubahan perilaku konsumen dalam membeli produk. Sebagian besar dilakukan secara online.Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman serta keterampilan UMKM dalam penggunaan media sosial sebagai media yang dapat dimanfaatkan untuk pemasaran. Peserta pelatihan berjumlah 23 orang yang merupakan Ketua Poklahsar ( Kelompok Pengolah dan Pemasar) di Kabupaten Pangandaran. Setiap Poklahsar memiliki anggota 5-10 orang. Proses penentuan peserta dilakukan secara purposif.Pelatihan dilakukan secara offline dengan mentaati protokol kesehatan. Materi yang disampaikan yaitu Motivasi kewirausahaan, Teknik Pengemasan , Teknik Foto Produk dengan menggunakan Handphone serta Teknik mengupload produk ke media sosial. Berdasarkan pengolahan kuesioner hasil pengabdian menunjukkan bahwa peserta pelatihan (80 %) sudah mengggunakan media sosial namun belum fokus digunakan untuk pemasaran. Adapun media sosial yang digunakan oleh peserta adalah Facebook (75%), WhatsApp (20%) dan Instagram (5%). Peserta sangat antusias mengikuti pelatihan dan sangat berharap dapat dilakukan secara kontinyu. Hasil pelatihan diharapkan dapat meningkatkan penjualan produk, peningkatkan pendapatan serta peningkatan kesejahteraan keluarga dan kualitas hidup keluarga pelaku usaha mikro. Untuk jangka panjang diharapkan dapat dilakukannya model digitalisasi bagi pelaku usaha di Pangandaran.
PENDIDIKAN KECAKAPAN HIDUP (LIFE SKILLS) MELALUI PELATIHAN MEMBUAT HIASAN LENAN RUMAHTANGGA DENGAN TEKNIK MENGUBAH CORAK DI KELURAHAN BEJI KOTA DEPOK Wesnina; Much. Noerharyono; Nur Afifa Mardatila
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2 (2021): PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT - SNPPM2021
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (355.571 KB)

Abstract

Abstract The ability of hand skills is one of the life skills education that must be possessed by the community. Because many individuals lack appropriate understanding of life skills to be sold and valued, society as a whole has difficulties growing life skills in the field of hand skills that may raise the worth of their lives. The goal of this activity is to raise the worth of life in the community by teaching people how to create textiles with their hands. Lecture, question and answer, debate, and demonstration are the methods employed. The findings show that the community members who took part in the program already have life skills and are capable of producing home linen goods embellished with pattern-changing techniques that are worthy of publishing in scientific publications. Abstrak Pendidikan kecakapan hidup yang harus dimiliki masyarakat salah satunya adalah kemampuan keterampilan tangan. Masyarakat pada umumnya mengalami kesulitan dalam meningkatkan kemampuan kecakapan hidup pada bidang keterampilan tangan yang dapat meningkatkan nilai kehidupannya, karena banyak masyarakat belum memiliki wawasan keterampilan kecakapan hidup yang memadai untuk dijual dan dihargai. Tujuan kegiatan ini adalah meningkatkan nilai kehidupan melalui kompetensi masyarakat dalam bidang keterampilan tangan untuk menghias tekstil. Metode yang digunakan adalah ceramah, tanya jawab, diskusi, dan demonstrasi. Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa masyarakat peserta pelatihan telah memiliki keterampilan kecakapan hidup serta menghasilkan produk karya lenan rumahtangga yang dihias dengan teknik mengubah corak yang layak diterbitkan di jurnal ilmiah.