cover
Contact Name
Ari Apriyansa
Contact Email
snppm2020@unj.ac.id
Phone
+6289662901239
Journal Mail Official
snppm2020@unj.ac.id
Editorial Address
Gd. Ki Hajardewantara Lt. 6-7 Universitas Negeri, RT.7/RW.14, Rawamangun, Kec. Pulo Gadung, Kota Jakarta Timur, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 13220
Location
Kota adm. jakarta timur,
Dki jakarta
INDONESIA
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat
ISSN : 29853648     EISSN : -     DOI : https://doi.org/10.21009/snppm.041
PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT (SNPPM) merupakan kumpulan artikel ilmiah yang dipresentasikan pada kegaiatan Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat (SNPPM) diselenggarakan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Negeri Jakarta. Tema dari seminar ini ialah "Membangun Kemitraan Perguruan Tinggi dengan Masyarakat Menuju Indonesia Maju" dengan topik (1.) Pendidikan, (2.) Sosial dan Humaniora, (3.) Sains dan Teknologi, (4.) Ekonomi Kreatif, (5.) Lingkungan, dan (6.) Bidang Relevan Lainnya.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 855 Documents
PENINGKATAN KETAHANAN KELUARGA DARI ASPEK KESEHATAN, PSIKOLOGIS SERTA EKONOMI MELALUI EDUKASI KADER DI KELURAHAN GEDONG JAKARTA TIMUR Ira Sukyati; Lucia Firsty; Eko Saputra
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2 (2021): PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT - SNPPM2021
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (90.523 KB)

Abstract

Abstract Gedong village is a target area for the 1000 Pasar Rebo academy. The results of interviews with several cadres found that the posyandu did not provide services during the COVID-19 pandemic. This is supported by data from the BKKBN that there are 256,879 posyandu in Indonesia, only 43,540 that provide services, so that various important activities in posyandu such as basic vaccination, monitoring growth and development, examination of pregnant women are declining, which in the future posyandu services are expected to provide services for the cycle. human life. As a result of the absence of these basic services will affect the health of the family. The solution to the problems that have been described is conducting cadre education activities by providing information about possible problems that occur in families from health, psychological and economic aspects. This activity was attended by 25 cadres which was carried out on August 23, 2021 through zoom which aims to review and increase the insight of cadres to be able to recognize the impact of covid 19 and prevent various problems that occur in families and help break the chain of spread of covid 19 through families. This community service is carried out through webinars in the form of lectures and discussions related to the roles and duties of cadres in the COVID-19 pandemic. Before learning, the cadres were given a pre-test and a post-test was given after the question and answer activities were completed from all cadres. The result of this activity is an increase in the knowledge of cadres. It is hoped that the knowledge possessed by the cadres will be able to increase family resilience in the face of the COVID-19 pandemic from various aspects of life. Abstrak Kelurahan gedong merupakan daerah binaan akademi keperawatan pasar rebo. Hasil wawancara dengan beberapa kader didapatkan bahwa posyandu tidak memberikan layanan selama masa pandemi covid-19. Hal tersebut didukung data dari BKKBN bahwa terdapat 256.879 posyandu di Indonesia, hanya 43.540 yang memberikan pelayanan, sehingga berbagai kegiatan penting yang ada di posyandu seperti vaksinisasi dasar, pemantauan tumbuh kembang, pemeriksaan ibu hamil menurun, yang kedepannya layanan posyandu diharapkan dapat memberikan layanan bagi siklus kehidupan manusia. Akibat tidak adanya layanan dasar ini akan mempengaruhi kesehatan keluarga. Solusi dari permasalahan yang telah diuraikan yaitu melakukan kegiatan edukasi kader dengan memberikan informasi tentang kemungkinan masalah yang terjadi pada keluarga dari aspek kesehatan, psikologis dan ekonomi. Kegiatan ini diikuti oleh 25 orang kader yang dilaksanakan pada tanggal 23 Agustus 2021 melalui zoom yang bertujuan mereview dan meningkatkan wawasan kader agar mampu mengenali dampak covid 19 dan mencegah berbagai masalah yang terjadi pada keluarga serta membantu memutus mata rantai penyebaran covid 19 melalui keluarga. Pengabdian masyarakat ini dilakukan melalui webinar dalam bentuk ceramah dan diskusi terkait peran dan tugas kader di masapandemi covid-19. Sebelum pembelajaran para kader diberikan pre test dan post test diberikan setelah selesai kegiatan tanya jawab dari seluruh kader. Hasil dari kegiatan ini adalah terjadi peningkatan pengetahuan kader. Diharapkan pengetahuan yang dimiliki para kader mampu meningkatkan ketahanan keluarga menghadapi pandemi covid-19 dari berbagai aspek kehidupan.
KETERAMPILAN SENI LUKIS TANGAN DENGAN HENNA MENUJU HENNA ARTIST Sri Irtawidjajanti; Jenny Sista Siregar; Salsabila Salsabila Tri Ramadhan; Debyas Khalifah Sadellas; Fatimatuzahro; Anggie Kartika Putri
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2 (2021): PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT - SNPPM2021
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (370.197 KB)

Abstract

Abstract 138 State Junior High School Jakarta have Open Junior High School program, because of the bad economic condition of the parents so that the big part of the graduates choose the work, make, a small business by the own skill. Only a little part who coninue their education to mote high level. Study Program of Cosmetology Education (S1) and (D3), in the 2021 academic year, the activities given to Community Service are "Hand Painting Competence with Henna" towards Henna Artists. Henna Painting is a skill that is easy to do but requires perseverance for students who learn it, the tools and materials used are relatively inexpensive and easy to be obtained. The results of the henna painting skill training for students got grades; 36.8% (C), 31.7% (B-) and 31.5% (range of values from C+, B+ and A). The opinion of students 100% understands the video playback of the henna painting process and can practice the art of painting henna. 89.5% of students think that the capital used for this business is not expensive and their skills in the art of painting henna by the hands can increase their income. Abstrak SMP Negeri 138 Jakarta mempunyai program SMP Terbuka, dengan latar belakang kondisi ekonomi orang tua siswa/i yang kurang sehingga sebagian besar tamatannya memilih bekerja, membuka usaha dengan bekal keterampilan yang dimiliki. Hanya sebagian kecil yang melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. Program Studi Pendidikan Tata Rias (S1) dan Tata Rias (D3, pada tahun ajaran 2021 ini kegiatan yang diberikan pada Pengabdian pada Masyarakat adalah “ Kompetensi Seni Melukis Tangan dengan Henna” menuju Henna Artist. Seni Melukis Henna adalah keterampilan yang mudah dilakukan tetapi memerlukan ketekunan bagi peserta didik yang mempelajarinya, alat dan bahan yang digunakan untuk relatif murah dan mudah didapat. Hasil pelatihan keterampilan seni melukis henna peserta didik didapat nilai ; 36,8% (C), 31,7% (B-) dan 31,5% (rentang nilai dari C+, B+ dan A). Pendapat peserta didik 100% memahami pemutaran video proses melukis henna dan dapat melakukan praktek seni melukis henna. 89,5% peserta didik berpendapat modal yang digunakan untuk usaha ini tidak mahal dan keterampilannya jasa seni melukis henna untuk tangan dapat menambah penghasilan.
PELATIHAN MEMBACA PELUANG USAHA DI DAERAH SEKITAR DAN CARA MEMULAI USAHA PADA SISWA SMK NEGERI 1 RAHA Fitriana
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2 (2021): PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT - SNPPM2021
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (146.284 KB)

Abstract

Abstract This community service was carried out in October 2020, which aims to provide a new atmosphere in the midstof the covid-19 pandemic which more or less makes students feel bored in participating in classroom learning,fosters interest in entrepreneurship, and attempts to foster student creativity in filling spare time. in the midst ofa pandemic.The community service method is carried out by giving lectures on how to start a business and reading businessopportunities, giving assignments to students, conducting evaluations and providing space for onlineconsultations. Lectures are carried out 3 times, and assignments are given 3 times. The tasks given are contextualin that students are asked to analyze business opportunities that exist in the surrounding environment, makebusiness proposals and analyze potential customers as well as conduct a SWOT analysis of the business they wantto do. Consultation is given in the middle of doing assignments by students if students find it difficult. The resultsof this community service are: some students do their job well, are enthusiastic in consulting, ask questions relatedto the business they want to be in, and some students are interested in starting a business. Abstrak Pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan pada bulan Oktober tahun 2020, yang bertujuan untuk memberikan atsmosfer baru ditengah pandemi covid-19 yang sedikit banyak telah membuat siswa merasakan kejenuhan dalam mengikuti pembelajaran di kelas, menumbuhkan minat berwirausaha, serta sebagai upaya menumbuhkan kreativitas siswa dalam mengisi waktu luang ditengah pandemi.Metode pengabdian masyarakat dilakukan dengan cara memberikan ceramah tentang bagaimana memulai bisnisdan membaca peluang usaha, pemberian tugas kepada siswa, melakukan evaluasi serta pemberian ruang untukkonsultasi secara online. Ceramah dilakukan sebanyak 3 kali, begitu juga tugas diberikan sebanyak 3 kali.Penugasan yang diberikan bersifat konstektual, yaitu siswa diminta untuk melakukan analisis mengenai peluang-peluang bisnis yang ada di lingkungan sekitar, membuat proposal bisnis serta menganalisis pelanggan-pelangganyang potensial serta melakukan analisis SWOT dari usaha yang ingin digelutinya. Konsultasi diberikan ditengah-tengah pengerjaan tugas oleh siswa jika siswa merasakan kesulitan.Hasil dari pengabdian masyarakat ini yaitu: sebagian siswa mengerjakan tugasnya dengan baik, antusias dalamberkonsultasi, menanyakan hal-hal yang berkaitan dengan usaha yang ingin digeluti, dan sebagian siswaberminat untuk memulai bisnis.
PEMBELAJARAN JARAK JAUH DALAM JARINGAN BAGI GURU SD INPRES PERUMNAS I WAENA JAYAPURA Ida Mariati Hutabarat Hutabarat; Yacob Ruru; Andi N. Ramadhana; Remuz M.B. Kmurawak
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2 (2021): PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT - SNPPM2021
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (250.759 KB)

Abstract

Abstract In addition to using books or lecture methods, teachers are expected to have different learning media, adjusting learning materials and conditions for their students. Teachers and students can take advantage of technology-based learning media, one of which is the Canva application. Canva is an online-based application that provides attractive designs in the form of templates, features, and categories given in it. With diverse and attractive designs, it makes the learning process not boring. By using the Canva application, teachers can teach knowledge, creativity, and skills that will be obtained for students, so that this media can also be used in various areas of life. Thus, the developed media can be used in online and offline learning. Abstrak Selain menggunakan buku atau metode ceramah, guru diharapkan mempunyai media pembelajaran yang berbeda menyesuaikan materi serta kondisi pada peserta didiknya. Guru serta peserta didik dapat memanfaatkan media pembelajaran berbasis teknologi salah satunya ialah aplikasi Canva merupakan aplikasi berbasis online dengan menyediakan desain menarik berupa template, fitu-fitur, dan kategori- kategori yang diberikan didalamnya. Dengan desian desain yang beragam dan menarik, membuat proses pembelajaran menjadi tidak membosankan.Dengan menggunakan aplikasi Canva, guru dapat mengajarkan ilmu pengetahuan, kreativitas serta keterampilan yang akan didapatkan untuk peserta didik, sehingga media ini juga dapat dimanfaatkan dalam berbagai ranah kehidupan. Dengan demikian, media yang dikembangkan dapat digunakan dalam pembelajaran daring maupun luring.
PERAWATAN KESEHATAN GIGI DAN MULUT BAYI DAN BALITA OLEH IBU MELALUI KADER POSYANDU Fitriyanti Fitriyanti; Meilinasari; Siti Mutia Rahmawati; Rosmida M. Marbun; Corazon Hanna Dumaria; Suharyati
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2 (2021): PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT - SNPPM2021
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (265.599 KB)

Abstract

Abstract Dental caries is one of the dental and oral health problems, this is caused by a lack of dental and oral care, especially in infants and toddlers. Mothers as the dental and oral care assistants for babies and toddlers have a strategic position in the dental and oral care of babies and toddlers. Therefore, there is a need for posyandu cadres as agents for the renewal of the oral care of infants and toddlers by their mothers. This study uses a descriptive method through the distribution of questionnaires or questionnaires to respondents. The analytical method used is descriptive and then the data is presented through a daigram in accordance with the qualifications of the variable. The materials for this study were 22 posyandu cadres in RW 4, Kebayoran Baru Selatan, South Jakarta. The results showed that this study was quite good and supported the dental and oral care of infants and toddlers for mothers by posyandu cadres. This study also suggests to overcome the problems found in the study Abstrak Karies gigi merupakan salah satu permasalahan kesehatan gigi dan mulut, hal ini disebabkan oleh kurangnya perawatan gigi dan mulut, terutama pada bayi dan balita. Ibu selaku pendamping perawatan gigi dan mulut bayi dan balita mempunyai posisi strategis dalam perawatan gigi dan mulut bayi dan balitanya. Oleh sebab itu perlunya kader posyandu sebagai agen pembaharuan perwatan gigi dan mulut bayi dan balita oleh ibunya.Penelitian ini bertujuan untuk megetahui gambaran pengetahuan, sikap, persepsi, motivasi, tidakan, kinerja kader posyandu mengenai perawatan gigi dan mulut bayi dan balita oleh ibu meallaui kader posyandu. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif melalui penyebaran angket atau kuesioner kepada responden, Metode analiis yang digunakan yaitu deskriptif yang kemudian data disajikan melalui diagram yang sesuai dengan kualifikasi variabel. Adapun bahan penelitian ini adalah kader posyandu RW 4 Kelurahan Kebayoran Baru Selatan, Jakarta Selatan . Hasil penelitian menunjukkan penelitian ini cukup baik dan mendukung perawatan gigi dan mulut bayi dan balita oleh ibu melalui kader posyandu. Penelitian ini juga menyarankan untuk mengatai masalah yang ditemukan dalam penelitian tersebut.
PENINGKATAN KUALITAS PEMBELAJARAN MATEMATIKA GURU SMP MELALUI SOAL-SOAL HIGHER ORDER THINKING SKILLS (HOTS) DI KABUPATEN BOGOR, PROVINSI JAWA BARAT Ibnu Hadi Hadi; Yudi Mahatma; Debby Agustine; Andita Sulistyaningrum
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2 (2021): PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT - SNPPM2021
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (390.7 KB)

Abstract

Abstract This paper discusses how to improve the quality of mathematics learning for junior high school (SMP) teachers through training that discusses High Order Thinking Skills (HOTS) questions. As is known, the 2013 curriculum that uses a scientific approach will force the learning process to be more dynamic. Teachers and students will try to go through a process that is adapted to the curriculum. Related to this, HOTS type questions will appear. In junior high school mathematics learning, questions of this type will be discussed, studied, deepened and hopefully will become a good habit. Based on Bloom's taxonomy, the characteristics of the HOTS questions are included in the criteria for analyzing, assessing and creating. If teachers are accustomed to working on and making HOTS type questions, of course they will think differently in doing their learning. The process of delivering and teaching these questions will be good if the teachers understand their characteristics. For this reason, the introduction and training of HOTS questions is needed so that teachers have sufficient ability to provide learning, especially related to HOTS material. With the training on HOTS questions, it is hoped that there will be an increase in the ability of learning mathematics for junior high school teachers. Responses from junior high school teachers to this training were delivered through questionnaires before and after the training. From the questionnaires submitted, the teachers at least gained additional knowledge and began to be able to identify the types of questions that were of the HOTS type. Abstrak Tulisan ini membahas bagaimana peningkatan kualitas pembelajaran matematika pada guru-guru Sekolah Menengah Pertama (SMP) melalui pelatihan yang membahas soal-soal High Order Thingking Skills (HOTS). Seperti yang diketahui, kurikulum 2013 yang menggunakan pendekatan saintifik akan “memaksa” proses pembelajaran menjadi lebih dinamis. Guru maupun siswa akan berusaha menjalani proses yang disesuaikan dengan kurikulum tersebut. Terkait hal itu, akan muncul soal-soal berjenis HOTS. Pada pembelajaran matematika tingkat SMP, soal jenis ini akan dibahas, dipelajari, diperdalam dan harapannya akan menjadi suatu “kebiasaan” yang baik. Berdasarkan taksonomi Bloom, karakteristik soal HOTS masuk pada kriteria menganalisis, menilai dan mengkreasi. Jika para guru terbiasa mengerjakan dan membuat soal tipe HOTS, tentunya mereka akan berpikir “berbeda” dalam melakukan pembelajarannya. Proses penyampaian dan pengajaran soal-soal ini akan menjadi baik jika para guru paham mengenai karakteristiknya. Untuk itu, pengenalan dan pelatihan soal HOTS ini diperlukan agar para guru memiliki kemampuan yang cukup untuk memberikan pembelajaran khususnya terkait materi HOTS. Dengan adanya pelatihan soal-soal HOTS, diharapkan terjadi peningkatan kemampuan pembelajaran matematika pada guru-guru SMP. Tanggapan dari guru SMP terhadap pelatihan ini disampaikan melalui kuesioner sebelum dan setelah pelatihan. Dari kuesioner yang disampaikan, para guru setidaknya mendapatkan tambahan pengetahuan dan mulai bisa mengidentifikasi jenis soal yang bertipe HOTS.
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN MENGGUNAKAN SOFTWARE GEOGEBRA DALAM MENINGKATKAN PEMAHAMAN SISWA TENTANG KONSEP MATEMATIS MATERI TRANSFORMASI Dwi Antari Wijayanti Wijayanti; Leny Dhianti Haeruman; Flavia Aurelia Hidajat
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2 (2021): PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT - SNPPM2021
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (508.631 KB)

Abstract

Abstract The use of computer programs in the learning process continues to increase along with learning innovations to provide effective, engaging, and easy-to-understand learning. In learning, mathematics requires high accuracy, repetitive concepts or principles, quick, precise, and accurate completion of charts. One computer program that can be utilized as a medium of learning mathematics is the GeoGebra program. But many math teachers have not applied GeoGebra software in classroom learning, and some even do not know GeoGebra software. The purpose of the implementation of community service activities is to improve Junior High School Teachers' ability to develop learning media that can explain the understanding of mathematical concepts easily assisted by GeoGebra software. The subject used as the object of this training is transformation. The training activity was conducted online using Zoom media for Junior High School Math Teachers in Bogor Regency, West Java Province. The training was divided into two stages, debriefing basic theory and practice. The training results showed that all trainees had understood the benefits and use of GeoGebra software in math learning. In addition, teachers' ability to use GeoGebra software on transformation learning also experienced a significant improvement, so that it can be applied in the classroom to develop effective and attractive defense media. Abstrak Penggunaan program komputer dalam proses pembelajaran saat ini terus meningkat seiring dengan inovasi pembelajaran agar lebih efektif, menarik, dan mudah dipahami. Dalam pembelajaran matematika dibutuhkan ketelitian tinggi, konsep atau prinsip yang repetitif, penyelesaian grafik secara cepat, tepat, dan akurat. Salah satu program komputer yang dapat dimanfaatkan sebagai media pembelajaran matematika adalah program GeoGebra . Namun masih banyak guru-guru matematika yang belum mengaplikasikan software GeoGebra dalam pembelajaran di kelas dan bahkan ada yang belum mengetahui software GeoGebra. Tujuan pelaksanaan kegiatan Pengabdian Kepada Masyakat ini adalah untuk meningkatkan kemampuan Guru-Guru Sekolah Menengah Pertama dalam mengembangkan media pembelajaran yang dapat menjelaskan pemahaman konsep matematis dengan mudah berbantuan software GeoGebra. Pokok bahasan yang digunakan sebagai objek pelatihan ini adalah transformasi Kegiatan pelatihan dilakukan secara online menggunakan media Zoom untuk Guru-Guru Matematika Sekolah Menengah Pertama di lingkungan Kabupaten Bogor Propinsi Jawa Barat. Penyampaian pelatihan dibagi dalam dua tahap, yiatu:pembekalan teori dan praktek. Hasil pelatihan menunjukkan bahwa semua peserta pelatihan telah memahami manfaat dan penggunaan Software GeoGebra dalam pembelajaran matematika. Selain itu kemampuan guru dalam menggunakan media software GeoGebra pada pembelajaran transformasi juga mengalami peningkatan yang signifikan, sehingga dapat diterapkan di kelas untuk mengembangkan media pembelaran yang efektif dan menarik.
PELATIHAN VARIASI FORMULA GERAK SENAM MANDIRI UNTUK MENINGKATKAN IMUNITAS TUBUH SAAT NEW NORMAL COVID-19 DI KELURAHAN PONDOK PINANG KECAMATAN KEBAYORAN LAMA JAKARTA James Tangkudung Tangkudung; Wahyuningtyas Puspitorini; Albert Wolter Aridan Tangkudung; Jufrianis
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2 (2021): PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT - SNPPM2021
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (224.356 KB)

Abstract

Abstract This community service aims to bring closer the relationship between lecturers as community service and the general public. Dr. dr. James Tangkudung, Sportmed, M.Pd and members provided training to the community in Pondok Pinang Village, Kebayoran Lama, South Jakarta with 30 participants. All members of the gymnastics group who are members of the zoom meeting application to attend training. The results that have been achieved from this community service activity are the implementation of online zoom meeting training so that people in the Pondok Pinang sub-district, Kebayoran Lama, South Jakarta can perform a variety of gymnastic movements correctly so that they can increase their body immunity during the new normal covid-19. Abstrak Pengabdian pada masyarakat ini bertujuan untuk lebih mendekatkan jalinan antara dosen sebagai pengabdian masyarakat dengan masyarakat umum, kerja sama antara Universitas Negeri Jakarta dengan Pemerintah DKI Jakarta bersama memiliki tujuan dalam peningkatan kebugaran pada masyarakat, Dosen universitas negeri Jakarta Prof. Dr. dr. James Tangkudung, Sportmed, M.Pd dan anggota memberikan pelatihan kepada masyarkat di kelurahan pondok pinang, kebayoran lama jakarta selatan dengan jumlah peserta 30 orang. Semua anggota kelompok senam yang tergabung dalam aplikasi zoom meeting untuk mengikuti pelatihan. Hasil yang telah dicapai dari kegiatan Pengabdian kepada masyarakat ini adalah telah terselenggaranya pelatihan zoom meeting secara online sehingga masyarakat di kelurahan pondok pinang, kebayoran lama jakarta selatan dapat melakukan variasi gerakan senam dengan benar sehingga dapat meningkatkan imunitas tubuhnya dimasa new normal covid-19.
PELATIHAN LITERASI MEDIA DALAM MEMBUDAYAKAN POLA BERPIKIR KRITIS GURU SMA DI KOTA KENDARI Jumrana Jumrana; Sitti Utami Rezkiawaty Kamil; Marsia Sumule Gengong; Fera Tri Susilawaty; Yunita Simatupang
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2 (2021): PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT - SNPPM2021
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (326.812 KB)

Abstract

AbstractThe development of information and communication (ICT) technology is not accompanied by an increase in media literacy and critical thinking of the community. This phenomenon causes a gap between the advancement of ICT and people's ability to receive, process and manage information obtained from the Internet. It affects many aspects of life, especially the resilience of information and the utilization of information in everyday life. For this reason, media literacy education in schools is expected to be a solution. The method is to provide media literacy training for high school teachers by emphasizing the development of critical thinking methods. This training is developed from a tular nalar program, a media literacy curriculum as a means of realizing exercises for critical thinking embodied in various learning tools. After training, teachers are accompanied to implement the curriculum in the classroom. The results showed an increase in teacher competence in media literacy. There are positive changes in the teacher's knowledge, attitudes, and behavior in the use of information before and after training. In addition, some teachers have been able to adapt the curriculum tular nalar with the curriculum in school. However, it was found that some teachers still have difficulty in implementing the curriculum in the school. Difficulties are caused by technological stuttering, a lack of ability to adapt the curriculum into an existing curriculum, and networkrelated technical problems. The reasoning program is very well used to complement the current curriculum, but it needs simpler techniques so that the curriculum can be integrated through advanced training for teachers. AbstrakPerkembangan terknologi informasi dan komunikasi (TIK) tidak dibarengi dengan peningkatan literasi media dan daya berpikir kritis masyarakat. Fenomena ini menyebabkan kesenjangan antara kemajuan TIK dan kemampuan masyarakat dalam menerima, mengolah dan mengelola informasi yang didapatkan dari Internet. Hal tersebut mempengaruhi banyak aspek dalam kehidupan utamanya ketahanan informasi dan pemanfaatan informasi dalam kehidupan sehari-hari. Untuk itu pendidikan literasi media di sekolah diharapkan dapat menjadi solusi. Metode yang dilakukan adalah memberikan pelatihan literasi media untuk guru SMA dengan menekankan pada pengembangan cara berpikir kritis. Pelatihan ini dikembangkan dari program tular nalar. Sebuah kurikulum literasi media sebagai sarana mewujudkan latihan-latihan untuk berpikir kritis yang diwujudkan dalam berbagai alat pembelajaran. Setelah pelatihan, guru-guru didampingi untuk menerapkan kurikulum tersebut di kelas yang diampu. Hasil pelatihan menunjukkan peningkatan kompetensi guru dalam literasi media. Adanya perubahan positif pada pengetahuan, sikap, dan perilaku guru dalam penggunaan informasi sebelum dan sesudah pelatihan. Disamping itu, sebagian guru telah mampu mengadaptasi kurikulum tular nalar dengan kurikulum di sekolah. Meskipun demikian ditemukan bahwa sebagian guru masih kesulitan dalam menerapkan kurikulum tular nalar di sekolah. Kesulitan disebabkan oleh gagap teknologi, kurangnya kemampuan mengadaptasikan kurikulum tular nalar ke dalam kurikulum yang sudah ada, dan masalah teknis terkait jaringan. Program tular nalar sangat baik digunakan untuk melengkapi kurikulum yang ada saat ini, namun perlu teknik yang lebih sederhana agar kurikulum tersebut dapat diintegrasikan melalui pelatihan lanjutan bagi guru.
PELATIHAN PRODUKSI PAKAN MANDIRI DESA LUBUK SABAN Dwi Tika Afriani; Emmy Syafitri; Alfirah
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2 (2021): PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT - SNPPM2021
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (560.22 KB)

Abstract

Abstract Bima Kencana group is a fishing-related community business group in Lubuk Saban Village. This business group's major issue, like that of farmers in general, is a lack of feed availability. The factory's commercial feed has a quality and quantity guarantee. The cost, on the other hand, is quite high. Natural feed, on the other hand, can be received for free from nature, but its availability is unpredictably variable (depending on the season). The community must be able to create self-sufficient feed or cultivate natural feed as an alternative feed as a solution to this challenge. This practice attempts to teach partners how to give feed on their own, which is likely to increase productivity. This activity employs the following methods: (1) the participatory approach method, (2) the conceptual approach method, (3) the theory and practice approach method, and (4) the reflective approach method. The activity's materials include (1) pelleted feed made from local raw materials and (2) tubifex cultivation using a Semi Closed Recirculating System (SCRS) with terraced trays. As a result of this activity, partner knowledge of pellet making increased by 49% (poor), with a skill score of 78% (good). Partners' knowledge of tubifex cultivation was increased by 64% (enough), with a skill value of 73%. (good). As a result of this activity, partners are now able to produce pellets on their own and cultivate tubifex. It does, however, require guidance in terms of good production management and product marketing. Abstrak Kelompok Bima Kencana adalah kelompok usaha masyarakat Desa Lubuk Saban yang bergerak dalam bidang perikanan. Tidak berbeda dari pembudidaya pada umumnya, masalah terbesar kelompok usaha ini adalah penyediaan pakan. Pakan komersil hasil pabrik memang memiliki kualitas dan jumlah yang terjamin. Namun harganya relatif mahal. Adapun pakan alami, dapat diperoleh gratis dari alam, namun ketersediaannya tidak tetap (tergantung musim). Solusi dari permasalahan tersebut adalah masyarakat harus mampu memproduksi pakan mandiri atau membudidayakan pakan alami sebagai pakan alternatif. Kegiatan ini bertujuan untuk melatih mitra agar mampu menyediakan pakan secara mandiri, diharapkan dapat meningkatkan omset. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah (1) Metode pendekatan partisipatif, (2) Pendekatan Konseptual, (3) Pendekatan Teori dan Praktik, dan (4) Pendekatan Reflektif. Materi kegiatan mencakup (1) Pembuatan pellet dengan memanfaatkan bahan baku lokal, (2) budidaya tubifex menggunakan Semi Closed Resirculating System (SCRS) dengan nampan bertingkat. Hasil dari kegiatan ini diperoleh peningkatan pengetahuann mitra tentang pembuatan pellet adalah sebesar 49% (kurang baik) dengan nilai keterampilan 78% (baik). Peningkatan pengetahuan mitra tentang budidaya tubifex sebesar 64 % (cukup) dengan nilai keterampilan 73% (baik). Dari kegiatan ini, mitra sudah mampu memproduksi pellet secara mandiri dan mampu membudidayakan tubifex. Namun masih membutuhkan pembinaan terkait manajemen produksi dan pemasaran produk yang baik.